Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Tugas Sistem Informasi Akuntansi
Pada Rumah Makan BASAMO
Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan
Republik Indonesia
Kelomp...
i
Kata Pengantar
Dengan segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam yang maha pengasih lagi maha
penyayang yang telah melimp...
ii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.................................................................................................
1
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah subsistem dari sistem
informasi manaj...
2
C. Landasan Teori
Siklus adalah rangkaian dua komponen atau lebih yang saling berhubungan
dan berinteraksi untuk mencapa...
3
1) Mengambil pesanan dari pelanggan
2) Memeriksa dan menyetujui kredit dari pelanggan
3) Memeriksa ketersediaan persedia...
4
a. Memesan barang, persediaan, dan jasa
Aktivitas pertama dalam sikuls pengeluaran adalah memesan
persediaan dan perleng...
5
Langkah ketiga dalam siklus penggajian adalah memvalidasi setiap
data waktu dan kehadiran pegawai. Data waktu dan kehadi...
6
1) Computer-Integrated Manufacturing (CIM) adalah penggunaan berbagai
bentuk TI dalam proses produksi, seperti robot dan...
7
BAB II PEMBAHASAN
Siklus-Siklus Perusahaan dalam Sistem Informasi Akuntansi
Setiap Perusahaan tentu ingin selalu mempero...
8
c. Pelayan menyerahkan tagihan atas makanan dan menagihkannya pada
konsumen untuk dibayarkan dengan uang.
d. Konsumen me...
9
DFD untuk siklus Pendapatan:
Pembeli
Pemesanan
penjualan
Siklus
pengeluara
Siklus
produksi
Pengiriman
Penagihan
Penerima...
10
Flowchart untuk siklus pendapatan:
Delivery
Uang dikirim ke bank
Pelanggan memesan makanan Makanan disiapkan dan
dikiri...
11
Makan Di Tempat
Struk
Buku Besar
Uang di kirim ke
bank
pelanggan
memilih pesanan
Ada
pesananan
Membuat pesanan
Tambahan...
12
B. Siklus Pengeluaran
Siklus Pengeluaran merupakan serangkaian aktivitas bisnis dan kegiatan
pengolahan data yang berhu...
13
DFD siklus pengeluaran:
PersediaanSupplier
Pengeluaran
Kas
Bagian
Produksi
Pemesanan
Pengendalian
Persediaan
Supplier
P...
14
Flowchart siklus pengeluaran:
Buku besar
Menentukan jenis
barang
Daftar pesanan
Supllier menyiapkan
bahan baku
Tagihan ...
15
C. Siklus Produksi
Siklus Produksi adalah rangkaian aktivitas bisnis dan operasi pemrosesan data
terkait yang terus ter...
16
DFD Siklus Produksi:
Akuntansi
Biaya
Perancangan
produk
Perencanaan
dan
penjadwalan
Operasi
Produksi
Daftar Bahan Baku
...
17
Flowchart Siklus Produksi:
Makanan yang akan dibuat
Mengambil dari supplies
suplies
Habis akhir
hari
Di buang
Selesai
T...
18
D. Siklus Penggajian
Siklus Penggajian adalah aktivitas bisnis yang berulang dan operasi pemrosesan
data yang terkait d...
19
DFD siklus penggajian:
Update
buku
Bayar
pajak
DJP
Persiapan
Laporan
Manajemen
Pegawai/Penggajian
Buku Besar
Laporan
Pe...
20
Flowchart Siklus Penggajian:
Manajer
Menginput data
kepegawaian
Database
pegawai
Mengambil uang
dari bank
Slip gaji
Peg...
21
BAB III PENUTUP
A. Simpulan
Rumah Makan Basamo menjalankan bisnisnya dengan sistem yang sederhana
dengan mementingkan k...
22
DAFTAR PUSTAKA
Romney & Steinbart. 2012. Accounting Information System. United Kingdom: Pearson
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Laporan sistem informasi akuntansi pada rumah makan basamo

16,959 views

Published on

Laporan Sistem Informasi Akuntansi Pada Rumah Makan Basamo

Published in: Economy & Finance
  • Login to see the comments

Laporan sistem informasi akuntansi pada rumah makan basamo

  1. 1. Tugas Sistem Informasi Akuntansi Pada Rumah Makan BASAMO Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Republik Indonesia Kelompok 1 : Aisyah Fadillah Rachmawati (03) Brillianto Luqman Kusumajati (08) Lutfan Jazel Saifurrahman (21) Muhammad Fawzi Yustian (26) Putra Maqbul Ihsan Basyar (32) Syu’a Inten Khoirunissa (38) 3 AG
  2. 2. i Kata Pengantar Dengan segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam yang maha pengasih lagi maha penyayang yang telah melimpahkan rahmatnya kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan laporan atas penelitian yang berkaitan dengan ilmu sistem informasi akuntansi sebagai tugas lapangan di perkuliahan. Laporan ini telah kami susun dengan semaksimal mungkin, dimulai dari tahap yang sederhana seperti berdiskusi dengan anggota kelompok sampai tahap yang lebih kompleks, yaitu terjun ke lapangan untuk berhadapan langsung dengan narasumber mengenai tugas terkait. Dalam prosesnya kami mendapat bantuan dari banyak pihak untuk menyelesaikan laporan ini. Untuk itu kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelesaian laporan ini. Terlepas dari semua itu kami menyadari bahwa kemampuan dan pengetahuan kami masih terbatas, sehingga kami yakin masih banyak kekurangan dalam laporan ini. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar ke depannya kami bisa lebih baik lagi dan lebih memberikan manfaat bagi pihak yang menggunakan laporan ini. Bintaro, 25 Januari 2016 Kelompok Satu
  3. 3. ii DAFTAR ISI KATA PENGANTAR............................................................................................................................................I DAFTAR ISI ......................................................................................................................................................II BAB I PENDAHULUAN...................................................................................................................................... 1 A. LATAR BELAKANG........................................................................................................................................... 1 B. METODOLOGI PENELITIAN ............................................................................................................................... 1 C. LANDASAN TEORI ........................................................................................................................................... 2 1. Siklus Pendapatan (Revenue Cycle)....................................................................................................... 2 2. Siklus Pengeluaran (Expenditure Cycle) ................................................................................................ 3 3. Siklus Penggajian (Payroll Cycle)........................................................................................................... 4 4. Siklus Produksi (Production Cycle)......................................................................................................... 5 5. Siklus Keuangan (Financing Cycle) ........................................................................................................ 6 BAB II PEMBAHASAN....................................................................................................................................... 7 A. SIKLUS PENDAPATAN ...................................................................................................................................... 7 B. SIKLUS PENGELUARAN................................................................................................................................... 12 C. SIKLUS PRODUKSI......................................................................................................................................... 15 D. SIKLUS PENGGAJIAN...................................................................................................................................... 18 BAB III PENUTUP ........................................................................................................................................... 21 A. SIMPULAN .................................................................................................................................................. 21 DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................................................................... 22
  4. 4. 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah subsistem dari sistem informasi manajemen yang menyediakan informasi akuntansi keuangan, bersama informasi lainnya yang diperoleh dalam proses transaksi akuntansi yang rutin. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) yang baik dapat membantu sebuah perusahaan untuk mengcover kebutuhan perusahaan akan informasi-informasi akuntansi dan informasi- informasi lainnya yang berkaitan dengan proses bisnis yang ada dalam perusahaan tersebut. Dengan adanya SIA, akan meningkatkan kinerja perusahaan karena adanya efisiensi dan efektifitas terhadap berbagai sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan. Dalam penerapannya, SIA dibagi menjadi beberapa subsistem. Hal ini dikarenakan SIA merupakan sistem yang cukup kompleks sehingga dibagi menjadi beberapa subsistem untuk memudahkan pengimplementasiannya. Subsistem SIA tersebut, antara lain siklus pendapatan, siklus pengeluaran, siklus penggajian atau sumber daya manusia, siklus produksi, dan siklus keuangan. Perusahaan-perusahaan dituntut untuk melakukan kegiatan operasionalnya secara efektif dan efisien untuk mempertahankan eksistensinya, sehingga pengetahuan merupakan kekuatan yang sangat penting untuk membantu manajer dalam pengambilan keputusan. Dengan demikian, pengelolaan sistem informasi merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Rumah makan Basamo yang terletak di depan kampus STAN menarik perhatian kelompok kami untuk melakukan penelitian terhadap siklus-siklus tersebut terkait dengan kegiatan operasional rumah makan tersebut. B. Metodologi Penelitian Metode yang digunakan dalam penyusunan laporan ini adalah melalui wawancara dengan manajar rumah makan Basamo sebagai narasumber dan melalui studi pustaka yang dilakukan di berbagai sumber referensi yang berkaitan dengan Sistem Informasi Akuntansi.
  5. 5. 2 C. Landasan Teori Siklus adalah rangkaian dua komponen atau lebih yang saling berhubungan dan berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan. Sistem informasi adalah cara teratur untuk mengumpulkan, memproses, mengelola, dan melaporkan informasi agar organisasi dapat mencapai tujuan dan sasarannya. Sistem informasi akuntansi adalah sumber daya manusia dan model dalam organisasi, yang bertanggung jawab terhadap persiapan informasi keuangan dan informasi tersebut diperoleh dari mengumpulkan dan memproses berbagai transaksi perusahaan (Romney & Steinbert, 2012). Sistem akuntansi memiliki 5 siklus sub sistem, yaitu: 1. Siklus pendapatan (revenue cycle) 2. Siklus pengeluaran (expenditure cycle) 3. Siklus penggajian (payroll cycle) 4. Siklus produksi (production cycle) 5. Siklus keuangan (financing cycle) Kelima siklus tersebut memberikan data transaksi pada buku besar dan pelaporan (general ledger & reporting systems) untuk pencatatan dan komunikasi yang berhubungan dan penyiapan laporan keuangan dan laporan manajerial lainnya (Romney & Steinbert, 2012) Berikut ini adalah penjelasan dari setiap siklus-siklus tersebut. 1. Siklus Pendapatan (Revenue Cycle) Siklus pendapatan (revenue cycle) adalah rangkaian aktivitas bisnis dan kegiatan pemrosesan informasi terkait yang terus berulang dengan menyediakan barang dan jasa ke para pelanggan dan menagih kas sebagai pembayaran dari penjualan-penjualan tersebut. Pada siklus pendapatan terdapat 4 aktivitas dasar bisnis yaitu a. Memasukkan pesanan penjualan (sales order entry) Siklus pendapatan dimulai dari penerimaan pesanan dari para pelanggan. Departemen bagian pesanan penjualan melakukan proses memasukkan pesanan penjualan. Dokumen yang dibuat dalam proses ini adalah pesanan penjualan (Sales Order). Proses memasukkan pesanan penjualan mencakup tiga tahap:
  6. 6. 3 1) Mengambil pesanan dari pelanggan 2) Memeriksa dan menyetujui kredit dari pelanggan 3) Memeriksa ketersediaan persediaan b. Mengirim pesanan (Shipping) Aktivitas dasar kedua dalam siklus pendapatan adalah memenuhi pesanan pelanggan dan mengirimkan barang dagangan yang diinginkan tersebut. Aktivitas ini dilakukan oleh depatemen bagian perdagangan dan pengiriman. Proses ini terdiri dari dua tahap: 1) Mengambil dan mengepak pesanan 2) Mengirim pesanan tersebut beserta dokumen pengiriman c. Penagihan dan piutang usaha (Billing and accounts receivable) Aktivitas dasar ketiga dalam siklus akuntansi pendapatan melibatkan penagihan ke para pelanggan dan memelihara data piutang usaha. Dokumen yang dibuat dalam proses penagihan adalah faktur penjualan (Sales Invoice). d. Menerima pembayaran (Cash Collection) Langkah terakhir dari siklus pendapatan adalah menerima pembayaran. Yang melakukan aktivitas ini adalah kasir. 2. Siklus Pengeluaran (Expenditure Cycle) Siklus pengeluaran (expenditure cycle) adalah rangkaian kegiatan bisnis dan operasional pemrosesan data terkait yang berhubungan dengan pembelian serta pembayaran barang dan jasa (Romney & Steinbart, 2012). Tujuan siklus pengeluaran: Memastikan bahwa semua barang dan jasa yang dipesan sesuai kebutuhan, menerima semua barang yang dipesan dan memastikan barang tersebut dalam kondisi baik, mengamankan barang hingga diperlukan, memastikan bahwa faktur berkaitan dengan barang atau jasa sah dan benar. Mencatat dan mengklasifikasikan pengeluaran kas dengan cepat dan akurat. Memposting kewajiban dan pengeluaran kas pada rekening supplier yang tepat pada buku besar dan buku pembantu hutang. Memastikan bahwa semua pengeluaran kas sesuai dengan pengeluaran yang telah diotorisasi. Pada siklus pengeluaran terdapat 3 aktivitas dasar bisnis yaitu:
  7. 7. 4 a. Memesan barang, persediaan, dan jasa Aktivitas pertama dalam sikuls pengeluaran adalah memesan persediaan dan perlengkapan. Keputusan penting yang dibuat dalam langkah ini adalah mengidentifikasi apa, kapan, dan berapa banyak yang dibeli, dan dari pemasok mana akan dibeli. Dokumen yang dibuat dalam proses pemesanan barang adalah pesanan pembelian (purchase order). b. Menerima dan menyimpan barang, persediaan, dan jasa Aktivitas kedua dalam siklus pengeluaran adalah penerimaan dan penyimpanan barang yang dipesan. Bagian penerimaan bertanggung jawab untuk mengecek dan menerima kiriman dari para pemasok. Dokumen yang dibuat dalam proses penerimaan barang adalah laporan penerimaan (Receiving Report). c. Membayar untuk barang, persediaan, dan jasa Aktivitas ketiga dalam siklus pengeluaran adalah menyetujui faktir penjualan dari vendor untuk pembayaran. Bagian utang usaha menyetujui faktur penjualan untuk dibayar dan kasir bertanggung jawab untuk melakukan pembayaran. 3. Siklus Penggajian (Payroll Cycle) Siklus penggajian (payroll cycle) adalah rangkaian aktivitas bisnis berulang dan operasional pemesanan data terkait yang berhubungan dengan cara yang efektif dalam mengelola pegawai (Romney & Steinbart, 2012). Pada siklus penggajian, terdapat 7 aktivitas dasar bisnis, yaitu: a. Perbaharui file induk penggajian Aktivitas pertama dalam siklus penggajian melibatkan pembaharuan file induk penggajian untuk mencerminkan berbagai jenis perubahan penggajian; seperti mempekerjakan orang baru, pemberhentian, dan perubahan tingkat gaji. b. Perbaharui tarif dan pemotongan pajak Aktivitas kedua dalam siklus penggajian adalah memperbaharui informasi mengenai tarif dan pemotongan pajak lainnya. File yang terlihat dalam proses ini adalah file tarif. c. Validasi data waktu dan kehadiran
  8. 8. 5 Langkah ketiga dalam siklus penggajian adalah memvalidasi setiap data waktu dan kehadiran pegawai. Data waktu dan kehadiran didapat dari dile absesnsi. d. Mempersiapkan penggajian Langkah keempat dalam siklus penggajian adalah mempersiapkan penggajian. Informasi tingkat gaji didapat dari file induk penggajian. e. Membayar gaji Langkah selanjutnya adalah pembayaran yang sesungguhnya atas cek gaji ke pegawai. f. Hitung kompensasi dan pajak yang dibayar perusahaan Perusahaan membayar beberapa pajak penghasilan dan kompensasi pegawai secara langsung. g. Keluarkan pajak penghasilan dan potongan lain-lain Aktivitas terakhir dalam proses penggajian adalah membayar kewajiban pejak penghasilan dan potongan sukarela lainnya dari setiap pegawai. 4. Siklus Produksi (Production Cycle) a. Perancangan Produk (Aktivitas 1) 1) Langkah pertama dalam siklus produksi adalah perancangan produk 2) Tujuan aktivitas ini adalah untuk merancang sebah produk yang memenuhi permintaan dalam hal kualitas, ketahanan, dan fungsi; dan secara simultan meminimalkan biaya produksi. b. Perencanaan dan Penjadwalan (Aktivitas 2) 1) Langkah kedua dalam siklus produksi adalah perencanaan dan penjadwalan 2) Tujuan dari langkah ini adalah mengembangkan rencana produksi yang cukup efisien untuk memenuhi pesanan yang ada dan mengantisipasi permintaan jangka pendek tanpa menimbulkan kelebihan persediaan barang jadi. c. Operasi Produksi (Aktivitas 3)
  9. 9. 6 1) Computer-Integrated Manufacturing (CIM) adalah penggunaan berbagai bentuk TI dalam proses produksi, seperti robot dan mesin yang dikendalikan oleh kompute, untuk mengurangi biaya produksi. 2) Setiap perusahaan membutuhkan data mengenai 4 segi berikut ini dari operasi produksinya: a) Bahan baku yang digunakan b) Jam tenaga kerja yang digunakan c) Operasi mesin yang dilakukan d) Serta biaya overhead produksi lainnya yang terjadi d. Akuntansi Biaya (Aktivitas 4) Langkah terakhir dalam siklus produksi adalah akuntansi biaya. Tiga tujuan dasar dari sistem akuntansi biaya adalah 1) Memberikan informasi untuk perencanaan, pengendalian, dan penilaian kinerja dari operasi produksi 2) Memberikan data biaya yang akurat mengenai produk untuk digunakan dalam menetapkan harga serta keputusan bauran produk. 3) Mengumpulkan dan memproses informasi yang digunakan untuk menghitung persediaan serta nilai harga pokok penjualan yang muncul di laporan keuangan perusahaan. 5. Siklus Keuangan (Financing Cycle) Siklus keuangan adalah kejadian yang berkaitan dengan prolehan dan manajemen dana modal termasuk kas. Siklus keuangan terdiri dari jurnal pemasukan, jurnal buku besar, neraca, laporan laba/rugi, dan lain lain.
  10. 10. 7 BAB II PEMBAHASAN Siklus-Siklus Perusahaan dalam Sistem Informasi Akuntansi Setiap Perusahaan tentu ingin selalu memperoleh laba dalam menjalankan bisnisnya. Dalam memproduksi barang dan jasa, perusahaan harus menganalisis dan menyusun berbagai tahap agar laba tersebut dapat diperoleh. Laba tersebut dapat diperoleh apabila perusahaan dapat menjalankan bisnisnya dengan seefisien dan seefektif mungkin sehingga apa yang didapat lebih besar dengan apa yang dikeluarkan. Ada berbagai tahap, atau yang selanjutnya akan disebut Siklus, bagi perusahaan dalam memproses barang sampai barang tersebut dapat didistribusikan dan digunakan oleh konsumen. Siklus-siklus tersebut terdiri dari siklus pendapatan, siklus pengeluaran, siklus produksi, dan siklus penggajian. Dalam rangka mendalami materi yang dipelajari, kelompok mengadakan wawancara interaktif dengan seorang manajer di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang rumah makan, yaitu Rumah Makan Basamo yang telah berdiri sejak Oktober 2015. Siklus-siklus diatas akan dijabarkan secara lebih rinci dalam bentuk laporan berdasarkan kegiatan operasional rumah makan yang telah diwawancarai, sebagai berikut: A. Siklus Pendapatan Pendapatan dilakukan apabila ada pertukaran antara jasa yang diberikan kepada konsumen dan uang yang dikeluarkan dari konsumen kepada rumah makan Bimbo atas jasa yang digunakan. Langkah-langkahnya secara lebih terperinci diantaranya: a. Jadi pertama-tama, konsumen memesan makanan yang diinginkan kepada pelayan yang bertugas di display. Namun karena Rumah Makan Basamo langsung menyediakan makanan di meja, konsumen hanya tinggal memilih makanan apa yang akan disantap tanpa harus memesan terlebih dahulu—kecuali bila ada pesanan tambahan. b. Seusai makan, konsumen akan memanggil pelayan yang bertugas untuk menghitung total makanan yang telah dikonsumsi dan berapa yang harus ia bayar. Ini tahap awal pertukaran, yang akan menjadi cikal bakal dalam siklus pendapatan.
  11. 11. 8 c. Pelayan menyerahkan tagihan atas makanan dan menagihkannya pada konsumen untuk dibayarkan dengan uang. d. Konsumen membayar sesuai jumlah yang ditagih, sementara pelayan memberikan struk tunai. Saat inilah, dimana terjadi pertukaran, adalah siklus pendapatan. e. Pelayan membawa struk dan jumlah uang yang diterima ke kasir. Karena Rumah Makan Basamo adalah rumah makan kecil, sehingga sistem akuntansinya masih manual. Manual disini artinya segala aliran kas yang masuk dan keluar dicatat oleh akuntan di dalam buku besar (ledger). f. Penyimpanan uang yang telah diterima akan disetorkan ke bank. Kasus ini berlaku bagi konsumen yang hendak makan di Rumah Makan Basamo. Namun Rumah Makan Basamo menyediakan fasilitas untuk mengantarkan makanan ke rumah pemesan tanpa dipungut biaya tambahan, berupa delivery order. Fasilitas ini memungkinkan konsumen untuk memesan dulu makanannya baru membayar. Jadi bagi konsumen yang memesan makanan via telepon agar makanan tersebut diantar ke rumah, langkah-langkah dalam siklus pendapatannya adalah sebagai berikut: a. Konsumen memesan makanan yang diinginkan via telepon/ menghubungi Rumah Makan Basamo lalu menyebutkan pesanan yang diinginkan. b. Makanan disiapkan dan dikirimkan kepada konsumen melalui kurir. c. Begitu sampai, kurir menyerahkan tagihan sekaligus makanan yang dipesan, sementara konsumen menerima makanan yang dipesan dan membayar tagihan tersebut. d. Kurir memberikan struk tanda terima bahwa makanan tersebut telah diterima dan telah dibayar secara lunas, sebelum kembali ke Rumah Makan Basamo dan menyerahkannya ke kasir. e. Kasir akan meneruskannya ke bagian akunting, dan akuntan akan mencatat ke dalam buku besar transaksi penjulan makanan pada hari yang bersangkutan. f. Uang yang diterima akan disetorkan ke bank.
  12. 12. 9 DFD untuk siklus Pendapatan: Pembeli Pemesanan penjualan Siklus pengeluara Siklus produksi Pengiriman Penagihan Penerimaan Kas Bank Inventory Kas Penjualan
  13. 13. 10 Flowchart untuk siklus pendapatan: Delivery Uang dikirim ke bank Pelanggan memesan makanan Makanan disiapkan dan dikirimkan TagihanPelanggan membayar Struk tanda terima Diserahkan ke kasir Buku Besar Ditulis dalam buku besar
  14. 14. 11 Makan Di Tempat Struk Buku Besar Uang di kirim ke bank pelanggan memilih pesanan Ada pesananan Membuat pesanan Tambahan Tidak pelanggan makan Pelanggan memanggil pelayan TagihanPelanggan membayar YA Ditulis dalam buku besar
  15. 15. 12 B. Siklus Pengeluaran Siklus Pengeluaran merupakan serangkaian aktivitas bisnis dan kegiatan pengolahan data yang berhubungan dengan pembelian dan pembayaran atas barang dan jasa yang dibeli. Dalam SIA siklus pengeluaran, paling tidak terdapat empat sub sistem yang harus dirancang, yaitu: sistem pembelian, system penerimaan barang, system voucher, dan system pengeluaran kas. Langkah- langkahnya secara lebih terperinci adalah sebagai berikut: a. Pertama-tama RM Basamo akan menentukan barang-barang baku apa yang dibutuhkannya untuk memproduksi makanan, sebelum memesannya kepada supplier. b. Supplier akan membuat daftar pesanan dan menyiapkan laporan tagihan untuk ditagihkan kepada RM Basamo. Dalam tahap ini telah terjadi hutang dagang bagi RM Basamo atas supplier. c. Supplier akan menyiapkan bahan-bahan baku yang sesuai dengan yang diinginkan RM Basamo langsung dari pasar, lalu mencocokkannya dengan daftar pesanan yang diinginkan oleh RM Basamo. d. Supplier memasok bahan-bahan yang sesuai setiap hari pada pagi hari kepada RM Basamo, lalu memberikan tagihan kepada RM Basamo. Tagihan ini dikenal dengan voucher, yaitu sebuah bukti atas pembelian barang atau jasa yang harus diselesaikan dengan pengeluaran uang. e. RM Basamo akan membayar hutang dagangnya sehingga hutang dagang tersebut hilang. f. Bahan-bahan yang telah dipesan akan dimasukkan ke dalam gudang persediaan untuk diolah menjadi beraneka makanan yang nantinya akan dijual.
  16. 16. 13 DFD siklus pengeluaran: PersediaanSupplier Pengeluaran Kas Bagian Produksi Pemesanan Pengendalian Persediaan Supplier Penerimaan Pesanan Pembelian
  17. 17. 14 Flowchart siklus pengeluaran: Buku besar Menentukan jenis barang Daftar pesanan Supllier menyiapkan bahan baku Tagihan pembayaran pesanan barang RM Basamo membayar tagihan struk Ditulis dalam buku besar Supllies
  18. 18. 15 C. Siklus Produksi Siklus Produksi adalah rangkaian aktivitas bisnis dan operasi pemrosesan data terkait yang terus terjadi yang berkaitan dengan pembuatan produk mulai dari bahan mentah menjadi produk akhir yang siap dijual. Langkah-langkahnya secara lebih terperinci adalah sebagai berikut: a. RM Basamo mengeluarkan persediaan makanan dari gudang persediaan untuk diolah menjadi makanan siap saji dengan bantuan para karyawan dan beberapa resep serta teknologi. b. Setiap makanan yang diproduksi RM Basamo adalah murni buatan RM Basamo yang dimasak setiap pagi, dan apabila tidak habis terjual, maka akan langsung dibuang. c. Setiap makanan yang terjual akan dicatat dalam buku besar sesuai dengan harga makanan yang bersangkutan sebagai salah satu unsur penyusunan laporan keuangan RM Basamo.
  19. 19. 16 DFD Siklus Produksi: Akuntansi Biaya Perancangan produk Perencanaan dan penjadwalan Operasi Produksi Daftar Bahan Baku Daftar Operasi Barang Setengah Jadi Produk Jadi
  20. 20. 17 Flowchart Siklus Produksi: Makanan yang akan dibuat Mengambil dari supplies suplies Habis akhir hari Di buang Selesai TIdak ya
  21. 21. 18 D. Siklus Penggajian Siklus Penggajian adalah aktivitas bisnis yang berulang dan operasi pemrosesan data yang terkait dengan manajemen yang efektif atas tenaga kerja. Fungsi adanya siklus penggajian adalah untuk pemrosesan data transaksi tentang aktivitas karyawan, menjaga aset organisasi, serta penyediaan informasi untuk pengambilan keputusan. Langkah-langkah terperinci mengenai siklus ini adalah sebagai berikut: a. RM Basamo merekrut pegawai dengan cara mengiklankan lowongan kerja dengan syarat minimal calon pegawai mengetahui tata cara memasak makanan dan jasa pelayanan. b. Para calon pekerja yang telah diterima selanjutnya akan mulai bekerja di RM Basamo dan tiap bulannya memperolah penghasilan berupa gaji. Gaji tersebut akan diberikan dalam bentuk tunai setiap bulannya kepada setiap pegawai. c. RM Basamo tidak menerapkan sistem bonus bagi para pegawainya. d. Tiap akhir bulan manajer akan menyiapkan file induk penggajian yang kemudian akan dipotong pajak. e. Manajemen mempersiapkan penggajian. f. Manajemen membayarkan gaji kepada tiap pegawai.
  22. 22. 19 DFD siklus penggajian: Update buku Bayar pajak DJP Persiapan Laporan Manajemen Pegawai/Penggajian Buku Besar Laporan Penggajian Laporan Pajak dan Pembayaran Bayar Pegawa Pegawai Bank Sumber daya Update pegawa
  23. 23. 20 Flowchart Siklus Penggajian: Manajer Menginput data kepegawaian Database pegawai Mengambil uang dari bank Slip gaji Pegawai dibayar
  24. 24. 21 BAB III PENUTUP A. Simpulan Rumah Makan Basamo menjalankan bisnisnya dengan sistem yang sederhana dengan mementingkan konsumen sebagai objek ekonomi yang memegang peran yang signifikan. Pemasukan seluruhnya dari satu region yaitu dari konsumen yang membeli, tidak ada sistim utang piutang yang melebihi dari hari itu dibuat menyebabkan Rumah Makan Basamo sangat mengandalkan kegiatan hariaannya. Dalam menyiapkan persediaanya semua juga dilaksanakan dalam hari yang sama semua transaksi, pengiriman barang serta pembayaran agar mempelancar bisnis. Rumah Makan Basamo melakukan kegiatan produksi dan sisa yang ada dibuang sehingga tidak ada barang yang bisa digunakan untuk esok hari dan ini menjadikan beban biaya berlebih bila hari itu persediaan yang digunakan melebihi yang dibutuhkan. Maka dari itu hubungan konsumen harus diperkuat dan dipermudah dengan mempercayakan bahwa konsumen dapat membayar setelah menikmati atau mendapat makanannya. Kepegawaian dari Rumah Makan Basamo dibangun dari awal yaitu saat perekrutan dengan melihat kualitas pegawainnya dalam melakukan jasa dan perannya. Rumah makan Basamo dengan sistem keuangannya membayar gaji pegawai setiap bulannya tanpa bonus tentu bisa menjadi hal kurang bagus. Demikian kesimpulan dari analisis keuangan Rumah Makan Basamo.
  25. 25. 22 DAFTAR PUSTAKA Romney & Steinbart. 2012. Accounting Information System. United Kingdom: Pearson

×