3 Jurus Pantang GAGAL!
(ala Sang Bintang School(SBS))
By. Rdho Hudayana
”You Never Fail Until You are Quit” (SBS)
Ketika 2...
“Prinsip “ (Jurus Pantang
Gagal 1)
“Orang yang tidak memiliki prinsip tidak akan
kemana-mana atau dimana-mana, dia akan
te...
Tentunya yang dilakukan oleh nabi Muhammad adalah dengan terus menerus mendidik para
sahabatnya untuk memiliki dasar-dasar...
“Here I am” (Jurus Pantang Gagal 2)
A Winner makes commitments; A Loser makes promises. (Anonim)
Selanjutnya kami membicar...
Sekilas kami bahas kenapa banyak umat Islam yang kurang sukses dalam ber-Islamnya. seperti yang
saya temui tidak semua ora...
Yes Sir!” (Jurus Pantang Gagal 3)
Ta'at dan mengucapkan perkataan yang baik (adalah lebih
baik bagi mereka). apabila Telah...
Namun sifulan ini kenyataannya masih belum dikatakan sukses di SBS, dan di tempat yang lainnya.
Sehingga tak jarang sifula...
Lingkar Siswa Khatulistiwa(LSK) bersama pak widodo, fakhrul, Kanada, Meri, Astri, dan dengan yang
lainnya. Di Organisasi K...
Biodata Penulis
Ridho Hudayana, adalah seorang Head Manager di Lembaga Bimbingan
Belajar Sang Bintang School (SBS) Pontian...
3 Jurus Wirausaha Pantang GAGAL!
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

3 Jurus Wirausaha Pantang GAGAL!

1,555 views

Published on

Buku tentang KUNCI sukses pantang gagal dalam berusaha

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,555
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
104
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

3 Jurus Wirausaha Pantang GAGAL!

  1. 1. 3 Jurus Pantang GAGAL! (ala Sang Bintang School(SBS)) By. Rdho Hudayana ”You Never Fail Until You are Quit” (SBS) Ketika 2-3 Dekade yang lalu, tak banyak orang yang berminat untuk menjadi wirausaha atau bahasa kerennya entrepreneurship. Impian pekerjaan orang pada waktu itu adalah menjadi karyawan atau pegawai negeri hingga akhir idup mereka dan menikmati masa pensiun dengan dana pensiun. Begitu seterusnya. Ada yang berbeda dengan saat ini, setelah 15 tahun Reformasiyang diusung para mahasiswa di era 1998, wirausaha mulai menjadi tren dan mulai digemari oleh masyarakat. Ya mungkin, semakin sulit juga untuk menjdi pegawai/karyawan. Namun wirausaha senantiasa digembar- gemborkan dan dipercaya sebagai solusi kebangkitan perekonomian suatu bangsa. Dalam tulisan ini, saya ingin mengulas 3 Jurus Pantang Gagal, yang saya gali dari success and failure story Sang Bintang School selama 8 tahun yang tidak pernah berubah ciri khasnya sebagai lembaga kursus dan training bahasa inggris cepat dan efektif. Dalam tulisan ini saya BONGKAR! RAHASIA BESARNYA. Muqaddimah Jurus SBS Telah sukses orang yang beriman dan memperoleh rezeki yang kecil dan hatinya pun akan disenangkan Allah dengan pemberianNya itu. (HR. Muslim) Banyak orang memimpikan kesuksesan, bagi saya kesuksesan hanya dapat diraih melalui kegagalan yang berulang-ulang dan introspeksi. (Soichiro Honda) Apa filosofi lembaga bernama Sang Bintang School? Dan mengapa harus ada filosofinya? Pertama, Sang Bintang School sering diartikan sebagai lembaga pendidikan biasa. Maaf, SBS lahir bukan untuk itu. Jika untuk itu SBS lahir, maka sama seperti lembaga pendidikan kebanyakan yang akan mendorong siswa meraih nilai setinggi-tingginya, dan para guru akan mengajar dengan “menghitung” gaji per jam. Tidak, tapi SBS malah lahir sebagai antithesis dari “kesalahan’ pendidikan selama ini. Apa yang hendak diperbaiki SBS? Banyak, saking banyaknya maka Anda perlu membaca Keajaiban Belajar. Itulah saripati perubahan yang hendak diusung SBS. Wow, jadi SBS itu idealis banget? Sangat … Maka anggota tim SBS mau tidak mau harus menyesuaikan dirinya bahkan mengubah dirinya menjadi aktifis. Dan dalam diri aktivis sejati akan selalu ada 3 jurus ini, jika ia sebenar-benarnya aktivis yang akan sukses dalam hidupnya. Baik, cukup dulu ya, muqaddimahnya, nah saatnya kita bahas 3 Jurus Pantang Gagal ala SBS, check it out!
  2. 2. “Prinsip “ (Jurus Pantang Gagal 1) “Orang yang tidak memiliki prinsip tidak akan kemana-mana atau dimana-mana, dia akan tetap dalam kebingunan” Diskusi kunci ini dimulai dengan mengapa orang yang sepertinya punya komitmen, bekerja dengan disiplin dan memiliki jaringan yang banyak belum mencapai kesuksesannya? Clue nya, mengapa indonesia sepertinya maju, namun nyatanya belum bisa secara umum menyaingi negara-negara maju seperti Jepang, Korea, Cina, Australi, Amerika, Arab saudi, dan juga negara- negara lainnya semisal Singapore dan brunai darussalam? Clue selanjutnya, mengapa negara jepang yang sudah diluluh lantakkan oleh bom atom yang meluluhlantakkan 2 pulau jepang itu, bisa bangkit dan menjadi Raja Indutri Teknologi berkelas dunia? Sudah anda bisa menjawabnya? Ya, karena Indonesia belum memegang prinsipnya? Tahukah anda apa prinsip Indonesia dalam bernegara dan berbangsa? Ya Pancasila yang ada lima itu, sungguh sering kita ucapkan setiap kali kita upacara, namun prakteknya masih terbengkalai disana dan disini. Bagaimana dengan prinsip hidup anda? Prinsip hidup anda adalah apa yang anda yakini dan anda pegang supaya anda tidak keluar dari koridornya. Karenanya prinsip bersifat filosofis yang akan mengarahkan semua sikap dan prilaku anda dalam banyak hal. Prinsip hidup merdeka dari ketergantungan adalah prinsip hidup yang banyak dimiliki oleh tokoh-tokoh kebangkitan disetiap negara dan bangsa, yang pada endingnya merekalah yang mampu membawa negara dan bangsanya memasuki kemerdekaan, bangkit dari keterpurukan. Lihatlah prinsip hidup orang yang ditulis sebagai oarang nomer 1 sebagai tokoh dunia yang paling berpengaruh sepanjang masa, dalam buku karangan Michael H. Hart, yang telah beberapa kali merevisi bukunya, namun Nabi Muhammad saw. Lah yang selalu menempati posisi 1 untuk orang yang paling berpengaruh. Dengan prinsip dasarnya, Iman, Islam, Ihsan. Nabi Muhammad saw. Berhasil membangkitkan orang- orang arab yang tidak pernah membayangkan kebangkitan besar yang Nabi Muhammad saw. Pimpin , tidak hanya itu, Nabi Muhammad lah yang menjadi teladan dan inspirasi bagi pengembangan Islam kurang lebih 7 abad lamanya, Islam menjadi peradaban terbesar dunia.
  3. 3. Tentunya yang dilakukan oleh nabi Muhammad adalah dengan terus menerus mendidik para sahabatnya untuk memiliki dasar-dasar prinsip itu dalam setiap gerak da sikapnya. dan hari ini umatnya masih tetap eksis hingga saat ini. walaupun sangat jauh sempurna dari yang diharapkan oleh sang pemimpin. Karenanya bangsa yang memegang prinsip hidup yang kuat akan menjadi kuat pula dalam kehidupannya. Seperti jepang yang setelah kehancuran 2 kotanya, mereka tidak terlalu lama untuk bangkit, dan menjadi Imperium dunia baru. Mereka mempunyai prinsip hidup yang mereka nami KAIZEN. Yang berarti perbaikan terus menerus. Yang kemudian prinsip ini menjadi standar kinerja mereka. Untuk membangun bangsa dan negaranya. Menjadi tidaklah sulit bagi Jepang untuk menyainginegara-negara maju lainnya. Diakhir diskusi kami menyimpulkan, bahwasanya kunci pertama yang harus dimiliki oleh orang yang ingin dan berharap sukses dalam kehidupannya adalah dengan memiliki prinsip yang membuat mereka sukses. Prinsip itu bisa diperoleh dari hasil membaca, menghadiri kelas-kelas seminar, training, dan merenung dalam diri. Ayo Latih Prinsip Hidup Anda Bagaimana dengan Prinsip Anda? Maka ada 3 pertanyaan sederhana yang harus anda jawab untuk memandu anda menemukan prinsip hidup dan usaha yang anda bangun, sebagai berikut; 1. Apa yang sebenarnya ingin anda lakukan (tulis 3 keinginan min.) 2. Siapa yang seharusnya menjadi teman anda, untuk mendukung keinginan anda (tulis 3 nama teman min) 3. Tuliskan Sifat Utama yang anda miliki untuk sukses dalam hidup dan usaha anda (tulis 3 sifat min)
  4. 4. “Here I am” (Jurus Pantang Gagal 2) A Winner makes commitments; A Loser makes promises. (Anonim) Selanjutnya kami membicarakan kembali mengenai kunci kesuksesan berikutnya, yang membuat seseorang menggapai kesuksesannya setelah seseorang itu memiliki prinsip yang kuat. Karena prinsip membutuhkan penjagaan, supaya tetap langgeng dan tidak menjadi hilang. Seperti yang kita ketahui dipembahasan di kunci sukses 1 yang lalu, ketika prinsip telah hilang, maka orang itu tidak akan dimana-mana dan tidak akan kemana-mana. Setelah kami diskusikan kunci sukses berikutnya adalah hal yang harus dilakukan setelah kita membuat prinsip adalah menjaganya dengan suatu sikap yang dinamai dengan komitmen. Prinsip akan menjadi lemah atau kabur ketika komitmen belum kita buat dan kita jalankan sepenuhnya. Walau kita mengetahui dan memahami pentingnya prinsip itu, namun jika kita hanya bisa berjanji dengan komitmen yang lemah, prinsip itu akan mudah bergeser atau menjadi kabur. Seorang pemuda dan pemudi yang akan menikah tentunya memahami prinsip pernikahan yaitu, sakinah (menenangkan), mawaddah (cinta yang sangat), dan warrahmah (kasihsayang). Tapi jika pemuda dan pemudi tadi tidak membuat komitmen untuk menjaga prinsip-prinsip pernikahan tersebut, maka sangat memungkinkan akan terjadi perceraian dirumahtangganya. Begitupula seorang yang mengaku ber-Iman yang memiliki prinsip syahadatainbelumlah bisa dikatakan orang yang benar-benar beriman sebelum ia menunjukkan komitmennya dalam sikap dan prilaku yang nyata. Seperti yang Allah SWT. Firmankan dalam surat al-Hujurat ayat 15 “Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar”. Itu adalah salahsatu komitmen seorang yang beriman sejati. Adalah dengan membuktikan prinsipnya dengan komitmen yang sesuai dengan diminta oleh robbnya, Allah SWT. Dalam hal komitmen, salah seorang motivator ternama di Indonesia, Andre wongso mengatakan Komitmen adalah sesuatu yang membuat seseorang memikul resiko dan konsekuensi dari keputusannya tanpa mengeluh, dan menjalaninya dengan penuh rasa syukur sebagai bagian dari kehidupan yang terus berproses. Orang yang membuat komitmen senantiasa bersedia memikul resiko dan konsekuensi dengan senang hati dan bersyukur selalu. Karenanya ia akan menjadi pemenang sejati dalam semua bidangnya. Memang tidaklah mudah untuk berkomitmen dalam rangka mempertahankan prinsip, karena harus melakukan perjuangan yang besar. Dengan resiko kegagalan yang mungkin tidak sedikit akan kita lalui. Andre Wongso juga berkomentar mengenai ini, “Komitmen adalah sesuatu yang membuat seseorang berani setia dan percaya, meski harapannya tidak kunjung terpenuhi dan tidak ada yang dapat dijadikan jaminan olehnya” Bagaimana mempertahankan komitmen adalah sebenarnya sejauh mana kita memiliki pemahaman dan wawasan yang bersifat dinamis mengenai apa saja yang kita komitmenkan. Kita membutuhkan banyak ilmu yang senantasa bertambah untuk memperbaharui dan memperkuat komitmen yang telah kita buat. Karena kita akan mudah kecewa dan beralih pada yang lain yang belum tentu baik dari yang sebelumnya, karena ilmu yang menopang komitmen kita belum cukup.
  5. 5. Sekilas kami bahas kenapa banyak umat Islam yang kurang sukses dalam ber-Islamnya. seperti yang saya temui tidak semua orang Islam melaksanakan shalat, zakat, puasa, dan naik haji sebagai bukti komitmennya.belumlah lagi hal-hal yang lainnya. Dan sekilas kami membahas penyebab orang keluar dari Sang Bintang School (SBS), padahal dia adalah orang yang paham dan setuju visi Indonesia Jenius dan memahami misi teaching by heart learning by mind, bahkan dia telah pernah berkomitmen bersama dengan melakukan semua tugasnya. Namun mengapa seseorang itu mengundurkan diri dari SBS? salahsatu analisa saya adalah, dia belum memperbaharui komitmennya dengan menambah ilmunya dan wawasannya yang memperkuat komitmen itu. Dalam pembahasan ini saya hanya ingin menyampaikan seperti yang dikatakan Andre Wongso mengenai komitmen “commitment means: ‘Here I am. You can count on me. I won’t fail you.’” “
  6. 6. Yes Sir!” (Jurus Pantang Gagal 3) Ta'at dan mengucapkan perkataan yang baik (adalah lebih baik bagi mereka). apabila Telah tetap perintah perang (mereka tidak menyukainya). tetapi Jikalau mereka benar (imannya) terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka. (Q.S. Muhammad; 21) Taat adalah bukti yang kuat bagi kita beriman sebagai komitmen pada tauhid yang menjadi prinsip dalam kehidupan kita setiap harinya. Dapat saya katakan ketaatan adalah bukti yang jelas dalam mengetahui kondisi keimanan atau komitmennya pada Islam. yang Allah nyatakan dalam surah diatas “tetapi Jikalau mereka benar (imannya) terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka”. Maka berfungsinya tauhid dalam prinsip kehidupan adalah ketika komitmen keimanan itu kuat dengan kedisiplinan kita dalam mentaati semua perintah dan larangan-Nya Teka-Teki Berhadiah Kunci Ke-3 “jika anda memiliki ini, cepat atau lambat anda pasti sukses!” Pada malam itu, diskusi kami pun kembali digelar untuk membahas dan mendiagnostik diri, apakah kita sudah atau belum sukses selama ini. Sebagaimana 2 malam seblumnya sudah kita membahas 2 kunci sukses yang harus kita miliki dalam kehidupan pribadi yang akan terlihat dalam kesuksesan di pekerjaan besar kita di SBS. Dimana setelah kita memiliki prinsip, maka prinsip itu harus dijaga dengan komitmen yang memastikan prinsip itu akan berlangusng secara terus menerus. Bang Yun, kembali membuka diskusi kita dengan pertanyaan-pertanyaan yang membuat kita antusias dalam memberikan jawaban yang dilontarkan bang Yun yang rasa-rasanya melontar kita dengan sejuta pertanyaan. Pertama bang Yun membuka diskusi malam kita dengan memberikan study cases mengenai aktivis mahasiswa yang memiliki banyak organisasi, namun tidak satu pun organisasinya yang ia geluti itu mencapai kesuksesan, baik yang bersifat pribadi maupun kelompok. Padahal, aktivis itu memiliki prinsip dan komitmen dalam setiap organisasi yang ia geluti. Kami dengan enteng dan secara maraton menjawab, “kurang fokus, gak bisa mengatur waktu, tidak bisa mengatur prioritas,” dan lain sebagainya. Namun bang Yun masih menilai jawaban kami masih belum tepat, dan kembali mengarahkan jawaban itu dengan langsung menjadikan kita objek dari contoh kasusnya, disebutlah seorang teman saya disebelah, bang Yun berkata, Sifulan itu sebenarnya dari prinsip sukses yang pertama dan kedua yaitu prinsip dan komitmen dia sudah memiliki.
  7. 7. Namun sifulan ini kenyataannya masih belum dikatakan sukses di SBS, dan di tempat yang lainnya. Sehingga tak jarang sifulan ini di SBS sering mendapatkan “Sinfullcard”(kartu penuh dosa, yang diberikan kepada orang yang melakukan kesalahan dalam bekerja di SBS, dengan konsekuensi pemotongan gaji). Selanjutnya bang Yun memberikan clue nya lagi. “Pelanggaran terhadap kunci ini yang sering membuat marah saya dan membuat saya terlihat keras dengan hukuman, padahal saya sebenarnya sangat menyayangkan hal itu terjadi, karena melihat kapasitas dan karir anda semuanya, sebetulnya pemberian Sin full card itu tidaklah perlu”. Dan kami pun semakin penasaran, karena yang menjadi kasusnya itu adalah diri kami sendiri. Kami pun menghujani bang Yun dengan jawaban-jawaban, “kurang memahami SOP (Standard Operational Procedure), tidak memahami dan memperhatikan KPI (Key Performance Indicators), tidak fokus, menejerial yang lemah, kurang konisten. Bang Yun berkata, “hmm.. konsisten hampir mendekati, ayo sedikit lagi” dan akhirnya teman saya menjawab, “kita kurang disipin ya bang?” “ya betul sekali, karena kediiplinanlah membuat saya sering marah dan memberikan anda semua sinfull” Bang Yun kembali menyambungkan kedisiplinan dengan kasus aktivis yang secara prinsip dan komitmennya baik dan ciri umum mereka aktiv di berbagai organisasi dan kepanitiaan. Dan tidak jarang mereka kurang “sukses” di semua organisasi yang di gelutinya itu. Jawabannyapun sama, ya! Karena mereka aktivis yang kurang “sukses” itu tidak disiplin dengan waktu. Yang tak jarang ditemui telat ketika janji untuk bertemu atau dalam rapat, sering kali telat, dan erkadang secara sengaja atau tidak, melupakan janjian keemu atau agenda dengan alasan banyak agenda yang lainnya. Dalam diskusi kami, hal-hal iu dapat diatasi dengan pengaturan jadwal dan straegi secara detail untuk sepenuhnya menepati waktu rapat, janji ketemu dan mem-fix kan semua jadwal yang akan dihadiri. My Best Practice Tiada prestasi tanpa kedisiplinan (A’a Gym) Kata-kata A’a Gym ini adalah kata-kata yang sangat menginspirasi dan saya gemari pada waktu SMA, hingga saya jadikan salah satu motto hidup. menurut saya yang akan menjadi kunci kesuksesan saya ketika belajar di SMA. Ternyaa benar, saya merasakan saya sukses menyeimbangkan semua aktivitas saya yang bisa dikatakan anak SMA dengan segepok kegiatan. Pada waktu itu, setiap hari saya berangkat jam 6 pagi dari rumah dan kembali ke rumah jam 7 malam. Namun saya bukan study oriented yang menghabisakan belajar saya di sekolah Tapi saya habiskan waktu dari pulang sekolah sampai malam itu dengan kegiatan-kegiatan di organisasi. Di beberapa organisasi yang saya geluti ada nasyid bersama beberapa teman seperti Ishak, Tri, Arbi,Yudi, dan yang lainnya. Di MPK (Majelis Permusyawaratan Kelas) saya juga berpartner dengan teman-teman di OSIS menjalankan orgnisasi.
  8. 8. Lingkar Siswa Khatulistiwa(LSK) bersama pak widodo, fakhrul, Kanada, Meri, Astri, dan dengan yang lainnya. Di Organisasi Kepenulisan, saya memilih bergabung di majalah Sang Bintang bersama bang Yunsirno, Arbi, Ishak, dan beberpa teman lainnya. Didalamnya baik saya sebagai leader-nya atau sebagai follower, saya senantiasa mengefektifkan organisasi itu dengan membangun budaya disiplin waktu dan apa yang menjadi tugas saya di organisasi itu dikerjakan sesuai dengan yang harus dikerjakan. Karena organisasi bagi saya tempat belajar sesungguhnya, adalah di Organisasi yang selama ini saya ikuti. Organisasilah memberi saya semangat untuk belajar lebih dan lebih, serta berani intuk bermimpi lebih besar lagi. Dengan berbekal motto hidup tiada prestasi tanpa kedisiplinan, saya menjadi 2 kali lipat menikmati pengalaman belajar di Sekolah dulu. Dan seperti motto tersebut sayapun tidak jarang menjadi juara kelas karena saya aktif di organisasi dan berdisiplin dengannya. Dan menjadi tolak ukur bagi saya, ketika prestasi saya menurun, maka saya tengah mendapati diri saya kurang disiplin dalam mengikuti organisasi yang saya geluti itu semua. Maka ambillah disiplin itu jika kita semua ingin menjadi pemenang setiap hari!!! PENUTUP Dari tulisan singkat ini, penulis memiliki sebuah harapan dan pandangan masa depan yang cemerlang untuk semua yang telah membaca tulisan ini, dan semoga segera di praktekkan, karena tidak akan menjadi sukses orang yang mengetahui tapi tidak segera take action. Maka ketika tulisan ini pembaca sekalian lakukan, maka terbayang dalam benak penulis, adalah lahirnya suatu peradaban manusia seutuhnya yang memiliki prinsip hidup yang luhur, mulia dan bermanfaat bagi sesamanya. Peradaban yang mampu membawa semua keinginan dibingkai eratnya komitmen dan setianya hati dan perbuatan untuk terus dan terus menjadi mulia, luhur dan bermanfaat seluas-luasnya untuk menjadi sokoh guru peradaban. Aka tidaklah salah tulisan ini menjadi investasi besar peradaban itu. Sumber: http://ridhopsi.blogspot.com/2011/10/yes-sir-disiplin.html, http://ridhopsi.blogspot.com/2011/09/4-kunci-sukses-1.html, http://ridhopsi.blogspot.com/2011/09/here-i-am-komitmen.html. Yunsirno, Mengelola Sekolah Bergaya Bisnis, Mengelola Bisnis Bergaya Aktifis, 2012
  9. 9. Biodata Penulis Ridho Hudayana, adalah seorang Head Manager di Lembaga Bimbingan Belajar Sang Bintang School (SBS) Pontianak. Kelahiran Pontianak, 27 Maret 1987. Sejak di Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak, telah memulai karirnya sebagai aktivis dakwah di beberapa lembaga seperti di Lingkar Siswa Khatulistiwa (LSK), School Of Leadership and Followership) dan beberpa organisasi lainnya. Hingga ketika berkuliah di Fakultas Psikologi di UIN MALIKI Malang, penulis banyak berkecimpung dalam dunia aktivis yang lebih luas lagi, dan sejak diawal kuliah telah bergabung di Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Lembaga Dakwah Kampus (LDK) At-Tarbiyah, Ikatan Mahasiswa Muslim Psikologi Indonesia(IMAMUPSI) dan se-abrek organisasi dan di kepanitiaan lainnya di kampus. Saat ini Penulis juga aktif menulis,Tulisan-tulisan tentang belajar,bisnis dan psikologi yang biasa penulis publish secara terbuka dan gratis di www.ridhopsi.tk dan di www.makalahpsikologi.tk dan jika pembaca ingin berkirim surat elektronik bisa melalui e-Mail ridho.huda@yahoo.com atau ingin berbagi informasi di fb: Ridho Hudayana dan di twitter: @RidhoSBS.

×