Successfully reported this slideshow.
LAPISAN ATMOSFER DAN PEMANFAATANNYA
*
By :
- Dian Fatriani Indah Saputri
- Sabrina Yulia Lasara
* Bumi kita diselubungi oleh lapisan udara yang
disebut atmofer. Atmosfer berasal dari kata
atmos berarti uap dan sphaira ...
Menurut penelitian para ahli, ketebalan lapisan atmosfer ini
mencapai 1000 km yang diukur dari atas permukaan air laut.
Se...
Toposfer (0-10 km), merupakan lapisan
atmosfer terbawah. Lapisan ini
merupakan lapisan yang paling dekat
dengan permukaan ...
2. Stratosfer
Stratosfer (10-50 km) merupakan lapisan kedua setelah
troposfer. Di lapisan ini terjadi penihgkatan temperat...
4. Termosfer
Termosfer ( 80-500 km), di lapisan ini terjadi kenaikan temperatur dari -90°C pada
ketinggian 80 km, kemudian...
Ada beberapa manfaat lapisan atmosfer bagi kehidupan di
permukaan bumi, antara lain :
- Unsur seperti nitrogen, oksigen da...
Cuaca merupakan gambaran fisik atmosfer pada suatu
tempat dalam kurun waktu yang relatif singkat (24
jam). Perbedaan keada...
Radiasi Matahari
Radiasi matahari merupakan
energi yang menggerakkan berbagai
proses yang terjadi di atmosfer.
Dalam perja...
Dalam perjalanannya melewati atmosfer menuju permukaan
bumi, radiasi matahari mengalami berbagai peristwa. Antara lain :
1. Penyerapan, radiasi matahari yang jatuh di serap langsung oleh ozon,
oksigen, uap air, dan karbon dioksida. Ozon menyer...
Temperatur Udara
Temperatur udara adalah derajat panas dari udara yang di ukur
dengan termometer dan dinyatakan dalam satu...
Tekanan Udara
Tekanan udara merupakan gaya berat yang
dditimbulkan oleh bobot udara pada bidang datar
seluas 1 cm² alat ya...
Kelembapan Udara
Kelembapan udara adalah jumlah uap air yang dikandung
oleh udara pada waktu dan tempat tertentu. Kelembap...
Awan
Awan merupakan kumpulan partikel air
yang melayang-layang di atmosfer. Awan
terjadi karena adanya kondensasi dari uap...
1. Awan sirrus, yaitu awan tipis halus
seprti kapas, biasanya sangat tinggi dan
terbentuk dari kristal-kristal es
3. Awan ...
Curah Hujan
Akumulasi titik-titik air yang
sudah terlalu bert dan memiliki
kandungan air yang cukup tinggi, akhirnya
jatuh...
1. Hujan konveksi
Hujan yang terjadi karena massa udara yang mengandung uap air naik secara
vertikal. Sampai pada ketinggi...
4. Hujan musim
Hujan yang terjadi karena pengaruh angin
muson dan hanya terjadi setahun sekali.
5. Hujan orografis
Hujan y...
Terima Kasih
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Geografi

2,535 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Geografi

  1. 1. LAPISAN ATMOSFER DAN PEMANFAATANNYA * By : - Dian Fatriani Indah Saputri - Sabrina Yulia Lasara
  2. 2. * Bumi kita diselubungi oleh lapisan udara yang disebut atmofer. Atmosfer berasal dari kata atmos berarti uap dan sphaira berarti bola bumi. Jadi, atmosfer merupakan lapisan udara yang menyelubungi bumi.Atmosfer teridi atas berbagai campuran gas yang di pengaruhi dan terikat oleh gravitasi bumi. Ketebalan lapisan atmosfer diperkiran mencapai sekitar 1000 km dari permukaan bumi. Di dekat permukaan bumi, komposisi gas ini terdiri atas 78% nitrogen dan 21% oksigen. Adapun gas-gas lainnya yang terdapat dalam atmosfer dengan jumlah yang sangat sedikit antara lain Karbon dioksida, Argon, Neon, dan uap air. * Berbagai penelitian dan pengukuran tentang atmosfer yang di lakukan oleh para ahli menghasilkan gambaran bahwa atmosfer terdiri atas berbagai lapisan.
  3. 3. Menurut penelitian para ahli, ketebalan lapisan atmosfer ini mencapai 1000 km yang diukur dari atas permukaan air laut. Selain ketebalannya yang besar, lapisan ini juga memiliki berat 6 milyar ton. Atmosfer sebagai lapisan pelindung bumi memiliki beberapa ciri, antara lain sebagai berikut. 1. Tidak memiliki warna, tidak berbau, dan tidak memiliki wujud, hanya bisa dirasakan oleh indra perasa dalam bentuk angin. 2. Memiliki berat, sehingga dapat menyebabkan tekanan. 3. Memiliki sifat dinamis dan elastis yang dapat mengembang dan mengerut. Salah satu unsur penting dalam atmosfer adalah uap air. Uap air (H2O) sangat penting dalam proses cuaca atau iklim, sebab dapat merubah fase (wujud) menjadi fase cair, atau fase padat melalui kondensasi dan deposisi. Uap air merupakan senyawa kimia udara dalam jumlah besar. Uap air yang terdapat di atmosfer merupakan hasil penguapan dari laut, danau, kolam, sungai dan transpirasi tanaman. Atmosfer selalu dikotori oleh debu yang berasal dari asap, abu vulkanik, pembakaran bahan bakar, kebakaran hutan, smog, dan lainnya. Smog singkatan dari smoke and fog adalah kabut tebal yang sering dijumpai di daerah industri yang lembab. Debu dapat menyerap, memantulkan, dan menghamburkan radiasi matahari. Debu atmosferik dapat disapu turun ke permukaan bumi oleh curah hujan, tetapi kemudian atmosfer dapat terisi partikel debu kembali. Debu atmosfer adalah kotoran yang terdapat di atmosfer. Gas-gas yang terkumpul dalam atmosfer, memiliki sifat, karakteristik, dan fungsinya sendiri. Lapisan udara atau atmosfer tersebar, baik secara vertikal maupun ke arah horisntal. Secara vertikal, lapisan atmosfer diberi nama yang berbeda yaitu troposfer, stratosfer, mesosfer, dan thermosfer. Ada pula yang menambahkan dengan lapisan ionosfer, dan exosfer.
  4. 4. Toposfer (0-10 km), merupakan lapisan atmosfer terbawah. Lapisan ini merupakan lapisan yang paling dekat dengan permukaan bumi dan mengandung sekitar 80% dari seluruh massa atmosfer. Temperatur di lapisan ini berubah dengan sejalan dengan perubahan ketinggian. . Hasil penelitian menunjukkan temperatur berkurang sebesar 6°C setiap 1 km pertambahan ketinggian. Lapisan ini banyak mengandung uap air dan karbon dioksida yang memengaruhi peristiwa cuaca di muka bumi. Di lapisan inilah terbentuknya awan, jatuhnya hujan, salju, hujan es dan lain-lain. Toposfer (0-10 km)
  5. 5. 2. Stratosfer Stratosfer (10-50 km) merupakan lapisan kedua setelah troposfer. Di lapisan ini terjadi penihgkatan temperatur. Temperatur meningkat dengan bertambahnya ketinggian. Dari temperatur sekitar -60°C pada ketinggian 10 km perlahan-lahan mencapai sekitar 0°C di batas mesosfer pada ketinggian 50 km. Kenaikkan temperatur ini disebabkan oleh penyerapan radiasi ultraviolet oleh gas ozon. Sebagian besar gas ini terkontaminasi pada ketinggian 25 km di atas permukaan bumi. Ciri penting dari lapisan stratosfer adalah keberadaan lapisan ozon yang berguna untuk menyerap radiasi ultraviolet, sehingga sebagian besar tidak akan mencapai permukaan bumi. 3. Mesosfer Di lapisan ini kepadatan gas-gasnya sudah agak bekurang. Berbeda dengan di lapisan stratosfer, di lapisan ini terjadi penurunan temperatur. Temperatur di puncak lapisan mesosfer mencapai kira-kira -90°C pada ketinggian 80 km di atas permukaan bumi. Penurunan temperatur ini terjadi karena tidak adanya gas, uap air, dan debu yang dapat menyerap radiasi ultraviolet. Mesosfer mempunyai suatu lapisan ion atau udara bermuatan listrik yang di sebut lapisan D. Lapisan yang terletak pada ketinggian 50-70 km dari permukan bumi ini berfungsi memantulkan gelombang radio. Kemampuan tersebut disebabkan adanya sinar ultraviolet pada molekul-molekul udara yang bertemu dengan elektron. Pijar udara yaitu cahaya yang di sebabkan oleh radiasi pantulan sinar matahari oleh partikel-partikel atmosfer yang panas terjadi di mesosfer.
  6. 6. 4. Termosfer Termosfer ( 80-500 km), di lapisan ini terjadi kenaikan temperatur dari -90°C pada ketinggian 80 km, kemudian naik sampai ribuan derajat pada ketinggian 500 km dan terus meningkat hingga mencapai lapisan eksosfer. Meskipun udara di lapisan termosfer sangat tipis, lapisan ini mampu membakar meteor yang sedang melaju turun pada ketinggian 300 km. Terdapat tiga daerah bermuatan listrik yang terpisah , yaitu lapisan E,lapisan F1 dan F2. Lapisan termosfer sangat berguna bagi bidang komunikasi. Laposan ini memantulkan gelombang radio ke bumi sehingga gelombang radio dapat di terima di seluruh dunia.
  7. 7. Ada beberapa manfaat lapisan atmosfer bagi kehidupan di permukaan bumi, antara lain : - Unsur seperti nitrogen, oksigen dan karbondioksida sangat dibutuhkan oleh mahluk hidup. - Merupakan pelindung bumi dari benda- benda ruang angkasa Media untuk terjadinya peristiwa cuaca seperti angin, awan dan hujan - Merupakan pelindung bumi dari radiasi ultraviolet Matahari
  8. 8. Cuaca merupakan gambaran fisik atmosfer pada suatu tempat dalam kurun waktu yang relatif singkat (24 jam). Perbedaan keadaan cuaca di sebabkan oleh danya perbedaan dan perubahan unsur-unsur cuaca seperti temperatur, tekanan, kelembapan udara, awan, angin, atau hujan yang terjadi di atmosfer. Ikllim adalah keadaan rata-rata cuaca pada suatu daerah dalam kurun waktu yang relatif lama (10-30 tahun). Keadaan cuaca maupun ikllim pada suatu daerah merupakan hasil pengukuran dan pengamatan berbagai unsur cuaca dan iklim seperti radiasi matahari, temperatur udara, tekanan udara, angin, kelembapan udara, awan, hujan dan faktor-faktor lainnya. DINAMIKA UNSUR CUACA DAN IKLIM
  9. 9. Radiasi Matahari Radiasi matahari merupakan energi yang menggerakkan berbagai proses yang terjadi di atmosfer. Dalam perjalanannya melewati atmosfer menuju permukaan bumi, radiasi mengalami berbagai perisiwa. Peristiwa tersebut meliputi penyerapan, pemantulan, hamburan, dan pemancaran kembali.
  10. 10. Dalam perjalanannya melewati atmosfer menuju permukaan bumi, radiasi matahari mengalami berbagai peristwa. Antara lain :
  11. 11. 1. Penyerapan, radiasi matahari yang jatuh di serap langsung oleh ozon, oksigen, uap air, dan karbon dioksida. Ozon menyerap selurh radiasi ultraviolet yang memiliki panjang gelombang kurang dari 0,29 mm.penyerapan radiasi terbanyak dilakukan oleh uap air dengan panjang gelombang antara 0,9 mm dan 21 mm. Adapun karbon dioksida menyerap radiasi dengan panjang gelomabang lebih besar dari 4 mm. 2. Pemantulan, radiasi matahari di pantulkan oleh partikel-partikel yang lebih besar dari gelombang cahaya, misalnya awan. Banyaknya radiasi yang di pantulkan oleh awan tergantung pada jenis dan tebal tipisnya awan. 3. amburan, radiasi matahari di hamburkan oleh molekul udara, uap air, dan partikel di atmosfer. Hamburan dapat terjadi ke atas atau ke permukaan bumi. Peristiwa hamburan yang di sebut radiasi difusi inilah yang menyebabkan langit berwarna biru. 4. Pemancaran kembali, sebelum sampai ke permukaan bumi, radiasi matahari disrerap langsung oleh atmosfer. Akan tetapi, sebagian besar diteruskan melewati atmosfer dan diserap oleh permukaan bumi. Penyerapan radiasi matahari oleh bumi akan memanaskan permukaan bumi menjadi sumber radiasi gelombang panjang yang di sebut radiasi bumi atau radiasi malam.
  12. 12. Temperatur Udara Temperatur udara adalah derajat panas dari udara yang di ukur dengan termometer dan dinyatakan dalam satuan derajat celcius atau farenheit. Temperatur maksimum umumnya terjadi di siang hari. Temperatur minimum terjadi pada dini hari. Perubahan temperatur yang di ukur dari waktu ke waktu selama satu hari di sebut jalannya temperatur harian. Temperatur bulanan adalah temperaturrata-rata selama satu bulan di bagi dengan jumlah hari dalam bulan tersebut. Temperatur tahunan adalah temperatur rata-rata selama satu tahun yang dihitung dari jumlah temperatur harian dalam satu tahun dibagi jumlah hari dalam tahun tersebut. Persebaran temperatur udara dibedakan menjadi sebaran temperatur horizontal dan vertikal. Sebaran temperatur udara horizontal pada peta klimatogi dapat dilihat dari isoterm-isoterm pada peta tersebut. Isoterm adalah garis pada peta yang menghubungkan tempat-tempat yang memiliki temperatur yang sama pada periode tertentu yaitu temperatur yang telah direduksi. Sebaran temperatur udara vertikal berubah dengan perubahan ketinggian, dapat dibuktikan dengan adanya salju di pegunungan. Angka penurunan temperatur terhadap ketinggian di atmosfer sekitar 0,6°C setiap kenaikan tinggi 100 m. Angka ini disebut dengan gradien temperatur. Adapun peristiwa bertambahnya temperatur terhadap ketinggian disebut dengan temperatur inversi.
  13. 13. Tekanan Udara Tekanan udara merupakan gaya berat yang dditimbulkan oleh bobot udara pada bidang datar seluas 1 cm² alat yang di gunakan dinamakan barometer.hasil pengukurannya dinyatakan dalam satuan Atmosfer (atm) atau milibar (mb). Tekanan udara di pengaruhi oleh kerapatan udara itu sendiri. Tekanan udara akan berkurang sebesar 1 mb setiap ketinggian naik 8 m. Tem[at yang mempunya tekanan udara tinggi disebut daerah tekanan maksimum (+). Tempat yang memiliki tekanan udara rendah disebut daerah tekanan minimum (-). Adanya perbedaan tekanan udara inilah yang menyebabkan terjadinya angin.
  14. 14. Kelembapan Udara Kelembapan udara adalah jumlah uap air yang dikandung oleh udara pada waktu dan tempat tertentu. Kelembapan udara diukur dengan alat yang dinamakan hygrometer atau psychrometer. Kelembapan udara dapat dinyatakan dengan beberapa cara berikut. 1. Kelembapan absolut, menyatakan jumlah uap air yang dikandung udara dalam setiap 1 m³ udara (g/ 1 m³) 2. Kelembapan spesifik, menyatakan jumlah uap air yang dikandung udara dalam setiap 1 kg udara (g/ 1 kg) 3. Kelembapan relatif, yaitu perbandingan dalam persen antara jumlah uap yang ada dengan jumlah uap air maksimum yang dapat dikandung udara pada temperatur yang sama.
  15. 15. Awan Awan merupakan kumpulan partikel air yang melayang-layang di atmosfer. Awan terjadi karena adanya kondensasi dari uap air yang terdapat di udara karena udara telah jenuh. Temperatur dalam keadaan ini dinamakan titik embun. Awan terjadi karena uap air dipaksa naik ke atas dan mengalami penurunan temperatur yang disebabkan oleh: - Massa udara yang dipaksa mendaki pegunungan - Turunnya temperatur pada sore hari - Pertemuan massa udara panas dengan dingin - Massa udara naik secara vertikal. Awan mempunya berbagai bentuk. Namum demikian, secara umum, bentuk dasar awan terdiri atas tiga jenis, yaitu sirrus, kumulus, dan stratus.
  16. 16. 1. Awan sirrus, yaitu awan tipis halus seprti kapas, biasanya sangat tinggi dan terbentuk dari kristal-kristal es 3. Awan strarus, yaitu awan berlapis-lapis sangat tebal dan berwarna kelabu. 2. Awan kumulus, yaitu awan yang bergumpal-gumpal seperti buli domba
  17. 17. Curah Hujan Akumulasi titik-titik air yang sudah terlalu bert dan memiliki kandungan air yang cukup tinggi, akhirnya jatuh ke permukaan bumi sebagai hujan. Curah hujan yang jatuh ke permukaan bumi, jumlahnya berbeda-beda. Perbedaan ini merupakan hasil akhir dari perpaduan dari berbagai faktor yang meliputi topografi, arah dan kecepatan angin, arah hadap lereng, dan kelembapan udara. Jumlah curah hujan di amati dan dikur dengan alat penakar hujan (pluviometer). Garis pada peta yang menghubungkan tempat-tempat yang memiliki curah hujan yang sama di sebut isohyet. Berdasarkan proses terjadinya, hujan di bedakan menjadi:
  18. 18. 1. Hujan konveksi Hujan yang terjadi karena massa udara yang mengandung uap air naik secara vertikal. Sampai pada ketinggian tertentu, massa udara mengalami kondensasi dan terbentuk awan yang akhirnya menurunkan hujan. 2. Hujan frontal Hujan yang terjadi karena pertemuan dua massa udara yang berbeda temperaturnya. Akibatnya, terjadi kondensasi dan terbentuk awan yang dapat menurunkan hujan. Hujan frontal ini terjadi di daerah lintang sedang. 3. Hujan siklon Hujan yang terjadi bila massa udara yang membendung uap air dibawa oleh angin siklon terjadi sehingga terjadi kondensasi dan terbentuk awan yang akhirnya menurunkan hujan.
  19. 19. 4. Hujan musim Hujan yang terjadi karena pengaruh angin muson dan hanya terjadi setahun sekali. 5. Hujan orografis Hujan yang terjadi karena massa udarb yang mengandung uap air menaiki lereng pegunungan. Sampai pada ketinggian tertentu massa udara akan mengalami kondensasi dan terbentuk awan yang akhirnya turun sebagai hujan.
  20. 20. Terima Kasih

×