Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Aspek aspek pendukung pertujnukan musik

10,820 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Aspek aspek pendukung pertujnukan musik

  1. 1. Kelompok 1. Rizal Fahmi K (Opertor) 2. Nila Izzatu Maulida (Moderator) 3. Dika Bagas (Sekertaris) 4. Imam Abdul Ghofur (Penyaji)
  2. 2. Pelaksanaan Pagelaran a. Penataan Ruang Pergelaran Pengertian ruang pegelaran adalah ruangan atau tempat dimana kegiatan pergelaran tersebut dilaksanakan. Ruang pergelaran meliputi panggung untuk kegiatan pentas, ruangan untuk penonton/pengunjung, ruang ganti pakaian/rias, ruang transit, ruang konsumsi dan ruang panitia. Panggung merupakan sarana pergelaran yang paling penting, oleh karena itu perlu diadakan setting panggung atau penataan panggung. Setting panggung untuk masing-masing pergelaran tidak sama, tergantung dari materi yang akan dipentaskan. Setting panggung untuk paduan suara berbeda dengan setting untuk ansamble musik atau yang lainnya. Ada beberapa bentuk panggung yang bisa digunakan untuk pergelaran, diantaranya adalah : bentuk procenium, bentuk tapal kuda, bentuk arena. Panggung memerlukan perhatian khusus, dikarenakan sebelum acara dimulai perhatian seluruh pengunjung/penonton terfokus/terpusat di panggung.
  3. 3. Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum pelaksanaan kegiatan pergelaran adalah membuat perencanaan. Hal tersebut penting, karena perencanaan yang telah disusun dapat dijadikan pedoman yang dapat mengarahkan kepada pelaksana (panitia) agar dapat bekerja sesuai dengan rel yang ditentukan. Adapun fungsi perencanaan dalam kegiatan pergelaran seni musik yaitu :  a. Sebagai langkah awal yang dilakukan panitia  b. Sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan.  c. Sebagai kendali dalam menciptakan suasana kerja yang efektif danefisien.  d. Sebagai tolok ukur dalam mengevaluasi kegiatan.
  4. 4. Dalam mempersiapkan pergelaran hendaknya memperhatikan aspek- aspek pendukung dalam pagelalaran, yaitu tentang dekorasi, pencahayaan/lighting, s ound system, dan penampilan tema.
  5. 5. Dekorasi  Dekorasi harus disesuaikan dengan tema dan tempat kegiatan pergelaran. Dengan dekorasi yang baik dan sesuai dengan tema yang ada, maka suasana akan tampak lebih terkesan dan dapat membawa pada situasi yang menggembirakan. Jenis dan ukuran tulisan, gambar dan hiasan, serta background nya harus disesuaikan dengan tema dan tempat pergelaran.
  6. 6. Pencahayaan (Lighting)  Pencahayaan merupakan faktor pendukung yang sangat penting untuk keberhasilan dalam pelaksanaan pergelaran seni musik, terlebih lagi apabila pelaksanaan pergelaran musik tersebut dilaksanakan pada malam hari. Dengan tata lampu (lighting) yang baik, maka pergelaran musik tersebut akan tampak lebih semarak dan hidup.
  7. 7. Sound System (Tata Suara)  Sound system merupakan faktor pendukung yang tidak kalah pentingnya dalam sebuah pergelaran, dengan tata suara yang baik dan memadai pergelaran tersebut akan nyanman untuk dinikmati.
  8. 8. Penampilan Tema Penampilan tema pergelaran harus dapat terbaca dengan jelas, dan tidak mengganggu pelaksanaan pergelaran. Bentuk dan besarnya tulisan serta warna yang digunakan harus disesuaikan dengan dekorasinya. Selain penataan ruang pergelaran, ada kegiatan lain yang tidak kalah penting, yaitu mempersiapkan kelengkapan pergelaran. Kelenfgkapan-kelengkapan yang harus ada pada kegiatan pergelaran musik antara lain :
  9. 9. a. Peralatan musik b. Partitur musik c. Trap untuk penyanyi d. Sound system e. Kostum pemain
  10. 10. Pelaksanaan Acara  Pelaksanaan pergelaran seni musik tingkat kelas dapat dibuka oleh wali kelas masing-masing. Namun sebelum acara dimulai terlebih dahulu harus dibuat rancangan susunan acara yang akan disuguhkan kepada penonton.
  11. 11. Hal-hal yang perlu di masukkan dalam rancangan acara yaitu : 1. Waktu/durasi/lamanya acara 2. Pola acara 3. Variasi acara, dan 4. Puncak acara
  12. 12. Evaluasi Setelah kegiatan pergelaran selesai dilaksanakan, biasanya diadakan evaluasi terhadap kegiatan tersebut. Evalusi dapat berupa evaluasi proses maupun evaluasi hasil. Pada evaluasi proses, guru kesenian sebagai pembimbing memberikan catatan-catatan kecil yang ditujukan kepada setiap anggota panitia, yang meliputi cara kerja panitia, kekompakan kerja panitia, kedisiplinan dan kerjasama masing-masing personil panitia. Sedangkan evaluasi hasil merupakan evaluasi terhadap hasil yang diperoleh secara keseluruhan dari kegiatan pergelaran tersebut. Evaluasi dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui berbagai hambatan yang dihadapi oleh setiap seksi, cara mengatasi persoalan-persoalan yang ada, serta mengetahui keadaan keuangan pada kegiatan yang dilaksanakan. Hasil evaluasi tersebut dapat dipergunakan sebagai pedoman untuk pelaksanaan kegiatan serupa pada masa yang akan datang.
  13. 13. Selain memiliki tujuan di atas, evaluasi juga memiliki manfaat sebagai berikut : 1. Memberikan umpan balik bagi panitia maupun pihak lain 2. Sebagai tolok ukur atas keberhasilan suatu kegiatan.
  14. 14. Pelaksanaan evaluasi sebaiknya tidak terlalu lama dari pelaksanaan pergelaran, bahkan lebih cepat lebih baik. Namun demikian hendaknya panitia diberi waktu yang cukup untuk mempersiapkan laporan tentang hal- hal telah dilaksanakan, yang meliputi hal-hal sebagai berikut : 1. Sistem kerja 2. Pembiayaan 3. Personalia kepanitiaan 4. Bentuk pergelaran 5. Pelaksanaan pergelaran 6. Laporan dari masing-masing seksi.
  15. 15. TERIMAKASIH
  16. 16. PERTANYAAN 1. Wahyu luqman (kelompok 7) Pertanyaan : Sebaiknya kapan evaluasi itu dilakukan ? Jawab : sebaiknya evaluasi dilakukan setelah acara tersebut selesai.

×