Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Hypnotherapy forbetterlife

3,219 views

Published on

Hypnotherapy for better life

Hypnotherapy forbetterlife

  1. 1. For Better Life
  2. 2. Mewujudkan kehidupan cemerlang <ul><li>Manusia dibentuk dari apa yang mereka </li></ul><ul><li>Lihat </li></ul><ul><li>Dengar </li></ul><ul><li>Rasakan </li></ul><ul><li>Yang membentuk pola pikir dan cara bersikap dalam menjalani kehidupannya </li></ul><ul><li>Otak manusia adalah organ manusia yg mempunyai kekuatan dahsyat yg bisa memberikan pengaruh positif / negatif dalam menghadapi hidup ini. </li></ul>
  3. 3. Mewujudkan kehidupan cemerlang <ul><li>Hypnotherapy dapat menjadi salah satu cara effektif bagi kita untuk dapat memetakan dan akar masalah yang kita hadapi </li></ul><ul><li>Hypnosis, adalah seni komunikasi untuk mengeksplorasi pikiran bawah sadar. Pikiran bawah sadar menyimpan informasi dan potensi luar biasa. Maka dengan kemampuan tsb kita bisa menciptakan dan mewujudkan kehidupan cemerlang bagi diri sendiri dan orang disekitar kita. </li></ul>
  4. 4. Sugesti Hypnosis
  5. 5. Sejarah Hypnosis 1 <ul><li>Awalnya dipraktekkan dlm ritual agama dan penyembuhan </li></ul><ul><li>1552 SM (Ebers Papyrus, Mesir kuno) – Kuil Tidur </li></ul><ul><li>Paracelcus (1500), memperkenalkan Magnetisme </li></ul><ul><li>Mesmer (Abad 18, 1735-1815) dari Isnag, Lake Constance, Austria mengadobsi Magnetisme sbg permulaan Hipnosys Modern </li></ul>
  6. 6. Sejarah Hypnosis 2 <ul><li>Marquis de Puysegur (1781-1825), mendalami Mesmerisme kemudian mengenalkan konsep Somnambulisme artifisial, otomatisme motor, katalepsi, anestesia, amnesia, perbedaan individual dalam sugestibilitas serta halusinasi positif dan negatif </li></ul><ul><li>John Elliotson (1791-1868), dari University Hospital di London, membuat pasiennya bisa menjalani pembedahan tanpa rasa nyeri. Memperjuangkan hipnosys selama 30 thn. Jurnalnya “Zoist” </li></ul>
  7. 7. Sejarah Hypnosis 3 <ul><li>James Esdalle (1808-1859), dokter Skotlandia yg bertugas di Calcutta India, berhasil melakukan ribuan operasi kecil dan 300 operasi besar tanpa rasa sakit menggunakan Mesmerisme – saat itu obat bius belum ditemukan – 1846, nitrous oxide dan ether (obat bius) ditemukan yg menjadi pilihan utama dokter dalam pembedahan </li></ul><ul><li>James Braid (1795-1860) – Bapak Hypnosis, orang pertama yg menjelaskan fenomena Mesmerisme dari sudut pandang psikologi, yg kemudian diterima sbg suatu teknik pengobatan oleh dunia kedokteran Inggris. Mengenalkan nama Hypnosis/Hypnotism </li></ul>
  8. 8. Sejarah Hypnosis 4 <ul><li>Ambroise Auguste Liebeault (1823-1904), menyatakan seseorang bisa memasuki kondisi hypnosis dengan memberikan sugesti verbal </li></ul><ul><li>Jean Martin Charcot (1825-1893), neurolog Perancis yg menyimpulkan bahwa hypnosis adalah kondisi tidak normal yg bisa melemahkan pikiran sesorang </li></ul><ul><li>Sigmund Freud (1856-1939), menyusun teori sistematis tentang concious, unconcious dan cara kerja pikiran. Menemukan teknik psikoterapi yg dinamakan psikoanalisa </li></ul>
  9. 9. Sejarah Hypnosis 5 <ul><li>Carl Gustav Jung (1875-1961), psikiater Swiss murid Freud, berpendapat hypnosis harus dilakukan secara otoriter. Pada periode tsb hypnosis tdk berkembang </li></ul><ul><li>Milton Hyland Ericson (1901-1980), hipnoterapis dan psikoteraspis yg paling kreatif. Menyatakan bahwa dalam proses hypnosis yg paling berperan adalah pikiran klien sendiri. Hypnosis adalah kondisi wajar dan tidak bisa digunakan utk membuat orang lain melakukan yg bertentangan dgn keyakinan orang tsb. Asosiasi Medis & Psikiatris Amerika menerima Hypnosis sbg alat terapi sejak 1958 </li></ul>
  10. 10. Sejarah Hypnosis 6 <ul><li>Setelah masa Ericson pengembang Hypnosis : </li></ul><ul><li>Dave Elman , mengembangkan teknik induksi cepat – yg membuat banyak dokter belajar hypnosis. </li></ul><ul><li>Ormond Mc Gill , menulis buku The New Encyclopedia of Stage Hypnotism yg menjadi acuan bagi orang yg ingin mendalami hypnosis </li></ul><ul><li>Saat ini hypnosis sudah diterima sepenuhnya sebagai alat terapi yg sah oleh berbagai lembaga negara (British Medical Association pd 1955, American Medical Association pd 1958, American Psychological Association pd 1960) </li></ul>
  11. 11. Pemahaman dasar hypnosis <ul><li>Bukan untuk kejahatan, melainkan diterapkan untuk berbagai keperluan bagi diri sendiri maupun orang lain </li></ul><ul><li>Bukan Magic/gaib, melainkan metode ilmiah yg bisa dipelajari oleh orang awam </li></ul><ul><li>Berasal dari kata Hypnos nama dewa tidur Yunani, namun perlu disadari bahwa kondisi tidur berbeda dgn kondisi hypnos. Kondisi hypnos masih bisa mendengar & merespons informasi yg diterima & menerima sugesti tanpa perlawanan </li></ul>
  12. 12. Pemahaman dasar hypnosis <ul><li>Teknik mempengaruhi orang lain masuk kedalam kondisi trance hipnotis </li></ul><ul><li>Hipnotis adalah kondisi dimana perhatian menjadi sangat terpusat sehingga tingkat sugestibilitas (daya terima saran) meningkat sangat tinggi </li></ul><ul><li>Hipnotis adalah seni berkomunikasi utk mempengaruhi seseorang sehingga mengubah tingkat kesadarannya dgn cara menurunkan gelombang otak dari beta menjadi alpha & theta </li></ul><ul><li>Hinotis adalah seni mengelola pikiran, seorang hypnoterapist tdk punya kekuatan supranatural yg bisa mengendalikan pikiran orang lain. </li></ul>
  13. 13. Gelombang Otak
  14. 14. Sistem Representasi <ul><li>Merupakan sistem penggambaran ulang aktivitas panca indra yg kita miliki ke dalam pikiran kita. </li></ul><ul><li>Atau keterkaitan panca indra (seeing, hearing, feeling, smelling, tasting) dan otak dalam pengambilan keputusan atau tindakan kita </li></ul><ul><li>VAKOG – Visual/seeing, Auditory/hearing, Kenestetic/feeling, Olfactory/smelling, Gustatory/tasting </li></ul>
  15. 15. Pentingnya mengetahui sistem representasi <ul><li>Dengan mengetahui sistem representasi diri sendiri/client, maka hypnoterapist dapat lebih mudah mendapatkan cara pemberian sugesti yang lebih effektif, atau memberikan sugesti yang mudah ditangkap/dicerna oleh client </li></ul><ul><li>Saat ini sistem representasi dikelompokkan menjadi 3 yaitu : </li></ul><ul><li>Visual, Auditory, Kinestetik </li></ul>
  16. 16. Sistem Representasi Visual <ul><li>Pikiran kita seolah-olah berubah menjadi mata yg mampu melihat, menggambarkan sesuatu, mengerti warna. </li></ul><ul><li>Pikiran berimajinasi menjadi mata lengkap dengan fungsinya </li></ul><ul><li>Contoh bahasa yg digunakan : “Kenyataan itu membuatku terbelalak” </li></ul>
  17. 17. Sistem Representasi Auditory <ul><li>Pikiran seolah-olah berubah menjadi telinga yg mampu mendengarkan suara, ucapan, bisikan, dengungan dll </li></ul><ul><li>Pikiran berimajinasi menjadi telinga lengkap dengan fungsinya </li></ul><ul><li>Contoh bahasa yg digunakan : “Kenyataan itu memekakan telingaku” </li></ul>
  18. 18. Sistem Representasi Kinestetic <ul><li>Pikiran berubah seolah-olah menjadi seluruh anggota badan kita yg terpusat pada hati dan pikiran. </li></ul><ul><li>Pikiran akan terbawa menuju suasana susah, senang, sedih, gembira sesuai perasaan </li></ul><ul><li>Contoh bahasa yg digunakan : “Kenyataan itu menyayat hatiku” </li></ul>
  19. 19. Ciri Representasi Visual <ul><li>Bernapas pendek-pendek lewat dada </li></ul><ul><li>Bicaranya cepat </li></ul><ul><li>Memvisualisasikan pengalaman menggunakan gerak tubuh </li></ul><ul><li>Berfikir dalam gambar </li></ul><ul><li>Suka menyela pembicaraan </li></ul><ul><li>Bertindak cepat, berbicara dgn tekanan suara tinggi </li></ul><ul><li>Mengambil keputusan cepat berdasarkan pengalaman yg dilihat </li></ul><ul><li>Mengingat dgn melihat kata-kata dalam pikiran </li></ul><ul><li>Mengingat yg dilihat/ditulis lebih mudah dari yg didengar </li></ul><ul><li>Pembaca cepat, lebih suka membaca daripada dibacakan </li></ul><ul><li>Lebih suka menunjukan daripada menceritakan </li></ul><ul><li>Mengetahui apa yg dikatakan tapi tidak pandai memilih kata-kata </li></ul><ul><li>Pengambil keputusan resiko tinggi </li></ul><ul><li>Rapi, teratur, teliti terhadap detail </li></ul><ul><li>Mementingkan penampilan dalam berpakaian </li></ul>
  20. 20. Ciri Representasi Auditori <ul><li>Bernapas melaui diafragma (tengah dada) </li></ul><ul><li>Lebih suka mendengarkan daripada berbicara atau melihat sesuatu </li></ul><ul><li>Suka menggunakan kata-kata berkaitan dgn aneka suara </li></ul><ul><li>Mengucapkan saat membaca </li></ul><ul><li>Senang membaca dgn suara keras untuk mendengarkan suara sendiri </li></ul><ul><li>Memiliki kemampuan mendengar yg luar biasa </li></ul><ul><li>Dapat mengulangi dan menirukan nada/irama </li></ul><ul><li>Berbicara pada diri sendiri pada saat tertentu </li></ul><ul><li>Lebih ingat yg didengar dari yg dilihat </li></ul><ul><li>Suka berdiskusi/menjelaskan panjang lebar </li></ul><ul><li>Sulit membayangkan </li></ul><ul><li>Mengambil keputusan dgn pertimbangan & analisa yg teliti </li></ul><ul><li>Perhatian mudah dialihkan suara </li></ul><ul><li>Bicara pelan, irama terpola, fasih </li></ul>
  21. 21. Ciri Representasi Kinestetik <ul><li>Bernafas tenang dan dalam (bawah dada) </li></ul><ul><li>Lebih suka melibatkan perasaan saat berbicara, mendengarkan, memperhatikan dan mengambil keputusan </li></ul><ul><li>Keputusan sering berdasarkan perasaan/emosi </li></ul><ul><li>Berbicara perlahan dgn penuh perasaan </li></ul><ul><li>Berdiri dekat ketika berbicara dgn orang lain </li></ul><ul><li>Menanggapi perhatian fisik / menyentuh utk mendapat perhatian </li></ul><ul><li>Suka menggerak-gerakan tangan dan menyentuh sesuatu </li></ul><ul><li>Mengguanakan jari sebagai penunjuk waktu membaca </li></ul><ul><li>Suka mengerakkan tubuh saat berdiri atau berbicara </li></ul><ul><li>Tidak dapat duduk diam dlm waktu lama </li></ul><ul><li>Biasanya tulisannya jele k </li></ul>
  22. 22. Mengenali Sistem Representasi <ul><li>Berdasarkan PREDIKAT kata-kata yg digunakan </li></ul><ul><li>VISUAL </li></ul><ul><li>Nampak </li></ul><ul><li>Pandangan </li></ul><ul><li>Melihat </li></ul><ul><li>Nyata </li></ul><ul><li>Visi </li></ul><ul><li>Pamer </li></ul><ul><li>Ruang Lingkup </li></ul><ul><li>Seindah Lukisan </li></ul><ul><li>Samar </li></ul><ul><li>Dalam Cahaya </li></ul><ul><li>Gemerlapan </li></ul><ul><li>Mata Hati </li></ul><ul><li>Citra Diri </li></ul><ul><li>Mirip </li></ul><ul><li>Tampaknya/kelihatannya cocok untukku </li></ul><ul><li>AUDITORI </li></ul><ul><li>Mendengar </li></ul><ul><li>Berirama </li></ul><ul><li>Menyuarakan </li></ul><ul><li>Jelas </li></ul><ul><li>Diungkapkan </li></ul><ul><li>Mengatakan </li></ul><ul><li>Menyerukan </li></ul><ul><li>Harmoni </li></ul><ul><li>Pesan </li></ul><ul><li>Tegas </li></ul><ul><li>Terus Terang </li></ul><ul><li>Mengoceh </li></ul><ul><li>Merdu </li></ul><ul><li>Kedengarannya cocok untukku </li></ul><ul><li>KINESTETIK </li></ul><ul><li>Rajin </li></ul><ul><li>Mempersingkat </li></ul><ul><li>Rahasia </li></ul><ul><li>Sangat rapi </li></ul><ul><li>Merasakan/terasa </li></ul><ul><li>Berhubungan/kontak </li></ul><ul><li>Menangkap alur </li></ul><ul><li>Bertahanlah </li></ul><ul><li>Datar saja </li></ul><ul><li>Berat sekali </li></ul><ul><li>Hancur berantakan </li></ul><ul><li>Ringan Tangan </li></ul><ul><li>Pemarah </li></ul><ul><li>Halus </li></ul><ul><li>Rasa-rasanya cocok untukku </li></ul>
  23. 23. Mengenali Sistem Representasi <ul><li>Berdasarkan BAHASA TUBUH </li></ul><ul><li>VISUAL </li></ul><ul><li>Banyak menggerakan tangan di sekitar depan dan atas badan </li></ul><ul><li>Gerakan tangan ingin menggambarkan sesuatu </li></ul><ul><li>Cara bicara cepat (berpikir dalam gambar) </li></ul><ul><li>AUDITORI </li></ul><ul><li>Gerakan tangan sedang, disekitar depan perut atas </li></ul><ul><li>Cara bicara menggunakan intonasi, nada, jeda dan serasi </li></ul><ul><li>KINESTETIK </li></ul><ul><li>Sering menggunakan bahasa tubuh saat berkomunikasi </li></ul><ul><li>Berkemampuan mengolah tubuh serta melakukan pekerjaan yg membutuhkan ketrampilan anggota tubuh </li></ul><ul><li>Bicara penuh perasaan, lambat </li></ul>
  24. 24. Mengenali Sistem Representasi <ul><li>Berdasarkan GERAKAN MATA </li></ul><ul><li>VISUAL jika diajukan pertanyaan </li></ul><ul><li>Bola mata bergerak ke kiri atas (mengingat visual) </li></ul><ul><li>Boal mata bergerak ke kanan atas (menyusun visual) </li></ul><ul><li>Menatap tanpa fokus, menatap kedepan seperti menatap anda (sedang mengingat dan menyusun informasi secara visual) </li></ul><ul><li>AUDITORI </li></ul><ul><li>Bola mata bergerak kekiri lalu lurus kedepan utk mengingat suatu hal </li></ul><ul><li>Bola mata pertama lurus kedepan lalu bergerak kekanan, utk menyusun suatu hal </li></ul><ul><li>Bola mata bergerak kebawah lalu kekiri saat berdialog </li></ul><ul><li>KINESTETIK </li></ul><ul><li>Bola mata bergerak kebawah lalu kekanan, saat berusaha mengingat perasaan yang terjadi </li></ul>
  25. 25. Model Komunikasi Hypnosis 3V VERBAL Komunikasi LISAN hanya mempunyai efek 7%. Kita tidak dapat mengontrol persepsi dan pengertian orang lain atas suatu kata VOKAL Mempengaruhi komunikasi 38%, cukup beralasan jika warna suara anda dimaknai berbeda dari pesan yg disimbolkan kata-kata. Ucapan yg sama bisa bermakna berbeda ketika diucapkan dgn vokal berbeda VISUAL Mempengaruhi 55% proses komunikasi, aspek verbal dan vokal meskipun digabungkan tidak bisa menandingi hebatnya pengaruh ekspresi wajah pembuktian : game pegang dagu
  26. 26. Koneksi Sederhana <ul><li>Kata-kata dan sugesti (gambaran) dapat mengaktifkan system otak lain yang berhubungan dengan perasaan, otot, akal sehat, rasa keindahan dsb (tes hipnotisabilitas dgn induksi hipnosis) </li></ul><ul><li>Kata-kata dapat memunculkan sugesti/gambaran dalam pikiran anda </li></ul><ul><li>Kata-kata dapat mempengaruhi otot </li></ul><ul><li>Kata-kata dapat mendorong aktivitas indra perasa </li></ul><ul><li>Sugesti dapat mempengaruhi otot </li></ul><ul><li>Sugesti dapat membangkitkan perasaan </li></ul><ul><li>Sugesti dapat mempengaruhi keseimbangan </li></ul>
  27. 27. Kata-kata dapat memunculkan gambaran dalam pikiran anda <ul><li>Saat anda membaca novel, tanpa sadar gambaran situasi dan pribadi tokoh akan tergambar dalam pikiran anda </li></ul><ul><li>Coba katakan “Aku Liburan ... “ - Stop sekarang. Apakah anda melihat suatu gambaran tentang liburan dalam pikiran anda ? </li></ul><ul><li>Coba katakan “Aku Liburan” ..... “Itu adalah tempat favoritku” ..... “Cuaca ini betapa aku menyukainya” ..... “Aku mengenakan pakaian kesukaanku” ..... “Aku sedang melakukan hal yg sangat kusukai” ..... “Aku Liburan!” </li></ul>
  28. 28. Kata-kata dapat mempengaruhi aktivitas otot <ul><li>Kata-kata dapat mempengaruhi aktivitas otot tanpa melaui proses “kemauan” (volitional) </li></ul><ul><li>Lakukan sbb : </li></ul>Lihat pada celah dan katakan : “ Dekat .... Dekat .... Dekat .... Dekat .... Dekat .... “ katakan berulang kali dengan ritme yang tetap selama 2 menit Posisikan lengan anda sejajar pandangan dengan telapak tangan berhadapan terpisah ± 10 cm.
  29. 29. Kata-kata dapat mendorong aktivitas indra perasa <ul><li>Katakanlah : “Ada suatu yang gatal pada hidungku !” </li></ul><ul><li>Apakah anda merasakan gatal muncul di hidung ? </li></ul><ul><li>Katakan berulang kali selama ± 2 menit </li></ul><ul><li>“ Ada suatu yang gatal pada hidungku ! .................“ </li></ul><ul><li>“ Ada suatu yang gatal pada hidungku ! .................“ </li></ul><ul><li>“ Ada suatu yang gatal pada hidungku ! .................“ </li></ul><ul><li> “ Ada suatu yang gatal pada hidungku ! .................“ </li></ul><ul><li> “ Ada suatu yang gatal pada hidungku ! .................“ </li></ul><ul><li> “ Ada suatu yang gatal pada hidungku ! .................“ </li></ul>
  30. 30. Gambaran (Imaginasi) dapat mempengaruhi otot <ul><li>Letakkan tangan anda pada meja, gambarkanlah/bayangkanlah/Imaginasi-kan seutas benang terikat pada ujung telunjuk anda dan ujung lainnya dipegang oleh seorang yang anda sukai. Tangan orang tersebut sedang menarik jari telunjuk anda setinggi 5 cm diatas meja. </li></ul>Tutup mata, rasakan tarikan benangnya, Tahan gambaran tersebut selama ± 2/3 menit Alternatif -> Pendulum
  31. 31. Gambaran (imaginasi) dapat membangkitkan perasaan <ul><li>Terjadi setiap saat ketika anda menonton film </li></ul><ul><li>Tutup mata anda, bayangkan seorang yg sangat anda cintai, bayangkan wajahnya .... Bayangkan senyumnya ..... bayangkan bentuk tubuhnya ..... bayangkan gaya berpakaiannya ..... bayangkan gerakan/bahasa tubuhnya ..... bayangkan belaiannya ..... bayangkan gandengan tangannya ..... bayangkan rayuannya ....... </li></ul><ul><li>Apa yang anda rasakan ?! (lihat reaksi nafas, mimik wajah, sikap tubuh dll) </li></ul>
  32. 32. Gambaran (imaginasi) dapat mempengaruhi keseimbangan <ul><li>Tutup mata anda </li></ul><ul><li>Imaginasikan anda sedang duduk di teras saat sedang hujan duduk nyaman di kursi goyang ..... Bergoyang ..... Kedepan ..... Kebelakang ..... Bergoyang dengan nyaman .......... </li></ul><ul><li>Bergoyang ..... Kedepan ..... Kebelakang ..... Bergoyang dengan nyaman ............................... </li></ul><ul><li>Bergoyang ..... Kedepan ..... Kebelakang ..... Bergoyang dengan nyaman ............................... </li></ul><ul><li>Bergoyang ..... Kedepan ..... Kebelakang ..... Bergoyang dengan nyaman ............................... </li></ul>
  33. 33. Relaksasi <ul><li>Relaksasi dapat dipengaruhi oleh kata-kata, visualisasi, musikal dan humor </li></ul><ul><li>Duduk atau tidur dengan nyaman. Letakkan pikiran anda pada tangan kanan. </li></ul><ul><li>Pikirkan tagan kanan anda sedang “Beristirahat ..... Relaks ...... Relaks ..... Relaks ..... ” </li></ul><ul><li>“ Anda merasa sangat santai ..... Sangat aman ..... Sangat nyaman ..... Sangat senang ..... Dan anda merasa mampu relaks lebih dalam ..... Dan lebih dalam ..... “ </li></ul>
  34. 34. Self Hypnosis <ul><li>Self Hypnosis = Relaksasi + Imajinasi + (Self Talk, Affirmasi, chanting) </li></ul>“ Keep your thoughts positive because your thoughts become your words. Keep your words positive because your words become your behaviors. Keep your behaviors positive because your behaviors become your habits. Keep your habits positive because your habits become your values. Keep your values positive because your values become your destiny . ” Gandhi Semua Hipnose adalah Self Hypnosis
  35. 35. Hypnotherapi = Positif Self Hypnosis <ul><li>PSH membebaskan seseorang untuk </li></ul><ul><ul><li>Mencapai </li></ul></ul><ul><ul><li>Mempedulikan </li></ul></ul><ul><ul><li>Merasakan </li></ul></ul><ul><ul><li>Menjadi </li></ul></ul><ul><ul><li>Mencintai </li></ul></ul><ul><ul><li>Meningkatkan kreativitas </li></ul></ul><ul><ul><li>Membangun motivasi </li></ul></ul><ul><ul><li>Menanggulangi permasalahan </li></ul></ul>
  36. 36. Melakukan Self Hypnosis <ul><li>Memanfaatkan keadaan unconcious sehari-hari yang kita alami untuk mencapai suatu tujuan positif </li></ul><ul><li>Hasil Self Hypnosis adalah kumulatif, semakin sering digunakan semakin bermanfaat </li></ul><ul><li>Usahakan dilakukan pada waktu dan tempat yg sama </li></ul><ul><li>Posisi duduk/berbaring, duduk lebih baik, kecuali jika anda bermaksud untuk tertidur </li></ul>
  37. 37. Tahapan Self Hipnosys <ul><li>Pre-Hypnotic adalah sugesti yang diberikan sebelum memasuki kondisi hipnose. Ini adalah sugesti untuk berkata kepada diri sendiri – menggunakan kata-kata “Saya”, “Saya memilih” dsb </li></ul><ul><li>Hypnotic Suggestion, self programming, self talk, affirmation, chanting(mantra) – menggunakan kata-kata “Saya”, “Aku”, “Saya menjadi” dsb </li></ul><ul><li>Post-Hypnotic adalah sugesti yang diberikan dari luar diri anda (seakan-akan dari luar) – kata-kata yang digunakan “Anda”, “Anda memilih” dsb </li></ul>
  38. 38. Sugesti Pre-Hypnotic <ul><li>Adalah sugesti yang diberikan oleh anda sendiri untuk membuat diri anda senyaman-nyamannya. </li></ul><ul><li>Sugesti diberikan perlahan-lahan dan berulang-ulang (minimal 3 kali) untuk memasuki kondisi hipnose </li></ul><ul><li>Bisa menggunakan induksi untuk memasuki konisi hipnose. Ada 6 Induksi yg bisa digunakan : </li></ul><ul><ul><li>Hypnodisk Spiral </li></ul></ul><ul><ul><li>Relaksasi progresif </li></ul></ul><ul><ul><li>Countdown </li></ul></ul><ul><ul><li>Eye fixation </li></ul></ul><ul><ul><li>Visualisasi </li></ul></ul><ul><ul><li>Anak Tangga Menurun </li></ul></ul>
  39. 39. Induksi Hypnodisk Spiral <ul><li>Lihat pada gambar Hypnodisk </li></ul><ul><li>Menatap pada focus </li></ul><ul><li>Bernapas pelan-pelan </li></ul><ul><li>Bernapas sangat pelan sampai anda merasakan cukup bersantai .... Tenang .... Damai .... Sangat menyenangkan </li></ul>
  40. 40. Induksi Relaksasi Progresif <ul><li>Duduk atau berbaringlah dengan tenang dan santai.... kemudian tarik nafas dengan lembut dan dalam .... tahan sejenak .... lalu hembuskan nafas pelan-pelan melalui mulut .... sambil membayangkan anda menghembuskan ketegangan keluar dari dalam tubuh anda .... terhembus keluar .... terhembus keluar .... sangat melegakan .... Anda mulai masuk dalam keadaan relaksasi total .... sangat damai .... sangat tenang .... sangat menyenangkan .... dan kemudian rasakan otot wajah anda menjadi santai.... mata anda menjadi santai.... kerongkongan anda menjadi santai.... leher anda menjadi santai.... Bernafaslah dengan lembut.... Anda memasuki kondisi relaksasi yang lebih dalam lagi .... lebih dalam lagi .... masuk kedalam kondisi relaksasi yang sangat menyenangkan .... Biarkan bahu anda santai dan nyaman .... biarkan lengan kanan anda dari bahu hingga ujung jari menjadi santai .... biarkan lengan kiri anda dari bahu hingga ujung jari menjadi santai .... biarkan otot-otot perut anda menjadi santai .... benar-benar sangat menyenangkan .... bernafaslah dengan lembut .... biarkan diri anda memasuki kondisi relaksasi yang lebih dalam lagi .... lebih dalam lagi .... sangat menyenangkan .... biarkan otot panggul anda untuk santai .... Biarkan kaki kanan anda dari panggul sampai ujung jari menjadi santai .... Biarkan kaki kiri anda dari panggul sampai ujung jari menjadi santai .... Bernafaslah dengan lembut biarkan diri anda memasuki kondisi relaksasi yang lebih dalam lagi .... lebih dalam lagi .... sangat menyenangkan .... sangat tenang .... sangat nyaman .... baik sekali .... nyaman sekali ............. </li></ul>
  41. 41. Induksi Count Down <ul><li>Buatlah diri anda nyaman .... </li></ul><ul><li>Bernafas perlahan dan teratur .... </li></ul><ul><li>Tutuplah mata anda .... </li></ul><ul><li>Mulailah hitungan dengan perlahan </li></ul><ul><li>Mulai dari 100 dikurangi 3 , 97 ... 94 ... 91 ... 88 ... 85 ... 82 ... 79 ... 76 ... 73 ... 70 ... 67 ... 64 ... 61 ... 58 ... 55 ...... </li></ul><ul><li>Dan seterusnya sampai anda kehilangan jejak. </li></ul>
  42. 42. Induksi Eye Fixation <ul><li>Duduklah dengan santai dan nyaman </li></ul><ul><li>Bernafas dengan perlahan </li></ul><ul><li>Pilih suatu titik pada diding yang letaknya sedikit diatas garil lurus penglihatan/mata </li></ul><ul><li>Tataplah titik tersebut dengan nyaman .... Kemudian perintahkan kelopak mata anda menjadi lebih berat .... Lebih berat .... Lebih berat .... Lebih berat .... Dan lebih berat .... Dan ketika anda membiarkannya untuk terpejam, anda akan merasakan begitu santai .... Begitu damai .... Begitu menyenangkan .... </li></ul>
  43. 43. Induksi Visualisasi <ul><li>Tutup mata anda </li></ul><ul><li>Bernafas perlahan dan santai </li></ul><ul><li>Bayangkan suatu tempat dimana anda bisa dengan bebas bersantai .... Damai .... Dan sangat menyenangkan .... Anda memperhatikan warna disekitar .... Merasakan kesejukan .... Menghirup wangi-wangian bunga alam .... Semakin diperhatikan .... Semakin anda santai .... Relaks .... Semakin andah santai .... Semakin detil yang anda perhatikan .... Sangat menyenangkan .... </li></ul>
  44. 44. Induksi Anak Tangga Menurun <ul><li>Tutup mata .... Bernafas dengan tenang dan santai </li></ul><ul><li>Katakan 10 dan Bayangkan anda berdiri dipuncak sebuah tangga .... </li></ul><ul><li>Katakan 9 bayangkan anda bergerak menuruni anak tangga tersebut .... Bergerak dengan santai .... Tenang dan menyenangkan </li></ul><ul><li>Katakan 8 .... </li></ul><ul><li>...................... </li></ul><ul><li>Pada angka 1 bayangkan anda sudah tenggelam dalam tempat tidur yang nyaman .... sejuk ....menyenangkan .... Biarkan seluruh otot tubuh santai .... relaks ....sangat tenang dan menyenangkan .... </li></ul>
  45. 45. Sugesti self hipnosis <ul><li>Afirmasi berulang yang anda buat untuk diri sendiri saat dalam kondisi hipnose memberikan hasil maksimal pada penyembuhan diri </li></ul><ul><li>Contoh affirmasi pribadi : </li></ul><ul><li>“ Setiap hari ... dan dalam tiap-tiap cara, Aku sedang sembuh .... Aku menjadi sehat .... menjadi lebih baik .... lebih segar .... lebih bugar .... lebih damai .... sangat melegakan .... sangat menyenangkan!” </li></ul>
  46. 46. Sugesti Post Hypnotic <ul><li>Adalah sugesti untuk mengembalikan anda dari kondisi hipnosis </li></ul><ul><li>Gunakan alat perekam – untuk merekam sugesti anda yang akan digunakan seperti seorang terapis mengakhiri sesi hypnosisnya </li></ul><ul><li>Katakan </li></ul><ul><li>“ Segera buka mata anda saat saya selesai menghitung dari 1 s/d 3. Segera setelah membuka mata, anda merasakan kesegaran dan siaga seperti baru beristirahat 7 jam” </li></ul><ul><li>Hitung 1 s/d 3 --- sesi self hipnosis selesai </li></ul>
  47. 47. Self Hypnotherapy - KESEHATAN <ul><li>Pre-Hypnotic : Induksi RELAKSASI PROGRESIF </li></ul><ul><li>Afirmasi ku utk kesehatan (5x) pd kondisi Hypnosis </li></ul><ul><li>“ Setiap hari ... dan dalam tiap-tiap cara, Aku sedang sembuh .... Aku menjadi sehat .... Aku menjadi lebih baik .... Aku menjadi lebih segar .... Aku menjadi lebih bugar .... dan Aku menjadi lebih damai .... sangat menyenangkan !” </li></ul><ul><li>Post-Hypnotic : </li></ul><ul><li> “ Segera buka mata anda saat saya selesai menghitung dari 1 s/d 3. Segera setelah membuka mata, anda merasakan kesegaran .... Kebugaran dan siaga seperti baru beristirahat 7 jam” </li></ul>Kita akan memulai Self Hypnotherapy untuk kesehatan. Self hypnotherapy ini dimulai dgn pre-hypnotic induksi : RELAKSASI PROGRESIF dilanjutkan dengan afirmasi pribadi mengenai KESEMBUHAN dan KESEHATAN dan diakhiri oleh post-hypnotic dengan hitungan 1 s/d 3 ..... Itu itu berbaring atau duduklah dengan santai, lepaskan ikat pinggang, lepaskan jam tangan, matikan handphone dan jauhkan semua benda-benda yang dapat mengganggu jalanya self hypnotherapy ini....Self Hypnotherapy ini dipersiapkan oleh Robert Kusnadi untuk kesehatan kita bersama
  48. 48. Self Hypnotherapy – Ku menjelang tidur <ul><li>Pre-Hypnotic : Induksi RELAKSASI PROGRESIF </li></ul><ul><li>Kondisi hypnosis – Afirmasi ku (5x): </li></ul><ul><li>“ Setiap hari ... dan dalam tiap-tiap cara, Aku sedang sembuh .... hidungku sembuh .... tenggorokanku sembuh .... Aku menjadi sehat .... menjadi lebih baik .... menjadi lebih segar .... menjadi lebih bugar .... menjadi lebih damai .... sangat menyenangkan !” </li></ul><ul><li>Post-Hypnotic : </li></ul><ul><li> “ Anda akan tidur dengan sangat nyenyak .... Dengan sangat tenang .... Dengan sangat nyaman .... Dan anda akan terbangun dalam keadaan sehat, segar dan bugar pada jam 6 pagi esok hari .......... “ </li></ul>Kita akan memulai Self Hypnotherapy untuk kesembuhan. Self hypnotherapy ini dimulai dgn pre-hypnotic induksi : RELAKSASI PROGRESIF dilanjutkan dengan afirmasi pribadi mengenai KESEMBUHAN dan KESEHATAN dan diakhiri oleh post-hypnotic untuk tidur nyenyak..... untuk itu berbaring atau duduklah dengan santai, lepaskan ikat pinggang, lepaskan jam tangan, matikan handphone dan jauhkan semua benda-benda yang dapat mengganggu jalannya self hypnotherapy ini....

×