Politik Pemerintahan Islam

25,150 views

Published on

Published in: Spiritual
2 Comments
10 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
25,150
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
266
Actions
Shares
0
Downloads
1,415
Comments
2
Likes
10
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • Politik Pemerintahan Islam

    1. 1. POLITIK PEMERINTAHAN ISLAM Oleh: Farid Wadjdi
    2. 2. <ul><li>Politik dari sasa-yasusu-siyasah , yang berarti mengurus urusan; </li></ul><ul><li>Politik Pemerintahan Islam adalah cara pemerintahan Islam mengurus urusan rakyatnya, serta urusan negara, umat dan rakyatnya terkait dengan negara, umat dan bangsa lain; </li></ul><ul><li>Urusan tersebut meliputi seluruh aspek kehidupan: politik, sosial, ekonomi, pendidikan, keamanan, dll. </li></ul>Politik Pemerintahan Islam:
    3. 3. Allah SWT Manusia Sesama Manusia: Mu’amalah Diri Sendiri: Ruang Lingkup Islam وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ تِبْيَانًا لِكُلِّ شَيْءٍ [ النحل : 89] Dan Kami turunkan kepadamu al-Kitab (al-Qur'an) untuk menjelaskan segala sesuatu (Q.s. An-Na h l: 89) Akidah Ibadah: 1- Shalat 2- Puasa 3- Zakat 4- Haji 5- Jihad 1- Sistem Pemerintahan 2- Sistem Ekonomi 3- Sistem Sosial 4- Sistem Pendidikan 5- Sistem Sanksi Hukum 6- Politik Luar Negeri 1- Hukum-hukum Akhlak 2- Hukum Pakaian 3- Hukum Makanan 4- Hukum Minuman
    4. 4. Menerapkan Islam Mempertahankan Islam Mengemban Islam ISLAM: View of Life Ide ( Thought-Fikrah ) Metode ( Method-Thariqah ) Akidah Islam Problem Solving Iman kepada Allah Iman kpd Malaikat Iman kepada Kitab Iman kpd Rasul Iman kpd Hari Akhir Juga Qadha’ - Qadar Hukum Ibadah Sistem Politik Sistem Ekonomi Sistem Sosial Sistem Pendidikan Hukum Akhlak Khilafah Sanksi Hukum dan Khilafah Dakwah, Jihad dan Khilafah
    5. 5. PILAR DASAR Pemerintahan Islam: <ul><li>Kedaulatan di Tangan Syara’ </li></ul><ul><li>Kekuasaan di Tangan Umat </li></ul><ul><li>Hanya Khalifah yang Berhak Mengadopdi Hukum </li></ul><ul><li>Wajib Membai’at Satu Khalifah </li></ul>
    6. 6. Bentuk Pemerintahan Islam : <ul><li>Bukan Monarchi </li></ul><ul><li>Bukan Republik </li></ul><ul><li>Bukan Federasi </li></ul><ul><li>Bukan Kommonwealt </li></ul><ul><li>Bukan Demokrasi </li></ul><ul><li>Bukan Teokrasi </li></ul><ul><li>Bukan Autokrasi </li></ul>Pemerintahan Islam adalah sistem Khilafah yang unik
    7. 7. Struktur Pemerintahan dan Administrasi Khilafah: <ul><li>Khalifah </li></ul><ul><li>Mu’awin Tafwidh </li></ul><ul><li>Mu’awin Tanfidz </li></ul><ul><li>Wali </li></ul><ul><li>Amir Jihad – Mabes Angkatan Bersenjata </li></ul><ul><li>Departemen Keamanan Dalam Negeri </li></ul><ul><li>Departemen Luar Negeri </li></ul><ul><li>Departemen Perindustrian </li></ul><ul><li>Departemen Kehakiman </li></ul><ul><li>Departemen Penerangan </li></ul><ul><li>Kemaslahatan Publik </li></ul><ul><li>Baitul Mal </li></ul><ul><li>Majelis Ummah </li></ul>
    8. 8. Khalifah Mu'awin Tafwidh Mu'awin Tanfidz Wali (Gubenur) Mabes Angkatan Bersenjata Departemen Luar Negeri Departemen Perindustrian Baitul Mal Departemen Penerangan 'Amil Hisbah Mahkamah Khushumat Mahkamah Mazalim Militer Urusan Logistik dan Persenjataan Badan Intelijen Negara Akademi Militer Kepolisian Departemen Keamanan Dalam Negeri Kedutaan dan Konsul Industri Ringan Industri Berat (Strategis) Perdagangan Urusan Kesehatan Urusan Pendidikan Urusan Ke- tenagakjerjaan Urusan Transportasi Kemaslahatan Publik Departemen Kehakiman Polisi Militer Majelis Umat
    9. 9. STRUKTUR NEGARA RASULULLAH Saw Kepala Negara: Muhammad saw Mu’awin Tafwidh : 1. Abu Bakar as - Shiddiq 2. Umar bin al - Khaththab Mu’awin Tanfidz : 1. Hudzayfah al - Yaman 2. Zayd bin Haritsah Majelis Ummat : 1. Abu Bakar as - Shiddiq 2. Umar bin al - Khathathab 3. Utsman bin ‘ Affan 4. Ali bin Abi Thalib 5. Hamzah ‘ Abd Muthallib 6. Bilal bin Rabbah 7. Abu Dzarr al Ghifari 8. Sa’ad bin Mu’adz 9. Sa’ad bin ‘ Ubadah 10. Usayd bin Hudhayr 11. Al - Miqdad al - Aswad 12. Hudzayfah al - Yaman 13. Mu’adz bin Jabal Wali : 1. ‘ Uthab bin Usyad ( Wali Makkah ) 2. ‘ Utsman bin Abi al - ’ Ash ( Wali Thaif ) 3. ‘ Ila ’ bin al - Hadhrami ( Wali Bahrain) 4. ‘ Amr bin al - ’ Ash ( Wali Oman) 5. Abu Sufyan bin Harb ( Wali Najran ) 6. Badzan bin Sasan ( Wali Yaman & Shun’a ) 7. ‘ Amr bin Sa’id al - ’ Ash ( Wali Wadi al - Qura ) 8. Yazid bin Abi Sufyan ( Wali Tayma ’ ) 9. Tsumamah bin ‘ Atsal ( Wali Yamamah ) 10. Farwah bin Musayk ( Wali Murad , Zabid , Madhij ) Jaysy ( Tentara ): 315 – 30.000 personil Qadhi Khushumat : 1. ‘ Ali bin Abi Thalib 2. Mu’adz bin Jabal Syurthah ( Polisi ) Qays bin Sa’id ( Kepala Kepolisian ) Qadhi Hisbah : Muhammad saw ( Kasus di Pasar ) Qadhi Madhalim : Muhammad saw Urusan Perumahan : Muhammad bin Maslamah Urusan Kesehatan : 1. Abi Ramtsah 2. Eafidah ( Anshar ) Urusan Pendidikan : Ditangani Rasul & para Sahabat ‘ Amil : Jumlah mereka mencapai 30 - an orang lebih ( lihat al - Kattani , at - Taratib al Idariyyah , juz I, Hal 241 – 245) Dll . Mashalih Daulah : Biro Administrasi Umum Amir al - Jihad: Muhammad saw - . Qadhi Qudhat: Muhammad Saw.
    10. 10. Politik Dalam Negeri Khilafah: <ul><li>Menerapkan syariat Islam kepada seluruh rakyat, Muslim maupun Non-Muslim; </li></ul><ul><li>Memberikan kebebasan kepada rakyat Non-Muslim menjalankan ibadah, makan, minum, tatacara berpakaian, dan menikah menurut agama dan keyakinan mereka; </li></ul><ul><li>Memberikan hak dan kewajiban yang sama kepada setiap warga negara, Muslim dan Non-Muslim, kecuali yang menjadi kekhususan masing-masing; </li></ul><ul><li>Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan umat Islam dalam satu negara, dengan akidah yang sama, yaitu akidah Islam; </li></ul>
    11. 11. Politik Luar Negeri Khilafah: <ul><li>Mengemban Islam kepada seluruh bangsa, negara dan umat lain; </li></ul><ul><li>Menerapkan syariat Islam kepada bangsa, negara dan umat lain yang berhubungan dengan Khilafah; </li></ul><ul><li>Berjihad dalam rangka membebaskan penghambaan manusia oleh manusia ( ‘ibadat al-’ibad ) untuk menyembah Rabb al-’Ibad; </li></ul>
    12. 12. Jaminan Penerapan Syariat Islam, di Dalam dan Luar Negeri: <ul><li>Ketakwaan individu, rakyat dan aparatur negara; </li></ul><ul><li>Kontrol masyarakat (umat dan partai politik) yang mempunyai kesadaran ideologis; </li></ul><ul><li>Penerapan Islam secara kaffah , adil dan konsekuen oleh negara kepada seluruh rakyat; </li></ul>
    13. 13. Fungsi Organisasi dan Partai Dalam Sistem Khilafah: <ul><li>Edukasi : Mendidik umat dan masyarakat agar memahami Islam dengan benar; </li></ul><ul><li>Agregasi : Menghimpun umat dan masyarakat berdasarkan ikatan Islam; </li></ul><ul><li>Artikulasi : Menyampaikan aspirasi umat dan masyarakat yang sesuai dengan Islam, dan mengoreksi kebijakan yang bertentangan dengannya; </li></ul>Adanya organisasi dan partai seperti ini hukumnya Fardu Kifayah:

    ×