Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Etika dan profesionalisme tsi

193 views

Published on

Tugas softkill 1

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Etika dan profesionalisme tsi

  1. 1. ETIKA DAN PROFESIONALISME TSI Nama Qolbi Ridho Putra NPM 15112802 Kelas 4KA39 E-mail Etikatulisan.blogspot.co.id Tugas  Pengertian Etika, Profesi, dan Ciri khas Profesi  Jenis ancaman melalui IT(Cyber Crime)  Berikan Contoh  Berikan saran
  2. 2. A. Pengertian Etika Pengertian Etika (Etimologi), berasal dari bahasa Yunani adalah “Ethos”, yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom). Etika biasanya berkaitan erat dengan perkataan moral yang merupa¬kan istilah dari bahasa Latin, yaitu “Mos” dan dalam bentuk jamaknya “Mores”, yang berarti juga adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan), dan menghin¬dari hal-hal tindakan yang buruk. Menurut kamus bahasa indonesia, Etika adalah : 1) Ilmu tentang apa yang baik dan buruk tentang hak dan kewajiban moral. 2) Kumpulan asas/nilai yang berkenaan dengan akhlak. 3) Nilai mengenai apa yang benar dan salah yang dianut masyarakat. B. Macam – macam Etika a. Etika Deskriptif Etika yang menelaah secara kritis dan rasional tentang sikap dan perilaku manusia, serta apa yang dikejar oleh setiap orang dalam hidupnya sebagai sesuatu yang bernilai. Artinya Etika deskriptif tersebut berbicara mengenai fakta secara apa adanya, yakni mengenai nilai dan perilaku manusia sebagai suatu fakta yang terkait dengan situasi dan realitas yang membudaya. Da-pat disimpulkan bahwa tentang kenyataan dalam penghayatan nilai atau tanpa nilai dalam suatu masyarakat yang dikaitkan dengan kondisi tertentu memungkinkan manusia dapat bertin¬dak secara etis. b. Etika Normatif Etika yang menetapkan berbagai sikap dan perilaku yang ideal dan seharusnya dimiliki oleh manusia atau apa yang seharusnya dijalankan oleh manusia dan tindakan apa yang bernilai dalam hidup ini. Jadi Etika Normatif merupakan norma-norma yang da¬pat menuntun agar manusia bertindak secara baik dan meng-hindarkan hal-hal yang buruk, sesuai dengan kaidah atau norma yang disepakati dan berlaku di masyarakat.
  3. 3. C. Pengertian Profesi Profesi dan profesional, profesi berasal dari kata profession, serta profesional berasal dari kata professional, yang mempunyai batasan bervariasi tergantung dari konteks yang ingin diungkapakan. Dari batasan di atas maka dapat dikatakan bahwa etika profesi itu berkaitan dengan baik dan buruknya tingkah laku individu dalam suatu pekerjaan, yang telah diatur dalam kode etik. Belum ada kata sepakat mengenai pengertian profesi karena tidak ada standar pekerjaan/tugas yang bagaimanakah yang bisa dikatakan sebagai profesi. Ada yang mengatakan bahwa profesi adalah “jabatan seseorang walau profesi tersebut tidak bersifat komersial”. Secara tradisional ada 4 profesi yang sudah dikenal yaitu kedokteran, hukum, pendidikan, dan kependetaan.Profesionalisme biasanya dipahami sebagai suatu kualitas yang wajib dipunyai oleh setiap eksekutif yang baik. D. Ciri Khas Profesionalisme a. Punya ketrampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu. b. Punya ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan. c. Punya sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang dihadapannya. d. Punya sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain, namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya. E. Ciri Khas Profesi a. Suatu bidang pekerjaan yang terorganisir dari jenis intelektual yang terus berkembangdandiperluas. b. Suatu teknik intelektual. c. Penaerapa praktis dari teknik intelektual pada urusan praktis. d. Suatu periode panjang untuk pelatihan dan sertifikasi. e. Beberapa standar dan pernyataan tentang etika yang dapat diselenggarakan. f. Kemampuan untuk kepemimpinan pada profesi. g. Asosiasi dari anggota profesi yang menjadi suatu kelompok yang erat dengan kualitas komunikasi yang tinggi antaranggotanya.
  4. 4. h. Pengakuan sebagai profesi. i. Perhatian yang profesional terhadap penggunaan yang bertanggung jawab dari pekerjaanprofesi. j. Hubungan yang erat dengan profesi lain. F. Jenis Ancaman melalui IT Beberapa jenis ancaman (Threats) melalui IT : a. Unauthorized Access to Computer System and Service b. Illegal Contents c. Data Forgery d. Cyber Espionage e. Cyber Sabotage and Extortion f. Offense against Intellectual Property g. Infringements of Privacy G. Contoh Kasus a. Deface Istilah ini biasa disebut Membajak Situs Web bagi orang awam. Cyber Crime biasa melakukan pergantian halaman web yang dimasuki. Pembajakan ini dilakukan dengan menembus lubang keamanan yang terdapat di dalam web tersebut. b. Pencurian Kartu Kredit Cyber Crime adalah kejahatan yang paling merugikan “korban”. Karena “pelaku” kejahatan dari Cyber Crime ini biasanya mencuri data kartu kredit “korban” dan memakai isi dari kartu kredit “korban” untuk kepentingan pribadi “korban”. c. Virus Kejahatan ini dilakukan dengan cara memasukan virus melalui E-mail. Setelah E- mail yang dikirim dibuka oleh “korban” maka virus itu akan menyebar ke dalam komputer dari sang “korban” yang menyebabkan sistem dari komputer korban akan rusak. H. Saran Dengan etika profesi diharapkan kaum profesional dapat bekerja sebaik mungkin, serta dapat mempertanggungjawabkan tugas yang dilakukannya dari segi tuntutan pekerjaan.

×