Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Jejak-Jejak Sejarah Di
Indonesia
NAMA : Muhammad Rifki Nisardi
Kelas : X.6
SMAN 17 MAKASSAR
Jejak-Jejak Sejarah
IndonesiaPengertian Folkklore
Kata folklor merupakan pengindonesiaan dari bahasa
Inggris. Kata tersebu...
Ciri-ciri folklore
Bentuk Folklore
A. Folklore lisan : folklore yang bentuknyamurni
lisandan sering juga disebut sebagai verbal
folklore. Con...
2. Mitologi
Mitologi adalah ilmu tentang kesusatraan
yang mengandung konsep tentang dongeng suci,
kehidupan para dewa dan ...
3. Legenda
Legenda Adalah sebuah cerita rakyat
pada masa lampau yang masih memiliki
hubungan dengan peristiwa-peristwa
sej...
Pengelompokan legenda
jan Harold Brunvard menggolongkan legenda menjadi 4 kelompok, yaitu:
(1) Legenda keagamaan (religiou...
4. Upacara
Upacara merupakan rangkaian tindakan atau
perbuatan yang terikat pada aturan-aturan
tertentu (adat istiadat, ag...
Jenis-jenis Upacara
· Upacara kematian/ Penguburan
Muncul ketika adanya kepercayaan bahwa roh orang yang meninggal
akan pe...
5. Lagu-lagu daerah
Lagu adalah syair-syair yang ditembangkan dengan
irama yang menarik. Lagu daerah adalah lagu yang
meng...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Jejak jejak sejarah di indonesia - copy

3,610 views

Published on

  • Be the first to comment

Jejak jejak sejarah di indonesia - copy

  1. 1. Jejak-Jejak Sejarah Di Indonesia NAMA : Muhammad Rifki Nisardi Kelas : X.6 SMAN 17 MAKASSAR
  2. 2. Jejak-Jejak Sejarah IndonesiaPengertian Folkklore Kata folklor merupakan pengindonesiaan dari bahasa Inggris. Kata tersebut merupakan kata majemuk yang berasal dari dua kata dasar yaitufolk dan lore. Menurut Alan Dundes kata folk berarti sekelompok orang yang memiliki ciri-ciri pengenal fisik, sosial, dan kebudayaan sehingga dapat dibedakan dari kelompok-kelompok sosial lainnya. Kata lore merupakan tradisi dari folk, yaitu sebagian kebudayaan yang diwariskan secara lisan atau melalui suatu contoh yang disertai dengan gerak isyarat atau alat pembantu pengingat (mnemonic device). Dengan demikian, pengertian folklor adalah bagian dari kebudayaan yang disebarkan dan diwariskan secara tradisional, baik dalam bentuk lisan maupun contoh yang disertai dengan gerak isyarat atau alat pembantu pengingat.
  3. 3. Ciri-ciri folklore
  4. 4. Bentuk Folklore A. Folklore lisan : folklore yang bentuknyamurni lisandan sering juga disebut sebagai verbal folklore. Contoh bahasa rakyat, logat, julukan, dll B. Folklore sebagian lisan : campuran antara unsur lisan dan buka lisan. Contoh kepercayaan, permainan, teater dll C. Folklore bukan lisan folklore yang bentuknya bukan lisan.
  5. 5. 2. Mitologi Mitologi adalah ilmu tentang kesusatraan yang mengandung konsep tentang dongeng suci, kehidupan para dewa dan mahluk halus dalam suatu kebudayaan. Atau suatu cerita tentang kehidupan suatu bangsa pada masa lalu yang memiliki hubungan erat dengan para dewa dan para pahlawannya. Mitologi juga berarti cerita tentang asal mula alam semesta, manusia dan bangsa yang diungkapkan dengan cara-cara gaib dan mengandung arti yang sangat dalam. Contoh cerita To Manurung’E Ri Matajang cerita dari daerah Kabupaten Bone
  6. 6. 3. Legenda Legenda Adalah sebuah cerita rakyat pada masa lampau yang masih memiliki hubungan dengan peristiwa-peristwa sejarah atau dongeng., seperti terbentuknya suatu negeri, danau, gunung dan sebagainya.
  7. 7. Pengelompokan legenda jan Harold Brunvard menggolongkan legenda menjadi 4 kelompok, yaitu: (1) Legenda keagamaan (religious legend) Termasuk dalam legenda ini adalah legenda orang-orang suci atau saleh (hagiografi). Hagiografi meskipun sudah tertulis tetapi masih merupakan folklor sebab versi asalnya masih tetap hidup diantara rakyat sebagai tradisi lisan. Contoh: Legenda Wali Songo. (2) Legenda Alam Gaib Legenda ini berbentuk kisah yang dianggap benar-benar terjadi dan pernah dialami seseorang, berfungsi untuk meneguhkan kebenaran”takhyul” atau kepercayaan rakyat. Contoh: kepercayaan terhadap adanya hantu, gendoruwo, sundelbolong, dan tempat-tempat gaib. (3) Legenda Setempat Legenda yang berhubungan dengan suatu tempat, nama tempat, dan bentuk topografi, yaitu bentuk permukaan suatu daerah. Contoh: terbentuknya Danau Toba. (4) Legenda Perseorangan Cerita mengenai tokoh-tokoh tertentu yang dianggap oleh yang empunya cerita benar-benar pernah terjadi.
  8. 8. 4. Upacara Upacara merupakan rangkaian tindakan atau perbuatan yang terikat pada aturan-aturan tertentu (adat istiadat, agama, dan kepercayaan).
  9. 9. Jenis-jenis Upacara · Upacara kematian/ Penguburan Muncul ketika adanya kepercayaan bahwa roh orang yang meninggal akan pergi ke suatu tempat yang tidak jauh dari lingkungan dimana ia pernah tinggal. Contoh: tradisi penguburan di suku Toraja. · Upacara Perkawinan Pada suku Minangkabau, menganut garis keturunan matrilineal, sehingga upacara perkawinan dilangsungkan di rumah keluarga istri. Berbeda dengan suku Batak dan Bali yang menganut garis keturunan patrilineal dimana upacara perkawinan dilangsungkan di rumah keluarga laki-laki. Upacara Pengukuhan kepala suku Seorang kepala suku memiliki kedudukan yang tinggi dalam suatu suku, jadi kepala suku dituntut untuk memiliki kekuatan dan kecerdasan lebih dari rakyat biasa, oleh karena diadakan upacara khusus untuk mengkukuhkan kepala suku. Upacara Sebelum perang
  10. 10. 5. Lagu-lagu daerah Lagu adalah syair-syair yang ditembangkan dengan irama yang menarik. Lagu daerah adalah lagu yang menggunakan bahasa daerah. Ciri-cirinya: 1. Terdiri atas kata-kata dan lagu yang keduanya tidak dapat dipisahkan. 2. Sifatnya mudah berubah-ubah (dapat diolah menjadi nyanyian pop) 3. Beredar secara lisan diantara kolektif tertentu dan memiliki banyak varian, berbentuk tradisional. 4. Bentuknya sangat beraneka ragam, yakni dari yang paling sederhana sampai yang cukup rumit.

×