Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

metodologi penelitian

559 views

Published on

deskripsi metodologi penelian secara umum

Published in: Education
  • Be the first to comment

metodologi penelitian

  1. 1. METODOLOGI PENELITIAN PART 2 >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  2. 2. Metodologi : Metode -> cara yg tepat utk melakukan sesuatu Logos -> ilmu atau pengetahuan cara melakukan sesuatu dgn menggunakan pikiran secara seksama utk mencapai suatu tujuan. Metodologi suatu kegiatan utk mencari, mencatat, merumuskan & menganalisis sampai menyusun laporannya, terhadap suatu permasalahan suatu kegiatan utk mencari, mencatat, merumuskan & menganalisis sampai menyusun laporannya, terhadap suatu permasalahan >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  3. 3. Adapun tujuan Penelitian adalah penemuan, pembuktian dan pengembangan ilmu pengetahuan. 1.Penemuan. Data yang diperoleh dari penelitian merupakan data-data 1.Penemuan. Data yang diperoleh dari penelitian merupakan data-data yang baru yang belum pernah diketahui. yang baru yang belum pernah diketahui. 2. Pembuktian. Data yang diperoleh dari penelitian digunakan untuk membuktikan adanya keraguan terhadap informasi atau pengetahuan tertentu. 2. Pembuktian. Data yang diperoleh dari penelitian digunakan untuk membuktikan adanya keraguan terhadap informasi atau pengetahuan tertentu. 3. Pengembangan. Data yang diperoleh dari penelitian digunakan untuk memperdalam dan memperluas pengetahuan yang telah ada. 3. Pengembangan. Data yang diperoleh dari penelitian digunakan untuk memperdalam dan memperluas pengetahuan yang telah ada. >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  4. 4. 1.Memahami masalah. Data yang diperoleh dari penelitian digunakan untuk memperjelas suatu masalah atau informasi yang tidak diketahui dan selanjutnya diketahui. 2. Memecahkan masalah. Data yang diperoleh dari penelitian digunakan untuk meminimalkan atau menghilangkan masalah. 3. Mengantisipasi masalah. Data yang diperoleh dari penelitian digunakan untuk mengupayakan agar masalah tersebut tidak terjadi. Kegunaan penelitian >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  5. 5. Suatu cabang ilmu pengetahuan yg membicarakan /mempersoalkan mengenai cara-cara melaksanakan penelitian ,yaitu: KKeeggiiaattaann-- kkeeggiiaattaann mmeennccaarrii mmeennccaattaatt berdasarkan berdasarkan fakta2 fakta2 atau atau gejala2 gejala2 secara secara ilmiah. ilmiah. mmeerruummuusskkaann menganalisis menganalisis sampai sampai menyusun menyusun laporannya laporannya >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  6. 6. Ilmu yg mempelajari cara2 melakukan pengamatan degan pemikiran yg tepat secara terpadu melalui tahapan2 yang disusun secara ilmiah untuk mencari menyusun serta menganalisis & menyimpulkan data2 sehingga dapat digunakan untuk menemukan, mengembangkan & menguji kebenaran suatu pengetahuan berdasarkan bimbingan Tuhan. >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  7. 7. DASAR-DASAR PENGETAHUAN • Penalaran – Kegiatan berpikir menurut pola/logika tertentu dgn tujuan untuk menghasilkan pengetahuan – Aliran yang menggunakan penalaran sebagai sumber kebenaran disebut rasionalisme & yg menganggap fakta dapat tertangkap melalui pengalaman sebagai kebenaran disebut aliran empirisme. • Logika (Cara Penarikan Kesimpulan) – Pengkajian untuk berpikir secara sahih (valid) – Logika induktif dan deduktif >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  8. 8. SUMBER PENGETAHUAN Sumber pengetahuan dalam dunia ini berawal dari sikap manusia yang meragukan setiap gejala yg ada di alam semesta ini. Manusia tidak mau menerima saja hal-hal yang ada termasuk nasib dirinya sendiri. Rene Descartes pernah berkata “DE OMNIBUS DUBITANDUM” yang berarti, bahwa “segala sesuatu harus diragukan”. Persoalan mengenai kriteria utk menetapkan kebenaran itu sulit dipercaya. Dari berbagai aliran, mk muncul berbagai kriteria kebenaran. >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  9. 9. Berbagai Cara Mencari Kebenaran • Secara kebetulan, (penemuan terjadi scr kebetulan saja) • Trial And Error, (bersifat untung-untungan) • Melalui Otoritas, (kebenaran bisa didapat melalui otoritas seseorang yang memegang kekuasaan) • Berpikir Kritis/Berdasarkan Pengalaman, (berpikir secara deduktif dan induktif). Secara deduktif artinya berpikir dari yang umum ke khusus; sedang induktif dari yang khusus ke yang umum. Metode deduktif sudah dipakai selama ratusan tahun semenjak jamannya Aristoteles. • Melalui Penyelidikan Ilmiah, (kebenaran baru bisa didapat dengan menggunakan penyelidikan ilmiah, berpikir kritis dan induktif). >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  10. 10. MAN IS CURIOUS PEOPLE HASRAT INGIN TAHU (CARI KEBENARAN) NON ILMIAH ILMIAH = KEBETULAN = AKAL SEHAT (COMMON SENSE) = WAHYU = INTUISI = TRIAL AND ERROR = SPEKULASI = KEWIBAWAAN/OTORITAS LOGIKA PENALARAN PENGEMB. TEORI Rancangan Penelitian: Problems dan Landasan Teori Metodologi Penelitian Rancangan HASIL PENELTIAN >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  11. 11. KRITERIA KEBENARAN • Salah satu kriteria kebenaran adalah adanya konsistensi dengan pernyataan terdahulu yang dianggap benar • Beberapa kriteria kebenaran – Teori Koherensi (Konsisten), suatu pernyataan dianggap benar bila pernyataan itu bersifat koheren dan konsisten – Teori Korespondensi (Pernyataan sesuai kenyataan), suatu pernyataan dianggap benar apabila materi pengetahuan yang dikandung berkorespondensi dengan objek yang dituju oleh pernyataan tersebut (Bertrand Russel) – Teori Pragmatis (Kegunaan di lapangan), kebenaran suatu pernyataan diukur dengan kriteria apakah pernyataan tersebut bersifat fungsional dalam kehidupan praktis (Charles S Pierce), suatu teori tidak akan abadi, dalam jangka waktu tertentu itu dapat diubah dengan mengadakan revisi >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  12. 12. BEBERAPA PENGERTIAN DASAR (lanjutan) • Teori, – serangkaian asumsi, konsep, konstruk, definisi dan proposisi untuk menerangkan suatu fenomena secara sistematis dengan cara merumuskan hubungan antar konsep (Kerlinger, FN) – Teori mempunyai beberapa karakteristik sebagai berikut : harus konsisten dengan teori-teori sebelumnya, harus cocok dengan fakta-fakta empiris. – Ada empat cara teori dibangun menurut Melvin Marx : • Model Based Theory, berdasarkan teori pertama teori berkembang adanya jaringan konseptual yang kemudian diuji secara empiris. • Teori Deduktif, suatu teori yang menekankan pada struktur konseptual dan validitas substansialnya. Teori ini juga berfokus pada pembangunan konsep sebelum pengujian empiris. • Teori Induktif, menekankan pada pendekatan empiris untuk mendapatkan generalisasi. • Teori Fungsional, suatu teori dikembangkan melalui interaksi yang berkelanjutan antara proses konseptualisasi dan pengujian empiris yang mengikutinya >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  13. 13. BEBERAPA PENGERTIAN DASAR (lanjutan) • Logika Ilmiah, gabungan antara logika deduktif dan induktif dimana rasionalisme dan empirisme bersama-sama dalam suatu system dengan mekanisme korektif. • Hipotesis, jawaban sementara terhadap permasalahan yang sedang diteliti. Hipotesis merupakan saran penelitian ilmiah karena hipotesis adalah instrumen kerja dari suatu teori dan bersifat spesifik yang siap diuji secara empiris. Dalam merumuskan hipotesis pernyataannya harus merupakan pencerminan adanya hubungan antara dua variabel atau lebih. • Variabel ialah konstruk-konstruk atau sifat-sifat yang sedang dipelajari Ada lima tipe variable yang dikenal dalam penelitian, yaitu: variable bebas (independent), variable tergantung (dependent), variable perantara (moderate), variable pengganggu (intervening) dan variable kontrol (control) • Definisi Operasional, spesifikasi kegiatan peneliti dalam mengukur atau memanipulasi suatu variabel >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  14. 14. KERANGKA ILMIAH • Perumusan masalah : pertanyaan tentang obyek empiris yang jelas batas-batasnya serta dapat diidentifikasikan faktor-2 yang terkait didalamnya. • Penyusunan kerangka dalam pengajuan hipotesis : – Menjelaskan hubungan antara faktor yang terkait – Disusun secara rasional – Didasarkan pada premis-premis ilmiah – Memperhatikan faktor-faktor empiris yang cocok • Pengujian hipotesis : – mencari fakta-fakta yang mendukung hipotesis • Penarikan kesimpulan >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  15. 15. SARANA BERPIKIR ILMIAH • Bahasa, ialah bahasa ilmiah yg merupakan sarana komunikasi ilmiah yang ditujukan untuk menyampaikan informasi berupa pengetahuan, syarat-syarat : – bebas dari unsur emotif – reproduktif – obyektif – eksplisit • Matematika, pengetahuan sbg sarana berpikir deduktif sifat : – jelas, spesifik dan informatif – tidak menimbulkan konotasi emosional – Kuantitatif • Statistika, pengetahuan sebagai sarana berpikir induktif sifat : – dapat digunakan untuk menguji tingkat ketelitian – untuk menentukan hubungan kausalitas antar factor terkait >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  16. 16. Ilmiah & Non-Ilmiah : Ilmiah: Dilakukan cara-cara dengan tata urutan tertentu sehingga tercapai ilmu pengetahuan yg benar atau logis. •Skeptik : upaya utk selalu menanyakan bukti2 atau fakta2 terhadap setiap pernyataan. •Analitik : kegiatan utk selalu menimbang-nimbang setiap permasalahan yg dihadapi, mana yg relevan, mana yg menjadi masalah utama, dsb. •Kritik : berupaya utk mengembangkan kemampuan menimbangnya selalu obyektif. >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  17. 17. Non-Ilmiah : 1.Akal sehat (Common sense) : serangkaian konsep/bagan konsep utk penggunaan secara praktis dlm memecahkan suatu masalah. 2.Prasangka : pencapaian pengetahuan yg diwarnai kepentingan orang yg melakukannya -> pembuatan generalisasi yg terlalu luas. 3.Otoritas ilmiah : orang2 yg biasanya berpendidikan tinggi & dianggap mempunyai keahlian. 4.Otoritas wibawa : orang2 yg dipilih atau dianggap sebagai pemimpin masyarakat. 5.Penemuan kebetulan & coba-coba : didasarkan atas tindakan yg bersifat untunguntungan. 6.Pendekatan intuitif (dorongan hati) : didapat melalui proses yg cepat tanpa disadari atau terpikir lebih dulu >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  18. 18. >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>

×