Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Peluang menulis di era digital

417 views

Published on

Bagaimana penulis dapat menggunakan kesempatan untuk berbagi ide dan inspirasi di era digital?

Published in: Social Media
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Peluang menulis di era digital

  1. 1. Peluang Menulis di Era Digital N. Risanti TED KOPDAR SS@SABDA 31 Agustus 2016 © 2016 Yayasan Lembaga SABDA
  2. 2. FACTS : 1. Revolusi internet dan digital telah mendemokratisasi industri cetak. 2. Membaca melalui layar gawai semakin menjadi gaya hidup masyarakat. 3. Beberapa majalah & surat kabar edisi cetak mengalami penurunan oplah penjualan & beralih ke bentuk digital. 4. Industri buku cetak di Indonesia mulai mengalami penurunan. 5. Tahun 2020 akan menjadi tahun produktif bagi generasi milenial (Gen Z) yang akan menjadi 50% dari penduduk usia produktif di Indonesia. Perubahan budaya membaca & menulis dari metode konvensional © 2016 Yayasan Lembaga SABDA
  3. 3. Bagaimana penulis dapat menggunakan kesempatan untuk berbagi ide dan inspirasi di era digital? © 2016 Yayasan Lembaga SABDA
  4. 4. 2 hal mendasar: © 2016 Yayasan Lembaga SABDA
  5. 5. Jalur-jalur baru yang dapat digarap oleh para penulis di era digital: © 2016 Yayasan Lembaga SABDA
  6. 6. Menulis Blog © 2016 Yayasan Lembaga SABDA
  7. 7. Menjadi content writer © 2016 Yayasan Lembaga SABDA
  8. 8. Menerbitkan cerita, artikel, karya fiksi, buku, atau puisi melalui aplikasi © 2016 Yayasan Lembaga SABDA
  9. 9. Citizen journalism © 2016 Yayasan Lembaga SABDA
  10. 10. Membuat video © 2016 Yayasan Lembaga SABDA
  11. 11. Infografis © 2016 Yayasan Lembaga SABDA
  12. 12. Kolaborasi © 2016 Yayasan Lembaga SABDA
  13. 13. “Orang boleh pandai setinggi langit, tetapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang dalam masyarakat dan dalam sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.” (Pramoedya Ananta Toer) © 2016 Yayasan Lembaga SABDA
  14. 14. Sumber referensi 1. _____. "Media Cetak di Era Digital" Dalam https://id.wikipedia.org/wiki/Media_Cetak_di_Era_Digital 2. _____. "Writing in The Digital Era" Dalam http://bestthenews.com/article/writing-digital-era-sat-07302016-0114.html; 3. Barna Group. 2013. "Reading Habit in The Digital World" Dalam https://www.barna.org/barna-update/culture/617-reading- habits-in-a-digital-world#.V6q_1zUUdiA 4. Ibo, Ahmad. 2016. "Tantangan Membaca di Era Digital, Mana Lebih Unggul?" Dalam http://lifestyle.liputan6.com/read/2448409/tantangan-membaca-di-era-digital-mana-lebih-unggul 5. Suryadi, Harry. "Menulis di Internet". Dalam http://pelitaku.sabda.org/menulis_di_internet 6. Adityahadi. 2012. "Nasib Buku di Era Digital" Dalam http://aitinesia.com/nasib-buku-di-era-digital/; 7. Adhi KSP, Robert. 2013. "Internet Rontokkan Media Cetak Amerika" Dalam https://robertadhiksp.net/2013/08/14/internet- rontokkan-media-cetak-amerika/ 8. Bayundara, Kelik. 2015. "Strategi Gramedia Sikapi Era Digital" Dalam http://marketeers.com/strategi-gramedia-sikapi-era- digital/ 9. _____. "Apa itu Infografis" Dalam http://houseofinfographics.com/apa-itu-infografis/ 10. _____. "Yuk Hidup dari Hobi! Ini Situs-situs yang Membuat Hobimu Tersalurkan dan Membantumu Cari Uang" Dalam http://www.hipwee.com/sukses/hobi-juga-bisa-jadi-duit-ini-dia-situs-situs-yang-akan-membuat-hobimu-tersalurkan- sekaligus-mendapat-penghasilan/ © 2016 Yayasan Lembaga SABDA
  15. 15. KONTAK SABDA Facebook : http://fb.sabda.org/ email : ylsa@sabda.org SMS : 0881-29-79-100

×