Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Pengantar organisasi dan manajemen perusahaan industri

17,586 views

Published on

Pengantar organisasi dan manajemen perusahaan industri. Download slide di http://rumah-belajar.org

Published in: Education, Business
  • Sex in your area is here: ♥♥♥ http://bit.ly/2Qu6Caa ♥♥♥
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Dating for everyone is here: ♥♥♥ http://bit.ly/2Qu6Caa ♥♥♥
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Pengantar organisasi dan manajemen perusahaan industri

  1. 1. ORGANISASI danMANAJEMEN PERUSAHAAN INDUSTRI
  2. 2. Download slide di http://rumah-belajar.org 2
  3. 3. MATERI PENGANTAR Konsep Dasar Manajemen: Persoalan Dasar Manajemen, Kinerja Manajemen, Pendekatan Manajemen, Tingkat Manajemen, Keterampilan Manajer, Tugas dan Fungsi Manajer, Peran Manajer, Atribut Manajemen Fungsi-fungsi Manajemen: Planning, Organizing, Actuacting, Controling Evolusi Teori Manajemen: Teori Klasik, Teori Neo-Klasik, Teori Modern 3
  4. 4. PENGANTARPersoalan Dasar Manajemen: Ketidakpastian: informasi yang tidak lengkap mengenai masa depan Keterbatasan: keterbatasan sumber dayaKinerja Manajemen (Drucker): Eficiency: hubungan input-output  menghasilkan dengan sumber-sumber yang ekonomis (doing things right) Efectiveness: kemampuan untuk menentukan tujuan serta kemampuan untuk mencapainya (doing the right things) 4
  5. 5. PENGANTARLevel Management: First line manager (foremen, supervisor) : memerintahkan para pelaksana Middle manager : memerintah first line manager, menjabarkan strategi & kebijaksanaan perusahaan dalam kegiatan operasional Top manager : bertanggung jawab atas seluruh manajemen perusahaan, merumuskan strategi & policy perusahaan 6
  6. 6. KETERAMPILAN MANAJER (KATZ, 1955 & MANN, 1965) Keterampilan Konseptual (Conceptual skill) : analitik, berpikir logis, membuat konsep, hubungan kompleks, ambiguous, pemecahan masalah, analisa/antisipasi perubahan Keterampilan Interpersonal (Human skill) : perilaku manusia, proses interpersonal, memahami perasaan, sikap, motif orang lain, berkomunikasi, membuat hubungan kooperatif Keterampilan Teknis (Technical skill) : metoda, proses, prosedur, menggunakan alat, mengoperasikan peralatan 7
  7. 7. KETERAMPILAN MANAJER (KATZ, 1955 & MANN, 1965) CONCEPTUALTOP SKILLMANAGERMIDDLE HUMAN SKILLMANAGERSUPERVISOR TECHNICAL SKILL 8
  8. 8. TUGAS DAN FUNGSI MANAJERMemahami misi, visi perusahaan (arah dan ruang gerak bisnis)Mengantisipasi keadaan dan persoalan masa depanMenentukan tujuanMenentukan alternatif tindakanMemastikan ketersediaan sumber dayaMengendalikan penggunaan sumber dayaSiap menghadapi kontingensi (ketidakpastian) 9
  9. 9. PERAN MANAJER (MINTZBERG) Peran Interpersonal: meningkatkan efektivitas kelompok Figure head: memiliki peran untuk tampil pada acara formal atau melaksanakan tugas sosial Leader: bertanggung jawab untuk memotivasi dan mengarahkan bawahan Liasion: menjaga hubungan dengan pihak yang terkait dan menyediakan informasi 10
  10. 10. PERAN MANAJER (MINTZBERG)Peran Informasional: menerima dan mengkomunikasikaninformasi Desiminator: menyalurkan informasi kepada yang membutuhkan (informasi yang dikirimkan dapat saja telah ditafsirkan oleh manajer ybs.) Monitor: mencari dan menerima informasi Spoke person: menyampaikan tentang kebijakan strategi serta rencana perusahaan 11
  11. 11. PERAN MANAJER (MINTZBERG)Peran Pengambilan Keputusan: menentukan pilihan &mengambil tindakan Entrepreneurs: mencari peluang bisnis untuk memulai proyek baru atau proyek perbaikan untuk perubahan Disturbance Handler: mengambil tindakan koreksi bila terjadi penyimpangan Resources Allocator : menentukan alokasi sumber daya, menyusun jadwal dan anggaran, menentukan prioritas Negosiator: melakukan proses negosiasi (kontrak, penjualan, pembelian, anggaran) 12
  12. 12. PERAN MANAJER MODERN ULRICH, 1997 A Multiple-Role Model for Human Resources Management Manager as Business partner includes: Strategic partner Administrative expert Employee champion Change Agent Two Dimensional: People - process Operational - strategic 13
  13. 13. PERAN MANAJER MODERN ULRICH, 1997 Strategic Partner: Activity: Aligning HR & business strategy: “Organizational diagnosis” Outcome: Executing strategy (interaksi yang konsisten antara individu dengan perencanaan strategi) Role: Management of Strategic Human Resources Administrative Expert: Activity: Reengineering Organization Process: “Shared services” Outcome: Building an efficient infrastructure (“re-engineering” proses kerja dan “managing” infrastruktur) Role: Management of Firm Infrastructure 14
  14. 14. PERAN MANAJER MODERN ULRICH, 1997 Employee Champion: Activity: Listening & responding to employees: “Providing resources to employees” Outcome: Increasing employee commitment & capability Role: Management of Employee Contribution Change Agent: Activity: Managing transformation and change: Ensuring capacity for change Outcome: Creating a renewed organization (pengembangan “trust”, pemecahan masalah dan perencanaan program pelaksanaan) Role: Management of Transformation and Change 15
  15. 15. PERAN MANAJER MODERN ULRICH, 1997 16
  16. 16. FUNGSI-FUNGSI MANAJEMENPenetapan Tujuan: Proses paling awal, tujuan: spesifik,menantang, realistik (bisa dicapai), terukur, berbatas waktu  Perencanaan: Pemilihan informasi dan asumsi tentang keadaan di masa datang untuk merumuskan kegiatan dalam mencapai tujuan  Pengorganisasian: Koordinasi sumber daya: rentang kendali, hierarkhi, kesatuan komando  Pengarahan: Mobilisasi sumber daya dalam satu kesatuan sesuai arah yang ditetapkan dalam tujuan  Pengendalian: Memeriksa bahwa organisasi bergerak sesuai arah yang telah ditetapkan: pengukuran kinerja, pembandingan dengan standar, tindakan perbaikan 20
  17. 17. FUNGSI-FUNGSI MANAJEMENINPUT OUTPUT PROSES 21
  18. 18. Bagaimana Rasanya Menjadi Manajer ? Jane adalah seorang General Manager pada sebuah hotel berbintang 5.  07.30 : Jane tiba di ruang kerja & mulai menyusun jadwal kerja hariannya  07.37 : Seorang Manajer Pemasaran, Morgan, berhenti di ruangan Jane untuk mendiskusikan tindak lanjut acara makan malam dengan perwakilan Travel Agent yang akan menjadi rekan bisnisnya. Mereka meninjau analisis biaya-manfaat dari proposal perancangan Sistem Booking online & penawaran paket wisata.  07.45 : Sekretaris Jane, Patrice, memberi isyarat pada Jane untuk mengangkat telepon dari bagian Operasional : “Jane, ada kerusakan pipa air di Grand Ballroom, sebuah pipa patah & menyebabkan kerugian sebesar Rp 50 juta. Segala sesuatu akan kembali pulih dalam waktu 3 hari, saya pikir Anda harus tahu.” 22
  19. 19. Bagaimana Rasanya Menjadi Manajer ? 08.00 : Patrice membawa masuk surat-surat. Dia juga meminta instruksi untuk mengetik laporan yang diberikan Jane kemarin. 08.14 : Jane mendapat telepon dari Manajer Akuntansi untuk membalas teleponnya pada hari sebelumnya. Mereka mendiskusikan persiapan laporan keuangan yang akan dipresentasikan ke jajaran Direksi. 08.25 : Mrs. Nancy, seorang pelanggan hotel diantar masuk. Dia mengeluh bahwa salah seorang staf penjualan telah salah memperlakukan karyawannya & sesuatu harus dilakukan. Jane harus menyusun kembali jadwalnya & menyelidiki keluhannya. 09.00 : Jane kembali pada surat-surat. Sebuah surat datang dari seorang pelanggan yang marah. Jane mendiktekan sebuah balasan yang membantu & menenangkan. 23
  20. 20. Bagaimana Rasanya Menjadi Manajer ?  09.15 : Jane menerima telepon dari Larry, Manajer Personalia, melaporkan bahwa tingkat turnover karyawan semakin tinggi karena reward yang diberikan kepada karyawan kurang bersaing dengan hotel-hotel lainnya.  ... Peran apa saja yang dilakukan Jane? Fungsi apa saja yang dilakukan Jane? 24
  21. 21. Rewards and Challenges of Being A ManagerCopyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 25
  22. 22. EVOLUSI SISTEM MANAJEMEN 1. Management by control (of performance) Change is slow System and procedure manuals Financial control 2. Management by exploration Change are accelerated, but the future could be predicted Operations budgeting Capital budgeting Long range planning 3. Management by anticipation Discontinuities of changes While rapid, changes are slow enough to permit timely anticipation and response Periodic strategic planning Strategic posture management 4. Management by flexible/rapid respond Changes develop too rapidly to permit timely anticipation Strategic issue management 26
  23. 23. EVOLUTION OF MANAGEMENT THEORY Classical Management Theory Classical Assumption: People are part of or exist due to machine/equipment. People are economic rational Neo-Classical Management Theory Modern Assumption: People are psycho-social Modern Management Theory Assumption: People are part of a group. Post- Organization is an open system Modern 27
  24. 24. TEORI MANAJEMEN KLASIK Classical Industrial Revolution (UK) Management Theory Taylor - Scientific Management Division of work, timeAssumption: People are part of or exist due to machine/ study, One Best Method equipment. People are economic rational Fayol – Administrative theory Weber – Theory of Bureaucracy 28
  25. 25. TEORI MANAJEMEN KLASIK Revolusi Industri (1780 - Inggris): permasalahaan pada industri Permasalahan: Subsitusi tenaga manusia oleh mesin  kapasitas pabrik Perluasan Persoalan pasar  Perluasan daerah jajahan Pertumbuhan perusahaan dan akumulasi sumber daya Kurang manajer dan tenaga trampil Organisasi dan Manajemen  Kompleks Teori manajemen klasik: Organisasi Mekanistik Karakteristik: Sentralisasi tinggi, Spesialisasi tugas, Disiplin, Aturan, Supervisi ketat 29
  26. 26. TEORI MANAJEMEN KLASIKPemikiran awal: Charles Babbage (Profesor Matematik -Inggris)Prinsip ilmiah: Pembagian tugas: setiap pekerjaan harus dipecah sehingga keterampilan yang terlibat dapat dipisahkan Spesialisasi pekerjaan: efisiensi penggunaan tenaga kerja Lintas assembli modern: karyawan bertanggung jawab atas tugas repetitif yang berbeda dan spesialistis 30
  27. 27. LATAR BELAKANG PENEMUANPidato presiden Roosevelt Penelitian di Scientific “Efisiensi Negara” Bethlehem Steel Manajemen Peningkatan Produktivitas Peningkatan Penurunan jumlah Penurunan Biaya Penurunan Harga Peningkatan jumlahpendapatan pekerja pekerja Produksi Produk permintaan Revisi target produksi Perencanaan dan pengendalian Peningkatan skill pekerja Penambahan jumlah Penetapan sistem insentif Evaluasi Metode Kerja lama pekerja Proses Beban Waktu Pelatihan dan Seleksi dalam Rekruitment Kerja kerja Kerja pengembangan
  28. 28. 4 prinsip Scientific Management Taylor1. Mengganti metode kerja praktis dengan metode kerja yang dirancang dan dikembangkan berdasarkan hasil studi dan analisis secara ilmiah  standar kerja yang lebih baik2. Secara ilmiah memilih, melatih, dan mengembangkan potensi setiap pekerja  menempatkan pekerja pada pekerjaan yang tepat3. Membangun komunikasi dan kerja sama antar para pekerja (adanya kebersamaan)  evaluasi pelaksanaan standar kerja4. Pembagian tugas yang jelas antara manajer dan pekerja  perencanaan dan pengendalian dapat dilakukan dengan maksimal
  29. 29. TEORI MANAJEMEN KLASIKAdministrative Management Theory: FAYOL (Industrialis Perancis,1916) Administration Industrielle Generale: 5 elemen administrasi: Planning, Organization, Command, Coordination, ControlPrinsip Manajemen:1. Pembagian tugas: spesialisasi tugas2. Kekuasaan dan tanggung jawab: Kekuasaan: hak memberikan perintah dan kekuatan untuk menjamin kepatuhan Kekuasaan harus diimbangi dengan tanggung jawab3. Disiplin: supaya aktivitas bisnis berjalan lancar 35
  30. 30. TEORI MANAJEMEN KLASIKPrinsip Manajemen:4. Kesatuan perintah: perintah dari seorang atasan5. Kesatuan pengarahan : aktivitas-aktivitas serupadikelompokkan di bawah seorang pemimpin6. Subordinasi kepentingan pribadi: kepentingan pribadidibawah kepentingan organisasi7. Remunerasi: gaji harus adil dan memberikan kepuasankepada karyawan dan perusahaan8. Sentralisasi: pengambilan keputusan, wewenang9. Rantai skalar: rantai kekuasaan dari kekuasaan tertinggisampai terendah10. Keteraturan: posisi orang harus diatur (a place for everyoneand everyone in his place)11. Keadilan: gaji, status, fasilitas 36
  31. 31. TEORI MANAJEMEN KLASIKPrinsip Manajemen:12. Stabilitas: karyawan perlu menyesuaikan diri pada tugas &lingkungannya13. Insitiatif : karyawan bebas mengeluarkan pendapat14. Esprit de corps: spirit teamwork, pemeliharaan hubunganpersonilKarakteristik Organisasi: Struktur piramida, Implementasi rantai skalar Pembatasan rentang kendali Pendelegasian kekuasaan 37
  32. 32. TEORI MANAJEMEN KLASIKModel Birokratis: Weber (sosiologi modern, akhir abad ke 19)Gagasan: Organisasi Birokratis  Read tape and inefficiency Kekuasaan resmi dan legal Posisi seseorang diorganisasikan menurut hirarkhi kekuasaan Organisasi diatur dan dioperasikan berdasarkan peraturan Penugasan didasarkan pada kompetensi teknis Kompensasi dalam bentuk gaji tetap 38
  33. 33. Weber’s Ideal BureaucracyCopyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 39
  34. 34. NEO-CLASSICAL MANAGEMENT THEORY Neo-Classical Mayo - Hawthorne Experiment (1924) Management Human relation Theory Behavioral approach: Maslow – HierarchicalAssumption: People are needs psycho-social Mc Gregor – Theory X&Y of human Herzberg – Two factor theory Leadership Theory: Likert, Lewin, Hersey & Blanchard’s, Managerial Grid 42
  35. 35. TEORI MANAJEMEN NEO-KLASIKMenyempurnakan pendekatan klasik dalam hal perhatianterhadap manusiaTujuan organisasi tidak saja meliputi efesiensi-ekonomis,tetapi mencakup mencakup pula kepuasan manusiaAsumsi: Teori manajemen ilmiah (karyawan adalah mahlukrasional – ekonomis) 43
  36. 36. Relay Assembly Test Experiments 1927-1929 Western Electric wanted more information Harvard researchers brought in to analyze the results – Elton Mayo & Fritz Roethlisberger Group of 6 Women – (5) Assemblers and (1) Layout Operator One Observer – Explained every incremental change and recorded results Manipulated factors of production to measure effect on output:  Pay Incentives  Length of Work Day & Work Week  Use of Rest Periods  Company Sponsored Meals Management Visits / Special Attention Result – Most changes resulted in higher output and reported greater employee satisfaction Conclusions:  Experiments yielded positive effects even with negative influences – workers’ output will increase as a response to attention  Strong social bonds were created within the test group. Workers are influenced by need for recognition, security and sense of belonging
  37. 37. TEORI MANAJEMEN NEO-KLASIK Kecenderungan Kearah Hubungan Antar Manusia: Elton MAYO (Eksperimen Hawthorne,1924) Studi: hubungan antar tingkat pencahayaan (iluminasi) ruangan kerja dengan produktivitas (efisiensi) kerja karyawan Efek Hawthorne: pengaruh kinerja karyawan dengan situasi kerja Barnard: Peran individu pada lingkungan kerja Keinginan individu untuk berkontribusi  Compliance (pekerja mengorbankan kepentingan pribadi) dengan diberikan insentif (finansial dan non finansial) Zone of diffirrence: daerah dimana perintah akan ditaati Struktur organisasi: sistem komunikasi dan struktur pengambilan keputusan 45
  38. 38. TEORI MANAJEMEN NEO-KLASIKPendekatan Behavioral: Mc. GREGOR: Teori Pandangan terhadap Manusia (teori X dan teori Y) MASLOW: Hierarkhi Kebutuhan (Physical need, Safety need, Social need, Esteem need dan Self actualization need) HERZBERG: Teori dua faktor (Hygiene factor dan Motivator) Rensis LIKERT: Sistem 4 46
  39. 39. TEORI MANAJEMEN NEO-KLASIK Theory of human types (McGregor) 47
  40. 40. TEORI MANAJEMEN NEO-KLASIK Hierarchy of human needs (Maslow) Challenging job, creative task Self demands, achievement in work actualization High status job title, responsibility, Esteem important job Social Compatible work group, friendships at work Safety Safe working condition, Job security Physical Basic salary, working condition Level of human needs Human needs in workplace 48
  41. 41. TEORI MANAJEMEN NEO-KLASIK Two factors “motivator” theory (Herzberg) Feel satisfy Feel not satisfy No dissatisfaction DissatisfactionWork satisfaction factors: Work dissatisfaction factors :• Achievement recognition •Company policy•Responsibility •Method of evaluation & control•Involvement, opportunity to •Working condition, safety feelingimprove •Human relation (vertical,•Challenge horizontal)•Growth, development •Wage, position Motivator (Satisfier): Hygiene factor (dissatisfier): Factors related to job content Factors related to job context 49
  42. 42. TEORI MANAJEMEN NEO-KLASIK Two factor “motivator” theory (Herzberg) Motivator Theory and Maslow’s hierarchical needs Motivator factors Self actualization Esteem need need Social need Safety need Physical Hygiene need factors 50
  43. 43. TEORI MANAJEMEN NEO-KLASIKRensis LIKERT: Sistem 4Sistem 1: Exploritave Authoritative Pemimpin menentukan dan memerintahkan semua hal Standard, metode dan hasil kerja ditentukan pimpinan Kegagalan mencapai tujuan yang ditetapkan oleh pimpinan, diancam dengan hukumanSistem 2: Benevolent Authoritative Pimpinan masih tetap sumber keputusan dan perintah, tetapi bawahan diperbolehkan memberikan komentar Bawahan memperoleh sejumlah kebebasan untuk menyelesaikan tugas dalam batas-batas (limitasi) yang telah ditentukan 51
  44. 44. TEORI MANAJEMEN NEO-KLASIKRensis LIKERT: Sistem 4Sistem 3: Consultative Pimpinan mengambil keputusan dan mengeluarkan perintah setelah didiskusikannya dengan bawahan Pimpinan dapat memutuskan bagaimana melaksanakan tugas merekaSistem 4: Participative Tujuan dan keputusan-keputusan yang berkaitan dengan tugas ditentukan secara bersama-sama dalam kelompok 52
  45. 45. INTRODUCTIONMODERN MANAGEMENT THEORY Modern Management Quantitative approach Theory System approach Assumption: People are part of a group. Organization is an open system 53
  46. 46. TEORI MANAJEMEN MODERN Pendekatan Kuantitatif: Metoda OR: merubah persoalan manajemen menjadi metode kuantitatif Tujuan: Mencari jawaban bagaimana sumber daya yang terbatas seharusnya dialokasikan untuk mencapai tujuan manajemen Menunjukkan alternatif optimum Instrumen OR: Model (representasi dari suatu keadaan, objek atau sistem, baik yang sudah ada ataupun yang masih berbentuk gagasan) Fungsi model: Mempelajari perilaku sistem untuk memperbaiki hasil kerjanya Mencari struktur sistem yang ideal 54
  47. 47. TEORI MANAJEMEN MODERN Pendekatan Kuantitatif: Jenis Model: Model Kompleks: Representasi sistem yang akurat Pemecahan sukar diperoleh Model Sederhana: Representasi sistem yang kurang akurat Pemecahan mudah diperoleh Langkah-langkah pendekatan manajemen science : 1. perumusan masalah dengan jelas dan terperinci 2. penyusunan model matematika dalam pengambilan keputusan 3. penyelesaian model 4. pengujian model atas hasil penggunaan model 5. penetapan pengawasan atas hasil 6. pelaksanaan hasil dalam kegiatan implementasi 55
  48. 48. TEORI MANAJEMEN MODERN Pendekatan Kuantitatif:  Contoh-contoh penerapan :  Penjadwalan penerbangan pesawat dan krunya.  Keputusan memilih lokasi yang tepat untuk menempatkan fasilitas baru seperti gudang atau pabrik.  Mengatur aliran air pada waduk.  Mengidentifikasi pengembangan jalur di masa depan pada industri telekomunikasi.  Menentukan kebutuhan informasi dan system yang tepat untuk menyediakan pelayanan kesehatan.  Mengidentifikasi dan memahami strategi-strategi yang diambil oleh perusahaan untuk sistem informasinya. 56
  49. 49. TEORI MANAJEMEN MODERN KATZ & MANN: Organisasi: Sistem terbuka yang menyesuaikan diri terhadap lingkungan 5 Sub-sistem Organisasi: Produksi: fabrikasi dan distribusi Pemeliharaan: stabilitas dan prediktabilitas Batasan: transaksi dengan lingkungan (marketing, advertising) Adaptatif: rencana Manajerial: koordinasi (sub sistem lain dan sumber eksternal), resolusi konflik 57
  50. 50. TEORI MANAJEMEN MODERN Pendekatan Sistem: Sistem: kesatuan, bukan jumlah dari bagian-bagiannya, sehingga membentuk totalitas dengan karakteristik tertentu Karkteristik sistem tergantung pada kualitas dan keterkaitan di antara bagian-bagiannya. Fungsi sistem dapat menunjukkan karakteristik sistem Kemampuan pendukung: Kemampuan: Basic knowledge of facts, Basic knowledge of principles, Ablility to analyze, Ability to evaluate Kualitas: Kreativitas, Imajinasi, Sense of reality, Kualitas Helicopter 58
  51. 51. The Organization as an Open SystemCopyright © 2005 Prentice Hall, Inc. All rights reserved. 59
  52. 52. MANAJEMEN STRATEGISManajemen strategis adalah:Suatu seni dan ilmu dari pembuatan (formulating), penerapan (implementing),dan evaluasi (evaluating) keputusan-keputusan strategis antar fungsi-fungsi yang memungkinkan sebuah organisasi mencapai tujuan- tujuan masa datang.
  53. 53. Tahapan Manajemen Strategik Audit Eksternal Buat MembangunMem- Membangun Policy Menilai Evaluasi &bangun Objektif & Alokasi Jangka & Evaluasi Visi Memilih Kebijakan SD Panjang Kinerja strategi tahunan Audit Internal Formulasi Strategi Implementasi Evaluasi
  54. 54. Download slide di http://rumah-belajar.org 62

×