Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Pemilihan Kata dalam
Bahasa Indonesia
Kegiatan Belajar 3
Bahasa Indonesia
Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya ...
A Diksi atau Pemilihan Kata
Diksi bukan hanya berarti pilih memilih kata
melainkan digunakan untuk menyatakan
gagasan atau menceritakan peristiwa teta...
Syarat Diksi
http://iafcoe.org/wp-content/uploads/syarat.jpg
Seorang pengarang harus mempunyai kemampuan untuk
membedakan ...
Contoh Diksi
Hari ini Aku pergi ke pantai bersama dengan
teman-temanku. Udara disana sangat sejuk.
Kami bermain bola air sampai tak ter...
Liburan kali ini Aku dan teman-teman berencana
untuk pergi ke pantai. Kami sangat senang ketika hari
itu tiba. Begitu samp...
Kedua paragraf di atas punya makna yang sama.
Tapi dalam pemilihan diksi pada contoh paragraf
kedua menjadi enak dibaca, t...
B Syarat-syarat Pemilihan Kata
Makna Denotatif dan Konotatif
Denotatif adalah suatu pengertian yang
terkandung sebuah kata secara objektif.
Sering juga makna denotatif disebut
makna k...
Konotatif adalah makna asosiatif, makna yang
timbul sebagai akibat dari sikap sosial, sikap pribadi,
dan kriteria tambahan...
Makna Umum dan Khusus
http://adearisandi.files.wordpress.com/2012/10/ikan-mujair1.jpg
Kata yang acuannya lebih luas disebut kata
umum, seperti i...
Kata Abstrak dan Konkret
Kata yang acuannya semakin mudah
diserap panca indra disebut Kata
Konkret, seperti meja, rumah, mobil,
air, cantik, hangat...
Kata abstrak digunakan untuk mengungkapkan
gagasan rumit seperti kata perdamaian. Kata
abstrak mampu membedakan secara hal...
Sinonim
Sinonim adalah dua kata atau lebih yang
pada asasnya mempunyai makna yang
sama, tetapi bentuknya berlainan. Kita
ambil con...
Kata Ilmiah dan Kata Populer
Kata Ilmiah merupakan kata-kata logis dari
bahasa asing yang bisa diterjemahkan ke dalam
bahasa Indonesia. Kata-kata ilmia...
Yang membedakan antara kata
ilmiah dengan kata populer adalah
Kata Populer digunakan dalam
komunikasi sehari-hari.
http://...
&
Kata Ilmiah Kata Populer
Analogi Kiasan
Final Akhir
Diskriminasi Perbedaan perlakuan
Prediksi Ramalan
Kontradiksi Perten...
C Pembentukan Kata
Ada dua cara pembentukan kata, yaitu dari
dalam dan dari luar bahasa Indonesia. Dari
dalam bahasa Indonesia terbentuk
kosa...
Kesalahan Pembentukan dan Pemilihan Kata
Berikut kesalahan pembentukan kata, yang sering kita
temukan, baik dalam bahasa lisan maupun bahasa tulis.
1234
Penanggala...
Berikut kesalahan pembentukan kata, yang sering kita
temukan, baik dalam bahasa lisan maupun bahasa tulis.
78910
Padanan y...
Definisi
Definisi adalah suatu pernyataan yang
menerangkan pengertian suatu hal atau
konsep istilah tertentu.
Contoh definisi :
Maj...
3Jenis Definisi
Definisi Nominalis adalah menjelaskan sebuah kata
dengan kata lain yang lebih umum di mengerti.
Umumnya digunakan pada per...
Definisi Realis adalah penjelasan tentang isi yang
terkandung dalam sebuah istilah, bukan hanya
menjelaskan tentang istila...
Definisi Praktis adalah penjelasan tentang sesuatu hal
yang di jelaskan dari segi kegunaan atau tujuan.
Dibedakan atas tig...
Kata Serapan
Kata Serapan adalah kata yang di adopsi
dari bahasa asing yang sudah sesuai
dengan EYD.
Bahasa asing yang masuk dan member...
Keteraturan bahasa (analogi) dikatakan
analogi apabila kata tersebut memiliki
bunyi yang sesuai antara ejaan dengan
pelafa...
Penyimpangan atau ketidakteraturan
bahasa (anomali) dikatakan anomali
apabila kata tersebut tidak sesuai
antara ejaan dan ...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Modul 2 bahasa indonesia kb 2

2,121 views

Published on

  • Be the first to comment

Modul 2 bahasa indonesia kb 2

  1. 1. Pemilihan Kata dalam Bahasa Indonesia Kegiatan Belajar 3 Bahasa Indonesia Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan Jakarta 2013
  2. 2. A Diksi atau Pemilihan Kata
  3. 3. Diksi bukan hanya berarti pilih memilih kata melainkan digunakan untuk menyatakan gagasan atau menceritakan peristiwa tetapi juga meliputi persoalan gaya bahasa, ungkapan-ungkapan dan sebagainya. http://www.bisnis-jabar.com/wp-content/uploads/2011/11/kaca-pembesar.jpg
  4. 4. Syarat Diksi http://iafcoe.org/wp-content/uploads/syarat.jpg Seorang pengarang harus mempunyai kemampuan untuk membedakan secara tepat nuansa-nuansa makna sesuai dengan gagasan yang ingin disampaikan dan kemampuan untuk menemukan bentuk yang sesuai dengan situasi dan nilai rasa bagi pembacanya. Menguasai berbagai macam kosakata dan mampu memanfaatkan kata-kata tersebut menjadi sebuah kalimat yang jelas, efektif dan mudah dimengerti. Ketepatan dalam pemilihan kata dalam menyampaikan suatu gagasan.
  5. 5. Contoh Diksi
  6. 6. Hari ini Aku pergi ke pantai bersama dengan teman-temanku. Udara disana sangat sejuk. Kami bermain bola air sampai tak terasa hari sudah sore. Kamipun pulang tak lama kemudian. Contoh Paragraf 1
  7. 7. Liburan kali ini Aku dan teman-teman berencana untuk pergi ke pantai. Kami sangat senang ketika hari itu tiba. Begitu sampai disana kami sudah disambut oleh semilir angin yang tak henti-hentinya bertiup. Ombak yang berkejar-kejaran juga seolah tak mau kalah untuk menyambut kedatangan kami. Kami menghabiskan waktu sepanjang hari disana, kami pulang dengan hati senang. Contoh Paragraf 2
  8. 8. Kedua paragraf di atas punya makna yang sama. Tapi dalam pemilihan diksi pada contoh paragraf kedua menjadi enak dibaca, tidak membosankan bagi pembacanya. Kesimpulan
  9. 9. B Syarat-syarat Pemilihan Kata
  10. 10. Makna Denotatif dan Konotatif
  11. 11. Denotatif adalah suatu pengertian yang terkandung sebuah kata secara objektif. Sering juga makna denotatif disebut makna konseptual. Kata makan misalnya, bermakna memasukkan sesuatu kedalam mulut, dikunyah, dan ditelan. http://touringrider.files.wordpress.com/2011/02/dscn2072.jpg
  12. 12. Konotatif adalah makna asosiatif, makna yang timbul sebagai akibat dari sikap sosial, sikap pribadi, dan kriteria tambahan yang dikenakan pada sebuah makna konseptual. Kata makan dalam makna konotatif dapat berarti untung atau pukul. GuaMakanLoe!!! http://www.merdeka.com/jakarta/guru-main-pukul-siswa-sdn-23-koja-takut-sekolah.html
  13. 13. Makna Umum dan Khusus
  14. 14. http://adearisandi.files.wordpress.com/2012/10/ikan-mujair1.jpg Kata yang acuannya lebih luas disebut kata umum, seperti ikan, sedangkan kata yang acuannya lebih khusus disebut kata khusus, seperti gurame, lele, tawes, dan ikan mas. Pengertian Kata ikan memiliki acuan yang lebih luas daripada kata mujair atau tawes. Ikan tidak hanya mujair atau tawes tapi juga gurame, lele, sepat, tuna, baronang, nila, ikan koki dan ikan mas. Sebaliknya, mujair dan tawes pasti tergolong jenis ikan Contoh
  15. 15. Kata Abstrak dan Konkret
  16. 16. Kata yang acuannya semakin mudah diserap panca indra disebut Kata Konkret, seperti meja, rumah, mobil, air, cantik, hangat, wangi, suara. http://www.diporental.com/wp-content/gallery/listcar/toyota-innova2012.jpg
  17. 17. Kata abstrak digunakan untuk mengungkapkan gagasan rumit seperti kata perdamaian. Kata abstrak mampu membedakan secara halus gagasan yang sifat teknis dan khusus. http://sidomi.com/wp-content/uploads/2012/06/persib-viking-the-jack.jpg
  18. 18. Sinonim
  19. 19. Sinonim adalah dua kata atau lebih yang pada asasnya mempunyai makna yang sama, tetapi bentuknya berlainan. Kita ambil contoh cermat dan cerdik kedua kata itu bersinonim, tetapi kedua kata tersebut tidak persis sama benar. http://raizkai.files.wordpress.com/2011/03/tikus-cerdik.jpg
  20. 20. Kata Ilmiah dan Kata Populer
  21. 21. Kata Ilmiah merupakan kata-kata logis dari bahasa asing yang bisa diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Kata-kata ilmiah biasa digunakan oleh kaum terpelajar, terutama dalam tulisan-tulisan ilmiah, pertemuan-pertemuan resmi, serta diskusi-diskusi khusus. http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2012/03/13312790012089742041.jpg
  22. 22. Yang membedakan antara kata ilmiah dengan kata populer adalah Kata Populer digunakan dalam komunikasi sehari-hari. http://sin.stb.s-msn.com/i/6A/E20B6405696FA4AA68C32492F3.jpg
  23. 23. & Kata Ilmiah Kata Populer Analogi Kiasan Final Akhir Diskriminasi Perbedaan perlakuan Prediksi Ramalan Kontradiksi Pertentangan Format Ukuran Anarki Kekacauan Biodata Biografi singkat Bibliografi Daftar pustaka Tabel Kata Ilmiah Kata Populer
  24. 24. C Pembentukan Kata
  25. 25. Ada dua cara pembentukan kata, yaitu dari dalam dan dari luar bahasa Indonesia. Dari dalam bahasa Indonesia terbentuk kosakata baru dengan dasar kata yang sudah ada, sedangkan dari luar terbentuk kata baru melalui unsur serapan.
  26. 26. Kesalahan Pembentukan dan Pemilihan Kata
  27. 27. Berikut kesalahan pembentukan kata, yang sering kita temukan, baik dalam bahasa lisan maupun bahasa tulis. 1234 Penanggalan awalan meng- Penanggalan awalan ber- Peluluhan bunyi /c/ Penyengauan kata dasar Bunyi /s/, /k/, /p/, dan /t/ yang tidak luluh Awalan ke- yang kelirupemakaian akhiran –ir 56
  28. 28. Berikut kesalahan pembentukan kata, yang sering kita temukan, baik dalam bahasa lisan maupun bahasa tulis. 78910 Padanan yang tidak serasi Pemakaian kata depan di, ke, dari, bagi, pada, daripada dan terhadap Penggunaan kesimpulan, keputusan, penalaran, dan pemukiman Penggunaan kata yang hemat Analogi Bentuk jamak dalam bahasa indonesia 1112
  29. 29. Definisi
  30. 30. Definisi adalah suatu pernyataan yang menerangkan pengertian suatu hal atau konsep istilah tertentu. Contoh definisi : Majas personifikasi adalah kiasan yang menggambarkan binatang, tumbuhan, dan benda-benda mati seakan hidup selayaknya manusia, seolah punya maksud, sifat, perasaan dan kegiatan seperti manusia. http://ustadzmuslim.com/wp-content/uploads/2010/04/buku.jpg
  31. 31. 3Jenis Definisi
  32. 32. Definisi Nominalis adalah menjelaskan sebuah kata dengan kata lain yang lebih umum di mengerti. Umumnya digunakan pada permulaan suatu pem- bicaraan atau diskusi. Definisi nominalis ada enam macam, yaitu definisi sinonim, definisi simbolik, definisi etimologik, definisi semantik, definisi stipulatif, dan definisi denotatif. Definisi Nominalis http://kekely.files.wordpress.com/2010/10/ruang_diskusi2.jpg
  33. 33. Definisi Realis adalah penjelasan tentang isi yang terkandung dalam sebuah istilah, bukan hanya menjelaskan tentang istilah. Definisi realis ada dua macam, yaitu: definisi essensial, definisi deskriptif Definisi Realis http://farm7.staticflickr.com/6077/6056805206_edded7d04b_z.jpg
  34. 34. Definisi Praktis adalah penjelasan tentang sesuatu hal yang di jelaskan dari segi kegunaan atau tujuan. Dibedakan atas tiga macam, yaitu: definisi operasional, definisi fungsional, definisi persuasif Definisi Praktis http://cdn.klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2013/06/14/205169/540x270/kegunaan-unik-kulit-telur-yang-jarang-diketahui.jpg
  35. 35. Kata Serapan
  36. 36. Kata Serapan adalah kata yang di adopsi dari bahasa asing yang sudah sesuai dengan EYD. Bahasa asing yang masuk dan memberi pengaruh terhadap kosakata bahasa Indonesia antara lain dari bahasa Sansekerta, bahasa Belanda, bahasa Arab, bahasa Inggris dan ada juga dari bahasa Tionghoa. http://businessjournalism.org/wp-content/uploads/2011/05/TechnologyBasics.jpg
  37. 37. Keteraturan bahasa (analogi) dikatakan analogi apabila kata tersebut memiliki bunyi yang sesuai antara ejaan dengan pelafalannya. http://www.cdslogistics.net/images/pagespics/data_transfer.jpg
  38. 38. Penyimpangan atau ketidakteraturan bahasa (anomali) dikatakan anomali apabila kata tersebut tidak sesuai antara ejaan dan pelafalannya. http://3.bp.blogspot.com/-Y3R6sBP41eI/TaB70u4F7xI/AAAAAAAABHA/mpHvU04rPkQ/s320/TLJKG5e4CdzskrqtCQ6gEEKWo1_500.jpg

×