MEDIA DIGITAL: 
KAWAN ATAU LAWAN? 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
MEDIA DIGITAL: KAWAN ATAU LAWAN? 
1. Media Digital Hasil Perkembangan 
Teknologi 
2. Respons kita sebagai orang Kristen. 
3. Christian Action 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
PERKEMBANGAN & PENGARUH DIGITAL MEDIA 
Teknologi: 
Alat untuk menggenapkan tujuan pemakai alat. 
Mengapa manusia membuat alat? 
• Fungsi 
• Ekstensi – perluasan “tangan” manusia 
• Keterbatasan Manusia 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
MEDIA DIGITAL DAN TEKNOLOGI 
Media digital merupakan hasil/bagian dari 
perkembangan teknologi. 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
DEFINISI MEDIA DIGITAL 
MEDIA DIGITAL: 
Media elektronik yang 
digunakan untuk 
menyimpan, 
memancarkan serta 
menerima informasi yang 
terdigitalisasi. 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
DIGITAL MEDIA TOOLS 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
PENGARUH MEDIA DIGITAL 
• Merubah dunia kita. 
• Merubah cara kita membentuk dunia di sekitar kita. 
• Merubah cara kita berpikir. 
• Kita membentuk perangkat dan alat, kemudian 
perangkat dan alat tersebut membentuk kita! 
• klip 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Teknologi telah MEMANJAKAN kita 
Seperti hamba yang patuh, teknologi telah 
melayani kita dengan tanpa pamrih. 
Mereka menghibur kita saat kita kesepian, 
meyakinkan kita saat kita tersesat, 
mengarahkan kita saat kita kehilangan kendali. 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Periksalah hal ini: 
Apabila ada sesuatu yang 
• lebih penting dibanding Tuhan. 
• menempati hati dan pikiran kita lebih 
dari Tuhan. 
• kita harapkan dapat memberikan apa 
yang hanya Tuhan bisa berikan. 
Maka hal tersebut telah 
menjadi sebuah berhala 
dalam kehidupan Anda 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Ilah-Ilah Teknologi Modern 
Follow us or Follow Him? 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Ilah-Ilah Teknologi Modern 
• Kita seringkali menganggap mesin 
pencari sebagai ILAH yang maha tahu 
dan ajaib. 
• Google yang “Mahatahu” itu membuat 
kita mencicipi kemahatahuan – semua 
pengetahuan di ujung jari kita. 
• Iman kita dalam jawaban Google hampir mutlak. Kita 
jarang mempertanyakan otoritas dari kemampuan 
algoritmik mereka. 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Ilah-Ilah Teknologi Modern 
• Facebook mencarikan kita teman, namun 
menurunkan kemampuan kita berteman. 
• Manusia seakan-akan memiliki kehidupan 
ganda: online & offline. 
• Apa yang benar saat online dan saat offline 
bisa BERBEDA. 
• Dengan media sosial, kini timbul pertanyaan 
baru: Apakah yang disebut “sesama kita”? 
“Dan hukum yang kedua, yang sama dengan 
itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia 
seperti dirimu sendiri.” 
(Matius 22:39) 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Ilah-Ilah Teknologi Modern 
Konsep Follow & Followers 
• Keinginan manusia untuk menjadi 
“selebritas” yang dikerumuni oleh 
“pengikut” yang merespons setiap 
“twit” yang kita bagikan 
Masalahnya, suara siapa yang kita ikuti? 
Apakah kebahagiaan didapat dari ketenaran di dunia maya? 
Apakah harga diri kita ditentukan oleh popularitas kita? 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Ilah-Ilah Teknologi Modern 
All the world's a stage, And all the men and women merely players; 
Shakespeare, di As You Like It 
Broadcast 
Yourself 
Siapa pun bisa jadi terkenal 
• Pertanyaannya, apa yang kita siarkan ke dunia? 
Diri kita sendiri, atau pembuat diri kita? 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
“Kita tidak perlu mengukur nilai diri kita dari berapa jumlah 
view di , jumlah followers di , jumlah 
friends di , jumlah result di , jumlah like 
dan jumlah comment di . 
Nilai kita lebih dari sekedar angka. 
Kita bermain di sebuah drama yang jauh lebih besar, 
yang ditulis oleh Allah, dibintangi oleh Yesus, 
dan disutradarai oleh Roh Kudus. Kita bisa 
tenteram berdampingan dengan Yesus, 
mempersembahkan pertunjukkan 
kepada Satu penonton.” 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
The iGods yang kita Puja.... 
Mendekatkan yang jauh 
Menjauhkan yang dekat 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
The iGods yang kita Puja 
Seperti Nuh pernah menyelamatkan binatang, begitu pula 
, , , , dan menjadi 
penyambung hidup yang membuat kita bertahan. 
Komputer bagaikan yang memberi tanda 
bahwa semuanya sudah aman. mengulurkan sehelai 
daun zaitun yang menyatakan bahwa kita aman untuk 
melakukan pencarian. 
Kita memperlakukan para pemimpin mereka seperti orang 
bijak ( ) yang dapat melihat masa depan, menjadi 
iGods yang kita puja. 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Generasi Digital 
• Sementara itu, dengan adanya teknologi, generasi sekarang 
tidak hanya berubah secara bertahap (incrementally) dari 
generasi sebelumnya. 
• Terdapat discontinuity antara generasi sekarang dengan 
generasi sebelumnya. 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Digital Native 
• Lahir setelah Zaman Digital, “this term can describe 
people born during or after the 1985” (Wikipedia) 
• Terutama Generasi Z yang lahir setelah tahun 2000 
• Lebih familiar/nyaman dalam menggunakan 
teknologi. 
“Anak-anak yang dibesarkan 
dengan komputer berpikir dengan 
cara yang berbeda. Otak mereka 
secara fisiologis sudah berbeda. 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Digital Immigrant 
• Individu yang lahir sebelum munculnya teknologi digital atau 
sebelum tahun 1985. 
• Beradaptasi dengan munculnya teknologi. 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Digital Native Digital Immigrant 
Multi Task 
Parallel Thinking 
Graphic/Multimedia 
Hypertext minds 
Surface Learning 
Single Task 
Sequential Thinking 
Text 
Linear minds 
Deep Learning 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Digital native 
Membaca buku < 5.000 jam 
Jumlah email 
> 200.000 
Bermain game 
> 10.000 jam 
Melihat TV 
> 20.000 jam 
Melihat iklan > 
500.000 kali 
Menggunakan telepon 
> 10.000 jam 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Digital native 
• Generasi yang “selalu terhubung” (baik lewat internet, 
telepon, TV, dsb.). 
• Bekerja 24 jam sehari, 7 hari seminggu adalah normal. 
• Bayangkan: Tanpa ketenangan, Tanpa saat teduh, Tanpa 
waktu refleksi 
• Mudah teralihkan perhatiannya = Short Attention Spans 
• Hanya dapat fokus terhadap suatu tugas selama 3-5 menit. 
• Sumber gangguan: gadget, SMS/chat & Sosial Media. 
• Mudah teralihkan 
 pemikiran tidak dalam 
 kehidupan tidak berakar dan berbuah 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Digital Native 
• Bagaimana dengan pelayan anak abad ini? 
• Kita melayani generasi digital native! 
• Apakah juga sudah menggunakan alat-alat 
media digital dalam melayani mereka? 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
MEDIA DIGITAL DAN GEREJA 
• Gereja ada dalam perkembangan teknologi. 
• Gereja melayani dua generasi digital. 
GEREJA  KAWAN ATAU LAWAN? 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
MEDIA DIGITAL DAN GEREJA 
1. Menolak? 
2. Biasa saja? 
3. Memeluk? 
Atau…?? 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Apa yang Alkitab katakan 
tentang semua ini? 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
4 Cara Iman Kita Dapat Membuat Perbedaan 
• Teknologi adalah suatu kegiatan budaya di mana manusia 
menggunakan kebebasan dan melaksanakan tanggung 
jawab mereka di hadapan Tuhan. 
• Teknologi untuk memuliakan Tuhan dan memperluas 
kerajaanNya. 
• Kita tidak perlu menghindari teknologi. Sebaliknya, kita 
perlu mendemonstrasikan tempat dan norma yang tepat 
untuk teknologi. 
• Memerlukan discernment. 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
What is Discernment? 
Ketajaman dalam memahami dan mengaplikasikan Firman 
Tuhan dengan tujuan untuk membedakan yang benar dan yang 
salah, yang baik dan yang jahat. 
(Tim Challies) 
• Melihat segala sesuatu dengan 
cara pandang Tuhan. 
• Yang berkenan pada Tuhan dan 
yang tidak. 
Bagaimana caranya?? 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Back to the Bible 
“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” 
Mazmur 119:105 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
The Main Themes 
Kejatuhan Pemulihan 
Penciptaan Penebusan 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Penciptaan 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Penciptaan 
Mandat Budaya 
"Beranakcuculah dan bertambah banyak; 
penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, " 
Kejadian 1:28 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Penciptaan 
Mandat Budaya 
• Kita memenuhi bumi bukan hanya dengan beranak cucu, namun 
juga dengan produk kebudayaan manusia; mulai dari buku, seni, 
musik, dan juga, teknologi. 
• Pada mulanya, Allah menciptakan dunia yang mengandung 
segala kemungkinan, dan Ia memberikan manusia tugas yang 
menyenangkan untuk membuka segala 
potensi dari ciptaan Tuhan. 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Penciptaan 
In the Image of God 
• Berbeda dari ciptaan lain, manusia diciptakan menurut gambar 
dan rupa Allah “Image of God”. 
• Sebagai penyandang “Image of God”, kita diberi tanggung 
jawab atas seluruh ciptaan dan untuk hidup dalam persekutuan 
saling mengasihi satu sama lain. (Kej. 1:28) 
• Seharusnya kita menggunakan teknologi komputer untuk 
menyatakan kasih kepada sesama dan saling melayani. 
• Kita lebih dari sekedar mesin. 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Creation 
The Problem of Reductionism 
• Upaya untuk mengurangi/mengecilkan realita menjadi sesuatu 
yang dapat dihitung adalah bentuk Reductionism; melupakan 
konteks yang lebih besar dari realita. 
• Ketika seseorang tenggelam dalam aspek fisikal atau computational 
dari realita, akan sangat sulit untuk zoom out dan mengapresiasi 
keberagaman ciptaan. 
• Sekalipun ada banyak hal di dunia ini yang dapat dihitung, mereka 
tetap bukan sekedar angka. Dunia ciptaan Tuhan jauh lebih 
kompleks dan beragam. 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Creation 
Versatilists 
• Memiliki kedalaman keterampilan pada lingkup situasi dan 
pengalaman yang lebih luas. 
• Mampu terus menerus beradaptasi. 
• Terus belajar dan berkembang. 
• Connecting the dot. 
Kompetensi inti hanya persyaratan masuk, 
yang mempertahankan anda adalah 
pengembangan pandangan yang lebih 
luas. 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Kejatuhan 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Kejatuhan 
Lalu firman-Nya kepada manusia itu: "Karena engkau 
mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah 
pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan 
dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; 
dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari 
tanah seumur hidupmu: semak duri dan rumput duri yang 
akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di 
padang akan menjadi makananmu; 
Kejadian 3:17-18 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Kejatuhan 
The Fall 
• “Semak duri dan rumput diri” tidak sebatas tumbuhan saja, 
namun meluas ke segala jenis ciptaan, termasuk teknologi. 
Dosa melekat pada ciptaan bagaikan parasit. 
• Akibat dari kejatuhan, manusia berdosa mengarahkan 
(direction) teknologi ke jalan yang salah. Hal-hal baik yang 
ditawarkan teknologi ternodai oleh efek dosa. 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Kejatuhan 
Common Grace 
• Walaupun demikian, Allah masih berkasih karunia. Ia menahan 
efek kerusakan dosa di dunia serta mempertahankan adanya 
aturan dan peradaban. 
• Kita masih dapat menikmati kebaikan dari ciptaan, termasuk di 
dalamnya, kebaikan dari teknologi. 
“Common Grace adalah kebaikan Tuhan yang dinyatakan kepada 
semua orang, tanpa melihat kepercayaan.” 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Kejatuhan 
The Tower of Babel 
“Juga kata mereka: "Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota 
dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan 
marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh 
bumi.” Kejadian 11:4 
• Teknologi juga dapat membuat manusia percaya pada diri 
sendiri dan meninggalkan Tuhan. 
• Perkembangan database dan search engine memupuk rasa 
“having all knowledge at our fingertips” dalam diri kita. 
• Ketika dosa kesombongan mengintip, kita melupakan Tuhan 
dan batas, kita bagaikan membangun menara Babel modern. 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Kejatuhan 
• Seperti menara Babel, technicism timbul pada saat budaya 
ingin menggantikan Allah karena keinginan otonomi dari Allah 
dengan mengandalkan teknologi. 
• Keyakinan lain, Scientism menegaskan bahwa pikiran manusia 
dapat memahami kemanusiaan dan alam tanpa Allah. 
• Scientism menggerakkan technicism, dan pada akhirnya 
mendorong consumerism. 
• Consumerism percaya manusia dapat menemukan 
kebahagiaan melalui belanja dan mengkonsumsi. 
• Technology memainkan peranan penting dalam menyebarkan 
consumerism. 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Namun puji syukur kepada Tuhan, 
ini bukanlah akhir dari kisah manusia... 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Penebusan 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Penebusan 
Penebusan Kristus 
“Dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan 
diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, 
sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.” 
Kolose 1:20 
• Keselamatan bukanlah sekedar pengampunan 
dosa, melainkan juga pemulihan seluruh ciptaan 
ke maksud semula. 
• Penebusan Kristus meliputi pemulihan dari 
ciptaan, dan kita dipanggil untuk turut 
berpartisipasi. 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Penebusan 
Apakah iman kita membuat perbedaan di 
dalam era teknologi media digital ini? 
Perbedaan kita harus terjadi sebagai 
konsekuensi, BUKAN tujuan. 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Penebusan 
4 Cara Bagaimana Iman Kita Dapat Membuat Perbedaan 
1. Iman bisa menjadi motivasi untuk mengerjakan pekerjaan kita 
dengan baik. 
2. Iman menolong kita mengaplikasikan apa yang sudah kita 
pelajari. 
3. Iman bisa membentuk pertanyaan-pertanyaan yang kita tanyakan 
tentang bidang yang kita tekuni. 
4. Iman mempengaruhi bagaimana seorang pembelajar melihat 
keseluruhan bidang yang ia tekuni, memaknainya, dan bagaimana 
bidang itu terkait dengan “big picture”. 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Penebusan 
Shalom 
• Shalom berarti menumbuh kembangkan seluruh aspek ciptaan 
dalam relasinya satu sama lain dan relasinya dengan Allah. 
• Sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil menjadi agen shalom. 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Penebusan 
Shalom 
• Relasi yang harmonis antara Allah, manusia dan ciptaan. 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Penebusan 
“Priesthood of all believers – Imamat orang percaya” 
• Injil tidak terbatas pada hal-hal gerejawi saja. Yesus adalah Tuhan 
atas segala sesuatu, dan kita masing-masing dipanggil untuk 
mengusahakan “Shalom” di mana pun kita ditempatkan. 
• Baik pendeta maupun programmer, semuanya dipanggil untuk 
melayani Tuhan sesuai bagian kita. Umat Tuhan dipanggil untuk 
beraneka ragam vocations, termasuk di area teknologi. 
“Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah 
diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik 
dari kasih karunia Allah.” 
1 Petrus 4:10 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Penebusan 
Structure & Direction 
• Teknologi tidak hanya memiliki struktur (structure), namun juga 
arah (direction). 
• Jika sesuatu bisa dilakukan, bukan berarti hal tersebut harus 
dilakukan. 
• Kita harus mampu membedakan prinsip normatif yang 
menetapkan nilai dan arah dari teknologi komputer . 
• Selanjutnya, prinsip ini harus sejalan dengan Firman Tuhan seluruh 
tenunan ciptaan. 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Penebusan 
Structure & Direction 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Pemulihan 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Pemulihan 
• Jika pada akhirnya hanyalah kiamat dan kehancuran total, 
untuk apa sekarang kita berkarya? 
• Untuk apa memoles kapal yang tenggelam? 
“Sekalipun saya tahu bahwa dunia akan berakhir besok, 
saya tetap akan menanam pohon apel saya hari ini.” 
(Martin Luther) 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Pemulihan 
• Orang Kristen percaya bahwa pemulihan bangsa-bangsa akan 
datang dari kedatangan Kristus yang kedua kali, bukan dari 
teknologi. 
• Allah akan membersihkan dan menyucikan dunia ini. 
• Semua yang kita lakukan tidaklah sia-sia! 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
“Pada akhirnya, Allah akan datang untuk memperbaiki dunia 
dan membuatnya seluruhnya baik kembali. 
Sementara itu, anak-anak Tuhan dipanggil untuk pergi ke dunia 
dan menciptakan model tidak sempurna dari dunia baik yang 
akan datang.” 
Lewis Smedes 
Pemulihan 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Pemulihan 
• Kita tidak boleh terlalu nyaman dengan teknologi di dunia ini, 
karena kita perlu menyadari adanya peperangan antara good 
dan evil yang masih ada di sekitar kita. 
• Kita harus memahami struktur baik (good structure) dari 
ciptaan, tanpa terbawa oleh arah yang menyesatkan 
(misdirection). 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Pemulihan 
Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang 
menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap 
kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, 
melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. 
2 Petrus 3:9 
• Kita harus giat mengabarkan Injil sampai ke ujung bumi, dan 
pekerjaan ini dapat dipercepat dengan menggunakan 
teknologi. 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Bagaimana sekarang? 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Christian Action 
• Apa kita ikut arus dengan semangat jaman ini 
atau 
• Dengan mempertahankan Ajaran yang sehat 
• Menyusun strategi pelayanan yang baik 
• Untuk menjangkau jiwa 
• Dengan menggunakan tools yang ada di jaman 
ini 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Christian Action 
"Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala 
sesuatu berguna. "Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi 
bukan segala sesuatu membangun. 
1 Korintus 10:23 
Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. 
Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku 
diperhamba oleh suatu apapun. 
1 Korintus 6:12 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Christian Action 
MEDIA DIGITAL ADALAH REALITA!! 
BUKAN LAWAN ATAU KAWAN! 
Prinsip Kristen: Musuh adalah sesamamu juga. 
MENGGUNAKAN DENGAN BENAR 
UNTUK KEMULIAAN NAMA TUHAN! 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Menggunakan Media Digital 
Bagi Pekerjaan Tuhan 
Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang 
menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap 
kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang 
binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan 
bertobat. 
2 Petrus 3:9 
• Kita harus giat mengabarkan Injil sampai ke ujung bumi, dan 
pekerjaan ini dapat dipercepat dengan menggunakan 
teknologi dan sosial media. 
© 2014 Yayasan Lembaga SABDA
Facebook: 
http://fb.sabda.org 
Email: 
ylsa@sabda.org 
SMS: 
0881-29-79-100 
© Yayasan Lembaga SABDA

Media Digital Kawan atau Lawan

  • 1.
    MEDIA DIGITAL: KAWANATAU LAWAN? © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 2.
    MEDIA DIGITAL: KAWANATAU LAWAN? 1. Media Digital Hasil Perkembangan Teknologi 2. Respons kita sebagai orang Kristen. 3. Christian Action © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 3.
    PERKEMBANGAN & PENGARUHDIGITAL MEDIA Teknologi: Alat untuk menggenapkan tujuan pemakai alat. Mengapa manusia membuat alat? • Fungsi • Ekstensi – perluasan “tangan” manusia • Keterbatasan Manusia © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 4.
    © 2014 YayasanLembaga SABDA
  • 5.
    MEDIA DIGITAL DANTEKNOLOGI Media digital merupakan hasil/bagian dari perkembangan teknologi. © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 6.
    DEFINISI MEDIA DIGITAL MEDIA DIGITAL: Media elektronik yang digunakan untuk menyimpan, memancarkan serta menerima informasi yang terdigitalisasi. © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 7.
    DIGITAL MEDIA TOOLS © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 8.
    PENGARUH MEDIA DIGITAL • Merubah dunia kita. • Merubah cara kita membentuk dunia di sekitar kita. • Merubah cara kita berpikir. • Kita membentuk perangkat dan alat, kemudian perangkat dan alat tersebut membentuk kita! • klip © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 9.
    Teknologi telah MEMANJAKANkita Seperti hamba yang patuh, teknologi telah melayani kita dengan tanpa pamrih. Mereka menghibur kita saat kita kesepian, meyakinkan kita saat kita tersesat, mengarahkan kita saat kita kehilangan kendali. © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 10.
    Periksalah hal ini: Apabila ada sesuatu yang • lebih penting dibanding Tuhan. • menempati hati dan pikiran kita lebih dari Tuhan. • kita harapkan dapat memberikan apa yang hanya Tuhan bisa berikan. Maka hal tersebut telah menjadi sebuah berhala dalam kehidupan Anda © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 11.
    Ilah-Ilah Teknologi Modern Follow us or Follow Him? © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 12.
    Ilah-Ilah Teknologi Modern • Kita seringkali menganggap mesin pencari sebagai ILAH yang maha tahu dan ajaib. • Google yang “Mahatahu” itu membuat kita mencicipi kemahatahuan – semua pengetahuan di ujung jari kita. • Iman kita dalam jawaban Google hampir mutlak. Kita jarang mempertanyakan otoritas dari kemampuan algoritmik mereka. © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 13.
    Ilah-Ilah Teknologi Modern • Facebook mencarikan kita teman, namun menurunkan kemampuan kita berteman. • Manusia seakan-akan memiliki kehidupan ganda: online & offline. • Apa yang benar saat online dan saat offline bisa BERBEDA. • Dengan media sosial, kini timbul pertanyaan baru: Apakah yang disebut “sesama kita”? “Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” (Matius 22:39) © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 14.
    Ilah-Ilah Teknologi Modern Konsep Follow & Followers • Keinginan manusia untuk menjadi “selebritas” yang dikerumuni oleh “pengikut” yang merespons setiap “twit” yang kita bagikan Masalahnya, suara siapa yang kita ikuti? Apakah kebahagiaan didapat dari ketenaran di dunia maya? Apakah harga diri kita ditentukan oleh popularitas kita? © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 15.
    Ilah-Ilah Teknologi Modern All the world's a stage, And all the men and women merely players; Shakespeare, di As You Like It Broadcast Yourself Siapa pun bisa jadi terkenal • Pertanyaannya, apa yang kita siarkan ke dunia? Diri kita sendiri, atau pembuat diri kita? © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 16.
    “Kita tidak perlumengukur nilai diri kita dari berapa jumlah view di , jumlah followers di , jumlah friends di , jumlah result di , jumlah like dan jumlah comment di . Nilai kita lebih dari sekedar angka. Kita bermain di sebuah drama yang jauh lebih besar, yang ditulis oleh Allah, dibintangi oleh Yesus, dan disutradarai oleh Roh Kudus. Kita bisa tenteram berdampingan dengan Yesus, mempersembahkan pertunjukkan kepada Satu penonton.” © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 17.
    The iGods yangkita Puja.... Mendekatkan yang jauh Menjauhkan yang dekat © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 18.
    The iGods yangkita Puja Seperti Nuh pernah menyelamatkan binatang, begitu pula , , , , dan menjadi penyambung hidup yang membuat kita bertahan. Komputer bagaikan yang memberi tanda bahwa semuanya sudah aman. mengulurkan sehelai daun zaitun yang menyatakan bahwa kita aman untuk melakukan pencarian. Kita memperlakukan para pemimpin mereka seperti orang bijak ( ) yang dapat melihat masa depan, menjadi iGods yang kita puja. © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 19.
    Generasi Digital •Sementara itu, dengan adanya teknologi, generasi sekarang tidak hanya berubah secara bertahap (incrementally) dari generasi sebelumnya. • Terdapat discontinuity antara generasi sekarang dengan generasi sebelumnya. © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 20.
    Digital Native •Lahir setelah Zaman Digital, “this term can describe people born during or after the 1985” (Wikipedia) • Terutama Generasi Z yang lahir setelah tahun 2000 • Lebih familiar/nyaman dalam menggunakan teknologi. “Anak-anak yang dibesarkan dengan komputer berpikir dengan cara yang berbeda. Otak mereka secara fisiologis sudah berbeda. © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 21.
    Digital Immigrant •Individu yang lahir sebelum munculnya teknologi digital atau sebelum tahun 1985. • Beradaptasi dengan munculnya teknologi. © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 22.
    Digital Native DigitalImmigrant Multi Task Parallel Thinking Graphic/Multimedia Hypertext minds Surface Learning Single Task Sequential Thinking Text Linear minds Deep Learning © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 23.
    Digital native Membacabuku < 5.000 jam Jumlah email > 200.000 Bermain game > 10.000 jam Melihat TV > 20.000 jam Melihat iklan > 500.000 kali Menggunakan telepon > 10.000 jam © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 24.
    Digital native •Generasi yang “selalu terhubung” (baik lewat internet, telepon, TV, dsb.). • Bekerja 24 jam sehari, 7 hari seminggu adalah normal. • Bayangkan: Tanpa ketenangan, Tanpa saat teduh, Tanpa waktu refleksi • Mudah teralihkan perhatiannya = Short Attention Spans • Hanya dapat fokus terhadap suatu tugas selama 3-5 menit. • Sumber gangguan: gadget, SMS/chat & Sosial Media. • Mudah teralihkan  pemikiran tidak dalam  kehidupan tidak berakar dan berbuah © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 25.
    Digital Native •Bagaimana dengan pelayan anak abad ini? • Kita melayani generasi digital native! • Apakah juga sudah menggunakan alat-alat media digital dalam melayani mereka? © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 26.
    MEDIA DIGITAL DANGEREJA • Gereja ada dalam perkembangan teknologi. • Gereja melayani dua generasi digital. GEREJA  KAWAN ATAU LAWAN? © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 27.
    MEDIA DIGITAL DANGEREJA 1. Menolak? 2. Biasa saja? 3. Memeluk? Atau…?? © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 28.
    Apa yang Alkitabkatakan tentang semua ini? © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 29.
    4 Cara ImanKita Dapat Membuat Perbedaan • Teknologi adalah suatu kegiatan budaya di mana manusia menggunakan kebebasan dan melaksanakan tanggung jawab mereka di hadapan Tuhan. • Teknologi untuk memuliakan Tuhan dan memperluas kerajaanNya. • Kita tidak perlu menghindari teknologi. Sebaliknya, kita perlu mendemonstrasikan tempat dan norma yang tepat untuk teknologi. • Memerlukan discernment. © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 30.
    What is Discernment? Ketajaman dalam memahami dan mengaplikasikan Firman Tuhan dengan tujuan untuk membedakan yang benar dan yang salah, yang baik dan yang jahat. (Tim Challies) • Melihat segala sesuatu dengan cara pandang Tuhan. • Yang berkenan pada Tuhan dan yang tidak. Bagaimana caranya?? © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 31.
    Back to theBible “Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” Mazmur 119:105 © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 32.
    The Main Themes Kejatuhan Pemulihan Penciptaan Penebusan © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 33.
    Penciptaan © 2014Yayasan Lembaga SABDA
  • 34.
    Penciptaan Mandat Budaya "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, " Kejadian 1:28 © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 35.
    Penciptaan Mandat Budaya • Kita memenuhi bumi bukan hanya dengan beranak cucu, namun juga dengan produk kebudayaan manusia; mulai dari buku, seni, musik, dan juga, teknologi. • Pada mulanya, Allah menciptakan dunia yang mengandung segala kemungkinan, dan Ia memberikan manusia tugas yang menyenangkan untuk membuka segala potensi dari ciptaan Tuhan. © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 36.
    Penciptaan In theImage of God • Berbeda dari ciptaan lain, manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah “Image of God”. • Sebagai penyandang “Image of God”, kita diberi tanggung jawab atas seluruh ciptaan dan untuk hidup dalam persekutuan saling mengasihi satu sama lain. (Kej. 1:28) • Seharusnya kita menggunakan teknologi komputer untuk menyatakan kasih kepada sesama dan saling melayani. • Kita lebih dari sekedar mesin. © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 37.
    Creation The Problemof Reductionism • Upaya untuk mengurangi/mengecilkan realita menjadi sesuatu yang dapat dihitung adalah bentuk Reductionism; melupakan konteks yang lebih besar dari realita. • Ketika seseorang tenggelam dalam aspek fisikal atau computational dari realita, akan sangat sulit untuk zoom out dan mengapresiasi keberagaman ciptaan. • Sekalipun ada banyak hal di dunia ini yang dapat dihitung, mereka tetap bukan sekedar angka. Dunia ciptaan Tuhan jauh lebih kompleks dan beragam. © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 38.
    Creation Versatilists •Memiliki kedalaman keterampilan pada lingkup situasi dan pengalaman yang lebih luas. • Mampu terus menerus beradaptasi. • Terus belajar dan berkembang. • Connecting the dot. Kompetensi inti hanya persyaratan masuk, yang mempertahankan anda adalah pengembangan pandangan yang lebih luas. © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 39.
    Kejatuhan © 2014Yayasan Lembaga SABDA
  • 40.
    Kejatuhan Lalu firman-Nyakepada manusia itu: "Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu: semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu; Kejadian 3:17-18 © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 41.
    Kejatuhan The Fall • “Semak duri dan rumput diri” tidak sebatas tumbuhan saja, namun meluas ke segala jenis ciptaan, termasuk teknologi. Dosa melekat pada ciptaan bagaikan parasit. • Akibat dari kejatuhan, manusia berdosa mengarahkan (direction) teknologi ke jalan yang salah. Hal-hal baik yang ditawarkan teknologi ternodai oleh efek dosa. © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 42.
    Kejatuhan Common Grace • Walaupun demikian, Allah masih berkasih karunia. Ia menahan efek kerusakan dosa di dunia serta mempertahankan adanya aturan dan peradaban. • Kita masih dapat menikmati kebaikan dari ciptaan, termasuk di dalamnya, kebaikan dari teknologi. “Common Grace adalah kebaikan Tuhan yang dinyatakan kepada semua orang, tanpa melihat kepercayaan.” © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 43.
    Kejatuhan The Towerof Babel “Juga kata mereka: "Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi.” Kejadian 11:4 • Teknologi juga dapat membuat manusia percaya pada diri sendiri dan meninggalkan Tuhan. • Perkembangan database dan search engine memupuk rasa “having all knowledge at our fingertips” dalam diri kita. • Ketika dosa kesombongan mengintip, kita melupakan Tuhan dan batas, kita bagaikan membangun menara Babel modern. © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 44.
    Kejatuhan • Sepertimenara Babel, technicism timbul pada saat budaya ingin menggantikan Allah karena keinginan otonomi dari Allah dengan mengandalkan teknologi. • Keyakinan lain, Scientism menegaskan bahwa pikiran manusia dapat memahami kemanusiaan dan alam tanpa Allah. • Scientism menggerakkan technicism, dan pada akhirnya mendorong consumerism. • Consumerism percaya manusia dapat menemukan kebahagiaan melalui belanja dan mengkonsumsi. • Technology memainkan peranan penting dalam menyebarkan consumerism. © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 45.
    Namun puji syukurkepada Tuhan, ini bukanlah akhir dari kisah manusia... © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 46.
    Penebusan © 2014Yayasan Lembaga SABDA
  • 47.
    Penebusan Penebusan Kristus “Dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.” Kolose 1:20 • Keselamatan bukanlah sekedar pengampunan dosa, melainkan juga pemulihan seluruh ciptaan ke maksud semula. • Penebusan Kristus meliputi pemulihan dari ciptaan, dan kita dipanggil untuk turut berpartisipasi. © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 48.
    Penebusan Apakah imankita membuat perbedaan di dalam era teknologi media digital ini? Perbedaan kita harus terjadi sebagai konsekuensi, BUKAN tujuan. © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 49.
    Penebusan 4 CaraBagaimana Iman Kita Dapat Membuat Perbedaan 1. Iman bisa menjadi motivasi untuk mengerjakan pekerjaan kita dengan baik. 2. Iman menolong kita mengaplikasikan apa yang sudah kita pelajari. 3. Iman bisa membentuk pertanyaan-pertanyaan yang kita tanyakan tentang bidang yang kita tekuni. 4. Iman mempengaruhi bagaimana seorang pembelajar melihat keseluruhan bidang yang ia tekuni, memaknainya, dan bagaimana bidang itu terkait dengan “big picture”. © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 50.
    Penebusan Shalom •Shalom berarti menumbuh kembangkan seluruh aspek ciptaan dalam relasinya satu sama lain dan relasinya dengan Allah. • Sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil menjadi agen shalom. © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 51.
    Penebusan Shalom •Relasi yang harmonis antara Allah, manusia dan ciptaan. © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 52.
    Penebusan “Priesthood ofall believers – Imamat orang percaya” • Injil tidak terbatas pada hal-hal gerejawi saja. Yesus adalah Tuhan atas segala sesuatu, dan kita masing-masing dipanggil untuk mengusahakan “Shalom” di mana pun kita ditempatkan. • Baik pendeta maupun programmer, semuanya dipanggil untuk melayani Tuhan sesuai bagian kita. Umat Tuhan dipanggil untuk beraneka ragam vocations, termasuk di area teknologi. “Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.” 1 Petrus 4:10 © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 53.
    Penebusan Structure &Direction • Teknologi tidak hanya memiliki struktur (structure), namun juga arah (direction). • Jika sesuatu bisa dilakukan, bukan berarti hal tersebut harus dilakukan. • Kita harus mampu membedakan prinsip normatif yang menetapkan nilai dan arah dari teknologi komputer . • Selanjutnya, prinsip ini harus sejalan dengan Firman Tuhan seluruh tenunan ciptaan. © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 54.
    Penebusan Structure &Direction © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 55.
    Pemulihan © 2014Yayasan Lembaga SABDA
  • 56.
    Pemulihan • Jikapada akhirnya hanyalah kiamat dan kehancuran total, untuk apa sekarang kita berkarya? • Untuk apa memoles kapal yang tenggelam? “Sekalipun saya tahu bahwa dunia akan berakhir besok, saya tetap akan menanam pohon apel saya hari ini.” (Martin Luther) © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 57.
    Pemulihan • OrangKristen percaya bahwa pemulihan bangsa-bangsa akan datang dari kedatangan Kristus yang kedua kali, bukan dari teknologi. • Allah akan membersihkan dan menyucikan dunia ini. • Semua yang kita lakukan tidaklah sia-sia! © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 58.
    “Pada akhirnya, Allahakan datang untuk memperbaiki dunia dan membuatnya seluruhnya baik kembali. Sementara itu, anak-anak Tuhan dipanggil untuk pergi ke dunia dan menciptakan model tidak sempurna dari dunia baik yang akan datang.” Lewis Smedes Pemulihan © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 59.
    Pemulihan • Kitatidak boleh terlalu nyaman dengan teknologi di dunia ini, karena kita perlu menyadari adanya peperangan antara good dan evil yang masih ada di sekitar kita. • Kita harus memahami struktur baik (good structure) dari ciptaan, tanpa terbawa oleh arah yang menyesatkan (misdirection). © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 60.
    Pemulihan Tuhan tidaklalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. 2 Petrus 3:9 • Kita harus giat mengabarkan Injil sampai ke ujung bumi, dan pekerjaan ini dapat dipercepat dengan menggunakan teknologi. © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 61.
    Bagaimana sekarang? ©2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 62.
    Christian Action •Apa kita ikut arus dengan semangat jaman ini atau • Dengan mempertahankan Ajaran yang sehat • Menyusun strategi pelayanan yang baik • Untuk menjangkau jiwa • Dengan menggunakan tools yang ada di jaman ini © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 63.
    Christian Action "Segalasesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna. "Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala sesuatu membangun. 1 Korintus 10:23 Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apapun. 1 Korintus 6:12 © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 64.
    Christian Action MEDIADIGITAL ADALAH REALITA!! BUKAN LAWAN ATAU KAWAN! Prinsip Kristen: Musuh adalah sesamamu juga. MENGGUNAKAN DENGAN BENAR UNTUK KEMULIAAN NAMA TUHAN! © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 65.
    Menggunakan Media Digital Bagi Pekerjaan Tuhan Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. 2 Petrus 3:9 • Kita harus giat mengabarkan Injil sampai ke ujung bumi, dan pekerjaan ini dapat dipercepat dengan menggunakan teknologi dan sosial media. © 2014 Yayasan Lembaga SABDA
  • 66.
    Facebook: http://fb.sabda.org Email: ylsa@sabda.org SMS: 0881-29-79-100 © Yayasan Lembaga SABDA

Editor's Notes

  • #23 Prensky mencatat beberapa perbedaan fundamental antara para siswa saat ini dengan para guru mereka (Prensky, 2001). Perbedaan-perbedaan itu antara lain: para siswa digital native lebih menyukai proses berpikir paralel (memikirkan beberapa hal sekaligus) dan multi-task (melakukan dua kegiatan atau lebih sekaligus); mereka lebih menyukai untuk melihat gambar atau grafik terlebih dahulu sebelum membaca teks yang tersedia; mereka lebih menyukai random access (hypertext); mereka bekerja dengan baik dalam lingkungan yang tersedia jaringan internet, lebih menyukai permainan daripada pekerjaan yang bersifat lebih “serius”.