Nusa tenggara timur (ntt)

1,414 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,414
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
31
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Nusa tenggara timur (ntt)

  1. 1. PresentasiSejarah
  2. 2. ntt
  3. 3. UPACARAADAT REBA
  4. 4. A. Selayang Pandang• Reba merupakan upacara adat yang bertujuan untuk melakukan penghormatan dan ucapan rasa terima kasih terhadap jasa para leluhur. Upacara ini juga digunakan untuk mengevaluasi segala hal tentang kehidupan bermasyarakat pada tahun sebelumnya yang telah dijalani oleh masyarakat Ngada. Melalui upacara ini, keluarga dan masyarakat meminta petunjuk kepada tokoh agama dan tokoh adat untuk dapat menjalani hidup lebih baik pada tahun yang baru. Upacara ini diadakan setiap tahun baru, tepatnya di bulan Januari atau Februari.
  5. 5. • Tuan rumah untuk upacara ini selalu bergiliran pada setiap tahunnya. Sehari sebelum perayaan Reba dimulai, dilaksanakan upacara pembukaan Reba (su‘i uwi). Pada malam su‘i uwi dilakukan acara makan minum bersama (ka maki Reba) sambil menunggu pagi. Pada pagi harinya, ketika upacara berlangsung, para tamu disediakan makanan dan minuman yang sudah matang dan siap dimakan (Ngeta kau bhagi ngia, mami utu mogo. Kaa si papa vara, ini su papa pinu). Hidangan utama dalam pesta ini adalah ubi. Bagi warga Ngada, ubi diagungkan sebagai sumber makanan yang tak pernah habis disediakan oleh bumi. Karena itu, warga Ngada tidak akan pernah mengalami rawan pangan ataupun busung lapar.
  6. 6. • Selama upacara Reba berlangsung diiringi oleh tarian para penari yang menggenggam pedang panjang (sau) dan tongkat warna- warni yang pada bagian ujungnya dihiasi dengan bulu kambing berwarna putih. (tuba). Sebagai pengiring tarian adalah alat musik gesek berdawai tunggal yang terbuat dari tempurung kelapa atau juga dari labu hutan. Sebagai wadah resonansinya alat musik ini ditutupi dengan kulit kambing yang pada bagian tengahnya telah dilubangi. Sedangkan penggeseknya terbuat dari sebilah bambu yang telah diikat dengan benang tenun yang telah digosok dengan lilin.
  7. 7. B. Keistimewaan• Upacara adat Reba biasa dilakukan tiga sampai empat hari. Sebelum pelaksanaan upacara tari-tarian dan nyanyian (O Uwi) diadakan misa inkulturasi di gereja yang dipimpin oleh seorang pater atau romo. Beberapa rangkaian upacara juga diiringi dengan koor nyanyian gereja, dan menggunakan bahasa lokal Ngada. Upacara ini memang memadukan unsur adat dengan agama.• Di luar gereja, suasana upacara adat bertambah meriah, ketika para penonton dan penari disodori satu dua gelas arak (tua ara). Ini merupakan tradisi setiap orang Ngada yang hadir dalam upacara tersebut. Namun demikian, Reba tidak sekadar pesta hura-hura, tapi wujud kegembiraan (gaja gora) masyarakat Ngada dengan tetap menjaga nuansa rohani.
  8. 8. C. Lokasi• Upacara Reba dapat disaksikan di masing-masing kecamatan yang terletak di Kabupaten Ngada, Pulau Flores, Provinsi NTT. Masing-masing kecamatan itu adalah Aimere, Bajawa, Mataloko, Jerebu‘u dan So‘a.
  9. 9. D. Akses Menuju Lokasi• Dari Kupang, ibukota Provinsi NTT, wisatawan dapat naik pesawat menuju Ende, sebuah kota di Pulau Flores. Setiba di sana, perjalanan dilanjutkan menuju Kota Ngada yang berjarak sekitar 61 kilometer dengan naik minibus.
  10. 10. E. Tiket Masuk• Setiap pengunjung tidak dikenakan biaya tiket masuk.
  11. 11. F. Akomodasi dan Fasilitas• Di kota Ngada terdapat beberapa hotel, mulai dari kelas melati hingga bintang dua. Di samping itu, terdapat beberapa restoran yang menyediakan makanan khas Ngada, dan beberapa biro wisata yang siap melayani wisatawan ke obyek wisata lainnya di sekitar Ngada.
  12. 12. LAGU DAERAH NTT
  13. 13. ANAK KAMBING SAYAmana dimana anak kambing sayaanak kambing tuan ada di pohon warumana dimana jantung hati sayajantung hati tuan ada di kampung barucaca marica he heicaca marica he heicaca marica ada di kampung barucaca marica he heycaca marica he heycaca marica ada di kampung baru
  14. 14. POTONG BEBEKPotong bebek angsa, masak di kualiNona minta dansa, dansa empat kaliDorong ke kiri, dorong ke kananLa la la la la ...Potong bebek angsa, masak di kualiNona minta dansa, dansa empat kaliDorong ke kiri, dorong ke kananLa la la la la ...
  15. 15. Ceritarakyat ntt
  16. 16. Nusa Tenggara Timur Suri Ikun dan Dua Burung Pada jaman dahulu, di pulau Timorhiduplah seorang petani dengan isteri danempat belas anaknya. Tujuh orang anaknyalaki-laki dan tujuh orang perempuan. Walaupun mereka memiliki kebun yangbesar, hasil kebun tersebut tidak mencukupikebutuhan keluarga tersebut. Sebabnyaadalah tanaman yang ada sering dirusak olehseekor babi hutan.
  17. 17. Petani tersebut menugaskan pada anaklaki-lakinya untuk bergiliran menjaga kebunmereka dari babi hutan. Kecuali Suri Ikun,keenam saudara laki-lakinya adalah penakutdan dengki. Begitu mendengar dengusanbabi hutan, maka mereka akan larimeninggalkan kebunnya. Lain halnya dengan Suri Ikun, begitumendengar babi itu datang, ia lalumengambil busur dan memanahnya. Setelahhewan itu mati, ia membawanya kerumah.Disana sudah menunggu saudara-saudaranya.
  18. 18. Saudaranya yang tertua bertugas membagi-bagikan daging babi hutan tersebut. Karenadengkinya, ia hanya memberi Suri Ikun kepala darihewan itu. Sudah tentu tidak banyak daging yangbisa diperoleh dari bagian kepala. Selanjutnya, ia meminta Suri Ikun bersamannyamencari gerinda milik ayahnya yang tertinggal ditengah hutan. Waktu itu hari sudah mulai malam. Hutan tersebut menurut cerita di malam hari dihunioleh para hantu jahat. Dengan perasaan takut iapunberjalan mengikuti kakaknya. Ia tidak tahu bahwakakaknya mengambil jalan lain yang menujukerumah.
  19. 19. Tinggallah Suri Ikun yang makin lamamakin masuk ke tengah hutan. Berulang kaliia memanggil nama kakaknya. Panggilan itudijawab oleh hantu-hantu hutan. Merekasengaja menyesatkan Suri Ikun. Setelah berada ditengah- tengah hutan lalu,hantu-hantu tersebut menangkapnya. Ia tidaklangsung dimakan, karena menurut hantu-hantu itu ia masih terlalu kurus. Ia kemudian dikurung ditengah gua. Iadiberi makan dengan teratur. Gua itu gelapsekali. Namun untunglah ada celahdisampingnya, sehingga Suri Ikun masih adasinar yang masuk ke dalam gua.
  20. 20. Dari celah tersebut Suri Ikun melihat ada dua ekor anak burung yang kelaparan. Iapun membagi makanannya dengan mereka. Setelah sekian tahun, burung- burung itupun tumbuh menjadi burung yang sangat besar dan kuat. Mereka ingin mem- bebaskan Suri Ikun. Pada suatu ketika, hantu-hantu itu membuka pintu gua, dua burung tersebut menyerang dan mencederai hantu hantu tersebut. Lalu mereka menerbangkan Suri Ikun ke daerah yang berbukit-bukit tinggi. Dengan kekuatan gaibnya, Burung-burung tersebut menciptakan istana lengkap dengan pengawal dan pelayan istana. Disanalah untuk selanjutnya Suri Ikun berbahagia.(Diadaptasi bebas dari Ny. S.D.B. Aman,"Suri Ikun and The Two Birds," Folk Tales From Indonesia, Jakarta: Djambatan, 1976).
  21. 21. Terima kasih

×