Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Bab

8

Pengendalian Internal
dan Kas

Chapter
8-1
Tujuan Belajar
Tujuan Belajar
1.

Menjelaskan fraud dan pengendalian internal.

2.

Mengidentifikasi prinsip-prinsip penge...
Fraud, Pengendalian Internal dan Kas
Fraud, Pengendalian Internal dan Kas

Fraud dan
Fraud dan
Pengendalian
Pengendalian
I...
Fraud dan Pengendalian Internal
Fraud dan Pengendalian Internal
Fraud
Suatu perilaku tidak jujur/tidak etis dari karyawan
...
Fraud dan Pengendalian Internal
Fraud dan Pengendalian Internal
Opportunity biasanya muncul sebagai akibat lemahnya
pengen...
Fraud dan Pengendalian Internal
Fraud dan Pengendalian Internal
Rationalization terjadi karena seseorang mencari
pembenara...
Korupsi
Korupsi adalah: perilaku pejabat publik, baik
politikus politisi maupun pegawai negeri, yang
secara tidak wajar da...
Penyebab Korupsi
 Aspek
 Sifat

Individu Pelaku

tamak manusia
 Moral yang kurang kuat
 Penghasilan yang kurang mencuk...
Penyebab Korupsi
 Aspek

Organisasi

 Kurang

adanya sikap keteladanan pimpinan
 Tidak adanya kultur organisasi yang be...
Penyebab Korupsi
 Aspek

Tempat Individu dan Organisasi
Berada
 Nilai-nilai

di komunitas kondusif untuk terjadinya

kor...
Dampak Korupsi
 Mempersulit

pembangunan ekonomi dengan
adanya distorsi dan ketidakefisienan yang
tinggi
 Menimbulkan ke...
Modus Korupsi Di Indonesia
 Pemerasan

pajak
 Manipulasi tanah
 Jalur cepat pembuatan KTP, SIM dsb
 Markup budget/angg...
Fraud dan Pengendalian Internal
Fraud dan Pengendalian Internal

The Sarbanes-Oxley Act (UU
Sarbanes Oxley Th 2002)
Dilata...
Fraud dan Pengendalian Internal
Fraud dan Pengendalian Internal

The Sarbanes-Oxley Act (UU
Sarbanes Oxley Th 2002)
Perusa...
Fraud dan Pengendalian Internal
Fraud dan Pengendalian Internal
Public Company Accounting Oversight Board (PCAOB).
Merupak...
Fraud dan Pengendalian Internal
Fraud dan Pengendalian Internal
Pengendalian Internal
Metode-metode terkait dan pengukuran...
Fraud dan pengendalian internal
Fraud dan pengendalian internal
Pengendalian Internal
Sistem Pengendalian Internal mempuny...
Fraud dan Pengendalian Internal
Fraud dan Pengendalian Internal
Prinsip-prinsip Pengendalian Internal
Bervariasi bergantun...
Fraud dan Pengendalian Internal
Fraud dan Pengendalian Internal
Prinsip-prinsip Pengendalian Internal
Pembentukan Tanggung...
Fraud dan Pengendalian Internal
Fraud dan Pengendalian Internal
Prinsip-prinsip Pengendalian Internal
Pengendalian Fisik

...
Fraud dan Pengendalian Internal
Fraud dan Pengendalian Internal
Prinsip-prinsip Pengendalian Internal

Verifikasi Internal...
Fraud dan Pengendalian Internal
Fraud dan Pengendalian Internal
Prinsip-prinsip Pengendalian Internal
Pengendalian Lainnya...
Fraud dan Pengendalian Internal
Fraud dan Pengendalian Internal
Keterbatasan Pengendalian Internal
Biaya utk mengadakan pr...
Pengendalian Kas
Pengendalian Kas
Pengendalian Internal atas Penerimaan Kas
Pembentukan Tanggung
Jawab

Prosedur
Dokumenta...
Pengendalian Kas
Pengendalian Kas
Cash terdiri dari koin, uang kertas, cek, money order
(wesel atau kiriman uang melalui p...
Penerimaan
Penerimaan
Over-theOver-theCounter
Counter

Illustration 8-4

Chapter
8-26
Penerimaan Surat
Penerimaan Surat
Control Procedures:
Penerimaan surat seharusnya dibuka oleh dua orang
administrasi surat...
Pengendalian Kas
Pengendalian Kas
Pengendalian internal dan pengeluaran kas
Umumnya, pengendalian internal atas pengeluara...
Pengendalian Kas
Pengendalian Kas
Pengendalian internal atas pengeluaran kas
Pembentukan Tanggung
jawab
Hanya ditujukan kp...
Pengendalian Kas
Pengendalian Kas
Pengendalian Pengeluaran Kas
Sistem Voucer
Jaringan persetujuan oleh individu yg
berwena...
Penggunaan Bank
Penggunaan Bank
Electronic Funds Transfers (EFT) / Sistem
Transfer Dana Elektronik
Sistem Pembayaran yg me...
Pengendalian Kas
Pengendalian Kas
Pengendalian Pengeluaran Kas
Petty Cash Fund (Dana Kas Kecil) – dana kas yg
digunakan ut...
Pengendalian Kas
Pengendalian Kas
Illustration: Laird Company memutuskan untuk membentuk
dana kas keci sebesar $100 pada t...
Pengendalian Kas
Pengendalian Kas
Illustration: Asumsikan tanggal 15 Maret Penjaga (kustodian)
kas kecil meminta cek sebes...
Pengendalian Kas
Pengendalian Kas
Illustration: Adakalanya, perusahaan membutuhkan pencatatan
penyesuaian jika mengalami k...
Pengendalian Kas
Pengendalian Kas
Illustration: Adakalanya, perusahaan membutuhkan pencatatan
penyesuaian jika mengalami k...
Pengendalian Kas
Pengendalian Kas
Pengaruh (pada Lp. Laba Rugi): jika perusahaan mengalami
kelebihan dan kekurangan kas :
...
Penggunaan Bank
Penggunaan Bank
Memberikan kontribusi yg sangat signifikan
thp pengendalian internal atas kas.
Meminimalka...
Penggunaan Bank
Penggunaan Bank
Melakukan Setoran Bank

Illustration 8-8

Penyetoran ke Bank Shrsnya Nomor
Kode Bank
dilak...
Penggunaan Bank
Penggunaan Bank
Mengeluarkan Cek

Illustration 8-9

Dok. Tertulis yg ditanda tangani oleh deposan (penyeto...
Penggunaan Bank
Penggunaan Bank
Laporan Bank
Setiap bulan, deposan (penyetor) menerima laporan dari
bank.
Rekening koran a...
Penggunaan Bank
Penggunaan Bank
Laporan Bank
Debit Memorandum
Bank service
charge(biaya
administrasi Bank)
NSF (not suffic...
Penggunaan Bank
Penggunaan Bank
Rekonsiliasi Rekening Bank
Catatan Bank dan Deposan biasanya berbeda
sehingga diperlukan u...
Penggunaan Bank
Penggunaan Bank
Rekonsiliasi Rekening Bank
Item-item dlm prosedur Rekonsiliasi:
1. Deposits in transit (Se...
Penggunaan Bank
Penggunaan Bank
Prosedur Rekonsiliasi

Illustration 8-11

Saldo Kas
Menurut Laporan Bank

Menurut Pembukua...
Penggunaan Bank
Penggunaan Bank
Illustration: Laporan Bank Laird Company (Illustration 8-10),
menurut laporan bank sebesar...
Penggunaan Bank
Penggunaan Bank
Illustration: Laporan Bank Laird Company (Illustration 8-10),
menurut laporan bank sebesar...
Penggunaan Bank
Penggunaan Bank
Illustration: a) Menyiapkan Rekonsiliasi Bank tgl 30 April.
Saldo Kas menurut Laporan Bank...
Penggunaan Bank
Penggunaan Bank
Ayat Jurnal Rekonsiliasi Bank (dicatat oleh deposan).
Penagihan wesel tagih: Asumsikan bun...
Penggunaan Bank
Penggunaan Bank
Kesalahan Pembukuan: Jurnal penyesuaian utk mencatat
pengeluaran kas / Pembayaran ke Andre...
Penggunaan Bank
Penggunaan Bank
Cek NSF: Cek NSF menjadi piutang usaha bagi pihak
deposan, shg ayat jurnalnya:
Apr. 30

Pi...
Pelaporan Kas
Pelaporan Kas
Kas ditangan, kas di bank dan kas kecil sering digabung
dan dilaporkan sebagai kas. Kas merupa...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Pengendalian internal dan kas I

6,507 views

Published on

Published in: Education
  • mohon emailkan pengendalian kas fraud kepada email saya pak, makasih
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Pengendalian internal dan kas I

  1. 1. Bab 8 Pengendalian Internal dan Kas Chapter 8-1
  2. 2. Tujuan Belajar Tujuan Belajar 1. Menjelaskan fraud dan pengendalian internal. 2. Mengidentifikasi prinsip-prinsip pengendalian internal. 3. Menjelaskan penerapan prinsip-prinsip pengendalian internal pada penerimaan kas. 4. Menjelaskan penerapan prinsip-prinsip pengendalian internal pada pengeluaran kas. 5. Menguraikan operasional dana kas kecil. 6. Mengindikasikan fitur pengendalian akun (rekening) bank. 7. Membuat rekonsiliasi bank. 8. Chapter 8-2 Menjelaskan pelaporan kas.
  3. 3. Fraud, Pengendalian Internal dan Kas Fraud, Pengendalian Internal dan Kas Fraud dan Fraud dan Pengendalian Pengendalian Internal Internal Fraud The SarbanesOxley Act Pengendalian Internal Prinsip-prinsip pengendalian Internal Keterbatasan Chapter 8-3 Pengendalian Pengendalian Kas Kas Penggunaan Penggunaan Bank Bank Pengendalian kas atas penerimaan kas Pengendaiian kas atas pengeluaran kas Melakukan setoran bank Mengeluarkan cek Laporan Bank Rekonsiliasi Rekening Bank Electronic funds transfer (EFT) system Pelaporan Kas Pelaporan Kas
  4. 4. Fraud dan Pengendalian Internal Fraud dan Pengendalian Internal Fraud Suatu perilaku tidak jujur/tidak etis dari karyawan yang mengakibatkan keuntungan individu karyawan yang dapat merugikan pihak pemilik (perusahaan). Illustration 8-1 Kenapa fraud terjadi? Chapter 8-4
  5. 5. Fraud dan Pengendalian Internal Fraud dan Pengendalian Internal Opportunity biasanya muncul sebagai akibat lemahnya pengendalian inernal di organisasi tersebut. Terbukanya kesempatan ini juga dapat menggoda individu atau kelompok  yang sebelumnya tidak memiliki motif untk melakukan fraud. Pressure atau motivasi pada sesorang atau individu akan memebuat mereka mencari kesempatan melakukan fraud, beberapa contoh pressure dapat timbul karena masalah keuangan pribadi, Sifat-sifat buruk seperti berjudi, narkoba, berhutang berlebihan dan tenggat waktu dan target kerja yang tidak realistis. . Chapter 8-5
  6. 6. Fraud dan Pengendalian Internal Fraud dan Pengendalian Internal Rationalization terjadi karena seseorang mencari pembenaran atas aktifitasnya yang mengandung fraud. Pada umumnya para pelaku fraud meyakini atau merasa bahwa tindakannya bukan merupakan suatu kecurangan tetapi adalah suatu yang memang merupakan haknya, bahkan kadang pelaku merasa telah berjasa karena telah berbuat banyak untuk organisasi. Dalam beberapa kasus lainnya terdapat pula kondisi dimana pelaku tergoda untuk melakukan fraud karena merasa rekan kerjanya juga melakukan hal yang sama dan tidak menerima sanksi atas tindakan fraud tersebut. . Chapter 8-6
  7. 7. Korupsi Korupsi adalah: perilaku pejabat publik, baik politikus politisi maupun pegawai negeri, yang secara tidak wajar dan tidak ilegal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka.  Dari sudut pandang hukum, perbuatan korupsi mencakup unsur-unsur: melanggar hukum yang berlaku, penyalahgunaan wewenang merugikan negara, memperkaya pribadi/diri sendiri.  Chapter 8-7
  8. 8. Penyebab Korupsi  Aspek  Sifat Individu Pelaku tamak manusia  Moral yang kurang kuat  Penghasilan yang kurang mencukupi  Kebutuhan hidup yang mendesak  Gaya hidup yang konsumtif  Malas atau tidak mau kerja  Ajaran agama yang kurang diterapkan Chapter 8-8
  9. 9. Penyebab Korupsi  Aspek Organisasi  Kurang adanya sikap keteladanan pimpinan  Tidak adanya kultur organisasi yang benar  Sistem akuntabilitas yang benar di instansi pemerintah yang kurang memadai  Kelemahan sistem pengendalian manajemen  Manajemen cenderung menutupi korupsi di dalam organisasi Chapter 8-9
  10. 10. Penyebab Korupsi  Aspek Tempat Individu dan Organisasi Berada  Nilai-nilai di komunitas kondusif untuk terjadinya korupsi  Komunitas kurang menyadari sebagai korban utama korupsi  Komunitas kurang menyadari bila dirinya terlibat korupsi  Komunitas kurang menyadari bahwa korupsi akan bisa dicegah dan diberantas bila komunitas ikut aktif  Aspek peraturan perundang-undangan Chapter 8-10
  11. 11. Dampak Korupsi  Mempersulit pembangunan ekonomi dengan adanya distorsi dan ketidakefisienan yang tinggi  Menimbulkan kekacauan karena adanya pengalihan investasi publik ke proyek-proyek komunitas yang mana suap dan upah tersedia lebih banyak  Adanya perpindahan modal ke luar negeri  Tingkat kemakmuran susah untuk dicapai Chapter 8-11
  12. 12. Modus Korupsi Di Indonesia  Pemerasan pajak  Manipulasi tanah  Jalur cepat pembuatan KTP, SIM dsb  Markup budget/anggaran  Proses tender  Penyelewengan dalam penyelesaian perkara Chapter 8-12
  13. 13. Fraud dan Pengendalian Internal Fraud dan Pengendalian Internal The Sarbanes-Oxley Act (UU Sarbanes Oxley Th 2002) Dilatar belakangi adanya ; Beberapa skandal pd beberapa koorporasi besar di AS : Enron, WorldCom, Xerox dll. Skandal tsb melibatkan beberapa KAP besar (big Five) spt : Arthur Andersn, KPMG dan PWC Chapter 8-13 Di prakarsai oleh Senator Paul Sarabanes (Maryland) dan Representative Michael Oxley (Ohio), dan ditandatangani oleh Presiden George W. Bush pada tanggal 30 Juli 2002.
  14. 14. Fraud dan Pengendalian Internal Fraud dan Pengendalian Internal The Sarbanes-Oxley Act (UU Sarbanes Oxley Th 2002) Perusahaan harus Mengadakan pengendalian internal yang memadai. Secara terus menerus memeriksa dan mengawasi operasional perusahaan. Independent auditors harus membuktikan kecukupan/kelayakan dari pengendalian internal. Chapter 8-14 SOX mendirikan Public Company Accounting Oversight Board (PCAOB).
  15. 15. Fraud dan Pengendalian Internal Fraud dan Pengendalian Internal Public Company Accounting Oversight Board (PCAOB). Merupakan sebuah dewan yang independen dan bekerja fulltime bagi pelaku pasar modal, tugasnya diantaranya : 1.Melakukan registrasi thp KAP yg mengaudit perusahaan publik 2.Menetapkan/mengadopsi. Atau melakukan keduanya: standar audit, quality control, etika, independensi dan bebrapa standar lain yg berkaitan dg proses audit 3.Melakukan Inspeksi thp KAP-KAP 4.Melakuakn investigasi, penegakkan disiplin dan pengenaan sanksi thp KAP & Partner KAP yg melakukan pelanggaran Chapter 8-15
  16. 16. Fraud dan Pengendalian Internal Fraud dan Pengendalian Internal Pengendalian Internal Metode-metode terkait dan pengukuran yg diadopsi perusahaan untuk: 1. Melindungi aset. 2. Meningkatkan keakuratan dan kebenaran pencatatan akuntansi. 3. Menambah efesiensi operasi perusahaan, dan 4. Menjamin pemenuhan terhadap hukum dan peraturan yg berlaku. Chapter 8-16
  17. 17. Fraud dan pengendalian internal Fraud dan pengendalian internal Pengendalian Internal Sistem Pengendalian Internal mempunyai lima komponen pokok 1. Pengendalian lingkungan 2. Taksiran Resiko 3. Pengendalian Kegiatan/ Operasional perusahaan 4. Informasi dan Komunikasi 5. Monitoring Chapter 8-17
  18. 18. Fraud dan Pengendalian Internal Fraud dan Pengendalian Internal Prinsip-prinsip Pengendalian Internal Bervariasi bergantung pada : Filosofi pengendalian manajemen. Ukuran dan jenis perusahaan. Enam Prinsip Pengendalian Internal:       Chapter 8-18 Pembentukan Tanggung Jawab Pemisahan Pekerjaan Prosedur Dokumentasi Pengendalian fisik, mekanik dan elektronik Verifikasi internal independen Pengendalian lainnya
  19. 19. Fraud dan Pengendalian Internal Fraud dan Pengendalian Internal Prinsip-prinsip Pengendalian Internal Pembentukan Tanggung Jawab Pengendalian akan paling efektif jika hanya seseorang yang bertanggung jawab pda sebuah pekerjaan tertentu. Pemisahan Tugas Aktivitas-aktivitas terkait, termasuk penlindung aset dan pencatatan aset, seharusnya ditangani oleh karyawan yang berbeda. Prosedur Dokumentasi Chapter 8-19 Dokumen seharusnya diberi nomor terlebih dahulu (prenumbered), dan seluruh dokumen seharusnya dihitung.
  20. 20. Fraud dan Pengendalian Internal Fraud dan Pengendalian Internal Prinsip-prinsip Pengendalian Internal Pengendalian Fisik Chapter 8-20 Illustration 8-2
  21. 21. Fraud dan Pengendalian Internal Fraud dan Pengendalian Internal Prinsip-prinsip Pengendalian Internal Verifikasi Internal Independen 1. Verifikasi seharusnya dilaksanakan setiap periodik atau mendadak. 2. Verifikasi seharusnya dilaksanakan oleh seorang yg independen thp karyawan. 3. Perselisihan dan Chapter 8-21 pengecualian shrsnya dilaporkan di tingkat manajemen yg dpt mengoreksi. Illustration 8-3
  22. 22. Fraud dan Pengendalian Internal Fraud dan Pengendalian Internal Prinsip-prinsip Pengendalian Internal Pengendalian Lainnya (SDM) 1. Mengikat Karyawan yg memegang kas. 2. Merotasi tugas karyawan dan meminta karyawan utk mengambil cuti. 3. Memeriksa background karyawan tsb. Chapter 8-22
  23. 23. Fraud dan Pengendalian Internal Fraud dan Pengendalian Internal Keterbatasan Pengendalian Internal Biaya utk mengadakan prosedur pengendalian internal seharusnya tidak melebihi manfaat yang diharapkan. Unsur Manusia. Ukuran Usaha. Chapter 8-23
  24. 24. Pengendalian Kas Pengendalian Kas Pengendalian Internal atas Penerimaan Kas Pembentukan Tanggung Jawab Prosedur Dokumentasi Independent Internal Verification Hanya ditujukan kpd pihak yg memiliki wewenang utk menerima kas Gunakan remittance advice (Slip pembayaran), Pita mesin kas dan slip setoran Supervisors count cash receipts daily; treasurer compares total receipts to bank deposits daily Pengendalian Fisik, Mekanik dan Elektronik Pengendalian Lainnya (SDM) (cashiers) Pemisahan Tugas Individu yg berbeda menerima kas, mencatat penerimaan kas dan memgang kas Illustration 8-4 Chapter 8-24 Simpan kas ditempat yg aman dan dijaga bank; batasi akses ke area penyimpanan, gunakan mesin kas Pantau pihak yg memegang kas; minta karyawan utk mengambil cuti, setor ke bank secara harian
  25. 25. Pengendalian Kas Pengendalian Kas Cash terdiri dari koin, uang kertas, cek, money order (wesel atau kiriman uang melalui pos yg lazim berbentuk draft bank atau cek bank), dan uang tunai di tangan/simpanan dibank/semacam deposito. Kas masuk dari berbagai macam sumber: Penjualan tunai Penerimaan pembayaran tagihan dari pelanggan Penerimaan bunga, sewa dan dividen Investasi oleh pemilik Pinjaman Bank Chapter 8-25 Hasil aset tak lancar
  26. 26. Penerimaan Penerimaan Over-theOver-theCounter Counter Illustration 8-4 Chapter 8-26
  27. 27. Penerimaan Surat Penerimaan Surat Control Procedures: Penerimaan surat seharusnya dibuka oleh dua orang administrasi surat, dicatat dlm daftar list, dan setiap cek diberi cap perusahaaan. Daftar cek yg diterima setiap harinya seharusnya dibuat rangkapnya. Daftar ini menunjukkan nama penerbit cek, tujuan pembayaran dan jml. cek Kasir menambahkan penerimaan over-the-counter (jika ada) dlm membuat ringkasan harian kas dan dalam membuat setoran harian ke bank. Chapter 8-27 Salinan daftar dikirim ke bag. Bendahara sbg pembanding dg jmlh. Penerimaan surat yg ditunjukkan pd ringkasan harian kas.
  28. 28. Pengendalian Kas Pengendalian Kas Pengendalian internal dan pengeluaran kas Umumnya, pengendalian internal atas pengeluaran kas lebih efektif melalui pembayaran cek, daripada dengan uang tunai. Pengecualian untuk jumlah insidental (pengeluaran-pengeluaran yang kecil-kecil yg tdk selalu terjadi) yang dibayar dg kas kecil. Aplikasi: Sistem Voucher Dana Kas Kecil Chapter 8-28
  29. 29. Pengendalian Kas Pengendalian Kas Pengendalian internal atas pengeluaran kas Pembentukan Tanggung jawab Hanya ditujukan kpd pihak yg memiliki wewenang utk menandatangani cek (bendahara) Prosedur Dokumentasi Gunakan cek yg diberi penomoran sebelumnya (prenumbered) dan diurutkan; setiap cek harus memiliki tagihan yang disetujui Chapter 8-29 Bandingkan cek dengan faktur; rekonsiliasikan laporan Bank secara bulanan Pengendalian lainnya Berikan stempel “lunas” pada faktur Pemisahan Tugas Individu yg berbeda mengesahkan dan melakukan pembayaran; penandatanganan cek tidak mencatat pengeluaran Verifikasi Internal Independen Pengendalian Fisik Simpan cek kosong di tempat yg aman, dengan akses terbatas; tulis jumlah cek dengan tinta yang tidak bisa dihapus
  30. 30. Pengendalian Kas Pengendalian Kas Pengendalian Pengeluaran Kas Sistem Voucer Jaringan persetujuan oleh individu yg berwenang scr. Independen utk memastikan bahwa seluruh pengeluaran melalui cek adalah tepat. voucher diperlukan utk semua pengeluaran kas kecuali untuk kas kecil. Umumnya dibuat oleh departemen utang usaha Chapter 8-30
  31. 31. Penggunaan Bank Penggunaan Bank Electronic Funds Transfers (EFT) / Sistem Transfer Dana Elektronik Sistem Pembayaran yg menggunakan kabel, telepon atau komputer untuk mentransfer kas dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Mentrasnfer dana ke pihak terkait tanpa kertas (formulir setoran, cek dll) Chapter 8-31 Contohnya sebagian besar karyawan tdk menerima cek formal gajinya dari pemberi kerja, biasanya ditransfer via ATM. Pembayaran rutin utk rumah, mobil, listrik, air & Telepon jg menggunakan EFT.
  32. 32. Pengendalian Kas Pengendalian Kas Pengendalian Pengeluaran Kas Petty Cash Fund (Dana Kas Kecil) – dana kas yg digunakan utk membayar jumlah pengeluaran yg relatif kecil namun tetap menjaga pengendalian scr. memuaskan. Mencakup tiga tahap: 1. Membentuk dana, 2. Melakukan Pembayaran dari Dana, dan 3. Mengisi ulang dana. Chapter 8-32
  33. 33. Pengendalian Kas Pengendalian Kas Illustration: Laird Company memutuskan untuk membentuk dana kas keci sebesar $100 pada tanggal 1 Maret, Maka ayat Jurnalnya adalah: Mar. 1 Dana Kas Kecil (Petty cash) Kas (Cash) Chapter 8-33 100 100
  34. 34. Pengendalian Kas Pengendalian Kas Illustration: Asumsikan tanggal 15 Maret Penjaga (kustodian) kas kecil meminta cek sebesar $87. dana terdiri atas uang tunai $13 dan tanda terima kas kecil untuk benda pos$44, biaya angkut $38 dan beban lain-lain $5. Ayat jurnal yg diperlukan adalah sbb: Mar. 15 Beban Pos 44 Beban angkut 38 Beban lain-lain Kas Chapter 8-34 5 87
  35. 35. Pengendalian Kas Pengendalian Kas Illustration: Adakalanya, perusahaan membutuhkan pencatatan penyesuaian jika mengalami kelebihan/kekurangan kas. Asumsikan pd contoh sebelumnya penjaga (kustodian) kas hanya memiliki uang tunai $12 ditambah tanda terima sebagaimana dituliskan seblumnya. Dengan demikian, permintaan reimbursement mjd $88, ayat jurnal yang diperlukan adalah: Mar. 15 Chapter 8-35 Beban Pos Beban Angkut Beban lain-lain Kelebihan & Kekurangan Kas Kas 44 38 5 1 88
  36. 36. Pengendalian Kas Pengendalian Kas Illustration: Adakalanya, perusahaan membutuhkan pencatatan penyesuaian jika mengalami kelebihan/kekurangan kas. Asumsikan pd contoh sebelumnya penjaga (kustodian) kas hanya memiliki uang tunai $14 ditambah tanda terima sebagaimana dituliskan seblumnya. Dengan demikian, permintaan reimbursement mjd $86, ayat jurnal yang diperlukan adalah: Mar. 15 Chapter 8-36 Beban Pos Beban Angkut Beban lain-lain Kelebihan & Kekurangan Kas Kas 44 38 5 1 86
  37. 37. Pengendalian Kas Pengendalian Kas Pengaruh (pada Lp. Laba Rugi): jika perusahaan mengalami kelebihan dan kekurangan kas : Saldo Debit pada akun Kelebihan dan Kekurangan kas dilaporkan pada laporan laba rugi sebagai beban lain-lain. Saldo Kredit pada akun Kelebihan dan Kekurangan kas dilaporkan pada laporan laba rugi sebagai pendapatan lain-lain Chapter 8-37
  38. 38. Penggunaan Bank Penggunaan Bank Memberikan kontribusi yg sangat signifikan thp pengendalian internal atas kas. Meminimalkan jumlah mata uang yg harus tersedia di tangan. Memfasilitasi pengendalian atas kas karena menyebabkan dua catatan terpisah atas semua transaksi perbankan-satu oleh perusahaan, satu lagi oleh Bank Chapter 8-38 Sangat memungkinkan utk melakukan Rekonsiliasi Bank (penyesuaian) kapan saja.
  39. 39. Penggunaan Bank Penggunaan Bank Melakukan Setoran Bank Illustration 8-8 Penyetoran ke Bank Shrsnya Nomor Kode Bank dilakukan oleh karyawan yg berwenang. Bag. depan Chapter 8-39 Bag. Belakang
  40. 40. Penggunaan Bank Penggunaan Bank Mengeluarkan Cek Illustration 8-9 Dok. Tertulis yg ditanda tangani oleh deposan (penyetor) yg memerintahkan bank utk membayar sejumlah uang tertentu kpd pihak yg ditunjuk. Pembuat Penarik Pembayar Chapter 8-40
  41. 41. Penggunaan Bank Penggunaan Bank Laporan Bank Setiap bulan, deposan (penyetor) menerima laporan dari bank. Rekening koran atau laporan Bank (Bank Statement) menunjukkan transaksi dan saldo perbankan milik deposan. Laporan Bank menunjukkan : Cek yang dibayar dan debit lainnya yg mengurangi saldo rekening deposan. Setoran dan kredit lainnya yg menambah saldo rekening deposan. Saldo setelah transaksi harian Setiap setoran yg diterima Bank dikreditkan ke rek. Nasabah. Sebaliknya ketika bank membayar cek yg diterbitkan perusahaan akan berada di sisi debit rekening Chapter 8-41 nasabah.
  42. 42. Penggunaan Bank Penggunaan Bank Laporan Bank Debit Memorandum Bank service charge(biaya administrasi Bank) NSF (not sufficient funds/dana tdk mencukupi) Credit Memorandum Kas yg diterima dr penagihan wesel. Chapter 8-42 Bunga. Illustration 8-10
  43. 43. Penggunaan Bank Penggunaan Bank Rekonsiliasi Rekening Bank Catatan Bank dan Deposan biasanya berbeda sehingga diperlukan utk menyesuaikan saldo kas pada laporan Bank. Biasanya terjadi karena: 1. Perbedaan waktu yg tidak memungkinkan salah satu pihak mencatat transaksi di periode yg sama. 2. Kesalahan oleh salah satu pihak dlm mencatat Chapter 8-43 transaksi
  44. 44. Penggunaan Bank Penggunaan Bank Rekonsiliasi Rekening Bank Item-item dlm prosedur Rekonsiliasi: 1. Deposits in transit (Setoran dlm perjalanan). 2. Outstanding checks (Cek Beredar). 3. Errors (Kesalahan). 4. Bank memorandum (Memorandum Bank). Chapter 8-44
  45. 45. Penggunaan Bank Penggunaan Bank Prosedur Rekonsiliasi Illustration 8-11 Saldo Kas Menurut Laporan Bank Menurut Pembukuan Deposan Menyesuaikan dengan Saldo Bank + Setoran dlm Perjalanan - Cek Beredar Menyesuaikan dengan Saldo Buku Besar + (Penagihan wesel tagih + bunga) – jasa penagihan - NSF (bounced) checks - +- Kesalahan Bank Biaya administrasi bank +- Kesalahan perusahaan CORRECT BALANCE Chapter 8-45 CORRECT BALANCE
  46. 46. Penggunaan Bank Penggunaan Bank Illustration: Laporan Bank Laird Company (Illustration 8-10), menurut laporan bank sebesar $15,907.45 per 30 April 2010. Pada tanggal tsb saldo kas menurut pembukuan deposan sebesar $11,589.45. dari tahapan-tahapan selanjutnya, bagian rekonsiliasi berikut ditentukan. 1. Setoran dlm perjalanan : Setoran 30 April (diterima bank pada tanggal 1 Mei) $ 2.201,40 2. Cek Beredar: No. 453 $3.000 ; No. 457 $1.401,30 ; No. 460 $1.502,70 $ 5.904,00 3. Kesalahan: Cek No. 433 salah ditulis Laird sebesar $ 1.226 dan dibayar dengan benar oleh Bank. Akan tetapi dicatat sebesar $1,262 oleh Laird $ 36,00 Chapter 8-46
  47. 47. Penggunaan Bank Penggunaan Bank Illustration: Laporan Bank Laird Company (Illustration 8-10), menurut laporan bank sebesar $15,907.45 per 30 April 2010. Pada tanggal tsb saldo kas menurut pembukuan deposan sebesar $11,589.45. dari tahapan-tahapan selanjutnya, bagian rekonsiliasi berikut ditentukan. 4. Memorandum Bank : Setoran 30 April a. Debit – Cek NSF dari J.R Baron sebesar $ 425,60 b. Debit – Biaya pencetakan cek perusahaan $ 30,00 c. Kredit – Penagihan wesel tagih, sebesar $ 1.000 Ditambah bunga $50, dikurangi biaya jasa penagihan Bank $ 15 $ 1.035,00 Chapter 8-47
  48. 48. Penggunaan Bank Penggunaan Bank Illustration: a) Menyiapkan Rekonsiliasi Bank tgl 30 April. Saldo Kas menurut Laporan Bank Add: Setoran dlm perjalanan $15,907.45 2,201.40 Less: Cek Beredar Penyesuaian mnrt Lap. Bank (5,904.00) $12,204.85 Saldo Kas menurut Pembukuan Deposan $11,589.45 Add: Kesalahan cek No. 433 Penagihan wesel + bunga – jasa Less: Cek NSF Biaya Administrasi Bank Penyesuaian mnrt. Pembukuan Deposan Chapter 8-48 Illustration 8-12 36.00 1,035.00 (425.60) (30.00) $12,204.85
  49. 49. Penggunaan Bank Penggunaan Bank Ayat Jurnal Rekonsiliasi Bank (dicatat oleh deposan). Penagihan wesel tagih: Asumsikan bunga $50 belum diakui dan biaya penagihan dibebankan ke beban lain-lain: Apr. 30 Kas 1,035.00 Beban lain-lain 15.00 Wesel tagih Pendapatan Bunga (Mencatat penagihan wesel tagih oleh bank) Chapter 8-49 1,000.00 50.00
  50. 50. Penggunaan Bank Penggunaan Bank Kesalahan Pembukuan: Jurnal penyesuaian utk mencatat pengeluaran kas / Pembayaran ke Andrea Company, pemasok, cek No. 433 adalah: Apr. 30 Kas 36.00 Utang Usaha (Andrea Company) 36.00 (membetulkan kesalahan dlm pencatatan cek No. 433) Chapter 8-50
  51. 51. Penggunaan Bank Penggunaan Bank Cek NSF: Cek NSF menjadi piutang usaha bagi pihak deposan, shg ayat jurnalnya: Apr. 30 Piutang Usaha – J.R. Baron Kas 425.60 425.60 (mencatat cek NSF) Biaya Administrasi Bank: Biaya pencetakan cek (DM) dan biaya jasa bank lainnya (SC) didebit ke beban lain-lain. Jumlah umumnya telah ditentukan, ayatnya adalah: Apr. 30 Chapter 8-51 Beban lain-lain 30.00 Kas 30.00 (mencatat beban atas pencetakan cek perusahaan)
  52. 52. Pelaporan Kas Pelaporan Kas Kas ditangan, kas di bank dan kas kecil sering digabung dan dilaporkan sebagai kas. Kas merupakan aset yg paling likuid. Beberapa perusahaan menggunakan istilah kas dan setara kas dalam melaporkan kas Illustration 8-14 Setara Kas (Cash Equivalent) Merupakan investasi yg sangat likuid yg dpt diubah menjadi sejumlah uang tunai. Setara kas umumnya memiliki jatuh tempo tiga bulan atau kurang sejak dibeli. Ex : dana pasar uang, sertifikat penyimpanan pasar uang, sertifikat Chapter deposito bank, tagihan dan wesel U.S. Treasury 8-52

×