Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
PROPOSAL PENELITIAN
BIOLOGI
PENGARUH MSG (MONOSODIUM GLUTAMAT)
TERHADAP PERTUMBUHAN
TANAMAN JAGUNG
KELOMPOK 3 :
RIDHO PRAT...
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahirabbilalamin, banyak nikmat yang Allah berikan, ...
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ............................................................................................. i
...
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Biologi merupakan suatu ilmu yang berdekatan dengan kehidupan kita sehari-hari dan
bio...
D. MANFAAT PERTUMBUHAN
Adapun manfaat yang akan didapat dari penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Meningkatkan penge...
BAB
II
PEMBAHASAN
A.Perkembangan dan Pertumbuhan
Pertumbuhan adalah suatu proses pertambahan ukuran, baik volume, bobot, d...
Pertumbuhan pada tumbuhan terjadi di meristem (titik tumbuh) yang terdapat
pada ujng akar dan batang. Meristem akan mengal...
8. Vitamin A : 510 SI
9. Vitamin B1 : 0,38 mg
10. Air : 12 gr
Dan bagian yang dapat dimakan 90 %. Untuk ukuran yang sama, ...
C. MONOSODIUM GLUTAMAT
Monosodiumglutamat, jugadikenal sebagai sodiumglutamatatau MSG,merupakan
garam natriumdari asamglut...
BAB
III
PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN
A. METODE PENELITAN
A. Tempat dan Waktu Penelitian
Pelaksanaan penelitian Pertumbuhan ...
F. Variabel
a. Variabel bebas : msg
b. Variabel terikat : Pertumbuhan jagung
c. Variabel antara : Air, tanah, cahaya
d. Va...
BAB
IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan penelitian yang telah kami buat ini, kami mendapat kesimpulan
berupa : bahwa tana...
DAFTAR PUSTAKA
Syamsuri, Istamar, dkk .2007 . Biologi untuk SMA Kelas XII Semester 1 . Jakarta :
Erlangga.
http://creasoft...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Contoh Proposal Penelitian Sederhana bagi kelas 3 SMA

93,249 views

Published on

Semoga membantu

Published in: Education

Contoh Proposal Penelitian Sederhana bagi kelas 3 SMA

  1. 1. PROPOSAL PENELITIAN BIOLOGI PENGARUH MSG (MONOSODIUM GLUTAMAT) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG KELOMPOK 3 : RIDHO PRATAMA SATRIA WELLIA CHANIAGO MONICA OKTAFIDA RISKY DESI ARDELYA FADHOL ADHA XII IPA 2 SMA NEGERI 1 MERANGIN
  2. 2. KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahirabbilalamin, banyak nikmat yang Allah berikan, tetapi sedikit sekali yang kita ingat. Segala puji hanya layak untuk Allah Tuhan seru sekalian alam atas segala berkat, rahmat, taufik, serta hidayah-Nya yang tiada terkira besarnya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah dengan judul ”PENGARUH MSG (MONOSODIUM GLUTAMAT) TERHADAP TANAMAN JAGUNG”. Dalam penyusunannya, penulis memperoleh banyak bantuan dari berbagai pihak, karena itu penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada: Kedua orang tua dan segenap anggota yang telah memberikan dukungan, kasih, dan kepercayaan yang begitu besar. Dari sanalah semua kesuksesan ini berawal, semoga semua ini bisa memberikan sedikit kebahagiaan dan menuntun pada langkah yang lebih baik lagi. Meskipun penulis berharap isi dari makalah ini bebas dari kekurangan dan kesalahan, namun selalu ada yang kurang. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar makalah ini dapat lebih baik lagi. Akhir kata kami berharap agar makalah ini bermanfaat bagi semua pembaca. Bangko, 26 Agustus 2013 Penyusun
  3. 3. DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ............................................................................................. i DAFTAR ISI ........................................................................................................... ii BAB I PENDAHULUAN ....................................................................................... 1 A. LATAR BELAKANG ........................................................................................ 1 B. RUMUSAN MASALAH .................................................................................... 1 C. TUJUAN PENELITIAN ................................................................................... ..2 D. MANFAAT PENELITIAN ................................................................................ .2 E. HIPOTESIS...........................................................................................................2 BAB II TINJAUAN PUSTAKA .................................................... ......................... 3 A. PERKEMBANGAN DAN PERTUMBUHAN....................................................4 B. TANAMAN JAGUNG ...................................................................................... ..5 C. MONOSODIUM GLUTAMAT............................................................................6 BAB III PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN ................................................... 7 A. METODE PENELITAN....... ............................................................................... 7 B. DATA-DATA........................................................................................................8 BAB IV PENUTUP................................ .................................................................. 9 A. KESIMPULAN .................................................................................................... 9 B. SARAN ................................................................................................................ .9 DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................... 10
  4. 4. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Biologi merupakan suatu ilmu yang berdekatan dengan kehidupan kita sehari-hari dan biologi merupakan suatu penghubung dari semua ilmu alam dan juga sebagai ilmu yang mempertemukan ilmu alam dengan ilmu sosial. Salah satu pokok pembahasan di dalam ilmu biologi adalah Pettumbuhan dan Perkembangan. Dipembahasan ini mengenai tentang bagaimana seluruh mahluk hidup akan mengalami pertumbuhan. Kami mencoba mengambil salah satu mahluk hidup yang sering konsumsi yaitu tanaman, lebih yakinnya kami mencoba meneliti bagaimana cara jagung untuk tumbuh menjulang sehingga bisa sering kita konsumsi. Salah satunya bagaimana faktor eksternal mempengaruhi pertumbuhan tanaman yang sering menjadi penganti nasi sebagai bahan makanan pokok bagi sebagian orang ini, memang jagung juga sumber karbohidrat yang cukup tinggi. Kami sepertinya mendapat jatah mengulas tentang bagaimana MSG mempengaruhi pertumbuhan jagung, apakah nantinya menghambat atau malah menyuburkan pertumbuhan dari jagung tersebut. B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalahnya adalah sebagai berikut : 1. Apakah perbedaan apabila tanaman yg banyak mendapatkan takaran MSG dengan yang sedikt mendapat takaran MSG ? 2. Apakah faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kecepatan pertumbuhan tanaman jagung tersebut C. TUJUAN PENELITIAN Adapun tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Untuk mengetahui apakah ada perbedaan dari banyak sedikitnya takaran MSG yg diberi ketanaman mampu mempergaruhi laju pertumbuhan tanaman tersebut. 2. Untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kecepatan laju pertumbuhan tanaman jagung
  5. 5. D. MANFAAT PERTUMBUHAN Adapun manfaat yang akan didapat dari penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Meningkatkan pengetahuan tentang pengaruh MSG terhadap laju pertumbuhan tanaman jagung. 2. Mampu mengetahui apa saja faktor yang mampu membuat laju pertumbuhan jagung berjalan cepat dan subur. E. HIPOTESIS Dari pendahuluan yang telah dibahas, maka hipotesis yang didapat sebagai berikut 1. Ada perbedaan dalam segi respons laju pertumbuhan antara takaran MSG yang diberikan kepada tanaman jagung 2. Terdapat pengaruh-pengaruh dari kelajuan pertumbuhan tanaman jagung.
  6. 6. BAB II PEMBAHASAN A.Perkembangan dan Pertumbuhan Pertumbuhan adalah suatu proses pertambahan ukuran, baik volume, bobot, dan jumlah sel yang bersifat irreversible (tidak dapat kembali ke asal). Sedangkan, perkembangan adalah perubahan atau diferensiasi sel menuju keadaan yang lebih dewasa. Pertumbuhan dan perkembangan memiliki arti yang sangat penting bagi makhluk hidup. Misalnya pada manusia, dengan tumbuh dan berkembang dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya dan melestarikan keturunannya. Sewaktu masih bayi, balita, dan anak kecil, manusia memiliki daya tahan tubuh yang masih lemah sehingga mudah terserang penyakit. Tetapi, setelah tumbuh dan berkembang menjadi dewasa, daya tahan tubuhnya semakin kuat sehingga kelangsungan hidupnya lebih terjamin. Pertumbuhan dan perkembangan membawa manusia kepada kedewasaan. Setelah dewasa, manusia dapat menghasilkan keturunan sehingga populasi manusia akan terjaga kelestariannya. Sekarang, coba kamu bayangkan jika tidak terjadi pertumbuhan dan perkembangan pada manusia? Mungkin populasi manusia akan punah. Begitu juga dengan hewan dan tumbuhan. Jika hewan dan tumbuhan tidak mengalami pertumbuhan dan perkembangan, maka akan mengalami kepunahan. Pada tumbuhan, perkembangan ini menghasilkan bermacam-macam jaringan dan organ tumbuhan. Pertumbuhan dan perkembangan pada hewan berbedabeda antara spesies satu dengan spesies yang lain. Tetapi, pada dasarnya memiliki persamaan tahapan perkembangan. Perkembangan pada tumbuhan diawali dengan fertilisasi. Pada awal perkembangannya, embrio mendapatkan makanan dari kotiledon. Kotiledon terdapat pada biji tumbuhan tingkat tinggi. Tumbuhan dikotil memiliki dua kotiledon, sedangkan monokotil memiliki satu kotiledon. Pertumbuhan awal tumbuhan dari biji menjadi tanaman baru disebut perkecambahan. Berdasarkan letak kotiledonnya, perkecambahan dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu epigeal dan hipogeal. a. Pada perkecambahan epigeal, kotiledon terdapat di permukaan tanah karena terdorong oleh pertumbuhan hipokotil yang memanjang ke atas. b. Pada perkecambahan hipogeal, kotiledon tetap berada di bawah tanah, sedangkan plumula keluar dari permukaan tanah disebabkan pertumbuhan epikotil yang memanjang ke arah atas.
  7. 7. Pertumbuhan pada tumbuhan terjadi di meristem (titik tumbuh) yang terdapat pada ujng akar dan batang. Meristem akan mengalami pembelahan mitosis. Oleh karena itu, ujung batang dan ujung batang akan bertambah panjang dan besar. Pertumbuhan disebabkan oleh pertambahan besar dan panjang sel-sel itu sendiri. Pada batang terdapat dua jenis tunas, yaitu tunas yang letaknya di ujung batang yang disebut tunas terminal dan mengandung meristem apikal, serta tunas samping yang nantinya membentuk cabang batang, daun, dan bunga. Batang tumbuhan selain bertambah panjang juga dapat bertambah besar. Hal ini dikarenakan adanya aktivitas kambium, yang termasuk jaringan meristem yang sel- selnya aktif membelah. Letak kambium di antara jaringan xilem dan floem. Kambium akan terus membentuk jaringan xilem dan floem baru sehingga batang makin lama akan menjadi besar. Aktivitas kambium meninggalkan batas yang jelas pada batang. Batas ini disebut lingkaran tahun. B. Tanaman Jagung Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting, selain gandum dan padi. Sebagai sumber karbohidrat utama di Amerika Tengah dan Selatan, jagung juga menjadi alternatif sumber pangan di Amerika Serikat. Penduduk beberapa daerah di Indonesia (misalnya di Madura dan Nusa Tenggara) juga menggunakan jagung sebagai pangan pokok. Selain sebagai sumber karbohidrat, jagung juga ditanam sebagai pakan ternak (hijauan maupun tongkolnya), diambil minyaknya (dari bulir), dibuat tepung (dari bulir, dikenal dengan istilah tepung jagung atau maizena), dan bahan baku industri (dari tepung bulir dan tepung tongkolnya). Tongkol jagung kaya akan pentosa, yang dipakai sebagai bahan baku pembuatan furfural. Jagung yang telah direkayasa genetika juga sekarang ditanam sebagai penghasil bahan farmasi. Kandungan gizi Biji jagung kaya akan karbohidrat. Sebagian besar berada pada endospermium. Kandungan karbohidrat dapat mencapai 80% dari seluruh bahan kering biji. Karbohidrat dalam bentuk pati umumnya berupa campuran amilosa dan amilopektin. Pada jagung ketan, sebagian besar atau seluruh patinya merupakan amilopektin. Perbedaan ini tidak banyak berpengaruh pada kandungan gizi, tetapi lebih berarti dalam pengolahan sebagai bahan pangan. Jagung manis diketahui mengandung amilopektin lebih rendah tetapi mengalami peningkatan fitoglikogen dan sukrosa. Kandungan gizi Jagung per 100 gram bahan adalah: 1. Kalori : 355 Kalori 2. Protein : 9,2 gr 3. Lemak : 3,9 gr 4. Karbohidrat : 73,7 gr 5. Kalsium : 10 mg 6. Fosfor : 256 mg 7. Ferrum : 2,4 mg
  8. 8. 8. Vitamin A : 510 SI 9. Vitamin B1 : 0,38 mg 10. Air : 12 gr Dan bagian yang dapat dimakan 90 %. Untuk ukuran yang sama, meski jagung mempunyai kandungan karbohidrat yang lebih rendah, namum mempunyai kandungan protein yang lebih banyak. Jagung merupakan tanaman semusim (annual). Satu siklus hidupnya diselesaikan dalam 80-150 hari. Pemanfaatan Selain sebagai bahan pangan dan bahan baku pakan, saat ini jagung juga dijadikan sebagai sumber energi alternatif. Lebih dari itu, saripati jagung dapat diubah menjadi polimer sebagai bahan campuran pengganti fungsi utama plastik. Salah satu perusahaan di Jepang telah mencampur polimer jagung dan plastik menjadi bahan baku casing komputer yang siap dipasarkan. Produksi jagung dan perdagangan dunia Provinsi penghasil jagung di Indonesia : Jawa Timur : 5 jt ton; Jawa Tengah : 3,3 jt ton; Lampung : 2 jt ton; Sulawesi Selatan: 1,3 jt ton; Sumatera Utara : 1,2 jt ton; Jawa Barat : 700 – 800 rb ton, sisa lainnya (NTT, NTB, Jambi dan Gorontalo) dengan rata- rata produksi jagung nasional 16 jt ton per tahun Produsen jagung terbesar saat ini adalah Amerika Serikat (38,85% dari total produksi dunia), diikuti China 20,97%; Brazil 6,45%; Mexico 3,16%; India 2,34%; Afrika Selatan 1,61%; Ukraina 1,44% dan Canada 1,34%. Sedangkan untuk negara- negara Uni Eropa sebanyak 7,92% dan negara-negara lainnya 14,34%. Total produksi jagung pada tahun 2008/2009 adalah sebesar 791,3 juta MT
  9. 9. C. MONOSODIUM GLUTAMAT Monosodiumglutamat, jugadikenal sebagai sodiumglutamatatau MSG,merupakan garam natriumdari asamglutamatyang merupakansalahsatu asam aminonon-esensial palingberlimpahyangterbentuksecaraalami.FoodandDrugAdministration A.S. mengklasifikasikanMSGsebagai GenerallyRecognizedasSafe (GRAS/SecaraUmumDiakui Aman) danUni Eropa sebagai zat tambahanmakanan.MSG memiliki Kode HS29224220 dan NomorE E621. Glutamatdalam MSG memberi rasaumami yang samaseperti glutamatdari makananlain.Keduanyasecarakimiaidentik.Produsenmakananindustri memasarkandan menggunakanMSG sebagai penguatcitarasa karenazat ini mampumenyeimbangkan, menyatukan,danmenyempurnakanpersepsi total rasalainnya. Namadaganguntuk monosodiumglutamattermasukdiantaranyaAJI-NO-MOTO®, Vetsin,danAc'cent. MSG murni sendiri tidakmempunyai rasayangenakjikatidakdikombinasikandengan bau gurihyangsesuai. Sebagai pembericitarasadan dalamjumlahyangtepat,MSG memiliki kemampuanuntukmemperkuatsenyawaaktif rasalainnya,menyeimbangkan,dan menyempurnakanrasakeseluruhanpadamasakantertentu.MSGtercampurdenganbaik dengandaging,ikan,dagingunggas,berbagai sayuran,saus,sup,danmarinade,serta meningkatkankesukaanumumakanmakanantertentusepertibeefconsommé (kaldusapi khasPerancis).Namunseperti perasadasarlainkecuali sukrosa,MSGmenambahkesedapan hanyadalam kadaryang tepat.MSG yangberlebihanakandengancepatmerusakrasa masakan.Meskipunkadarini bervariasi padaberbagai jenismakanan,dalamsupbening,nilai kesedapandengancepatturunpadakadar lebihdari 1 g MSG per100 ml.Apalagi,ada interaksi antaraMSG dengan garam(natriumklorida) danbahanumami lainseperti nukleotida. Semuanyaharusberadadalamkadar yangoptimumuntukmenghasilkan kelezatanmaksimum.Dengansifat-sifatini,MSGdapat digunakanuntukmengurangi asupan garam (sodium),yangikutmenyebabkantimbulnyahipertensi,penyakitjantung,danstroke. Rasa makananrendah-garamakanmenjadi lebihbaikdenganpenambahanMSG,bahkan denganpengurangangaramhingga30%. Kandungansodium(dalam persenmassa) dalam MSG adalahsekitar3 kali lebihrendah(12%) daripadadalamnatrium klorida(39%).Garam glutamatlaintelahdigunakandalamsuprendah-garam, tetapi dengantingkatkelezatanlebih rendahdaripadaMSG.
  10. 10. BAB III PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN A. METODE PENELITAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Pelaksanaan penelitian Pertumbuhan Tanaman Jagung dilakukan di : - Alamat : belakang rina - Hari/Tanggal : minggu, tanggal 8 september 2013 - Pukul : 10:15 WITA. B. Alat dan Bahan - 4 buah Poly bag -air msg - Tanah - Alattulis - Mistar -airbiasa - Benihjagung - Air C. Cara Kerja - Siapkansemuaalatdanbahan yang dubutuhkan. - 3 polybag diberikanairmsg - Salahsatu polybagdiberikan diberiairbiasa - Memasukkanbenihjagungke dalammediayangtelahdi sediakan. - Melakukanpenyiramansetiaphari agartanamantetap tumbuh. - Mengukurtinggi tanamansekali dalamsehari. D. UnitPrcobaan Unit percobaan ini menggunakan poly bag sebanyak 4 buah.
  11. 11. F. Variabel a. Variabel bebas : msg b. Variabel terikat : Pertumbuhan jagung c. Variabel antara : Air, tanah, cahaya d. Variabel terkontrol: Yang tidak diberi msg B. B. DATA-DATA Tanaman jagung memakai penyiraman menggunakan msg no Nama hari penelitian Tinggi pot 1 Tinggi pot 2 Tinggi pot 3 1 Minggu 4,5 cm 3cm 2cm 2 Senin 8 cm 7,5cm 6cm 3 Selasa 11,5cm 10cm 8cm 4 Rabu 14cm 10cm 9cm Tanaman jagung memakai penyiraman air biasa no Nama hari penelitian Tinggi tanaman pot 4 1 Minggu 3cm 2 Senin 5,5cm 3 Selasa 9cm 4 rabu 11cm Tanama jagung yang di beri msg membuat tanaman jagung tumbuh lebih cepat namun berdampak negative, apa bila berlebihan akan menyebabkan tanaman akan tumbuh subur tapi daunya cepat rontok sehingga dapat menghabat pertumbuhan jagung.sedangkan tanpa diberi msg tanaman jagung tumbuh lebih lambat namun tidak ada berdampak negative terhadap tumbuhan tersebut
  12. 12. BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan penelitian yang telah kami buat ini, kami mendapat kesimpulan berupa : bahwa tanaman yang diberi msg memeberi pengaruh yang negative membuat tanaman cepat subur lalu cepat juga layu sedangkan tanaman yang diberikan air biasa pada tanaman jagung berdampak positif tumbuhan subur dan tidak layu hanya petumbuhan nya begitu lama. B. Saran Apabila melakukan penanaman, sebaiknya memperhatikan terlebih dahulu jenis tanaman yang akan ditanam,sehingga pemberian air msg dan air biasa, bisa dilakukan.
  13. 13. DAFTAR PUSTAKA Syamsuri, Istamar, dkk .2007 . Biologi untuk SMA Kelas XII Semester 1 . Jakarta : Erlangga. http://creasoft.files.wordpress.com/2008/04/kep_tumbang.pdf http://www.anneahira.com/sistematika-penulisan-proposal-penelitian.htm http://www.kti-skripsi.net/2009/04/sistematika-penyusunan-tugas-akhir.html http://www.rusmanmalili.com/pdf/tanaman-jagung.html http://creasoft.files.wordpress.com/2008/04/monosodium-glutamat.pdf

×