Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
CIMORY DAIRY SHOP BINTARO
Laporan ini diajukan untuk tugas Sistem Informasi Akuntansi di Progra...
I
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami ucapkan atas kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat dan karunia-
Nya kami masih diber...
II
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL .................................................................................................
1
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Penulisan
Persaingan dalam industri bisnis sangat marak akhir-akhir ini. Hal ini
mel...
2
yang sudah ada dan diterapkan oleh Cimory Dairy Shop dapat dijadikan acuan untuk
Sistem Informasi perusahaan-perusahaan ...
3
F. Landasan Teori
’’An acconting information system(AIS) is a system that collects, records, stores,
and processes data ...
4
Sistem Akuntansi Informasi Dalam Perusahaan Manufaktur
1. Sistem akuntansi pokok
Sistem akuntansi pokok merupakan organi...
5
 Prosedur pengumpulan biaya produksi dan non produksi
6. Sistem akuntansi kas
Sistem akuntansi kas dirancang untuk mena...
6
BAB II
PEMBAHASAN
A. Gambaran Umum Perusahaan
Cimory didirikan oleh Bambang Sutantio pada tahun 2004. Berawal dari keing...
7
B. Struktur Organisasi Perusahaan
Observasi yang kami lakukan hanya sebatas pada kantor cabang, sehingga informasi
yang ...
8
Pendapatan mereka juga didapat dari adanya Barang titipan yang dijual oleh supplier dari
perusahaan lain seperti marshma...
9
Pesanan Penjualan
Persediaan
Bukti Pembayaran
Permintaan
Pembayaran
Siklus
Manajemen SDM
/ Penggajian
1.0 Entry
Pesanan
...
10
D. Siklus Pengeluaran
Siklus pengeluaran adalah adalah serangkaian aktivitas bisnis dan operasi
pemrosesan informasi te...
11
Ancaman dan Pengendalian
 Ancaman :
1. Penggelapan Uang
Hal ini bisa terjadi dikarenakan petugas keamanan yang berada ...
12
DFD Level 0 – Siklus Pengeluaran Cimory Dairy Shop
2.0
Penerimaan
Pesanan Barang Persediaan
1.0
Pemesana
n
PusatGudang
...
13
E. Siklus Produksi
Siklus produksi adalah serangkaian aktivitas bisnis dan operasi pemprosesan
informasi terkait yang t...
14
Ancaman dan Pengendalian
Ancaman Pengendalian
Kemasan rusak
Pengecekan fisik barang saat pengiriman
dan meningkatkan ke...
15
Produk Jadi
Biaya
Manajemen
Laporan Sistem
Buku Besar
dan
Pelaporan
COGS
3.0
Operasi
Produksi
4.0
Akuntansi
Biaya
Kartu...
16
F. Siklus Penggajian
Siklus manajemen Sumber daya manusia dan penggajian adalah aktivitas bisnis yang
berulang dan oper...
17
Pajak dan Premi
Slip Gaji
Arsip Data
Gaji
Karyawan
Buku Besar
Arsip Slip
Gaji
Karyawan
Personalia
1.0
Penyerahan
Absen
...
18
G. Sistem Buku Besar Dan Pelaporan
Sistem pembukuan dan keuangan yang dilakukan Cimory Dairy Shop ini adalah
dengan rek...
19
DFD Level 0 dari sistem pendapatan akan mengentry data berupa bukti penjualan,
siklus persediaan akan mengentry kartu p...
20
Siklus
Akuntansi
Bendahara
Direktur
Anggaran
Manager
1.0
Memperbarui
Buku Besar
4.0
Menghasilka
n Laporan
Manajerial
Bu...
21
H. Sistem Aktiva Tetap
Aktiva tetap adalah kekayaan perusahaan yang memiliki wujud, mempunyai
manfaatekonomis lebih dar...
22
Ancaman dan Pengendalian
Ancaman Pengendalian
Pemanipulasian kerusakan
asset tetap
Pihak Cimory pusat harus merekrut at...
23
Uang
Aktiva Tetap
Kartu Aktiva
Tetap
Harga Aktiva
Aktiva tetap
Masa Manfaat
yang sudah
habis
Aktiva
tetap
Aktiva Tetap
...
24
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
1. Perusahaan Cimory yang bergerak dalam bidang makanan dan minuman sudah
terkenal sejak ...
25
dan jika perolehan keuntungan melebihi target maka akan diberikan bonus kepada
pegawainya.
4. Sistem Buku Besar dan Pel...
26
5. Sebaiknya Cimory membuat kartu member pelanggan atau sistim langganan. Kartu
member bisa berguna dalam ajang promosi...
27
DAFTAR PUSTAKA
- Hasil Wawancara dengan Kepala Toko Cimory Dairy Shop cabang Bintaro, Sdri. Erna
Eva Lestari.
- Romney,...
28
LAMPIRAN
A. DAFTAR PERTANYAAN
Narasumber : Erna Eva Lestari (Kepala Toko)
 Untuk yang dijual disini itu ada apa saja?
...
29
B. FOTO
30
31
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Laporan sistem informasi akuntansi pada cimory

10,900 views

Published on

Laporan Sistem Informasi Akuntansi Pada Cimory

Published in: Economy & Finance
  • Be the first to comment

Laporan sistem informasi akuntansi pada cimory

  1. 1. SISTEM INFORMASI AKUNTANSI CIMORY DAIRY SHOP BINTARO Laporan ini diajukan untuk tugas Sistem Informasi Akuntansi di Program Diploma III Spesialisasi Akuntansi, semester ganjil tahun akademik 2015/2016 Oleh 06. Ardian Sepandra Gupta 143060019338 11. Dyvan Rizky Nugraha Siahaan 143060020323 18. Indra Dewi Permata Sari 143060020539 22. Miraj Lorentz Arrohman 143060019508 35. Shabrina Ghassani 143060020057 37. Windra Satria Mardani 143060019514 3-G Program Diploma III Spesialisasi Akuntansi Politeknik Keuangan Negara (PKN)-STAN Bintaro, Tangerang Selatan 2016
  2. 2. I KATA PENGANTAR Puji syukur kami ucapkan atas kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat dan karunia- Nya kami masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan laporan tugas akhir Sistem Informasi Akuntansi mengenai Sistem Informasi Akuntansi Perusahaan Cimory Dairy Shop Bintaro. Tidak lupa kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Rohmad Adi Siaman selaku dosen mata kuliah Sistem Informasi Akuntansi dan teman-teman yang telah memberikan dukungan dan bimbingan dalam menyelesaikan laporan ini. Laporan ini kami susun agar pembaca dapat memahami hal-hal mengenai sistem informasi akuntansi yang ada di Cimory Dairy Shop Bintaro. Informasi dalam laporan ini kami dapatkan langsung dari Kepala Toko Cimory Dairy Shop Bintaro sebagai narasumber dan informasi tambahan dari website. Kami menyadari bahwa dalam penulisan laporan ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun sebagai penyempurna tulisan kedepannya. Kami berharap laporan ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan bermanfaat bagi pembaca. Tangerang Selatan, Penulis
  3. 3. II DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ............................................................................................... KATA PENGANTAR ……………………………………………………………… I DAFTAR ISI .......................................................................................................... II BAB I PENDAHULUAN ................................................................................... 1 A. Latar Belakang Penulisan .................................................................. 1 B. Tujuan Penulisan............................................................................... 1 C. Rumusan Masalah ............................................................................ 2 D. Ruang Lingkup Penulisan.................................................................. 2 E. Metode Penulisan.............................................................................. 2 F. Landasan Teori.................................................................................. 3 BAB II ISI .......................................................................................................... 6 A. Gambaran Umum Perusahaan…....................................................... 6 B. Struktur Organisasi Perusahaan ......................................................... 7 C. Siklus Pendapatan ............................................................................. 7 D. Siklus Pengeluaran ............................................................................ 10 E. Siklus Produksi ................................................................................. 13 F. Siklus Penggajian .............................................................................. 16 G. Siklus Pembukuan dan Keuangan ..................................................... 18 H. Siklus Aktiva Tetap .......................................................................... 21 BAB III PENUTUP ..............................................................................................24 A. Simpulan...........................................................................................24 B. Saran ...............................................................................................25 DAFTAR PUSTAKA ..............................................................................................27 LAMPIRAN ............................................................................................................28
  4. 4. 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penulisan Persaingan dalam industri bisnis sangat marak akhir-akhir ini. Hal ini melatarbelakangi perusahaan yang sangat inovatif dalam mencari celah di pasar industri. Salah satunya yaitu Industri Pengolahan Susu ang terletak di Pegunungan Cisarua, Puncak. Inovasi dalam pengembangan pengolahan susu yang dilakukan oleh PT. Cimory ini tidaklah cukup apabila tidak diimbangi dengan pengolahan sistem informasi dan analisis perusahaan. Sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi perusahaan tersebut, mulai dari aktivitas produksi, aktivitas penjualan, dan aktivitas penyajian. Aktivitas tersebut harus menghasilkan informasi yang berkualitas baik, informasi yang baik bergantung pada hal-hal yang telah disebutkan pada paragraf pertama yaitu relevan, akurat, dan tepat waktu. Sistem ini dibutuhkan bukan hanya untuk pengambilan keputusan semata, melainkan dapat digunakan juga untuk menjalankan perusahaan agar berjalan dengan baik. B. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana siklus pendapatan, siklus pengeluaran, siklus produksi, sistem akuntansi aset tetap, sistem penggajian, dan sistem buku besar serta pelaporan dalam sebuah perusahaan dapat memengaruhi aktivitas perusahan. Wawancara yang kami lakukan langsung dapat memberikan informasi atas siklus-siklus yang akan kami bahas pada bab selanjutnya. Dalam perkembangannya, beberapa siklus dalam Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dapat memberikan performa atau kinerja yang lebih baik. Meskipun dalam sebuah sistem terdapat kekurangan yang berakibat negatif bagi kinerja perusahaan, dalam sebuah sistem informasi yang baik kekurangan tersebut dapat diantisipasi melalui pengendalian internal agar sistem menjadi lebih efektif dan efisien dalam mendukung kinerja perusahaan. Dengan menganalisis siklus dari Cimory Dairy Shop Bintaro, kita dapat mengumpulkan informasi dan data-data terkait dengan beberapa siklus yang berkualitas karena perusahaan ini berkembang secara pesat dalam waktu yang singkat, sehingga siklus
  5. 5. 2 yang sudah ada dan diterapkan oleh Cimory Dairy Shop dapat dijadikan acuan untuk Sistem Informasi perusahaan-perusahaan lain. C. Rumusan Masalah 1. Bagaimana sejarah Cimory itu? Apakah cimory dairy shop bintaro franchise atau cabang? Bagaimana struktur organisasinya? 2. Bagaimana siklus pendapatan dan siklus pengeluarannya? 3. Bagaimana siklus produksi dan siklus penggajiannya? 4. Bagaimana sistem aset tetap dan sistem pembukuan dan pelaporannya? D. Ruang Lingkup Penulisan Dalam penulisan ini, penulis mengumpulkan data melalui Standard Operation Procedure (SOP) PT. Cimory, wawancara langsung dengan kepala toko, dan data yang didapatkan dari situs yang dimiliki oleh Cimory Dairy Shop. E. Metode Penulisan Jenis penelitian yang akan digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan melalui 2 metode penelitian yaitu : a. Penelitian Kepustakaan Penelitian ini dilakukan dengan pencarian referensi dan teori teori yang berkaitan langsung dengan masalah pokok penulisan. b. Penelitian Lapangan (Lokasi penelitian Cimory Dairy Shop, Bintaro) 1. Pengamatan, melakukan pengamatan langsung ke perusahaan, 2. Wawancara, wawancara dengan kepala toko yang berwenang, dan 3. Dokumentasi.
  6. 6. 3 F. Landasan Teori ’’An acconting information system(AIS) is a system that collects, records, stores, and processes data to produce information for decision makers’’(romney, 2006:6). ’’Sistem informasi akuntansi adalah kumpulan sumber daya, seperti manusia dan peralatan, yang dirancang untuk mengubah data keuangan dan data lainnya menjadi informasi’’(george H. Bodnar, william S. Hopwood, sistem informasi akuntansi, 2003:1). ‘’Sistem informasi akuntansi adalah seperangkat sumber manusia dan modal dalam organisasi yang berkewajiban untuk menyajikan informasi keuangan dan juga informasi yang diperoleh dari pengumpulan dan memproses data’’(Midjan, Azhar susanto, sistem informasi akuntansi,2003:11). Berdasarkan ketiga definisi diatas, pengertian sistem informasi akuntansi dapat disimpulkan sebagai seperangkat sumber daya manusia dan sumber modal di dalam suatu organisasi yang berkewajiban dalam pengelolaan data akuntansi untuk menghasilkan informasi akuntansi keuangan yang berguna sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Tujuan Pengembangan Sistem informasi Akuntansi 1. Untuk mendukung operasi harian Dalam beroperasi setiap hari, perusahaan melakukan sejumlah peristiwa bisnis yang disebut transaksi. Transaksi ini menunjukkan adanya pertukaran yang bernilai ekonomis. Transaksi diproses oleh media sistem pemrosesan transaksi(transaction processing system/TPS) yang merupakan subsistem dari sistem informasi akuntansi. Setiap TPS melakukan tahap-tahap tertentu ssuai desain sistem. Denagn adanya sistem informasi akuntansi diharapkan dapat melancarkan operasi yang dijalankan perusahaan. 2. Untuk mendukung pembuatan keputusan oleh pembuat keputusan intern perusahaan. Keputusan harus dibuat oleh perusahaan untuk merencanakan dan mengendalikan jalannya perusahaan. Hal ini berkaitan dengan pemrosesan informasi, melalui transaksi yang diproses. 3. Memenuhi kewajiban yang berhubungan dengan pengelolaan perusahaan Dengan sistem informasi akuntansi diharapkan mendapatkan informasi yang akan membantu perusahaan untuk mengelola aktivitas kegiatannya seefektif dan seefisien mungkin.
  7. 7. 4 Sistem Akuntansi Informasi Dalam Perusahaan Manufaktur 1. Sistem akuntansi pokok Sistem akuntansi pokok merupakan organisasi formulir, catatan, dan laporan. Sistem akuntansi dalam perusahaan manufaktur terdiri atas formulir atau dokumen(business papers, jurnal, buku besar, buku pembantu, dan laporan. Unsur- unsur sistem akuntansi ini diranncang oleh manajemen untuk menyajikan informasi keeuangan bagi kepentingan pengelolaan perusahaan dan pertanggung jawaban keuangan kepada pihak luar perusahaan ( seperti investor, kreditur, dan kantor pelayanan pajak). 2. Sistem akuntansi piutang Sistem akuntansi piutang dirancang untuk mencatatat transaksi terjadinya piutanng dan berkurangnya piutang. Terjadinya piutang berasal dari penjualan kredit dan berkurangnya berasal dari transaksi retur penjualan dan penerimaan kass dari piutang. Transaksi berkurangnya piutang yang timbul dari transaksi penerimaan kas dari piutang dikelompokkan dalam sistem akuntansi kas. 3. Sistem akuntansi utang Sistem akuntansi utang dirancang untuk mencatat transaksi terjadinya utang dan berkurangnya utang. Terjadinya utang berasal dari transaksi pembelian kredit dan berkurangnya utang berasal dari transaksi retur pembelian dan pelunasan utang. Transaksi pelunasan utang dikelompokkan ke dalam sistem akuntansi kas. 4. Sistem akuntansi penggajian dan pengupahan Sistem akuntansi penggajian dan pengupahan dirancang untuk menangani transaksi perhitungan gaji dan upah karyawan dan pembayarannya. 5. Sistem akuntansi biaya Sistem akuntansi biaya dirancang untuk pengendalian produksi dan pengendalian biaya.sistem ini terdiri dari jaringan prosedur berikut ini :  Prosedur order produksi
  8. 8. 5  Prosedur pengumpulan biaya produksi dan non produksi 6. Sistem akuntansi kas Sistem akuntansi kas dirancang untuk menangani transaksi penerimaan kas dan pengeluaran kas. Sistem ini terdiri dari jaringan prosedur berikut ini :  Prosedur penerimaan kas  Prosedur pengeluaran kas  Prosedur dana kas kecil 7. Sistem akuntansi persediaan Sistem akuntansi persediaan dirancang untuk menangani transaksi yang bersangkutan dengan mutasi persediaan yang disimpan di gudang. 8. Sistem akuntansi aktiva tetap Sistem akuntansi aktiva tetap dirancang untuk menangani transaksi yang bersangkutan dengan mutasi aktiva tetap. sistem ini terdiri dari jaringan prosedur brikut ini :  Prosedur pengadaan aktiva tetap  Prosedur penghetiaan pemakaian aktiva tetap  Prosedur depresiasi aktiva  Prosedur penempatan aktiva tetap
  9. 9. 6 BAB II PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Perusahaan Cimory didirikan oleh Bambang Sutantio pada tahun 2004. Berawal dari keinginan pendiri untuk membantu peternak sapi perah di daerah Cisarua, Bogor. Harga susu segar yang saat itu masih rendah kurang tidak mendukung kesejahteraan hidup peternak. Terinspirasi dari kondisi tersebut, Bambang Sutantio mendirikan industri pengolahan untuk menampung susu segar yang dihasilkan para peternak dengan nama PT Cisarua Mountain Dairy atau disingkat dengan Cimory, salah satu anak perusahaan MACRO Group, yang bergerak di dalam bidang pangan berbasiskan empat protein alami terbaik yaitu daging (PT. Macroprima Panganutama), susu (PT. Cisarua Mountain Dairy), telur (PT. Java Egg Specialities) dan kacang kedelai (PT. Indosoya Sumber Protein). Di samping itu, pendiri juga menjalin kerja sama dengan Koperasi Produsen Susu (KPS) Giri Tani. Cimory menetapkan standar susu sebagai bahan baku demi menjaga kualitas produk. Inilah yang membuat peternak terpacu untuk menerapkan Good Farming Practices demi memenuhi kriteria industri. Demi meningkatkan kesejahteraan hidup peternak, Cimory berani membayar susu segar dengan harga yang lebih tinggi. Cimory berkembang sebagai industri yang fokus terhadap pengolahan susu dengan menerapkan teknologi untuk memberikan nilai tambah pada produk. Sejak awal tahun 2006, Cimory memproduksi susu pasteurisasi dan mengembangkan produk turunan susu seperti yogurt drink, set yogurt, dan keju. Varian rasa yang disajikan Cimory dibuat untuk memenuhi beragam pilihan konsumen. Cimory dairy shop yang berdiri di Bintaro ini adalah merupakan cabang dari cimory pusat, bukan franchise.
  10. 10. 7 B. Struktur Organisasi Perusahaan Observasi yang kami lakukan hanya sebatas pada kantor cabang, sehingga informasi yang diperoleh sangat terbatas, sehingga struktur organisasi yang dapat digambarkan dari sebuah kantor cabang adalah sebagai berikut : C. Siklus Pendapatan Dalam penjualan yang ada di Toko Cimory cabang Bintaro, tenaga penjual mereka menggunakan sistem otomatis yang langsung terhubung ke Perusahaan Cimory pusat. Bagian penjualan menerima pesanan melalui telepon dan secara langsung dengan datangnya konsumen ke Toko mereka. Entri pesanan penjualan menggunakan scan barcode dan manual. Sebelum Januari 2016, pesanan dapat dikirim ke konsumen langsung dengan pengiriman oleh pihak Cimory, namun untuk setelah Januari 2016 Toko Cimory cabang Bintaro tidak menerima lagi pesanan dengan pengiriman langsung ke konsumen. Sistem penjualan di Cimory tidak menerima kredit pelanggan meskipun dengan jumlah pemesanan yang sangat besar, semua harus “cash”. Mereka tidak siap akan ancaman siklus pendapatan yaitu piutang yang tidak tertagih. Pendapatan yang didapat setiap harinya akan langsung di transfer ke Perusahaan Cimory. Sistem otomatis yang dibangun Cimory ini berguna saat ada pembelian akan langsung dicatat dan langsung memperbarui informasi persediaan secara real time. Untuk konsumen yang membutuhkan faktur pembelian, konsumen dapat meminta di kasir toko. Manajer Operasional Tangerang Kasir Senin – Minggu Shift 1 : 08.30 – 14.00 Kasir Senin – Minggu Shift 2 : 14.00 – 22.00 Kepala Toko Senin – Sabtu 08.00 – 16.00
  11. 11. 8 Pendapatan mereka juga didapat dari adanya Barang titipan yang dijual oleh supplier dari perusahaan lain seperti marshmallow, permen, dll. Ancaman dan Pengendalian Ancaman Pengendalian Kehabisan stok atau kelebihan persediaan 1. Prediksi penjualan dan laporan aktivitas 2. Sistem pengendalian persediaan perpetual Kehilangan pelanggan 1. Membuat database pelanggan yang sering melakukan pembeliaan 2. Memberikan perlakuan khusus untuk pelanggan Pencurian kas 1. Pemisahan tugas, antara orang yang menangani setoran dengan orang yang mencatat kas 2. Setoran harian dari seluruh penerimaan kas Memilih barang yang salah atau kuantitas yang salah Rekonsiliasi daftar pemilihan untuk detail pemesanan penjualan
  12. 12. 9 Pesanan Penjualan Persediaan Bukti Pembayaran Permintaan Pembayaran Siklus Manajemen SDM / Penggajian 1.0 Entry Pesanan Penjualan Siklus Pengeluaran Siklus Produksi Pelanggan 2.0 Penagihan Sistem Buku Besar dan Pelaporan 3.0 Penerima an Kas Bank DFD Level 0 – Siklus Pendapatan Cimory Dairy Shop
  13. 13. 10 D. Siklus Pengeluaran Siklus pengeluaran adalah adalah serangkaian aktivitas bisnis dan operasi pemrosesan informasi terkait yang terus – menerus berhubungan dengan pembelian serta pembayaran barang dan jasa (Romney, Bab 13). Tujuan utama dalam siklus pengeluaran adalah untuk meminimalkan total biaya perolehan dan pemeliharaan persediaan, perlengkapan, dan berbagai layanan yang diperlukan perusahaan untuk berfungsi. Barang yang dijual di Cimory cabang Bintaro ini berasal dari pihak Cimory Pusat yang sudah berupa barang siap jual, serta ada beberapa barang yang merupakan titipan dari pihak lain. Dimana pihak Cimory kantor pusatlah yang melakukan transaksi dengan Vendor (supplier) untuk kebutuhan botol atau kemasan. Dalam penerimaan barang yang dilakukan oleh pihak Cimory cabang Bintaro ini, ada bukti penerimaan barang yang berupa faktur. Lalu dilakukan pengecekan apakah barang yang dikirimkan oleh pihak pusat sesuai dengan faktur yang ada. Setelah itu barang tersebut disimpan di gudang Cimory cabang Bintaro. Pengiriman persediaan ini sendiri dilakukan dua kali dalam satu minggu yaitu hari selasa dan jumat. Untuk pengeluaran kas yang dilakukan oleh Cimory cabang Bintaro ini sendiri tidak ada pengeluaran secara tunai, dikarenakan untuk biaya - biaya seperti kebersihan dan keamanan serta biaya listrik, telepon, dan internet ditanggung oleh kantor pusat.
  14. 14. 11 Ancaman dan Pengendalian  Ancaman : 1. Penggelapan Uang Hal ini bisa terjadi dikarenakan petugas keamanan yang berada di cimory cabang itu sendiri bukan merupakan petugas tetap dan pembayaran kepada petugas keamanan tersebut juga berasal dari pihak cabang. Sehingga memungkinkan terjadinya penggelapan uang, atau persengkongkolan antara pegawai di pihak cabang dan petugas keamanan. 2. Pengiriman barang yang tidak sesuai Kesalahan ini bisa disebabkan oleh human error, seperti penginputan data yang dilakukan pegawai, kesalahan membaca faktur pemesanan akibat penulisan yang sulit dibaca dan kesalahan pengiriman akibat terlalu seringnya intensitas pengiriman cimory ke banyak dairy shop nya sehingga memungkinkan barang yang terkirim tertukar dengan dairy shop yang lain  Pengendalian : 1. Pihak Cimory Pusat membuat perjanjian atau membuat kontrak dengan petugas keamanan tersebut, dan menentukan besarnya upah atau gaji yang akan ia terima. Agar tidak terjadinya penggelapan atau penipuan uang. Serta permintaan bukti pembayaran. 2. Pihak cabang harus memanfaatkan komputer yang tersedia untuk melakukan pemesanan secara online ataupun penggunaan printer untuk mencetak daftar faktur yang ada, baik itu pengiriman ataupun pemesanan sehingga meminimalisir kesalahan penulisan dan pembacaan.
  15. 15. 12 DFD Level 0 – Siklus Pengeluaran Cimory Dairy Shop 2.0 Penerimaan Pesanan Barang Persediaan 1.0 Pemesana n PusatGudang Permintaan Barang Salinan Permintaan Barang Pesanan Laporan Penerimaan Barang dan Faktur 3.0 Pengeluara n Kas KeamananKepala Toko Buku Besar
  16. 16. 13 E. Siklus Produksi Siklus produksi adalah serangkaian aktivitas bisnis dan operasi pemprosesan informasi terkait yang terus menerus berhubungan dengan pembuatan produk. Cimory Dairy Shop yang berada di Bintaro Sektor 3A ini merupakan cabang dari Cimory, untuk itu, siklus produksi dilakukan di pusat. Tidak ada produk yang diproduksi di cabang ini. Secara keseluruhan, Cimory bekerja sama dengan supplier yang tergabung dalam sebuah koperasi untuk memproduksi produk yang kemudian akan dijual. Satu botol yogurt Cimory terbuat dari satu gelas susu segar. Di Cimory pusat, produksi dilakukan setiap hari dengan mengolah bahan-bahan dari pemasok menjadi barang jadi (finished good) dan didistribusikan seminggu dua kali ke Cimory Dairy Shop Bintaro ini menggunakan mobil box Cimory, lalu ditempatkan di chiller atau pendingin untuk persediaan. Produk-produk yang dihasilkan oleh Cimory yaitu yogurt, soya milk, fresh milk, kanzler, dan chocomory. Cimory menawarkan produk baru, yaitu Chocomory, cemilan coklat berbahan dasar coklat Belgia. Produk lain yang dijual di Cimory Dairy Shop Bintaro ini merupakan barang konsinyasi. Barang yang diproduksi masing-masing memiliki kode produksi (spesific identification) dan barang yang dijual pertama kali adalah barang yang lebih dahulu masuk ke toko/gudang (First In First Out). Cimory menggunakan metode MRP II atau Push Manufacturing (Bottom-up) dalam production planning method-nya, yang berarti barang diproduksi terlebih dahulu lalu kemudian dipasarkan, bukan berdasarkan pesanan konsumen. Besarnya produksi diestimasikan dari penjualan tahun sebelumnya (track record penjualan). Hal ini lah yang seringkali menyebabkan adanya barang rusak atau melebihi tanggal kadaluarsa dan terlalu banyaknya inventory pada setiap toko atau cabang atau sebaliknya. Masalah yang umumnya terjadi diantaranya adalah kemasan rusak dari pusat, kemasan rusak dari pihak internal cabang, produk melebihi tanggal kadaluarsa (expired),dan Inventory terkadang terlalu banyak. Barang-barang yang reject atau expired ini nantinya akan di kirim ke pusat untuk ditukar (retur) ke pemasok dengan yang baru. Apabila barang rusak dari pihak internal cabang, maka kerugiannya ditanggung oleh cabang tersebut.
  17. 17. 14 Ancaman dan Pengendalian Ancaman Pengendalian Kemasan rusak Pengecekan fisik barang saat pengiriman dan meningkatkan kehati-hatian dalam perlakuan barang setelah sampai di toko Produk melebihi tanggal kadaluarsa (expired), Kontrol produk secara berkala dan mengkomputerisasi daftar kadaluarsa produk – produk yang ada Inventory terkadang terlalu banyak. Membuat jadwal dan lebih berhati-hati menentukan jumlah pesanan
  18. 18. 15 Produk Jadi Biaya Manajemen Laporan Sistem Buku Besar dan Pelaporan COGS 3.0 Operasi Produksi 4.0 Akuntansi Biaya Kartu Pesanan dan Permintaan Produksi Kartu Pesanan dan Permintaan Produksi Siklus Penggajia n Biaya tenaga kerja 1.0 Perancanga n Produk 2.0 Perencanaa n dan Penjadwala n Daftar Bahan Baku Daftar Operasi Order Produksi Permintaa n produksi Tenaga Kerja Bahan Baku Siklus Pengeluaran Siklus Pendapatan Estimasi penjualan Produk jadi DFD LEVEL 0 SIKLUS PRODUKSI PT CIMORY-PUSAT
  19. 19. 16 F. Siklus Penggajian Siklus manajemen Sumber daya manusia dan penggajian adalah aktivitas bisnis yang berulang dan operasi pemrosesan data yang terkait dengan manajemen yang efektif atas tenaga kerja dan penggajiannya. Adapun siklus yang terjadi adalah sebagai berikut : 1. Merekrut dan mempekerjakan pegawai baru a. Melakukan penerimaan pegawai baru b. Pengiriman CV c. Tes psikotes dan interview 2. Training Pelatihan dilakukan selama 1 bulan 3. Karyawan a. Struktur pegawai Cimory Dairy Shop : - Kepala Toko ( Senin – Sabtu : 08.00 – 16.00 ) - Kasir ( 2 Orang, Senin – Minggu : Shift 1 : 08.30 – 14.00, Shift 2 : 14.00 – 22.00, libur pada weekdays ) b. Absensi Menggunakan fingerprint c. Gaji diberikan setiap akhir bulan melalui rekening masing – masing, dengan pajak dan BPJS ditanggung oleh pusat d. Bonus diberikan jika melampaui target e. Terdapat evaluasi dan penilaian dari manager cabang Tangerang sekala berkala Ancaman dan Pengendalian Ancaman Pengendalian Pencurian yang dilakukan petugas kasir karena merangkap sebagai bagian gudang Walaupun toko Cimory Dairy Shop ini hanya sebuah cabang yang kecil pihak pusat tetap perlu melakukan pemisahan wewenang kepada petugas kasir agar meminimalisir pencurian barang ataupun asset.
  20. 20. 17 Pajak dan Premi Slip Gaji Arsip Data Gaji Karyawan Buku Besar Arsip Slip Gaji Karyawan Personalia 1.0 Penyerahan Absen Karyawan 2.0 Pembuatan Slip Gaji Karyawan BPJSPajak Bank 3.0 Membayar Pajak dan Premi 4.0 Pembayaran Gaji DFD Level 0 – Siklus Penggajian Cimory Dairy Shop
  21. 21. 18 G. Sistem Buku Besar Dan Pelaporan Sistem pembukuan dan keuangan yang dilakukan Cimory Dairy Shop ini adalah dengan rekonsiliasi harian. Data yang di input adalah data penjualan dari bukti penjualan yang ada di kasir, dokumen pengeluaran barang dari gudang ke toko dengan stock yang ada di rak toko, dokumen penerimaan dari distributor yang berasal dari perusahaan pusat, dokumen pengeluaran barang dari gudang ke toko dan fisik yang ada di gudang. Segala pencatatan pembukuan telah terkomputerisasi yang nantinya akan diproses oleh pusat. Sehingga pusat yang akan mengolah segala data pemasukan maupun pengeluaran di setiap cabang daerah. Ancaman dan Pengendalian Ancaman Pengendalian Data buku besar yang tidak akurat atau tidak valid Perlu diadakan peninjauan terhadap seluruh perubahan pada data buku besar. Baik dari kepala toko harus mengontrol setiap aktivitas kasir maupun pengeluaran harian / berkala. Karena kepala toko menjabat sebagai penjaga kasir sebaiknya ada pihak lain yang menjadi kontroler seperti manager daerah yang rutin melakukan pengecekan terhadap took di daerah cabang.
  22. 22. 19 DFD Level 0 dari sistem pendapatan akan mengentry data berupa bukti penjualan, siklus persediaan akan mengentry kartu persediaan, dokumen penerimaan & pengeluaran barang, serta siklus pengeluaran akan mengentry faktur pengeluaran dari berbagai transaksi yang dilakukan di cabang daerah. Dari ketiga siklus tersebut akan diproses untuk memperbarui buku besar yang telah terkomputerisasi, kemudian cabang daerah mengirim ke pusat berupa data rekonsiliasi harian. Pusat Siklus Pendapatan 1.0 Memperbarui Buku Besar Bukti penjualan Siklus Pengeluaran Faktur pengeluaran Buku Besar Siklus Persediaan Kartu Persediaan, dokumen penerimaan & pengeluaran barang DFD Level 0 – Sistem Buku Besar dan Pelaporan Cimory Dairy Shop
  23. 23. 20 Siklus Akuntansi Bendahara Direktur Anggaran Manager 1.0 Memperbarui Buku Besar 4.0 Menghasilka n Laporan Manajerial Buku Besar Entry Jurnal Entry Jurnal Budget and Report Budge t Plan 3.0 Menyiapkan Laporan Keuangan Pengguna Eksternal (cabang daerah) 2.0 Memasukkan Jurnal Penyesuaian Kontroler Jurnal Penyesuaian Neraca Saldo Jurnal Penutup Neraca Saldo DIsesuaikan Laporan Keuangan Laporan Keuangan Financial statement DFD Level 0 – Sistem Buku Besar dan Pelaporan PT Cimory (Pusat)
  24. 24. 21 H. Sistem Aktiva Tetap Aktiva tetap adalah kekayaan perusahaan yang memiliki wujud, mempunyai manfaatekonomis lebih dari satu tahun, dan diperoleh perusahaan untuk melaksanakan kegiatan perusahaan, bukan untuk dijual kembali. Aktiva tetap yang dimiliki Cimory Dairy Shop adalah sebagai berikut : 1. Tanah (Land) Toko ini memiliki tanah dengan cara perolehan yaitu pembelian termasuk biaya perolehan yang dicatat dalam pengeluaran perusahaan pusat. 2. Gedung (Building) Cimory dairy shop ini memiliki bangunan toko sendiri 3. Peralatan (Equipment) Peralatan yang ada seperti komputer, barcode reader, sound system, telepon, meja, kursi, hiasan – hiasan dan AC 4. Mesin (Machine) Mesin pendingin makanan dan minuman Penyusutan yang dilakukan menggunakan garis lurus dengan mengikuti ketentuan dan tarif dari kantor pajak seperti gedung yang memiliki masa penyusutan selama 20 tahun, sound system, barcode reader, dan komputer selama 4 tahun, untuk AC dan mesin pendingin selama 8 tahun. Dalam masa pemanfaatan aktiva tetap, perusahaan melakukan pemeliharaan dengan cara reparasi untuk menjaga dan mempertahankan kondisi aktiva tetap agar tetap layak untuk digunakan. Dalam praktik di lapangan, cimory dairy shop bintaro hanya melakukan reparasi ketika barang tersebut rusak bukan menggunakan metode pencegahan dengan cara perawatan secara teratur sebelum adanya kerusakan.
  25. 25. 22 Ancaman dan Pengendalian Ancaman Pengendalian Pemanipulasian kerusakan asset tetap Pihak Cimory pusat harus merekrut atau membuat kontrak dengan pegawai bagian perepasian dengan tepat dan benar, sehingga praktik kotor tersebut dapat dihindari karena hal tersebut dapat merugikan perusahaan Pemanipulasian harga perbaikan dan perawatan suatu aktiva Pihak Cimory pusat harus bertindak tegas serta melakukan pengawasan yang ketat terhadap proses – proses yang rawan terjadi praktik kotor pegawai, seperti dalam hal ini perbaikan dan perawatan aktiva
  26. 26. 23 Uang Aktiva Tetap Kartu Aktiva Tetap Harga Aktiva Aktiva tetap Masa Manfaat yang sudah habis Aktiva tetap Aktiva Tetap Lama Laba/Rugi Penjualan  Aktiva Tetap1.0 Pembelian Pembangunan Sumbangan 2.0 Perawata n dan Reparasi 3.0 Penyusutan Bagian Aktiva Tetap 4.0 Penjualan atau tukar tambah Aktiva Baru Buku Besar DFD Level 0 – Sistem Aktiva Tetap Cimory Dairy Shop
  27. 27. 24 BAB III PENUTUP A. Kesimpulan 1. Perusahaan Cimory yang bergerak dalam bidang makanan dan minuman sudah terkenal sejak lama atas kualitas produknya, perusahaan yang awalnya mempunyai tujuan sosial yang besar. Cimory tetap konsisten dalam mengembangkan usahanya sehingga sebesar sekarang. Hal itu dapat kita lihat dari makin banyaknya cabang yang dibuatnya untuk bisa melayani semua konsumennya, termasuk Cimory Dairy Shop yang ada di Bintaro ini merupakan cabangnya. Cabang Bintaro ini memiliki 3 orang pegawai yang terdiri atas kepala toko dan 2 orang kasir, mereka semua dibawahi oleh Manager wilayah Tangerang. Kegiatan perusahaan ini ditunjang oleh siklus – siklus dasar seperti pendapatan, pengeluaran, produksi, pengganjian, pencatatan buku besar dan pencatatan aktiva tetapnya. Penerapan dilapangan menunjukan bahwa PT Cimory sangat mempentingkan siklus – siklus diatas, dengan adanya pengguna system informasi yang berbasis elektronik sehingga perusahaan dapat dengan mudah mengawasi pendapatan, pengeluaran, produksi, penggajian karyawannya dan pencatatan buku besar berbasis teknologi sehingga meminimalisir kesalahan yang dapat menyebabkan kerugian. 2. Siklus pendapatan yang dilakukan Cimory Dairy Shop menerima pesanan, memberikan produk ke pelanggan, menerima pembayaran dan melakukan pelaporan di buku besar melalui komputer untuk dikirim ke pusat. Keuntungan yang melebihi target juga dilaporkan ke pusat untuk menerima bonus untuk pegawainya. Sedangkan siklus pengeluaran bertanggungjawab dalam memesan produk ke Cimory Pusat untuk memenuhi stok yang ada dan membayar biaya keamanan sekitar. Biaya listrik dan telepon dibayarkan oleh pusat. 3. Siklus produksi hanya terjadi di Cimory pusat bukan di cabangnya, oleh karena itu kelompok kami membahas siklus produksi di Cimory pusat dimana susu nya diambil dari peternak – peternak sapi yang tergabung dalam koperasi susu perah di kawasan cisarua dan selanjutnya susu – susu tersebut diolah di pabrik Cimory untuk menjadi berbagai produk olahan. Produk olahan tersebut baru diantarkan ke cabang – cabangnya. Sedangkan pada siklus penggajiannya cimory melakukan rekap absen terlebih dahulu untuk menentukan besaran gaji yang akan ditransfer ke rekening masing – masing pegawainya
  28. 28. 25 dan jika perolehan keuntungan melebihi target maka akan diberikan bonus kepada pegawainya. 4. Sistem Buku Besar dan Pelaporan dilakukan sesuai standar akuntansi dimana didalamnya termasuk pembuatan laporan – laporan yang diberikan oleh masing – masing siklus diatas, melakukan penyesuaian atas aktifitas perusahaan, dan laporan akhir yang dibuat akan diserahkan ke manager untuk digunakan dalam pengambilan keputusan selanjutnya. Lalu untuk sistem aktiva tetap melakukan pencatatan dalam segala aktifitas aktiva tetap perusahaan seperti perolehan barang baik itu dari pembelian, pembangunan, ataupun sumbangan, perawatan, reparasi, penyusutan, serta penghapusan aktiva dengan cara dijual ataupun dihibahkan. B. Saran Sistem yang sudah diterapkan oleh Cimory Dairy Shop cabang Bintaro sudah cukup memadai, saran yang kami sampaikan antara lain: 1. Cimory dairy shop cabang bintaro mempunyai struktur pegawai yang buruk, dimana kepala toko merangkap sebagai kasir dan gudang. Hal itu tentu sangat memberi kesempatan untuk terjadinya kerugian bagi perusahaan. Wewenang yang banyak ini tidak baik dalam jalannya perusahaan. 2. Peningkatan kinerja para pegawai, walaupun sudah ada sistim yang baik tapi peran aktif pegawai sangat dibutuhkan. 3. Pengembangan dalam hal pengelolaan sistim toko yang telah ada menjadi yang lebih baik agar menarik perhatian pembeli yang lain sehingga meningkatkan penjualan. 4. Menurut kami, Cimory Dairy Shop cabang Bintaro ini seharusnya tetap mengadakan sistem pengiriman dengan menggunakan kurir. Sistem kurir ini tidak seharusnya dihapuskan dengan alasan sedikit pelanggan yang menggunakannya. Mungkin alasan dibalik kegagalan sebelumnya dikarenakan kurangnya pengetahuan pelanggan atas fasilitas yang dimiliki oleh Cimory tersebut. Dengan promosi lebih mengenai adanya fasilitas kurir ini, pelanggan akan lebih mengetahui dan dapat memanfaatkannya karena keefisienan waktu dan tenaga pelanggan serta murahnya biaya pengiriman yang hanya senilai Rp. 2.000 akan membuat pelanggan semakin ingin menggunakannya.
  29. 29. 26 5. Sebaiknya Cimory membuat kartu member pelanggan atau sistim langganan. Kartu member bisa berguna dalam ajang promosi diskon – diskon khusus sehingga menarik minat para pembelinya. Sedangkan yang kami lihat Cimory belum ada sistim langganan yang memungkinkan pelanggan diantarkan secara rutin ke lokasi yang diinginkannya sehingga tidak perlu repot – repot membelinya. 6. Memperbanyak cabang sehingga lebih mudah dicapai di segala tempat, dan membangunnya di tempat – tempat yang strategis. Menurut informasi yang didapat dari wawancara hanya terdapat 3 toko cabang Cimory di Tangerang yang merupakan wilayah yang luas, hal ini tentu terlalu sedikit. Walaupun kami tahu bahwa produk Cimory sudah beredar ke swalayan – swalayan namun masih dibutuhkan cabang yang dapat menarik pelanggan. 7. Inovasi produk lebih ditingkatkan lagi, sehingga lebih bervariasi lagi produk yang dapat dibeli pelanggan.
  30. 30. 27 DAFTAR PUSTAKA - Hasil Wawancara dengan Kepala Toko Cimory Dairy Shop cabang Bintaro, Sdri. Erna Eva Lestari. - Romney, Marshal B., Steinbart, Paul J. (2012). Accounting Information System. London: British Library. - http://cimory.com/chocomory-cemilan-coklat-sehat-dari-cimory/ Diakses pada tanggal 29 Januari 2016. - http://cimory.com/sejarah-cimory/ Diakses pada tanggal 30 Januari 2016. - http://www.scribd.com/doc/134822061/SIKLUS-AKTIVA-TETAP#scribd Diakses pada tanggal 6 Febuari 2016.
  31. 31. 28 LAMPIRAN A. DAFTAR PERTANYAAN Narasumber : Erna Eva Lestari (Kepala Toko)  Untuk yang dijual disini itu ada apa saja?  Siklus pembukuan disini seperti apa?  Untuk pegawai itu sendiri, apakah ada shift dalam satu hari dan bagaimana daftar absensinya?  Sistem penggajiannya seperti apa?  Proses Produksinya seperti apa?  Untuk persediaan disini,sistem yang digunakan seperti apa?  Untuk gudang penyimpan disini, apakah yang jaga gudangnya itu orang yang sama dengan yang jaga shift atau ada orang yang dikhususkan untuk menjaganya?  Untuk bangunannya ini, apakah pernah direnovasi?  Bangunan ini milik PT. Cimory sendiri atau sewa?  Bagaimana dengan penyusutannya?  Jika terjadi barang yang rusak atau susu yang basi itu pengendaliannya bagaimana?  Penghitungan persediaannya bagaimana?  Untuk produknya itu, bahan dan kemasannya berasal dari mana?  Untuk produk andalan disini kalau boleh tau apa ya?  Dalam sehari berapa banyak produk yang terjual?  Jika ada orang yang beli dalam jumlah banyak, seandainya ada hutang itu bagaimana?  Apakah ada barang selain barang milik PT. Cimory disini?  Aset – aset tetap disini bagaimana pengadaan barangnya dan berapa lama masa pemakaiannya?  Struktur organisasi di cabang ini seperti apa?  Pengeluaran dari Cimory cabang Bintaro ini sendiri seperti apa?  Apakah ada sistem pengiriman ke pelanggan dan berapa biayanya?  Jam operasional dari Cimory cabang Bintaro ini sendiri seperti apa?  Di Tangerang Selatan ini sendiri ada berapa cabang?
  32. 32. 29 B. FOTO
  33. 33. 30
  34. 34. 31

×