Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
PENCEMARAN AIR              SEMESTER I REGULER                       OLEH :                Bona Rotiona Br Saragih        ...
KATA PENGANTAR   Puji syukur kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha, karena berkat dan rahmat-Nyalah penulis dapat menyelesai...
DAFTAR ISIHalaman Judul ………………………………………………………………...…. iKata Pengantar ………………………………………………………………...… iiDaftar Isi …………………………...
BAB I                                PENDAHULUAN1.1 LATAR BELAKANG   Air   merupakan     salah   satu   komponen      yang...
Berdasarkan latar belakang di atas, makalah ini berjudul Usaha MengatasiPencemaran Air dibahas karena usaha mengatasi penc...
1.4 MANFAAT  1. Memahami pengertian pencemaran air  2. Mampu menganalisis penyebab pencemaran air  3. Mengetahui upaya-upa...
BAB II                            PEMBAHASAN MASALAH      A. Pengertian Pencemaran Air      Pencemaran air adalah suatu pe...
B. Penyebab dan Akibat Pencemaran Air     Pencemaran air dapat disebabkan oleh berbagai hal. Salah satunya penyebabpencema...
Air limbah tersebut memiliki harga BOD yang tingi, sehingga dapat diketahuibahwa air tersebut telah tercemar limbah berat....
C. Usaha Mengatasi Pencemaran Air bagi Kehidupan Manusia     Penanggulangan pencemaran air dapat dilakukan mulai dari peng...
c. tidak menggunakan sungai atau danau untuk wahana memandikan ternak dan       sebagai tempat kakus    d. tidak minum air...
8. Menanggulangi kerusakan lahan bekas pertambangan, TPA, dan bencana.   9. Meningkatkan konservasi air bawah tanah.   10....
(diberi bakteri, ganggang atau tumbuhan air lainnya). Pada kolam terakhir dipeliharaikan untuk menguji kebersihan air dari...
a. Pengendapan yaitu cara kimia penambahan kapur atau metal hidroksida untuk   mengendapkan Fosfor.b. Adsorbsi yaitu mengh...
BAB III                                     PENUTUP3.1 KESIMPULAN       Pencemaran air dapat disebabkan oleh berbagai hal....
DAFTAR PUSTAKARobert Kodoatie. 2008. Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu (Edisi 2).Jakarta:Index.Sentra, Edukasi. 2010. Ma...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Makalah pencemaran air

94,655 views

Published on

Makalah pencemaran air

  1. 1. PENCEMARAN AIR SEMESTER I REGULER OLEH : Bona Rotiona Br Saragih (12.330.006)POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTRIAN KESEHATAN TANJUNG KARANG KESEHATAN LINGKUNGAN 2012
  2. 2. KATA PENGANTAR Puji syukur kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha, karena berkat dan rahmat-Nyalah penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik. Dalam penyusunanmakalah ini, penulis tidak lepas dari bimbingan dan dukungan dari berbagai pihak.Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1. Bapak Sarip Usman, SKM.M.Kes selaku dosen mata kuliah Dasar-Dasar Kesehatan Lingkungan. 2. Teman-teman tingkat I Reguler. 3. Keluarga yang selalu memberi semangat bagi penulis. 4. Dan semua pihak yang telah membantu penulis. Penulis menyadari bahwa penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan.Untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari parapembaca. Penulis berharap semoga makalah ini berguna bagi para pembacakhususnya Mahasiswa Poltekkes Jurusan Kesehatan Lingkungan. Bandar Lampung, 14 Desember 2012 Penulis
  3. 3. DAFTAR ISIHalaman Judul ………………………………………………………………...…. iKata Pengantar ………………………………………………………………...… iiDaftar Isi ……………………………………………………………………...…. iiiBab I PENDAHULUAN …………………………………………………....….. 1 1.1 Latar Belakang ………………………………………………...….…. 1 1.2 Tujuan Penulisan ………………………………………………...…... 2 1.3 Rumusan masalah ………………………………………………..…... 2 1.4 Manfaat Penulisan …………………………………………………… 3Bab II PEMBAHASAN MASALAH ………………………………………....... 4 2.1 Pengertian Pencemaran Air ……………………………………………4 2.2 Penyebab dan Akibat Pencemaran Air………………………………… 5 2.3 Usaha Mengatasi Pencemaran Air bagi Kehidupan Manusia………… 7 2.4 Proses Pengolahan Air Buangan untuk Mengatasi Pencemaran ………9Bab III PENUTUP…………………………………...…………………………..... 12 3.1 Kesimpulan …………………………………………………………......12 3.2 Saran …………………………………………………………………....12DaftarPustaka …………………………………………………………………….13
  4. 4. BAB I PENDAHULUAN1.1 LATAR BELAKANG Air merupakan salah satu komponen yang dibutuhkan kehidupanmanusia.Menurut Kodoatie (2008) “air merupakan sumber kehidupan. Semuamakhluk membutuhkan air. Untuk kepentingan manusia, makhluk hidup dankepentingan lainnya, ketersediaan air dari segi kualitas maupun kuantitas mutlakdiperlukan”. Air di Indonesia sangat melimpah, hal ini karena Indonesia merupakannegara kepulauan. Akan tetapi, hal ini tidak dimanfaatkan dengan baik olehmasyarakat Indonesia. Sebaliknya, masyarakat kebanyakan menyalahgunakankelebihan ini dengan mencemarinya. Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan ditempat penampungan air antaralain: danau, sungai, lautan, dan air tanah akibat aktivitas manusia. Dalam kehidupansehari-hari masyarakat memerlukan air bersih untuk minum,memasak, mencuci, dankeperluan lain. Air tersebut juga mempunyai standar 3B (tidak berwarna,berbau,danberacun). dalam kehidupan sekarang, adakalanya masyarakat melihat air yangberwarna keruh dan berbauserta bercampur dengan benda-benda sampah antara lain:kaleng, plastik, dan sampah organik. Sumber-sumber yang mengakibatkan airtersebut tercemar berasal dari mana-mana. Contohnya limbah-limbah industri yangdibuang dan dialirkan ke sungai. Semua akhirnya bermura di sungai dan pencemaranair ini dapat merugikan manusia apabila mengkonsumsi air ini.
  5. 5. Berdasarkan latar belakang di atas, makalah ini berjudul Usaha MengatasiPencemaran Air dibahas karena usaha mengatasi pencemaran air sangat dibutuhkanoleh masyarakat dan usaha mengatasi pencemaran air sudah berbagai macam, salahsatunya dengan pengolahan air buangan.1.2 TUJUAN 1. Menyelesaikan tugas mata kuliah Dasar-Dasar Kesehatan Lingkungan. 2. Mengetahui pengertian pencemaran air 3. Mengetahui penyebab dan akibat pencemaran air 4. Mengetahui usaha mengatasi pencemaran air bagi kehidupan manusia 5. Mengetahiu proses pengolahan air buangan untuk mengatasi pencemaran1.3 RUMUSAN MASALAH 1. Apa yang dimaksud dengn pencemaran air? 2. Apa saja penyebab dan akibat pencemaran air? 3. Apa saja usaha mengatasi pencemaran air bagi kehidupan manusia? 4. Bagaimanakah cara pengolahan air buangan untuk mengatasi pencemaran?
  6. 6. 1.4 MANFAAT 1. Memahami pengertian pencemaran air 2. Mampu menganalisis penyebab pencemaran air 3. Mengetahui upaya-upaya mengatasi pencemaran air bagi kehidupan manusia 4. Mengetahui proses pengolahan air buangan untuk mengatasi pencemaran 5. Menambah wawasan dan pengetahuan untuk penulis dan juga pembaca
  7. 7. BAB II PEMBAHASAN MASALAH A. Pengertian Pencemaran Air Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampunganair seperti danau, sungai, lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia. Perubahankeadaan tersebut dapat terjadi karena masuknya zat, energi atau komponen lain kedalam air sehingga kualitas dari air tersebut turun hingga batas tertentu yangmenyebabkan air tidak berguna lagi. Mengenai adanya fenomena alam seperti gunungberapi, badai, gempa bumi memang dapat mengakibatkan perubahan yang besarterhadap kualitas air, namun hal ini tidak dianggap sebagai pencemaran. Karena padaprakteknya masukan zat pada sumber air tersebut adalah berupa buangan yangbersifat rutin seperti buangan limbah cair dan sejenisnya. Padahal dalam kehidupansehari-hari makhluk hidup membutuhkan air yang bersih dan sehat. Terutamamanusia yang dapat membedakan kualitas air yang akan diminum, tentu akan sangatterganggu dengan pencemaran air tersebut. Adapun ciri-ciri air bersih dan sehatadalah tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa dan bersifat netral secara kimiadalam arti tidak bersifat basa atau asam.
  8. 8. B. Penyebab dan Akibat Pencemaran Air Pencemaran air dapat disebabkan oleh berbagai hal. Salah satunya penyebabpencemaran air adalah aktivitas manusia yang menciptakan limbah (sampah)pemukiman atau limbah rumah tangga.Limbah pemukiman mengandung limbahdomestik yang berupa sampah organik dan sampah anorganik serta deterjen. Sampahorganik yaitu sampah yang dapat diuraikan atau dibusukkan oleh bakteri contoh: sisasayuran, buah-buahan, dan daun-daunan. Sampah anorganik ini tidak dapat diuraikanoleh bakteri (non biodegrable) contoh: kertas, plastik, gelas atau kaca, kain, kayu-kayuan, logam, karet, dan kulit.Selain sampah organik dan anorganik, deterjenmerupakan limbah pemukiman yang paling potensial mencemari air. Kenyatannyapada saat ini hampir semua rumah tangga menggunakan deterjen. Penyebab lainnya juga berasal dari limbah industri. Industri membuangberbagai macam polutan ke dalam air antara lain: logam berat, toksin,minyak,nutrien, dan padatan. Air limbah tersebut memiliki efek termal, terutama yangdikeluarkan oleh pembangkit listrik, yang dapat juga mengurangi oksigen dalam air.Untuk mengetahui tingkat pencemaran air dapat dilihat melalui besarnya kandunganO2 yang terlarut. Ada dua cara yang digunakan untuk menentukan kadar oksigendalam air, secara kimia dengan COD (Chemical Oxygen Demand) dan BOD(Biochemical Oxygen Demand)secara biologi. Makin besar harga BOD semakintinggi pula tingkat pencemarannya. (sentra-edukasi, 2010).
  9. 9. Air limbah tersebut memiliki harga BOD yang tingi, sehingga dapat diketahuibahwa air tersebut telah tercemar limbah berat.Selain diakibatkan oleh limbahpemukiman (rumah tangga) sumber atau penyebab pencemaran air juga disebabkanoleh limbah pertanian dan di beberapa tempat tertentu diakibatkan oleh limbahpertambangan.Akibat dari pencemaran air :Jika air disekitar lingkungan masyarakat tercemar, dapat mengakibatkan :a. kekurangan sumberdaya airb. menjadi sumber penyakitc. terganggunya lingkungan hidup, ekosistem, dan keanekaragaman hayati Limbah yang terus-menerus meningkat, akan mengakibatkan air semakintercemar dan akan sulit bagi masyarakat untuk mendapatkan air bersih karena airyang tercemar akan meresap ke dalam tanah. Air tanah tersebut merupakan sumberdari air sumur di rumah masyarakat, dan apabila masyarakat mengkonsumsi airtersebut akan mengakibatkan penyakit. Air yang tercemar tidak hanya masuk dalamtanah, tetapi juga mengalir pada sungai bahkan laut dan mengakibatkan terganggunyalingkungan hidup, ekosistem, dan keanekaragaman hayati.
  10. 10. C. Usaha Mengatasi Pencemaran Air bagi Kehidupan Manusia Penanggulangan pencemaran air dapat dilakukan mulai dari pengenalan danpengertian yang baik oleh perilaku masyarakat.Menurut Prawirohartono (2000)“perubahan perilaku masyarakat secara alami, ekosistem air dapat melakukan‘rehabilitasi’ apabila terjadi pencemaran terhadap badan air”. Kemampuan ini adabatasnya. Oleh karena itu, sehendaknya ada upaya untuk pencegahan danpenanggulangan pencemaran air. Untuk mengatasi pencemaran air dapat dilakukanusaha preventif, misalnya dengan tidak membuang sampah dan limbah industri kesungai. Kebiasaan membuang sampah ke sungai dan sembarang tempat hendaknyadiberantas dengan memberlakukan peraturan-peraturan yang diterapkan dilingkungan masing-masing secara konsekuen. Sampah-sampah hendaknya dibuangpada tempat yang telah ditentukan.Masyarakat di sekitar sungai hendaknyamengetahui pemanfaatan sungai agar sungai tidak lagi dipergunakan sebagai tempatpembuangan sampah dan tempat mandi-cuci-kakus (MCK). Peraturan pembuanganlimbah industri hendaknya dipantau pelaksanaannya dan pelanggarnya dijatuhihukuman. Banyak tindakan yang dapat dilakukan oleh masyarakat sebagai carapenanggulangan pencemaran air, yaitu : a. tidak membuang sampah atau limbah cair ke sungai, danau, laut dan lain sebagainya. b. tidak menggunakan sungai atau danau untuk tempat mencuci truk, mobil, dan sepeda motor
  11. 11. c. tidak menggunakan sungai atau danau untuk wahana memandikan ternak dan sebagai tempat kakus d. tidak minum air dari sungai, danau, atau sumur, tanpa dimasak dahulu e. sadar akan kelangsungan ketersediaan air dengan tidak merusak atau mengeksploitasi sumber mata air agar tidak tercemar. f. mengurangi intensitas limbah rumah tangga. Limbah industri sebelum dibuang ke tempat pembuangan atau dialirkan kesungai, sehendaknya dikumpulkan di suatu tempat yang disediakan, kemudian diolah.Apabila terpaksa harus dibuang ke sungai supaya tidak terjadi pencemaran air.Pembuatan sanitasi yang benar dan bersih agar sumber-sumber air bersih lainnyatidak tercemar dan akan lebih baik lagi, jika limbah yang telah diolah dapatdipergunakan kembali untuk kepentingan industri lainnya. Dalam menyikapi permasalahan pencemaran air ini, terdapat beberapa carapenanggulangannya. Menurut Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah(BPLHD) Provinsi Jawa Barat (2001) di antaranya sebagai berikut : 1. Program Pengendalian Pencemaran dan Pengrusakan Lingkungan 2. Mengurangi beban pencemaran badan air oleh industri dan domestik. 3. Mengurangi beban emisi dari kendaraan bermotor dan industri. 4. Mengawasi pemanfaatan B3 dan pembuangan limbah B3. 5. Mengembangkan produksi yang lebih bersih (cleaner production) dan EPCM (Environmental Pollution Control Manager). 6. Program Rehabilitasi dan Konservasi SDA dan Lingkungan Hidup 7. Mengoptimalkan pelaksanaan rehabilitasi lahan kritis.
  12. 12. 8. Menanggulangi kerusakan lahan bekas pertambangan, TPA, dan bencana. 9. Meningkatkan konservasi air bawah tanah. 10. Rehabilitasi dan konservasi keanekaragaman hayati. Cara penanggulangan pencemaran air lainnya adalah melakukanpenanaman pohon. Pohon selain bisa mencegah longsor, diakui mampu menyerap airdalam jumlah banyak. Itu sebabnya banyak bencana banjir akibat penebangan pohonsecara massal. Padahal, pohon merupakan penyerap air paling efektif dan handal.“Bahkan, daerah resapan air pun dijadikan pemukiman dan pusat wisata. Pohonsesungguhnya bisa menjadi sumber air sebab dengan banyaknya pohon, semakinbanyak pula sumber-sumber air potensial di bawahnya”. Menurut (Anneahira, 2005) D. Proses Pengolahan Air Buangan untuk Mengatasi Pencemaran Saat ini mulai digalakkan pembuatan WC umum yang dilengkapiseptictank di daerah atau lingkungan yang rata-rata penduduknya tidak memiliki WC.Setiap sepuluh rumah disediakan satu WC umum. Upaya demikian baik untuklingkungan, bersahabat, murah, dan sehat karena dapat menghindari pencemaran airsumur atau air tanah.Selain itu, hendaknya sudah mulai diupayakan pembuatan kolampengolahan air buangan (air cucian, air kamar mandi, dan lain-lain) secara kolektif,agar limbah tersebut tidak langsung dialirkan ke selokan atausungai. Untuk limbah industri upaya penanggulangan pencemaran air dengan caramengalirkan air yang tercemar ke dalam beberapa kolam, kemudian dibersihkan, baiksecara mekanis (pengadukan), kimiawi (diberi zat kimia tertentu) maupun biologis
  13. 13. (diberi bakteri, ganggang atau tumbuhan air lainnya). Pada kolam terakhir dipeliharaikan untuk menguji kebersihan air dari polutan yang berbahaya. Menurut Hidayat(2008:15) “agar dapat memenuhi baku mutu, industri harus menerapkan prinsippengendalian limbah secara cermat dan terpadu baik di dalam proses produksi (in-pipe pollution prevention) serta setelah proses produksi (end-pipe pollutionprevention)”. Tujuan utama pengolahan air limbah adalah untuk mengurai kandungan bahanpencemar di dalam air terutama senyawa organik, padatan tersuspensi, mikrobapatogen, dan senyawa organik yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme yangterdapat di alam. Pengolahan air limbah tersebut dapat dibagi menjadi lima tahapantara lain:1. Pengolahan Awal (Pretreatment) Tahap pengolahan ini melibatkan proses fisik yang bertujuan untuk menghilangkan padatan tersuspensi dan minyak dalam aliran air limbah2. Pengolahan Tahap Pertama (Primary Treatment) Pada dasarnya, pengolahan tahap pertama ini masih memiliki tujuan yang sama dengan pengolahan awal. Letak perbedaannya ialah pada proses yang berlangsung.3. Pengolahan Tahap Kedua (Secondary Treatment) Pengolahan tahap kedua untuk menghilangkan zat-zat terlarut dari air limbah yang tidak dapat dihilangkan dengan proses fisik biasa.4. Pengolahan Tahap Ketiga (Tertiary Treatment)Proses-proses yang terlibat dalam pengolahan air limbah tahap ketiga antara lain:
  14. 14. a. Pengendapan yaitu cara kimia penambahan kapur atau metal hidroksida untuk mengendapkan Fosfor.b. Adsorbsi yaitu menghilangkan bahan-bahan organik terlarut, berwarna atau bau.c. Elektrodialisis yaitu menurunkan konsentrasi garam-garam terlarut dengan menggunakan tenaga listrik.d. Osmosis yaitu mengurangi kandungan garam-garam organik mineral dari air.e. Klorinas, yaitu menghilangkan organisme penyebab penyakit.f. Pengolahan Lumpur (SludgeTreatment) Lumpur yang terbentuk sebagai hasil keempat tahap pengolahan sebelumnya kemudian diolah kembali melalui proses digestion or wet combustion, pressure filtration, dan vacuum filtration. Dengan demikian, air yang boleh dialirkan keluar (selokan, sungai, dan lain-lain) hanyalah air yang tidak tercemar. Air hasil tersebut sudah dapat dipakai kembaliuntuk keperluan sehari-hari.
  15. 15. BAB III PENUTUP3.1 KESIMPULAN Pencemaran air dapat disebabkan oleh berbagai hal. Salah satunya penyebabpencemaran air adalah aktivitas manusia yang menciptakan limbah (sampah)pemukiman atau limbah rumah tangga. Selain itu pencemaran air juga disebabkandari limbah industri yang dibuang sembarangan di sungai, selokan, laut, dan lain-lain.Hal itu mengakibatkan terjadinya bencana banjir, erosi, tanah longsor, dan lain-lain.Upaya penanggulangan pencemaran air dimulai dari pengertian yang baik danperubahan dari masyarakat. Dimulai dengan tidak membuang sampah rumah tanggasembarangan di sungai sampai pada pengertian untuk mengolah sampah agar tidakmencemari air. Selain hal itu, pennggulangan pencemaran air dengan cara penanamanpohon dapat mencegah longsor dan dapat menyerap banyak air bersih3.2 SARAN Dari materi yang telah kita bahas , kita dapat menarik kesimpulan dari makalahini bahwa Bagi masyarakat dan industri-industri besar, hendaknya memperhatikanlimbah yang mencemari sungai, danau, laut dan rwa. Selain itu, sebaiknyamengunakan cara pengolahan air buangan untuk mengolah limbah menjadi air bersihyang dapat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.
  16. 16. DAFTAR PUSTAKARobert Kodoatie. 2008. Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu (Edisi 2).Jakarta:Index.Sentra, Edukasi. 2010. Macam-macam Penceemaran Lingkungan, (Online),(http://www.sentra-edukasi.com/2010/04/macam-macam-pencemaran-lingkungan-upaya.html,diakses 24November 2011).Slamet Prawirohartono. 2000. Biologi – 1b Untuk SMU Kelas 1 Tengah TahunKedua. Bandung: Bumi Aksara.Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD). 2001. PenanggulanganPencemaran Air. Bandung: Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup.Anneahira.2010. Cara Mencegah Penemaran Air, (Online),(www.anneahira.com/cara-mencegah-pencemaran-air.html, diakses 24 November2011).Hidayat, Wahyu. 1Januari, 2008. Teknologi Pengolahan Air Limbah. Majari. hlm. 5.

×