Successfully reported this slideshow.

Menulis surat dinas

21,837 views

Published on

  • Be the first to comment

Menulis surat dinas

  1. 1. MENULIS SURAT DINAS Standar Kompetensi Menulis 4. Mengungkapkan informasi dalam bentuk surat dinas, laporan, dan resensi Kompetensi Dasar 4.2 Menulis surat dinas berdasarkan isi, bahasa, da format yang baku. Tujuan Pembelajaran: 1) Siswa dapat mengidentifikasi struktur surat dinas. 2) Siswa dapat menentukan komponen-komponen surat undangan rapat. 3) Siswa dapat menulis surat undangan. 4) Siswa dapat menyunting surat undangan dengan memperhatikan penggunaan EYD, dan diksi dan bahasa.
  2. 2. Pengertian dan Penggolongan Surat Surat adalah sehelai kertas yang memuat bahan komunikasi yang disampaikan oleh seseorang kepada orang lain, baik atas nama pribadi maupun atas nama organisasi atau kantor. Surat dapat digolongkan berdasarkan berbagai klasifikasi sebagai berikut: a. Berdasarkan Bahasanya Berdasarkan bahasanya, surat dibedakan atas 1. Surat resmi, yaitu surat yang ditulis dengan menggunakan bahasa resmi. 2. Surat tidak resmi, yaitu surat yang ditulis dengan menggunakan bahasa tidak resmi. b. Berdasarkan Pengirim dan Isinya Berdasarkan pengirim dan isinya, surat dapat dibedakan atas beberapa jenis: 1. Surat dinas adalah surat yang dikirimkan oleh instansi pemerintah dan berisi persoalan yang menyangkut penyelenggaraan pemerintahan. 2. Surat pribadi adalah surat yang dibuat secara perseorangan menyangkut keperluan pribadi atau keluargaan.
  3. 3. 3. Surat niaga adalah surat yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan atau lembaga-lembaga tertentu yang isinya menyangkut kegiatan usaha. 4. Surat sosial adalah surat yang dibuat oleh suatu lembaga yang isinya menyangkut masalah sosial, atau berhubungan dengan kepentingan orang banyak. c. Berdasarkan Tujuannya Berdasarkan tujuannya, surat dapat dibedakan atas beberapa jenis, di antaranya sebagai berikut: 1. 2. 3. 4. 5. Surat pemberitahuan, Surat perintah, Surat susulan, Surat permintaan/permohonan, Surat peringatan/teguran, 6. Surat panggilan, 7. Surat pengantar, 8. Surat keputusan, 9. Surat laporan, dan 10. Surat perjanjian.
  4. 4. Pengertian Surat Dinas Surat dinas adalah surat yang menyangkut persoalan-persoalan kedinasan. Surat dinas merupakan surat resmi yang ditulis/dikirim oleh sebuah instansi/kantor (baik pemerintah maupun swasta) untuk keperluan dinas. Dalam penulisan surat dinas harus memperhatikan struktur penulisan surat yang mengacu pada pola dan susunan surat resmi. Surat dinas harus ditulis dengan bahasa yang baku serta memperhatikan kaidah kebahasaan yang benar (etika). Selain itu, bahasa yang digunakan dalam sura dinas hendaknya menarik dalam penggunaanya, penempatan dan pemanduan kata (estetika), serta dapat dipahami orang (logika).
  5. 5. Sistematika Surat Dinas Unsur-unsur surat dinas meliputi : 1. Kop / kepala surat, 2. Tanggal surat 3. POKOK surat, meliputi: nomor,lampiran, dan hal 4. Alamat surat 5. Salam pembuka 6. Tubuh surat (pembuka, isi, penutup ) 7. Salam penutup 8. Tanda tangan, gelar, dan nama jelas pengirim
  6. 6. 1. Kop Surat Memuat informasi tentang a. Nama lembaga/instansi b. alamat lengkap c. logo/lambang (jika ada) Contoh: PANITIA PESANTREN RAMADHAN 1434 H MA TARBIYATUL BANIN WINONG Jalan Masjid Darussalam, Pekalongan, Winong, Pati KP 59181 Hp 085740202xxx 2. Tanggal Surat Penulisan tanggal surat tidak perlu didahului oleh nama tempat/kota jika nama kota telah tercantum pada kop surat/kepala surat. Selain itu, angka tahun tidak perlu diikuti tanda baca apapun. contoh: 10 Agustus 2012
  7. 7. 3. Pokok Surat (Nomor, Lampiran, dan Perihal) Penulisan titik dua [:] setelah nomor, lampiran , dan perihal diusahakan sejajar. Setelah titik dua isi pokok surat ditulis dengan diawali huruf kapital.  Nomor surat meliputi: nomor surat terkirim, nama instansi/lembaga, bulan (huruf romawi) , dan tahun.  Apabila dalam surat ada yang dilampirkan, seperti kuitansi, brosur, atau fotokopi, pelampiran tersebut cukup ditulis jumlahnya saja dan menggunakan huruf (bukan angka). Jika tidak ada yang dilampirkan, berarti kata lampiran tidak perlu dicantumkan dan penulisan langsung pada Nomor Surat dan Perihal.  Bagian hal atau perihal hendaknya dituliskan secara ringkas dengan inti persoalan yang akan dibahas dalam isi surat. Contoh: Nomor Lampiran Perihal Nomor surat terkirim Nama Instansi/lembaga (disingkat) Bulan (romawi) Tahun : 02/PPR/MA.TB/VIII/2013 : Satu lembar : Permohonan izin
  8. 8. 4. Alamat Surat Aturan penulisan alamat tujuan surat : 1. Tidak perlu menggunakan kata „kepada‟ tetapi langsung menggunakan kata „Yang Terhormat‟ (penulisannya boleh disingkat [Yth.] 2. Tidak perlu menggunakan kata sapaan „Bapak, Ibu, Saudara, Tuan‟ jika yang dituju adalah nama jabatan seperti bupati, camat, direktur, kepala desa, dsb. 3. Tetapi jika yang dituju adalah nama individunya maka boleh ditambahi dengan kata sapaan „Bapak, Ibu, Saudara, Tuan‟ 4. Kata jalan tidak boleh disingkat. Jika setelah nama jalan ada nomor maka tidak perlu diberi tulisan „nomor‟. 5. Sebelum nama kota tidak perlu diberi kata „di‟. Contoh: Yth. Kepala Desa Pekalongan Jalan Sunan Kalijaga 3/2 Winong Contoh: Yth. Bapak Mahfud Syah Efendi Jalan Masjid Darussalam 10 Pati
  9. 9. 5. Salam Pembuka Gunakan salam pembuka yang netral, seperti “ Dengan hormat”. Penulisan salam pembuka diakhiri dengan koma. contoh: Dengan hormat, 6. Isi Surat Isi surat tergantung dari keperluan surat tersebut dibuat, dapat berupa surat undangan, surat pemberitahuan, surat permohonan bantuan, surat izin, dsb. Tetapi secara umum, isi surat dinas adalah bagian pembukaan, bagian inti, & bagian penutup. Contoh surat undangan : Dalam rangka memperingati Nuzulul Quran 1434 H, mengharap dengan hormat atas kehadiran Bapak/Ibu pada rapat yang akan diselenggarakan pada, hari tanggal waktu tempat : Senin : 11 Agustus 2013 : Pukul 20.00 WIB : MA Tarbiyaul Banin Winong. Demikian undangan ini kami sampaikan. Atas perhatian Bapak/Ibu, kami mengucapkan terima kasih.
  10. 10. 7. Salam Penutup Gunakan salam penutup yang netral. Penulisan salam penutup diakhiri dengan tanda koma. Namun, salam penutup tidak wajib ada dalam surat dinas. Contoh: Hormat kami, 8. Jabatan, Tanda Tangan, dan Nama Jelas pengirim Contoh: Ketua , ttd Suwadi, S.Pd.
  11. 11. 9. Tembusan Tembusan adalah seseorang yang dianggap perlu mengetahui tentang isi surat tersebut. Contoh: Tembusan: 1.Yth. Kepala MA Tarbiyatul Banin Winong 2.Yth. Kepala Desa Pekalongan Winong
  12. 12. PANITIA PESANTREN RAMADHAN 1433 H MA TARBIYATUL BANIN PEKALONGAN WINONG Jalan Masjid Darussalam, Pekalongan, Winong, Pati KP 59181 HP 085740202xxx Nomor Lampiran Perihal : 02/PPR/MATB/VIII/2012 : Satu lembar : Permohonan menjadi pembicara 5 Agustus 2012 Yth. Pengasuh PP Al Hikmah Pekalongan Winong Pati Pati Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sehubungan dengan kegiatan Pesantren Ramadhan MA Tarbiyatul Banin Pekalongan Winong, kami bermaksud mengadakan Tarawih Keliling (Tarling) yang akan diselenggarakan pada, hari, tanggal waktu tempat : Sabtu, 11 Agustus 2012 : 19.00 WIB s.d. Selesai : Masjid Al Istiqlal Desa Tlogorejo 3/2, Winong maka, kami selaku panitia memohon dengan hormat kesediaan Bapak menjadi pembicara pada acara tersebut. Demikian surat permohonan ini kami sampaikan. Atas perhatian Bapak, kami mengucapkan terima kasih. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Ketua, Arina Sekretaris, Jauhar Hilal, S.Pd.I. Mengetahui, Kepala MA Tarbiyatul Banin Drs. H. Ah. Adib Al Arif, M.Ag. NIP 1964 0930 1996 03 1 001 Tembusan: 1.Ketua DPY Tarbiyatul Banin Eekalongan 2. Ta’mir Masjid Al Istiqlal Tlogorejo
  13. 13. Lampiran MANUAL ACARA TARAWIH KELILING MA TARBIYATUL BANIN PEKALONGAN WINONG 11 AGUSTUS 2012 No. Acara Keterangan 1. Sholat Tarawih berjama’ah Imam Tarawih 2. Pembukaan MC 3. Pembacaan Ayat Suci Al Quran Rumi Zakiyatus Sholihah 4. Tahlil Sukandar 5. Sambutan a. Kepala MA Tarbiyatul Banin Drs. H. Ah. Adib Al Arif, M.Ag. b. Ketua Ta’mir Masjid Al Istiqlal Kasim 6. Mauidhoh Hasanah K. Muslih Noor 7. Penutup MC
  14. 14. Latihan ! Kalian adalah seorang pengurus IPNU/IPPNU MA Tarbiyatul Banin. Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-32 MA Tarbiyatul Banin, IPNU/IPPNU akan mengadakan perlombaan dengan peserta siswa MI se-Kecamatan Winong. Buatlah surat permohonan kepada Kepala MI se-Kecamatan Winong untuk mengirimkan delegasinya dalam perlombaan tersebut! Jenis lomba (lampiran) 1. Pidato: bahasa Indonesia dan bahasa Inggris (masing-masing 2 peserta: 1 pa 1 pi) 2. Cerdas cermat (masing-masing 3 peserta) 3. Balap karung dan kelereng (masing-masing 2 peserta: 1 pa 1 pi) 4. Tarik tambang (masing-masing 10 peserta: 5 pa 5 pi) 5. Jalan bakiak (masing-masing 8 peserta: 4 pa 4 pi) Jenis lomba dapat kalian tentukan sendiri, tidak harus sesuai dengan format di atas. Yang terpenting, format lampiran harus jelas (jenis lomba, waktu pelaksanaan, peserta, koordinator lomba/PJ). Format lampiran dibuat dalam bentuk tabel.

×