F ISIOLOGI  P EMUSATAN  P ERHATIAN  dan B ERFIKIR (IQ)   Oleh : Dr. Dul Rohman
INDIKATOR <ul><li>Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan: </li></ul><ul><ul><li>1.  fungsi luhur otak manusia </li></ul>...
A. F ungsi luhur otak manusia <ul><li>Salah satu fungsi neokorteks manusia adalah fungsi bahasa . </li></ul><ul><li>Pengkh...
<ul><li>Pengkhususan hemisfer berkaitan dengan kinan-kidal, sifat ini tampaknya ditentukan oleh genetis. </li></ul><ul><li...
<ul><li>Terdapat perbedaan anatomik kedua hemisfer yang mungkin berkaitan dengan perbedaan fungsional: </li></ul><ul><ul><...
Letak  kemampuan berbahasa : <ul><li>Bagian otak yang terbentang sepanjang dekat fisura silvii (sulkus lateralis) hemisfer...
Kemampuan Navigasi <ul><li>Pada manusia ada dua struktur subkortikal disebelah kanan yang berperan dalam navigasi yang tep...
Kel a inan-kelainan berbahasa/ pola pengolahan informasi yang bersifat sekuensial didaerah otak tertentu: <ul><li>Lesi kor...
The nature of intelegence <ul><li>Intelegensi adalah kapasitas untuk belajar, reasoning, dan memahami.  Tetapi saat kita m...
Yang diukur dalam tes  i ntelegensi <ul><li>Intelegensi umumnya diketahui dengan tes yang didesain untuk mengukur kemampua...
Stuktur intelegensi <ul><li>Lumpers  menyatakan bahwa intelegensi adalah tunggal, kapabilitas uniter yang sering dinyataka...
Otak dan intelegensi <ul><li>Otak einstein 1,230 gr, 200 gr lebih rendah dari otak kontrol. </li></ul><ul><li>Jumlah neuro...
Ukuran otak <ul><li>Ukurannya sendiri tidak berhubungan tetapi rasio dengan tubuh yang berperanan, pada manusia rasionya p...
Kecepatan konduksi neural dan kecepatan prosesing.  <ul><li>Proses Kognitif  memerlukan seseorang untuk  memahami , memili...
hereditas dan lingkungan <ul><li>kontroversi genetik </li></ul><ul><ul><li>Sekitar separuh dari variasi intelegensi indivi...
kelainan intelegensi <ul><li>retardasi </li></ul><ul><ul><li>Retardasi mempunyai banyak sebab termasuk didalamnya adalah p...
<ul><li>Sekian </li></ul><ul><li>Wassalamualaikum wr. Wb. </li></ul>
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

fisiologi pemusatan perhatian dan berfikir (iq)

3,362 views

Published on

Published in: Technology, Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
3,362
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
532
Actions
Shares
0
Downloads
48
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

fisiologi pemusatan perhatian dan berfikir (iq)

  1. 1. F ISIOLOGI P EMUSATAN P ERHATIAN dan B ERFIKIR (IQ) Oleh : Dr. Dul Rohman
  2. 2. INDIKATOR <ul><li>Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan: </li></ul><ul><ul><li>1. fungsi luhur otak manusia </li></ul></ul><ul><li>2. fisiologi berfikir dan pemusat a n perhatian </li></ul>
  3. 3. A. F ungsi luhur otak manusia <ul><li>Salah satu fungsi neokorteks manusia adalah fungsi bahasa . </li></ul><ul><li>Pengkhususan komplementer hemisfer </li></ul><ul><ul><li>Fungsi bahasa manusia lebih tergantung pada salah satu hemisfer serebrum, hemisfer ini lebih berperan dalam kategorisasi dan simbolisasi juga dikenal dengan hemisfer dominan (hemisfer kategorikal), hemisfer ini juga berperan dalam fungsi-fungsi bahasa. </li></ul></ul><ul><ul><li>Hemisfer yang satunya memiliki kekhususan bidang spatiotemporal, yang berperan dalam identifikasi benda berdasar bentuknya dan pengenalan tema musik, juga pada pengenalan wajah (hemisfer visuospatial/hemisfer representational) </li></ul></ul>
  4. 4. <ul><li>Pengkhususan hemisfer berkaitan dengan kinan-kidal, sifat ini tampaknya ditentukan oleh genetis. </li></ul><ul><li>96% orang kinan hemisfer kiri adalah hemisfer dominan atau katagorikal, 4% sisanya hemisfer kanan yang dominan </li></ul><ul><li>15% orang kidal hemisfer kanan adalah hemisfer katagorikal dan 15% sisanya tidak terdapat lateralisasi yang jelas. Namun 70% sisanya hemisfer kiri adalah hemisfer kategorikal </li></ul><ul><li>Disleksia 12 kali lenih sering pada orang kidal daripada orang kinan, namun bakat spatial orang kidal mungkin berada diatas rata-rata orang normal, sejumlah besar artis, pemusik, dan ahli matematika adalah orang kidal. </li></ul>
  5. 5. <ul><li>Terdapat perbedaan anatomik kedua hemisfer yang mungkin berkaitan dengan perbedaan fungsional: </li></ul><ul><ul><li>Planum temporale yaitu daerah girus temporalis superior yang berkaitan denga pemrosesan rangsang pendengaran yang berhubungan dengan bahasa biasanya lebih besar kiri daripada kanan. </li></ul></ul><ul><ul><li>Dengan MRI terlihhat bahwa bagian-bagian lain dari permukaan atas lobus temporalis kiri lebih besar dan lobus frontalis kanan biasanya lebih tebal dengan lobus oksipitalis kiri yang labih besar dan menonjol melebihi garis tengah. </li></ul></ul><ul><ul><li>Bagian-bagian permukaan atas lobus temporalis kiri biasanya berukuran lebih besar </li></ul></ul><ul><ul><li>Kimia otak pada orang kinan pada jaras nigrostriatum lebih tinggi kadar dopaminya, sedang pada orang kidal lebih tinggi pada sisi kanan, tetapi makna fisiologisnya belum diketahui. </li></ul></ul>
  6. 6. Letak kemampuan berbahasa : <ul><li>Bagian otak yang terbentang sepanjang dekat fisura silvii (sulkus lateralis) hemisfer kategorikal. </li></ul><ul><li>Daerah wernicke berperan dalam pemahaman informasi penglihatan dan pendengaran yang terletak di ujung posterior girus temporalis superior. Daerah ini berproyeksi ke daerah broca (lobus frontalis tepat diujung inferior korteks motorik) melalui fasiculus arcuatus. </li></ul><ul><li>Daerah broca mengolah informasi yang diterima dari area wernicke menjadi pola yang terinci dan terkoordinasi untuk vokalisasi dan memproyeksikanya melalui area artikulasi/pengucapan kata ke korteks motorik yang mencetuskan gerakan bibir, lidah, dan laring yang tepat untuk menghasilkan suara. </li></ul><ul><li>Girus angularis dibelakang daerah wernicke mengolah informasi dari kata-kata yang dibaca sehingga kata-kata tersebut diubah menjadi bentuk auditorik kata-kata di daerah wernicke. </li></ul>
  7. 7. Kemampuan Navigasi <ul><li>Pada manusia ada dua struktur subkortikal disebelah kanan yang berperan dalam navigasi yang tepat. </li></ul><ul><li>Hipokampus kanan, berhubungan dengan proses belajar letak berbagai tempat </li></ul><ul><li>Nukleus kaudatus kanan yang mempermudah gerak menuju tempat tersebut. </li></ul>
  8. 8. Kel a inan-kelainan berbahasa/ pola pengolahan informasi yang bersifat sekuensial didaerah otak tertentu: <ul><li>Lesi kortikal terbatas misalnya ketidak mampuan menyebut nama-nama hewan walaupun kemampuan untuk menyebut nama makhluk hidup atau benda lain tetap utuh </li></ul><ul><li>Lesi parietalis kiri mengalami kesulitan dengan paruh kata kedua tetapi tidak dengan paruh kata pertama </li></ul><ul><li>Lesi parieto oksipitalis hanya menulis huruf mati dan mengabaikan huruf hidup. </li></ul>
  9. 9. The nature of intelegence <ul><li>Intelegensi adalah kapasitas untuk belajar, reasoning, dan memahami. Tetapi saat kita menggunakan uji intelegensi kita mendefinisikan intelegensi sebagai apa yang diukur oleh tes tersebut, atau karakteristik yang berhubungan dengan nilai tinggi dalam tes tersebut. </li></ul>
  10. 10. Yang diukur dalam tes i ntelegensi <ul><li>Intelegensi umumnya diketahui dengan tes yang didesain untuk mengukur kemampuan akademik, Ukuran yang dipakai untuk mengukur intel e gensi adalah intelegesi quotien (IQ) </li></ul>
  11. 11. Stuktur intelegensi <ul><li>Lumpers menyatakan bahwa intelegensi adalah tunggal, kapabilitas uniter yang sering dinyatakan sebagai general faktor atau g </li></ul><ul><li>Splitters menyatakan bahwa intelegensi dibentuk dari berbagai macam kemampuan mental yang lebih banyak atau independen satu dengan lainya. Mereka memberikan penekanan pada pemisahan kemampuan mental masing-masing individu. </li></ul>
  12. 12. Otak dan intelegensi <ul><li>Otak einstein 1,230 gr, 200 gr lebih rendah dari otak kontrol. </li></ul><ul><li>Jumlah neuronya sama </li></ul><ul><li>Rasio yang lebih tinggi sel glia dari neuron </li></ul><ul><li>Hemisfer lebih tebal 1 centimeter dari kontrol pada lobus parietalis yang lebih besar lobs parietalis berperan dalam kemampuan matematika dan prosesising visuospatial. </li></ul><ul><li>Penelitian dengan PETscan saat bekerja dengan g faktor. </li></ul><ul><li>Area Frontal lebih aktif saat bekerja dengan tugas yang memerlukan g tinggi karena lobus frontal berperan dalam memori kerja dan pengambilan keputusan ( problem solving ). </li></ul>
  13. 13. Ukuran otak <ul><li>Ukurannya sendiri tidak berhubungan tetapi rasio dengan tubuh yang berperanan, pada manusia rasionya paling tinggi. </li></ul><ul><li>Dari segi ukuran otak gaja lebih besar </li></ul>
  14. 14. Kecepatan konduksi neural dan kecepatan prosesing. <ul><li>Proses Kognitif memerlukan seseorang untuk memahami , memilih dan memusatkan pada item yang bermakna dari stimulus yang datang pada organ sensoris. Kemudian memanggil memori, menghubungkan informasi baru denganya dan memanipulasi representasi mental dari penggabungan informasi. </li></ul><ul><li>Skor IQ berhubngan dengan konduksi neural syaraf, </li></ul>
  15. 15. hereditas dan lingkungan <ul><li>kontroversi genetik </li></ul><ul><ul><li>Sekitar separuh dari variasi intelegensi individu tergantung pada keturunan, semakin banyak gen yang mirip lebih berhubungan dengan IQ-nya. Tampaknya banyak gen yang berperanan dan ada gen khusus yang berperanan namun masih belum pasti. </li></ul></ul><ul><li>efek lingkungan </li></ul><ul><ul><li>Kontribusi dari faktor lingkungan masih kontrovesi, terutama jika dikaitkan dengan intelegensi pada berbagai ras manusia </li></ul></ul><ul><ul><li>Walaupun separuh dari variasi intelegensi dipengaruhi lingkungan , menunjukkan kondisi lingkungan yang bagaimanakah yang berperanan mengalami kesulitan. Adopsi mempunyai efek nyata jika perbedaan lungkunganya besar. </li></ul></ul>
  16. 16. kelainan intelegensi <ul><li>retardasi </li></ul><ul><ul><li>Retardasi mempunyai banyak sebab termasuk didalamnya adalah penyakit, Alcoholic fetal syndrome , sindroma Down, fragile X s y ndrom, phenil ketonuria dan hidrosefalus </li></ul></ul><ul><li>Autism </li></ul><ul><ul><li>kelainan otak pada autisme (tidak khas) </li></ul></ul><ul><ul><li>kelainan biokimia (serotonin dan oxytocin) </li></ul></ul><ul><ul><li>Hereditas (kromosom 2,7 dan 16) </li></ul></ul>
  17. 17. <ul><li>Sekian </li></ul><ul><li>Wassalamualaikum wr. Wb. </li></ul>

×