BAB I                                    PENDAHULUANA. Latar Belakang          Masa subur wanita diawali dengan masa menar...
Hasil dari penulisan ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada semua       pihak,khususnya siswa untuk menambah penge...
BAB II                                        PEMBAHASANA. Manarche       Tanda pertama pubertas pada anak perempuan adala...
haid. Siklus menstruasi adalah waktu yang dimulai dari hari pertama muncul haid hingga haripertama haid berikutnya. Siklus...
menebal (endometrium). Endometrium yang luruh tersebut merupakan proses menstruasi(keluarnya darah dari vagina). Fase mens...
1) Siklus Menstruasi Normal        Sikuls menstruasi normal dapat dibagi menjadi 2 segmen yaitu, siklus ovarium(indung tel...
untuk menghasilkan hormone progesteron yang berfungsi untuk mempertebal dinding   endometrium yang kaya akan pembuluh dara...
menstruasi yang baru. Kejadian seperti ini akan terjadi berulang-ulang, lalu berhenti untuksementara waktu pada saat terja...
pinggirnya terdapat hilus, tempat keluar masuknya pembuluh-pembuluh darah danserabut-serabut saraf. Ovarium dihubungkan ol...
rongga folikel. Tumpukan sel dengan ovum di dalamnya itu disebut kumulus oophorus.Antara ovum dan sel-sel sekitarnya terda...
Pada manusia, ovulasi biasanya terjadi hanya dari satu ovarium, walapun kadang-   kdang lebih dari satu folikel dapat peca...
Dalam fase ini endometrium tumbuh menjadi setebal ± 3,5 mm. Fase iniberlangsung dari hari ke-5 sampai hari ke-14 dari sikl...
Inti epitel kelenjar membentuk pseudostratifikasi. Stroma bertumbuh aktif dan   padat.d. Fase prahaid atau fase sekresi   ...
Endometrium dalam fase ini tebalnya 5-6 mm. Dalam fase ini terdapat             peningkatam dari fase sekresi dini, dengan...
progesteron dan estrogen menurun. Penurunan kadar hormon ini mempengaruhi keadaan  endometrium ke arah regresi, dan pada s...
o Hari ke-16: Vakuola basal subnukleus terlihat banyak kelenjar. Hari ini ialah hari   terakhir pseudostratifikasi barisan...
o Hari ke-20: vakuola subnukleus hanya satu-satu terlihat. Sekresi intraluminal yang   asidofil tampak jelas. Hingga waktu...
o Hari ke-28 : Mulai terlihat daerah dengan nekrosis (focal nekrosis) dan daerah-             daerah kecil dengan perdarah...
Sesaat sebelum terjadinya fertilisasi, sperma melepaskan enzim pencerna yang bernamahialuronidase yang bertujuan untuk mel...
Selanjutnya, zigot hasil pembuahan tersebut akan mengalami pembelahan secara mitosis.Sel akan langsung mengalami pembelaha...
Apabila perjalanan yang dilakukan zigot normal, dalam waktu 6 hari zigot sudahtertanam di dalam dinding rahim. Tetapi pada...
D. Gestasi (Kehamilan)       Telah dijelaskan sebelumnya bahwa setelah terbentuknya zigot, maka zigot akanmembelah terus u...
dalamnya disebut embrio (minggu-minggu awal) dan kemudian janin (sampai kelahiran).Seorang wanita yang hamil untuk pertama...
plasenta, amnion, dan tali pusar. Ketiga bagian ini berfungsi untuk menunjang kehidupan janin,                            ...
wanita yang hamil sedikit. Hormon estrogen ini akan membantu kontraksi uterus. Selain itu,dihasilkan pula hormon oksitosin...
2. Masa Kehamilan   a) Minggu Ke-1        Calon Ibu              Idealnya calon ibu berada dalam kondisi       sehat optim...
Jenis kelamin bayi pada masa ini ditentukan oleh 46 kromosom yang     menyusun karakteristik genetik-nya. Sel sperma dan s...
bahkan dengan bantuan mikroskop tetap sulit dilihat, sel-sel ini telah mengatur     dirinya sendiri dengan benar. Sebagian...
3. Ektoderm: lapisan terluar yang akan membentuk kulit, rambut, lensa mata,        email gigi dan sistem saraf            ...
Janin Bayi            Pada saat ini janin dalam rahim sang ibu telah memiliki bentuk yang lebih     jelas. Janin telah mem...
Walaupun jantung bayi pada awalnya hanya berupa tabung kecil, namun     pada tahap ini bakal jantung telah berdenyut dan t...
Walauoun rahim mulai membesar, perubahan ini biasanya belum terlihat     dari luar. Yang lebih dahulu mendeteksi perubahan...
Janin Bayi             Punggung bayi saat ini akan sedikit menegak dan tulang ekornya akan     sedikit memendek. Proporsi ...
tertentu dan mulai tumbuh alis dan bulu mata. Kini ia dapat memutar kepalanya     dan membuka mulut. Rambutnya mulai tumbu...
pada saat ini merupakan masa-masa bagi sang janin mulai mempersiapkan diri     menghadapi hari kelahirannya.o) 28-32 Mingg...
E. Laktasi                                            Ketika bayi menghisap payudara, hormon yang                         ...
Apabila payudara dirangsang, level prolaktin dalam darah meningkat, memuncakdalam periode 45 menit, dan kemudian kembali k...
Pada tahap ini, apabila ASI banyak dikeluarkan, payudara akan memproduksi ASIdengan banyak pula. Penelitian berkesimpulan ...
cukup lama setiap kalinya dan tidak terlalu sebentar, sehingga bayi menerima asupan   foremilk dan hindmilk secara seimban...
F. Nifas       Menurut Varney, H, Nifas adalah Masa antara kelahiran plasenta & membran yangmenandai berakhirnya periode i...
c)     Lokia Serosa                    Keluarnya cairan berwarna kekuningan karena jaringan serosa atau sisa-sisa         ...
b) Faktor psikis     Keadaan wanita yang tidak menikah dan bekerja mempengaruhi perkembangan     psikisnya, mereka akan me...
a) Masa sebelum menstruasiMasa sebelum haid yang berlangsung sejak bayi hingga masa prapubertas (sekitar usia 8-12 tahun) ...
2) Masa perimenopause         Periode dengan keluhan memuncak, rentangan 1-2 tahun sebelum dan 1-2 tahun         sesudah m...
2) Saluran telur             Lipatan saluran menjadi lebih pendek, menipis dan mengerut serta rambut   getar (fimbria) men...
b) Perubahan fisik          Akibat perubahan organ reproduksi maupun hormon tubuh pada saat   menopause mempengaruhi berba...
Selain perubahan emosi, perubahan psikis akan terjadi juga. Gejala psikis   yang muncul antara lain mudah lupa, kurang dap...
BAB III                                         PENUTUPA. Kesimpulan          Menarche didefinisikan sebagai pertama kali ...
terakhir diikuti dengan 12 bulan periode amenorea (tidak mendapatkan siklus haid).  Menopause adalah bagian dari periode t...
DAFTAR PUSTAKABlogger Bersama .Tugas Biologi 2.http://jelfiarz.blogspot.com/.(Diposkan Minggu, 20 Mei 2012)Dewanti.Proses ...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Kehidupan reproduksi wanita mulai dari masa menstruasi sampai menupouse

69,577 views

Published on

1 Comment
6 Likes
Statistics
Notes
  • sip sip sip!..

    by: www.bakulvoucher.com
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
69,577
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
17
Actions
Shares
0
Downloads
267
Comments
1
Likes
6
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kehidupan reproduksi wanita mulai dari masa menstruasi sampai menupouse

  1. 1. BAB I PENDAHULUANA. Latar Belakang Masa subur wanita diawali dengan masa menarche atau menstruasi. Dimana seorang wanita dikatakan baliq atau dewasa apabila telah mengalami masa pubertas dengan beberapa tanda yang dapat dilihat dan dirasakan seperti nyeri disekitar supra pubic area. Selain itu adapun tanda yang dapat dilihat seperti keluarnya cairan berwarna merah (darah merah) dari sistem reproduksi wanita. Setelah wanita mengalami menstruasi dan telah terjadi pertemuan antara sel sperma pria dan sel telur (ovum) wanita itu dapat menyebabkan kehamilan, kehamilan dapat diketahui dengan adanya beberapa tanda kehamilan seperti mual, pusing, dan sering buang air kecil. Setelah mengalami masa kehamilan maka wanita akan mengalami masa nifas (kelahiran) dan wanita akan mengalami masa laktasi atau menyusui. Begitulah sampai wanita menemui masa lansia atau lanjut usia, dan pada saat itulah wanita mengalami menopause.B. Rumusan masalah 1. Jelaskan pengertian tentang menarche, menstruasi, fertilisasi, kehamian, laktasi, nifas, dan menopause 2. Jelaskan Proses Terjadinya Menarche,menstruasi, fertilisasi, kehamilan, laktasi, nifas, dan menapouse? 3. Jelaskan Ciri-ciri umum ataupun Tanda-tanda dari Menarche, kehamilan, nifas, laktasi, dan menapouse?C. Tujuan penulisan 1. Tujuan umum Diharapkan dari penulis mengetahui tentang menarche, menstruasi, fertilisasi, kehamian, laktasi, nifas, dan menopause 2. Tujuan khusus 1
  2. 2. Hasil dari penulisan ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada semua pihak,khususnya siswa untuk menambah pengetahuan dan wawasan dalam proses belajar mengajar. Manfaat lain dari penulisan makalah ini adalah dengan adanya penulisan makalah ini diharapkan dapat dijadikan acuan didalam menghadapi ujian.D. Manfaat penulisan 1. Agar mahasiswa mengetahui tentang Pengertian tentang menarche, menstruasi, fertilisasi, kehamian, laktasi, nifas, dan menopause 2. Agar mahasiswa mengetahui tentang Proses terjadinya menarche, menstruasi, fertilisasi, kehamian, laktasi, nifas, dan menopause 3. Agar mahasiswa mengetahui ciri-ciri umum ataupun tanda-tanda dari proses menarche, menstruasi, fertilisasi, kehamian, laktasi, nifas, dan menopause 2
  3. 3. BAB II PEMBAHASANA. Manarche Tanda pertama pubertas pada anak perempuan adalah pembesaran payudara ( thelarche ),yang umumnya terjadi pada usia rata-rata 10 tahun. Hal ini diawali dengan pembentukan kuncuppayudara atau benjolan kecil atau nodul dibawah salah satu atau kedua putting payudara.Benjolan ini dapat terasa nyeri dengan berbagai ukuran pada awalnya. Hal ini biasanyamerupakan awal dari laju pertumbuhan. Sekitar 6 bulan berikutnya, rambut kemaluan mulaitumbuh ( adrenarche ), mesekipun pada beberapa anak, tumbuhnya rambut kemaluan justrumenjadi tanda awal pubertasnya. Kemudian bulu-bulu pada ketiak pun mulai tumbuh. Beberapatahun berikutnya, ukuran payudara akan semakin membesar dan akan terjadi pertumbuhanprogresif daripada rambut kemaluan dan genitalia luar, dilanjutkan dengan munculnya haidpertama atau yang dikenal sebagai menarche. Menarche didefinisikan sebagai pertama kali menstruasi, yaitu keluarnya cairan darahdarialat kelamin wanita berupa luruhnya lapisan dinding dalam rahim yang banyak mengandungpembuluh darah. Periode awal biasanya terjadi beberapa tahun setelah pertumbuhan rambutkemaluan, pembesaran payudara, dan pertumbuhan yang cepat yang dikenal sebagai “growthspurt” atau laju pertumbuhan. Menarche umumnya terjadi pada usia antar 11 hingga 14 tahun.Normal terjadi lebih dini di usia 9 tahun atau lama di usia 15 tahun. Jika anak kita tidakmendapatkan periode menstruasinya di usianya 15 tahun, sebaiknya orang tua segera membawaanak ke dokter untuk konsultasi lebih lanjut. Siklus awal menstruasi biasanya ringan dan tidak dapat diprediksi. Selama 2 tahunpertama, siklus menstruasi bervariasi berkisar 21-45 hari, terkadang justru tidak ada periode 3
  4. 4. haid. Siklus menstruasi adalah waktu yang dimulai dari hari pertama muncul haid hingga haripertama haid berikutnya. Siklus menstruasi yang normal adah berkisar antara 21-35 hari, tetapikebanyakan anak perempuan mengalami siklus menstruasi berkisar antara 25-30 hari. Seoranganak yang kurus atau berat badan kurang karena diet, terlalu banyak latihan, memilki banyakatekanan dalam hidupnya, atau justru kelebihan berat badan atau obesitas, akan sulit untukmemprediksi siklus haidnya.Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Usia Menarche Beberapa hasil penelitian terdahulu menunjukkan adanya penurunan usia menarche yangdiduga berhubungan dengan faktor endogen yaitu genetik dan faktor eksogen, yaitu status sosialekonomi keluarga, status gizi, keadaan keluarga, tempat tinggal, kegiatan fisik dan keterpaparanterhadap media massa orang dewasa . Sebagian menerangkan bahwa lingkungan rumah tangga;lingkungan pendidikan formal dan lingkungan per kelompok berpengaruh terhadap usiamenarcheB. Menstruasi Lama haid biasanya antara 3-5 hari, ada yang 1-2 hari diikuti darah sedkit-sedikitkemudian, dan ada yang sampai 7-8 hari. Pada setiap wanita biasanya lama haid itu tetap. Jumlah darah yang keluar rata-rata 33,2 ± 6 hari. Pada wanita yang lebih tua bisanyadarah yang kelua lebih banyak. Pada wanita dengan anemia defisiensi besi jumah darah haidnyajuga lebih banyak. Jumlah darah yang lebih dari 80 cc dianggap patologik. Darah haid tidakmembeku; ini mungkin disebabkan fibrinolisis. Siklus menstruasi terdiri atas tiga fase, yaitu fase menstruasi, fase proliferasi, dan fasesekretori. Fase menstruasi merupakan fase pada saat terjadi peluruhan dinding uterus yang 4
  5. 5. menebal (endometrium). Endometrium yang luruh tersebut merupakan proses menstruasi(keluarnya darah dari vagina). Fase menstruasi hanya terjadi dalam beberapa hari saja (4–7hari).Menstruasi menyebabkan dinding uterus menjadi tipis seperti semula. Setelah 1–2 minggu,dinding uterus kembali menebal. Proses ini terjadi pada fase proliferasi. Fase terakhir dari siklusmenstruasi adalah fase sekretori. Fase sekretori berlangsung selama dua minggu. Pada fase ini,endometrium semakin menebal, kaya akan pembuluh darah. Apabila tidak terjadi implantasiembrio pada endometrium, maka endometrium akan luruh. Hal ini akan mengawali terjadinyakembali siklus menstruasi. Kompleks Hipotalamus-Hipofisis-Ovarium 5
  6. 6. 1) Siklus Menstruasi Normal Sikuls menstruasi normal dapat dibagi menjadi 2 segmen yaitu, siklus ovarium(indung telur) dan siklus uterus (rahim). Siklus indung telur terbagi lagi menjadi 2 bagian,yaitu siklus folikular dan siklus luteal, sedangkan siklus uterus dibagi menjadi masaproliferasi (pertumbuhan) dan masa sekresi. Perubahan di dalam rahim merupakan respon terhadap perubahan hormonal. Rahimterdiri dari 3 lapisan yaitu perimetrium (lapisan terluar rahim), miometrium (lapisan ototrehim, terletak di bagian tengah), dan endometrium (lapisan terdalam rahim). Endometriumadalah lapisan yangn berperan di dalam siklus menstruasi. 2/3 bagian endometrium disebutdesidua fungsionalis yang terdiri dari kelenjar, dan 1/3 bagian terdalamnya disebut sebagaidesidua basalis. Pada saat terjadi siklus menstruasi, berlangsung pula siklus ovarium. Siklus ini,terdiri atas tiga fase, yaitu fase folikular, fase ovulasi, dan fase luteal.1. Fase Proliferasi/fase Folikuler ditandai dengan menurunnya hormone progesteron sehingga memacu kelenjar hipofisis untuk mensekresikan FSH dan merangsang folikel dalam ovarium, serta dapat membuat hormone estrogen diproduksi kembali. Sel folikel berkembang menjadi folikel de Graaf yang masak dan menghasilkan hormone estrogern yang merangsangnya keluarnya LH dari hipofisis. Estrogen dapat menghambat sekersei FSH tetapi dapat memperbaiki dinding endometrium yang robek.2. Fase Ovulasi/fase Luteal ditandai dengan sekresi LH yang memacu matangnya sel ovum pada hari ke-14 sesudah mentruasi 1. Sel ovum yang matang akan meninggalkan folikel dan folikel aka mengkerut dan berubah menjadi corpus luteum. Corpus luteum berfungsi 6
  7. 7. untuk menghasilkan hormone progesteron yang berfungsi untuk mempertebal dinding endometrium yang kaya akan pembuluh darah. 3. Fase pasca ovulasi/fase Sekresi ditandai dengan Corpus luteum yang mengecil dan menghilang dan berubah menjadi Corpus albicans yang berfungsi untuk menghambat sekresi hormone estrogen dan progesteron sehingga hipofisis aktif mensekresikan FSH dan LH. Dengan terhentinya sekresi progesteron maka penebalan dinding endometrium akan terhenti sehinggamenyebabkan endometrium mengering dan robek. Terjadilah fase pendarahan/menstruasi. Siklus menstruasi dan siklus ovarium sangat dipengaruhi oleh hormon. Hormontersebut berpengaruh terhadap perkembangan folikel, ovulasi, dan penebalan dinding rahim.Terdapat lima jenis hormon yang berperan dalam siklus menstruasi dan siklus ovarium.Kelima hormon tersebut adalah Gonadotropin Releasing Hormone (GnRH), FollicleStimulating Hormone (FSH), Luteinizing Hormone (LH), estrogen, dan progesteron. Pada fase folikular dari siklus ovarium, hipotalamus akan mengeluarkan GnRH yangakan merangsang sekresi hormon FSH dan LH. FSH akan merangsang perkembangan folikelyang akan menyekresikan estrogen. LH sendiri menyebabkan terjadinya ovulasi danpembentukan corpus luteum. Corpus luteum akan menyekresikan hormon estrogen danprogesteron. Kadar estrogen akan meningkat pada hari ke-12 siklus. Hal ini akanmenyebabkan peristiwa ovulasi pada hari ke-14 siklus. Produksi estrogen dan progesteron akan mencapai puncaknya pada hari ke-22 siklus.Apabila tidak terjadi pembuahan, kadar estrogen dan progesteron yang tinggi akanmenghambat produksi FSH dan LH. Turunnya kadar LH akan menyebabkan luruhnya corpusluteum sehingga kadar estrogen dan progesteron pun menurun. Hal ini mengawali siklus 7
  8. 8. menstruasi yang baru. Kejadian seperti ini akan terjadi berulang-ulang, lalu berhenti untuksementara waktu pada saat terjadinya kehamilan, lalu akan terjadi lagi setelah kelahiran. Apabila terdapat pembuahan dalam masa ovulasi, maka korpus luteum tersebut dipertahankan. Pada tiap siklus dikenal 3 masa utama yaitu: Masa menstruasi yang berlangsung selama 2-8 hari. Pada saat itu endometrium (selaput rahim) dilepaskan sehingga timbul perdarahan dan hormon-hormon ovarium berada dalam kadar paling rendah Masa proliferasi dari berhenti darah menstruasi sampai hari ke-14. Setelah menstruasi berakhir, dimulailah fase proliferasi dimana terjadi pertumbuhan dari desidua fungsionalis untuk empersiapkan rahim untuk perlekatan janin. Pada fase ini endometrium tumbuh kembali. Antara hari ke-12 sampai 14 dapat terjadi pelepasan sel telur dari indung telur (disebut ovulasi) Masa sekresi. Masa sekresi adalah masa sesudah terjadinya ovulasi. Hormon progesterone dikeluarkan dan mempengaruhi pertumbuhan endometrium untuk membuat kondisi rahim siap untuk implantasi (perlekatan janin ke rahim)2) Perubahan Histologik Pada Ovarium Dalam Siklus Haid Ovarium mengalami perubahan-perubahan dalam besar, bentuk, dan posisinya sejak bayi dilahirkan hingga masa tua seorang wanita. Di samping itu, terdapat perubahan-perubahan histologik yang disebabkan oleh rangsangan berbagai kelenjar endokrin. Pada masa ovarium. Rata-rata hanya 300-400 ovum yang dilepaskan selama masa pubertas ovarium berukuran 2,5-5 cm panjang, 1,5-3 cm lebar dan 0,6-1,5 tebal. Pada salah satu 8
  9. 9. pinggirnya terdapat hilus, tempat keluar masuknya pembuluh-pembuluh darah danserabut-serabut saraf. Ovarium dihubungkan oleh mesovarium dengan ligamentum latum,dan oleh ligamentum ovarii proprium dengan uterus. Permukaan ovarium ditutupi olehsatu lapis sel kuboid yang disebut epitel germinativum. Di bawahnya terdapat tunikaalbugenia yang kebanyakan terdiri dari serabut-serabut jaringan ikat. Pada garis besarnya ovarium terbagi atas dua bagian, yaitu korteks dan medulla.Korteks terdiri atas stroma yang padat, dimana terdapat folikel-folikel dengan seltelurnya. Folikel dapat dijumpai dalam berbagai tingkat perkembangan, yaitu folikelprimer, sekunder, dan folikel yang masak (folikel de Graaf). Juga ada folikel yang telahmengalami degenerasi yang disebut atresia folikel. Dalam korteks juga dapat dijumpaikorpus rubrum, korpus luteum dan korpus albikans. Makin muda usia wanita makin banyak folikel dijumpai. Pada bayi baru lahirterdapat ±400.000 folikel pada kedua reproduksi. Pada masa pascamenopause sangatjarang dijumpai folikel karena kebanyakan telah mengalami atresia. Dalam medullaovarium terdapat pembuluh-pembuluh darah, serabut-serabut saraf, dan jaringan ikatelastis. Pada masa kanak-kanak, ovarium boleh dikatakan masih beristirahat dan barupada masa pubertas mulai menunaikan faalnya. Perubahan-perubahan yang terdapat padaovarium dalam siklus haid ialah sebagai berikut. Di bawah pengaruh FSH beberapafolikel mulai berkembang; akan tetapi hanya satu yang terus tumbuh sampai menjadimatang. Pada folikel ini mula-mula sel-sel di sekitar ovum berlipat ganda dan kemudiandi antara sel-sel itu timbul suatu rongga yang berisi cairan disebut liquor folikuli. Ovumsendiri terdesak ke pinggir dan terdapat di tengah tumpuka sel yang menonjol ke dalam 9
  10. 10. rongga folikel. Tumpukan sel dengan ovum di dalamnya itu disebut kumulus oophorus.Antara ovum dan sel-sel sekitarnya terdapat zona pellusida. Sel-sel lainnya yangmembatasi ruangan folikel disebut membrana granulosa. Dengan tumbuhnya folikel,jaringan ovarium di sekitar folikel tersebut terdesak ke luar dan membentuk dua lapisan,yaitu teka interna yang banyak mengandung pembuluh darah dan teka eksterna terdiridari jaringan ikat yang padat. Dengan bertambah matang folikel hingga akhirnya matagbenar dan oleh karena pembentukan cairan folikel makin bertambah, maka folikel makinterdesa ke permukaan ovarium, malahan menonjol ke luar. Sel-sel pada permukaanovarium menjadi tipis dan pada suatu waktu oleh mekanisme yang belum jelas betul,folikel pecah dan keluarlah cairan dari folikel bersama-sama vum yang dikelilingi selkumulus ooforus. Peristiwa ini disebut ovulasi. Sel-sel granulosa yang mengelilingi ovum yangtelah bebas itu disebut kororna radiata. Sel-sel dari membrana granulosa dan teka interna yang tinggal pada ovariummembentuk korpus rubrum yang berwarna merah oleh karena perdarahan waktu ovulasidan yang kemudian menjadi korpus luteum. Korpus luteun berwarna kuning karenamengandung zat kuning yang disebut lutein; ia mengeluarkan hormon progesteron danestrogen.jika tidak terjadi pembuahan (konsepsi), setelah 8 hari korpus luteum mulaiberdegenarasi dan setelah 14 hari mengalami atrofi menjadi korpus albikans (Jaringanparut). Korpus luteum tadi disebut korpus luteum menstruasionis. Jika terjadi konsepsi,korpus luteum dipelihara oleh hormon chorionic gonadotropin (hCG) yang dihasilkanoleh sinsitiotrofoblas dari korion. Ini dinamakan korpus luteum graviditas danberlangsung hingga 9-10 minggu. 10
  11. 11. Pada manusia, ovulasi biasanya terjadi hanya dari satu ovarium, walapun kadang- kdang lebih dari satu folikel dapat pecah pada satu waktu yang dapat menghasilkan kehamilan kembar dizigotik. Ovum yang dilepaskan berukuran kira-kira 150m dan cepat mengalami degenerasi kecuali jika terjadi fertilisasi. Fertilisasi biasanya terjadi dalam tuba dekat dengan fimbrium-fimbrium. Perjalanan ovum di tuba memakan waktu selama 3 hari dan implantasi blastokist pada uterus biasanya terjadi 6-7 hari setelah fertilisasi.3) Perubahan Histologik Pada Endometrium Dalam Siklus Haid Pada masa reproduksi dan dalam keadaan tidak hamil, selaput lendir uterus mengalami perubahan-perubahan siklik yang berkaitan erat dengan aktivitas ovarium. Dapat dibedakan 4 fase endometrium dalam siklus haid, yaitu. a. Fase menstruasi atau deskuamasi Dalam fase ini endometrium dilepaskan dari dinding uterus disertai perdarahan. Hanya stratum basale yang tinggal utuh. Darah haid mengandung darah vena dan arteri dengan sel-sel darah merah dalam hemolisis atau aglutinasi, sel-sel epitel dan stroma yang mengalami desintegrasi dan otolisis, dan sekret dari uterus, serviks, dan kelanjar-kelenjar vulva. Fase ini berlangsung 3-4 hari. b. Fase pascahaid atau fase regenerasi Luka endometrium yang terjadi akibat pelepasan sebagian besar berangsur-angsur sembuh dan ditutup kembali oleh selaput lendir baru yang tumbuh dari sel-sel epitel endometrium. Pada waktu ini tebal endometrium ± 0,5 mm. Fase ini telah mulai sejak fase menstruasi dan berlangsung ± 4 hari. c. Fase intermenstruum atau fase proliferasi 11
  12. 12. Dalam fase ini endometrium tumbuh menjadi setebal ± 3,5 mm. Fase iniberlangsung dari hari ke-5 sampai hari ke-14 dari siklus haid. Fase proliferasidapat dibagi atas 3 subfase, yaitu: Fase proliferasi dini (early proliferation phase) Fase proliferasi dini berlangsung antara hari ke-4 samapi hari ke-7. fase ini dapat dikenal dari epitel permukaan yang tipis dan adanya regenerasi epitel, terutama dari mulut kelenjar. Kelenjar-kelenjar kebanyakan lurus, pendek dan sempit. Bentuk kelenjar ini merupakan ciri khas fase proliferasi; sel-sel kelenjar mengalami mitosis. Sebagian sediaan masih menunjukkan suasana fase menstruasi di manaterlihat perubahan-perubahan involusi dari epitel kelenjar yang berbentuk kuboid. Stroma padat dan sebagian menunjukkan aktivitas mitosis, sel-selnya berbentuk bintang dan dengan tonjolan-tonjolan anastomosis. Nukleus sel stroma relatif besar sebab sitoplasma relatif sedikit. Fase proliferasi madya (mid proliferation phase) Fase ini berlangsung antara hari ke-8 sampai hari ke-10. fase ini merupakan bentuk transisi dan dapat dikenal dari epitel permukaan yang berbentuk torak dan tinggi. Kelenjar berlekuk-lekuk dan bervariasi. Sejumlah stroma mengalami edema. Tempak banyak mitosis dengan inti berbentuk telanjang (naked nucleus) Fase proliferasi akhir (late prolieration phase) Fase ini berlangsung pada hari ke-11 sampai hari ke-14. fase ini dapat dikenal dari permukaan kelenjar yang tidak rata dan dengan banyak mitosis. 12
  13. 13. Inti epitel kelenjar membentuk pseudostratifikasi. Stroma bertumbuh aktif dan padat.d. Fase prahaid atau fase sekresi Fase ini mulai sesudah ovulasi dan berlangsung dari hari ke-14 sampai ke-28. pada fase ini endometrium kira-kira tetap tebalnya, tetapi bentuk kelenjarberubah menjadi panjang, berlekuk-lekuk dan mengeluarkan getah yang makinlama makin nyata. Daam endometrium telah tertimbun glikogen dan kapuk yangkelak diperlukan sebagai makanan untuk telur yang dibuahi. Memang tujuanperubahan ini adalah untuk mempersiapkan endometrium menerima telur yangdibuahi. Fase sekresi dibagi atas: Fase sekresi dini Dalam fase ini endometrium lebih tipis daripada fase sebelumnya karena kehilangan cairan. Pada saat ini dapat dibedakan beberapa lapisan, yakni: 1. Stratum basale, yaitu lapisan endometrium bagian dalam yang berbatasan dengan lapisan miometrium; lapisan ini tidak aktif, kecuali mitosis pada kelenjar. 2. Stratum spongiosum, yaitu lapisan tenga berbentuk anyaman seperti spons. Ini disebabkan oleh banyaknya kelenjar yang melebar dan berkeluk-keluk dan hanya sedikit stroma di atasnya. 3. Stratum kompaktum, yaitu lapisan atas yang padat. Saluran-saluran kelenjar sempit, lumennya berisi sekret dan stromanya edema. Fase sekresi lanjut 13
  14. 14. Endometrium dalam fase ini tebalnya 5-6 mm. Dalam fase ini terdapat peningkatam dari fase sekresi dini, dengan endometrium sangat banyak mengandung pembuluh darah yang berkeluk-keluk dan kaya dengan glikogen. Fase ini sangat ideal untuk nutrisi dan perkembangan ovum. Sitoplasma sel- sel stroma bertambah. Sel stroma menjadi sel desidua jika terjadi kehamilan.4) Vaskularisasi Endometrium Dalam Siklus Haid Cabang-cabang besar arteria uterina berjalan terutama dalam stratum vaskulare miometrium. Di sini sejumlah arteria radialis itu berjalan langsung ke endometrium dan membentuk arteria spiralis. Pembuluh-pembuluh darah ini memelihara stratum fungsional endometrium yang terdiri dari stratum kompaktum dan sebagian stratum spongiosum. Stratum basale dipelihara oleh arteriola-arteriola miometrium di dekatnya. Mulai dari fase proliferasi terus ke fase sekresi pembuluh-pembuluh darah dalam endometrium berkembang dan menjadi lebih berkeluk-keluk, dan segera mencapai permukaan membentuk jaringan kapiler yang banyak. Pada miometrium kapiler-kapiler mempunyai endotel yang tebal dan lumen yang kecil. Vena-vena yang berdinding tipis membentuk pleksus dan pada lapisan yang lebih dalam dari lamina propria mukosa, dan membentuk jaringan anastomosis yang tidak teratur dengan sinusoid-sinusoid pada semua lapisan. Pleksus lainnya dari vena-vena yang besar tanpa katup terdapat di stratum vaskulare dari miometrium. Hampir sepanjang siklus haid pembuluh-pembuluh darah menyempit dan melebar secara ritmis, sehingga permukaan endometrium memucat dan berwarna merah karena penuh dengan darah, berganti-ganti. Bila tidak terjadi pembuahan, korpus luteum mengalami kemunduran yang menyebabkan kadar 14
  15. 15. progesteron dan estrogen menurun. Penurunan kadar hormon ini mempengaruhi keadaan endometrium ke arah regresi, dan pada satu saat lapisan lapisan fngsionalis endometrium terlepas dari stratum basale yang di bawahnya. Peristiwa ini menyebabkan pembuluh- pembuluh darah terputus, dan terjadilah pengeluaran darah yang disebut haid. Jika terjadi kehamilan, maka terjadilah perubahan-perubahan yang menetap pada pembuluh-pembuluh darah. Pada dinding uterus dekat dengan plasenta, dinding pembuluh darah menunjukkan penebalan dari lapisan intimanya dengan pembentuka otot-otot polos baru, sedangkan pada lapisan tengah otot-otot ditunjang oleh jaringan elastis yang cukup banyak.5) Dating Endometrium Biopsi endometrium adalah cara terbaik untuk menentukan secara tidak langsung adanya ovulasi dan menilai efek progesteron terhadap perkembangan endometrium. Untuk ini, diperlukan kemahiran mengenali ciri-ciri permukaan endometrium, stroma, dan¾terutama sekali¾ kelenjar-kelenjar endometrium dan sel yang membatasinya pada waktu tertentu dari siklus haid. Dengan demikian, dapat ditentukan hari yang tepat dari siklus haid tersebut; hal ini disebut dating endometrium. Untuk dapat dilakukan dengan tepat pada masa sekresi, oleh karena berbeda dari fase proliferasi fase ini menunjukkan perubahan-perubahan yang nyata setiap harinya dengan perubahan morfologi tertentu. Jika diambil panjang siklus haid 28 hari dengan perkiraan ovulasi terjadi pada hari ke-14m maka 36-48 jam setelah ovulasi belum terlihat perubahan yang menonjol pada endometrium. Karena itu, dating hari ke-14 dan ke-15 tidak berguna untuk dilakukan, dan sebaiknya baru dimulai pada hari ke-16. 15
  16. 16. o Hari ke-16: Vakuola basal subnukleus terlihat banyak kelenjar. Hari ini ialah hari terakhir pseudostratifikasi barisan inti. Terlihat mitosis pada kelenjar-kelenjar dan stroma.o Hari ke-17: Nukleus dari kelenjar-kelenjar tersusun dalam satu garis, dengan sitoplasma yang homogen di atasnya dan vakuola yang besar-besar di bawahnya. Pseudostratifikasi menghilang, mitosis di kelenjar dan stroma jarang.o Hari ke-18 : sebagian vakuola mengecil karena sebagian isinya dilepaskan ke arah sitoplasma sekitar lumen, dan kemudian termasuk ke dalam lumen. Karena vakuola subnukleus ini mengecil, maka nukleus mendekati basis dari sel. Tidak terlihat mitosis pada hari ini.o Hari ke-19 : hanya sebagian kecil vakuola terlihat. Sepintas lalu gambarannya menyerupai hari ke-16, tetapi pada hari ke 19 ini dapat dilihat sekresi intraluminal, dan tidak terdapat pseudostratifikasi dan mitosis. 16
  17. 17. o Hari ke-20: vakuola subnukleus hanya satu-satu terlihat. Sekresi intraluminal yang asidofil tampak jelas. Hingga waktu ini, yang jelas terlihat adalah perubahan- perubahan pada epitel kelenjar.o Hari ke-21 : Mulai terlihat perubahan-perubahan pada stroma. Sel-sel stroma mempunyai nukleus yang gelap dan padat dengan sitoplasma seperti serabut. Mulai adanya edema stroma.o Hari ke-22 : edema stroma mencapai maksimum. Sel-sel stroma tampak kecil, padat, inti hampir telanjang dan sitoplasmanya seperti di atas. Mulai terlihat arteriola spiralis dengan dindingnya yang tipis. Sekresi intraluminal aktif, tetapi mulai berkurang.o Hari ke-23 : edema stroma menetap. Perubahan yang khas ialah kondensasi stroma di sekitar arteriola spiralis. Hal ini terjadi karena pembesaran inti stroma dan bertambahnya sitoplasma, dan disebut sel pradesidua. Dapat juga dijumpai mitosis.o Hari ke-24 : Kumpulan sel-sel pradesidua tampak jelas di sekeliling arteriola. Mitosis stroma aktif, tetapi edema berkurang. Endometrium akan mulai mengalami involusi, kecuali apabilaterjadi kehamilan.o Hari ke-25 : sel-sel pradesidua mulai terdapat di bawah sel-sel epitel permukaan. Sedikit edema terdapat di sekitar arteriola. Sedikit infiltrasi limfosit terlihat pada stroma.o Hari ke-26 : sel-sel pradesidua mulai tampak mengelompok di seluruh stroma, disertai infiltrasi sel-sel leukosit polinuklear.o Hari ke-27 : Pradesidua menonjol sekitar pembuluh darah dan di bawah epitel permukaan. Jelas adanya infiltrasi sel-sel leukosit polinuklear. 17
  18. 18. o Hari ke-28 : Mulai terlihat daerah dengan nekrosis (focal nekrosis) dan daerah- daerah kecil dengan perdarahan dalam stroma. Sel-sel stroma berkumpul bersama- sama. Infiltasi sel-sel leukosit polinuklear sangat banyak. Kelenjar-kelenjar keluhatan mengalami secretory exhaustion.C. Fertilisasi Fertilisasi adalah proses peleburan antara sel telur dengan spermatozoa. Ketika sel telurdilepaskan dari folikel di dalam ovarium, maka sel telur akan menuju ke tuba fallopi (saluranoviduk). Apabila pada keadaan tersebut terjadi hubungan seksual, maka spermatozoa akan dapatmembuahi ovum dalam saluran tuba fallopi tersebut. Spermatozoa akan bergerak dengan bantuan bagian ekornya. Pergerakan tersebut dapatmencapai 12 cm per jam di sepanjang tuba fallopi (saluran oviduk). Pergerakan spermatozoadibantu juga oleh pergerakan dinding rahim dan dinding tuba falopi. Mulut rahim jugamengeluarkan cairan atau lendir encer agar spermatozoa dapat berenang dengan lancar dalamrahim menuju saluran telur untuk menemui dan membuahi sel telur. Kejadian ini dapatdigambarkan seperti seseorang yang berenang di sungai yang searah dengan arus sungai itu,sehingga perenang akan lebih cepat tiba di tempat tujuan. Spermatozoa bergerak melintasi saluran tuba falopi dengan kecepatan 12 cm per jam.Untuk dapat membuahi sel telur, jumlah spermatozoa tidak boleh kurang dari 20 juta. Darijumlah tersebut hanya satu yang akan membuahi sel telur, dan yang lain akan mati dan terserapoleh tubuh. Ibarat perlombaan, hanya satu yang akan menjadi pemenang, dan itulah yang akanmembuahi sel telur. 18
  19. 19. Sesaat sebelum terjadinya fertilisasi, sperma melepaskan enzim pencerna yang bernamahialuronidase yang bertujuan untuk melubangi protein penyelubung telur. Setelah dinding seltelur berlubang, maka sel sperma masuk ke dalam sel telur. Bagian yang masuk adalah kepaladan bagian tengah, sedangkan ekor dari sel sperma terputus dan tertinggal. Akhirnya, terjadilahpembuahan itu. Dari pembuahan tersebut akan dihasilkan zigot yang bersifat diploid danmemiliki kromosom sebanyak 23 pasang atau 46 kromosom di antaranya 44 kromosom tubuhdan 2 kromosom kelamin. Di dalam 46 kromosom ini terdapat semua rumus untuk membentukseorang manusia. 19
  20. 20. Selanjutnya, zigot hasil pembuahan tersebut akan mengalami pembelahan secara mitosis.Sel akan langsung mengalami pembelahan ganda dari yang semula satu sel menjadi dua, lalumenjadi empat, delapan dan seterusnya. Pembelahan ituberlangsung di sepanjang saluran tuba fallopi, sambil berjalanmenuju uterus. Di sepanjang tuba fallopi terdapat rambut-rambutgetar yang selalu bergerak melambai ke arah rahim (uterus) yangber-fungsi untuk memudahkan pergerakan zigot menuju rahim(uterus). Selama berjalan menuju rahim, zigot aktif membelah.Pada saat itu dibutuhkan makanan untuk menjaminkehidupannya. Sumber makanannya adalah kuning telur, yangmenyediakan makanan selama perjalanan zigot sampai dapattertanam di dalam rahim. 20
  21. 21. Apabila perjalanan yang dilakukan zigot normal, dalam waktu 6 hari zigot sudahtertanam di dalam dinding rahim. Tetapi pada kasus yang tidak normal, dapat terjadi pergerakanzigot di sepanjang tuba falopi terlalu lambat dan bahkan zigot terhambat, akhirnya akan tertanamdi dinding tuba falopi. Keadaan ini sering disebut dengan istilah hamil di luar kandungan. Jika ini terjadi maka zigot tidak akan dapat tumbuh dengan normal, dan jika terjadipertumbuhan pada zigot maka keadaan ini akan membahayakan ibunya, karena janin tersebutakan dapat memecahkan saluran tuba falopi. Semakin cepat kelainan ini diketahui semakin baikhasil penanggulangannya. Tahap-tahap pembelahan zigot dimulai dari morula, kemudian berkembang menjadiblastula, selanjutnya blastula ini akan bergerak ke bagian rahim (uterus) dan sesampainya dirahim zigot yang aktif membelah akan mengebor lapisan lendir rahim dengan menggunakanenzim yang dapat melebur sel-sel pada lapisan tesebut. Proses pengeboran ini dapat terjadiselama 4 - 5 hari, kemudian blastula akan tertanam pada dinding rahim. Peristiwa ini disebutimplantasi, yang terjadi setelah 1 minggu terjadinya fertilisasi. Pada saat ini, korpus iuteummenghasilkan hormon progesteron, yang berfungsi untuk merangsang pertumbuhan rahim.Setelah terjadi perlekatan zigot di dalam dinding rahim, hormon estrogen dan progesteronmengatur agar menstruasi tidak terjadi. Blastula meneruskan pembelahan secara terus menerusyang menghasilkan gastrula, kemudian menjadi embrio dan akhirnya embrio akan berkembangmenjadi janin di dalam rahim. Pada proses awal pembentukan zigot sampai tertanamnya didalam rahim merupakan masa kritis, artinya kesalahan kecil sekalipun dapat berakibat fatal.Semua sistem terkait harus berjalan dengan tepat demi kelangsungan hidup sel-sel janin tersebut. 21
  22. 22. D. Gestasi (Kehamilan) Telah dijelaskan sebelumnya bahwa setelah terbentuknya zigot, maka zigot akanmembelah terus untuk membentuk embrio yang kemudian tertanam di dalam rahim. Sewaktuberada di dalam rahim, embrio ini juga selalu membelah dan mengalami perkembangan untukmembentuk janin (fetus). Tingkat perkembangan tersebut dapat dilihat pada uruturutan. Jikadiperhatikan akan terlihat sebenarnya pada tahap awal, bentuk embrio manusia tidak jauhberbeda dari bentuk embrio hewan vertebrata lain, yaitu mirip kecebong yang memilikipanjangnya 5 mm. Tahap blastulasi terjadi pada minggu pertama setelah fertilisasi. Kehamilan manusia terjadi selama 40 minggu antara waktu menstruasi terakhir dankelahiran (38 minggu dari pembuahan). Istilah medis untuk wanita hamil adalah gravida,sedangkan manusia di dalamnya disebut embrio (minggu-minggu awal) dan kemudian janin(sampai kelahiran). Seorang wanita yang hamil untuk pertama kalinya disebut primigravida ataugravida 1. Seorang wanita yang belum pernah hamil dikenal sebagai gravida 0. Dalam banyak masyarakat definisi medis dan legal kehamilan manusia dibagi menjaditiga periode triwulan, sebagai cara memudahkan tahap berbeda dari perkembangan janin.Triwulan pertama membawa risiko tertinggi keguguran (kematian alami embrio atau janin),sedangkan pada masa triwulan ke-2 perkembangan janin dapat dimonitor dan didiagnosa.Triwulan ke-3 menandakan awal viabilitas, yang berarti janin dapat tetap hidup bila terjadikelahiran awal alami atau kelahiran dipaksakan. Karena kemungkinan viabilitas janin yang telah berkembang, definisi budaya dan legaldari hidup seringkali menganggap janin dalam triwulan ke-3 adalah sebuah pribadi. Kehamilanmanusia terjadi selama 40 minggu antara waktu menstruasi terakhir dan kelahiran (38 minggudari pembuahan). Istilah medis untuk wanita hamil adalah gravida, sedangkan manusia di 22
  23. 23. dalamnya disebut embrio (minggu-minggu awal) dan kemudian janin (sampai kelahiran).Seorang wanita yang hamil untuk pertama kalinya disebut primigravida atau gravida 1: seorangwanita yang belum pernah hamil dikenal sebagai gravida 0. Dalam banyak masyarakat definisi medis dan legal kehamilan manusia dibagi menjaditiga periode triwulan, sebagai cara memudahkan tahap berbeda dari perkembangan janin.Triwulan pertama membawa risikotertinggi keguguran (kematian alamiembrio atau janin), sedangkan padamasa triwulan ke-2 perkembanganjanin dapat dimonitor dandidiagnosa. Triwulan ke-3menandakan awal viabilitas, yangberarti janin dapat tetap hidup bilaterjadi kelahiran awal alami ataukelahiran dipaksakan. Karena kemungkinan viabilitas janin yang telah berkembang, definisi budaya dan legaldari hidup seringkali menganggap janin dalam triwulan ke-3 adalah sebuah pribadi hidup yangbaru. Pada saat ini embrio masih sangat kecil. Walaupun dalam kurun waktu itu ia telah terdiriatas ratusan sel-sel kecil yang berkumpul membentuk bola kecil yang berukuran hampir samadengan kepala jarum pentul. Pada proses pembentukan blastula, sel-sel membelah dengan cepatdan terjadi migrasi sel di dalam embrio, yang membentuk dua bagian utama, yaitu embrio yangnantinya berkembang menjadi janin dan membran ekstra embrio yang nantinya membentuk 23
  24. 24. plasenta, amnion, dan tali pusar. Ketiga bagian ini berfungsi untuk menunjang kehidupan janin, antara lain: a. untuk memberikan nutrisi, b. pertukaran gas, dan c. menahan goncangan. Plasenta juga dapat menghasilkan hormon-hormon tertentu, antara lain mengatur hormon kelenjar dan relaksin yang berfungsiuntuk fleksibilitas simfibis pubis dan organ-organ lain di daerah tersebut sehinggamempermudah kelahiran. Setelah itu, dilanjutkan dengan proses gastrulasi yang terjadi padaminggu ke-3. Pada proses gastrulasi, jaringan sudah membentuk 3 lapisan, yaitu lapisanektodermis, mesodermis, dan endodermis. Ketiga lapisan jaringan tersebut akan mengalamidiferensiasi dan spesialisasi membentuk organ dan sistem organ. 1) Lapisan ekstroderm akan membentuk organ-organ seperti saraf, hidung, mata, kelenjar kulit dan berkembang menjadi jaringan epidermis. 2) Lapisan mesoderm akan berkembang membentuk organ ginjal, limpa, kelenjar kelamin, jantung, pembuluh darah, getah bening, tulang dan otot. 3) Lapisan endoderm akan membentuk organ hati, pankreas, saluran pencernaan, saluran pernapasan, kelenjar gondok, dan anak gondok. Fase itu disebut fase organogenesis. Fase ini terjadi pada minggu ke-4 s.d. minggu ke-8. Pada saat janin berusia 14 minggu, organ sudah terbentuk lengkap. Janin terus mengalamipertumbuhan dan penyempurnaan pada bagian-bagian organ tubuhnya, hingga usia 9 bulan 10hari sebagai usia yang normal bagi bayi untuk dilahirkan. Kadar hormon estrogen pada seorang 24
  25. 25. wanita yang hamil sedikit. Hormon estrogen ini akan membantu kontraksi uterus. Selain itu,dihasilkan pula hormon oksitosin yang fungsinya sama seperti estrogen. 1. Usia Kehamilan Umur hamil dapat ditentukan dengan Rumus Naegle, Gerakan pertama fetus, Palpasi abdomen, Perkiraan tinggi fundus uteri dan Ultrasonografi. a) Rumus Naegle Rumus Naegle untuk menentukan hari perkiraan lahir (HPL, EDC= Expected Date of Confinement). b) Gerakan Pertama Fetus Gerakan pertama fetus dapat dirasakan pada umur kehamilan 16 minggu. c) Palpasi Abdomen Teknik pemeriksaan pada perut ibu bayi untuk menentukan posisi dan letak janin. d) Perkiraan Tinggi Fundus Uteri Menentukan usia kehamilan dengan perkiraan tinggi fundus uteri dilakukan dengan menghitung tinggi fundus uteri, menggunakan alat ukur caliper menggunakan pita ukur, menggunakan pita ukur dengan metode berbeda. e) Ultrasonografi Tujuan ultrasonografi adalah konfirmasi kehamilan dan mengetahui usia kehamilan. 25
  26. 26. 2. Masa Kehamilan a) Minggu Ke-1 Calon Ibu Idealnya calon ibu berada dalam kondisi sehat optimal. Kebiasaan seperti merokok, minum beralkohol dan obat-obatan yang tidak perlu sudah seharusnya dihentikan pada masa ini. Suhu tubuh basal akan sedikit meningkat pada masa ovulasi dan berkisar antara 36,6 C dan berangsur - angsur akan meningkat. Konsultasi genetik bisa dilakukan dengan dokter kandungan untuk mengetahui apakah adanya riwayat penyakit menurun dalam keluarga seperti hemofili, fibrosis kistik atau berbeda tipe golongan darah Rhesus. b) Minggu Ke-2 Calon Ibu Masa fertilisasi atau pembuahan dimana berjuta-juta sperma pasangan akan masuk ke vagina dan mencapai tuba falopi. Beberapa ratus sperma akan menuju sel telur sambil mengeluarkan enzim yang membuat salah satu sperma berhasil menembus lapisan pelindung sel telur yang matang. Pada saat ini terjadi perubahan kimiawi yang mencegah sperma lain memasuki sel telur. Tubuh sperma yang berhasil masuk sel telur akan terurai dan inti sel yang membawa kode genetik akan menyatu dengan kode genetik sel telur yang telah dibuahi. Janin Bayi 26
  27. 27. Jenis kelamin bayi pada masa ini ditentukan oleh 46 kromosom yang menyusun karakteristik genetik-nya. Sel sperma dan sel telur membawa kode genetiknya masing-masing. Sel telur hanya memiliki kromosom X, namun sel sperma membawa kromosom X atau Y. Bila sperma yang membuahi sel telur membawa kromosom X maka akan membentuk seorang bayi perempuan. Lain halnya bila yang membuahi sel telur adalah sel sperma yang membawa kromosom Y, maka bayi laki-laki-lah yang akan terbentuk. Pada hal ini, calon ayah-lah yang sebenarnya menentukan jenis kelamin bayi. Sel telur yang telah dibuahi akan mebelah dua menjadi 2 sel, kemudian 4 sel dan kemudian terus membelah sambil bergerak meninggalkan tuba falopi menuju rahim. Saat ini, dengan perkiraan kasar terdapat 30 sel hasil pembelahan. Kumpulan sel tersebut dinamakan morula, dari bahasa Latin yang berarti anggur.c) Minggu Ke-3 Calon Ibu Kira-kira 7 hari setelah fertilisasi, morula akan tertanam di lapisan dalam rahim (endometrium). Secara formal hal ini dapat dikatakan sebagai suatu kehamilan. Kelompok sel tersebut akan semakin matang dan menjadi blastokista, substansi yang akan men-stimulasi terjadinya perubahan dalam tubuh calon ibu termasuk terhentinya siklus menstruasi. Janin Bayi Selama minggu-minggu awal kehamilan, bayi akan berkembang pesat. Setiap hari pasti akan terjadi perubahan besar. Hanya dalam waktu 7 hari, sebuah sel akan menjadi suatu kelompok berisi ratusan sel. Walau secara kasat mata 27
  28. 28. bahkan dengan bantuan mikroskop tetap sulit dilihat, sel-sel ini telah mengatur dirinya sendiri dengan benar. Sebagian membentuk embrio, sedangkan yang lain menjadi struktur penyokong yang memberi nutrisi kepada embrio. Bagaimana hal ini terjadi masih menjadi misteri bagi para ahli.d) Minggu Ke-4 Calon Ibu Meskipun kehamilan bisa diketahui sendiri, namun tes darah yang mampu membuktikan kehamilan secara akurat, terutama pada minggu-minggu ini. Hal ini disebabkan adanya blastokista yang akan mengeluarkan sejumlah hormon kehamilan (Human Chorionic Gonadotrophin / hCG). Hormon ini dapat terdeteksi dalam darah. Urin juga dapat digunakan untuk men-tes hormon ini, namun hasilnya tidak seakurat tes darah. Janin Bayi Pada minggu ini blastokista yang tadinya berbentuk seperti bola mulai berubah menjadi sebuah embrio. Embrio ini dibedakan menjadi 3 jenis lapisan yang nantinya membentuk 3 jenis jaringan, yaitu: 1. Endoderm: lapisan terdalam yang akan membentuk paru-paru, hati, sistem pencernaan dan pankreas 2. Mesoderm: lapisan tengah yang akan membentuk tulang, otot, ginjal, pembuluh darah dan jantung 28
  29. 29. 3. Ektoderm: lapisan terluar yang akan membentuk kulit, rambut, lensa mata, email gigi dan sistem saraf Keseluruhan sel dalam setiap jaringan akan bergerak mengelilingi untuk menuju tempat masing-masing dan bentuk bakal kepala embrio akan meruncing seperti tetesan air mata.e) Minggu Ke-5 Calon Ibu Tanda utama kehamilan adalah tidak menstruasi sekitar 2-3 minggu setelah konsepsi. Namun ketiadaan menstruasi (amenore) ini bisa juga disebabkan oleh hal-hal lain. Untuk memastikan perlu dilakukan tes urin sehingga dokter dapat menaksir perkiraan hari persalinan dihitung semenjak hari pertama siklus menstruasi terakhir. Selain tidak menstruasi (amenore) terdapat tanda-tanda awal lainnya yang juga perlu diperhatikan, misalnya mual muntah atau biasa disebut morning sickness, perubahan selera makan, perubahan pada payudara, dan kelelahan. Kehamilan biasanya terbagi dalam periode, yang dikenal sebagai triwulan, yaitu: 1. Triwulan I : berlangsung hingga minggu kehamilan ke-13. Pada masa ini terjadi perkembangan janin yang cepat. Pada masa ini risiko keguguran juga termasuk tinggi. 2. Triwulan II : berlangsung dari minggu ke-14 hingga minggu kehamilan ke-27 3. Triwulan II : berlangsung dari minggu ke-28 hingga masa kelahiran 29
  30. 30. Janin Bayi Pada saat ini janin dalam rahim sang ibu telah memiliki bentuk yang lebih jelas. Janin telah memiliki bagian atas bawah, kanan kiri, serta depan belakang. Di daerah punggung terdapat suatu celah melengkung yang akan membentuk struktur seperti tabung silinder yang disebut neural tube (tabung saraf). Dalam perkembangannya, pada tabung ini akan terbentuk sumsum tulang belakang dan otak. Bagian atas dari tabung tersebut akan meluas dan mendatar untuk mebentuk otak depan. Selain itu di bagian pusat janin akan terbentuk suatu tonjolan yang merupakan bakal jantung. Tonjolan tersebut akan dialiri oleh pembulu darah rudimenter (pembuluh darah yang belum sempurna).f) Minggu Ke-6 Calon Ibu Pada saat ini banyak wanita yang menghubungkan kehamilan dengan timbulnya keluhan, khususnya nausea (pusing dan mual). Biasanya para ibu saat ini merasa lebih mudah tersinggung dan lelah daripada sebelumnya. Hal ini disebabkan adanya peningkatan hormon progesteron. Biasanya isitrahat yang cukup akan membantu proses relaksasi dalam neghadapi hal-hal tersebut. Janin Bayi Tabung saraf di sepanjang tulang belakang telah menutup. Di salah satu ujungnya telah terbentuk bakal otak yang akan mengisi tulang tengkorak. Sementara itu terdapat 2 buah piringan pigmen kecil yang membentuk struktur seperti mangkuk di kedua sisi kepalanya. Bagian ini disebut vesikel optikus yang merupakan bakal mata. 30
  31. 31. Walaupun jantung bayi pada awalnya hanya berupa tabung kecil, namun pada tahap ini bakal jantung telah berdenyut dan tidak akan pernah berhenti hingga akhir hidup. Bakal kaki dan tangan juga mulai terlihat, demikian pula tulang ekor akan makin terlihat jelas di tahap ini.g) Minggu Ke-7 Calon Ibu Lima minggu setelah konsepsi, dinding rahim melunak sehingga mempermudah penanaman blastosit. Pada saat ini serviks (mulu tahim mulai melunak. Perubahan yang terjadi di organ dalam lain adalah penebalan lendir serviksyang akan menggumpal membentuk sumbat (plug) dalam saluran mulut rahim. Nantinya lendir ini akan dikeluarkan sesaat sebelum proses persalinan, yaitu saat serviks mulai membuka (hal ini disebut show). Janin Bayi Di minggu ini terjadi perubahan pada tubuh, wajah, dan kaki bayi. Saluran pencernaan janin mulai terbentuk dan usus depan telah terlihat. Bentuk tulang ekor juga jelas terlihat namun akan menghilang di minggu ke-10 atau 11. Paru- paru juga mulai berkembang sementara itu tali pusat akan berkembang setelah plasenta dewasa. Selain itu telah terbentuk pula bakal wajah, sedikit pigmentasi pada iris mata dan lubang pada mulutnya. Seminggu setelah pembentukan bakal kaki, maka bakal lengan justru telah dapat dibedakan menjadi segmen tangan dan bahu.h) Minggu Ke-8 Calon Ibu 31
  32. 32. Walauoun rahim mulai membesar, perubahan ini biasanya belum terlihat dari luar. Yang lebih dahulu mendeteksi perubahan ini secara umum adalah dokter. Dokter akan meraba pembesaran saat melakukan pemerikasaan panggul. Biasanya ukuran baju sang ibu mulai membesar karena pinggang terasa mulai adanya pengetatan akibat membesarnya janin yang tumbuh. Janin Bayi Pada ujung-ujung tubuh yang sedang berkembang, mulai terbentuk bakal jari tangan dan kaki, sedangkan bakal lengan akan sedikit fleksi (membengkok) pada bagian pergelangan dan siku. Pada bagian sisi lehernya nampak bakal telinga luar yang mulai tumbuh, begitu pula halnya bakal bibir atas dan ujung hidung pada wajahnya. Bakal mata janin masih saling berjauhan satu sama lain, namun bakal kelopak mata mulai terbentuk mengitarinya. Dalam tubuh janin, usus halus tampak panjang sekali sehingga rongga perut tidak mampu menampung. Beberapa akan menonjol ke tali pusat janin yang disebut hernia (penonjolan) fisiologik.i) Minggu Ke-9 Calon Ibu Pada saat in hormon kehamilan hCG sedang berada di posisi puncak sehingga sang ibu akan mengalami beberapa perubahan. Kulit wajah sang ibu akan terasa lebih halus dan kencang walau mungkin akan sedikit berjerawat pula. Rambut sang ibu akan terasa lebih kering dan payudara terlihat sedikit mengencang, kadang-kadang padat, atau sedikit nyeri bila ditekan. Pada saat ini pula cairan keluar dari vagina dalam jumlah bervariasi. 32
  33. 33. Janin Bayi Punggung bayi saat ini akan sedikit menegak dan tulang ekornya akan sedikit memendek. Proporsi kepala masih lebih besar dari anggota tubuh lainnya dan bagian kepala masih menekuk ke arah dada. Kedua mata bayi telah berkembang dengan baik namun masih ditutupi oleh membran kelopak. Selain itu bayi sudah dapat melakukan gerakan-gerakan kecil setelah otot-ototnya mulai berkembang dan perubahan ini dapat dilihat melalui USG. Anggota badan lainnya juga muali berkembang, seperti perkembangan lengan dan jari tangan lebih cepat daripada tungkai dan jari kaki. Pada tahap ini, telapak tangan janin telah memiliki batas jari tangan yang jelas. Kelima jari tangan tampak terpisah satu sama lain.j) 8-12 Minggu Saat memasuki minggu-minggu ini, organ-organ tubuh utama janin telah terbentuk. Kepalanya berukuran lebih besar daripada badannya, sehingga dapat menampung otak yang terus berkembang dengan pesat. Ia juga telah memiliki dagu, hidung, dan kelopak mata yang jelas. Di dalam rahim, janin mulai diliputi cairan ketuban dan dapat melakukan aktifitas seperti menendang dengan lembut. Organ-organ tubuh utama janin kini telah terbentuk.k) 12-16 Minggu Paru-paru janin mulai berkembang dan detak jantungnya dapat didengar melalui alat ultrasonografi (USG). Wajahnya mulai dapat membentuk ekspresi 33
  34. 34. tertentu dan mulai tumbuh alis dan bulu mata. Kini ia dapat memutar kepalanya dan membuka mulut. Rambutnya mulai tumbuh kasar dan berwarna.l) 16-20 Minggu Ia mulai dapat bereaksi terhadap suara ibunya. Akar- akar gigi tetap telah muncul di belakang gigi susu. Tubuhnya ditutupi rambut halus yang disebut lanugo. Si kecil kini mulai lebih teratur dan terkoordinasi. Ia bisa mengisap jempol dan bereaksi terhadap suara ibunya. Ujung-ujung indera pengecap mulai berkembang dan bisa membedakan rasa manis dan pahit dan sidik jarinya mulai nampak.m) 20-24 Minggu Pada saat ini, ternyata besar tubuh si kecil sudah sebanding dengan badannya. Alat kelaminnya mulai terbentuk, cuping hidungnya terbuka, dan ia mulai melakukan gerakan pernapasan. Pusat-pusat tulangnya pun mulai mengeras. Selain itu, kini ia mulai memiliki waktu-waktu tertentu untuk tidur.n) 24-28 Minggu Di bawah kulit, lemak sudah mulai menumpuk, sedangkan di kulit kepalanya rambut mulai bertumbuhan, kelopak matanya membuka, dan otaknya mulai aktif. Ia dapat mendengar sekarang, baik suara dari dalam maupun dari luar (lingkungan). Ia dapat mengenali suara ibunya dan detak jantungnya bertambah cepat jika ibunya berbicara. Atau boleh dikatakan bahwa 34
  35. 35. pada saat ini merupakan masa-masa bagi sang janin mulai mempersiapkan diri menghadapi hari kelahirannya.o) 28-32 Minggu Walaupun gerakannya sudah mulai terbatas karena beratnya yang semakin bertambah, namun matanya sudah mulai bisa berkedip bila melihat cahaya melalui dinding perut ibunya. Kepalanya sudah mengarah ke bawah. Paru- parunya belum sempurna, namun jika saat ini ia terlahir ke dunia, si kecil kemungkinan besar telah dapat bertahan hidup.p) 36 Minggu Kepalanya telah berada pada rongga panggul, seolah-olah "mempersiapkan diri" bagi kelahirannya ke dunia. Ia kerap berlatih bernaPas, mengisap, dan menelan. Rambut- rambut halus di sekujur tubuhnya telah menghilang. Ususnya terisi mekonium (tinja pada bayi baru lahir) yang biasanya akan dikeluarkan dua hari setelah ia lahir. Saat ini persalinan sudah amat dekat dan bisa terjadi kapan saja. 35
  36. 36. E. Laktasi Ketika bayi menghisap payudara, hormon yang bernama oksitosin membuat ASI mengalir dari dalam alveoli, melalui saluran susu (ducts/milk canals) menuju reservoir susu {sacs} yang berlokasi di belakang areola, lalu ke dalam mulut bayi. Proses produksi, sekresi, dan pengeluaran ASI dinamakan laktasi. Pada bulan kelima dan keenam kehamilan, payudara siap memproduksi ASI. Namun, ASI bisa juga diproduksi tanpa kehamilan (induced lactation). 1. Laktogenesis I Pada fase terakhir kehamilan, payudara wanita memasuki fase Laktogenesis I. Saat itu payudara memproduksi kolostrum, yaitu berupa cairan kental yang kekuningan. Pada saat itu, tingkat progesteron yang tinggi mencegah produksi ASI sebenarnya. Tetapi bukan merupakan masalah medis apabila ibu hamil mengeluarkan (bocor) kolostrum sebelum lahirnya bayi, dan hal ini juga bukan indikasi sedikit atau banyaknya produksi ASI sebenarnya nanti. 2. Laktogenesis II Saat melahirkan, keluarnya plasenta menyebabkan turunnya tingkat hormon progesteron, estrogen, dan HPL secara tiba-tiba, namun hormon prolaktin tetap tinggi. Hal ini menyebabkan produksi ASI besar-besaran yang dikenal dengan fase Laktogenesis II. 36
  37. 37. Apabila payudara dirangsang, level prolaktin dalam darah meningkat, memuncakdalam periode 45 menit, dan kemudian kembali ke level sebelum rangsangan tiga jamkemudian. Keluarnya hormon prolaktin menstimulasi sel di dalam alveoli untukmemproduksi ASI, dan hormon ini juga keluar dalam ASI itu sendiri. Penelitianmengindikasikan bahwa level prolaktin dalam susu lebih tinggi apabila produksi ASIlebih banyak, yaitu sekitar pukul 2 pagi hingga 6 pagi, namun level prolaktin rendah saatpayudara terasa penuh. Hormon lainnya, seperti insulin, tiroksin, dan kortisol, juga terdapat dalam prosesini, namun peran hormon tersebut belum diketahui. Penanda biokimiawimengindikasikan bahwa proses laktogenesis II dimulai sekitar 30-40 jam setelahmelahirkan, tetapi biasanya para ibu baru merasakan payudara penuh sekitar 50-73 jam(2-3 hari) setelah melahirkan. Artinya, memang produksi ASI sebenarnya tidak langsungsetelah melahirkan. Kolostrum dikonsumsi bayi sebelum ASI sebenarnya. Kolostrum mengandung seldarah putih dan antibodi yang tinggi daripada ASI sebenarnya, khususnya tinggi dalamlevel immunoglobulin A (IgA), yang membantu melapisi usus bayi yang masih rentan [11]dan mencegah kuman memasuki bayi. IgA ini juga mencegah alergi makanan . Dalamdua minggu pertama setelah melahirkan, kolostrum pelan pelan hilang dan tergantikanoleh ASI sebenarnya.3. Laktogeneses III Sistem kontrol hormon endokrin mengatur produksi ASI selama kehamilan danbeberapa hari pertama setelah melahirkan. Ketika produksi ASI mulai stabil, sistemkontrol autokrin dimulai. Fase ini dinamakan Laktogenesis III. 37
  38. 38. Pada tahap ini, apabila ASI banyak dikeluarkan, payudara akan memproduksi ASIdengan banyak pula. Penelitian berkesimpulan bahwa apabila payudara dikosongkansecara menyeluruh juga akan meningkatkan taraf produksi ASI. Dengan demikian,produksi ASI sangat dipengaruhi seberapa sering dan seberapa baik bayi menghisap, danjuga seberapa sering payudara dikosongkan.Produksi ASI yang rendah adalah akibat dari: Kurang sering menyusui atau memerah payudara Apabila bayi tidak bisa menghisap ASI secara efektif, antara lain akibat: o Struktur mulut dan rahang yang kurang baik o Teknik perlekatan yang salah Kelainan endokrin ibu (jarang terjadi) Jaringan payudara hipoplastik Kelainan metabolisme atau pencernaan bayi, sehingga tidak dapat mencerna ASI Kurangnya gizi ibu Menyusui setiap dua-tiga jam akan menjaga produksi ASI tetap tinggi. Untukwanita pada umumnya, menyusui atau memerah ASI delapan kali dalam 24 jam akanmenjaga produksi ASI tetap tinggi pada masa-masa awal menyusui, khususnya empatbulan pertama. Bukanlah hal yang aneh apabila bayi yang baru lahir menyusui lebih seringdari itu, karena rata-ratanya adalah 10-12 kali menyusui tiap 24 jam, atau bahkan 18 kali.Menyusui on-demand adalah menyusui kapanpun bayi meminta (artinya akan lebihbanyak dari rata-rata) adalah cara terbaik untuk menjaga produksi ASI tetap tinggi danbayi tetap kenyang. Tetapi perlu diingat, bahwa sebaiknya menyusui dengan durasi yang 38
  39. 39. cukup lama setiap kalinya dan tidak terlalu sebentar, sehingga bayi menerima asupan foremilk dan hindmilk secara seimbang. 4. Refleks turunnya susu Keluarnya hormon oksitosin menstimulasi turunnya susu (milk ejection / let-downreflex). Oksitosin menstimulasi otot di sekitar payudara untuk memeras ASI keluar. Para ibumendeskripsikan sensasi turunnya susu dengan berbeda-beda, beberapa merasakan geli dipayudara dan ada juga yang merasakan sakit sedikit, tetapi ada juga yang tidak merasakanapa-apa. Refleks turunnya susu tidak selalu konsisten khususnya pada masa-masa awal.Tetapi refleks ini bisa juga distimulasi dengan hanya memikirkan tentang bayi, ataumendengar suara bayi, sehingga terjadi kebocoran. Sering pula terjadi, payudara yang tidakmenyusui bayi mengeluarkan ASI pada saat bayi menghisap payudara yang satunya lagi.Lama kelamaan, biasanya setelah dua minggu, refleks turunnya susu menjadi lebih stabil. Refleks turunnya susu ini penting dalam menjaga kestabilan produksi ASI, tetapidapat terhalangi apabila ibu mengalami stres. Oleh karena itu sebaiknya ibu tidak mengalamistres. Refleks turunnya susu yang kurang baik adalah akibat dari puting lecet, terpisah daribayi, pembedahan payudara sebelum melahirkan, atau kerusakan jaringan payudara. Apabilaibu mengalami kesulitan menyusui akibat kurangnya refleks ini, dapat dibantu denganpemijatan payudara, penghangatan payudara dengan mandi air hangat, atau menyusui dalamsituasi yang tenang. 39
  40. 40. F. Nifas Menurut Varney, H, Nifas adalah Masa antara kelahiran plasenta & membran yangmenandai berakhirnya periode intra partum sampai waktu menuju kembalinya sistem reproduksiwanita tersebut kekondisi tidak hamil. Masa nifas merupakan masa pembersihan rahim. Masa nifas biasanya berlangsungselama 40 hari setelah melahirkan. Pada masa ini, darah akan keluar seperti pada masa haid.Darah nifas harus mengalir keluar dengan lancar untuk menghindari infeksi rahim. Lama masa nifas bisa berbeda-beda pada setiap ibu. Darah akan cepat berhenti apabilajumlah yang keluar memang sedikit tetapi optimal, atau keluar sekaligus banyak dan berhentisebelum 40 hari. Sementara itu mungkin ada ibu yang darah nifasnya masih keluar melewatimasa 40 hari. Meskipun darah sudah berhenti sebelum 40 hari, sebaiknya masa nifas dianggapselesai setelah 40 hari, karena perawatan masa nifas adalah masa pemulihan pasca persalinansampai alat-alat kandungan kembali seperti sebelum hamil. 1. Tahapan Masa Nifas Ada empat tahapan masa nifas yang harus dilalui oleh ibu yang baru saja melahirkan yaitu: a) Lokia Lubra Keluarnya darah berwarna merah karena berisi darah segar, jaringan sisa-sisa plasenta, dinding rahim, lemak bayi, rambut bayi dan kotoran bayi saat dalam kandungan. Biasanya masa ini berlangsung selama 1 minggu. b) Lokia Sanguelenta Keluarnya darah berwarna merah dan berlendir 40
  41. 41. c) Lokia Serosa Keluarnya cairan berwarna kekuningan karena jaringan serosa atau sisa-sisa pengaruh hormon d) Lokia Alba Cairan yang keluar berwarna putih dan bening. Ini tandanya sudah memasuki tahap pemulihan.G. Menopause Menopause adalah tidak terjadinya periode menstruasi selama 12 bulan akibat dari tidakaktifnya folikel sel telur. Periode transisi menopause dihitung dari periode menstruasi terakhirdiikuti dengan 12 bulan periode amenorea (tidak mendapatkan siklus haid). Menopause adalahbagian dari periode transisi perubahan masa reproduktif ke masa tidak reproduktif. Usia rata-ratamenopause berkisar 43 – 57 tahun namun tidak ada cara yang pasti untuk memprediksi kapanseorang wanita akan memasuki masa menopause. Selain itu, faktor keturunan juga berperandisini, seorang wanita akan mengalami menopause pada usia tidak jauh berbeda dari ibunya. 1. Faktor yang mempengaruhi terjadinya menopause Menurut Kasdu (2002) faktor-faktor yang mempengaruhi kapan wanita mengalami menopause antara lain adalah : a) Usia haid pertama kali (menarche) Semakin muda usia seorang wanita mengalami haid pertama kalinya, semakin lama ia memasuki usia menopause. 41
  42. 42. b) Faktor psikis Keadaan wanita yang tidak menikah dan bekerja mempengaruhi perkembangan psikisnya, mereka akan mengalami masa menopause lebih muda dibandingkan mereka yang menikah dan tidak bekerja/bekerja atau tidak menikah dan tidak bekerja. c) Jumlah anak Semakin sering seorang wanita melahirkan, maka semakin tua atau lama mereka memasuki masa menopause. d) Usia melahirkan Semakin tua seorang waanita melahirkan anak, maka semakin tua ia mulai memasuki usia menopause. Hal ini karena kehamilan dan persalinan memperlambat sistem kerja organ reproduksi, bahkan memperlambat proses penuaan tubuh. e) Pemakaian kontrasepsi Pemakaian kontrasepsi khususnya kontrasepsi jenis hormonal akan memperlama datangnya masa menopause. Hal ini dikarenakan cara kerja kontrasepsi hormonal yang menekan fungsi indung telur. f) Merokok Wanita perokok diduga akan lebih cepat memasuki masa menopause.2. Tahapan Menopause Menurut Kasdu (2002), siklus kehidupan seorang wanita akan mengalami fase-fase perkembangan, terutama fase yang berkaitan dengan fungsi organ reproduksi wanita. Fase-fase tersebut dibagi menjadi tiga tahapan yaitu : 42
  43. 43. a) Masa sebelum menstruasiMasa sebelum haid yang berlangsung sejak bayi hingga masa prapubertas (sekitar usia 8-12 tahun) dan masa pubertas (usia 12-13 tahun). Pada masa ini wanita mulai mengalamimasa yang disebut fase reproduksi.b) Fase reproduksiFase reproduksi atau periode fertile (subur) berlangsung sampai usia sekitar 45 tahunandan pada masa inilah organ reproduksi wanita akan mengalami fungsi yang sebenarnya,yaitu hamil dan melahirkan.c) Masa setelah menstruasiMasa ini adalah fase terakhir dalam kehidupan seorang wanita, dimana masareproduksinya berakhir yang disebut masa klimakterium. Klimakterium adalah masaperalihan yang dilalui seorang wanita dari periode reproduktif ke periode non reproduktif.Periode ini dapat berlangsung antara 5-10 tahun sekitar menopause. Menurut Kasdu(2002) dan Pakasi (2000), masa klimakterium berlangsung secara bertahap yaitu : 1) Masa premenopause Masa sebelum berlangsungnya perimenopause, yaitu sejak fungsi reproduksi mulai menurun sampai timbulnya keluhan atau tanda-tanda menopause. Masa ini ditandai dengan siklus haid yang tidak teratur, dengan perdarahan haid yang memanjang dan jumlah darah haid yang relatif banyak dan kadang-kadang disertai nyeri haid (disminorea). Terjadi pada masa 4-5 tahun sebelum menopause. 43
  44. 44. 2) Masa perimenopause Periode dengan keluhan memuncak, rentangan 1-2 tahun sebelum dan 1-2 tahun sesudah menopause. Masa wanita mengalami akhir dari datangnya haid sampai berhenti sama sekali. 3) Masa menopause Masa menopause dikatakan sebagai haid alami yang terakhir. Diagnosis menopause jika seorang wanita tidak haid selama 12 bulan. 4) Masa postmenopause Masa setelah perimenopause sampai senilis.3. Perubahan Selama Menopause Kasdu (2002) membagi perubahan yang terjadi selama menopause menjadi empat, yaitu : a) Perubahan organ reproduksi Akibat berhentinya haid, berbagai organ reproduksi akan mengalami berbagai perubahan. Perubahan itu antara lain : 1) Rahim (uterus) Rahim mengalami atropi (keadaan kemunduran gizi jaringan), panjangnya menyusut, dan dindingnya menipis. Jaringan miometrium (otot rahim) sedikit dan lebih banyak jaringan fibrotik. Serviks (leher rahim) menyusut bahkan lama-lama akan merata dengan dinding vagina. 44
  45. 45. 2) Saluran telur Lipatan saluran menjadi lebih pendek, menipis dan mengerut serta rambut getar (fimbria) menghilang.3) Indung telur Dengan menurunnya produksi indung telur maka terjadi juga penurunan hormon yaitu estrogen, progesteron, dan androgen. Akibatnya, ukuran indung telur akan mengecil dan permukaannya akan menjadi keriput, terjadi sklerosis (penebalan) pada sistem pembuluh darah indung telur, siklus menjadi anovulasi (tidak ada ovulasi), terjadi perubahan endometrium akibat produksi hormon estrogen yang menurun.4) Serviks Serviks mengalami pengerutan dan pemendekan.5) Vagina Vagina mengalami konstraktur (melemahnya otot jaringan), panjang dan lebar vagina juga mengalami pengecilan. Selaput lendir akan menipis dan tidak lagi elastis.6) Vulva Jaringan pada vulva akan menipis akibat berkurang dan hilangnya jaringan lemak serta jaringan elastik. Kulinya menipis dan pembuluh darah berkurang sehingga menyebabkan pengerutan lipatan vulva. 45
  46. 46. b) Perubahan fisik Akibat perubahan organ reproduksi maupun hormon tubuh pada saat menopause mempengaruhi berbagai keadaan fisik tubuh seorang wanita. Keadaan ini berupa keluhan-keluhan ketidaknyamanan yang timbul dalam kehidupan sehari-hari. Keluhannya berupa hot flushes (perasaan panas), keringat berlebihan, vagina terasa kering sehingga menimbulkan rasa sakit pada saat berhubungan intim, tidak dapat menahan air kencing, hilangnya jaringan kolagen sehingga menyebabkan kulit kering dan keriput serta rambut menjadi rontok, penambahan berat badan, mata terasa kering dan gatal, nyeri tulang dan sendi.c) Perubahan emosi Menurut Kasdu (2002), perubahan psikis pada wanita menopause sangat tergantung pada masing-masing individu. Pengaruh ini sangat tergantung pada pandangan masing-masing wanita terhadap menopause, termasuk pengetahuannya. Pengetahuan yang cukup akan membantu mereka memahami dan mempersiapkan dirinya menjalani masa menopause dengan baik. Perubahan emosi yang sering muncul pada masa menopause adalah keadaan emosi yang kurang stabil. Namun pada umumnya, seorang wanita akan mengalami ketidakstabilan emosi ini tidak akan berkepanjangan seiring dengan kekhawatiran yang mungkin akan terjadi pada tubuhnya dengan berakhirnya masa haid. Dan kestabilan emosi ini akan diperoleh kembali setelah mereka mendapatkan informasi yang baik tentang menopause. 46
  47. 47. Selain perubahan emosi, perubahan psikis akan terjadi juga. Gejala psikis yang muncul antara lain mudah lupa, kurang dapat memusatkan perhatiannya, kecemasan, mudah marah dan depresi.d) Dua gangguan kesehatan yang dapat terjadi setelah menopause adalah : Osteoporosis. Hormon estrogen yang dihasilkan oleh indung telur membantu mengontrol regenerasi (pertumbuhan dan perbaikan) tulang. Pada masa menopause, hormon estrogen menurun produksinya sehingga menyebabkab tulang menjadi mudah keropos. Tulang menjadi lemah dan mudah patah. Kondisi ini disebut osteoporosis Tatalaksana dari osteoporosis adalah pencegahan terjadinya patah tulang dengan cara memperlambat hilangnya sel-sel tulang dan meningkatkan densitas serta kekuatan tulang. Diantaranya adalah perubahan gaya hidup termasuk berhenti merokok, minum minuman alkohol, berolahraga teratur, dan mengkonsumsi makanan bernutrisi seimbang dengan kalsium dan vitamin D yang adekuat. Obatobatan yang dapat menghentikan kehilangan sel-sel tulang dan meningkatkan kekuatan tulang dapatdidiskusikan dengan dokter anda Penyakit jantung. Perubahan kadar estrogen dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah dan berat badan yang mengakibatkan peningkatan risiko untuk penyakit jantung dan pembuluh darah. 47
  48. 48. BAB III PENUTUPA. Kesimpulan Menarche didefinisikan sebagai pertama kali menstruasi, yaitu keluarnya cairan darah dari alat kelamin wanita berupa luruhnya lapisan dinding dalam rahim yang banyak mengandung pembuluh darah. Siklus awal menstruasi biasanya ringan dan tidak dapat diprediksi. Selama 2 tahun pertama, siklus menstruasi bervariasi berkisar 21-45 hari, terkadang justru tidak ada periode haid. Siklus menstruasi adalah waktu yang dimulai dari hari pertama muncul haid hingga hari pertama haid berikutnya. Siklus menstruasi yang normal adah berkisar antara 21-35 hari, tetapi kebanyakan anak perempuan mengalami siklus menstruasi berkisar antara 25-30 hari. Lama haid biasanya antara 3-5 hari, ada yang 1-2 hari diikuti darah sedkit-sedikit kemudian, dan ada yang sampai 7-8 hari. Pada setiap wanita biasanya lama haid itu tetap. Jumlah darah yang keluar rata-rata 33,2 ± 6 hari. Fertilisasi adalah proses peleburan antara sel telur dengan spermatozoa. Ketika sel telur dilepaskan dari folikel di dalam ovarium, maka sel telur akan menuju ke tuba fallopi (saluran oviduk). Apabila pada keadaan tersebut terjadi hubungan seksual, maka spermatozoa akan dapat membuahi ovum dalam saluran tuba fallopi tersebut. Maka kehamilan manusia terjadi selama 40 minggu antara waktu menstruasi terakhir dan kelahiran (38 minggu dari pembuahan). Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya. Laktasi atau menyusui mempunyai dua pengertian, yaitu produksi ASI (prolaktin) dan pengeluaran ASI (oksitosin). Produksi ASI (Prolaktin) yaitu Pembentukan payudara dimulai sejak embrio berusia 18-19 minggu, dan berakhir ketika mulai menstruasi. Hormon yang berperan adalah hormon esterogen dan progesteron yang membantu maturasi alveoli. Sedangkan hormon prolaktin berfungsi untuk produksi ASI. Masa nifas merupakan masa pembersihan rahim. Masa nifas biasanya berlangsung selama 40 hari setelah melahirkan. Pada masa ini, darah akan keluar seperti pada masa haid. Darah nifas harus mengalir keluar dengan lancar untuk menghindari infeksi rahim. Menopause adalah tidak terjadinya periode menstruasi selama 12 bulan akibat dari tidak aktifnya folikel sel telur. Periode transisi menopause dihitung dari periode menstruasi 48
  49. 49. terakhir diikuti dengan 12 bulan periode amenorea (tidak mendapatkan siklus haid). Menopause adalah bagian dari periode transisi perubahan masa reproduktif ke masa tidak reproduktif. Usia rata-rata menopause berkisar 43 – 57 tahun namun tidak ada cara yang pasti untuk memprediksi kapan seorang wanita akan memasuki masa menopause.B. Saran Dengan selesainya makalah ini mahasiswa dapat mempelajarinya dengan baik tentang menarche, menstruasi, fertilisasi, kehamian, laktasi, nifas, dan menopause agar lebih memperluas ilmu pengetahuan dan wawasan tentang siklus menarche, menstruasi, fertilisasi, kehamian, laktasi, nifas, dan menopause. Dalam penyusunan makalah ini, masih terdapat banyak kesalahan-kesalahan. Oleh karena itu, kami senantiasa menerima saran dan kritik yang sifatnya membangun. 49
  50. 50. DAFTAR PUSTAKABlogger Bersama .Tugas Biologi 2.http://jelfiarz.blogspot.com/.(Diposkan Minggu, 20 Mei 2012)Dewanti.Proses Adaptasi Fisiologis Dalam Masa Kehamilan.http://geumwaenty.blogspot.com/.(Diposkan Senin, 16 Mei 2011)Dinda.Klinik Haid.http://dindamb.wordpress.com/author/dindamb/.(Diposkan tanggal 25 November 2009)Klikdokter.Fisiologi Menstruasi.http://www.klikdokter.com/aboutus.(Diposkan Senin, tanggal 26 November 2012Widjanarko, Bambang.Informasi Reproduksi.http://reproduksiumj.blogspot.com/.( Diposkan Rabu, tanggal 02 September 2009)Wikipedia.Kehamilan. http://id.wikipedia.org/wiki/Obstetrik.(Diposkan tanggal 3 November 2012)Wikipedia.Menstruasi. http://id.wikipedia.org/wiki.(Diposkan tanggal 1 November 2012) 50

×