BAB IA. IDENTITAS KONSELI  Nama             : Rahma  Umur             : 18 Tahun  Alamat           : Desa Banjaran, Kecama...
BAB IIA. RUJUKAN MASALAH  Bu Mita : Bu Eka, di kelas XI ada siswi yang bernama Rahma, dulu dia adalah seorang             ...
Kon   : Sebelum ini apakah kamu pernah konseling            Menatap Klien dengan       dengan orang lain?                 ...
“ Biasanya Konseling seperti ini berlangsung          antara 30-45 menit. Bagaimana menurut          kamu ? Kl     : Baikl...
Kon   :    Nah... kalau boleh tahu, apa penyebab       Dengan suara yang lemah          turunnya prestasi kamu saat ini?  ...
Kon    : Bagus, berarti kamu sudah mengetahui apa            Wajah Tersenyum.           yang harus kamu lakukan untuk mera...
C.1                                                   SituasiKon/                           Dialog Verbal                 ...
D                                         Identifikasi Faktor PenguatKon/                     Dialog Verbal               ...
Kon   : Dan ketika ada teman yang lain yang       menurut kamu dapat memotifasi kamu       untuk belajar, seakan-seakan me...
Kon/                         Dialog Verbal                  Dialog Non Verbal Kl                                          ...
D.                                   Konselor Akan Menangani KasusKon   : Saya Memahami apa yang sedang kamu        rasaka...
Kl    : Saya kira tidak Bu..., justru saya ingin          segera merubah perasaan ini.Kon   : saya harap demikian Rahma, s...
BAB III                                        PENUTUPA. KESIMPULAN.      Dalam praktek konseling ini kami mengangkat perm...
DAFTAR PUSTAKA    Nursalim, Muhammad. 2005. Keterampilan Dasar Konseling, Mojokerto; OffsetMapan.    Thohirin, Muhammad. 2...
KATA PENGANTAR       Alhamdulillah segala puji dan syukur kami ucapkan kepada Allah SWT. Yang telahmencurahkan rahmat, nik...
DAFTAR ISIHALAMAN JUDULKATA PENGANTAR .......................................................................................
ii
“LAPORAN PRAKTIK KETERAMPILAN        KOMUNIKASI KONSELING”                  Dosen Pembimbing :            IDA SALASA NINGS...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Laporan praktik konseling

11,686 views

Published on

Laporan praktik konseling

1 Comment
19 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
11,686
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
18
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
1
Likes
19
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Laporan praktik konseling

  1. 1. BAB IA. IDENTITAS KONSELI Nama : Rahma Umur : 18 Tahun Alamat : Desa Banjaran, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro. Jenis Kelamin : PerempuanB. DESKRIPSI PERMASALAHAN Konselin adalah remaja perempuan yang sekolah di MA ATTANWIR Talun – Bojonegoro, kelas XI-B. Dalam kegiatan belajar mengajar prestasi Konseli mengalami penurunan, ini disebabkan kurangnya motifasi belajar Konseli.C. PENDEKATAN DAN STRATEGI PENYELESAIAN Dalam praktek konseling ini kami menggunakan pendekatan Behavior, karena dengan pendekatan ini diharapkan klien dapat tingkah lakunya yang berupa Mal Adaptif ( Masalah ) ke tingkah laku yang Adaptif ( Baru ) yang sesuai dengan keinginan klien. Behavior adalah suatu yang dipelajari dari situasi dan lingkungan, bukan dari dalam diri organisme. Dan Behavior tidak mempelajari faktor internal, hal ini di dasari oleh pandangan I.P.Paviov ( Sarwono 1991 ) melalui percobaanya pada anjing dimana perilakunya dapat dikendalikan dengan memberi rangsangan tertentu ( Konditioning ). Rumus : Behaviorisme = Empiris + Hidonisme + Ultirarisme. ii
  2. 2. BAB IIA. RUJUKAN MASALAH Bu Mita : Bu Eka, di kelas XI ada siswi yang bernama Rahma, dulu dia adalah seorang siswi yang rajin dan selalu berprestasi, namun ahkir-ahkir ini prestasinya menurun. Dapatkah Ibu menemuinya untuk melakukan pendekatan ( Bimbingan ). Sehingga dia dapat menceritakan apa yang menjadikan prestasinya saat ini menurun. Bu Eka : Baik Bu...., dengan senang hati saya akan membantu dengan mengundang Rahma untuk membicarakan masalah ini. 1. VERBATIM KONSELINGKon/ Dialog Verbal Dialog Non Verbal Kl Keterampilan I. Tahap Pembinaan Hubungan Kl : Assalamualaikum ............................ Mengetuk pintu denganKon : Wa’alaikumussalam....., apa kabar Rahma rasa cemas. silahkan duduk!! Mungkin anda ingin tahu Dengan wajah yang kenapa saya memanggil anda untuk datang bersahabat. ke ruang BK ini? ( tenang dan ceria ) Kl : Iya Bu....!Kon : Begini..! Bu Mita Wali Kelas kamu Rahma, menyarankan agar saya mengajak kamu Menundukan kepala. mengobrol berdua dengan saya, Beliau Menatap Klien dengan ATTENDING berkata bahwa kamu sebenarnya adalah tatapan yang wajar. Postur murid yang baik dan pandai di dalam kelas, tubuh agak condong ke akan tetapi sekarang prestasi kamu mulai arah klien. menurun. Apa benar demikian ? Kl : Ya Bu......, memang demikian !Kon : Maukah kamu membicarakan masalah ini dengan saya ? Kl : Saya belum tahu Bu..! Menganggukan Kepala. Ceria. Menggelengkan kepala sambil berfikir ii
  3. 3. Kon : Sebelum ini apakah kamu pernah konseling Menatap Klien dengan dengan orang lain? tatapan yang wajar. Postur tubuh agak condong keKl : Belum Bu...! arah klien.Kon : Begini... maksud pertemuan kita kali ini Menggelengkan kepala. dapat disebut dengan konseling, yaitu Ibu Menjelaskan dengan suara selaku Konselor akan membantu yang lembut, sopan, dan menyelesaikan permasalahan kamu atau penuh perhatian. apapun yang akan kamu ceritakan kepada ibu. “ Misalnya”, seseorang pasti akan membuat sebuah keputusan, apa yang akan saya lakukan setelah saya lulus SMA nanti? Sedangkan masalah lain juga membutuhkan bantuan karena ada masalah dengan sekolah, turunnya prestasi belajar, cara bergaul dan memilih teman yang baik, atau juga masalah dengan orang tua. “dan disini saya sebagai Konselor bertugas STURKTURING untuk mendengarkan dan memahami bagaimana pikiran dan perasaan kamu mengenai sesuatu. Dan disini saya tidak akan membuat suatu keputusan, dan saya akan membantu anda untuk menemukan cara untuk melaksanakannya”. “kemudian kamu sebagai konseli, harus membantu saya untuk mengerti / memahami bagaimana perasaan dan pikiran kamu”. “sekali lagi kamu harus mengambil satu keputusan untuk mengambil tujuan yang terbaik buat kita bersama”. “proses konseling ini dapat dilakukan dengan dasar kesukarelaan, kamu bebas untuk memilih dan saya tidak akan memaksa, “Tapi perlu kamu ketahui bahwa disini saya sebagai Konselor saya diwajibkan untuk menjaga hal-hal yang menjadi Rahasia Konseli ( Klien ). Jadi kamu tidak perlu khawatir kalau masalah kamu akan terdengar di telinga orang lain. ii
  4. 4. “ Biasanya Konseling seperti ini berlangsung antara 30-45 menit. Bagaimana menurut kamu ? Kl : Baiklah Bu.... saya setuju.!Kon : Apakah kamu sudah faham mengenai Konseling ini? (Pertanyaan Tertutup) Kl : Ya Bu...! Mengagukan kepala ( Rileks)Kon / Dialog Verbal Dialog Non Verbal Kl Keterampilan II. Tahap Pembahasan Masalah A. Identifikasi MasalahKon :Baiklah mungkin kamu dapat menceritakan Memandang dengan kepada saya apa yang menjadi sebab tatapan yang serius . (Pertanyaan Tertutup) turunnya prestasi kamu saat ini. Kl : Apa yang Ibu maksud ?Kon : Begini.... mbak Rahma, kemarin Ibu Mita Tampak bingung. mengatakan bahwa prestasi kamu ahkir- Menggerakan tangan dan ahkir ini sedang mengalami penurunan, memandang wajah. padahal dulu nilai anda selalu bagus dan menjadi juara kelas. Benar demikian?. Kl : Ya Bu...!, itu memang benar!. ii
  5. 5. Kon : Nah... kalau boleh tahu, apa penyebab Dengan suara yang lemah turunnya prestasi kamu saat ini? lembut dan pandangan yang serius.Kl : Ya.... males Bu, karena saya pikir belajar Tampak lemas dan tidak itu dapat membuat saya pusing, lelah dan bersemangat. (Pertanyaan Terbuka) saya lebih senang bermain dengan teman- teman saya, karena itu lebih asyik dan menyenagkan buat saya.Kon : Nampaknya semngat belajar kamu saat ini semakin menurun.Kl : Ya.. begitulah Bu...karena ketika saya memikirkan pelajaran, kepala saya terasa Berbicara dengan berat dan pusing Bu....! lantang.Kon : Apakah yang kamu maksud, ketika kamu Dengan ramah. Klarifikasi belajar, kamu selalu merasa pusing?Kl : Ya Bu..., tapi sebenarnya saya masih Tampak bingung berkeinginan untuk meraih prestasi saya yang dulu..namun, ketika saya sudah Parafrase Memantulkan mulai akan belajar, teman-teman saya selalu saja mengajak bermain. Dan saya enjoy dengan itu Bu...., karena kalau saya tidak ikut, maka saya tidak akan dianggap teman lagi.Kon :Terus, kamu merasa bimbang/bingung?.Kl : Iya, Bu.. entah kenapa saya ini mudah Mulai terbuka dengan banget terpengaruh oleh teman-teman konselor saya untuk diajak bermain.Kon : o.......begitu, tadi anda mengatakan bahwa Menganggukan kepala kamu masih ingin meraih prestasi kamu dan menggerakan tangan. (Pertanyaan Tertutup) yang dulu, apa benar demikian?.Kl : Ya Bu......!.Kon : kalau begitu, apakah kamu tahu , apa yang Menganggukan Kepala. harus kamu lakukan untuk bisa meraih prestasi tersebut?.Kl : Ya Bu... untuk mendapatkan prestasi yang bagus saya harus lebih giat lagi dalam belajar. ii
  6. 6. Kon : Bagus, berarti kamu sudah mengetahui apa Wajah Tersenyum. yang harus kamu lakukan untuk meraih prestasi yang bagus, dengan begitu kamu bisa lebih semangat lagi untuk melawan Dorongan Minimal rasa malas kamu dengan belajar. Maka dari itu hendaknya kamu lebih semangat lagi dalam belajar, agar kelak kamu bisa menjadi orang sukses di kemudian hari. Kl : Ya, Bu.....!Kon : Baiklah, apa sekarang masih ada masalah yang membebani pikiran kamu?. Kl : Tidak, Bu....... Diam sejenak. B. Menyeleksi Masalah Untuk KonselingKon/ Dialog Verbal Dialog Non Verbal Keterampilan KlKon : Baiklah !!! saya fikir begini, Meyimpulkan Sementara Rahma.....apakah masalah turunnya prestasi ini merupakan sesuatu yang akan kita bicarakan dalam pertemuan hari ini?. Kl : Saya kira demikian!!! Menganggukan kepala C. Identifikasi Komponen PermasalahanKon/ Dialog Verbal Dialog Non Verbal Keterampilan KlKon : Baiklah !!! pertama-tama marilah kita Memimpin gambarkan permsalahan ini selengkap mungkin. ii
  7. 7. C.1 SituasiKon/ Dialog Verbal Dialog Non Verbal Keterampilan KlKon : Sejak kapan kamu mulai malas belajar? Kl : Sejak saya naik ke kelas XI Bu...., karena Merasa tertekan sejak itu saya suka bermain dengan teman-teman saya, hingga ahkirnya saya males dan tidak punya waktu untuk ( Memusatkan ) Memfokuskan belajar. Karena jika saya tidak ikut dengan mereka saya tidak ditemani lagi Bu....!Kon : Jadi, turunnya prestasi kamu saat ini di sebabkan karena kamu tidak punya waktu untuk belajar dan takut tidak punya teman kalau kamu selalu belajar? Kl : Iya Bu......!!!C.2 Waktu / TempoKon : Sudah berlangsung berapa lama masalah ini? Apakah awal semester dari kelas XI atau baru ahkir semester ini? Kl : Sejak awal semester ini Bu....Kon : Jadi masalah ini sudah berlangsung kurang lebih satu tahun ini? Kl : Benar Bu.....C.3 Respon dan SituasiKon : Tadi kamu mengatakan bahwa teman Mencari-cari alasan dan kamu selalu mengajak bermain, apakah pandangan kosong. kamu tidak memiliki teman yang lain KONFRONTASI selain mereka? ( yang mendukung kamu untuk belajar ) Kl : Sebenarnya ada Bu....., tapi sepertinya mereka tidak menyukai saya.!Kon : Apakah kamu pernah berbicara dengan mereka? Kl : males ah Bu...! buat apa bicara sama Cuek mereka, mereka saja kalau bertemu sama aku tidak pernah menyapa. ii
  8. 8. D Identifikasi Faktor PenguatKon/ Dialog Verbal Dialog Non Verbal Keterampilan KlKon : Apakah kamu tidak mau mencoba berhubungan dengan mereka, agar Menjernihkan semangat belajar kamu tumbuh kembali? Kl : Gimana ya Bu, mereka saja tidak pernah Merasa bangga dengan mendekati saya, lebih baik saya berteman keadaan yang dihadapi. dengan teman-teman yang sekarang saja. Meski motifasi belajar saya kurang, saya tetap senang.Kon : Saya memahami apa yang anda rasakan. ( interpretasi )menasehati dan mengambil inisiatif Menjelaskan dengan “mungkin hal ini sesuatu yang tidak nada rendah. Empati atau ketermapilan menafsirkan mengenakkan bagi kamu. Seperti menyapa terlebih dahulu pada teman- teman kamu, karena tidak tahu apakah mereka akan balasa menyapa kamu?, oleh karena itu cobalah mencari kesempatan atau cara lain agar perasaan kamu lebih lega karena terbebas dari beban yang membingungkan. “ memang itu kelihatan sulit, tapi apabila kamu mau mencobanya siapa tahu mereka bisa dekat denganmu?. Kl : Mungkin....benar juga kata Ibu. E Klarifikasi MasalahKon/ Dialog Verbal Non Verbal Keterampilan KlKon : Begini Rahma...! situasinya apabila kita Postur tubuh lebih gambarkan sebagai berikut., prestasi dekat dengan klien. kamu sekarang sedang menurun, Menerangkan sedangkan dahulu sebelum kelas XI kamu selalu mendapatkan nilai bagus, kamu kesulitan belajar karena diajak teman bermain. Padahal kamu juga ingin menjadi siswa yang rajin dan berprestasi. ii
  9. 9. Kon : Dan ketika ada teman yang lain yang menurut kamu dapat memotifasi kamu untuk belajar, seakan-seakan mereka tidak mau berteman dengan kamu. “ demikian maksudnya bukan”?.Kl : Ya Bu... memang betul demikian!!!! ii
  10. 10. Kon/ Dialog Verbal Dialog Non Verbal Kl KeterampilanIII. Tahap Pembentukan Tujuan Dan Strategi A. Menentukan Apakah Tujuan Yang Di Inginkan.Kon : Rahma, tampaknya bagi saya inilah yang Menyimpulkan dapat kita selesaikan bersama dan munkin dapat memperbaiki situasi?, maukah kamu mencobanya? B. Tujuan Umum Kl : Ya saya harap begitu...!!!!Kon : Baiklah..!!!! C. Menetapkan Tujuan Yang Di Inginkan Kl : Maksud Ibu, misalnya mencari teman lain yang dapat memotivasi saya untuk belajar ?Kon : Ya....., itu hanya saran saja. Mungkin dengan demikian, kamu akan lebih termotivasi untuk belajar tanpa harus meninggalkan teman anda yang lain. Kl : baiklah Bu... memang seharusnya saya berteman dengan anak-anak yang dapat memotivasi saya belajar.Kon : Nah.. begitulah!!! Jadi apa yang sebenarnya ingin kamu capai untuk masa yang akan datang, seperti meningkatkan motivasi belajar anda, membina persahabatan yang baik tanpa harus ada yang di tinggalkan. Kl : Apakah saya, bisa Bu......??? ii
  11. 11. D. Konselor Akan Menangani KasusKon : Saya Memahami apa yang sedang kamu rasakan? Hal ini nampaknya sangatlah sulit, mungkin kamu tidak dapat langsung melakukannya. Tapi saya yakin “ niat yang baik akan dibalas dengan baik pula.E. Menetapkan Tujuan KasusKon : Baiklah sekarang kita dapat langsung mulai menyusun rencana yang akan dilaksanakan, marilah kita berubah dari Tujuan umum ke Tujuan Khusus untuk konseling.Kl : Ya bu.... tapi rasanya saya belum yakin!!Kon : Baiklah saya akan mengusulkan satu tujuan dan saya harap tujuan ini dapat kamu terima misalnya: kamu di ahkir semester ini emncoba berhubungan dengan yang dapat meningkatkan motifasi belajar kamu, tanpa harus meninggalkan teman yang lainnya. Merencanakan Setalah itu kamu dapat melihat hasilnya sendiri, apakah itu baik untuk kamu atau tidak?Kl : Baiklah Bu... saya akan mencobanya.Kon : Nah.. Begitu lebih baik!!, kita dapat Dengan Tersenyum merumuskan apa yang di maksud dengan mencari alternatif lain untuk giat belajar dengan menjalin persahabatan yang baik. Merasa lega denganKl : Ya Bu... saya mengerti, mungkin hal itu wajah yang ceria merupakan cara yang terbaik.Kon : ya, baiklah agaknya kita berdua sudah Mengakhiri Konseling melaksanakan sesuatu yang penting hari ini. Kita telah membicarakan masalah anda secara jelas. Sebelum kita ahkiri konseling ini, apakah kamu punya pertanyaan mengenai apa yang telah kita bicarakan hari ini? ii
  12. 12. Kl : Saya kira tidak Bu..., justru saya ingin segera merubah perasaan ini.Kon : saya harap demikian Rahma, sekarang dapatkah kita merencanakan pertemuan kita yang akan datang?Kl : ya... baiklah Bu.!Kon : Nah kalau begitu sebelum kamu meninggalkan ruangan ini, jangan lupa mengerjakan sesuatu yang menurut kamu baik sebelum kamu bertemu lagi dengan saya. Saya harap kamu dapat meningkatkan motivasi belajar kamu sehingga dapat meraih prestasi seperti dahulu, apakah kamu bisa melakukannya?Kl : Insya Allah Bu......!Kon : Baiklah, saya merasa senang sekali bahwa dalam pertemuan kita kali ini kamu ingin mencoba langkah – langkah baru dalam berperilaku.Kl : Ya Bu.... saya merasa lega dan akan mencobanya...., terima kasih bu...., Asallamualaikum ....Kon : Wasalamualikum...wr. wb. ii
  13. 13. BAB III PENUTUPA. KESIMPULAN. Dalam praktek konseling ini kami mengangkat permasalahan mengenai turunnya presatasi siswa kelas XI. Disebabkan kurangnya motivasi belajar dan pergaulan yang salah. Dalam permasalahan tersebut kami mencoba untuk mengatasinya dengan pendekatan Behaviorisme. Behaviorisme adalah suatu yang dipelajari dari situasi dan lingkungan yang berarti tingkah laku manusia di peroleh dari proses belajar dan dapat di ubah dengan prinsip- prinsip belajar pula.B. SARAN. Sesungguhnya makalah ini masih jauh dari sempurna sehingga kami mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca. ii
  14. 14. DAFTAR PUSTAKA Nursalim, Muhammad. 2005. Keterampilan Dasar Konseling, Mojokerto; OffsetMapan. Thohirin, Muhammad. 2007. Bimbingan dan Konseling di Sekolah dan Madrasah,Jakarta; PT. Raja Crafindo Persada. Lesmana, Jeanette Murad. 2005. Dasar-Dasar Konseling, Jakarta; UniversitasIndonesia ii
  15. 15. KATA PENGANTAR Alhamdulillah segala puji dan syukur kami ucapkan kepada Allah SWT. Yang telahmencurahkan rahmat, nikmat, hidayah serta inayahnya sehingga kami dapat menyelesaikantugas yang berjudul “LAPORAN PRAKTIK KETERAMPILAN KOMUNIKASIKONSELING”, tepat pada waktunya. Tidak lupa kami ucapkan banyak terima kasih kepada Dosen pembimbing, karenabeliau telah memberikan waktunya untuk memberikan waktunya untuk memberi pengetahuanpada kami sehingga makalah kami dapat terselesaikan. Dan semoga makalah ini dapatbermanfaat bagi kita semua. Akhir kata penyusun ingin meminta maaf apabila ada kesalahan dalam penyusunanmakalah ini. Kami sebagai penyusun menyadari, bahwa masih banyak sekali kekurangan-kekurangan dalam penyusunan makalah ini atau dapat dikatan masih jauh dari sempurna,karena kami juga manusia yang tak luput dari kesalahan. Untuk itu penyusun sangat berharapadanya kritik dan saran yang membangun dari para pembaca, demi kesempurnaanya makalahini di masa yang akan datang. Bojonegoro, 19 Mei 2012 Penyusun ii
  16. 16. DAFTAR ISIHALAMAN JUDULKATA PENGANTAR ..................................................................................................... iDAFTAR ISI .................................................................................................................... iiBAB I ................................................................................................................................ 1 A. IDENTITAS KONSELI ....................................................................................... 1 B. DESKRIPSI PERMASALAHAN ....................................................................... 1 C. PENDEKATAN DAN STRATEGI PENYELESAIAN ..................................... 1BAB II ................................................................................................................................ 2 A. RUJUKAN MASALAH ........................................................................................ 2 I. Tahap Pembinaan Hubungan ............................................................................ 2 II. Tahap Pembahasan Masalah ............................................................................. 4 a. Identifikasi Masalah ................................................................................... 4 b. Menyeleksi Masalah Untuk Konseling ...................................................... 4 c. Identifikasi Komponen Permasalahan ....................................................... 4 c.1 Situasi ................................................................................................... 7 c.2 Waktu / Tempo ..................................................................................... 7 c.3 Respon dan Situasi ............................................................................... 7 d. Identifikasi Penguat ................................................................................... 8 e. Klarifikasi Masalah ..................................................................................... 8 III. Tahap Pembentukan Dan Tujuan Strategi ......................................................... 10 a. Menentukan Apakah Tujuan yang Diinginkan ........................................... 10 b. Tujuan Umum ............................................................................................. 10 c. Menetapkan Tujuan yang Di Inginkan ....................................................... 10 d. Konselor Akan Menangani Kasus .............................................................. 11 e. Menetapkan Tujuan Kasus .......................................................................... 11BAB III PENUTUP ........................................................................................................... 13 A. KESIMPULAN ...................................................................................................... 13 B. SARAN ................................................................................................................. 13DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................................ 14 ii
  17. 17. ii
  18. 18. “LAPORAN PRAKTIK KETERAMPILAN KOMUNIKASI KONSELING” Dosen Pembimbing : IDA SALASA NINGSIH S.Pd.Kons. Nama Kelompok : 1. Eka Istiani 2. Nazilul FadillahPROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM ATTANWIR TALUN SEUMBERREJO BOJONEGORO 2012 ii

×