Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Nilai dan norma sosial

1,305 views

Published on

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Nilai dan norma sosial

  1. 1. Nilai dan Norma Sosial
  2. 2. Jika kalian dihadapkan dalam dua hal : 1. Kalian menjadi orang kaya, dengan mengorbankan nama baik 1. Kalian tidak kaya namun nama baik tetap terjaga
  3. 3.  Nilai ulangan dapat 100 dengan bekerja sama dengan teman.  Nilai ulangan dapat 50 dengan mengerjakan sendiri.
  4. 4.  Jawaban kalian bisa sama namun bisa juga berbeda. Itulah yang dinamakan NILAI  Masing – masing manusia punya nilai – nilai yang tidak selalu sama, hal ini di pengaruhi oleh latar belakang budaya dll.
  5. 5. Nilai sosial  Adalah suatu pandangan tentang apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk diinginkan, dicita-citakan, serta dianggap penting oleh masy, sehingga memengaruhi perilaku sosial dari orang yang memiliki nilai tersebut oleh masyarakat yang kemudian dijadikan pedoman perilaku dalam masyarakat.  Contoh: menolong orang itu baik, membunuh itu buruk.
  6. 6. Nilai sosial dikemukakan oleh tokoh  Kimball Young nilai sosial adlh asumsi yang abstrak dan sering tidak disadari tentang apa yang benar dan apa yang penting  Woods nilai sosial merupakan petunjuk umum yang telah berlangsung lama yang mengarahkan tingkah laku dan keuasan dalam kehidupan sehari – hari  D.Hendropuspito. Menyatakan nillai sosial adalah segala sesuatu yang dihargai masyarakat karena mempunyai daya guna fungsional bagi perkembangan kehidupan manusia  M.Z.Lawang Menyatakan nilai adalah gambaran mengenai apa yang diinginkan,yang pantas, berharga,dan dapat mempengaruhi perilaku sosial dari orang yang bernilai tersebut
  7. 7. Ciri nilai sosial  Tercipta dari proses interaksi antar manusia secara intensif dan bukan perilaku yang dibawa sejak lahir.  Ditransformasikan melalui proses belajar yang meliputi sosialisasi, akulturasi, dan difusi.  Berupa ukuran atau peraturan sosial yang turut memenuhi kebutuhan-kebutuhan sosial.  Berbeda-beda pada tiap kelompok manusia.  Masing-masing nilai mempunyai efek yang berbeda- beda bagi tindakan manusia.  Dapat mempengaruhi kepribadian individu sebagai anggota masyarakat
  8. 8. Fungsi nilai sosial  Alat untuk menentukan harga sosial, kelas sosial seseorang dalam struktur stratifikasi sosial, misalnya kelompok ekonomi kaya (upper class), kelompok masyarakat menengah (middle class) dan kelompok masyarakat kelas rendah (lower class).  Mengarahkan masyarakat untuk berpikir dan bertingkah laku sesuai dengan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat (berperilaku pantas).  Memotivasi dan memberi semangat pada manusia untuk mewujudkan dirinya dalam perilaku sesuai dengan yang diharapkan oleh peran-perannya dalam mencapai tujuan.  Alat solidaritas atau mendorong masyarakat untuk saling bekerja sama untuk mencapai sesuatu yang tidak dapat dicapai sendiri.  Pengawas, pembatas, pendorong dan penekan individu untuk selalu berbuat baik.
  9. 9. nilai sosial menurut Notonegoro dapat dikelompokkan seperti berikut. 1. Nilai material, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi jasmani manusia atau benda-benda nyata yang dapat dimanfaatkan sebagai kebutuhan fisik manusia. Contoh: Makan, minum 2. Nilai vital, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia agar dapat melakukan aktivitas atau kegiatan dalam kehidupannya. Contoh: motor bagi tukang ojek 3. Nilai rohani, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi pemenuhan kebutuhan rohani (spiritual) manusia yang dapat bersifat universal.
  10. 10. Nilai rohani dibedakan menjadi:  Nilai kebenaran, yaitu nilai yang bersumber dari proses berpikir teratur menggunakan akal manusia dan ikut dengan fakta-fakta yang telah menjadi (logika, rasio).  Nilai keindahan, yaitu nilai-nilai yang bersumber dari unsur rasa manusia (perasaan dan estetika).  Nilai moral, yaitu nilai sosial yang berkenaan dengan kebaikan dan keburukan, bersumber dari kehendak atau kemauan (karsa dan etika).  Nilai religius, yaitu nilai ketuhanan yang berisi kenyakinan/kepercayaan manusia terhadap Tuhan Yang maha Esa.
  11. 11. Norma Sosial  Norma sosial adalah semua bentuk peraturan yang ada di dalam masyarakat, baik tertulis maupun tidak tertulis. Bagaimana norma sosial terbentuk?
  12. 12. Ciri – ciri norma sosial  umumnya tidak tertulis;  hasil dari kesepakatan masyarakat;  Di taati oleh warga masyarakat yang mendukungnya  Ada sanksi bagi yang melanggar norma  norma sosial kadang-kadang bisa menyesuaikan perubahan sosial, sehingga norma sosial bisa mengalami perubahan.
  13. 13. Fungsi Norma sosial  Sebagai aturan atau pedoman tingkah laku dalam masyarakat.  Sebagai alat untuk menertibkan dan menstabilkan kehidupan sosial.  Sebagai sistem kontrol sosial dalam masyarakat. Dengan adanya norma kita mengerti apa yang boleh kita lakukan dan apa yang tidak boleh kita lakukan.
  14. 14. Norma Agama Norma Kesusilaan  Norma (aturan) yang bersumber dari ajaran agama (kitab suci, Tuhan)  Sanksi: dosa  Bersumber dari hati nurani agar bisa bedakan baik dan buruk  Contoh: Jujur, menghormati orang tua. perkawinan incest  Sanksi: ejekan, sindiran, di usir atau diisolasi Macam Norma berdasarkan sumbernya
  15. 15. Norma Kesopanan Norma kelaziman  Bersumber dari hubungan sosial masyarakat.  Misal: larangan bicara kasar, sopan kepada orang lebih tua  Sanksi: cemoohan, teguan, pengucilan  Didasarkan kebiasaan yang dianggap baik,patut, sopan, berlaku di masyarakat.  Misal: cara berpakaian saat pernikahan, laki – laki tidak memakai bedak  Sanksi: cemoohan, ejekan
  16. 16. Norma Hukum  Norma/pedoman yang dibuat oleh pemerintah/ negara untuk mengatur warganya.  Sanksi: Hukuman penjara atau denda Any question?
  17. 17. Cara (usage) Kebiasaan (folkways)  norma yang paling lemah daya pengikatnya karena orang yang melanggar hanya mendapat sanksi dari masyarakat berupa cemoohan atau ejekan saja  Misal: makan mengeluarkan bunyi.  suatu aturan dengan kekuatan mengikat yang lebih kuat daripada usage karena kebiasaan merupakan perbuatan yang dilakukan berulang- ulang  Misal: mencium tangan orang tua saat berangkat sekolah Norma berdasarkan tingkat/ daya ikat
  18. 18. Tata Kelakuan (mores) Adat Istiadat ( Custom )  Kebiasaan yang diakui sbg norma pengatur perilaku masyarakat.  tata kelakuan yang berintegrasi secara kuat dengan polapola perilaku masyarakat dapat meningkat menjadi adat istiadat.  Anggota masyarakat yang melanggar adat istiadat akan mendapatkan sanksi keras.
  19. 19. Penyebab terjadinya perubahan nilai dan norma  Perkembangan IPTEK  Pengaruh kebudayaan asing  Pengaruh lingkungan yang baru

×