1.5 D Rat Style Profil

1,279 views

Published on

Published in: Technology, Business
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,279
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
34
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

1.5 D Rat Style Profil

  1. 1. Leadership Capacity Building Manual MENGENAL DIRI SENDIRI Subjek : Self Leadership Sub Training Topic Kode training subjek : Waktu Pertemuan : 4 X 50 menit Trainers : A. Kompetensi yang ingin dicapai 1. Kompetensi a. Peserta mengenal profil dirinya b. Peserta mengetahui manfaat dari mengenal tipe-tipe style profile baik atas diri sendiri maupun orang lain 2. Sub Kompetensi a. Peserta dapat menyebutkan kelebihan dan kekurangan dirinya sendiri b. Peserta mengetahui tipe style profile dari mereka sendiri c. Peserta dapat mengembangkan cara berinteraksi dengan tipe orang yang berbeda-beda B. Pokok Bahasan : Bagaimana Pemimpin dapat mengenali diri dan orang lain C. Model Pembelajaran : Interaktif & diskusi kelompok D. Rancangan Alur Training TAHAP KEGIATAN MEDIA METODE WAKTU NO 1 PENDAHULUAN DAN ICE Trainer memperkenalkan diri, menjelaskan tujuan pembelajaran dan metodologi. 5 BREAKING Trainer memulai dengan meminta peserta: mendaftar dan mencatat 10 kelebihan dan 10 Slide no.1 12 kekurangan diri mereka masing-masing (dalam waktu maks 10 menit) 1
  2. 2. Bagikan 5 pieces 'post-it' kepada setiap peserta dan minta mereka untuk menuliskan: Kertas 'Post it' 5 pieces 6 minimum satu kelebihan dan satu kekurangan dari 5 teman yang dikenalnya dan per-mahasiswa menempelkannya dipunggung teman tersebut (misal A, menuliskan kelebihan dan kekurangan B lalu menempelkan dipunggung B, A juga meuliskan kelebihan dan kekurangan teman yang lain yang dia kenal, mis F, G, H lalu menempelkan di punggung F, G, H.) --> beri waktu 5 menit. Dengan demikian tiap orang akan menerima minimum 5 penilaian orang tentang kelebihan dan kekurangannya. TAHAP KEGIATAN MEDIA METODE WAKTU NO 2 KEGIATAN INTI Trainer minta kepada setiap peserta untuk membandingkan penilaian yang dilakukan 5 oleh diri sendiri dan penilaian dari teman-teman nya. Trainer menyampaikan kepada para peserta: Bandingkan penilaian yang diberikan teman-temanmu dengan penilaian dari dirimu sendiri. Kalau ada perbedaan, renungkan mengapa bisa berbeda? Apakah karena kita tidak tepat ketika menilai diri kita sendiri? Apakah karena ternyata kita salah mengenali diri kita sendiri ? Apakah karena kita menggunakan standard yang berbeda: ketika menilai orang lain nilainya sangat mahal, sedangkan ketika menilai diri sendiri nilainya sangat murah ? Bagi yang mau merenungkan dan memikirkan hal ini dengan lebih serius, dapat dilakukan di rumah... Dosen/Trainer menyampaikan: Usaha-usaha untuk memetakan perilaku dan kepribadian Slide no.2: the Quest 5 manusia sudah dilakukan sejak lama… Contoh: (meaning: long search) 1. Orang Cina punya istilah Toa Pan dan Siu Pan. Menurut mereka, orang yang perawakannya gemuk dan bulat (Toa Pan), berarti rejekinya banyak. Sedangkan orang yang perawakannya kurus dan panjang (Siu Pan) berarti kurang membawa rejeki. 2. Orang primitif membagi berdasarkan perawakan: gemuk, ceking, wajar. Orang yang gemuk diangap cenderung menjadi orang yang lambat. Orang yang ceking biasanya dianggap cenderung curang. Orang yang wajar perawakannya itulah yang baik... 3. Filsuf Yunani mengumpulkan data-data hasil pengamatan dan menggabungkannya dengan pengalaman serta intuisi mereka, lalu menghasilkan pembagian orang menjadi empat kelompok: Choleric, Melancholic, Sanguin dan Phlegmatic. 4. Para Sufi dan Yesuit --> Sufi adalah salah satu aliran dari agama Islam yang menekankan keintiman dengan sang pencipta. Seorang guru sufi mempunyai 9 murid. Biasanya setiap muridnya, hanya diberi pengetahuan tentang kepribadian diri mereka sendiri. Suatu ketika, Gambarlah di papan ada seorang Jesuit (salah satu ordo dari Katholik) masuk ke kelompok sufi ini, dan belajar tulis sebuah bangun disitu selama +/- 30 tahun. Si Jesuit yang memiliki 9 sisi. meminta agar sang guru mengajarkan keseluruhan ilmu tentang pengenalan manusia tadi kepada dirinya untuk disebarkan (9 tipe kepribadian). Hasilnya adalah gambar bangun bersegi 9 yang disebut dengan eneagram. Walaupun awalnya sang guru sufi menolak, namun lama kelamaan disetujui juga usulan tersebut. Akhirnya Si Jesuit pun mendapat pelajaran dari sang guru sufi. Si Jesuit lalu pergi ke California dan mengajar orang-orang disana (Walau oleh sebagian orang Katholik dianggap tidak pas) 2
  3. 3. Lontarkan pertanyaan: Semua yang diajarkan oleh orang Cina, hingga Sufi tadi punya 5 kekurangan. Coba diskusikan apa kekurangannya! --> 5 menit Setelah selesai waktu diskusi, minta beberapa wakil kelompok untuk menyampaikan 8 pendapat mereka. Jawaban yang diharapkan: semua orang melihat orang lain dari sudut pandangnya sendiri yang terbatas. Contoh: penilaian seorang yang melankolis terhadap si 'P' akan berbeda dengan penilaian orang yang Sanguin. Jadi, problem intinya adalah pada keseluruhan klasifikasi di atas adalah bahwa: tidak ada dasar ilmiahnya, sehingga semua cenderung subyektif. TAHAP KEGIATAN MEDIA METODE WAKTU NO 3
  4. 4. 2 Penyampaian materi Trainer menyampaikan: Susan Gilmore, seorang dosen Psikologi yang 10 sangat berpengalaman melakukan konseling pada banyak orang memikirkan bahwa sebenarnya tidak mungkin orang itu diklasifikasikan (tidak ada klasifikasi yang murni). Yang ada adalah bahwa seorang manusia marupakan gabungan atau kombinasi dari beberapa kecenderungan. Susan juga mengidentifikasikan kecenderungan-kecenderungan dasar manusia. Berdasarkan pengalamannya yang sedemikian lama (+/- 30 thn) dan penelitian yang dilakukannya kepada lebih dari sepuluh ribu orang, Susan menemukan ada 4 kecenderungan yang Slide 3: Style Profile dimiliki semua orang, seperti dapat dilihat pada slide: 1. Orientasi pada keselarasan 2. Orientasi pada data dan pemeliharaan 3. Orientasi pada gagasan 4. Orientasi pada sasaran dan tantangan Perlu diingatkan bahwa yang membedakan seseorang dengan orang yang lain adalah komposisinya (racikannya): a. Ada yang hanya punya 1 kecenderungan: tipe tunggal b. Ada yang punya 2 kecenderungan yang sama: tipe kembar c. Ada yang semua kecenderungannya hampir sama: tipe banyak Selain itu Susan Gilmore juga menemukan bahwa kecenderungan seseorang saat orang tersebut ada dalam kondisi normal berbeda dengan saat orang tesebut ada pada kondisi krisis. Yang dimaksud dengan kondisi krisis misalnya: saat sedang sakit, lapar, marah, stres, depresi, sedang menghadapi kebuntuan. Dengan demikian, bila dalam keseharian seseorang memiliki kecenderungan tipe idealis, pada saat krisis ia mungkin berubah cenderung ke tipe yang lain.Ketika kecenderungan seseorang saat normal dan saat krisis tidak berubah, berarti orang tersebut disebut stabil / konsisten. Catatan: Apa yang dianggap bernilai oleh seseorang akan mempengaruhi style profile-nya. Sampai disini, tanyakan kepada para peserta apakah ada yang belum mereka mengerti? Berikan kesempatan untuk bertanya. (Jangan terburu -buru maju melanjutkan, karena butuh waktu untuk orang memahami hal ini). Tanyakan apakah mereka berani untuk memeriksa diri mereka sendiri dengan alat yang akan diberikan? Bagikan alat tes, berikan waktu 20 menit untuk menjawab pertanyaan: mengisi setiap Form kuesioner saja 22 pertanyaan dengan angka yang merupakan urutan dari yang terpenting hingga yang (tanpa form penilaian) paling tidak penting. 4
  5. 5. TAHAP KEGIATAN MEDIA METODE WAKTU NO Bagikan form penilaian, minta mereka memindahkan angka-angka yang sudah mereka KUMPULKAN form 10 isikan di form kuesioner, ke form penilaian. kuesioner & form INGATkan mereka untuk teliti karena nomer dan hurufnya tidak berurutan. Lalu isi titik-titik penilaian. paling bawah dengan jumlah dari angka dalam kolom yang sama. CATATAN: total angka di baris terbawah harus 100. Minta mahasiswa mencatat ke-4 angka terbawah (jumlah dari tiap kolom). KUMPULKAN kembali seluruh form (form kuesioner & form penilaian) --> Untuk dianalisa saat istirahat. Bagikan pita warna-warni sesuai tipe mereka saat kondisi NORMAL dan minta Pita warna Kuning, mahasiswa mengikatnya di lengan kanan Merah, Hijau, Biru Tipe 1: Pita warna Kuning Tipe 2: Pita warna Merah Tipe 3: Pita warna Hijau Tipe 4: Pita warna Biru BREAK Sementara mahasiswa beristirahat dosen mengamati angka dari tiap mahasiswa 10 mahasiswa, jika menemukan angka yang rendah (<17), catat nama mahasiswa dan berikan data tersebut kepada CBC. (disarankan untuk dilakukan konseling atas mahasiswa tersebut) 5
  6. 6. Dosen / Trainer memberikan penjelasan tentang masing-masing tipe berdasarkan Slide 4 & 5: slide 4 dan 5. Perbandingan gaya dan Tambahan informasi: perbedaan individu Tipe 1: Tipe selaras. Beranggapan bahwa hidup ini sudah susah, buat apa cari-cari masalah. Kita tidak perlu membuatnya menjadi lebih susah lagi.. Ciri-ciri: santun, banyak senyum, suka bergurau, manggut-mangut spt perkutut. Keunggulan: peka terhadap kebutuhan orang lain, mampu merekatkan orang-orang yang berbeda-beda dan meredakan ketagangan. Kelemahan: Tidak suka deadline, target, konflik. Sulit diberi kepercayaan untuk menyelesaikan tugas sendiri. Mudah terbawa suasana (hati-hati saat berduaan dengan lawan jenis). Kata kunci: rasa. Warna yang merepresentasikan: kuning. Tipe 2: Beranggapan bahwa hidup ini seolah bagaikan rimba raya dimana didalamnya banyak binatang buas sehingga harus selalu berhati-hati. Ciri-ciri: rapi, tertib. Keunggulan: hati-hati, memperibangkan banyak perspektif historis. Kelemahan: low risk taker, keliatan cuek tapi sebetulnya peka. Profesi yang perlu tipe ini: Dokter, akuntan, chemist, kasir. Tipe 3: Beranggapan bahwa Hidup ini dipandang sebagai gunung yang harus didaki dan ditaklukkan. Ciri-ciri: sering bertanya: quot;What next?quot;, lagunya: maju tak gentar, saat kuliah bawa laptop tapi buat chating. Keunggulan: risk taker. (perlu diingatkan untuk jaga diri dalam pergaulan dengan lawan jenis) Kelemahan: sering 'sruduk dulu, pikir belakangan'. Tidak cocok dengan tipe 2. TAHAP KEGIATAN MEDIA METODE WAKTU NO (….lanjutan) Tipe 4: Cenderung melihat hidup dan peristiwa-peristiwa secara menyeluruh. Slide 4 & 5: 20 Hal yang utama: Pegang prinsip, totalitas / integrated / menyeluruh. Perbandingan gaya dan Ciri-ciri: ngomong panjang lebar, ingin dikenali lebih dalam. perbedaan individu Keunggulan: jujur, setia sampai mati beberapa kali.. :) Kelemahan: sering up and down. Kadang berfikir sangat universal tapi kadang risau hanya karena kuku patah. Cara mudah mengenali prinsip-prinsip kecenderungan dengan cepat: Tipe 1: banyak ketawa; Tipe 2: diam, tenang Tipe 3: banyak gerak; Tipe 4: Suka mikir dan bicara bertele-tele 6
  7. 7. Trainer menjelaskan: ada yang tipe Kembar (ada 2 angka yang sama, biasanya bukan yang sifatnya berlawanan), ada yang tipe Pelangi (semua angka mirip, tidak ada yang dominan) --> perlu dilihat lebih lanjut, karena kemungkinan orang tersebut tidak dapat 'dibaca' dengan alat ini. Kondisi krisis yang terjadi pada tiap-tiap tipe bisa berdasar pd situasi yang berbeda- beda Bagi Tipe 1: saat berantem. Bagi Tipe 2: saat data diacak-acak, prosedur dilanggar dan kondisi dadakan. Bagi Tipe 3: saat disuruh ikut prosedur dan kekuasaan dibatasi. Bagi Tipe 4: saat prinsip diacak-saak dan tidak didengarkan dengan baik. Trainer meminta peserta untuk berkumpul sesuai dengan tipe-nya (dalam kondisi Diskusi 5 normal), lalu minta mereka mendiskusikan: kelompok quot;Hal apa yang anda suka / tidak suka orang lakukan pada andaquot;. Beri kesempatan tiap kelompok menyampaikan hasil diskusinya Presentasi 8 Kelompok /Trainer membagikan pita warna sesuai dengan tipe saat kondisi KRISIS dan minta Pita warna Kuning, 10 peserta mengikatnya di lengan kanan KIRI Merah, Hijau, Biru Tipe 1: Pita warna Kuning Tipe 2: Pita warna Merah Tipe 3: Pita warna Hijau Tipe 4: Pita warna Biru Minta mereka diskusikan pertanyaan yang sama: quot;Hal apa yang membuat anda berada dalam kondisi krisisquot;. Berikan kesepatan kepada setiap kelompok untuk menyampaikan hasil diskusi Presentasi 8 mereka. Kelompok Trainer menjelaskan bagaimana cara menghadapi orang dengan tipe-tipe tersebut. Slide 6-15 20 TUGAS (jika diperlukan): Bertemanlah secara khusus dengan orang yang berbeda tipe. Buatlah jurnal (selama 1 minggu), informasikan segala pendapat anda tentang teman anda, misalnya: bagaimana cara dia berkomunikasi, bagaimana pola pikirnya, bagaimana cara dia mengambil keputusan, dll dan berikan kesimpulan yang merupakan saran bagaimana cara menghadapinya orang yang seperti teman anda. 3 PENUTUP Trainer menjelaskan saran-saran untuk perbaikan diri bagi masing-masing tipe Slide 16-19 10 TOTAL WAKTU 179 7
  8. 8. OUTPUT Peserta memiliki daftar 10 kelebihan dan 10 kekurangan diri mereka sendiri 8
  9. 9. Peserta memiliki pembanding atas penilaian diri mereka. Jika ada perbedaa, perbedaan tersebut dapat dijadikan bahan perenungan pribadi lebih lanjut… OUTPUT 9
  10. 10. OUTPUT 10
  11. 11. 11
  12. 12. OUTPUT 12
  13. 13. OUTPUT 13
  14. 14. Jurnal 14

×