Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Mikrokontroler pertemuan 3

1,818 views

Published on

Download file di http://rumah-belajar.org

Published in: Education, Technology, Business
  • Be the first to comment

Mikrokontroler pertemuan 3

  1. 1. MIKROKONTROLER Organisasi Memori PERTEMUAN 3
  2. 2. Materi Kuliah Ke Pokok Bahasan 1 Pendahuluan 1.1 Penjelasan Kontrak Pembelajaran 1.2 Pengenalan Mikrokontroler 1.3 Mikroprosesor Vs Mikrokontoler 1.4 Penggunaan Mikrokontroler RINGKASAN 2 Arsitektur Mikrokontroler AT89S51 2.1 Diagram Blok 2.2 Deskripsi Pin 2.3 Port I/O Mikrokontroler AT89S51 Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  3. 3. Materi Kuliah Ke Pokok Bahasan 3 Organisasi Memori AT89S51 3.1 Memori Data 3.2 Memori Program 3.3 SFR (Special Function Register) UJIAN TDK TERJADWAL (QUIS) Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  4. 4. Materi Kuliah Ke Pokok Bahasan 4-5 Pemrograman Assembly MCS51 4.1 Instruksi-instruksi MCS51 4.2 Operasi Assembler 4.3 Struktur pemrograman Assembly MCS51 4.4 Perangkat lunak yang digunakan untuk MCS51 4.5 Ekspresi-Ekspresi Assembler 4.6 Pengarah Assembler Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  5. 5. Materi Kuliah Ke Pokok Bahasan 6 Sistem Interupsi 5.1 Struktur Interupsi 5.2 Mengaktifkan dan menonaktifkan interupsi 5.3 Tingkat prioritas interupsi 5.4 Teknik Polling 5.5 Pemrosesan interupsi 5.6 Vektor-vektor interupsi 5.7 Perancangan program interupsi 5.8 Pewaktuan interupsi 5.9 Latihan aplikasi menggunakan interupsi Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  6. 6. Materi Kuliah Ke Pokok Bahasan 7 Penggunaan Port Pararel 6.1 Fungsi-fungsi kaki pin 6.2 Struktur port dan cara kerja 6.2.1 Konfigurasi port I/O 6.2.2 Spesifikasi port (port 0, port 1, port 2, port 3) 8 Latihan Aplikasi Penggunaan Port Pararel Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  7. 7. Materi Kuliah Ke Pokok Bahasan 9 Timer dan Counter 8.1 Timer/Counter AT89S51 8.1.1 Mode kerja Timer 0 dan Timer 8.1.2 Register pengatur timer 8.2 Mengatur timer 10 Latihan Aplikasi Penggunaan Timer / Counter Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  8. 8. Materi Kuliah Ke Pokok Bahasan 11 Port Serial 10.1 Antarmuka Serial 10.2 Register Kontrol Port Serial 10.3 Baudrate 10.4 Mode Kerja Port Serial 12 Latihan Aplikasi Penggunaan Port Serial13-14 Studi Kasus Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  9. 9. Ringkasan Arsitektur Mikrokontroler SAP Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  10. 10. Memori AT89S51 ROM / Read Only Memory (Memori Program) MEMORI AT89S51 RAM / Read Access Memory (Memori Data) Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  11. 11. ROM (Memori Program) AT89S51• ROM (Read Only Memory) : Tempat menyimpan program / source code• Sifat ROM : Non Volatile (data/program tidak akan hilang walaupun tegangan supply tidak ada)• Kapasitas ROM AT89S51 : 4 KByte• Alamat : 0000 H – 0FFF H• Diakses Bila pin EA/VPP berlogika High Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  12. 12. RAM (Memori Data) / AT89S51• RAM (Read Access Memory) : Tempat menyimpan data• Sifat RAM : Volatile (data akan hilang jika tegangan supply tidak ada)• RAM AT89S51, ada 3 blok: – Lower 128 byte (00 H – 7F H) : Dpt diakses dengan pengalamatan langsung maupun tidak langsung – Upper 128 byte (80 H – FF H) : Dpt diakses dengan pengalamatan tak langsung saja – SFR/Special Function Register (80 H – FFH) : Register yg mempunyai fungsi tertentu. Walaupun pny alamat sama dengan upper 128 byte tp secara fisik berbeda Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  13. 13. Peta Memori Data Internal Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  14. 14. Peta Memori Internal AT89S51 Catatan: Gambar disamping adalah peta memori internal 89S51 yang terdiri dari RAM, SFR dan ROM. Tampak bahwa ada kesamaan address antara RAM, SFR dan ROM yaitu pada address 00 s/d FF. Atas pertimbangan inilah maka biasanya source code ditulis setelah address 00FF yaitu 0100 pada ROM Hal ini dimaksudkan agar data RAM dan SFR tidak terisi oleh byte source code. Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  15. 15. Organisasi RAM Internal(Lower Byte) Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  16. 16. SFR (Special Function Register) Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  17. 17. SFR Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  18. 18. SFR Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  19. 19. Immediate Adressing Mode Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  20. 20. Akses Memori Program (ROM) Eksternal Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  21. 21. Membaca Program Dari ROM Eksternal 2. 74373 latches the PSEN 1. Send address to address and send to OE ROM ROM ALE OC G 74LS373 P0.0 A0 D P0.7 A7 Address D0 D7 EA P2.0 A8 P2.7 A12 8051 ROM Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  22. 22. Membaca Program Dari ROM Eksternal PSEN OE ALE 74LS373 OC G P0.0 A0 D P0.7 A7 D0 D7 EA P2.0 A8 P2.7 A12 8051 ROM Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  23. 23. Akses RAM/ROM Eksternal Lebih Dari 1 Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  24. 24. Akses Memori Data (RAM) Eksternal Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  25. 25. Immediate Adressing Mode Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  26. 26. Register Addressing Mode Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  27. 27. Direct Addressing Mode Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan
  28. 28. Indirect Addressing Mode Mikrokontroler - Fasilkom - Unnar Dosen : Gembong Edhi Setyawan

×