Tod i kuliah 7 prosedur keberangkat

843 views

Published on

TOD I Kuliah 7 prosedur Keberangkat.ppt

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
843
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
24
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • Program D1, Taman Puring Sekolah Tinggi Pariwisata SAHID Dosen: M. Ambar Kasturi, SH, MM Tata Operasi Darat Kuliah ke 9
  • Program D1, Taman Puring Sekolah Tinggi Pariwisata SAHID Dosen: M. Ambar Kasturi, SH, MM Tata Operasi Darat Kuliah ke 9
  • Program D1, Taman Puring Sekolah Tinggi Pariwisata SAHID Dosen: M. Ambar Kasturi, SH, MM Tata Operasi Darat Kuliah ke 9
  • Program D1, Taman Puring Sekolah Tinggi Pariwisata SAHID Dosen: M. Ambar Kasturi, SH, MM Tata Operasi Darat Kuliah ke 9
  • Program D1, Taman Puring Sekolah Tinggi Pariwisata SAHID Dosen: M. Ambar Kasturi, SH, MM Tata Operasi Darat Kuliah ke 9
  • Program D1, Taman Puring Sekolah Tinggi Pariwisata SAHID Dosen: M. Ambar Kasturi, SH, MM Tata Operasi Darat Kuliah ke 9
  • Program D1, Taman Puring Sekolah Tinggi Pariwisata SAHID Dosen: M. Ambar Kasturi, SH, MM Tata Operasi Darat Kuliah ke 9
  • Program D1, Taman Puring Sekolah Tinggi Pariwisata SAHID Dosen: M. Ambar Kasturi, SH, MM Tata Operasi Darat Kuliah ke 9
  • Program D1, Taman Puring Sekolah Tinggi Pariwisata SAHID Dosen: M. Ambar Kasturi, SH, MM Tata Operasi Darat Kuliah ke 9
  • Program D1, Taman Puring Sekolah Tinggi Pariwisata SAHID Dosen: M. Ambar Kasturi, SH, MM Tata Operasi Darat Kuliah ke 9
  • Program D1, Taman Puring Sekolah Tinggi Pariwisata SAHID Dosen: M. Ambar Kasturi, SH, MM Tata Operasi Darat Kuliah ke 9
  • Program D1, Taman Puring Sekolah Tinggi Pariwisata SAHID Dosen: M. Ambar Kasturi, SH, MM Tata Operasi Darat Kuliah ke 9
  • Program D1, Taman Puring Sekolah Tinggi Pariwisata SAHID Dosen: M. Ambar Kasturi, SH, MM Tata Operasi Darat Kuliah ke 9
  • Program D1, Taman Puring Sekolah Tinggi Pariwisata SAHID Dosen: M. Ambar Kasturi, SH, MM Tata Operasi Darat Kuliah ke 9
  • Program D1, Taman Puring Sekolah Tinggi Pariwisata SAHID Dosen: M. Ambar Kasturi, SH, MM Tata Operasi Darat Kuliah ke 9
  • Program D1, Taman Puring Sekolah Tinggi Pariwisata SAHID Dosen: M. Ambar Kasturi, SH, MM Tata Operasi Darat Kuliah ke 9
  • Tod i kuliah 7 prosedur keberangkat

    1. 1. ProsedurKeberangkatan Penumpang Di Susun Oleh Rizky Idrus SetiadiUsaha Perjalanan Wisata 1
    2. 2. Prosedur Keberangkatan Penumpang Sebelum penumpang berangkat untuk naikpesawat terbang, ia harus membuat reservationterlebih dahulu di travel biro atau di airline. Penumpang kemudian membayar harga tarifnya dan diberi ticket.Apabila penumpang hanya memperolehelectronic ticketing , maka ia diberi kodebooking, contoh: Q12AK45 2
    3. 3. Metal Detector Pada waktu penumpang masuk ke gedung terminal, bagasi diperiksa dulu oleh metal detector, untuk dilihat apakah penumpang membawa senjata api atau senjata tajam. Kedua benda ini dilarang dibawa, untuk mencegah hijacking. Zat cair juga dilarang dibawa masuk ke dalam pesawat terbang. 3
    4. 4. Prosedur check-in Petugas check-in mengucapkan “Selamat Pagi” atau “Good Morning”. Penumpang menyerahkan ticket atau bukti reservation. Nama dicocokkan dengan PNL (passenger name list) di komputer. Apabila reservationnya OK, maka nama tersebut cocok dengan PNL. Apabila penumpang namanya tidak ada, berarti ia masih di waiting list. 4
    5. 5. Passport dan visa. Penumpang internasional harus membawa passport dan harus lapor di imigrasi. Passport adalah bukti kebangsaan (nationality). Buku paspor diperoleh dari kantor imigrasi. Visa juga diperiksa oleh petugas check-in. Visa ini sebelumya diminta dari kedutaan besar negara asing. 5
    6. 6. Vaccination Certificate. Penumpang internasional juga harus punya “Vaccination Certificate ”, yaitu buku berwarna kuning, yang berisi catatan vaksinasi penyakit TCD atau penyakit lainnya. Buku ini dapat diperoleh dari kantor kesehatan. 6
    7. 7. Bagasi Bagasi milik penumpang ada dua macam, yaitu checked baggage & unchecked baggage. Checked baggage adalah bagasi yang berupa kopor dan dititipkan kepada airline, agar penumpang nyaman dalam perjalanan, dan tidak membawa barang yang berat. 7
    8. 8. Unchecked Baggage Unchecked baggage atau cabin baggage adalah bagasi yang dibawa sendiri oleh penumpang. Bagasi kabin ini juga harus ditimbang. Beratnya kira-kira 7 kilogram. Penumpang perlu diberi tahu bahwa cabin baggage harus juga ditimbang dan dikenakan biaya. 8
    9. 9. Excess Baggage Apabila checked baggage + unchecked baggage lebih dari 20 kg, maka ia harus membayar biaya excess baggage. Pada penerbangan domestik biaya excess baggage = 2 % tarif ekonomi x berat kelebihannya. Pada penerbangan internasional, biaya excess baggage adalah 1,5 % tarif klas ekonomi x kelebihan bagasi. Contoh: Bapak Yusuf, nyonya, anak 9 tahun, anak 6 tahun dan bayi 6 bulan bepergian dari Jakarta ke Medan. Mereka membawa bagasi 90 kg dan cabin 15 kg. Berapa excess yang harus dibayar? 9
    10. 10. Label, terdiri dari strap tag danclaim tag. MES Medan 10
    11. 11. Strap tag Strap tag dipasang di koper. Strap tag ini harus kuat benangnya, atau kuat lem-nya, agar tidak lepas bila terkena hujan. Claim tag diserahkan kepada pax, biasanya dijepit bersama ticket. Cabin baggage juga harus dipasang label identifikasi, (baggage identification tag) dengan nama, alamat dan nomor telpon rumah. 11
    12. 12. Boarding Pass Boarding pass adalah tanda masuk ke pesawat, berisi nama, nomor GATE ruang tunggu, dan nomor seat pesawat. Penumpang klas Y diberi boarding pass warna hijau penumpang klas C diberi boarding pass warna biru, sedangkan penumpang klas F boarding passnya warna merah. 12
    13. 13. Airport Tax dan Fiskal Penumpang harus membayar airport tax (Passenger Service Charge). Di Jakarta = Rp 40.000 untuk domestic flight, di luar Jakarta = Rp 30.000 International flight = Rp 100.000 Penumpang internasional harus bayar fiskal Rp 2,500.000 bila penumpang tidak mempunyai NPWP. Fiskal ini adalah pajak perseorangan. Bila penumpang mempunyai NPWP, maka ia tidak usah membayar fiskal. 13
    14. 14. Imigrasi Penumpang internasional sebelum masuk waiting lounge harus lapor di imigrasi dan menyerahkan:  Ticket atau kode booking : (misalnya QDVM3Q atau QKVTXL)  boarding pass  Bukti bayar fiskal.  Embarkation / Disembarkation Card. 14
    15. 15. Waiting lounge Sebelum masuk waiting lounge, badan penumpang diperiksa lagi oleh metal detector. Bagasi juga diperiksa dengan metal detector. Penumpang first class dan executive class boleh duduk di ruang Executive Lounge untuk menikmati hidangan snack, coffee, tea & milk dengan self service. Koran dan majalah juga disediakan di sini. 15
    16. 16. Boarding Akhir dari prosedur adalah boarding, yaitu announcement keberangkatan penumpang. Your attention please. “Garuda Indonesia, passengers for Surabaya, flight number GA-320, please proceed to the aircraft. Thank you.” Penumpang yang naik pesawat di terminal 2 (bandar Soekarno-Hatta) harus lewat lorong kecil bernama aviobridge (garbarata) untuk masuk pesawat. Penumpang yang naik pesawat di bandar udara kota2 lain, harus berjalan kaki ke pesawat udara. Apabila hujan deras, penumpang akan dijemput dari pesawat udara dengan bus oleh airline. 16
    17. 17. Penghitungan Penumpang Pada waktu penumpang naik tangga pesawat, penumpang dihitung jumlahnya dengan menggunakan alat penghitung (counter). Penumpang Executive Class naik melalui pintu depan, dihitung jumlahnya. Penumpang economy class melalui pintu belakang juga dihitung jumlahnya. Kemudian dicocokkan dengan jumlah “boarding pass” dan cocok dengan passenger manifest. 17
    18. 18. Special Passengers Passenger manifest yang berisi nama penumpang dan jumlah penumpang di-informasikan kepada flight attendant (purser = pramugari kepala). Special passenger: jabatan VIP, nama orang sakit, beserta surat pengantar-nya, orang cacat, jumlah bayi juga di-info kepada awak pesawat. Special request berupa makanan khusus: BBML, NSML, VGML, HNML, MOML juga di-informasikan. Bila ada jenazah yang dimuat di cargo compartment juga perlu diketahui oleh air crew. 18
    19. 19. Flight Documents Dokumen penerbangan yang penting dimasukkan ke dalam tas penerbangan (board bag = boord tas). Tas ini adalah yang terakhir dimuat ke dalam pesawat udara, setelah penumpang terakhir. Dokumen yang penting adalah: 1. Passenger manifest. 2. cargo manifest. 3. loadsheet. 4. Instruction for loading. 5. seating chart . Loadsheet ditanda-tangani oleh captain in command. Asli dipegang captain, dan copy diambil karyawan ground handling. 19

    ×