Jurnal Metlit

596 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
596
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
5
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Jurnal Metlit

  1. 1. Penguasaan Teoritik Dasar Elektronika Melalui Hasil Praktik Pada Mata Pelajaran Teori Dasar Elektronika di SMKN 39 Jakarta Putri Debby Pratiwi Alumni Angkatan 2006 Program Studi Pendidikan Teknik Elektronika Budjari Dosen Teknik Elektro FT-UNJ Richy Maryadi (Editor) Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta Program Studi Pendidikan Teknik Elektronika (2008) This study uses a quantitative approach to obtain data and analysis through reflective studies, parsitipatif and collaborative. Programs development was based on data and information from students, teachers and classes are naturally social settings through the four stages of classroom action research cycle to improve the student learning outcomes and activities carried Classroom Action Research (CAR) using the method of theoretical mastery of basic electronics through results practice. Kata kunci : penguasaan teori dasar elektronika bagi siswa SMK, karakteristik belajar siswa SMK, peningkatan kualitas pembelajaran siswa SMK.Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Lembaga pendidikan ini senantiasamerupakan suatu lembaga pendidikan berusaha meningkatkan mutu lulusannyayang bertanggung jawab dalam mencetak agar dapat memiliki kesiapan dansumber daya manusia yang memiliki kemampuan untuk memasuki dunia kerjakemampuan akademis sekaligus keahlian dengan membekali siswa seperangkatkhusus. Dengan menguasai teori dan kemampuan yang harus dipelajari danpraktik, setiap lulusan SMK diharapkan dikuasai siswa sesuai dengan tuntuanmampu bersaing didunia industri. lapangan kerja.Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang Keterampilan praktik elektronikaada di Indonesia khususnya di Jakarta merupakan kemampuan yang dimilikiyaitu SMKN 39 Jakarta Pusat adalah salah seseorang melalui proses belajar yangsatu lembaga pendidikan formal yang melibatkan kemampuan kognitif dan sikapbanyak mencetak tenaga kerja dan telah yang diekspresikan dalam kegiatan praktekmenerapkan program pemertintah dalam elektronika dengan fasilitas dan peralatanmeningkatkan hasil belajar dengan yang tersedia. Dengan demikian untukmenggunakan Kurikulum Tingkat Satuan mencapai kemampuan praktek elektronikaPendidikan (KTSP). Secara khusus melibatkan koordinasi antara kemampuanpemerintah telah merancang struktur kognitif, afektif dan psikomotorik dengankurikulum tersebut menjadi tiga kondisi fisik lingkungan kerja secarakomponen yang bersifat : interaktif.1. Normatif ; berperan dalam Berdasarkan pemasalahan yang telah pembentukan watak manusia dikemukakan, peneliti bermaksud untuk Indonesia. mengadakan penelitian tindakan kelas2. Adaptif ; berperan dalam penamaan dalam penguasaan teoritik dasar dasar dan pengembangan kemampuan elektronika melalui hasil praktik sehingga profesi. dalam kesempatan sekali praktik bisa3. Produktif ; berperan dalam mengembangkan teori seputar materi yang pembekalan keterampilan produktif terkait. Guru memberikan dua Job Sheet sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. setiap praktik berlangsung, Job Sheet kedua dibuat untuk pengamatanPenguasaan Teoritik Dasar Elektronika Melalui Hasil Praktik Pd Mata Pelajaran Teori Dasar Elektronika di SMKN 39 Jkt 1
  2. 2. mnggunakan alat ukur. Hal ini disebabkan kognitif, karena untuk mendalami dasar-karena fasilitas praktik yang kurang, dasar elektronika diperlukandalam hal ini penggunaan alat ukur AVO pengetahuan, keterampilan danmeter, sehingga bisa di gunakan secara kecakapan yang memadai. Oleh karenabergantian. Didalam Job Sheet terdapat itu seseorang harus dapat menguasaiteori singkat, langkah kerja, pengisian setiap peringkat dalam kawasan kognitiftabel dan pertanyaan yang harus dijawab mulai dari yang sederhana sampai yangoleh siswa untuk mengembangkan kompleks.kemampuan teori siswa. Kemampuan dalam menguasai teori tertentu akan mempengaruhi seseorang Permasalahan dalam beradaptasi dengan lingkungannya, termasuk kemampuanBerdasarkan latar belakang masalah menyerap informasi atau gejala-gejalatersebut, maka perumusan masalah dapat yang dihadapinya sehingga berpengaruhdisimpulkan yaitu: Apakah penguasaan pula terhadap kemampuan dalamteori siswa tentang dasar elektronika menangani pekerjaan, sebab setiapdapat meningkat berdasarkan berbagai pekeijaan yang berbasis teknologi padapendekatan praktik? dasarnya memerlukan landasan teori yang baik dari dasar atau yang sudah Kajian Teoritik khusus. Kemampuan Penguasaan Teori Dasar Keterampilan Praktik Elektronika Elektronika Keterampilan praktik adalah kemampuan Kemampuan penguasaan teori dasar dalam kawasan psikomotor. merupakan kemampuan seseorang dalam Harrow dalam Mc Ashan (1981) secara ranah kognitif. Menurut MC Ashan operasional mendefinisikan istilah (1981, dalam Masum, 1998) membagi psikomotor untuk mengacu pada gerakan menjadi enam peringkat, keenam manusia yang dapat diamati atau peringkat tersebut berturut-turut dari disengaja. Lebih lanjut dikatakan bahwa yang paling sederhana sampai yang gerakan sengaja yang termasuk dalam paling komplek adalah : (1) pengetahuan psikomotor terdiri dari lima peringkat ; (2) komprehensi; (3) aplikasi ; (4) yaitu : (1) gerakan dasar (basic analisis ; (5) sintesis ; (6) evaluasi. fundamental movement); (2) kecakapan Selanjutnya keenam peringkat itu dapat persepsi (perceptual abilities); (3) dibagi menjadi dua kategori yaitu : kecakapan fisik (physical abilities); (4) memory (pengetahuan) dan skills and gerakan keterampilan (skilled movement); abilities (komprehensi, aplikasi, analisis, (S) hubungan berkomunikasi (Non- sintesis, dan evaluasi). Memory termasuk discursive communication). kategori sederhana, sebab secara Menurut Poerwodarminto (1985) praktek tradisional peringkat ini menjadi tujuan adalah cara untuk melakukan sesuatu pendidikan yang paling umum, untuk yang terdapat dalam teori. Ini berarti mengingat atau memanggil sesuatu. Skills bahwa praktik perwujudan dari suatu and abilities mengarah pada keterampilan teori dalam bentuk nyata atau dapat juga dan kemampuan yang komplek, dimana dikatakan bahwa praktik adalah tidak hanya memerlukan pengetahuan pelaksanaan suatu pekerjaan yang landasi saja tetapi juga pengalaman dalam suata teori tertentu. Nolker dan memecahkan masalah baru dalam situasi Schoenfield (1983) mengatakan bahwa baru. praktik adalah suatu kegiatan yang Kemampuan penguasaan teori dasar memberikan keanekaraganan peluang elektronika termasuk dalam kawasan untuk melakukan penyelidikan dan 2 Pevote, Vol. 5, No. 9, September 2010 : 1-8
  3. 3. percobaan keterampilan. Lebih lanjut pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan disebutkan juga bahwa kegiatan praktik Nasional dan penjelasan pasal 15 yang berorientasi pada tugas-tugas seperti menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan perbaikan dan perawatan , pengoperasian merupakan pendidikan menengah yang suatu alat, pengamatan dan sebagainya, mempersiapkan peserta didik terutama sehingga seseorang akan memperoleh untuk bekeija dalam bidang tertentu. wawasan dalam praktik kerja. Selain itu merujuk pada Peraturan Menurut Leighbody dan Kidd (1968), Pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang hasil belajar keterampilan dapat diukur Standar Nasional Pendidikan bahwa dari: (a) kualitas hasil pekerjaan yang lingkup standar nasional pendidikan dapat dilihat dari kecermatan, ketelitian, meliputi : Standar M, Standar Proses, kecepatan dalam menyelesaikan Standar Kompetensi Lulusan, Standar pekerjaan dan hasil kerjanya, (b) Pendidik dan Tenaga Kependidikan, keterampilan menggunakan alat dan Standar Sarana dan Prasarana, Standar mesin-mesin yang diukur dari Pengelolaan, Standar Pembiayaan; dan efisiensinya, ketepatan dalam Standar Penilaian Pendidikan. menggunakan alat, menjaga keselamatan Tujuan pendidikan SMK adalah alat dan mesin, (c) kemampuan meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, menganalisa pekerjaan dan langkah- kepribadian, akhlak mulia, serta langkah mulai dari saat dikerjakan ketrampilan untuk hidup mandiri dan sampai selesai, (d) kemampuan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai menggunakan informasi ancak dengan kejuruannya. pertimbangan dalam bekerja, (e) Waktu SMK Negeri 39 Jakarta merupakan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan lembaga diklat yang terpadu, mandiri dan tugas, dan (f) kemampuan membaca profesional dalam bidang teknologi dan gambar dan simbol teknik. industri terstandar Nasional menuju Dari uraian dialas dapat disimpulkan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) bahwa keterampilan praktik seseorang dengan tidak meninggalkan jati diri dapat diukur, adapun aspek-aspek yang bangsa. diukur seperti prooses kerja dan hasil Pada Struktur Kurikulum Pendidikan kerja. Kemampuan praktik sering juga Dasar dan Menengah berisi sejumlah disebut keterampilan kerja. Keterampilan mata pelajaran yang harus disampaikan praktik elektronika merupakan kepada peserta didik. Mengingat kemampuan yang dimiliki seseorang perbedaan individu sudah barang tentu melalui proses belajar yang melibatkan keluasaan dan kedalamannya akan kemampuan kognitif dan sikap yang berpengaruh terhadap peserta didik pada diekspresikan dalam kegiatan praktik setiap satuan pendidikan. elektronika dengan fasilitas atau Pada Sekolah Menengah Kejuruan peralatan yang tersedia. Dengan (SMK) Menguasai Teori Dasar demikian untuk mencapai kemampuan Elektronika merupakan salah satu mata praktik dasar elektronika melibatkan pelajaran kelompok produktif. Mata koordinasi antara kemampuan kognitif, pelajaran ini mulai di implementasikan afektif, dan psikomotor dengan kondisi pada kurikulum SMK edisi 2004 sampai fisik lingkungan kerja secara interaktif. diterapkannya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Nasional Republik Indonesia. Hakikat Mata Pelajaran Menguasai Mata pelajaran dengan kode ELKA- Teori Dasar Elektronika di SMKN 39 MR.UMJ.001.A ini berisi materi dan Jakarta informasi tentang dasar-dasar elektronika Undang Undang Sistem Pendidikan terutama yang terkait dengan penggunaan Nasional (UU SPN) No 20 tahun 2003 kompone elektronika yang dapat diukurPenguasaan Teoritik Dasar Elektronika Melalui Hasil Praktik Pd Mata Pelajaran Teori Dasar Elektronika di SMKN 39 Jkt 3
  4. 4. dengan menggunakan alat ukur Menguasai Teori Dasar Elektronika di multimeter. Mata pdajarm ini memiliki tingkat SMK direncanakan dalam empat kompetensi dasar diantaranya yaitu: kali pertemuan (empat siklus) untuk setiap Penggunaan alat ukur multimeter indikator. Terdapat empat tahapan dijelaskan sesuai dengan fungsi utamanya, Penelitian Tindakan Kelas, yaitu tahap : menganalisis komponen elektronika (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) dijelaskan dengan penggunaan pengamatan, dan (4) refleksi. Namun perlu komponen elektronika dalam teknologi diketahui bahwa tahapan pelaksanaan dan bidang elektronika, mengidentifikasi pengamatan sesungguhnya dilakukan troubleshooting elektronika dijelaskan secara bersamaan. Adapun model dan dengan berbagai masalah dalam penjelasan untuk masing-masing tahap rangkaian, mengidentifikasi rangkaian adalah sebagai berikut. elektronika dijelaskan sesuai dengan prinsip rangkaian yang disusun secara Tahap 1: Perencanaan Tindakan seri dan paralel dalam rangkaian dan Dalam tahap ini peneliti membuat mengidentifikasi karakteristik komponen perencanakan tindakan meliputi elektronika berbasis optik dijelaskan perencanaan tindakan umum dan tindakan sesuai dengan jenis dan fungsi khusus. Perencanaan umum merupakan komponen. perencanaan yang disusun untuk Maka dapat disimpulkan bahwa hakikat keseluruhan aspek, sedangkan perencanaan mata pelajaran menguasai teori dasar khusus merupakan perencanaan yang elektronika adalah memberikan bekal disusun untuk masing-masing siklus. kemampuan dasar dibidang keterampilan Keseluruhan perencanaan disusun dasar elektronika rnusk materi tingkat berdasarkan hasil diskusi antara peneliti lanjutan di SMK, memupuk daya kreasi dan guru pamong sebagai kolabolator. dan kemampuan bernalar siswa dengan praktik-praktik yang dilakukan serta Perencanaan umum disusun berdasarkan membantu siswa memahami gagasan permasalahan peneiti sebagaiman atau informasi baru yang terdapat dalam dipaparkan pada BAB I, yakni terkait teori melalui praktik. dengan penguasaan teoritik dasar elektronika melalui hasil praktik di SMK Negeri 39 Jakarta. Pada tahapan ini Metodologi Penelitian peneliti merancang kegiatan belajarSasaran Meningkatkan kualitas berdasarkan Silabus dan RPP yang telahpembelajaran guna memperbaiki dan dirancang menurut permasalahan yang adameningkatkan mutu proses belajar dalam kelas tersebut. Silabus adalah suatumengajar antara guru dengan siswa kelas rencana yang mengatur kegiatanX EI 2 melalui penugasan dalam Job Sheet pembelajaran dan pengelolaan kelas, sertaagar siswa bisa berpikir secara penilaian hasil belajar dari suatu matakonstruktivisme yaitu membangun struktur pelajaran.pengetahuannya sendiri. Silabus merupakan bagian dari kurikulumSuharsimi (2007) mengembangkan satu sebagai penjabaran Standar Kompetensisiklus terdiri dari perencanaan, dan Kompetensi Dasar ke dalam materipelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. pembelajaran, kegiatan pembelajaran, danSetelah satu siklus dilalui, yakni setelah indikator pencapaian kompetensi untuksatu indikator tercapai, maka guru penilaian hasil belajar.melakukan refleksi dari hasil yang Silabus dalam penelitian tindakan kelas inidiperolehnya. Program yang dilaksanakan dirancang berdasarkan matrik yangdalam proses pembelajaran Mata Pelajaran 4 Pevote, Vol. 5, No. 9, September 2010 : 1-8
  5. 5. diambil dari acuan Permendiknas No. 41 memproses data yang telah diperoleh,tahun 2007. Silabus akan sangat mendiskusikannya dengan gurubermanfaat sebagai pedoman bagi pengajar kolaborator, apakah tindakan yangkarena berisi petunjuk secara keseluruhan dilakukan sesuai dengan rencana yangmengenai tujuan dan ruang lingkup materi telah dibuat, apa kelebihan dan apayang harus dipelajari oleh peserta didik. kekurangan perencanaan serta tindakanSelain itu, Silabus juga menerangkan yang telah dilakukan, serta bagaimanatentang kegiatan belajar mengajar, media, rata-rata hasil belajar Mata Pelajarandan evaluasi yang harus digunakan dalam Menguasai Teori Dasar Elektronika siswaproses pembelajaran kepada peserta didik. setelah diberikan tindakan pada siklus I.Tahap 2 : Pelaksanaan Tindakan Tujuan dilaksanakannya refleksi adalah mengingat dan merenungkan kembaliPada langkah ini peneliti melaksanakan suatu tindakan persis sama seperti yangproses pembelajaran sesuai dengan telah dicatat dalam observasi. Refleksiperencanaan yang telah dibuat dengan yang sudah dilakukan berguna untuk siklusmenggunakan dua Job Sheet yang sudah berikutnya, agar bisa menyusundirancang oleh peneliti. Job Sheet satu perencanaan tindakan dari kekurangandigunakan secara manual dan Job Sheet siklus yang sebelumnya.dua digunakan dengan menggunakan alatukur. Setiap kelompok dibagi menjadi Siswa juga diberikan kuesioner setelah 1kelompok kecil dengan dua sampai tiga indikator selesai untuk mengetahuiorang pada masing-masing kelompok. kepuasan siswa dalam praktikumPelaksanaan tindakan direncanakan selama komponen dasar elektronika, dan4 siklus yang dilakukan dalam 4 pengamatan terhadap cara guru mengajar,pertemuan, setiap pertemuan dilakukan 4 bila hasil koesioner tidak memuaskanjam pelajaran (180 menit) yang maka guru harus merenungkan metode apadisesuaikan dengan waktu belajar yang yang tepat untuk agar dapat digunakantelah dijadwalkan pihak sekolah. pada siklus berikutnya. Dan jika ada siswa yang mendapatkan nilai kurang dariTahap 3: Pengamatan Terhadap Tindakan ketentuan KKM maka guru harus memberikan remedial diluar jam pelajaranPada tahap ini dilaksanakan tahap yaitu berupa penugasan.pengamatan terhadap pelaksanaantindakan, Kegiatan pengamatan sekaligus Data dan Cara Pengambilan Datamelaksanakan tindakan. Penelitimengumpulkan data dengan menggunakan Pengambilan Data merupakan suatu caralembar pengamatan tindakan guru, lembar atau jalan yang ditempuh untukpengamatan guru kolaborator, penugasan mendapatkan data. Pengambilan data yangdalam Job Sheet dan laporan hasil praktik. dilakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :Pendekatan pengamatan tindakan(observing yang digunakan adalah a. Data aktivitas kelas diambilobservasi peer (pengamatan sejawat), melalui observasi pada saatyakni observasi yang dilakukan oleh guru pelaksanaan tindakan berlangsungkolabolator terhadap pelaksanaan dengan menggunakan lembarpembelajaran. pengamatan. b. Data hasil belajar siswa diambilTahap 4: Refleksi ketika praktik siklus berlangsung. c. Data tentang kepuasaan siswaSetelah melakukan observasi, peneliti dalam praktikum dan cara gurumelakukan evaluasi dengan caraPenguasaan Teoritik Dasar Elektronika Melalui Hasil Praktik Pd Mata Pelajaran Teori Dasar Elektronika di SMKN 39 Jkt 5
  6. 6. mengajar diambil melalui 3. Guru memberikan arahan kepada kuesioner setelah KBM siswa yang kurang puas dalam berlangsung. kegiatan praktikum yang terlihat dalam kousioner.Analisis Data pada siklus II guru lebih memberikanAnalisis data penelitian dilakukan melihat motivasi kepada siswa untuk mempelajaripeningkatan nilai rata-rata hasil belajar bahan ajar dan mencari sumber belajarsiswa dan Job Sheet hasil praktik belajar yang ada, guru juga menjelaskan tujuanMenguasai Teori Dasar Elektronika pembelajaran yang terkait dengan materi(MTDE) dengan penugasan yang ada agar siswa tertarik setelah mengetahuidalan Job Sheet serta laporan praktik pada manfaat dari apa yang di pelajari dengansetiap siklusnya. Adapun untuk melihat mengembangkan penalarannya.signifikan kepuasaan dan ketertarikan hasilbelajar Menguasai Teori Dasar Elektronika Siklus II :maka, digunakan kuesioner untukmengetahui kepuasan siswa dalam Guru sudah terbiasa dalam mengahadapipraktikum. Hal ini berarti bahwa dalam situasi dalam kelas, sudah bisa melihatpenelitian dianggap berhasil apabila terjadi siswa-siswa yang mengalami kesliatankenaikan nilai rata- rata dan kepuasan dalam pembelajaran, setiap kelompoksiswa dalam praktikum pada hasil belajar dapat berdikusi dengan baik dalamMenguasai Teori Dasar Elektronika di mengerjakan penugasan yang ada dalamSMK Negeri 39 Jakarta dibandingkan jobshet.dengan yang terdahulu. Dari hasil diskusi dengan guru kolaboratorHasil Penelitian dan Pembahasan untuk merancang tindakan siklus II, hal- hal yang perlu dilakukan oleh penelitiSiklus I : antara lain:pada siklus ini guru masih belum terbiasa 1. Merancang rencana programmenghadapi situasi dalam kelas sehingga pembelajaran, agar siswa lebihdalam pembelajaran pada saat praktikum tertarik pada pembelajaran yaitumasih kurang merespon siswa- siswa yang menghubungkan dengan duniabermasalah dalam pembelajaran. kerja. 2. Mengumpulkam Job SheetDari hasil diskusi dengan guru kolaborator pertama yang telah dikerjakan olehuntuk merancang tindakan siklus II, hal- kelompok, setelah selesaihal yang perlu dilakukan oleh peneliti barudiberikan Job Sheet keduaantara lain: sehingga tidak terjadi kecurangan lagi. 1. Merancang rencana program 3. Menyampaikan materi dengan pembelajaran, mempertimbangkan tenang dan tidak terlalu cepat. dan menetapkan sikap dan 4. Memperluas kesempatan bagi keterampilan yang diharapkan siswa untuk aktif mencari dapat dikembangkan oleh siswa informasi diluar tentang yang akan selama berlangsung nya dipelajari untuk siklus III pembelajaran. 2. Membiasakan siswa untuk belajar Siklus III secara bersama-sama dalam kelompok untuk menggali motivasi Dengan adanya aspresiasi maka siswa di belajar siswa tentang materi dengan uji tingkat kepahamannya mengenai materi mengurangi bantuan guru. sebelumnya dengan diberikan pengayaan 6 Pevote, Vol. 5, No. 9, September 2010 : 1-8
  7. 7. didalamnya. Kegiatan praktikumdapatdilaksanakan dengan baik, karena Kesimpulanmasing-masing siswa merasa tertarikmengenai praktik yang dilakukan. Masing- Pembelajaran dengan menggunakanmasing kelompok dapat mengerjakan metode penguasaan teoritik dasarpenguasaan yang ada dalam Job Sheet elektronika melalui hasil praktik dapatdengan berdiskusi. menghasilkan pengingkatan kemampuan akademika, meningkatkan kemampuanDengan demikian untuk merancang siklus kognitif dan psikomotorik siswa danIV hal-hal yang perlu dilakukan oleh menuntut siswa untuk dapat menguasaipeneliti antara lain : kompetensi yang akan dicapai. Dalam pembelajaran Menguasai Teori 1. Merancang rencana program Dasar Elektronika dengan pendekatan pembelajaran, agar siswa mencari kontruktivisme dan belajar tuntas maka informasi untuk pelajaran yang siswa dapat mencari berbagai informasi berikutnya. untuk meningkatkan kemampuan 2. Membiasakan siswa untuk belajar teoritiknya, sedangkan dengan metode secara bersama-sama dalam belajar tuntas maka bahan ajar kelompok untuk menggali motivasi diharapkan dapat sepenuhnya dikuasai belajar siswa tentang materi dan oleh semua siswa secara tuntas dengan guru hanya sebagai memonitoring. seluruh standar kompetensi dan 3. Mengawasi jalannya praktikum kompetensi dasar mata pelajaran. dengan baik sehingga meminimalisasi tindak kecurangan Penerapan penguasaan teoritik dasar siswa elektronika melalui hasil praktik di kelas X EI 2 (satu elektronika industri dua)Siklus IV SMK Negeri 39 Jakarta selamaTerjadinya peningkatan cara mengajar pelaksanaan dari sikus I sampai siklus IVguru dari siklus I,II, III sampai IV. LPGK memperlihatkan adanya peningkatanyang diamati oleh pengamat mendapat hasil belajar Menguasai Teori Dasarnilai 96% untuk cara mengajar guru. Nilai Elektronika.dari hasil rata-rata kelas adalah 77 dengan Kepustakaantingkat kelulusan 87%. Hasil penelitiantindakan kelas ini di nyatakan berhasil Akhmad Sudrajat. 2008. "Teori-teorikarena terjadinya perbaikan nilai dan Belajar", Jurnal Ilmu Pendidikan,minat siswa untuk memperlajari materi- (Online),materi yang telah diberikan pengajar http://akhmadsudrajat.wordpress.comdibandingkan dengan nilai pada semester (diakses 15 Agustus 2009).sebelumnya. Guru menilai keberhasilan itudari tercapainya kompetensi dasar dalam Bambang Dharmaputra, "PenyusunanRPP. Jika dari semua siklus yang Silabus dalam KTSP SMK," Jurnalmengukur indicator telah tercapai, Pendidikan, vol.3, No.4, 1-10 (Jakarta,kompetensi dasar dapat disimpulkan April 2008).berhasil. Akan tetapi nilai siswa akankembali menurun jika guru tidak konsisten Bobbi Deporter dan Mike Hernacri.dalam menjalankan cara mengajar, guru (2005) Quantum Learning. Bandung:kembali dengan cara lama yaitu dengan Kaifa PT. Mizan Pustaka.ceramah dan mencatat yang membuat parasiswa menjadi bosan.Penguasaan Teoritik Dasar Elektronika Melalui Hasil Praktik Pd Mata Pelajaran Teori Dasar Elektronika di SMKN 39 Jkt 7
  8. 8. Ella Yulaelawati. (2004) Kurikulum danPembelajaran: Filosofi, Teori danAplikasi. Jakarta: Pakar Raya.Nana Sudjana. (2005) Penilaian HasilProses Belajar Mengajar. Bandung:Rosda Karya.Suharsimi Arikunto dkk (2007)Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta:Bumi Aksara. 8 Pevote, Vol. 5, No. 9, September 2010 : 1-8

×