Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
UJI TOKSISITASUJI TOKSISITAS
• Uji Toksisitas AkutUji Toksisitas Akut
Mendapatkan informasi tentang dosis yg dptMendapatka...
Lama Uji toksisitasLama Uji toksisitas
Lama masuknyaLama masuknya
dalam kadaandalam kadaan
sehari-harisehari-hari
Lama Pem...
Uji Toksistas AkutUji Toksistas Akut
• Ketoksikan akutKetoksikan akut::
Derajad efek toksikDerajad efek toksik suatu senya...
Uji Toksisitas AkutUji Toksisitas Akut
• Sebaiknya menggunakan mamalia drSebaiknya menggunakan mamalia dr
2 mcm spesies (r...
• Dosis terendahDosis terendah ::
DosisDosis tertinggitertinggi yangyang tidaktidak menyebabkanmenyebabkan
kematiankematia...
• Cara pemberian sesuai dgn cara masuknyaCara pemberian sesuai dgn cara masuknya
pd manusiapd manusia mempermudah ekstra...
• Cara menghitung LD 50Cara menghitung LD 50
1.1. Perhitungan dengan grafik Miller danPerhitungan dengan grafik Miller dan...
• 2. Cara aritmatik Reed dan Muench (1938)2. Cara aritmatik Reed dan Muench (1938)
• 3. cara Aritmatik dr Karber (1931)3. ...
Kategori potensi ketoksikanKategori potensi ketoksikan ::
• Sangat toksis (Sangat toksis (extremely toxicextremely toxic),...
Kategori potensi ketoksikanKategori potensi ketoksikan ::
• Sangat toksis (Sangat toksis (extremely toxicextremely toxic),...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Ptoksikologi

499 views

Published on

toksikologi merupakan bagian dari farmasi

Published in: Healthcare
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Ptoksikologi

  1. 1. UJI TOKSISITASUJI TOKSISITAS • Uji Toksisitas AkutUji Toksisitas Akut Mendapatkan informasi tentang dosis yg dptMendapatkan informasi tentang dosis yg dpt mematikan 50% hewan uji (mematikan 50% hewan uji (LD50)LD50) suatu bahansuatu bahan serta gejalaserta gejala keracunan,keracunan, penyebabpenyebab kematiankematian dandan urutanurutan proses kematianproses kematian • Uji Toksisitas Jangka PanjangUji Toksisitas Jangka Panjang Meliputi toksisitas subkronik dan kronikMeliputi toksisitas subkronik dan kronik Uji toksistas khususUji toksistas khusus : uji toksisitas jangka: uji toksisitas jangka panjang utk mendptkan data efek toksikpanjang utk mendptkan data efek toksik ygyg bersifat khusus sptbersifat khusus spt efek teratogenik,efek teratogenik, karsinogenik dan ketergantungankarsinogenik dan ketergantungan
  2. 2. Lama Uji toksisitasLama Uji toksisitas Lama masuknyaLama masuknya dalam kadaandalam kadaan sehari-harisehari-hari Lama Pemberian dlm uji toksisitasLama Pemberian dlm uji toksisitas akutakut subakutsubakut kronikkronik Satu kali atauSatu kali atau beberapa dosisbeberapa dosis Kurang dari 1Kurang dari 1 mingguminggu Lebih dari 4Lebih dari 4 mingguminggu Satu kaliSatu kali Satu kaliSatu kali Satu kaliSatu kali Paling tidak 2Paling tidak 2 mingguminggu 13-26 minggu13-26 minggu Paling tidakPaling tidak 26 minggu26 minggu Tidak perluTidak perlu Paling tidak 6Paling tidak 6 bulanbulan Paling tidak 1Paling tidak 1 tahuntahun
  3. 3. Uji Toksistas AkutUji Toksistas Akut • Ketoksikan akutKetoksikan akut:: Derajad efek toksikDerajad efek toksik suatu senyawa (bahan) yangsuatu senyawa (bahan) yang terjadi dalamterjadi dalam waktu singkatwaktu singkat setelah pemberiansetelah pemberian dalam dosis tunggal.dalam dosis tunggal. Uji toksisitas akutUji toksisitas akut UntUntuk menetapkan potensi ketoksikan akut (uk menetapkan potensi ketoksikan akut (LDLD5050).). ((tolok ukur kuantitatiftolok ukur kuantitatif)) Selain itu diamati gejala keracunan, sistemSelain itu diamati gejala keracunan, sistem biologik yg paling peka, mekanisme keracunan ygbiologik yg paling peka, mekanisme keracunan yg berakibat kematian, serta ada tidaknya perbedaanberakibat kematian, serta ada tidaknya perbedaan toksisitas antar spesies (toksisitas antar spesies (tolok ukur kualitatiftolok ukur kualitatif))
  4. 4. Uji Toksisitas AkutUji Toksisitas Akut • Sebaiknya menggunakan mamalia drSebaiknya menggunakan mamalia dr 2 mcm spesies (rodensia dan non-rodensia)2 mcm spesies (rodensia dan non-rodensia) • Hewan uji sehat berasal dr satu galur ygHewan uji sehat berasal dr satu galur yg jelasjelas • Menggunakan paling tidak 4 peringkat dosisMenggunakan paling tidak 4 peringkat dosis yg terdiri dr 8-10 ekoryg terdiri dr 8-10 ekor (pendapat lain min 4 ekor)(pendapat lain min 4 ekor) • Dosis dibuat berdasar kelipatan logaritmikDosis dibuat berdasar kelipatan logaritmik tetaptetap
  5. 5. • Dosis terendahDosis terendah :: DosisDosis tertinggitertinggi yangyang tidaktidak menyebabkanmenyebabkan kematiankematian hewan ujihewan uji • Dosis tertinggiDosis tertinggi :: – Dosis terendah yang menyebabkan seluruhDosis terendah yang menyebabkan seluruh atau hampir seluruh hewan uji matiatau hampir seluruh hewan uji mati – Dpt dicari dengan dosis yang secara tehnisDpt dicari dengan dosis yang secara tehnis dapat diberikan pada hewan ujidapat diberikan pada hewan uji • Kisaran dosis diperkirakan menyebabkan 10-90%Kisaran dosis diperkirakan menyebabkan 10-90% kematian hewan uji pd masa akhir ujikematian hewan uji pd masa akhir uji
  6. 6. • Cara pemberian sesuai dgn cara masuknyaCara pemberian sesuai dgn cara masuknya pd manusiapd manusia mempermudah ekstrapolasimempermudah ekstrapolasi • LDLD 5050 dihitung setelah pengamatan 24 jamdihitung setelah pengamatan 24 jam Namun gejala keracunan (kematian) dptNamun gejala keracunan (kematian) dpt berjalan lambat (berjalan lambat (delayed toxicitydelayed toxicity) sehingga) sehingga gejala keracunan dapat diamati selama 7-gejala keracunan dapat diamati selama 7- 14 hari.14 hari.
  7. 7. • Cara menghitung LD 50Cara menghitung LD 50 1.1. Perhitungan dengan grafik Miller danPerhitungan dengan grafik Miller dan TainterTainter (1944)(1944) • Menggunakan kertas grafik logaritmik-probitMenggunakan kertas grafik logaritmik-probit (skala logaritmik pd absis, skala probit pd(skala logaritmik pd absis, skala probit pd ordinat)ordinat) • Probit : transformasi dr hasil pengukuran ygProbit : transformasi dr hasil pengukuran yg digambarkan dlm kurva sigmoid (hubungandigambarkan dlm kurva sigmoid (hubungan antara respon kuantal dgn logaritme dosis)antara respon kuantal dgn logaritme dosis) menjadi kurva yg lurusmenjadi kurva yg lurus
  8. 8. • 2. Cara aritmatik Reed dan Muench (1938)2. Cara aritmatik Reed dan Muench (1938) • 3. cara Aritmatik dr Karber (1931)3. cara Aritmatik dr Karber (1931) • 4. Cara CS. Weill (1952)4. Cara CS. Weill (1952) • Lihat copy-anLihat copy-an
  9. 9. Kategori potensi ketoksikanKategori potensi ketoksikan :: • Sangat toksis (Sangat toksis (extremely toxicextremely toxic), LD50<1 mg/kgBB), LD50<1 mg/kgBB • Toksis sekali (Toksis sekali (highly toxichighly toxic) 1-50 mg/kgBB) 1-50 mg/kgBB • Toksis (Toksis (moderately toxicmoderately toxic) 50-5000 mg/kgBB) 50-5000 mg/kgBB • Tidak begitu toksis (Tidak begitu toksis (low toxiclow toxic) 500-5000 mg/kg BB) 500-5000 mg/kg BB • Tidak toksis (Tidak toksis (practically non toxicpractically non toxic) 5-15 g/kgBB) 5-15 g/kgBB • Tidak membahayakan sama sekali>15 g/kgBBTidak membahayakan sama sekali>15 g/kgBB
  10. 10. Kategori potensi ketoksikanKategori potensi ketoksikan :: • Sangat toksis (Sangat toksis (extremely toxicextremely toxic), LD50<1 mg/kgBB), LD50<1 mg/kgBB • Toksis sekali (Toksis sekali (highly toxichighly toxic) 1-50 mg/kgBB) 1-50 mg/kgBB • Toksis (Toksis (moderately toxicmoderately toxic) 50-5000 mg/kgBB) 50-5000 mg/kgBB • Tidak begitu toksis (Tidak begitu toksis (low toxiclow toxic) 500-5000 mg/kg BB) 500-5000 mg/kg BB • Tidak toksis (Tidak toksis (practically non toxicpractically non toxic) 5-15 g/kgBB) 5-15 g/kgBB • Tidak membahayakan sama sekali>15 g/kgBBTidak membahayakan sama sekali>15 g/kgBB

×