Workbook Ppsk Tahap 1 Angk 2 2009

963 views

Published on

unedited workbook from Program Pembinaan Spiritualitas dan kepemimpinan

Published in: Spiritual
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
963
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
43
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Workbook Ppsk Tahap 1 Angk 2 2009

  1. 1. PPSK 2009 Angkatan II Kamu Juga Bisa Kenal Memimpin di Wilayah Diri
  2. 2. Life is like unto a long journey with a heavy burden. Let thy step be slow and steady, that thou stumble not. Persuade thyself that imperfection and inconvenience are the natural lot of mortals, and there will be no room for discontent, neither for despair. When ambitious desires arise in thy heart, recall the days of extremity thou has past through. Forbearance is the root of quietness and assurance forever. Look upon the wrath of the enemy. If thou knowest only what it is to conquer, and knowest not what it is like to be defeated, woe unto thee; it will fare ill with thee. Find fault with thyself rather than with others. Pengantar Kepemimpinan Kristiani Ketika seeorang tua sedang melangkah di pantai dan menikmati pemandangan, tiba-tiba, perhatiannya tertarik pada perilaku seorang anak remaja yang berjalan tak jauh di depannya. Anak itu berkali-kali menunduk dan memungut seekor bintang laut yang terdampar di pantai dan melemparkannya kembali ke air. Akhirnya, orang tua itu mempercepat langkahnya dan berjalan di samping sang remaja. Ia bertanya. “Apa yang kamu ingin capai dengan menolong bintang laut itu? Bukankah tiap hari puluhan bintang laut terdampar dan mati disini? Apakah kamu akan dapat menghasilkan dampak dengan menolong seekor itu. Pantai ini
  3. 3. begini panjang.. tanganmu hanya dua dan bintang laut itu begitu banyak..” Sang remaja memperlihatkan seekor bintang laut di tangannya, dan ketika ia melemparkannya ke laut, ia berkata, “Sekurangnya, dampak perbuatanku dirasakan beberapa bintang laut tadi dan bagi yang seekor ini.” (Brian Cavanaugh, T.O.R., The Sower's Seeds) Kepemimpinan adalah suatu pengaruh atau daya yang dimiliki seseorang. Daya tadi menghasilkan dampak yang direncanakan sang pemimpin. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- Dampak tadi terjadi pada orang lain dan berakibat bagi diri sang pemimpin sendiri. Contoh Kepemimpinan Kristiani adalah Ken Horne dan Ray Buchanan: 3
  4. 4. Mulanya, Rev. Ken Horne dan Rev. Ray Buchanan, adalah pendeta-pendeta di gereja United Methodist di Amerika. Namun hati mereka tergerak melihat begitu banyak orang yang hidup tanpa makanan yang memadai. Kedua orang itu mendirikan komunitas St. Andrew pada tahun 1979. Sejak itu komunitas ini berhasil mendapatkan dan mendistribusikan lebih dari 300 juta kilogram kentang dan bahan makanan lain kepada orang-orang miskin. Dalam pelayanan ini kedua orang tadi melibatkan keluarga mereka. Keduanya menghasilkan dampak seluas itu karena terinspirasi dua bagian Alkitab yaitu surat Johanes pertama pasal 3:18 quot;.. marilah kita mengashi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.quot; Juga cerita tentang Yesus memberikan makan pada 5000 orang menginspirasikan hidup keluarga mereka. Ken dan Ray memulai komunitas ini di sebuah ladang pertanian di Big Island, Virginia. Dengan bertahap mereka menginspirasikan lebih dari 12,000 orang untuk ikut 4
  5. 5. bergabung dalam mencari jalan keluar bagi masalah kelaparan di masyarakat melalui program komunitas ini. Kepemimpinan Ken Horne and Buchanan sangat berperan menghasilkan gerakan seluas itu yang ternyata langgeng sampai saat ini. Kepemimpinan Kristiani dan Dampaknya Dampak yang seorang pemimpin Kristen ingin hasilkan akan dikaitkan dengan rancangan Tuhan dengan dunia. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- Ia perlu menyadari, mengenali, atau memahami apa yang Tuhan rancangkan dan sedang lakukan pada dunia dimana ia berada. Tepatnya, ia perlu akrab dengan Tuhan untuk memahami apa yang Ia sedang kerjakan. --------------------------------------------------------------------------- 5
  6. 6. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- ------------------------ Semakin tinggi kualitas keakraban hubungannya dengan Tuhan, semakin ia dapat memahami dampak yang seharusnya terjadi. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- Jadi dampak tadi harus muncul justru karena ia lebih bersandar pada Tuhan atau lebih penuh mempercayakan diri pada Tuhan dibandingkan dengan orang lain. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- 6
  7. 7. Ia belajar mempercayakan diri pada Tuhan sehingga dalam bekerja ia menyadari bagian yang milik Tuhan dan bagian tanggung jawabnya. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------- Prasyarat Pemimpin Kristiani Kepemimpinan Kristiani disini berarti bahwa kepemimpinan atau daya yang berdasarkan pada kebergantungan pada kuasa o penebusan Kristus, 7
  8. 8. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- ------------------------------------------------------------ dibangun atas keinginan mengabdikan diri bagi Kristus, o dan --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- ---- mengutamakan tercapainya rancangan Allah di dunia. o --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- ------------------ 8
  9. 9. Kepemimpinan Kristiani dimulai dengan kerinduan untuk mencari dampak bukan terutama untuk kepentingan sang pemimpin, namun bagi orang-orang yang mengikutinya, konteks dimana ia berada dan untuk Tuhan. --------------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------------- 9
  10. 10. Sessi 1. Gambar Diri dan Kepemimpin Perilaku dan dampaknya Perasaan nya Persepsinya Pandangannya tentang dunia Gambar diri dan pengenalan potensi Kristiani Persepsi adalah _______________________________________ _______________________________________ ____________________________________ 10
  11. 11. ______________________________________ World view adalah _______________________________________ _______________________________________ _______________________________________ ___________________________________ Pengaruh gambar diri pada perilaku -------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------- ----------------------------------------------------------------- Contoh Paul Pott, apa kesan Anda tentangnya -------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------- ------------------- Tiga macam gambar diri: Gambar diri yang sehat -------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------- 11
  12. 12. -------------------------------------------------------------- Gambar diri yang rendah -------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------- ------------------------------------------------------------- Gambar diri yang arogan -------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------- Asal dari Gambar diri -------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------- ----------------------------------------------------------------- Apakah kata Alkitab tentang Gambar diri Hasil diskusi kelompok atas ajaran gambar diri dalam Yes 43:4 -------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------- 12
  13. 13. Mazmur 139 -------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------- Roma 8:29 -------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------- --------------------------- Kesimpulan: Apa yang Allah inginkan dari kita sebagai pemimpin- Ia yang tahu tujuan kehadiran kita -------------------------------------------------------------------------------------- ----------------------------------------------------------------------------------Ia ingin kita bergaul dengan-Nya -------------------------------------------------------------------------------------- ----------------------------------------------------------------------------------Ia ingin keakraban dengan-Nya 13
  14. 14. -------------------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------------- Jangan kesibukan dan aktifitas menggantikan keintiman dengan-Nya -------------------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------------- Hubungan Kepemimpinan dengan Gambar diri Kristen 1. Persepsi tentang kepemimpinan: pemimpin Kristen menyadari bahwa sumber kuasa kepemimpinanNya adalah dari Allah -------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------- --------------------------. 2. Perasaan: Sebelum kita memimpin orang lain, kita harus rela dipimpin Tuhan -------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------- ---------------------------- 3. Perilaku: 14
  15. 15. 1. Kita harus dapat memimpin diri sendiri dalam Kristus -------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------- --------------------------------------- 2. Kepemimpinan kita harus menghasilkan dampak, yaitu orang terinspirasi untuk lebih hidup mempercayakan diri pada Tuhan -------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------- ----------------------------------------------------------- 15
  16. 16. Sessi 2. Masalah Luka Batin/Emosi dan Pemulihannya Dua Nahkoda yang tersembunyi Ini adalah pemimpin yang bersandar pada Tuhan dan memiliki gambar diri yang kokoh dan benar 16
  17. 17. Menerima berkat karena Menjadi berkat bagi orang Lain pelayanannya Dalam Alkitab, Mazmur 19. Bebaskanlah aku daripada apa yang tidak kusadari (ayat 13) --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- -------------------------------- 17
  18. 18. Dari kalimat itu terlihat bahwa orang Yahudi memahami tiga hal : adanya hal-hal yang umumnya manusia tidak sadari. --------------------------------------------------------------------------- ----------------------- hal-hal yang tidak disadari ini dapat menjebak atau mengikat kita. --------------------------------------------------------------------------- ---------------------------- manusia membutuhkan Tuhan untuk membebaskan dirinya dari hal-hal yang tidak disadari tadi. --------------------------------------------------------------------------- ---------------------------- Nahkoda pertama: Kebutuhan diri yang Samar Apakah kebutuhan itu? Kebutuhan adalah kesenjangan antara apa yang seharusnya dengan apa yang nyatanya ada. 18
  19. 19. Standar Kesenjangan ------ Kebutuhan Kenyataan Kebutuhan yang disadari tentu akan mendorong orang mencari pemenuhannya. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- Ada kebutuhan yang bersifat jasmani seperti makan, pangan, papan dll/. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- ------------------ Ada kebutuhan emosional, seperti rasa aman, penerimaan orang, penghargaan orang, dikasihi, atau berprestasi. 19
  20. 20. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- --------------- Bila kebutuhan tadi bersifat kebutuhan jasmaniah, maka terabaikannya suatu pemenuhan kebutuhan tadi lebih mungkin dapat dipenuhi di kemudian hari dan dampak kejiwaannya tidak permanen. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- ------------------ Nahkoda kedua: Luka Emosi Bagian tersembunyi dari seorang manusia seringkali terkait dengan kebutuhan emosinya yang tidak terpenuhi --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- 20
  21. 21. Apakah sebenarnya kebutuhan emosi tadi? Kebutuhan emosi adalah kebutuhan yang menyangkut rasa aman, penerimaan, penghargaan, pengakuan dan sejenisnya. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- Bila seorang mengalami peristiwa yang menyakitkan atau menggoncangkan (nama lainnya adalah peristiwa traumatis) dan hal itu terkait dengan kebutuhan emosi tadi, maka ia akan mengalami luka. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- Karena sifat luka ini terjadi pada hidup emosi, ia akan menyimpannya dalam-dalam, menyembunyikannya, bahkan mencoba melupakannya secara sadar. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- 21
  22. 22. Akibatnya, pemulihan atau kemungkinan mendapatkan pemenuhan kebutuhan emosi tadi semakin sulit terjadi karena orang tidak mendapat tahu apa yang ia benar butuhkan. Lebih parah lagi, ia merasa terasing dan tidak dipahami oleh dunia di sekitarnya. Akibat dalam kepemimpinan: Luka tadi bukan saja mengoyak hubungan kita dengan manusia lain atau dengan diri sendiri. --------------------------------------------------------------------------- ------------------------------------ Luka batin pada dasarnya dapat menjadi luka spiritual, artinya terkoyaknya hubungan kita dengan Tuhan sehingga sulit kita mempercayakan diri pada Tuhan. 22
  23. 23. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- ------- Sebabnya, luka yang terjadi tadi dapat menimbulkan dampak pada: paham tentang hidup atau dunia: dunia adalah jahat, tidak aman, dan berbahaya hal yang paling bernilai menjadi bergeser: paling bernilai adalah untuk mendapatkan keamanan, kenyamanan, kecukupan, dan penghargaan dengan cara apapun. ambisi yang menyimpang: aku harus sukses supaya tidak terluka kembali dan akhirnya gambar diri yang rusak: saya lemah, saya tidak berharga, saya kotor, dan saya tidak mampu Formulir Pemeriksaan Diri: Apakah Saya 23
  24. 24. Melakukan apa yang yang ia sebenarnya tidak suka lakukan secara sadar atau sengaja Mudah tersinggung, marah, defensif, dan menyerang orang lain-- reaktif Melakukan analis berkelebihan, dengan dampaknya ialah menghasilkan perubahan minimum saja terhadap masukan yang ia terima Membuat orang lain merasa tidak nyaman di dekat nya Ia hanya menggunakan sebagian dari potensinya karena ia tidak menyadarinya Tidak peka pada pendapat orang lain tentang dirinya Cenderung merusak diri dan merusak hubungan dengan orang lain Kebahagiaannya dibangun atas pencapaian eksternal. Rekonsiliasi: Mengenal Cara Menangani Kedua Nahkoda Tersembunyi 24
  25. 25. Tidak mungkin pemulihan dilakukan oleh seorang manusia tanpa pertolongan Tuhan karena luka yang terjadi berada pada tataran spiritual atau hubungan kita dengan Tuhan. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- ------------------- Dimana fokus pertolongan tadi dibutuhkan. Untuk itu kita perlu mengerti atau mendiagnose luka diri: aspek pertama: Luka yang menimbulkan kebencian, kepahitan, iri, marah, takut, kesepian, dan berbagai emosi negatif. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- ada aspek yang kedua: luka yang merupakan rusaknya hubungan kita dengan Tuhan. 25
  26. 26. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------- aspek ketiga: luka pada aspek fisik. Suatu luka yang dalam mengoyak keserasian hidup emosi seseorang dan juga sebagai dampaknya adalah munculnya pola merusak kebugaran fisiknya. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- --------- Aspek ke empat dari suatu luka dapat menimbulkan pola pikir dan sudut pandang yang tidak wajar. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- ----- 26
  27. 27. Kesimpulannya? Salah satu tugas pemimpin adalah menolong orang mendapatkan pemulihan dari luka-lukanya sebelum mereka mengalami ditolong Tuhan untuk bertumbuh seutuhnya. Langkah Nyata Menuju Pemulihan Langkah Per tama: Kenal Sumber Pemulihan ---------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------- Langkah kedua: Kenali mimpi sebagai cer minan ingatan yang tidak disadari ---------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------- --------------------------------- 27
  28. 28. Langkah ketiga: Fokus pada pemulihan gambar diri ------------------------------------------------------------------- ------------------------------------------------------------------- ---------------- 28
  29. 29. Sessi 3. Panggilan dan Kepemimpinan 1. Kita melayani karena dipanggil Tuhan. Apa ciri-ciri bahwa ada panggilan Tuhan untuk kita melayani-Nya di salah satu pelayanan? Ada beban di hati yang membuat kita tidak bahagia sampai hal itu kita lakukan ---------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------- --------------------- 29
  30. 30. Dalam pergumulan dengan Firman Tuhan dan renungan pribadi terus menerus kita tersentuh untuk melayani dalam bidang itu ------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------ --------------------------------- Walaupun ada hal-hal lain sudah kita capai, selama hal itu belum kita pikul, perasaan berhutang kita masih mengganggu ------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------ ------------------------------ Ketika panggilan itu dipenuhi kita merasa diberkati dan bertumbuh dalam keakraban dengan-Nya, sementara itu orang lain diberkati oleh pelayanan itu. ------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------ -------------------------------------- 30
  31. 31. 2. Yang bukan panggilan: Setelah melakukan hal itu kita merasa kesepian, lelah, sendiri, dan tidak diberkati ------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------ Yang bukan panggilan: Tidak berubah dan bertumbuh menyesuaikan diri dengan cara kerja Tuhan setelah melayani ------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------ ---------------------------------------------------- Yang bukan panggilan: Hanya memilih hal-hal yang disukainya di dalam pelayanan atau hanya memilih hal-hal yang nyaman atau menguntungkan dirinya secara sosial 31
  32. 32. ------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------ ------------------------------- 3. Siapa yang Dipanggil-Nya? Petrus = seorang nelayan biasa ------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------ ------------------- Nehemia = seorang penuang anggur, bukan politikus dan bukan arsitek, ------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------ -------------------------------------- 4. Untuk apa dipanggilnya: 32
  33. 33. Ini hak Tuhan untuk menentukannya, ada hal yang besar dan spektakular, tapi ada hal yang diabaikan dan dianggap aneh, seperti Nuh ------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------ --------------------------------- Bagaimana Ia memanggil kita: 5. Tiap orang berbeda dan unik, dan cara Tuhan memanggilnya berbeda: Mimpi o Kata-kata Orang lain o Alur peristiwa hidup menggiring kita o Suara Alkitab o Jawaban Doa, dll. o Sessi 4. 33
  34. 34. Memahami Potensi Diri dan Jebakan Kenyamanan Pemimpin sering enggunakan dua puluh atau tiga puluh persen dari potensi mereka. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- Mereka mempercayakan diri pada Tuhan, namun tidak taat untuk melakukan tugas yang merupakan bagian mereka. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- ------------------------ Mreka hidup dalam ruang yang dikenal dengan nama ruang lumayan. Ruang lumayan adalan ruang yang kita bentuk di benak kita. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- ------------------------ 34
  35. 35. Padahal manusia dapat menciptakan ruang-ruang lain, misalnya ruang hasil optimum. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- ------------------- Sessi 6. Gaya Hidup dan Disiplin Pemimpin Kristen: Hendaklah melakukannya dengan rajin 35
  36. 36. Roma 12:8 ”... siapa yang memberikan pimpinan hendaklah ia melakukannya dengan rajin...”i Mengapa Paulus menuliskan demikian? Mengapa ia tidak menuliskan bahwa kepemimpinan sepatutnya dilakukan dengan penuh wibawa atau dengan cerdas agar berdampak kuat? Barangkali bukankah kita anggap semestinya kepemimpinan dilaksanakan dengan penuh iman? --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- ----------- Rajin disini berarti bahwa ia bekerja lebih keras dari orang lain, --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- 36
  37. 37. ia lebih bersedia mengurbankan diri, --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------- ia lebih fokus dalam segala tindakannya. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- ----------------------------------- ia terus menerus belajar untuk mengarahkan umatnya atau pengikutnya dengan benar --------------------------------------------------------------------------- ------------------------- ia harus terus menerus berupaya mengenali kehendak Tuhan, --------------------------------------------------------------------------- ----------------------------- Ciri: 37
  38. 38. Seorang pemimpin yang bekerja keras seperti itu menjadi teladan dalam 1. penggunaan waktu, --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- ----------------------- 2. tenaga, dan --------------------------------------------------------------------------- ------------------------ 3. sumber-sumbernya namun dampak utamanya harus nyata dalam hidup spiritual bagi orang lain. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- ---------------------- Kesimpulan 38
  39. 39. Rajin dan bekerja keras berarti pemimpin tahu apa yang Tuhan percayakan padanya atau jadi bagian yang diri harus pikul dan apa yang jadi bagian Tuhan di dalam hidup. --------------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------------- ------------ 39
  40. 40. i

×