Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Pengendalian input proses dan output

1,854 views

Published on

Pengendalian input proses dan output. Referensi utama bahan ajar ini adalah bahan ajar dosen kami, bapak marmah hadi dan bapak ennoch sindang

Published in: Software
  • Be the first to comment

Pengendalian input proses dan output

  1. 1. Pengendalian Input, Process dan Output Mahasiswa dapat mempraktekkan pengendalian pengujian aplikasi
  2. 2. CurriculumVitae D III Akuntansi STAN (Bintaro) 2002-2005 SD s.d SMU (Magelang) 1985-2002 Rohmad Adi Siaman SST. Akt., M.Ec.Dev. NIP. 19850529 200602 1 003 Magelang, 29 Mei 1985 Auditor Terampil, BPKP Maluku (Ambon) 2006-2008 DIV Akuntansi STAN (Bintaro) 2009-2010 Auditor Pertama, BPKP Kalimantan Selatan (Banjarbaru) 2011-2012 S2 MEP UGM (Yogyakarta) 2012-2014 Auditor Muda, BPKP Pusat dan Dosen Tidak Tetap PKN STAN(Jakarta) 2014-sekarang
  3. 3. Contact Rohmad Adi Siaman SST. Akt., M.Ec.Dev. NIP. 19850529 200602 1 003 Magelang, 29 Mei 1985 085243341401 085243341401 komdit.adis.web.id twitter.com/adiswebid facebook.com/rohmadadis slideshare.net/rohmadadis
  4. 4. 5 Konsep Dasar Sistem pembukuan manual vs berbasis komputer “ Prosedur pembukuan secara manual berbeda dengan pembukuan berbasis komputer “ maka …. • alat kendalinya pasti berbeda • risiko audit dan risiko salah saji juga berbeda • tehnik audit pasti berbeda
  5. 5. 6 Sistem Pembukuan Manual Sistem Pembukuan Manual … dimana titik kritis pengendaliannya? menjurnal memposting menyusun lap keuangan A B C Jurnal Bukti Transaksi Buku Besar Buku Pembantu Neraca Lajur Lap. Keuangan Bukti Transaksi Buku Pembantu
  6. 6. 7 Sistem Pembukuan Manual Sistem Pembukuan Manual … dimana titik kritis pengendaliannya? menjurnal memposting pengarsipan menyusun laporan keuangan A B C D Bukti Transaksi
  7. 7. Titik Kritis Pengendalian atas Sistem Pembukuan Manual menjurnal pengarsipan A Bukti
  8. 8. Titik Kritis Pengendalian atas Sistem Pembukuan Manual Fokus pengendalian: • Completeness • Accuracy (nilai dan klasifikasi) • Recognition • Valuation • Auditability menjurnal pengarsipan A • Apakah semua transaksi dibuatkan bukti? • Apakah semua bukti direkam dalam jurnal? • Apakah mendebet dan mengkredit akun yang benar? • Apakah recognition dan valuation sesuai dengan GAAP? • Apakah transaksi diotorisasi? • Apakah pengarsipan baik? • Apakah audit trail dibuat dengan baik? Bukti
  9. 9. 10 Titik Kritis Pengendalian atas Sistem Pembukuan Manual memposting B Jurnal Bukti
  10. 10. 11 Titik Kritis Pengendalian atas Sistem Pembukuan Manual Fokus pengendalian: • Completeness • Accuracy (nilai dan klasifikasi) • Auditability memposting B • Apakah semua jurnal telah diposting ke Buku Besar • Apakah semua bukti telah diposting ke Buku Pembantu • Apakah semua posting dilakukan dengan akurat (akun yang benar dan jumlah yang benar) • Apakah pemindahan saldo antara periode yang lalu dengan periode berjalan telah akurat. • Apakah perhitungan saldo akhir (matematis) pada buku besar dan pembantu telah benar. • Apakah Buku Besar cocok dengan Buku Pembantu • Apakah audit trail dibuat dengan baik Jurnal Bukti
  11. 11. 12 Titik Kritis Pengendalian atas Sistem Pembukuan Manual Menyusun lap keuangan C Buku Besar
  12. 12. 13 Titik Kritis Pengendalian atas Sistem Pembukuan Manual Menyusun lap keuangan C • Apakah semua saldo Buku Besar telah ditransfer ke neraca lajur secara lengkap dan benar • Apakah jurnal penyesuaian dilakukan secara benar dan memang diperlukan (bukannya justru menjadi media untuk melakukan window dressing) • Apakah pengungkapan (disclosure) sudah memadai • Klasifikasi • Contingency • Valuation • Disclosure lainnya Buku Besar
  13. 13. Apa yang diaudit oleh Auditor ..? .. pada sistem akuntansi yang manual
  14. 14. 15 Bagaimana Mengaudit Akurasi Pengolahan Data pada Sistem Pembukuan Manual Jurnal Bukti Transaksi Buku Besar Buku Pembantu Neraca Lajur Lap. Keuangan Bukti Transaksi Buku Pembantu • Arus pengolahan data • Arus proses audit secara “tracing back”
  15. 15. 16 Bagaimana Mengaudit Akurasi Pengolahan Data pada Sistem Pembukuan Manual 1 Jurnal Bukti Transaksi Buku Besar Buku Pembantu Neraca Lajur Lap. Keuangan Bukti Transaksi Buku Pembantu
  16. 16. 17 Bagaimana Mengaudit Akurasi Pengolahan Data pada Sistem Pembukuan Manual 1 Jurnal Bukti Transaksi Buku Besar Buku Pembantu Neraca Lajur Lap. Keuangan Bukti Transaksi Buku Pembantu • Menguji apakah angka laporan keuangan cocok dengan neraca lajur, buku besar dan buku pembantu
  17. 17. 18 Bagaimana Mengaudit Akurasi Pengolahan Data pada Sistem Pembukuan Manual 1 Jurnal Bukti Transaksi Buku Besar Buku Pembantu Neraca Lajur Lap. Keuangan Bukti Transaksi Buku Pembantu 2
  18. 18. 19 Bagaimana Mengaudit Akurasi Pengolahan Data pada Sistem Pembukuan Manual 1 Jurnal Bukti Transaksi Buku Besar Buku Pembantu Neraca Lajur Lap. Keuangan Bukti Transaksi Buku Pembantu • Menguji apakah buku besar cocok dengan jurnal ybs (sampling) • Menguji apakah pemindahan saldo buku besar periode sebelumnya ke periode berjalan telah cocok 2
  19. 19. Bagaimana Mengaudit Akurasi Pengolahan Data pada Sistem Pembukuan Manual 1 Jurnal Bukti Transaksi Buku Besar Buku Pembantu Neraca Lajur Lap. Keuangan Bukti Transaksi Buku Pembantu 2 3
  20. 20. Bagaimana Mengaudit Akurasi Pengolahan Data pada Sistem Pembukuan Manual 1 Jurnal Bukti Transaksi Buku Besar Buku Pembantu Neraca Lajur Lap. Keuangan Bukti Transaksi Buku Pembantu • Menguji apakah jurnal cocok dengan bukti yang bersangkutan (sampling) • Menguji apakah jurnal telah dibuat dengan benar dan lengkap • Menguji pengendalian intern dengan meneliti audit trail 2 3
  21. 21. Bagaimana Mengaudit Akurasi Pengolahan Data pada Sistem Pembukuan Manual 1 Jurnal Bukti Transaksi Buku Besar Buku Pembantu Neraca Lajur Lap. Keuangan Bukti Transaksi Buku Pembantu 2 3 4
  22. 22. Bagaimana Mengaudit Akurasi Pengolahan Data pada Sistem Pembukuan Manual 1 Jurnal Bukti Transaksi Buku Besar Buku Pembantu Neraca Lajur Lap. Keuangan Bukti Transaksi Buku Pembantu • Menguji apakah bukti lengkap dan valid • Menguji apakah bukti sesuai dengan fisik 2 3 4
  23. 23. Bagaimana Mengaudit Akurasi Pengolahan Data pada Sistem Pembukuan Manual 1 Jurnal Bukti Transaksi Buku Besar Buku Pembantu Neraca Lajur Lap. Keuangan Bukti Transaksi Buku Pembantu • KESIMPULAN APA YANG AKAN DIPEROLEH AUDITOR dengan pendekatan tracing back di atas? 2 3 4
  24. 24. 25 Kesimpulan yang akan diperoleh Auditor melalui Prosedur Pentrasiran Ke Belakang Dengan mentrasir laporan keuangan dari ujung hingga ke pangkal (bukti / source document) maka auditor akan menyimpulkan apakah: • Transfer angka dari buku besar dan Buku pembantu ke Neraca Lajur dan Laporan Keuangan sudah akurat • Kalkulasi matematis pada buku besar dan Buku Pembantu sudah akurat • Transfer angka antar periode pembukuan telah akurat • Buku besar cocok dengan jurnal • Jurnal telah dibuat sesuai dengan bukti transaksi, baik akunnya, maupun jumlah serta periodisaisinya. • Source document telah valid dan sesuai dengan bukti fisik (jika ada) APA YANG KURANG?
  25. 25. 26 Kesimpulan yang akan diperoleh Auditor melalui Prosedur Pentrasiran Ke Belakang APA YANG KURANG? • Tehnik di atas tidak dapat menguji kelengkapan. • Transaksi yang disembunyikan buktinya / tidak dibuat buktinya tidak akan terbukukan dan tidak dapat terungkap melalui prosedur pentrasiran.
  26. 26. 27 Bagaimana Auditor melengkapi Prosedur Audit yang Manual? • Pengujian analitis • Menguji arus uang dan arus barang • Kontrol hubungan akun / transaksi lainnya • Observasi, Inspeksi, Wawancara, Pemeriksaan Fisik • Konfirmasi • Rekonsiliasi • Mempelajari korespondensi (surat menyurat) Auditee dengan pihak lain dan Notulen Rapat • Mempelajari kewajaran judgement dan accounting treatment yang dipilih Auditee, seperti umur aktiva tetap, cadangan penghapusan piutang, metode persediaan dsb. • Mempelajari lingkungan lain yang patut diduga dapat mendorong terjadinya salah saji Sebutkan contoh dan tujuan yang ingin dicapai dari prosedur audit ini : a. Wawancara b. Konfirmasi c. Rekonsiliasi
  27. 27. 28 Jadi …. • Pengujian akurasi proses pengolahan data melalui “tracing back” hanyalah SEBAGIAN saja dari rangkaian prosedur audit. • Kesalahan yang sering dilakukan oleh auditor junior: • Terlalu banyak menghabiskan waktu dengan pengujian substantif, termasuk tracing back yang sekedar menyimpulkan bahwa proses pengolahan data secara matematis telah benar. • Padahal, dalam pemeriksaan keuangan (general audit), bukan hanya akurasi yang harus diuji, melainkan juga: • completeness, valuation, recognition, • existence • obligation, • presentation / disclosures
  28. 28. Apa yang diaudit oleh Auditor ..? .. pada sistem akuntansi yang berbasis komputer
  29. 29. Apa yang diaudit oleh Auditor ..? .. pada sistem akuntansi yang berbasis komputer “Kenali dahulu karakteristik sistem berbasis komputer”
  30. 30. 31 Computer Based Accounting System Database Program untuk menghasilkan output Program untuk menerima input Program untuk memanipulasi/ memroses data • Dimana titik kritis pengendalian intern - nya?
  31. 31. 32 • Data input dapat melalui trigger dari user, misalnya: • keyboard, scanner, touch screen, mouse • suara, video. • touch tone telephone • e-mail, digital fax, sms, mms • Data input dapat melalui program otomatis, seperti: • perhitungan bunga harian • perhitungan depresiasi bulanan • perhitungan pemakaian pulsa telepon Computer Based Accounting System => Input Database Computer generated input User’s keyed-in input computer program 1A computer program 1B Database
  32. 32. 33 Computer Based Accounting System => input Database Computer generated input User’s keyed- in input computer program 1A computer program 1B • Input control: • memastikan bahwa input valid, lengkap, akurat dan terotorisasi
  33. 33. • Setelah data masuk ke dalam database, biasanya dilakukan manipulasi data, misalnya: • koreksi, • alokasi biaya, • perubahan, penambahan dan penghapusan komponen data, • pemrosesan dalam bentuk kalkulasi dan sinkronisasi • Dapat dilakukan oleh user ataupun secara otomatis Computer Based Accounting System => Proses Database manipulation computer program 2 DatabaseDatabase
  34. 34. Computer Based Accounting System => Proses •process control: •memastikan bahwa pemrosesan valid, lengkap, akurat dan terotorisasi Database Database manipulation computer program 2 Database
  35. 35. 36 • Setiap output dihasilkan oleh satu set program tersendiri • setiap program akan mengambil data langsung dari database • setiap program bekerja secara independen dan TIDAK SEQUENTIAL • jadi dapat saja ledger salah, namun neraca tetap akurat Computer Based Accounting System => Output Database computer program 3C Journal Ledger Sub ledger ReportsReportsReports Journal computer program 3A computer program 3B computer program 3D
  36. 36. Output control: • memastikan bahwa output valid, lengkap, akurat • memastikan bahwa output diakses oleh / didistribusikan kepada yang berwenang Computer Based Accounting System => Output Database computer program 3C Journal Ledger Sub ledger ReportsReportsReports Journal computer program 3A computer program 3B computer program 3D
  37. 37. Computer Based Accounting System Database computer program 3C Journal Ledger Sub ledger ReportsReportsReports Journal Computer generated input User key-in input Database manipulation computer program 3A computer program 3B computer program 3D computer program 2 computer program 1A computer program 1B
  38. 38. Computer Based Accounting System Database computer program 3C Journal Ledger Sub ledger ReportsReportsReports Journal Computer generated input User key-in input Database manipulation computer program 3A computer program 3B computer program 3D computer program 2 computer program 1A computer program 1B Input control: memastikan bahwa input valid, lengkap, akurat dan terotorisasi
  39. 39. 40 Computer Based Accounting System Database computer program 3C Journal Ledger Sub ledger ReportsReportsReports Journal Computer generated input User key-in input Database manipulation computer program 3A computer program 3B computer program 3D computer program 2 computer program 1A computer program 1B process control: memastikan bahwa pemrosesan valid, lengkap, akurat dan terotorisasi
  40. 40. 41 Computer Based Accounting System Database computer program 3C Journal Ledger Sub ledger ReportsReportsReports Journal Computer generated input User key-in input Database manipulation computer program 3A computer program 3B computer program 3D computer program 2 computer program 1A computer program 1B Output control: memastikan bahwa output valid, lengkap, akurat dan diakses oleh yang berwenang
  41. 41. Computer Based Accounting System Controls Database computer program 3C Journal Ledger Sub ledger ReportsReports Reports Journal Computer generated input User key-in input Database manipulation computer program 3A computer program 3B computer program 3D computer program 2 computer program 1A computer program 1B Input control Process control output control +/+ General control
  42. 42. 43 Database Program untuk output Program untuk input Program memanipulasi/ memroses data Bagaimana Mengaudit CBAS (Computer Based Accounting System) Uji efektivitas input control Uji efektivitas process control 1. Uji efektivitas output control 2. Uji akurasi output Uji apakah database tidak berisi “garbage”
  43. 43. 44 Database Program untuk output Program untuk input Program memanipulasi/ memroses data Bagaimana Mengaudit CBAS (Computer Based Accounting System) • Fokus utama : (amongst other things) • 1. Memastikan bahwa database tidak berisi “garbage” • 2. Output dihasilkan secara akurat
  44. 44. • Secara sampling, menguji apakah semua data di- input secara akurat (akunnya, nilainya, ownershipnya, existence- nya, dan cutoff periodenya) • Menguji apakah ada kemungkinan data yang sama terinput lebih dari 1X atau ada data yang terinput secara tidak sempurna; tidak lengkap Database Program untuk output Program untuk input Program memanipulasi/ memroses data Bagaimana Mengaudit Input Pada CBAS Uji efektivitas input control
  45. 45. Database Program untuk output Program untuk input Program memanipulasi/ memroses data Bagaimana Mengaudit Input Pada CBAS • Jika pengujian input menyimpulkan bahwa input yang masuk terlalu banyak “garbage”, maka pengujian lain tidak perlu dilakukan. • Hasilnya; => DISCLAIMER (menolak memberikan opini)
  46. 46. Database Program untuk output Program untuk input Program memanipulasi/ memroses data Bagaimana Mengaudit Proses Pada CBAS Uji efektivitas process control • Secara sampling, menguji apakah pemrosesan dilakukan secara akurat (akunnya, nilainya, cutoff periodenya) • Menguji apakah ada kemungkinan pemrosesan dapat menghasilkan “garbage”. • Menguji kemungkinan pemrosesan tidak terotorisasi
  47. 47. Database Program untuk output Program untuk input Program memanipulasi/ memroses data Bagaimana Mengaudit Proses Pada CBAS Uji efektivitas process control • Jika pengujian proses menyimpulkan bahwa hasil pemrosesan data akan menghasilkan terlalu banyak “garbage” di dalam database, maka pengujian lain tidak perlu dilakukan. • Hasilnya; => DISCLAIMER (menolak memberikan opini)
  48. 48. Program untuk output Program untuk input Program memanipulasi/ memroses data Bagaimana Mengaudit Database Pada CBAS Uji apakah database tidak berisi “garbage” • Menguji apakah data integrity dalam database benar-benar terjaga • Jika data integrity tak terpelihara, maka database dapat menjadi garbage => tidak ada gunanya melanjutkan pengujian Database
  49. 49. 50 Database Program untuk output Program untuk input Program memanipulasi/ memroses data Bagaimana Mengaudit Output Pada CBAS 1. Uji efektifitas output control 2. Uji akurasi output Menguji akurasi output • dengan memeriksa kode program satu per satu, baris per baris, • atau • dengan parallel simulation, • dengan data test (audit through the computer) • dengan ITF • atau • dengan audit around the computer (manual test)
  50. 50. 51 Kesimpulan pengujian output • apakah pengendalian output telah efektif • apakah output akurat dan lengkap Database Program untuk output Program untuk input Program memanipulasi/ memroses data Bagaimana Mengaudit Output Pada CBAS
  51. 51. 52 Jadi … Audit CBAS tidak dilakukan secara tracing back, Database Program untuk menghasilkan output Program untuk menerima input Program untuk memanipulasi/ memroses data • Tidak ada gunanya mentrasir dari laporan keuangan ke ledger, lalu dari ledger ke jurnal, dst….
  52. 52. 53 Tehnik/Pendekatan Melakukan Audit CBAS • Audit around the computer system • Audit through the computer system • Audit with the computer • compliance test • substantive test
  53. 53. 54 Mekanisme Audit CBIS Database computer program Journal Ledger Sub ledger ReportsReports Reports Journal Computer generated input User key-in input Database manipulation computer program computer program computer program computer program computer program
  54. 54. 55 Controls in a Computer System. • General controls • tercermin pada: policy, standar, prosedur, praktek yang berjalan dan struktur organisasi • Application controls • input control • process control • output control
  55. 55. Internal Control Pada CBAS yang Menjadi Fokus Perhatian Auditor Database computer program 3C Journal Ledger Sub ledger ReportsReports Reports Journal Computer generated input User key-in input Database manipulation computer program 3A computer program 3B computer program 3D computer program 2 computer program 1A computer program 1B Input control Process control output control Application Control + General Control
  56. 56. 57 Apakah pada CBAS Auditor Tetap harus melakukan hal berikut ini ? • Pengujian analitis • Menguji arus uang dan arus barang • Kontrol hubungan akun / transaksi lainnya • Observasi, Inspeksi, Wawancara, Pemeriksaan Fisik • Konfirmasi • Rekonsiliasi • Mempelajari korespondensi (surat menyurat) Auditee dengan pihak lain dan Notulen Rapat • Mempelajari kewajaran judgement dan accounting treatment yang dipilih Auditee, seperti umur aktiva tetap, cadangan penghapusan piutang, metode persediaan dsb. • Mempelajari lingkungan lain yang patut diduga dapat mendorong terjadinya salah saji YA !
  57. 57. 58 Jadi .. • Penggunaaan komputer dalam sistem informasi membawa sejumlah besar perubahan. • Konsep-konsep pengendalian, prosedur-prosedur operasional baku, cara kerja, dan prasyarat keahlian teknis bagi mereka yang terlibat di dalam sistem mengalami perubahan yang signifikan. • Sehubungan dengan hal tersebut metode audit sestem yang manual berbeda dengan CBAS. • Untuk dapat melakukan audit CBAS secara efektif dan efisien, auditor harus memiliki pengetahuan mengenai teknologi informasi.
  58. 58. Referensi • Auditing PDE Dengan Standar IAI : Edisi kelima, Anies S.M. Basalamah, 2011 • Bahan ajar Komputer Audit oleh Marmah Hadi dan Ennoch Sindang

×