Power point nasionalisme

14,316 views

Published on

Published in: News & Politics
0 Comments
26 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
14,316
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
6
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
26
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Power point nasionalisme

  1. 1. NASIONALISME&DEMOKRASIKELOMPOK IVRIZAL MZM.SYAFI’IEVANYORISFREDERICKSTEPANUS ARILEVI MAULANAARI RAHMAT
  2. 2. PengertianNasionalisme:Menurut Ernest Renan: Nasionalisme adalah kehendak untuk bersatu danbernegara.Menurut Otto Bauar: Nasionalisme adalah suatu persatuan perangai ataukarakter yang timbul karena perasaan senasib.Menurut L. Stoddard: Nasionalisme adalah suatu kepercayaan yang dimilikioleh sebagian terbesar individu di mana mereka menyatakan rasakebangsaan sebagai perasaan memiliki secara bersama di dalam suatubangsa.Menurut Dr. Hertz dalam bukunya yang berjudul Nationality in History andPolitics mengemukakan empat unsur nasionalisme, yaitu:Hasrat untuk mencapai kesatuan.Hasrat untuk mencapai kemerdekaan.Hasrat untuk mencapai keaslian.Hasrat untuk mencapai kehormatan bangsa.NASIONALISME
  3. 3. Lanjutan>>>>>>Nasionalisme dalam arti sempit adalah suatu sikapyang meninggikan bangsanya sendiri, sekaligustidak menghargai bangsa lain sebagaimanamestinya. Sikap seperti ini jelas mencerai-beraikanbangsa yang satu dengan bangsa yang lain.Keadaan seperti ini sering disebut chauvinisme.Sedang dalam arti luas, nasionalisme merupakanpandangan tentang rasa cinta yang wajar terhadapbangsa dan negara, dan sekaligus menghormatibangsa lain.
  4. 4. KarakteristikNasionalismeMembanggakan pribadi bangsa dan sejarahkepahlawanan pada suatu Negara.Pembelaan dari kaum patriot dalam melawan pihakasing.Kebangkitan pada tradisi masa lalu sebagai bagianmengagungkan tradisi lama karena nasionalisme memilikihubungan kepercayaan dengan kebiasaan kuno. Sepertinasionalisme orang mesir bahwa kaum patriot harusmemiliki pengetahuan tentang kebudayaan mesir yangtua dan hebat untuk menjaga kelangsungan dari sejarah.Suatu negara cenderung mengubah fakta sejarah untukkemuliaan dan kehebatan negaranya.Ada spesial lambang nasionalisme yang diberikan untuksebuah kesucian. Bendera, lambang nasionalisme danlagu nasionalisme merupakan hal yang suci untuk semuaumat manusia sebagai kewajiban untuk pengorbananpribadi.
  5. 5. Nasionalisme di IndonesiaSebelum Masa Kebangkitan NasionalPerjuangan bangsa Indonesia untuk membela tanah air atau jiwa patriotisme sebelum kebangkitannasional, masih bersifat kedaerahan, tergantung pada pemimpin, belum terorganisir dan tujuan perjuanganbelum jelas. Masa Kebangkitan NasionalPerjuangan bangsa Indoensia tidak lagi bersifat kedaerahan, tapi bersifat nasional. Perjuangan dilakukan dengancara organisasi modern, dimana sejak berdirinya Budi Utomo merupakan titik awal kesadaran nasionalisme.Masa ini disebut angkata nperintis, sebab disamping merintis kesadaran nasional juga merintis berdirinyaorganisasi.Masa sumpah pemudaSumpah pemuda merupakan tonggak sejarah bagi perjuangan bangsa Indonesia. Yang jelas dan tegas dalammenuntut kemerdekaan bagi bngsa Indonesia. Sumpah pemuda mengandung nilai yang sangat tinggi yaitu nilaipersatuan dan kesatuan yan gmerupakan modal perjuangan untuk mencapai kemerdekaan. Masa ini d sebutangkatan penegas, sebab angkatan inilah yang menegaskan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa dalamberjuang mencapai kemerdekaan.Masa proklamsi kemerdekaanProklamasi kemerdekaan merupakan titik kulminasi (puncak) perjuangan bangsa Indoensia, juga merupakanwujud perjuangan yan gberdasarkan persatuan Indonesia. Oleh karena itu, semangat kebangsaan, semangatpersatuan dan kesatuan bangsa yang mengantarkan Indoensis mencapai tonggak sejarah yang paling fundamentalharus kita jaga dan kita pertahankan. Proklamasi kemerdekaan merupakan jembatan emas yan gakanmengantarkan bangsa Indoensia menuju cita-cita nasional yaitu masyarakat yang merdeka, berdaulat, adil danmakmur.
  6. 6. MEWUJUDKAN SEMANGATNASIONALISMEa. Lingkungan keluargaJiwa dan semangat patriotisme dapat ditanamkan dan dimulai di lingkungankeluarga, misalnya kita harus selalu berbuat bai kdi lingkungan kita untukmenjaga nama baik keluarga, meelstarikan ketenttraman keluarga, emmbantumeringankan beban keluarga.b. Lingkungan sekolahBerbagai macam tingkah laku atau kegiatan yang mengacu pada nilai kesopanandan kebaikan, baik terhadap guru, karyawan maupun teman, mengikuti upacardengan tertib.Menajdi anggota OSIS, menjaga nama baik sekolah, menjadi team olahraga, menghidnari tawuran pelajar, menjaga kebersihan dan ketertiban sekolahdan lain sebagainya.c. Lingkungan masyarakatSikap patriotisme di masyarakat dapat ditumbuhkan dan dilaksanakan melaluimenjaga keamanan lingkungan, menaikkan bendera di depan rumah pada haribesar nasional, membersihkan lignkungan, aktif dalam kegiatan desa dan ikutmembela negara bila diperlukan.
  7. 7. DEFINISI DEMOKRASI Istilah demokrasiberasal dari duaasal kata, yangmengacu padasistempemerintahanzaman Yunani-Kuno yang disebut‘demokratia’, yaitu‘demos’ dan ‘kratosatau kratein
  8. 8. Menurut artinya secaraharfiah yang dimaksuddengandemokrasi, yaitu demosyang berarti rakyat dankratos atau crateinyang berartimemerintah, pemerintahan yang dijalankanoleh rakyat.
  9. 9.  kebebasan untukberpendapat kebebasanuntukmembuatkelompok, kebebasanuntukberpartisipasi kesetaraan antarwarga saling percayadan kerjasama
  10. 10. NORMA-NORMA DEMOKRASI1. Pentingnya kesadaran akan pluralisme2. Musyawarah3. Pertimbanganmoral4. Pemufakatan yang jujur dan sehat5. Pemenuhan segi-segi ekonomi6. Kerja sama antar warga masyarakatdan sikap mempercayai itikad baikmasing- masing
  11. 11. KONSEP DASAR DEMOKRASI, Abraham lincolnTHE PEOPLEFROMBYFOR
  12. 12. KRITERIA NEGARA DEMOKRASI(International Conference of Jurists,Bangkok,1965) Supremacy of Law (Hukum di atas segalahal) Equality before the Law ( Persamaan dihadapan hukum) Constitutional guarantee of Human Rights(Jaminan konstitusional terhadap HAM) Impartial Tribune (Peradilan yang tidakmemihak) Civic education (Pendidikankewarganegaraan)
  13. 13. PILAR DEMOKRASI(USIS:1995) KEDAULATAN RAKYAT PEMERINTAHAN BERDASARKAN PERSETUJUAN YANGDIPERINTAH KEKUASAAN MAYORITAS HAK-HAK MINORITAS JAMINAN HAK AZASI MANUSIA PEMILIHAN YANG BEBAS DAN JUJUR PERSAMAAN DI DEPAN HUKUM PROSES HUKUM YANG WAJAR PEMBATASAN PEMERINTAHAN SECARA KONSTITUSIONAL PLURALISME SOSIAL, EKONOMI, DAN POLITIK NILAI-NILAI TOLERANSI, PRAGMATISME,KERJASAMA DANMUFAKAT
  14. 14. BENTUK-BENTUK DEMOKRASI Secara umum para sarjana membedakan demokrasikedalam dua jenis, yaitu Demokrasi langsung (DirectDemocracyi) dan Demokrasi Tidak Langsung(Representative Democracy) Torres melihat demokrasi dari dua aspek yaitu formaldemocracy dan substantive democracy Formal democracy menunjuk pada demokrasi dalam artisistem pemerintahan, misalnya sistem pemerintahanparlementer atau sistem pemerintahan presidensil Substansive democracy yaitu bagaimana prosesdemokrasi itu dilakukan, misalnya melalu pemilihanumum secara langsung atau pemilihan perwakilan
  15. 15. PERKEMBANGAN DEMOKRASIINDONESIA Perkembangan demokrasi indonesia dapat dibagi dalamempat periode:I. Periode 1945-1959, masa demokrasi parlementeryang menonjolkan peranan parlemen serta partai-partaiII. Periode 1959-1965, masa demokrasi terpimpinyang dalam banyak aspek telah menyimpang daridemokrasi konstitusional dan lebih menampilkandominasi presiden dan terbatasnya peran partaipolitik serta peran ABRI sebagai unsur sosial-politiksemakin meluasIII. Periode 1966-1998, masa demokrasi pancasila eraOrde Baru yang merupakan demokrasikonstitusional yang menunjukkan sistem presidensil
  16. 16.  Periode 1999-sekarang, masa demokrasiPancasila, demokrasi Konstitusional era Reformasi denganberakar pada kekuatan multi partai yang berusahamengembalikan perimbangan kekuatan antar lembaganegara, antara eksekutif, legislatif dan yudisial Dalam UUD NRI Tahun 1945, tidak penyebutan kata“Demokrasi” secara eksplisit (tersurat), akan tetapi nilai-nilaidemokratis termuat dalam Batang Tubuh (Pasal2) UUD NRITahun 1945 Nilai-nilai demokrasi misalnya dapat dilihat dalam ketentuanPasal 1 ayat (2) UUD 1945 yang menyatakan bahwakedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakanberdasarkan undang-undang dasar Selain itu nilai-nilai demokrasi juga dapat dilihat dariketentuan pemilihan umum dalam pasal 22E UUD 1945yang berasaskan “Luber Jurdil” serta pemilihan kepaladaerah secara demokratis
  17. 17.  Secara umum didalam sistem pemerintahan yangdemokratis senantiasa mengandung unsur-unsur yangpaling penting dan mendasar yaitu:1) Keterlibatan warga negara dalam pembuatankeputusan politik2) Tingkat persamaan tertentu diantara warganegara3) Tingkat kebebasan atau kemerdekaan tertentu yangdiakui dan dipakai oleh warga negara4) Suatu sistem perwakilan5) Suatu sistem pemelihan kekuasaan mayoritas

×