Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

New_Jenis_Kepribadian_Rusli_44310001

467 views

Published on

Etika dan Profesi

Published in: Self Improvement
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

New_Jenis_Kepribadian_Rusli_44310001

  1. 1. L.O.G.O Rusli 443 10 001 Politeknik Negeri Ujung Pandang Etika Profesi >> Pengembangan Kepribadian 5/24/2014 1
  2. 2. •NIM : 443 10 001 • Kelas : 4 D4 Mesin • Jurusan : Teknik Mesin • Program Studi : D4 Teknik Mesin • Pendidikan : Politeknik Negeri Ujung Pandang • SDN MIN Bonto Sunggu • Madrasah Tsanawiyah Lempangan • SMK Teknologi Somba Opu • Organisasi • KAMUPI • HMM • Alamat : Jalan Poros Limbung – Gowa • Saudara : 8 orang • Anak ke- : 5 • Motto : “Guru kencing berdiri, murid kencing berlari” • Personality self : Phlegmatis Biodata pemateri Rusli 5/24/2014 2
  3. 3. Contents of Material Personality Pada kesempatan ini kami akan membawakan presentasi tentang kepribadian dimana subpokok bahasan yang akan dibahas ada 3 seperti berikut ini: Jenis-jenis kepribadian seperti sanguinis, koleris, melankolis, phlegmatis Faktor-faktor pembentuk kepribadian, faktor perkembangan diri, penghambat kepribadian Analisis kepribadian kepribadian diri sendiri melalui konsep jendela Johari (Johari window) Jendela Johari Pembentuk Jenis Kepribadian 5/24/2014 3
  4. 4. Kepribadian Menurut Hall dan Lindzey dalam Koswara (1991) mengemukakan bahwa teori kepribadian adalah sekumpulan anggapan-anggapan ata konsep-konsep mengenai tingkah laku manusia yang satu sama lain saling berkaitan. Teori kepribadian disusun sedemikian rupa agar para pemakai dapat menggunakannya untuk keperluan empiris maupun praktis. • Macam-macam teori kepribadian Para ahli psikologi memberikan pandangan tentang terbentuknya kepribadian seseorang yaitu teori nurture, teori nature,dan teori konvergensi. • Teori perkembangan manusia Menurut Mustaqim dan Abdul Wahid (1991:33) ada beberapa teori tentang terbentuknya perkembangan manusia yaitu teori nativisme, empirisme, naturalisme, rekapitulasi dan konvergensi • Fungsi teori kepribadian Fungsi pertama adalah fungsi deskriptif (menguraikan atau menerangkan secara sistematis), fungsi kedua adalah fungsi prediktif (meramalkan) hal ini bertujuan agar konsep-konsep tersebut dapat diuji secara empiris dengan kemungkinan diterima atau tidak. Teori Kepribadian 5/24/2014 4
  5. 5. 01. Jenis-jenis Kepribadian Ada 4 jenis kepribadian 5/24/2014 5
  6. 6. Banyak orang tidak menyadari akan dirinya dan bahkan tidak tahu dari kepribadian yang bermacam-macam yang dimiliki setiap orang, kepribadian (Personality) dapat dibaca dari setiap gerak gerik kejiwaan seseorang itu sendiri, contoh sifat periang, pemimpin, pesedih, pendiam dsb. SANGUINIS KOLERIS MELANKOLIS PHLEGMATIS Jenis-jenis kepribadian dari segi tipe dan ciri emosi seseorang, ada 4 yaitu 4IS >> Jenis-jenis Kepribadian 5/24/2014 6
  7. 7. Jenis-jenis Kepribadian 1  Periang  Optimis  Menghidupkan Suasana  Humoris  Banyak Berbicara  Antusias  Penuh Semangat  Penampilan Menarik  Penuh Rasa Ingin Tahu  Tidak Pendendam Sanguinis sifat kejiwaan yang cenderung 'Always Happy' dalam bersikap, optimis dan penuh semangat dengan sifat yang ramah, dia selalu menghidupkan suasana dalam lingkungannya, berbagi cerita, selalu periang dan antusias dalam bertindak, penampilannya yang menarik dan humoris. Biasanya orang yang memiliki kepribadian ini disukai banyak orang. Namun ada kelemahan dari sifat sanguinis yaitu, selalu banyak berbicara dan terkadang orang sanguinis itu pelupa. Seorang sanguinis memiliki ciri-ciri sebagai berikut : SANGUINIS 1. Jenis-jenis Kepribadian 5/24/2014 7 Ciri-ciri Sanguinis
  8. 8. Jenis-jenis Kepribadian 1 Fisik  Matanya selalu berkaca- kaca seraya ingin tersenyum  Mata yang selalu melihat pada respon positif dan humoris  Pandangan mata yang ceria, segar dipandang setiap orang  Wajahnya tergambarkan kesenangan tanpa beban,  Espresif dan Energik dalam pergerakkan bahasa tubuh  Daya tangkap, Cekatan dan daya pendengaran yang cukup baik Ciri-ciri emosional 1. Jenis-jenis Kepribadian 5/24/2014 8 2 Tindakan  Responsif, Idealis, Solidaritas  Senang Berkumpul  Susah untuk bisa menutup rahasia  Senang dalam bersenda gurau, bercanda  Partisipatif dan Aktif  Aktif Berbicara  Menghidupkan Suasana  Selalu ingin dipuji orang  Mudah bergaul  Mudah untuk menyesuaikan kondisi dan situasi
  9. 9. Jenis-jenis Kepribadian Kelemahan Sanguinis 1. Jenis-jenis Kepribadian 5/24/2014 9 Kelemahan  Terlalu banyak bicara (bicaralah seperlunya, to the point komentarnya)  Egois (perasalah terhadap perasaan orang lain, belajarlah mendengarkan)  Mudah lupa (belajar catat sesuatu agar tidak lupa)  Kurang disiplin (pintar-pintarlah ngatur waktu)  Kurang dewasa (ingat umur ^_^) Kelemahan Sanguinis
  10. 10. Jenis-jenis Kepribadian Biasanya sifat Koleris ini jenis sifat kejiwaan yang benar-benar diuntungkan untuk menjadi seorang pemimpin yang bijak. Seorang kolerik memiliki kemauan keras dalam mencapai sesuatu. Ia seorang yang berapi-api, begitu aktif, praktis, cekatan dan mandiri, dan sangat independen. Ia cenderung bersikap tegas dan pendirian keras dalam mengambil keputusan bagi dirinya sendiri dan orang lain. Ia tipe orang yang suka dengan aktivitas. Ia tidak perlu dirangsang oleh lingkungannya, tetapi ia yang merangsang lingkungannya tersebut dengan ide-idenya yang tidak pernah berakhir rancangan, sasaran dan ambisinya. Ia bukan tipe yang gampang menyerah terhadap tekanan dari orang lain bahkan tekanan tersebut justru membuat dia makin maju. KOLERIS 1. Jenis-jenis Kepribadian 5/24/2014 10
  11. 11. Jenis-jenis Kepribadian Koleris 1. Jenis-jenis Kepribadian 5/24/2014 11 Ciri-ciri Koleris  Emosional  Berbakat memimpin  Dinamis, aktif  Sangat memerlukan perubahan  Harus memperbaiki kesalahan  Berkemauan kuat dan tegas  Tidak emosional dalam bertindak  Tidak mudah patah semangat  Bebas dan mandiri  Penuh keyakinan Kelemahan  Terkadang suka nyepelein orang lain  Harus terkendali  Tidak begitu membutuhkan seorang teman.
  12. 12. Jenis-jenis Kepribadian Melankolis merupakan temperamen yang paling kaya. Ia memiliki rasa seni yang tinggi. Kemampuan analitis yang kuat, perfeksionis, sensitif, berbakat dan rela berkorban. Pribadi Melankolis adalah orang yang introvert tapi apabila ia sedang berada dalam puncak suka cita ia bisa saja menjadi lebih ekstrovert. Pribadinya yang sangat perfeksionis cenderung membuatnya sering menyalahkan diri sendiri dan menjadi rendah diri padahal ia adalah seseorang yang memiliki daya analitik yang hebat yang mampu memperhitungkan bahaya, halangan dalam setiap proyek secara akurat. Perasaan mereka yang peka dan sensitif juga dapat membuat mereka jadi pendendam dan sering terlihat murung. MELANKOLIS 1. Jenis-jenis Kepribadian 5/24/2014 12
  13. 13. MelankolisMelankolis Jenis-jenis Kepribadian Melankolis 1. Jenis-jenis Kepribadian 5/24/2014 13 Ciri-ciri Melankolis  Perfeksionis  Perasa  Sensitif  Analitis  Serius dan Tekun  Suka Berkorban  Idealis  Berbakat dan Kreatif Kelemahan  Tertekan karena ketidaksempurnaan  Merendahkan diri sendiri  Sulit disenangkan  Cepat pesimis
  14. 14. Jenis-jenis Kepribadian Merupakan seseorang yg memiliki sifat alamiah pendamai, tidak suka kekerasan, merupakan orang yang mudah diajak bergaul, ramah, dan menyenangkan. Ia adalah tipe orang yang bisa membuat sekelompok orang tertawa terbahak-bahak oleh humor keringnya. Merupakan pribadi yang konsisten, tenang, dan jarang sekali terpengaruh dengan lingkungannya, tidak pernah terlihat gelisah. dibalik pribadinya yang dingin dan malu-malu, Sesungguhnya ia memiliki kemampuan untuk dapat lebih merasakan emosi yang terkandung oleh sesuatu. Karena sifatnya yang menyukai kedamaian dan tidak suka pertikaian, ia cenderung menarik diri dari segala keterlibatan. PHLEGMATIS 1. Jenis-jenis Kepribadian 5/24/2014 14
  15. 15. Jenis-jenis Kepribadian Phlegmatis 1. Jenis-jenis Kepribadian 5/24/2014 15 Ciri-ciri Phlegmatis  Cinta Damai  Introvert  Pasif  Konsisten  Penjaga Rahasia yg baik  Cool (bersikap dingin)  Pemalu  Dibalik Layar (penonton) Kelemahan Phlegmatis  Membutuhkan kenyamanan suasana hati, bila ada zona tertentu yang membuatnya tidak bisa mengeluarkan sosok kemampuan yang ada pada dirinya.  Orang Phlegmatis cenderung pencari selamat, mereka sangat tidak ingin mendapatkan malu.
  16. 16. Ada 3 macam faktor pembentuk kepribadian dan 2 faktor yg menghambat. 02. Faktor Pembentuk Kepribadian 5/24/2014 16
  17. 17. Faktor-faktor yang membentuk kepribadian Bawaan Faktor pembentuk karena bawaan dari lahir; diturunkan dari orang tua Pengaruh dari luar diri seseorang, lingkungan dimana seseorang itu bergaul Lingkungan Gabungan antara faktor bawaan dengan faktor lingkungan Gabungan 2. Faktor-faktor Pembentuk Kepribadian Faktor Pembentuk Kepribadian 5/24/2014 17
  18. 18. 2. Faktor-faktor Pembentuk Kepribadian 5/24/2014 18 Faktor Bawaan unsur bawaan dari seseorang yang menentukan ciri fisik utamanya seperti warna kulit, mata, muka dsb. Selain itu juga kecenderungan-kecenderungan dasar seperti kepekaan dan penyesuaian diri .  Rambut ikal seorang anak karena ada orang tuanya yang berambut ikal  Bakat anak diturunkan dari orang tuanya  Potensi diri anak (IQ) . Faktor Pembentuk Kepribadian
  19. 19. 2. Faktor-faktor Pembentuk Kepribadian 5/24/2014 19 Faktor Bawaan Faktor Lingkungan Kepribadian seseorang dapat terbentuk melalui lingkungannya, dimana dan dengan siapa dia bergaul (gaya hidup). Faktor lingkungan tersebut seperti sekolah, tempat bermain, atau lingkungan sosial/budaya seperti teman, guru dsb. .  Perluasan wawasan terbentuk melalui pendidikan formal/informal  Perluasan wawasan terbentuk melalui pergaulan/perjalanan Faktor Pembentuk Kepribadian
  20. 20. 2. Faktor-faktor Pembentuk Kepribadian 5/24/2014 20 Faktor Bawaan Faktor Lingkungan Interaksi Bawaan dan Lingkungan Kepribadian seseorang juga dapat terbentuk dari gabungan antara faktor bawaan dan lingkungannya. Interaksi antara bawaan dan lingkungan akan menyebabkan timbulnya perasaan AKU/DIRIKU dalam diri seseorang. Jika seorang anak di masa kecilnya sering dipukul maka cenderung pada saat dewasa menjadi kejam/sadis. Faktor Pembentuk Kepribadian
  21. 21. Konsep diri atau perkembangan diri individu dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain : 2. Faktor-faktor Pembentuk Kepribadian Faktor Pembentuk Kepribadian 5/24/2014 21 Konsep Diri  Harapan dari orang tua  Keadaan fisik seseorang  Sikap anggota keluarga  Kematangan biologis  Pengaruh media massa  Kesempatan menempuh pendidikan  Tuntutan sekolah  Agama dan kepercayaan  Pengaruh dan pendapat teman  Keadaan ekonomi keluarga  Masalah keluarga  Sikap teman sebaya
  22. 22. 2. Faktor-faktor Pembentuk Kepribadian 5/24/2014 22 Perkembangan individu pd masing-masing Masa pertumbuhan
  23. 23. 2. Faktor-faktor Pembentuk Kepribadian 5/24/2014 23 Perkembangan individu pd masing-masing Masa pertumbuhan Teman sebaya Guru Orang tua Saudara Kanak” Lingkungan
  24. 24. 2. Faktor-faktor Pembentuk Kepribadian 5/24/2014 24 Perkembangan individu pd masing-masing Masa pertumbuhan Dewasa Majikan Lingkungan Pasangan hidup Anak Orang tua Teman Teman sebaya Guru Orang tua Saudara Kanak” Lingkungan
  25. 25. 2. Faktor-faktor Pembentuk Kepribadian 5/24/2014 25 Perkembangan individu pd masing-masing Masa pertumbuhan Pasangan hidup Tua Anak Tetangga Cucu Dewasa Majikan Lingkungan Pasangan hidup Anak Orang tua Teman Teman sebaya Guru Orang tua Saudara Kanak” Lingkungan
  26. 26. Pengha mbat Diri sendiri Lingkung an Adapun faktor yang dapat menghambat terbentuknya kepribadian seseorang ada 2 macam yaitu : 2. Faktor-faktor Pembentuk Kepribadian Faktor Penghambat Kepribadian 5/24/2014 26 Attention !!! Attention !!!
  27. 27. Pengha mbat Diri sendiri Lingkung an  Tidak ada tujuan hidup yang jelas  Kurang motivasi atau penilaian negative terhadap diri  Tidak mau menilai diri, takut menerima kekurangan/kelemahan  Usia, missal usia muda adalah usia produktif Faktor penghambat yang berasal dari lingkungan terutama pada saat sekarang ini disebabkan oleh latar belakang sosial budaya, misalnya :  Sistem yang dianut  Tradisi atau budaya 2. Faktor-faktor Pembentuk Kepribadian Faktor Penghambat Kepribadian 5/24/2014 27
  28. 28. Pengha mbat Lingkung an  Sistem yang dianut  System yang berlaku dalam lingkungan seperti pendidikan, tempat tinggal, pekerjaan, menjadi penghambat tersendiri, misalnya system kesenioritasan yang berlaku dalam jenjang kepangkatan di lingkungan pekerjaan.  Tradisi atau budaya  Tanggapan , sikap, atau kebiasaan dalam suatu lingkungan yang berupa tradisi/kebisaan, misalnya peran wanita adalah untuk mengurus rumah tangga. 2. Faktor-faktor Pembentuk Kepribadian Lanjutan 5/24/2014 28
  29. 29. Jendela Johari 04. Self Analitics 5/24/2014 29
  30. 30. Jendela Johari Pentingnya mengenal diri sendiri 4. Jendela Johari 5/24/2014 30 Pribadi Manusia terbentuk dari pengalamannya berhubungan dengan orang lain sejak lahir sampai akhir hayatnya. Manusia adalah makhluk sosial, selalu berhubungan dengan orang lain secara naluriah, dan dari hubungan ini tumbuh kembanglah dia. Pribadi dapat diibaratkan sebagai sebuah jendela dengan tirai yang menutupinya. Pribadi itu seolah-olah sembunyi dibalik tirai. Akan tetapi jika kita singkap, maka akan terlihat sebuah jendela, dengan empat bidang.
  31. 31. Jendela Johari Pentingnya mengenal diri sendiri 4. Jendela Johari 5/24/2014 31 Mengenali diri sendiri adalah langkah awal dari proses penciptaan diri. Proses pengungkapan diri (self-disclosure) dan meminta umpan balik (feedback) dalam model Jendela Johari ini dapat dilakukan ketika berinteraksi dengan orang lain sebagai jalan untuk membuka cakrawala tentang diri. Dengan mengenali diri sendiri, manusia mengetahui apa yang diri rasakan dan alasan diri berperilaku. Pemahaman terhadap diri akan memberikan kesempatan untuk merubah hal-hal yang ingin diubah, secara sadar dan aktif menciptakan kehidupan yang diri inginkan. Mengetahui kelebihan dan kekurangan diri dapat membantu seseorang menentukan strategi hidup untuk mendapatkan tujuan hidupnya. Tanpa tahu diri sendiri, penerimaan dan perubahan diri menjadi hal yang tidak memungkinkan.
  32. 32. Jendela Johari Pentingnya mengenal diri sendiri 4. Jendela Johari 5/24/2014 32 Proses mengenal diri dapat dilakukan tidak hanya dengan mencoba mengamati dan mengerti diri sendiri namun dapat melalui interaksi yang dilakukan dengan orang lain. Asumsi inilah yang membawa Joseph Luft dan Harrington Ingham, mengembangkan konsep Johari Window sebagai perwujudan bagaimana seseorang berhubungan dengan orang lain yang digambarkan sebagai sebuah jendela. Jendela tersebut terdiri dari matrik 4 sel, masing- masing sel menunjukkan daerah self (diri) baik yang terbuka maupun yang disembunyikan. Keempat sel tersebut adalah daerah publik, daerah buta, daerah tersembunyi, dan daerah yang tidak disadari. Berikut ini disajikan gambar ke 4 sel tersebut.
  33. 33. Keduanya tdk tahu Kuadran 4 (Unconcious Area) Baik diri sendiri maupun orang lain tidak tahu Orang lain tdk tahu Kuadran 3 (Hidden Area) Tahu tentang diri sendiri tapi orang lain tdk tahu Tdk tahu ttg diri Kuadran 2 (Blind Area) Tidak tahu diri sendiri tapi orang lain tahu Kuadran 1 (Open Area) Tahu ttg diri Tahu tentang diri sendiri dan orang lain Jendela Johari 4. Jendela Johari 5/24/2014 33 Johari window
  34. 34. Jendela Johari 4. Jendela Johari 5/24/2014 34 Kuadran 1 (Open Area) Tahu ttg diri Pengertian informasi tentang diri kita yang diketahui oleh orang lain seperti nama, jabatan, pangkat, status perkawinan, lulusan mana, dll. Ketika memulai sebuah hubungan, kita akan menginformasikan sesuatu yang ringan tentang diri kita. Makin lama maka informasi tentang diri kita akan terus bertambah secara vertical sehingga mengurangi hidden area. Makin besar open area, makin produktif dan menguntungkan hubungan interpersonal kita. Tahu tentang diri sendiri dan orang lain
  35. 35. Jendela Johari 4. Jendela Johari 5/24/2014 35 Pengaruh Jendela ini bisa dibilang sisi dimana hubungan kita dan orang lain berjalan dengan lancar, bebas hambatan. Soalnya, kedua pihak saling mengenal dengan baik dan punya banyak informasi tentang dirinya masing masing. Komunikasi yang lancar ini membuat konflik jadi gampang dihindari. Misalnya, anak buah kita di OSIS nggak ragu untuk curhat tentang masalahnya kepada kita, karena mereka percaya bahwa kita bisa diandalkan dan bisa memberi solusi yang bagus..
  36. 36. Jendela Johari 4. Jendela Johari 5/24/2014 36 Tdk tahu ttg diri Kuadran 2 (Blind Area) Pengertian yang menentukan bahwa orang lain sadar akan sesuatu tapi kita tidak. Misalnya bagaimana cara mengurangi grogi, bagaimana caranya menghadapi dosen A, dll. Sehingga dengan mendapatkan masukan dari orang lain, blind area akan berkurang. Makin kita memahami kekuatan dan kelemahan diri kita yang diketahui orang lain, maka akan bagus dalam bekerja tim. Attention !!! Tidak tahu diri sendiri tapi orang lain tahu
  37. 37. Jendela Johari 4. Jendela Johari 5/24/2014 37 Pengaruh kedua belah pihak tahu apa- apa saja ttg pasangannya, namun, kurangnya komunikasi bisa hancurin hubungan itu. Apalagi salah ambil langkah. misal, si El tahu kalau si Al orangnya sok tahu, tapi saking setianya si El tidak jujur kalau sebenernya ia gerah sama sifat satu itu. Karena itu, si El ninggalin si Al tanpa keterangan. Attention !!!
  38. 38. Jendela Johari 4. Jendela Johari 5/24/2014 38 Orang lain tdk tahu Kuadran 3 (Hidden Area) Pengertian informasi yang kita tahu tentang diri kita tapi tertutup bagi orang lain. Informasi ini meliputi perhatian kita mengenai atasan, pekerjaan, keuangan, keluarga, kesehatan, dll. Dengan tidak berbagi mengenai hidden area, biasanya akan menjadi penghambat dalam berhubungan. Hal ini akan membuat orang lain miskomunikasi tentang kita, yang kalau dalam hubungan kerja akan mengurangi tingkat kepercayaan orang Attention !!! Tahu tentang diri sendiri tapi orang lain tdk tahu
  39. 39. Jendela Johari 4. Jendela Johari 5/24/2014 39 Pengaruh sisi yang ada pada area ini hanya akan merugikan satu pihak saja, yaitu pihak yang selalu menyembunyikan informasi tentang dirinya. Soalnya, pihak ini nggak suka ada orang lain ikut campur dalam masalahnya, biasanya orang ini banyak tertekan karena kemisteriusannya. Akibatnya, orang ini hanya merangkul wawasan tentang diri sendiri, wah, pasti kalau ditanya hari ulang tahun salah satu teman di kelasnya dia bakal ????? Attention !!!
  40. 40. Jendela Johari 4. Jendela Johari 5/24/2014 40 Keduanya tdk tahu Kuadran 4 (Unconcious Area) Pengertian informasi yang orang lain dan juga kita tidak mengetahuinya. Sampai kita dapat pengalaman tentang sesuatu hal atau orang lain melihat sesuatu akan diri kita bagaimana kita bertingkah laku atau berperasaan. Misalnya ketika pertama kali seneng sama orang lain selain anggota keluarga kita. Kita tidak pernah bisa mengatakan perasaan “cinta”. Jendela ini akan mengecil sehubungan kita tumbuh dewasa, mulai mengembangkan diri atau belajar dari pengalaman Attention !!! Baik diri sendiri maupun orang lain tidak tahu
  41. 41. Jendela Johari 4. Jendela Johari 5/24/2014 41 Pengaruh wah, basa basi tentang pengaruhnya, memang misteri! Karena kita sendiri nggak tahu apa yang jadi misteri. Yang jelas terbukanya jendela misteri ini merupakan suatu jalan menuju masa depan cerah, seperti yang tertera di atas… kitapun jadi bisa koreksi diri lebih dalam lagi. Attention !!!
  42. 42. Jendela Johari Sehingga kita mendapatkan area A menjadi lebih luas 4. Jendela Johari 5/24/2014 42 Tahap pertama yaitu Pengungkapan diri (self disclosure). Pada tahap ini kita mempersempit area C Tahap kedua yaitu umpan balik (feedback). Pada tahap ini kita mempersempit area B
  43. 43. Jendela Johari 4. Jendela Johari 5/24/2014 43 Perhatikan gambar berikut
  44. 44. Jendela Johari Contoh Kasus 4. Jendela Johari 5/24/2014 44 Rusli, cowok pemalu, ia agak sulit menjalin hubungan. Sangat jarang ia dapat menceritakan perasaannya, keinginan, dan fikiran-fikiran yang ada pada dirinya. Akibatnya, ia kurang dikenal oleh teman pergaulannya. Mungkin Rusli mempunyai daerah publik (A) yang kecil, sedangkan daerah yang tersembunyi lebih besar (C). Disisi lain Kim Tan mempunyai daerah buta yang lebih besar (B), sebab kelebihannya sendiri tidak disadarinya atau dilihat orang lain. Semakin luas daerah A dapat dikatakan seseorang mempunyai konsep diri yang positif. Ia tahu, baik dalam kuantitas maupun kualitas, kekuatan dan kelemahan dirinya. Orang semakin bebas untuk menentukan langkahnya, topeng-topeng yang dipakainya semakin terkuak dan ditinggalkannya. Ia menjadi pribadi yang matang, percaya diri, tidak takut menghadapi kegagalan, dan siap mengahadapi tantangan.
  45. 45. Thank You!! R u s _ L y A l a f a s y L.O.G.O 5/24/2014 45

×