Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Disusun Oleh:
Rudi Salam Sinulingga
PEMBELAJARAN
DAN
KONSEP e-LEARNING
Pengaruh IT pada Berbagai Aktivitas
PERUBAHAN PARADIGMA DALAM PENDIDIKAN
From teacher-centered
instruction
From single-sense
Stimulation
From single-path
Prog...
Apa itu e-Learning
e -learning adalah cara
pengajaran dan pembelajaran
yang menggunakan media
elektronik (internet, intran...
Analisis Teori Belajar dalam Model
Pembelajaran E-Learning
Behaviorisme
Belajar adalah perubahan perilaku yang dapat diamati,
disebabkan oleh stimulus eksternal.
• Bahan ajar sebaik...
Kognitivisme
Banyak pembelajaran yang melibatkan asosiasI
asosiasi yang terbentuk melalui hubungan dan
pengulangan.
Peranc...
Konstruktivisme
siswa membangun pengetahuannya dari
pengalaman belajarnya sendiri
Perancang instruksional harus memikirkan...
Penerapan/Sintaks Model Pembelajaran e-
Learning
• Berikut ini sintaks model pembelajaran e-
learning:
• Mempelajari mater...
KEUNTUNGAN
Mengakses internet dengan cepatMengakses internet dengan cepat
Dan mudahDan mudah
Mengurangi biaya perjalanan/M...
KEUNTUNGAN
Fasilitas e-Moderating. Komunikasi siswaFasilitas e-Moderating. Komunikasi siswa
Dan guru dengan fasilitas inte...
Kekurangan E-Learning
Kurangnya interaksi antara guru dan
siswa, atau juga antarsiswa
Proses belajar mengarah kepada
Pelat...
Kekurangan E-Learning
Guru lebih menguasi ICT daripada
teknik belajar secara
konvensional.
Tidak semua daerah tersedia
Lay...
Kekurangan E-Learning
Kurangnya SDM yang menguasi
internet.
Kurangnya penguasaan bahasa
Komputer.
Konsep E-Learning
BUKAN
teacher-
controlled
learning
learner-
controlled
learning
traditional physical
classroom learning
...
‘‘synchronously’synchronously’ ‘‘ansynchronously’ansynchronously’
Partisipan terlibat dalam
pertukaran ide atau
informasi ...
Kemampuan baru yang diperlukan untuk e-
learning - Koswara (2006)
1. Mengerti tentang e-learning,
2. Mengidentifikasi kara...
Untuk menghindari kegagalan e-learning
1. Berkaitan dengan informasi tentang
unit-unit terkait dengan proses
pembelajaran ...
Faktor yang Perlu Diperhatikan
E-learning  fokus utamanya
adalah siswa
Siswa mandiri dan bertanggung
jawab terhadap
pembe...
KESIMPULAN
• Pembelajaran e-learning adalah
pendayagunaan ICT
• Ada tiga teori belajar utama yang
digunakan sebagai dasar
...
E-Learning
is not just "E-Training"
— it is the synergy of
information-on-demand,
multimedia communication,
social collabo...
PPT e-LEARNING
PPT e-LEARNING
PPT e-LEARNING
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

PPT e-LEARNING

6,970 views

Published on

Semoga Penjelasan di dalam slide ini bermanfaat bagi anda yang membutuhkan informasi mengenai konsep e-Learning.

Published in: Education
  • Login to see the comments

PPT e-LEARNING

  1. 1. Disusun Oleh: Rudi Salam Sinulingga PEMBELAJARAN DAN KONSEP e-LEARNING
  2. 2. Pengaruh IT pada Berbagai Aktivitas
  3. 3. PERUBAHAN PARADIGMA DALAM PENDIDIKAN From teacher-centered instruction From single-sense Stimulation From single-path Progression From single media From isolated work From information delivery To student-centered Instruction To multisensory stimulation To multipath progression To multimedia To collaborative work To information exchange
  4. 4. Apa itu e-Learning e -learning adalah cara pengajaran dan pembelajaran yang menggunakan media elektronik (internet, intranet, satelite, tape audio/video, TV interaktif, CD ROM interaktif) untuk menyampaikan bahan ajar maupun interaksi antara siswa dan pengajar
  5. 5. Analisis Teori Belajar dalam Model Pembelajaran E-Learning
  6. 6. Behaviorisme Belajar adalah perubahan perilaku yang dapat diamati, disebabkan oleh stimulus eksternal. • Bahan ajar sebaiknya dipecah menjadi langkah-langkah instruksional yang dihadirkan secara deduktif, yaitu dimulai dengan rumus, hukum, kategori, prinsip, definisi, dengan memberikan contoh-contoh untuk meningkatkan pemahaman. • Perancang harus menetapkan urutan pengajaran dengan menggunakan percabangan bersyarat ke unit instruksional lain. • Untuk meningkatkan efisiensi belajar, siswa diminta mengulangi bagian tertentu maupun mengerjakan tes diagnostik. • Pendekatan behavioristik menyarankan untuk mendemonstrasikan ketrampilan dan prosedur yang dipelajari.
  7. 7. Kognitivisme Banyak pembelajaran yang melibatkan asosiasI asosiasi yang terbentuk melalui hubungan dan pengulangan. Perancang instruksional harus memikirkan aspek-aspek berikut untuk merealisasi materi E-Learning. 1.Strategi pembelajaran 2.Perancang instruksional 3.Bahan ajar 4.Strategi pembelajaran 5.Strategi pembelajaran sebaiknya menghubungkan materi ajar dengan situasi riil, sehingga siswa dapat mengaitkan pengalaman mereka sendiri.
  8. 8. Konstruktivisme siswa membangun pengetahuannya dari pengalaman belajarnya sendiri Perancang instruksional harus memikirkan aspek-aspek berikut untuk merealisasi materi e-learning: 1.Siswa diberi kesempatan melakukan aktivitas seperti menerapkan informasi pada situati riil, memfasilitasi penafsiran personal terhadap materi ajar, mendiskusikan topik-topik dalam kelompok. 2.Untuk mendorong siswa membangun pengetahuan mereka sendiri, guru harus memberikan pembelajaran online yang interaktif. 3.Siswa sebaiknya diberi waktu untuk merefleksikan materi ajar. Pertanyaan pada materi ajar dapat digunakan untuk meningkatkan refleksi. 4.Belajar sebaiknya dibuat bermakna dan ilustratif dengan cara memberikan contoh-contoh dan studi kasus. 5.Ketika belajar memfokuskan pada pengembangan pengetahuan, ketrampilan, dan sikap yang baru, e- learning menghadapi masalah yaitu tujuan belajar psikomotorik, afektif, dan berfikir tingkat tinggi sulit dicapai dalam fase belajar virtual.
  9. 9. Penerapan/Sintaks Model Pembelajaran e- Learning • Berikut ini sintaks model pembelajaran e- learning: • Mempelajari materi melalui file yang disediakan oleh pendidik • (file Pdf, doc, ppt, html, swf, flv, dll). Siswa juga dapat mencari materi yang masih berhubungan dengan materi yang diberikan oleh guru. • Memperdalam materi melalui tutorial online (forum diskusi, chatting, konferensi) dan tutorial tatap muka • Mempraktekkan/Menerapkan melalui kegiatan praktek live (sinkronous live) dan mengerjakan tugas (assignment) • Mengukur penguasaan melalui kuis dan test akhir
  10. 10. KEUNTUNGAN Mengakses internet dengan cepatMengakses internet dengan cepat Dan mudahDan mudah Mengurangi biaya perjalanan/Mengurangi biaya perjalanan/ Lebih efisienLebih efisien Siswa lebih aktifSiswa lebih aktif
  11. 11. KEUNTUNGAN Fasilitas e-Moderating. Komunikasi siswaFasilitas e-Moderating. Komunikasi siswa Dan guru dengan fasilitas internet.Dan guru dengan fasilitas internet. Siswa dapat Me-review bahanSiswa dapat Me-review bahan ajar kapan dan dimana sajaajar kapan dan dimana saja dengan menggunakan komputerdengan menggunakan komputer Fasilitas Belajar yang terstruktur denganFasilitas Belajar yang terstruktur dengan Menggunakan internet.Menggunakan internet.
  12. 12. Kekurangan E-Learning Kurangnya interaksi antara guru dan siswa, atau juga antarsiswa Proses belajar mengarah kepada Pelatihan dan bukan pendidikan Mengabaikan aspek akademik/sosial. Tumbuhnya aspek bisnis/komersial
  13. 13. Kekurangan E-Learning Guru lebih menguasi ICT daripada teknik belajar secara konvensional. Tidak semua daerah tersedia Layanan internet Siswa yang tidak termotivasi akan Cenderung gagal
  14. 14. Kekurangan E-Learning Kurangnya SDM yang menguasi internet. Kurangnya penguasaan bahasa Komputer.
  15. 15. Konsep E-Learning BUKAN teacher- controlled learning learner- controlled learning traditional physical classroom learning online learning
  16. 16. ‘‘synchronously’synchronously’ ‘‘ansynchronously’ansynchronously’ Partisipan terlibat dalam pertukaran ide atau informasi tanpa adanya ketergantungan dari partisipan lainnya pada saat yang sama.  e-mail, blogs, forum diskusi Partisipan terlibat dalam pertukaran ide atau dengan partisipan lainnya pada saat yang sama.  chatting, face to face discussion
  17. 17. Kemampuan baru yang diperlukan untuk e- learning - Koswara (2006) 1. Mengerti tentang e-learning, 2. Mengidentifikasi karakteristik siswa, 3. Mendesain dan mengembangkan materi yang interaktif. 4. Mengadaptasi strategi mengajar untuk menyampaikan materi secara elektronik, 5. Mengorganisir materi dalam format yang mudah untuk dipelajari, 6. Melakukan training dan praktek secara elektronik, 7. Terlibat dalam perencanaan, pengembangan, dan pengambilan keputusan, 8. Mengevaluasi keberhasilan pembelajaran, attitude dan persepsi para siswanya.
  18. 18. Untuk menghindari kegagalan e-learning 1. Berkaitan dengan informasi tentang unit-unit terkait dengan proses pembelajaran : tujuan dan sasaran, dll 2.Kemudahan akses ke sumber referensi : diktat dan catatan, dll 3.Komunikasi dalam kelas : forum diskusi online, dll
  19. 19. Faktor yang Perlu Diperhatikan E-learning  fokus utamanya adalah siswa Siswa mandiri dan bertanggung jawab terhadap pembelajarannya Siswa melakukan active learning
  20. 20. KESIMPULAN • Pembelajaran e-learning adalah pendayagunaan ICT • Ada tiga teori belajar utama yang digunakan sebagai dasar pembelajaran jarak jauh (E- Learning) yaitu behaviorisme, kognitivisme dan konstrukstivisme. • Keterbatasan ruang dan waktu menjadikan kendala utama dalam peningkatan kualitas pembelajaran
  21. 21. E-Learning is not just "E-Training" — it is the synergy of information-on-demand, multimedia communication, social collaboration, instruction, discovery and exploration that interactively engages the learner with greater learning opportunity. Richard Otto Cognitive Design Solutions

×