Kelompok      :2Mata Kuliah   : Perkembangan Peserta DidikTugas         : Perkembangan Anak dengan Model                Pe...
TEORI-TEORI PENGAMATAN ANAK                         :1. Teori Meumann    -Fase sintese fantastis: pada usia 7-8 tahun    -...
Ringkasnya pengamatan anak selama periode sekolahrendah itu berlangsung sebagai berikut:1. Dimulai dari pengamatan komplek...
PIKIRAN, INGATAN, dan FANTASIDalam keadaan normal, pikiran anak usia Sekolah Dasar berkembangsecara berangsur-angsur dan s...
KEHIDUPAN PERASAANANAK      -anak itu lebih emosional daripada orang dewasa.      -Pada usia Sekolah Dasar anak cepat mera...
Rasa takut dan cemas bukan gejala abnormal pada anak, melainkanada sebabnya antara lain yaitu :1. Kurangnya pengetahuan da...
KEHIDUPAN VOLUTIF/KEMAUAN :Fungsi kemauan pada masa ini belum berkembang dengan penuh.Anakbelum mempunyai kekuasaan atas d...
MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF Make a MatchMetode make a match atau mencari pasangan merupakansalah satu alternatif yang dapa...
Langkah – langkah Model Make a Mach :1. Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik   yang cocok...
Penjelasan MateriGuru menerangkan materi IPA yaitu misalnyatentang “mengenal Bagian – bagian dan fungsinyapada tubuh tumbu...
Penerapan       ModelMake a MatchGuru membagikan kartuyang berisi soal ataujawaban yang telah dibuat.  Dan     masing-masi...
Proses    Berpikir   danMengingatSiswa memikirkan sertamenebak jawaban atau soalyang tepat sesuai dengankartu yang di pega...
FantasiSiswa mencocokkan kartu yang dipegang dengan kartu temannya yangsesuai. Misalkan : Siswa Amembacakan apa yang ada d...
Kehidupan Perasaan dan KemauanSiswa mempunyai emosional yang tinggi, perasaancemas dan takut ketika guru memberitahukan ba...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Ppt perkembanngan anak dan pembelajaran yg menyenangkan

1,537 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,537
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
39
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Ppt perkembanngan anak dan pembelajaran yg menyenangkan

  1. 1. Kelompok :2Mata Kuliah : Perkembangan Peserta DidikTugas : Perkembangan Anak dengan Model Pembelajaran yang Menyenangkan (Make a Match)Dosen : Dra. Masitah. M.S1. Yuli Rahmawati 11-800-00162. Hidayatul Chusnah 11-800-00913. Ayu Rizqi Yusro 11-800-00924. Toehsin Ahmed Rajieb 11-800-00965. Yana Indra Rokhmana 11-800-0108
  2. 2. TEORI-TEORI PENGAMATAN ANAK :1. Teori Meumann -Fase sintese fantastis: pada usia 7-8 tahun -Fase analisa, 8-9 tahun. -Fase sintese logis 12 tahun keatas.2. Teori Stern -Stadium keadaan: 0-8 tahun -Stadium perbuatan: 8-9 tahun -Stadium hubungan: 9-10 tahun dan selanjutnya -Stadium perihal (sifat) anak mulai menganalisa hasil pengamatannya, dengan mengkonstatir ciri-ciri/sifat dari benda-benda, orang dan peristiwa3. Teori Oswald Kroh -Periode sintese fantastis, 7-8 tahun. -Periode relisme naif, 8-10 tahun -Periode realisme kritis, 10-12 tahun -Fase subyektif, 12-14 tahun
  3. 3. Ringkasnya pengamatan anak selama periode sekolahrendah itu berlangsung sebagai berikut:1. Dimulai dari pengamatan kompleks totalitas, menuju pada bagian-bagian/onderdil2. Berangkat dari sikap pasif menerima, menuju pada sikap pamahaman: aktif, mendekati, dan mencoba mengerti3. Bertitik tolak dari AKU, menuju kepada obyek-obyek dunia sekitar dan milieunya4. Dari dunia fantasi menuju ke dunia realitas
  4. 4. PIKIRAN, INGATAN, dan FANTASIDalam keadaan normal, pikiran anak usia Sekolah Dasar berkembangsecara berangsur-angsur dan secara tenang. Di samping keluarga, sekolahmemberikan pengaruh yang sistematis terhadap pembentukan akal-budianak.Pengetahuannya bertambah secara pesat.Banyak ketrampilan mulaidikuasai, dan kebiasaan-kebiasaan tertentu mulai dikembangkannyaIngatan anak usia 8-12 tahun ini mencapai intensitas paling besar, danpaling kuat. Daya menghafal dan daya memorisasi (dengan sengajamemasukkan dan melekatkan pengetahuan dalam pengingatan) adalahpaling kuat. Dan anak mampu memuat jumlah materi ingatan paling banyakKehidupan fantasi mengalami perubahan penting. Pada usia 8-9 tahun anakmenyukai sekali cerita-cerita dongeng misalnya Timun Emas, Bawang PutihBawang Merah, Malin Kundang. Unsur-unsur yang hebat dan ajaib dalamdongeng-dongeng ini mencekam segnap minat anak.
  5. 5. KEHIDUPAN PERASAANANAK -anak itu lebih emosional daripada orang dewasa. -Pada usia Sekolah Dasar anak cepat merasa puas. -Sifatnya, optimis, dan kurang dirisaukan oleh rasa-rasa penyesalan. -Kepedihan, kesengsaraan, dan kegembiraan orang lain kurang difahami atau dihayati oleh anak. -Perasaan-intelektual anak pada periode ini sangat besar -pandangan anak betul-betul DIESSEITIG, yaitu mengarah pada masalahkehidupan sekarang. -perasaan takut dan cemas itu adalah unsur utama dari kehidupan perasaan yang latent
  6. 6. Rasa takut dan cemas bukan gejala abnormal pada anak, melainkanada sebabnya antara lain yaitu :1. Kurangnya pengetahuan dan pengertian anak, serta2. Kurang adanya kepercayaan diri; juga oleh3. Kesadaran diri anak, bahwa dia masih lemah dan bodoh4. Lagi pula fantasi anak sering memutar balikkan dan memperbesar-besarkan realitasCara-cara untuk memberikan rasa tenang, tanpa ketegangan danketakutan pada anak :1. Memberikan kebebasan terpimpin pada saat bermain-main2. Makan malam tidak terlalu kekenyangan3. Menyibukkan anak dengan permainan yang tenang4. Menyelasaikan pekerjaan tangan yang ringan sebelum tidur5. Mendengarkan cerita-cerita kepahlawanan penuh keberanian, kejujuran dan keindahan
  7. 7. KEHIDUPAN VOLUTIF/KEMAUAN :Fungsi kemauan pada masa ini belum berkembang dengan penuh.Anakbelum mempunyai kekuasaan atas diri sendiri. Artinya; anak belum bisamengatur diri sendiri; belum ada proses regulasi diri.Dalam keadaan normal, pada usia 1-12 tahun anak Sekolah Dasartersebut merupakan individu yang tenang dan seimbang. Oleh karenaitu anak disebut sebagai “I’ enfant fait”, yaitu anak yang komplitlengkap anak yang sudah “mapan besarnya” atau “een volgroeid kind”.Ciri-ciri “I’ enfant fait” ialah:1. Rohani dan jasmani anak dalam kondisi baik2. Saat ketenangan dan pengendapan perasaan-perasaan3. Minat yang besar dan segar terhadap macam-macam peristiwa4. Ingatan yang sangat kuat5. Dorongan ingin tahu yang besar6. Semangat belajar yang tinggi
  8. 8. MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF Make a MatchMetode make a match atau mencari pasangan merupakansalah satu alternatif yang dapat diterapkan kepada siswa.Penerapan metode ini dimulai dari teknik yaitu siswadisuruh mencari pasangan kartu yang merupakanjawaban/soal sebelum batas waktunya, siswa yang dapatmencocokkan kartunya diberi poin dan yang belummenemukan pasangannya hingga batas waktu yang ditentukan akan di beri hukuman yang telah disepakatibersama-sama.Salah satu keunggulan tehnik ini adalah siswa mencaripasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atautopik dalam suasana yang menyenangkan.
  9. 9. Langkah – langkah Model Make a Mach :1. Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review2. Setiap siswa mendapatkan sebuah kartu yang bertuliskan soal/jawaban.3. Tiap siswa memikirkan jawaban/soal dari kartu yang dipegang.4. Setiap siswa mencari pasangan kartu yang cocok dengan kartunya.5. Siswa yang mendapatkan kartu yang cocok akan di beri poin.6. Siswa yang belum mendapatkan kartu yang cocok akan di beri hukuman sesuai yang di sepakati.7. Setelah satu babak, kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya, demikian seterusnya.8. Siswa juga bisa bergabung dengan 2 atau 3 siswa lainnya yang memegang kartu yang cocok.9. Guru bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan terhadap materi pelajaran.
  10. 10. Penjelasan MateriGuru menerangkan materi IPA yaitu misalnyatentang “mengenal Bagian – bagian dan fungsinyapada tubuh tumbuhan “ dengan menggunakan mediagambar beserta membawakan media secara nyatamisalkan pohon.Siswa melakukan pengamatan dengan menggunakanbeberapa panca indera. Misalkan :- Indera Penglihatan- Indera Pendengaran- Indera Peraba
  11. 11. Penerapan ModelMake a MatchGuru membagikan kartuyang berisi soal ataujawaban yang telah dibuat. Dan masing-masing siswamendapatkan satu kartu.
  12. 12. Proses Berpikir danMengingatSiswa memikirkan sertamenebak jawaban atau soalyang tepat sesuai dengankartu yang di pegangmasing-masing siswa.
  13. 13. FantasiSiswa mencocokkan kartu yang dipegang dengan kartu temannya yangsesuai. Misalkan : Siswa Amembacakan apa yang ada di kartukemudian siswa yang lainmencocokkan kartu yang di pegang.Sehingga siswa tidak bosan dandapat belajar dengan menyenangkanketika guru membuat modelpembelajaran make a match.
  14. 14. Kehidupan Perasaan dan KemauanSiswa mempunyai emosional yang tinggi, perasaancemas dan takut ketika guru memberitahukan bahwayang sudah mendapatkan pasangan kartu yangcocok, siswa tersebut akan di berikan poin.Sedangkan siswa yang belum mendapatkanpasangan kartu yang cocok akan di berikanhukuman. Maka siswa berkemauan tinggi atauberusaha maksimal untuk mendapatkan pasangankartu yang tepat.

×