Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Menuju Keluarga Sakinah

66,388 views

Published on

Published in: Spiritual

Menuju Keluarga Sakinah

  1. 1. MENUJU KELUARGA SAKINAH
  2. 2. PERNIKAHAN <ul><li>Adalah aqad atau ikatan antara seorang laki-laki dan wanita untuk membangun rumah tangga sebagai suami istri sesuai ketentuan syariat Islam </li></ul><ul><li>Pernikahan adalah ibadah yang disyariatkan </li></ul>
  3. 3. TUJUAN PERNIKAHAN <ul><li>Mewujudkan ketenangan, mawaddah dan rahmat (kasih dan sayang) </li></ul><ul><li>Melanjutkan keturunan </li></ul><ul><li>Menghindarkan dosa </li></ul><ul><li>Mempererat tali silaturahim </li></ul><ul><li>Sebagai sarana dakwah </li></ul><ul><li>Menggapai ridha Allah -- inilah tujuan dari segala tujuan (ghayatu al-ghayah) dari pernikahan </li></ul>
  4. 4. UNSUR KELUARGA <ul><li>Terbentuk dari hasil pernikahan </li></ul><ul><li>Terdiri dari orang-orang yang terikat karena pernikahan, darah, atau persusuan </li></ul><ul><li>Tinggal di tempat yang sama </li></ul><ul><li>Anggota keluarga mempunyai hak dan kewajiban secara timbal balik satu sama lain </li></ul>
  5. 5. FUNGSI KELUARGA <ul><li>Fungsi Reproduksi </li></ul><ul><li>Fungsi Sosial </li></ul><ul><li>Fungsi Ekonomi </li></ul><ul><li>Fungsi Edukatif </li></ul><ul><li>Fungsi Protektif </li></ul><ul><li>Fungsi Religius </li></ul><ul><li>Fungsi Rekreatif </li></ul><ul><li>Fungsi Afektif </li></ul><ul><li>Fungsi Dakwah </li></ul>
  6. 6. KELUARGA KOKOH <ul><li>Bila seluruh fungsi berjalan seperti seharusnya </li></ul><ul><li>Bila pelaksanaan fungsi itu hilang, tidak memadai atau dikurangi sebagiannya, akan timbul krisis keluarga </li></ul><ul><li>Krisis keluarga bisa berkembang menjadi keluarga yang pecah (broken home) </li></ul><ul><li>Keluarga bukan menjadi “surga”, tapi “neraka dunia” </li></ul>
  7. 7. PRINSIP MENUJU KELUARGA SAKINAH <ul><li>Pernikahan harus dipandang sebagai perjanjian yang berat (mitsaqan ghalidza ), yang menuntut suami istri memenuhi hak dan kewajibannya masing-masing </li></ul><ul><li>Setiap anggota keluarga (suami dan istri) adalah pemimpin dalam kedudukannya masing-masing, dan akan Allah akan memintakan pertanggungjawaban atas kepemimpinannya itu </li></ul><ul><li>Sebuah keluarga harus dikemudikan secara adil, artinya meletakkan semua fungsi itu secara memadai </li></ul>
  8. 8. KELUARGA MUSLIM ADALAH <ul><li>“ Masjid”, yang memberikan pengalaman keagamaan pada setiap anggota keluarga </li></ul><ul><li>“ Madrasah”, yang mengajarkan nilai-nilai Islam </li></ul><ul><li>“ Benteng”, yang melindungi dari setiap gangguan fisik maupun non fisik </li></ul><ul><li>“ Rumahsakit”, yang memelihara dan merawat kesehatan jasmani dan rohani anggota keluarga </li></ul><ul><li>“ Kompi hizbullah”, yang turut serta dalam perjuangan menegakkan Islam. Dari keluarga dilancarkan perjuangan dan terlahir kader-kader dakwah </li></ul>
  9. 9. KEWAJIBAN SUAMI TERHADAP ISTRI <ul><li>Mempergaulinya secara ma’ruf </li></ul><ul><li>Memberinya nafkah, lahir dan batin </li></ul><ul><li>Mendidik istri </li></ul><ul><li>Menjaga kehormatan istri (dan keluarga) </li></ul>
  10. 10. KEWAJIBAN ISTRI TERHADAP SUAMI <ul><li>Taat kepada suami </li></ul><ul><li>Menjaga amanat sebagai ummun (ibu) dan rabbatu al-bayt (manajer rumahtangga) </li></ul><ul><li>Menjaga kehormatan dan harta suami </li></ul><ul><li>Meminta izin ketika hendak bepergian dan puasa sunnah </li></ul>
  11. 11. KEWAJIBAN BERSAMA SUAMI DAN ISTRI <ul><li>Menjaga iman dan meningkatkan ketaqwaan </li></ul><ul><li>Menjaga agar senantiasa taat kepada Allah, yang diujudkan dalam sikap menjadikan syariat Islam sebagai tolok ukur perbuatan (miqyasu al-’amal) dalam semua aspek kehidupan, yakni: </li></ul><ul><li>- Giat beribadah, khususnya shalat </li></ul><ul><li>- Bermuamalah secara Islamy </li></ul><ul><li>- Giat dalam dakwah </li></ul><ul><li>- Menjaga makanan dan minuman agar halal selalu </li></ul><ul><li>- Menutup aurat </li></ul><ul><li>- Mendidik anak agar menjadi anak yang shaleh </li></ul>
  12. 12. <ul><li>Berakhlaq mulia, diantaranya: </li></ul><ul><li>- Bersyukur atas nikmat yang didapat </li></ul><ul><li>- Bersabar ketika menghadapi kesulitan </li></ul><ul><li>- Tawakal bila mempunyai rencana </li></ul><ul><li>- Musyawarah dalam menyelesaikan persoalan </li></ul><ul><li>- Tolong menolong dalam kebaikan </li></ul><ul><li>- Memenuhi janji bila berjanji </li></ul><ul><li>- Segera bertobat bila berdosa dan meminta maaf bila bersalah </li></ul><ul><li>- Saling berbaik sangka </li></ul><ul><li>- Mempererat tali silaturahim dengan keluarga suami istri </li></ul><ul><li>- Menghiasi rumah dengan bacaan al-Qur’an </li></ul>
  13. 13. <ul><li>- Membiasakan salam </li></ul><ul><li>- Menghormati tamu dan berbuat baik pada tetangga </li></ul><ul><li>- Menyediakan sebagian rizki untuk orang lain (infak) </li></ul><ul><li>- Berbuat baik kepada orang tua dan mertua </li></ul><ul><li>- Menjaga kebersihan dan kesehatan </li></ul><ul><li>- Dan sebagainya </li></ul>
  14. 14. <ul><li>Menghindari maksiyat, diantaranya: </li></ul><ul><li>- Syirik </li></ul><ul><li>- Durhaka kepada orang tua dan mertua </li></ul><ul><li>- Zina </li></ul><ul><li>- Membunuh jiwa tanpa hak (aborsi) </li></ul><ul><li>- Memakan riba, judi, miras dan sejenisnya </li></ul><ul><li>- Meninggalkan ibadah </li></ul><ul><li>- Meninggalkan dakwah </li></ul><ul><li>- Membuka aurat </li></ul><ul><li>- Berakhlak buruk </li></ul><ul><li>- Dan sebagainya </li></ul>
  15. 15. <ul><li>Saling nasehat menasehati dalam kebaikan dan kesabaran (dakwah) </li></ul><ul><li>KESIMPULAN </li></ul><ul><li>Bila semua hak dan kewajiban suami dan istri serta kewajiban bersama ditunaikan dengan sebaik-baiknya, Insya Allah keluarga sakinah akan terujud. Karena keluarga sakinah adalah buah dari ketundukan suami istri kepada ajaran-ajaran Islam. Tanpa Islam, tidak akan ada keluarga sakinah </li></ul>
  16. 16. KELUARGA SAKINAH DENGAN 6 KEBAHAGIAAN <ul><li>Kebahagiaan material </li></ul><ul><li>Kebahagiaan seksual </li></ul><ul><li>Kebahagiaan moral </li></ul><ul><li>Kebahagiaan intelektual </li></ul><ul><li>Kebahagiaan spiritual </li></ul><ul><li>Kebahagiaan idiologikal </li></ul><ul><li>Puncak kebahagiaan ketika semua didedikasikan demi keridhaan Ilahi </li></ul>
  17. 17. <ul><li>INSYA ALLAH </li></ul><ul><li>WASSALAM </li></ul>

×