Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
KOMUNIKASI DALAM
ORGANISASI
Komunikasi
dalam Organisasi
Pengertian Komunikasi
 proses dimana seseorang berusaha untuk
memberikan pengertian atau pesa...
Pengertian Komunikasi
Organisasi
Komunikasi organisasi adalah pengiriman
dan penerimaan berbagai pesan organisasi
di dalam...
Komunikasi formal adalah
komunikasi yang disetujui oleh
organisasi itu sendiri dan
sifatnya berorientasi
kepentingan organ...
komunikasi informal adalah
komunikasi yang disetujui
secara sosial.
Orientasinya bukan pada organisasi,
tetapi lebih kepad...
Conrad
(dalam Tubbs dan Moss, 2005) mengidentifikasikan
tiga Fungsi komunikasi organisasi
 Fungsi perintah;
 Fungsi rela...
FUNGSI PERINTAH
1. Fungsi perintah berkenaan dengan anggota-
anggota organisasi mempunyai hak dan
kewajiban membicarakan, ...
FUNGSI RELASIONAL
Fungsi relasional berkenaan dengan komunikasi
memperbolehkan anggota-anggota menciptakan dan
mempertahan...
FUNGSI MANAJEMEN AMBIGU
Fungsi manajemen ambigu berkenaan dengan pilihan
dalam situasi organisasi sering dibuat dalam kead...
Proses Komunikasi
Pengirim PenerimaMediatorEnkoding Dekoding
Gangguan
Penerimaan Pengiriman
Pesan/Informasi
Pesan/Informas...
12
Proses Komunikasi
Sumber Pengkodean Saluran Pendekodean Penerima
Pengkodean : mengubah suatu pesan komunikasi menjadi b...
13
Fungsi Komunikasi
1. Kendali (Control)
2. Motivasi
3. Pengungkapan emosional
4. Informasi
Dimensi-Dimensi Komunikasi
dalam Kehidupan Organisasi
1. Komunikasi internal.
proses penyampaian pesan antara anggota-angg...
Dimensi-Dimensi Komunikasi
dalam Kehidupan Organisasi
1. Komunikasi Eksternal.
Komunikasi eksternal organisasi adalah komu...
16
Hal-hal mendasar dalam komunikasi
1. Arah komunikasi
Komunikasi dapat mengalir secara vertikal atau lateral.
Dimensi ve...
17
2. Jaringan formal dan informal
Jaringan formal : komunikasi yang bertalian dengan tugas
mengikuti rantai wewenang
Jari...
18
5. Penghalang komunikasi efektif
 Penyaringan : manipulasi informasi yang dilakukan seorang
pengirim dengan maksud aga...
19
6. Faktor-faktor yang berkaitan dengan efektifitas komunikasi
dalam beberapa perusahaan berdasarkan hasil riset :
a. Di...
20
7. Isu-isu terbaru dalam komunikasi
 Penghalang komunikasi antara pria dan wanita.
Pria menggunakan pembicaraan untuk ...
Kaitan antara Jarak Fisik
dengan Frekuensi Komunikasi
35%
30%
25%
20%
15%
10 %
5%
0%
0 m 10m 20m 30m 40m 50m 60m
Jarak ant...
Bentuk-bentuk Komunikasi
 Komunikasi Interpersonal
 Komunikasi Lisan
 Komunikasi Tertulis
 Komunikasi dalam Bentuk Jej...
2
1
5
3
4
Roda 3
4 5
1
2
Y
3 24 521 2
Bersambung
2
1 3
45
Menyeluruh
2
1 3
45
melingkar
Pola Komunikasi
dalam Stuktur Organisasi
Komunikasi Vertikal
Komunikasi Horisontal
Komunikasi Informal
Komunikasi Formal
Bentuk Komunikasi Grapevine
GOSIP
Satu orang berkomunikasi
kepada banyak orang
CLUSTER
Banyak orang berkomunikasi
secara t...
Hambatan dalam Berkomunikasi
HAMBATAN INDIVIDUAL HAMBATAN ORGANISASIONAL
Kesalahpahaman dalam memahami pesan Semantik
Kred...
Upaya dalam mengatasi hambatan
dalam Berkomunikasi
UPAYA YANG BERSIFAT INDIVIDUAL UPAYA YANG BERSIFAT ORGANISASIONAL
Penin...
Teknologi Informasi dan
Komunikasi
 Sistem Informasi Formal
 sistem pemroses transaksi (transaction-processing system)
...
KOMUNIKASI - ORGANISASI
SOSIAL (Berlo, 1960)
Komunikasi berhubungan dengan Organisasi Sosial dengan tiga cara
:
Pertama, s...
KOMUNIKASI JABATAN DAN
HUBUNGAN INFORMAL (1)
 Ciri-ciri suatu organisasi formal berkaitan dengan suatu fenomena
yang dise...
KOMUNIKASI JABATAN DAN
HUBUNGAN INFORMAL (2)
 Meskipun analisis Weber tentang teori organisasi
dapat menguraikan banyak o...
PENTINGNYA INFORMASI
 MANAJER TIDAK AKAN MAMPU
MELAKSANANKAN FUNGSI
PERENCANAAN, PENGORGANISASIAN,
PEMIMPINAN DAN PENGAWA...
DATA DAN INFORMASI
 INFORMASI TIDAK SAMA DENGAN DATA
 DATA ADALAH FAKTA YANG MASIH
MENTAH, BELUM DIOLAH, BELUM
DIANALISI...
FAKTOR-FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI INFORMASI
DETERMINE
THE
USEFULNESS
OF
INFORMATION
QUALITY
COMPLETENESS
TIMELINESSRELEVANCE...
1. QUALITY
KEAKURATAN DAN KEHANDALAN
MENJADI KUALITAS INFORMASI.
SEMAKIN AKURAT DAN HANDAL MAKA
SEMAKIN INFORMASI BERKUALI...
3. COMPLETENESS
INFORMASI YANG LENGKAP AKAN
MEMBERIKAN KEPASTIAN DAN
MENGHINDARKAN KERAGUAN MANAJER
4. RELEVANCE
INFORMASI...
PENGERTIAN KOMUNIKASI
KOMUNIKASI ADALAH ‘SHARING
INFORMATION’ ANTARA DUA ATAU
LEBIH ORANG-ORANG ATAU
KELOMPOK UNTUK MENCAP...
PENTINGNYA INFORMASI YANG BAIK
KOMUNIKASI YANG BAIK MERUPAKAN ASPEK
ESENSIAL BAGI PARA MANAJER. SEBAB:
1. DENGAN KOMUNIKAS...
FAKTOR-FAKTOR DALAM
PROSES KOMUNIKASI
1. SENDER
ORANG ATAU KELOMPOK YANG MENGIRIM
INFORMASI
2. MESSAGE
PESAN YANG DIKIRIM ...
5. RECEIVER
ORANG ATAU KELOMPOK YANG MENERIMA
INFORMASI
6. MEDIUM
SUATU ALAT ATAU PERANTARA YANG
MEMBANTU MENERJEMAHKAN SU...
PROSES KOMUNIKASI
MESSAGE
SENDER
DECODING BY
SENDER
MEDIUM ENCODING MESSAGE
RECEIVER
DECODING
BY RECEIVER
ENCODING MEDIUM
...
Yang akan dibahas:
 Pengertian Komunikasi Nonverbal
 Perbedaan Komunikasi Verbal dengan
Komunikasi Nonverbal
 Pentingny...
Who am I ?
How about my emotion???
Penciptaan dan pertukaran pesan
dengan tidak menggunakan kata-kata
Perbedaan Komunikasi Verbal dengan
komunikasi nonverbal
 Komunikasi verbal bersaluran tunggal,
nonverbal multisaluran
 P...
Pentingnya pesan nonverbal:
 Sangat menentukan makna dalam komunikasi interpersonal
 Perasaan dan emosi lebih cermat dis...
Fungsi Komunikasi Nonverbal
Arni Muhammad:
1. Pengulangan
2. Pelengkap
3. Pengganti
4. Memberikan Penekanan
5. Memperdayak...
Karakteristik
1. Kita selalu berkomunikasi
2. Arti tergantung kepada konteks
3. Komunikasi nonverbal lebih dapat
dipercaya...
Tipe:
 Vokalik
 Bahasa badan
 Penggunaan ruangan atau jarak
 Penggunaan waktu
Vokalik: Tingkah laku nonverbal yang
berupa suara, tetapi tidak
berupa kata-kata
 Kualitas Suara, pengontrolan vokal,
 K...
Bahasa Badan
 Ekspresi Muka
 Pandangan Mata
 Gestur atau gerakan isyarat
 Sentuhan
 Sikap tubuh
Penggunaan Ruang dan
Waktu
 Jarak yang menunjukkan keintiman
 Jarak pribadi atau personal
 Jarak sosial
 Jarak umum
Penggunaan Waktu
Bagaimana seseorang menggunakan
waktunya, memberikan informasi kepada
orang lain tentang dirinya.
Ingat Tiga Hal!!!
 Karena interpretasi adalah karakteristik yang
kritis dalam komunikasi nonverbal, maka
adalah sulit men...
Kesimpulan:
Komunikasi Nonverbal dalam Organisasi:
Proses Penciptaan dan pertukaran pesan
dengan tidak menggunakan kata-ka...
Sigmund Freud
PERKEMBANGAN TEORI ORGANISASI
(Menurut Mary Jo Hatch : dalam 4 perkembangan perspektif teori
Organization ”)
ASUMSI –ASUMSI
PERSPEKTIF ORGANISASI
1. KLASIK
Asumsi : organisasi dipahami sebagai tempat
(wadah) berkumpulnya orang-oran...
2. MODERN
Asumsi : Organisasi sebagai sebuah jaringan
sistem yang terdiri dari setidak-tidaknya 2 orang
atau lebih dengan ...
3. INTERPRETASI SIMBOLIK
Asumsi : Organisasi memproduksi situasi /
lingkungan/ budaya/ realitas sosial melalui
pemaknaan a...
4. POSTMODERNISME
Asumsi : postmodernisme mencoba untuk mengkritisi
(melakukan penentangan thd) perspektif modernisme
yang...
PERKEMBANGAN TEORI ORGANISASI
(Menurut Wayne Pace : Di antara 2 Paradigma)
OBJEKTIVIS SUBJEKTIVISTRANSISIONAL
Teori Strukt...
A.TEORI STUKTURAL KLASIK
(Objektivisme)
1. ORGANISASI SOSIAL
merujuk pada pola-pola interaksi sosial yang terjadi
dalam se...
2. ORGANISASI FORMAL (BIROKRASI)
KARAKTERISTIK BIROKRASI WEBER :
1. Suatu organisasi terdiri dari hubungan yang ditetapkan...
6. Prosedur dalam organisasi bersifar formal dan
impersonal.
7. Adanya prosedur untuk menjaga disiplin
anggota.
8. Anggota...
MANAJEMEN ILMIAH TAYLOR
Unsur Kunci :
1. Pembagian Kerja : berkenaan denan bagaimana tugas,
kewajiban dan pekerjaan organi...
B. TEORI TRANSISIONAL
1. TEORI PERILAKU
1.1. Teori Komunikasi-Kewenangan :
Chester Barnard
- Organisasi formal : suatu sis...
Teori Penerimaan Kewenangan
Empat syarat seseorang mau menerima pesan otoritatif
:
1. Orang tersebut memahami pesan yang d...
Teori Hubungan Manusia :
Elton Mayo
Melakukan penelitian di kompleks Hawthorne milik
Western Electric Company
Efek Hawthor...
Teori Fusi Bakke
 Proses Fusi :
 Organisasi , hingga tahap tertentu, mempengaruhi individu,
sementara pada saat yang sam...
Teori Peniti Penyambung
(The Linking Pin Model) Rensis Likert
 Konsep ini berkaitan dengan kelompok yang tumpang tindih d...
TEORI SISTEM
“Satu-satunya cara yang bermakna untuk mempelajari organisasi
… adalah sebagi suatu sistem” (Scott, 1961)
 B...
 Dalam sistem terdapat hubungan interdependensi
diantara komponen / bagian suatu sistem (subsistem)
 Suatu perubahan pad...
Ciri-Ciri Sistem
 Nonsumativitas, yaitu suatu sistem tidak sekedar jumlah
dari bagian-bagiannya. Namun dia akan memperole...
Individu & kepribadian
yang ia bawa kepadanya
Status & pola peranan yang
menghasilkan pengharapan
Pola interaksi informal ...
Kebanyakan interaksi kita dengan orang lain
merupakan tindakan komunikatif (verbal/non
verbal, bicara / diam). “komunikasi...
C. TEORI MUTAKHIR (Subjektivisme)
1. TEORI PENGORGANISASIAN :
CARL WEICK
Proses pengorganisasiaan akan menghasilkan organi...
Proses / Tahap Pengorganisasian :
1. Tahap Enactment secara sederhana berarti bahwa paraanggota
organisasi menciptakan ula...
Teori kultural Organisasi
 AKAN DIBAHAS DALAM KAJIAN
TERSENDIRI.
METAPHORA ORGANISASI : GARETH MORGAN
 Organisasi dapat dilihat dari berbagai perspektif. Perspektif pertama sebagaimana y...
TRADISI STUDI ORGANISASI
MENURUT LITLLE JOHNStephen W Littlejohn memberikan satu bentuk metafora lain yang mengibaratkan
b...
1. TRADISI POSISIONAL
 Tradisi ini memberikan perhatian pada struktur dan peran-peran formal dalam
organisasi. Organisasi...
2. TRADISI RELASIONAL
 Tradisi ini dibangun diatas asumsi dasar bahwa organisasi terbentuk
karena adanya interaksi timbal...
3. TRADISI KULTURAL
 Kajian sentral dalam tradisi ini adalah tentang
simbol-simbol dan pengertian yang
membentuk suatu or...
PENGELOMPOKAN TEORI KOMUNIKASI
ORGANISASI MENURUT LITLLE JOHN
1. TRADISI POSISIONAL : termasuk dalam tradisi ini : Teori
B...
ALIRAN KOMUNIKASI ORGANISASI
 Adalah suatu proses dinamik dalam mana pesan-pesan secara
tetap dan berkesinambungan dicipt...
SIFAT ALIRAN INFORMASI
 Guetzkow (1964), aliran informasi (penyebaran pesan) dalam organisasi
dapat terjadi dalam tiga ca...
2. BERURUTAN : yaitu proses penyebaran informasi/pesan secara
diadik (merupakan bentuk komunikasi yang utama, Haney;1962)....
POLA ALIRAN INFORMASI
1. POLA RODA : adalah pola yang mengarahkan seluruh
informasi kepada individu yang menduduki posisi ...
PENGARUH DUA POLA ALIRAN
NO VARIABEL KOM. ORG P.RODA P. LINGK
1 Aksessibilitas anggota satu dg lainnya Rendah Tinggi
2 Pen...
PERANAN JARINGAN KERJA KOMUNIKASI
 KOMPONEN DALAM JARINGAN :
1. ANGGOTA KLIK, Klik adalah kelompok individu yang paling s...
2. PENYENDIRI, adalah mereka yang hanya melakukan sedikit atau
sama sekali tidak mengadakan kontak dengan anggota kelompok...
3. JEMBATAN ; adalah anggota klik yang memiliki sejumlah kontak yang menonjol
dalam kontak antar kelompok, juga menjalin k...
PERAN & FUNGSI MASING-MASING KOMPONEN
 Anggota Klik : sebagai jantung sistem & bertindak sebagai tujuan akhir
bagi kebany...
ARAH ALIRAN INFORMASI
1. KOMUNIKASI KE BAWAH (DOWN WORD)
yaitu informasi mengalir dari jabatan berotoritas lebih tinggi ke...
METODE PENYAMPAIAN PESAN :
1. Tulisan
2. Lisan
3. Lisan diikuti tulisan
4. Tulisan diikuti lisan
KAPAN METODE INI DAPAT EF...
KRITERIA MEMILIH METODA PENYAMPAIAN INFORMASI KEPADA
PEGAWAI :
1. Ketersediaan informasi.
2. Biaya
3. Pengaruh
4. Relevans...
KOMUNIKASI KE ATAS (UP WORD)
Yaitu informasi yang mengalir dari tingkat yang lebih rendah (bawahan) ke
tingkat yang lebih ...
APA YANG DIKOMUNIKASIKAN ?
1. Tentang apa yang telah dilakukan bawahan : prestasi, kemajuan,
rencana yang akan datang.
2. ...
PRINSIP KOMUNIKASI KE ATAS
1. Program komunikasi ke atas yang efektif harus direncanakan &
didorong atau dirangsang agar t...
KOMUNIKASI HORISONTAL
Adalah penyampaian informasi diantara rekan-rekan sejawat dalam unit
kerja.
TUJUAN KOMUNIKASI HORISO...
KOMUNIKASI INFORMAL, SELENTINGAN
Komunikasi yang dilakukan oleh orang organisasi tanpa mengindahkan posisinya dalam
organi...
CARA MENANGGAPI SELENTINGAN
 Jagalah saluran komunikasi formal tetap terbuka yang
memberi kesempatan berlangsungnya komun...
DEFINISI KOMUNIKASI
 Proses yang berlangsung dimana terjadi
penyampaian pesan-pesan verbal maupun
nonverbal yang berasal ...
DEFINISI ORGANISASI
 sesuatu yang bersifat fisik dan konkret dan merupakan
subuah struktur dengan batas-batas yang pasti....
DEFINISI KOMUNIKASI
ORGANISASI
 pertunjukan dan penafsiran pesan diantara unit-unit
komunikasi yang merupakan bagian dari...
IKLIM KOMUNIKASI
ORHANISASI
 situasi dengan tujuan untuk menyataukan suatu
kemiripan,
 menggambarkan suatu kiasan bagi i...
PENTINGNYA IKLIM
 Apakah iklim suatu daerah mempunyai arti
penting?
 Blumenstock (1970) menerangkan bahwa
iklim fisik ”m...
PENTINGNYA IKLIM
 iklim komunikasi sebuah organisasi
mempengaruhi cara hidup kita:
 kepada siapa kita berbicara, siapa y...
PENTINGNYA IKLIM
 Redding (1972) menyaakan bahwa, ”iklim
(komunikasi) organisasi jauh lebih penting
daripada keterampilan...
AREA OF CONSIDERATIONS
HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI
ORGANISASI DENGAN KEPUASAN
KERJA
Kepuasan adalah konsep yang berkenaan
d...
AREA OF CONSIDERATIONS
 Kepuasan atas komunikasi dapat
mempengaruhi kepuasan kerja, ”kepuasan
atas komunikasi” kadang-kad...
INTERNAL
 Kepuasan menggambarkan evaluasi atas
keadaan internal afektif, kepuasan
menggambarkan reaksi afektif individu a...
EKSTERNAL
 Iklim merupakan deskriptif kondisi eksternal
bagi individu-individu (Schneider, 1975;
Dillard, Wigand, & Boste...
STATEMENT OF PROBLEM
 stres!
 Menurut Ray (1991)
 stres menimbulkan pengaruh yang merusak dan
berbahaya bagi kesehatan ...
stres dan hubungannya dengan
komunikasi
 Albrecht, Irey, & Mundy 1982; Ray 1983a,
1983b; Albrecht & Adelman, 1984; Albrec...
WANT
 Setiap perusahaan ingin agar hubungan
komunikasi antara unit-unit yang ada dalam
sebuah organisasi berjalan secara ...
MUST
 Banyak sekali cara untuk mencapai keberhasilan perusahaan,
diantaranya adalah:
 Bila terjadi masalah internal, seg...
ALTERNATIVE COURSE OF
ACTIONS
STRATEGI MENGHINDARI STRES
KELEGAAN SEMENTARA
 Pelarian
 Penenangan instan (Instant calmin...
KESIMPULAN
 Akhirnya dapat disimpulkan bahwa, proses
komunikasi merupakan bagian penting kerana
memiliki pengaruh yang er...
Thank you!
Goodbye!!
KOMUNIKASI :
Memahami komunikasi & keahlian
berkomunikasi
PENGERTIAN KOMUNIKASI
 Adalah proses pengiriman ide atau pikiran,
dari satu orang kepada orang lain dengan
tujuan untuk m...
MODEL PROSES
KOMUNIKASI
KONTEKS
FEEDFORWARD
Encoding Decoding
PENGIRIM PESAN PENERIMA
(Saluran)
FEEDBACK
NOISE
KOMPONEN KOMUNIKASI
 PENGIRIM / PENERIMA
 PESAN
 PENGKODEAN / PENAFSIRAN KODE
 SALURAN
 UMPAN BALIK/ UMPAN DEPAN
 GA...
KOMUNIKASI YANG EFEKTIF
 Pendengar (penerima pesan)
menginterpretasikan dan menangkap berita
(ide) yang disampaikan tepat...
PENTINGNYA KOMUNIKASI
YANG EFEKTIF
 Komunikasi adalah proses dimana fungsi-
fungsi Management (Planning, Organizing,
Actu...
THE MANAGER’S ROLE
(BY HENRY MINTZBERG)
1. Interpersonal Figurehead
2. Leader
3. Liaison
4. Informational Monitor
5. Disse...
JENIS KOMUNIKASI
DALAM ORGANISASI
 KOMUNIKASI FORMAL
Komunikasi yang berjalan secara formal
melalui kerangka Struktur Org...
KOMUNIKASI FORMAL
 Komunikasi Superior-Subordinate (Atasan-
Bawahan)
 Komunikasi Subordinate- Superior
(Bawahan-Atasan)
...
MEDIA KOMUNIKASI MANAGER-
SUBORDINATE
 ORAL COMMUNICATION ( Komunikasi
Lisan)
 WRITTEN COMMUNICATION (Komunikasi
Tertuli...
UPAYA MANAGER UNTUK
BERKOMUNIKASI EFEKTIF
 Sensitivity to receiver
 Awareness of symbolic meaning
 Careful timing
 Fee...
MASALAH KOMUNIKASI
FORMAL
 Terlalu banyaknya jumlah informasi dalam
aliran informasi:
1. Overload
2. Distortion & Omissio...
KOMUNIKASI INFORMAL
Ciri : Penyebarannya cepat sekali, sebab :
 Terjadi secara berantai
 Tidak dibatasi oleh Struktur Or...
STRATEGI MENGATASI
RUMOR
 REFUTATION
 RETRIEVAL CUE
 STORAGE CUE
 NO RESPONSE
MENINGKATKAN
COMMUNICATION SKILLS
 Keterampilan Menyimak
 Keterampilan Melakukan Wawancara
 Keterampilan Memimpin Rapat...
MENYIMAK & MASALAHNYA
 Merupakan proses mendengar, mengikuti,
memahami, mengevaluasi dan menanggapi
pesan-pesan yang disa...
CARA MENYIMAK YANG
EFEKTIF
 Berhenti berbicara
 Hilangkan Ketegangan
 Tunjukkan Perhatian Anda
 Singkirkan Hal-hal yan...
FUNGSI WAWANCARA
BAGI SEORANG MANAGER
 Pengumpulan Informasi dari bawahan
 Penerapan Empowerment dalam
Pengambilan Keput...
KESALAHAN DALAM
WAWANCARA
 EFEK HALO
 PERTANYAAN YANG MENGARAHKAN
 BIAS INDIVIDUAL
 DOMINASI PEWAWANCARA
CARA WAWANCARA YANG
EFEKTIF
 Active Listening terhadap apa dan bagaimana
yang diwawancarai berkomunikasi.
 Teliti memper...
MEMBERI FEEDBACK YG
EFEKTIF BAGI BAWAHAN
 Berikan feedback secara khusus (spesifik).
 Feedback pertama kali sebaiknya di...
MASALAH RAPAT YANG PALING
UMUM
 Tidak ada tujuan atau agenda pokok
 Tidak ada kesiapan dari peserta rapat.
 Rapat serin...
PENYEBAB RAPAT YANG
TERLALU LAMA
 Kepemimpinan tidak efektif
 Banyak interupsi
 Membiarkan diskusi bertele-tele dan
men...
“DOSA” PEMIMPIN RAPAT
 Mendominasi rapat
 Persiapan yang buruk
 Membiarkan rapat menyimpang
 Membenci pertanyaan-perta...
MEMIMPIN RAPAT YANG
EFEKTIF
 Mengendalikan keaktifan berbicara yang
berlebihan.
 Mendesak orang yang pendiam untuk
berbi...
PENGENDALIAN DIRI
PEMIMPIN RAPAT
 Jangan mendominasi rapat.
 Mempersiapkan rapat dengan baik.
 Mengendalikan rapat yang...
KOMUNIKASI BISNIS
 BENTUK KOMUNIKASI BISNIS :
1. Public Speaking
2. Presentation Speaking
 PENTINGNYA PRESENTASI
1. Efis...
MERENCANAKAN
PRESENTASI
 MENGKAJI TUJUAN
 MENGANALISIS AUDIENCE
 MENGORGANISASIKAN PESAN
 MERENCANAKAN DUKUNGAN
MULTIM...
MELAKSANAKAN
PRESENTASI
 MEMBANGUN PERHATIAN PERTAMA
YANG MENYENANGKAN
 MENYAMPAIKAN PESAN:
1. Pemilihan Kata
2. Penggun...
KOMUNIKASI NON VERBAL
DALAM PRESENTASI
 SIKAP TUBUH
 GERAKAN
 GERAK ISYARAT
 KONTAK MATA
 EKSPRESI WAJAH
 PENAMPILAN...
 Pengertian stres
 Komponen stress
 Pengertian konflik
 Pandangan terhadap konflik
 Segi positif dan negatif
 Ciri d...
STRES
STRES
 Adalah respon adaptif terhadap situasi eksternal yang
menghasilkan penyimpangan fisik, psikologis, dan atau
perila...
 Distres, stres yang disebabkan sesuatu
yang buruk, seperti sanksi, orang yang
dikasihi menderita sakit parah, karir yang...
KOMPONEN STRES DALAM ORGANISASI
RESPON
• Frustrasi
• Kegelisahan
• Ketertekan
STIMULUS/PEMICU
• Lingkungan
• Organisasi
• ...
Stresor Ekstraorganisasi
Stresor organisasi
Stresor kelompok
Stresor
individual
PENYEBAB STRES
Stres
Kerja
STRESOR
EKSTRAORGANISASI
Stresor di luar organisasi berhubungan dengan efek dan
perasaan negatif pada pekerjaan mencakup:
...
STRESOR ORGANISASI
Stresor organisasi yang potensial mencakup:
 Kebijakan dan Strategi Organisasi
Contoh; penyusutan kary...
STRESOR KELOMPOK
Stresor kelompok dikategorikan menjadi;
 Kurangnya kohesivitas / kebersamaan kelompok
 Kurangnya dukung...
STRESOR INDIVIDU
 Pada level individu, dimensi situasi dan disposisi
individu dapat mempengaruhi stres
• Ciri kepribadian...
KONFLIK
KONFLIK
 Suatu proses yang mulai bila satu pihak
merasakan bahwa pihak lain akan atau telah
mempengaruhi secara negatif, ...
PANDANGAN TERHADAP
KONFLIK
 Pandangan Tradisional
Menganggap bahwa konflik itu buruk dan merugikan. Oleh
karena itu konfl...
Gambar: Ciri dan Tingkatan Konflik
Konflik
ORGANISASI
(Antarkelompo
k)KELOMPOK
(Antarpribad
i)INDIVIDU
(Intraindivid
u)
Ma...
Gambar: Model Frustasi dalam konflik intraindividu
Mekanisme pertahanan
(1)Agresi
(2)Menarik diri
(3)Fiksasi
(4)Kompromi
F...
CONTOH FRUSTRASI
Kebutuhan
Membayar SPP
Di Bank
Berjalan
Menuju
Bank
Antrian panjang
Panas
Janji dg pacar
?
Frustrasi
Meka...
EMPAT SUMBER KONFLIK ANTAR PRIBADI
1.Perbedaan personal
• Perbedaan antar individu seperti pendidikan, tradisi keluarga,
d...
KONFLIK ANTAR
KELOMPOK
 Perilaku antar kelompok terjadi bila individu
dalam sebuah kelompok berinteraksi secara
kolektif ...
SEGI POSITIF KONFLIK
 Meningkatkan kohesivitas/keterpaduan /
kebersamaan kelompok
 Meningkatkan loyalitas
 Meningkatkan...
SEGI NEGATIF KONFLIK
 Meningkatnya kepemimpinan otokratis
 Penilaian yang berlebihan
 Menurunnya komunikasi organisasi
...
Tingkat
Prestasi
Kerja
Tingkat Konflik
Tinggi
Rendah Tinggi
A
C
Titik optimal tentatif
HUBUNGAN KONFLIK DENGAN PRESTASI
KE...
KONDISI TINGKAT
KONFLIK
KARAKTERISTIK
PERILAKU
SIFAT
KONFLIK
Kinerja
Unit
A
B
C
Tidak ada
Atau
Rendah
Optimal
Tinggi
• Apa...
DEFINISI KOMUNIKASI
 Proses yang berlangsung dimana terjadi
penyampaian pesan-pesan verbal maupun
nonverbal yang berasal ...
DEFINISI ORGANISASI
 sesuatu yang bersifat fisik dan konkret dan merupakan
subuah struktur dengan batas-batas yang pasti....
DEFINISI KOMUNIKASI
ORGANISASI
 pertunjukan dan penafsiran pesan diantara unit-unit
komunikasi yang merupakan bagian dari...
IKLIM KOMUNIKASI
ORHANISASI
 situasi dengan tujuan untuk menyataukan suatu
kemiripan,
 menggambarkan suatu kiasan bagi i...
PENTINGNYA IKLIM
 Apakah iklim suatu daerah mempunyai arti
penting?
 Blumenstock (1970) menerangkan bahwa
iklim fisik ”m...
PENTINGNYA IKLIM
 iklim komunikasi sebuah organisasi
mempengaruhi cara hidup kita:
 kepada siapa kita berbicara, siapa y...
PENTINGNYA IKLIM
 Redding (1972) menyaakan bahwa, ”iklim
(komunikasi) organisasi jauh lebih penting
daripada keterampilan...
AREA OF CONSIDERATIONS
HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI
ORGANISASI DENGAN KEPUASAN
KERJA
Kepuasan adalah konsep yang berkenaan
d...
AREA OF CONSIDERATIONS
 Kepuasan atas komunikasi dapat
mempengaruhi kepuasan kerja, ”kepuasan
atas komunikasi” kadang-kad...
INTERNAL
 Kepuasan menggambarkan evaluasi atas
keadaan internal afektif, kepuasan
menggambarkan reaksi afektif individu a...
EKSTERNAL
 Iklim merupakan deskriptif kondisi eksternal
bagi individu-individu (Schneider, 1975;
Dillard, Wigand, & Boste...
STATEMENT OF PROBLEM
 stres!
 Menurut Ray (1991)
 stres menimbulkan pengaruh yang merusak dan
berbahaya bagi kesehatan ...
stres dan hubungannya dengan
komunikasi
 Albrecht, Irey, & Mundy 1982; Ray 1983a,
1983b; Albrecht & Adelman, 1984; Albrec...
WANT
 Setiap perusahaan ingin agar hubungan
komunikasi antara unit-unit yang ada dalam
sebuah organisasi berjalan secara ...
MUST
 Banyak sekali cara untuk mencapai keberhasilan perusahaan,
diantaranya adalah:
 Bila terjadi masalah internal, seg...
ALTERNATIVE COURSE OF
ACTIONS
STRATEGI MENGHINDARI STRES
KELEGAAN SEMENTARA
 Pelarian
 Penenangan instan (Instant calmin...
KESIMPULAN
 Akhirnya dapat disimpulkan bahwa, proses
komunikasi merupakan bagian penting kerana
memiliki pengaruh yang er...
Thank you!
Goodbye!!
Teori teori organisasi & komunikasi organisasi
Teori teori organisasi & komunikasi organisasi
Teori teori organisasi & komunikasi organisasi
Teori teori organisasi & komunikasi organisasi
Teori teori organisasi & komunikasi organisasi
Teori teori organisasi & komunikasi organisasi
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Teori teori organisasi & komunikasi organisasi

Teori teori organisasi & komunikasi organisasi, didapat dari perkuliahan Mata Kuliah Komunikasi Organisasi Magister Ilmu Komunikasi

  • Be the first to comment

Teori teori organisasi & komunikasi organisasi

  1. 1. KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI
  2. 2. Komunikasi dalam Organisasi Pengertian Komunikasi  proses dimana seseorang berusaha untuk memberikan pengertian atau pesan kepada orang lain melalui pesan simbolis.  the process by which people attempt to share meaning via the transmission of symbolic messages (Stoner, Freeman & Gilbert, 1995)
  3. 3. Pengertian Komunikasi Organisasi Komunikasi organisasi adalah pengiriman dan penerimaan berbagai pesan organisasi di dalam kelompok formal maupun informal dari suatu organisasi (Wiryanto, 2005)
  4. 4. Komunikasi formal adalah komunikasi yang disetujui oleh organisasi itu sendiri dan sifatnya berorientasi kepentingan organisasi  Isinya berupa cara kerja di dalam organisasi,  Produktivitas, Prosedure  dan berbagai pekerjaan yang harus dilakukan dalam organisasi. Misalnya: memo, kebijakan, pernyataan, jumpa pers, dan surat-surat resmi
  5. 5. komunikasi informal adalah komunikasi yang disetujui secara sosial. Orientasinya bukan pada organisasi, tetapi lebih kepada anggotanya secara individual.
  6. 6. Conrad (dalam Tubbs dan Moss, 2005) mengidentifikasikan tiga Fungsi komunikasi organisasi  Fungsi perintah;  Fungsi relasional;  Fungsi manajemen ambigu.
  7. 7. FUNGSI PERINTAH 1. Fungsi perintah berkenaan dengan anggota- anggota organisasi mempunyai hak dan kewajiban membicarakan, menerima, menafsirkan dan bertindak atas suatu perintah. Tujuan dari fungsi perintah adalah koordinasi diantara sejumlah anggota yang bergantung dalam organisasi tersebut.
  8. 8. FUNGSI RELASIONAL Fungsi relasional berkenaan dengan komunikasi memperbolehkan anggota-anggota menciptakan dan mempertahankan bisnis produktif hubungan personal dengan anggota organisasi lain. Hubungan dalam pekerjaan mempengaruhi kenirja pekerjaan (job performance) dalam berbagai cara. Misal: kepuasan kerja; aliran komunikasi ke bawah maupun ke atas dalam hirarkhi organisasional, dan tingkat pelaksanaan perintah. Pentingnya dalam hubungan antarpersona yang baik lebih terasa dalam pekerjaan ketika anda merasa bahwa banyak hubungan yang perlu dlakukan tidak anda pilih, tetapi diharuskan oleh lingkungan organisasi, sehingga hubungan menjadi kurang stabil, lebih memacu konflik, kurang ditaati, dsb.
  9. 9. FUNGSI MANAJEMEN AMBIGU Fungsi manajemen ambigu berkenaan dengan pilihan dalam situasi organisasi sering dibuat dalam keadaan yang sangat ambigu. Misal: motivasi berganda muncul karena pilihan yang diambil akan mempengaruhi rekan kerja dan organisasi, demikian juga diri sendiri; tujuan organisasi tidak jelas dan konteks yang mengharuskan adanya pilihan tersebut adanya pilihan tersebut mungkin tidak jelas. Komunikasi adalah alat untuk mengatasi dan mengurangi ketidakjelasan (ambiguity) yang melekat dalam organisasi. Anggota berbicara satu dengan lainnya untuk membangun lingkungan dan memahami situasi baru, yang membutuhkan perolehan informasi bersama.
  10. 10. Proses Komunikasi Pengirim PenerimaMediatorEnkoding Dekoding Gangguan Penerimaan Pengiriman Pesan/Informasi Pesan/Informasi Pengiriman Penerimaan Gangguan Gangguan
  11. 11. 12 Proses Komunikasi Sumber Pengkodean Saluran Pendekodean Penerima Pengkodean : mengubah suatu pesan komunikasi menjadi bentuk simbol Pesan : apa yang dikomunikasikan Saluran : lewat medium mana suatu pesan komunikasi berjalan Pendekodean : penerjamahan-ulang pesan komunikasi seorang pengirim Kegelisahan Komunikasi : ketegangan dan kecemasan yang tidak pada tempatnya dalam komunikasi lisan, tulisan atau keduanya
  12. 12. 13 Fungsi Komunikasi 1. Kendali (Control) 2. Motivasi 3. Pengungkapan emosional 4. Informasi
  13. 13. Dimensi-Dimensi Komunikasi dalam Kehidupan Organisasi 1. Komunikasi internal. proses penyampaian pesan antara anggota-anggota organisasi yang terjadi untuk kepentingan organisasi, seperti komunikasi antara pimpinan dengan bawahan, antara sesama bawahan, dsb. Proses komunikasi internal ini bisa berujud komunikasi antarpribadi ataupun komunikasi kelompok. Juga komunikasi bisa merupakan proses komunikasi primer maupun sekunder (menggunakan media nirmassa). Komunikasi internal ini lazim dibedakan menjadi dua, yaitu:  Komunikasi vertikal, yaitu komunikasi dari atas ke bawah dan dari bawah ke atas. Komunikasi dari pimpinan kepada bawahan dan dari bawahan kepada pimpinan. Dalam komunikasi vertikal, pimpinan memberikan instruksi-instruksi, petunjuk-petunjuk, informasi-informasi, dll kepada bawahannya. Sedangkan bawahan memberikan laporan-laporan, saran-saran, pengaduan-pengaduan, dsb. kepada pimpinan.  Komunikasi horizontal atau lateral, yaitu komunikasi antara sesama seperti dari karyawan kepada karyawan, manajer kepada manajer. Pesan dalam komunikasi ini bisa mengalir di bagian yang sama di dalam organisasi atau mengalir antarbagian. Komunikasi lateral ini memperlancar pertukaran pengetahuan, pengalaman, metode, dan masalah. Hal ini membantu organisasi untuk menghindari beberapa masalah dan memecahkan yang lainnya, serta membangun semangat kerja dan kepuasan kerja.
  14. 14. Dimensi-Dimensi Komunikasi dalam Kehidupan Organisasi 1. Komunikasi Eksternal. Komunikasi eksternal organisasi adalah komunikasi antara pimpinan organisasi dengan khalayak di luar organisasi. Pada organisasi besar, komunikasi ini lebih banyak dilakukan oleh kepala hubungan masyarakat dari pada pimpinan sendiri. Yang dilakukan sendiri oleh pimpinan hanyalah terbatas pada hal-hal yang dianggap sangat penting saja. Komunikasi eksternal terdiri dari jalur secara timbal balik:  Komunikasi dari organisasi kepada khalayak. Komunikasi ini dilaksanakan umumnya bersifat informatif, yang dilakukan sedemikian rupa sehingga khalayak merasa memiliki keterlibatan, setidaknya ada hubungan batin. Komunikasi ini dapat melalui berbagai bentuk, seperti: majalah organisasi; press release; artikel surat kabar atau majalah; pidato radio; film dokumenter; brosur; leaflet; poster; konferensi pers.  Komunikasi dari khalayak kepada organisasi. Komunikasi dari khalayak kepada organisasi merupakan umpan balik sebagai efek dari kegiatan dan komunikasi yang dilakukan oleh organisasi.
  15. 15. 16 Hal-hal mendasar dalam komunikasi 1. Arah komunikasi Komunikasi dapat mengalir secara vertikal atau lateral. Dimensi vertikal dibagi menjadi : a. Ke bawah; komunikasi yang mengalir dari satu tingkat dalam suatu kelompok atau organisasi ke suatu tingkat yang lebih bawah b. Ke atas; komunikasi yang mengalir ke suatu tingkat yang lebih tinggi dalam kelompok organisasi Lateral, komunikasi terjadi diantara anggota kelompok kerja yang sama, pada tingkat yang sama, diantara manajer pada tingkat yang sama, atau diantara setiap personil yang yang secara horizontal ekuivalen
  16. 16. 17 2. Jaringan formal dan informal Jaringan formal : komunikasi yang bertalian dengan tugas mengikuti rantai wewenang Jaringan informal : selentingan komunikasi 3. Komunikasi non verbal : pesan yang dihantar lewat gerakan tubuh, intonasi atau tekanan pada kata-kata, air muka dan jarak fisik antara pengirim dan penerima 4. Pilihan saluran komunikasi Kekayaan saluran : banyaknya informasi yang dapat diteruskan selama suatu episode kemunikasi Ada beberapa yang kaya dalam kemampuan untuk : a. Menangani isyarat berganda secara serentak b. Memudahkan umpan balik yang cepat c. Sangat pribadi
  17. 17. 18 5. Penghalang komunikasi efektif  Penyaringan : manipulasi informasi yang dilakukan seorang pengirim dengan maksud agar informasi itu akan tampak lebih menguntungkan di mata penerima. Penentu utama dari penyaringan: banyaknya tingkat dalam suatu struktur organisasi.  Persepsi selektif muncul karena penerima dalam proses kimunikasi secara selektif melihat dan mendenganr berdasarkan kebutuhan, motivasi, pengalaman, latar belakang, dan karakteristik pribadi mereka yang lain  Emosi  Bahasa
  18. 18. 19 6. Faktor-faktor yang berkaitan dengan efektifitas komunikasi dalam beberapa perusahaan berdasarkan hasil riset : a. Dirut harus menyadari pentingnya komunikasi b. Para manajer memadankan tindakan dan ucapan c. Komitmen pada komunikasi dua arah d. Penekanan pada komunikasi tatap muka e. Tanggung jawab bersama untuk komunikasi karyawan f. Menangani berita buruk g. Pesan dibentuk untuk audiens yang dimaksudkan h. Perlakuan komunikasi sebagai suatu proses berkelanjutan
  19. 19. 20 7. Isu-isu terbaru dalam komunikasi  Penghalang komunikasi antara pria dan wanita. Pria menggunakan pembicaraan untuk menekankan status, sedangkan wanita menggunakannya untuk menciptakan hubungan  Komunikasi yang “benar secara politis”  Komunikasi silang budaya  Komunikasi elektronik
  20. 20. Kaitan antara Jarak Fisik dengan Frekuensi Komunikasi 35% 30% 25% 20% 15% 10 % 5% 0% 0 m 10m 20m 30m 40m 50m 60m Jarak antara pihak-pihak yang berkomunikasi Frekuensi Komunikasi dalam satu minggu Sumber: diadaptasi dari Heller and Hindle (1998)
  21. 21. Bentuk-bentuk Komunikasi  Komunikasi Interpersonal  Komunikasi Lisan  Komunikasi Tertulis  Komunikasi dalam Bentuk Jejaring Komunikasi  Pola Roda  Pola huruf Y  Pola komunikasi bersambung  Pola komunikasi melingkar  Pola komunikasi menyeluruh
  22. 22. 2 1 5 3 4 Roda 3 4 5 1 2 Y 3 24 521 2 Bersambung 2 1 3 45 Menyeluruh 2 1 3 45 melingkar
  23. 23. Pola Komunikasi dalam Stuktur Organisasi Komunikasi Vertikal Komunikasi Horisontal
  24. 24. Komunikasi Informal Komunikasi Formal
  25. 25. Bentuk Komunikasi Grapevine GOSIP Satu orang berkomunikasi kepada banyak orang CLUSTER Banyak orang berkomunikasi secara terbatas
  26. 26. Hambatan dalam Berkomunikasi HAMBATAN INDIVIDUAL HAMBATAN ORGANISASIONAL Kesalahpahaman dalam memahami pesan Semantik Kredibilitas Individu Perbedaan Tingkatan Manajemen Keterbatasan dalam berkomunikasi Persepsi yang berbeda antar bagian Kemampuan Mendengarkan yang rendah Kelebihan Beban Kerja Penilaian awal terhadap subjek tertentu Hambatan-hambatan lain
  27. 27. Upaya dalam mengatasi hambatan dalam Berkomunikasi UPAYA YANG BERSIFAT INDIVIDUAL UPAYA YANG BERSIFAT ORGANISASIONAL Peningkatan kemampuan mendengarkan Tindak lanjut dari setiap komunikasi yang dilakukan Dorongan untuk berkomunikasi dua arah Peningkatan kesadaran dan kemampuan dalam memahami pesan dan informasi Pengaturan pola komunikasi yang semestinya dilakukan dalam organisasi Pemeliharaan Kredibilitas Individu Peningkatan kesadaran dan penggunaan berbagai media dalam berkomunikasi Peningkatan pemahaman terhadap orang lain
  28. 28. Teknologi Informasi dan Komunikasi  Sistem Informasi Formal  sistem pemroses transaksi (transaction-processing system)  sistem informasi manajemen (management information system)  sistem pendukung pengambilan keputusan (decision support system)  sistem informasi eksekutif (executive information system)  sistem jaringan internal(intranet)  sistem pintar (expert system)  Teknologi Informasi yang Personal  Komputer  Mesin Fotocopy  Telepon Selular  WebCam  dll
  29. 29. KOMUNIKASI - ORGANISASI SOSIAL (Berlo, 1960) Komunikasi berhubungan dengan Organisasi Sosial dengan tiga cara : Pertama, sistem sosial dihasilkan lewat komunikasi. Keseragaman perilaku dan tekanan untuk menyesuaikan diri dengan norma- norma dihasilkan lewat komunikasi diantara anggota-anggota kelompok. Kedua, bila suatu sistemsosial telah berkembang, ia menentukan komunikasi anggota-anggotanya. Sistem sosial mempengaruhi bagaimana, ke, dan dari siapa, dan dengan pengaruh bagaimana komunikasi terjadi diantara anggota-anggota sistem. Ketiga, pengetahuan mengenai suatu sistem sosial dapat membantu kita membuat prediksi yang akurat mengenai orang-orang tanpa mengetahui lebih banyak daripada peranan-peranan yang mereka duduki dalam sistem.
  30. 30. KOMUNIKASI JABATAN DAN HUBUNGAN INFORMAL (1)  Ciri-ciri suatu organisasi formal berkaitan dengan suatu fenomena yang disebut komunikasi jabatan (positional communication) (Redfield, 1953)  Hubungan dibentuk antara jabatan-jabatan, bukan antara orang- orang, dan keseluruhan organisasi terdiri dari jaringan jabatan  Mereka yang menduduki jabatan diharuskan berkomunikasi dengan cara yang sesuai dengan jabatan mereka  Sekalipun demikian, dalam praktek komunikasi jabatan ini membingungkan, karena tidak semua jabatan dan interaksi secara saksama sesuai dengan diagram jabatan
  31. 31. KOMUNIKASI JABATAN DAN HUBUNGAN INFORMAL (2)  Meskipun analisis Weber tentang teori organisasi dapat menguraikan banyak organisasi yang beroperasi dewasa ini, sejumlah pemikiran dan teori lain memberikan sumbangan untuk memahami cara kerja organisasi, dan khususnya, komunikasi organisasi  Terdapat dua jenis teori lagi, disamping teori komunikasi, yang memberikan pandangan yang berguna, yakni teori manajemen dan teori organisasi  Terkadang para penulis membuat sedikit perbedaan antara teori pengelolaan (managing) dan teori pengorganisasian (organizing) karena kedua teori itu sering sangat mirip, tetapi terkadang berbeda.
  32. 32. PENTINGNYA INFORMASI  MANAJER TIDAK AKAN MAMPU MELAKSANANKAN FUNGSI PERENCANAAN, PENGORGANISASIAN, PEMIMPINAN DAN PENGAWASAN TANPA DUKUNGAN DAN AKSES INFORMASI.  INFORMASI MENJADI SUMBER PENGETAHUAN DAN INTELEGENSI BAGI PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM ORGANISASI
  33. 33. DATA DAN INFORMASI  INFORMASI TIDAK SAMA DENGAN DATA  DATA ADALAH FAKTA YANG MASIH MENTAH, BELUM DIOLAH, BELUM DIANALISIS DAN BELUM DISIMPULKAN.  INFORMASI ADALAH DATA YANG TELAH DIKELOMPOK-KELOMPOKAN DAN MEMILIKI ARTI/ MAKNA.  COBA BERIKAN CONTOH DATA DAN INFORMASI
  34. 34. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INFORMASI DETERMINE THE USEFULNESS OF INFORMATION QUALITY COMPLETENESS TIMELINESSRELEVANCE SUMBER : JONES &GEORGE, 2007 : 458
  35. 35. 1. QUALITY KEAKURATAN DAN KEHANDALAN MENJADI KUALITAS INFORMASI. SEMAKIN AKURAT DAN HANDAL MAKA SEMAKIN INFORMASI BERKUALITAS. 2. TIMELINESS INFORMASI HARUS TER ‘UPDATE’ MENCERMINKAN INFORMASI TERBARU DAN TIDAK BOLEH BASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INFORMASI
  36. 36. 3. COMPLETENESS INFORMASI YANG LENGKAP AKAN MEMBERIKAN KEPASTIAN DAN MENGHINDARKAN KERAGUAN MANAJER 4. RELEVANCE INFORMASI DIANGGAP RELEVAN JIKA SESUAI DENGAN KEBUTUHAN PENGAMBIL KEPUTUSAN, DAN SESUAI DENGAN LINGKUNGAN ORGANISASI.
  37. 37. PENGERTIAN KOMUNIKASI KOMUNIKASI ADALAH ‘SHARING INFORMATION’ ANTARA DUA ATAU LEBIH ORANG-ORANG ATAU KELOMPOK UNTUK MENCAPAI SUATU KESAMAAN PEMAHAMAN ATAU PERSEPSI TENTANG SATU ATAU BEBERAPA HAL
  38. 38. PENTINGNYA INFORMASI YANG BAIK KOMUNIKASI YANG BAIK MERUPAKAN ASPEK ESENSIAL BAGI PARA MANAJER. SEBAB: 1. DENGAN KOMUNIKASI YANG BAIK, EFISIENSI DAN EFEKTIFITAS DAPAT DITINGKATKAN. 2. DAPAT MEMPERBAIKI KUALITAS PEKERJAAN DAN PRODUK 3. MENINGKATKAN TANGGUNGJAWAB TERHADAP CUSTOMERS 4. MEMBANTU MENSOSIALISASIKAN INOVASI 5. MEMBANTU MENCEGAH DAN MENYELESAIKAN KONFLIK
  39. 39. FAKTOR-FAKTOR DALAM PROSES KOMUNIKASI 1. SENDER ORANG ATAU KELOMPOK YANG MENGIRIM INFORMASI 2. MESSAGE PESAN YANG DIKIRIM OLEH SENDER 3. ENCODING PENTERJEMAHAN PESAN KE DALAM SIMBOL- SIMBOL ATAU BAHASA 4. NOISE KENDALA ATAU HAMBATAN YANG TERJADI SELAMA PROSES KOMUNIKASI.
  40. 40. 5. RECEIVER ORANG ATAU KELOMPOK YANG MENERIMA INFORMASI 6. MEDIUM SUATU ALAT ATAU PERANTARA YANG MEMBANTU MENERJEMAHKAN SUATU PESAN 7. DECODING INTERPRETASI TERHADAP PESAN OLEH PENERIMA PESAN FAKTOR-FAKTOR DALAM PROSES KOMUNIKASI
  41. 41. PROSES KOMUNIKASI MESSAGE SENDER DECODING BY SENDER MEDIUM ENCODING MESSAGE RECEIVER DECODING BY RECEIVER ENCODING MEDIUM NOIS SUMBER : JONES & GEORGE, 2007 : 465
  42. 42. Yang akan dibahas:  Pengertian Komunikasi Nonverbal  Perbedaan Komunikasi Verbal dengan Komunikasi Nonverbal  Pentingnya Komunikasi Nonverbal  Fungsi Komunikasi Nonverbal  Karakteristik Komunikasi Nonverbal  Tipe Komunikasi Nonverbal
  43. 43. Who am I ?
  44. 44. How about my emotion???
  45. 45. Penciptaan dan pertukaran pesan dengan tidak menggunakan kata-kata
  46. 46. Perbedaan Komunikasi Verbal dengan komunikasi nonverbal  Komunikasi verbal bersaluran tunggal, nonverbal multisaluran  Pesan verbal terpisah-pisah, pesan nonverbal berkesinambungan  Komunikasi nonverbal lebih banyak mengandung muatan emosional dibanding komunikasi verbal Deddy Mulyana (Mulyana:2007)
  47. 47. Pentingnya pesan nonverbal:  Sangat menentukan makna dalam komunikasi interpersonal  Perasaan dan emosi lebih cermat disampaikan lewat pesan nonverbal  Pesan nonverbal menyampaikan makna dan maksud, relatif lebih bebas dari penipuan, distorsi, dan kerancuan  Mempunyai fungsi metakomunikatif yang sangat diperlukan untuk mencapai komunikasi yang berkualitas tinggi.  Merupakan cara komunikasi yang lebih efesien  Merupakan sarana sugesti yang paling tepat Dale G. Leathers (Rakhmat:2001)
  48. 48. Fungsi Komunikasi Nonverbal Arni Muhammad: 1. Pengulangan 2. Pelengkap 3. Pengganti 4. Memberikan Penekanan 5. Memperdayakan (Muhammad: 2000) Mark L. Knapp: 1. Repetisi 2. Substitusi 3. Kontradiksi 4. Komplemen 5. Aksentuasi (Rakhmat:2001)
  49. 49. Karakteristik 1. Kita selalu berkomunikasi 2. Arti tergantung kepada konteks 3. Komunikasi nonverbal lebih dapat dipercaya 4. Cara utama dalam menyatakan perasaan dan sikap
  50. 50. Tipe:  Vokalik  Bahasa badan  Penggunaan ruangan atau jarak  Penggunaan waktu
  51. 51. Vokalik: Tingkah laku nonverbal yang berupa suara, tetapi tidak berupa kata-kata  Kualitas Suara, pengontrolan vokal,  Karakteristik Vokal; tertawa, menangis, dsb.  Pemberi sifat, intensitas, tinggi dan luas suara  Pemisahan vokal seperti um, uh-huh, perbedaan diam dan gangguan suara
  52. 52. Bahasa Badan  Ekspresi Muka  Pandangan Mata  Gestur atau gerakan isyarat  Sentuhan  Sikap tubuh
  53. 53. Penggunaan Ruang dan Waktu  Jarak yang menunjukkan keintiman  Jarak pribadi atau personal  Jarak sosial  Jarak umum
  54. 54. Penggunaan Waktu Bagaimana seseorang menggunakan waktunya, memberikan informasi kepada orang lain tentang dirinya.
  55. 55. Ingat Tiga Hal!!!  Karena interpretasi adalah karakteristik yang kritis dalam komunikasi nonverbal, maka adalah sulit menyamakan tindakan stimulus nonverbal tertentu dengan satu pesan verbal khusus  Komunikasi nonverbal tidaklah merupakan sistem bahasa tersendiri, tetapi lebih merupakan bagian dari sistem verbal.  Komunikasi nonverbal dapat dengan mudah ditafsirkan salah.
  56. 56. Kesimpulan: Komunikasi Nonverbal dalam Organisasi: Proses Penciptaan dan pertukaran pesan dengan tidak menggunakan kata-kata, yang terjadi di dalam organisasi.
  57. 57. Sigmund Freud
  58. 58. PERKEMBANGAN TEORI ORGANISASI (Menurut Mary Jo Hatch : dalam 4 perkembangan perspektif teori Organization ”)
  59. 59. ASUMSI –ASUMSI PERSPEKTIF ORGANISASI 1. KLASIK Asumsi : organisasi dipahami sebagai tempat (wadah) berkumpulnya orang-orang yang diikat dalam sebuah aturan-aturan yang tegas dan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang telah terkoordinir secara sistematis dalam sebuah struktur guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
  60. 60. 2. MODERN Asumsi : Organisasi sebagai sebuah jaringan sistem yang terdiri dari setidak-tidaknya 2 orang atau lebih dengan kesalingtergantungan, input, proses dan output. Menurut pandangan ini, orang-orang (komunikator) bekerjasama dalam sebuah sistem untuk menghasilkan suatu produk dengan menggunakan energi, informasi dan bahan-bahan dari lingkungan
  61. 61. 3. INTERPRETASI SIMBOLIK Asumsi : Organisasi memproduksi situasi / lingkungan/ budaya/ realitas sosial melalui pemaknaan atas interaksi dalam organisasi. Organisasi terbentuk karena adanya interaksi (komunikasi) yang terjadi antar anggota melalui pemaknaan atas simbol-simbol, baik simbol verbal maupun non verbal.
  62. 62. 4. POSTMODERNISME Asumsi : postmodernisme mencoba untuk mengkritisi (melakukan penentangan thd) perspektif modernisme yang menempatkan organisasi dalam bentuk sistem yang rasional empiris. Sistem dalam pengertian modernisme adalah hubungan rasional dari berbagai unsur yang ada dalam organisasi yang cenderung mengesampingkan intuisi dan pengalaman individu. Postmodernisme juga menganggap bahwa organisasi sebagai tempat terjadinya negosiasi kekuasaan, dominasi kelompok dan pertarungan kepentingan sehingga perlu adanya rekonstruksi kekuasaan. Untuk itu postmodernisme mencoba memberikan ruang pada munculnya partisipasi anggota organisasi.
  63. 63. PERKEMBANGAN TEORI ORGANISASI (Menurut Wayne Pace : Di antara 2 Paradigma) OBJEKTIVIS SUBJEKTIVISTRANSISIONAL Teori Struktural Klasik : 1. Organisasi Sosial 2. Organisasi Formal (Birokrasi Weber – Manajemen Ilmiah Taylor) 1.Teori Perilaku (Behavior Theory) 2. Teori Sistem (system Theory) 1.Teori Pengorganisasian (Organizing Theory) 2. Teori Budaya Organisasi (Organization Culture)
  64. 64. A.TEORI STUKTURAL KLASIK (Objektivisme) 1. ORGANISASI SOSIAL merujuk pada pola-pola interaksi sosial yang terjadi dalam sebuah kelompok sosial, yaitu kelompok atau kumpulan orang yang terbentuk atas dasar kesamaan kepentingan yang saling berhubungan dan melakukan interaksi sosial. Hubungan yang terjadi ini menghasilkan aspek status sosial yang berbeda. Jaringan hubungan & kepercayaan bersama suatu kelompok ini yang biasanya disebut dengan struktur.
  65. 65. 2. ORGANISASI FORMAL (BIROKRASI) KARAKTERISTIK BIROKRASI WEBER : 1. Suatu organisasi terdiri dari hubungan yang ditetapkan antara jabatan-jabatan. 2. Tujuan / rencana organisasi terbagi ke dalam tugas- tugas yang disalurkan di antara berbagai jabatan sebagai kewajiban (jod description). 3. Kewenangan untuk melaksanakan kewajiban diberikan kepada jabatan (saat sah menduduki jabatan). 4. Garis2 kewenangan & jabatan diatur menurut suatu tatanan hierarkis. 5. Suatu sitem aturan/regulasi yang umum tapi tegas yang ditetapkan secara formal, mengatur tindakan2 & fungsi jabatan dalam organisasi.
  66. 66. 6. Prosedur dalam organisasi bersifar formal dan impersonal. 7. Adanya prosedur untuk menjaga disiplin anggota. 8. Anggota organisasi harus memisahkan kehidupan pribadi dan kehidupan organisasi. 9. Pegawai dipilih untuk bekerja dalam organisasi berdasarkan kualifikasi teknis. 10. Penilaian kenaikan jabatan dilakukan berdasarkan senioritas dan prestasi kerja. Ciri-ciri organisasi formal berkaitan dengan fenomena Komunikasi jabatan (positional communication). Hubungan dibentuk antara jabatan.
  67. 67. MANAJEMEN ILMIAH TAYLOR Unsur Kunci : 1. Pembagian Kerja : berkenaan denan bagaimana tugas, kewajiban dan pekerjaan organisasi didistribusikan (disinilah bagaimana jalur dan pola komunikasi berlangsung). 2. Proses Skalar – fungsional : berkenaan dengan rantai perintah / dimensi vertikal organisasi yang menunjukkan proses fungsional dan jalur horisontal organisasi. 3. Struktur : hubungan logis antara berbagai fungsi dalam organisasi. Teori klasik fokus pada dua stuktur dasar : lini (garis komando / pimpinan/decition maker) & staf (garis koordinatif / pelaksana tugas/follower) 4. Rentang Kendali/pengawasan (span of control) : menunjukkan jumlah bawahan yang berada di bawah pengawasan seorang atasan. Efektifitas pengawasan organisasi tergantung pada besar kecilnya jumlah rentang kendali yang ada.
  68. 68. B. TEORI TRANSISIONAL 1. TEORI PERILAKU 1.1. Teori Komunikasi-Kewenangan : Chester Barnard - Organisasi formal : suatu sistem kegiatan dua orang atau lebih yang dilakukan secara sadar dan terkoordinasikan. - Menitikberatkan konsep sistem dan konsep orang. Eksistensi organisasi bergantung pada kemampuan manusia untuk berkomunikasi dan kemauan untuk bekerja sama dalam mencapai tujuan yang sama. - - Fungsi utama pimpinan adalah mengembangkan & memelihara suatu sistem komunikasi.
  69. 69. Teori Penerimaan Kewenangan Empat syarat seseorang mau menerima pesan otoritatif : 1. Orang tersebut memahami pesan yang dimaksud. 2. Orang tersebut percaya bahwa pesan itu tidak bertentangan dengan tujuan organisasi. 3. Orang tersebut percaya (pada saat memutuskan bekerja sama) bahwa pesan yang dimaksud sesuai dengan minatnya. 4. Orang tersebut memiliki kemampuan fisik dan mental untuk melaksanakan pesan (sesuai dengan kompetensi dirinya).
  70. 70. Teori Hubungan Manusia : Elton Mayo Melakukan penelitian di kompleks Hawthorne milik Western Electric Company Efek Hawthorne : 1. Perhatian terhadap orang-orang boleh jadi mengubah sikap & perilaku pekerja. 2. Moral dan produktifitas dapat meningkat apabila para pegawai mempunyai kesempatan untuk berinteraksi satu sama lain. “kondisi kerja yang menyenangkan, bebas dan membahagiakan dapat meningkatkan produktifitas”.
  71. 71. Teori Fusi Bakke  Proses Fusi :  Organisasi , hingga tahap tertentu, mempengaruhi individu, sementara pada saat yang sama individupun mempengaruhi organisasi.  Organisasi yang dipersonalisasikan oleh setiap ndividu pegawai dan individu yang disosialisaikan oleh organisasi. Karena itu setiap pegawai menunjukkan ciri-ciri organisasi, dan setiap jabatan tampak unik seperti individu yang mendudukinya. Setelah fusi, setiap pegawai tampak menyerupai organisasi, dan setiap jabatan dalam organisasi dimodifikasi sesuai dengan minat khusus individu.
  72. 72. Teori Peniti Penyambung (The Linking Pin Model) Rensis Likert  Konsep ini berkaitan dengan kelompok yang tumpang tindih dalam peran (sebagai pemimpin untuk unit yang lebih rendah dan sebagai anggota unit yang lebih tinggi)  Menunjukkan hubungan ntarkelompok. Organisasi berorientasi pada hubungan ke atas dalam hal : komunikasi, pengaruh pengawasan dan pencapaian tujuan organisasi
  73. 73. TEORI SISTEM “Satu-satunya cara yang bermakna untuk mempelajari organisasi … adalah sebagi suatu sistem” (Scott, 1961)  Bagian-bagian dalam organisasi merupakan sebuah sistem, berupa individu dan kepribadiannya, struktur formal, pola interaksi informal, pola status & peranan, lingkungan fisik pekerjaan. Inilah yang disebut sistem organisasi.  Konsep sistem fokus pada pengaturan, interakis, pola komunikasi dan hubungan antara bagian-bagian & dinamika hubungan tersebut yang menumbuhkan kesatuan / keseluruhan
  74. 74.  Dalam sistem terdapat hubungan interdependensi diantara komponen / bagian suatu sistem (subsistem)  Suatu perubahan pada suatu bagian/komponen akan membawa perubahan pada setiap komponen lainnya dalam keseluruhan sistem.  Salah satu tokoh Teori Sistem Umum : Bertalanffy, mengindentifikasina beberapa prinsip yang berlaku bagi semua jenis sistem yakni bahwa mesin, organisme dan organisasi memiliki proses serupa dan dapat diuraikan dengan prinsip-prinsip yang sama
  75. 75. Ciri-Ciri Sistem  Nonsumativitas, yaitu suatu sistem tidak sekedar jumlah dari bagian-bagiannya. Namun dia akan memperoleh identitas yang terpisah dari masing-masing hubungan.  Unsur-unsur struktur, fungsi dan evlusi. Sturktur merujuk pada hubungan antarkomponen suatu sistem. Struktur mencerminkan keteraturan  Keterbukaan. Organisasi adalah sistem sosial. Batas- batasnya dapat ditembus, yang memungkinkan organisasi berinteraksi dengan lingkungannya sehingga memperoleh energi dan informasi.  Hierarki. Suatu sistem merupakan suatu suprasistem bagi sistem-sistem lain di dalamnya, atau sebagai subsistem bagi suatu sistem yang lebih besar.
  76. 76. Individu & kepribadian yang ia bawa kepadanya Status & pola peranan yang menghasilkan pengharapan Pola interaksi informal di antara individu-individu Organisasi formal / pola pekerjaan yang saling berhubungan Keadaan fisik dalam mana pekerjaan dilakukan Bagian-bagian Suatu Sistem Organisasi
  77. 77. Kebanyakan interaksi kita dengan orang lain merupakan tindakan komunikatif (verbal/non verbal, bicara / diam). “komunikasi – pertukaran informasidan transmisi makna – adalah inti suatu sistem sosial atau suatu organisasi. Termasuk dalam bentuk-bentuk interaksi sosial seperti penggunaan pengaruh, kerja sama penularan sosial atau peniruan dan kepemimpinan yang dimasukkan dalam konsep organisasi.
  78. 78. C. TEORI MUTAKHIR (Subjektivisme) 1. TEORI PENGORGANISASIAN : CARL WEICK Proses pengorganisasiaan akan menghasilkan organisasi. Pengorganisasian adalah sebuah proses dan aktivitas/kegiatan. Walaupun organisasi memiliki struktur namun bagaimana organisasi bertindak dan bagaimana organisasi tersebut tampil ditentukan oleh struktur yang ditetapkan oleh pola-pola reguler perilaku yang saling bertautan. (Weick, 1979, hal 90). Komunikasilah yang merupakan proses penting. Proses menghasilkan struktur. Suatu sistem jelas manusia. Manusia tidak hanya menjalankan organisasi, manusia merupakan organisasi itu sendiri. Pengorganisasian adalah suatu gramatika (aturan, konvensi, praktik organisasi) yang disahkan secara mufakat untuk mengurangi ketidakpastian dengan menggunakan perilaku bijaksana (pengalaman) yang saling bertautan. (pengalaman dilalui bersama dengan orang lain melalui sistem lambang/simbol)
  79. 79. Proses / Tahap Pengorganisasian : 1. Tahap Enactment secara sederhana berarti bahwa paraanggota organisasi menciptakan ulang lingkungan mereka dengan menentukan dan merundingkan makna khusus bagi suatu peristiwa 2. Tahap seleksi,aturan-aturan dan siklus komunikasi digunakan untuk menentukan pengurangan yang sesuai dengan ketidakjelasan 3. Tahap retensi,memungkinkan organisasi menyimpan informasi mengenai cara organisasi itu memberi respon atas berbagai situasi
  80. 80. Teori kultural Organisasi  AKAN DIBAHAS DALAM KAJIAN TERSENDIRI.
  81. 81. METAPHORA ORGANISASI : GARETH MORGAN  Organisasi dapat dilihat dari berbagai perspektif. Perspektif pertama sebagaimana yang diungkapkan oleh Gareth Morgan melihat organisasi dalam 8 metafora1. Antara lain :  1. Organisasi ibarat mesin (machine). Organisasi mengolah segala sumberdaya yang ada dan memiliki bagian-bagian yang menghasilkan produk dan jasa.  2. Organisasi ibarat organisme (organism). Seperti tumbuhan atau hewan, organisasi lahir, tumbuh, berfungsi dan beradaptasi terhadap perubahan- perubahan lingkungan dan pada akhirnya ia mati.  3. Organisasi ibarat otak (brain). Ia memproses informasi, ia memiliki intelegensi, ia mengkonseptualisasi dan ia membuat perencanaan.  4. Organisasi ibarat budaya (culture) karena ia mencipta pengertian, memiliki nilai dan norma, dan diperkuat dengan cerita-cerita dan ritual-ritual bersama.  5. Organisasi seperti sebuah sistem politik (political system) , dimana kekuasaan dibagi, pengaruh dijalankan, dan keputusan-keputusan dibuat.  6. Organisasi sebagai penjara supranatural (psychic prisons) karena ia dapat membentuk dan membatasi kehidupan anggota-anggotanya.  7. Organisasi sebagai perubahan dan transformasi (flux and transformation), karena ia menyesuaikan diri, berubah, tumbuh atas dasar informasi, umpan balik dan kekuatan logika.  8. Organisasi sebagai instrumen dominasi (instrument of domination) karena ia mengandung kepentingan-kepentingan yang bersaing, yang beberapa di antaranya mendominasi yang lain.  1 Gareth Morgan, Image of Organization, Beverly Hills, CA : Sage, 1986
  82. 82. TRADISI STUDI ORGANISASI MENURUT LITLLE JOHNStephen W Littlejohn memberikan satu bentuk metafora lain yang mengibaratkan bahwa organisasi adalah sebagai sebuah jaringan (Organizational Network). Jaringan adalah struktur-struktur sosial yang diciptakan melalui komunikasi di antara individu-individu dan kelompok-kelompok. Sewaktu orang berkomunikasi dengan orang lain, sebenarnya ia sedang membuat kontak-kontak dan pola-pola hubungan dan saluran-saluran ini menjadi instrumen dalam semua bentuk fungsi sosial, dalam organisasi-organisasi dan dimasyarakat luas. Organisasi dipahami mampu membangun realita sosial. Jaringan adalah saluran-saluran melalui mana pengaruh dan kekuasaan dijalankan, tidak hanya oleh manajemen dengan cara formal tetapi juga informal diantara para anggota organisasi.2 Sementara itu, Peter Monge dan Eric Eisenberg3 melihat teori jaringan sebagai suatu cara untuk mengintegrasikan tiga tradisi dalam studi organisasi. Pertama tradisi posisional, relasional, dan kultural. 2 Stephen W Littlejohn, Teories of Human Communication ,Thomson Learning,USA. 7th.ed. 2001. 3 ibid..p.282
  83. 83. 1. TRADISI POSISIONAL  Tradisi ini memberikan perhatian pada struktur dan peran-peran formal dalam organisasi. Organisasi dalam pandangan tradisi ini dipandang sebagai sekumpulan posisi seperti administrator, pimpinan dan anggota. Setiap posisi memiliki fungsi-fungsi tertentu. Pendekatan yang dipergunakan oleh tradisi ini adalah pendekatan struktural, yang mendefinisikan sebuah organisasi sebagai sebuah kumpulan yang stabil dari hubungan-hubungan yang didefinisikan secara formal.  Tradisi posisional terdiri dari beberapa teori tentang jaringan-jaringan komunikasi formal. Teori-teori ini cenderung meneliti cara-cara manajemen menggunakan jaringan-jaringan formal untuk mencapai tujuannya.
  84. 84. 2. TRADISI RELASIONAL  Tradisi ini dibangun diatas asumsi dasar bahwa organisasi terbentuk karena adanya interaksi timbal balik antar individu. oleh karena itu tradisi ini memberikan perhatian pada cara-cara organisasi terbentuk melalui interaksi antar individu-individu. tradisi ini berhubungan dengan cara-cara hubungan-hubunga yang umumnya berkembang dikalangan para partisipan di dalam sebuah organisasi dan bagaimana jaringan muncul dari hubungan-hubungan tersebut. Disini, organisasi dipandang sebagai sebuah sistem yang yang hidup dan mengalami perubahan yang terus menerus dibentuk dan diberi arti melalui interaksi antara anggota-anggotanya.
  85. 85. 3. TRADISI KULTURAL  Kajian sentral dalam tradisi ini adalah tentang simbol-simbol dan pengertian yang membentuk suatu organisasi. Tradisi ini memahami bahwa dunia organisasi diciptakan oleh anggotanya dalam cerita-cerita, ritual- ritual, dan pekerjaan tugas. Struktur organisasi sesunguhnya tidak dirancang sebelumnya tetapi muncul dari tindakan-tindakan anggotanya secara informal dalam aktifitas mereka sehari-hari
  86. 86. PENGELOMPOKAN TEORI KOMUNIKASI ORGANISASI MENURUT LITLLE JOHN 1. TRADISI POSISIONAL : termasuk dalam tradisi ini : Teori Birokrasi dari Max Weber, yang merupakan bagian dari teori organisasi klasik, dan kedua Teori Empat Sistem dari Likert. 2. TRADISI RELASIONAL, termasuk dalam tradisi ini : The Process of Organizing oleh Carl Weick dan pengembangan teori ini Conversation And Text In The Process Of Organizing dari James W Taylor, serta Structuratio in Organizations oleh Marshall Scott Poole & Robert McPhee dan pengembangan dari teori ini Structuration in Organizational, Control and Identity oleh George Cheney & Philip Tompkins. 3. TRADISI KULTURAL , termasuk dalam tradisi ini : Domain of Organizational Culture oleh John Van Maanen dan Stephen Barley.
  87. 87. ALIRAN KOMUNIKASI ORGANISASI  Adalah suatu proses dinamik dalam mana pesan-pesan secara tetap dan berkesinambungan diciptakan, ditampilkan dan dinterpretasikan yang hidup dan berkembang dalam sebuah organisasi.  Aliran Komunikasi Organisasi berfungsi untuk mengetahui bagaimana informasi itu terdistribusikan kepada anggota-anggota organisasi, bagaimana pola-pola distribusinya dan bagaimana orang-orang terlibat dalam proses penyebaran informasi itu dalam sebuah organisasi.  Aliran Komunikasi Organisasi berpengaruh terhadap efektifitas organisai baik dalam kaitannya dengan hubungan-hubungan ataupun pula dalam pelaksanaan & pencapaian tujuan organisasi.
  88. 88. SIFAT ALIRAN INFORMASI  Guetzkow (1964), aliran informasi (penyebaran pesan) dalam organisasi dapat terjadi dalam tiga cara : 1. SERENTAK, yaitu proses penyebaran informasi (pesan) yang disampaikan secara bersamaan dalam suatu waktu dengan objek sasaran yang banyak (lebih dari satu rang, bukan proses diadik) Bentuk : Memo, Pertemuan, rapat (akbar), televisi, teleconference (penyampaian pesan bermedia). Keuntungan : cepat, mudah/dapat diakses pada saat bersamaan, berhubungan dengan banyak sasaran orang, informasi terbuka, biasanya dipergunakan oleh organisasi besar. Kerugian : tidak dapat menyebarkan informasi yang sifatnya rahasia. Biasanya digunakan oleh organisasi publik atau organisasi yang memiliki jaringan kerja yang luas.
  89. 89. 2. BERURUTAN : yaitu proses penyebaran informasi/pesan secara diadik (merupakan bentuk komunikasi yang utama, Haney;1962). Dengan pola “siapa berbicara kepada siapa”. Informasi disampaikan secara berurutan dari satu orang ke orang lain secara tidak bersamaan. Bentuk : komunikasi antarpersonal, model jaringan sel. Keuntungan : menjamin kerahasiaan informasi, lebih mendekatkan hubungan antar anggota. Kerugian : lambat, memungkinkan terjadinya bias / distorsi informasi (multi persepsi/interpretasi). Biasanya sangat efektif untuk organisasi yang bersifat politis, ideologis, rahasia, militer. Ataupun pula untuk suatu kebijakan organisasi yang sifatnya tertutup / rahasia/ strategis. untuk itu dibutuhkan kemampuan akurasi penyampaian pesan, daya ingat yang baik dan disiplin yang tinggi. 3. SERENTAK – BERURUTAN ; yaitu kombinasi kedua pola aliran yang telah disebutkan sebelumnya.
  90. 90. POLA ALIRAN INFORMASI 1. POLA RODA : adalah pola yang mengarahkan seluruh informasi kepada individu yang menduduki posisi sentral. Orang dalam posisi sentral menerima kontak dan informasi dan memecahkan masalah dengan saran / persetujuan anggota lainnya. 2. POLA LINGKARAN : semua anggota berkomunikasi satu sama lainnya hanya melalui sejenis sistem pengulangan. Tidak seorangpun yang dapat berhubungan langsung dengan semua anggota lainnya, demikian pula tidak ada anggota yang memiliki akses langsung terhadap seluruh informasi yang diperlukan untuk memecahkan persoalan.
  91. 91. PENGARUH DUA POLA ALIRAN NO VARIABEL KOM. ORG P.RODA P. LINGK 1 Aksessibilitas anggota satu dg lainnya Rendah Tinggi 2 Pengawasan aliran pesan Tinggi Rendah 3 Moral / kepuasan Sgt rndh Tinggi 4 Kemunculan pemimpin Tinggi Sgt rendah 5 Kecermatan solusi Baik Buruk 6 Kecepatan kinerja Cepat Lambat 7 Jumlah pesan yg dikirimkan Rendah Tinggi 8 Kemunculan organisasi yang stabil Cepat Sgt lambat 9 Penyesuaian dg perubahan kerja Lambat Cepat 10 Kecenderungan beban brlebih Tinggi rendah
  92. 92. PERANAN JARINGAN KERJA KOMUNIKASI  KOMPONEN DALAM JARINGAN : 1. ANGGOTA KLIK, Klik adalah kelompok individu yang paling sedikit/ separuh dari kontaknya merupakan hubungan dengan anggota-anggota lainnya. CIRI-CIRI KLIK : a Klik terjadi melalui interaksi dengan orang-orang yang dapat mereka lihat. (Sommer, 1969). Klik terdiri dari individu-individu yang keadaan sekelilingnya memungkinkan kontak antar individu, saling menyukai & merasa amat puas dg kontak tsb. a Kebanyakan klik relatif akrab satu dg lainnya dalam hierarkhi formal organisasi. Ini menunjukkan kemiripan sistem komunikasi formal dengan sistem komunikasi informal (Rogers & Agarwala- Rogers). a Syarat anggota klik bahwa individu-individu harus mampu melakukan kontak satu sama lainnya, bahkan dengan cara tidak langsung.
  93. 93. 2. PENYENDIRI, adalah mereka yang hanya melakukan sedikit atau sama sekali tidak mengadakan kontak dengan anggota kelompok lainnya. a Bisa jadi seseorang menjadi penyendiri untuk tema-tema pesan tertentu (yang mungkin tidak dia sukai atau tidak berhubungan dengan bidang tugasnya) namun menjadi anggota klik sentral bila pesan-pesannya berhubungan dengan bidang tugasnya. aSifat-sifat penyendiri (Goldhaber;1979) : 1. Kurang aman dlm konsep diri mereka. 2. Kurang termotivasi oleh cita-cita. 3. Kurang bersedia untuk berinteraksi dg orang lain. 4. Lebih muda dan kurang berpengalaman dalam sistem. 5. Lebih jarang menduduki posisi yang kuat dalam organisasi 6. Lebih cenderung menahan daripada melancarkan aliran informasi. 7. Relatif lebih tidak puas dengan sistem (golput) 8. Beranggapan bahwa sistem komunikasi tertutup bagi mereka.
  94. 94. 3. JEMBATAN ; adalah anggota klik yang memiliki sejumlah kontak yang menonjol dalam kontak antar kelompok, juga menjalin kontak dengan anggota klik lain. Sebuah jumbatan berlaku sebagai pengontak langsung antara dua kelompok pegawai. 4. PENGHUBUNG ; adalah orang yang mengaitkan atau menghubungkan dua klik atau lebih tetapi ia bukan anggota salah satu kelompok yang dihubungkan tersebut. (tekanannya bukan anggota klik dalam kelompk atau orang luar sama sekali) 5. PENJAGA GAWANG (GATE KEEPER) ; adalah orang yang secara strategis ditempatkan dalam jaringan agar dapat melakukan pengndalian atas pesan apa yang akan disebarkan melalui sistem tersebut. 6. PEMIMPIN PENDAPAT (OPINION LEADER) ; adalah orang tanpa jabatan formal dalam semua sistem sosial, yang membimbing pendapat dan mempengaruhi orang-orang dalam keputusan mereka. 7. KOSMOPOLIT; adalah orang bebas dari gagasan, prasangka, kecintaan lokal. Orang yg melakukan kontak dg dunia luar/ di luar organisasi. Menghubungkan aggota organisasi dg orang & peristiwa diluar struktur organisasi. Mereka adalah anggota organisasi yang banyak bepergian (duta) aktif dalam organisasi profesional, membaca terbitan. Memiliki kontak dengan sumber-sumber di luar organisasi, bertindak sebagai saluran bagi gagasan baru bagi organisasi.
  95. 95. PERAN & FUNGSI MASING-MASING KOMPONEN  Anggota Klik : sebagai jantung sistem & bertindak sebagai tujuan akhir bagi kebanyakan pesan  Penyendiri : sebagai pemberi tantangan pada sistem dan mencipta derajat ketidakpastian pada efektifitas program penyebaran pesan.  Jembatan : sebagai pemrosesan sentral informasi yg menyediakan hubungan langsung diantara klik-klik yang berbeda.  Penghubung :mengintegrasikan dan menjadi penghubung antarklik.  Penjaga gawang : mengendalikan perpindahan pesan dan kontak- kontak dengan tujuan meminimalkan kelebihan beban komunikasi dan meningkatkan keefektifan.  Pemimpin pendapat : melancarkan pembentukan & peruabahan sikap & membantu dalam pengambilan keputusan informal.  Kosmopolit : menghubungkan organisasi dg orang-orang dan gagasan-gasgasan baru dalam lingkungan yang lebih besar.
  96. 96. ARAH ALIRAN INFORMASI 1. KOMUNIKASI KE BAWAH (DOWN WORD) yaitu informasi mengalir dari jabatan berotoritas lebih tinggi kepada mereka yang merotoritas lebih rendah. JENIS INFORMASI yang biasanya dikomunikasikan : 1. Mengenai bagaimana melakukan pekerjaan 2. Mengenai dasar pemikiran untuk melakukan pekerjaan 3. Mengenai kebijakan & praktik organisasi 4. Informasi kinerja pegawai 5. Informasi untuk mengembangkan rasa memiliki tugas (sense of mission).
  97. 97. METODE PENYAMPAIAN PESAN : 1. Tulisan 2. Lisan 3. Lisan diikuti tulisan 4. Tulisan diikuti lisan KAPAN METODE INI DAPAT EFEKTIF DILAKUKAN ? 1. Tulisan : dalam situasi bila diperlukan informasi untuk tindakan yang akan datang, informasinya umum, tidak diperlukan kontak pribadi. 2. Lisan : dalam situasi yang membutuhkan teguran & mendamaikan perselisihan. 3. Lisan diikuti tulisan : dalam situasi yang membutuhkan tindakan segera tetapi kemudian diikuti tindak lanjutnya yg bersifat umum, perlu pendokumentasian. 4. Tulisan diikuti lisan : dinilai tidak cukup efektif untuk setiap situasi.
  98. 98. KRITERIA MEMILIH METODA PENYAMPAIAN INFORMASI KEPADA PEGAWAI : 1. Ketersediaan informasi. 2. Biaya 3. Pengaruh 4. Relevansi (dengan tujuan) 5. Respons 6. Keahlian (yang sesuai dengan kemampuan pengirim)
  99. 99. KOMUNIKASI KE ATAS (UP WORD) Yaitu informasi yang mengalir dari tingkat yang lebih rendah (bawahan) ke tingkat yang lebih tinggi (atasan). PENTINGNYA KOMUNIKASI KE ATAS : 1. Informasi bagi pembuatan keputusan 2. Memberi informasi bagi atasan kapan bawahan siap menerima informasi dari mereka & seberapa baik bawahan menerima apa yang dikatakan kepada mereka. 3. Mendorong keterbukaan komunikasi tentang keluh kesah, kritik muncul kepermukaan sehingg atasan tahu apa yang mengganggu dan menghambat kerja mereka. 4. Menumbuhkan apresiasi & loyalitas kpd organisasi dg memberi kesempatan kpd pegawai untuk mengajukan pertanyaan & memberi masukan/gagasan serta saran. 5. Memberi informasi pada atasan apakah bawahan memahami apa yg diharapkan dari aliran informasi ke bawah 6. Membantu pegawai mengatasi masalah pekerjaan mereka & memperkuat keterlibatan mereka dg pekerjaan & organisasi
  100. 100. APA YANG DIKOMUNIKASIKAN ? 1. Tentang apa yang telah dilakukan bawahan : prestasi, kemajuan, rencana yang akan datang. 2. Persoalan pekerjaan yang dihadapi yang belum terpecahkan dan membutuhkan bantuan penyelesaian. 3. Memberikan saran dan agagasan untuk perbaikan pada organisasi. 4. Mengungkakan bagaima perasaan, pikiran bawahan tentang pekerjaan mereka, rekan kerja mereka, & organisasi. MENGAPA KOMUNIKASI KE ATAS SULIT ? (sharma, 1979) : 1. Kecenderungan bagi pegawai untuk menyembunyikan pikiran mereka 2. Adanya perasaan bahwa atasan tidak tertarik pada permasalahan bawahan. 3. Kurangnya penghargaan & apresiasi bagi komunikasi ke atas yang dilakukan oleh bawahan/karyawan 4. Perasaan bahwa atasan tidak dapat dihubungi dan tidak tanggap pada apa yang disamapikan pegawai.
  101. 101. PRINSIP KOMUNIKASI KE ATAS 1. Program komunikasi ke atas yang efektif harus direncanakan & didorong atau dirangsang agar tetap muncul / tersampaikan. 2. Program komunikasi ke atas yang efektif berlangsung secara berkesinambungan. 3. Program komunikasi ke atas yang efektif menggunakan saluran rutin 4. Program komunikasi ke atas yang efektif menitikberatkan kepekaan dan penerimaan dalam pemasukan gagasan dari tingkat yang lebih rendah 5. Program komunikasi ke atas yang efektif mencakup mendengarkan secara objektif 6. Program komunikasi ke atas yang efektif mencakup tindakan untuk menanggapi masalah 7. Program komunikasi ke atas yang efektif menggunakan berbagai media & metode untuk meningkatkan aliran informasi.
  102. 102. KOMUNIKASI HORISONTAL Adalah penyampaian informasi diantara rekan-rekan sejawat dalam unit kerja. TUJUAN KOMUNIKASI HORISONTAL 1. Untuk mengkoordinasikan penugasan kerja 2. Berbagi informasi mengenai rencana & kegiatan 3. Untuk memecahkan masalah 4. Untuk memperoleh pemahaman bersama 5. Untuk mendamaikan, berunding, dan menengahi perbedaan 6. Untuk menumbuhkan dukungan antar personal BENTUK KOMUNIKASI HORISONTAL : Rapat komisi, interaksi pribadi, selama waktu istirahat, obrolan di telpon, memo / catatan, kegiatan sosial, lingkaran kualitas (sebuah kelompok pekerja sukareka yang berbagi wilayah tanggungjawab)
  103. 103. KOMUNIKASI INFORMAL, SELENTINGAN Komunikasi yang dilakukan oleh orang organisasi tanpa mengindahkan posisinya dalam organisasi. Selentingan (Grapevine) : metode penyampaian laporan rahasia dari orang ke orang yang tidak dapat diperoleh melalui saluran biasa (Stein, 1967). CIRI SELENTINGAN : 1. Melalui interaksi mulut ke mulut 2. Bebas dari kendala organisasi & posisi 3. Penyebaran cepat. 4. Melalui rantai kelompok 5. Memiliki beberapa peran. 6. Produk situasi bukan produk orang dalam organisasi. 7. Semakin cepat orang mengetahui peristiwa semakin cepat kemungkinan menceritakannya pada orang lain. 8. Jika informasinya menarik, orag cenderung menyampaikan pada yang lain. 9. Pesan selentingan cenderung cermat/jeli (walau terkadang lebih dramatik dari yg senyatanya) 10. Informasi selentingan biasanya tidak lengkap, menghasilkan kesalahan interpretasi bahkan bila rinciannya cermat. 11. Cenderung mempengaruhi organisasi (baik atau buruk)
  104. 104. CARA MENANGGAPI SELENTINGAN  Jagalah saluran komunikasi formal tetap terbuka yang memberi kesempatan berlangsungnya komunikasi ke atas, ke bawah, horisontal dan lintas saluran yang terus terang, cermat, dan sensitif.  Efektifkan hubungan komunikasi antara atasan denga bawahan.  Sampaikan bahwa atasan mengerti dan menerima informasi melalui selentingan tersebut (khususnya yg menyangkut perasaan karyawan)
  105. 105. DEFINISI KOMUNIKASI  Proses yang berlangsung dimana terjadi penyampaian pesan-pesan verbal maupun nonverbal yang berasal dari sumber (komunikator) selaku pihak yang memprakarsai komunikasi kepada lawan bicara atau khalayak dengan menggunakan media tertentu (koran, majalah TV, radio dsb) atau melalui pidato dan pertemuan tatap muka secara langsung dengan menggunakan teknik tertentu (lobby, opini, agitasi, propaganda, dsb) untuk mencapai suatu tujuan atau efek tertentu atau umpan balik pada sasaran yang dituju (komunikan atau khalayak)
  106. 106. DEFINISI ORGANISASI  sesuatu yang bersifat fisik dan konkret dan merupakan subuah struktur dengan batas-batas yang pasti. Istilah ”organisasi” mengisyaratkan bahwa sesuatu yang nyata merangkum orang-orang, hubungan-hubungan, dan tujuan-tujuan.
  107. 107. DEFINISI KOMUNIKASI ORGANISASI  pertunjukan dan penafsiran pesan diantara unit-unit komunikasi yang merupakan bagian dari suatu organisasi tersebut
  108. 108. IKLIM KOMUNIKASI ORHANISASI  situasi dengan tujuan untuk menyataukan suatu kemiripan,  menggambarkan suatu kiasan bagi iklim fisik  cara seseorang bereaksi terhadap aspek organisasi menciptakan suatu iklim komunikasi  gabungan dari persepsi-persepsi –suatu evaluasi- makro- mengenai peristiwa komunikasi, perilaku manusia, respons pegawai terhadap pegawai lainnya, harapan-harapan, konflik-konflik antar persona dan kesempatan pertumbuhan dalam organisasi tersebut.
  109. 109. PENTINGNYA IKLIM  Apakah iklim suatu daerah mempunyai arti penting?  Blumenstock (1970) menerangkan bahwa iklim fisik ”mempengaruhi cara hidup kita” pakaian yang kita kenakan, makanan yang kita perlukan, rumah yang kita bangun, alat transportasi yang kita gunakan, jenis tumbuhan dan hewan yang hidup di lingkungan kita dapat mempengaruhi cara hidup kita.
  110. 110. PENTINGNYA IKLIM  iklim komunikasi sebuah organisasi mempengaruhi cara hidup kita:  kepada siapa kita berbicara, siapa yang kita sukai, bagaimana perasaan kita, bagaimana kegiatan kerja kita, bagaimana perkembangan kita, apa yang ingin kita capai, dan bagaiman cara kita menyesuaikan diri dengan organisasi
  111. 111. PENTINGNYA IKLIM  Redding (1972) menyaakan bahwa, ”iklim (komunikasi) organisasi jauh lebih penting daripada keterampilan atau teknik-teknik komunikasi semata-mata dalam menciptakan suatu organisasi yang efektif”
  112. 112. AREA OF CONSIDERATIONS HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI ORGANISASI DENGAN KEPUASAN KERJA Kepuasan adalah konsep yang berkenaan dengan kenyamanan; jadi kepuasan dalam komunikasi berarti anda merasa nyaman dengan pesan-pesan, media dan hubungan- hubungan dalam organisasi
  113. 113. AREA OF CONSIDERATIONS  Kepuasan atas komunikasi dapat mempengaruhi kepuasan kerja, ”kepuasan atas komunikasi” kadang-kadang dikacaukan dengan ”iklim komunikasi”  Alasanya adalah iklim merupakan fungsi dari bagaimana kepuasan anggota terhadap komunikasi dalam organisasi (Litwin & Stringer, 1968; Pritchard & Karasick, 1973)
  114. 114. INTERNAL  Kepuasan menggambarkan evaluasi atas keadaan internal afektif, kepuasan menggambarkan reaksi afektif individu atas hasil-hasil yang diinginkan yang berasal dari komunikasi yang terjadi dalam organisasi; kepuasan menggambarkan evaluasi pribadi atas keadaan internal.
  115. 115. EKSTERNAL  Iklim merupakan deskriptif kondisi eksternal bagi individu-individu (Schneider, 1975; Dillard, Wigand, & Boster, 1986).  Iklim terdiri dari suatu citra gabungan entitas atau fenomena global, seperti komunikasi atau organisasi. Iklim disini merupaan istilah yang menandai beberapa sifat keseluruhan organisasi atau salah satu sifat unit bagiannya yang lengkap.
  116. 116. STATEMENT OF PROBLEM  stres!  Menurut Ray (1991)  stres menimbulkan pengaruh yang merusak dan berbahaya bagi kesehatan jasmani dan rohani pekerja  Heaney dan Van Ryn (1990)  efek jangka pendek seperti kecemasan kerja, ketegangan kerja dan efek jangka panjang seperti depresi, borok, penyakit kardiovaskular dan kematian.
  117. 117. stres dan hubungannya dengan komunikasi  Albrecht, Irey, & Mundy 1982; Ray 1983a, 1983b; Albrecht & Adelman, 1984; Albrecht & Adelman, 1987; Miller, zook, Ellis, 1989; Miller et al., 1990; Ray, 1991  cara orang lain berkomunikasi dapat menimbulkan stres pada diri mereka dan orang lain, dan stres boleh jadi mempengaruhi cara orang berkomunikasi
  118. 118. WANT  Setiap perusahaan ingin agar hubungan komunikasi antara unit-unit yang ada dalam sebuah organisasi berjalan secara baik sehingga dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap kesejahteraan perusahaan tersebut.  Apabila suatu komunikasi dalam organisasi itu berjalan smoothly dan efektif maka hal ini akan menjadi faktor penting dalam keberhasilan perusahaan.
  119. 119. MUST  Banyak sekali cara untuk mencapai keberhasilan perusahaan, diantaranya adalah:  Bila terjadi masalah internal, segera selesaikan  Bila ada komplain, segera minta maaf  Internal, menjadikan semua staff sebagai marketing, sehingga tanpa sengaja mempronosikan produk/jasa perusahannya.  Eksternal, menjalin hubungan baik dengan perusahaan lain.  Untuk staff, ajak mereka melihat, bergerak & menyelesaikan.  Perlakukan staff secara baik dan adil.  Gunakan mereka dengan kreatif dan berdaya guna.  Bayar mereka dengan layak, sehingga tercipta motivasi dalam diri staff untuk memberi hasil yang prima.
  120. 120. ALTERNATIVE COURSE OF ACTIONS STRATEGI MENGHINDARI STRES KELEGAAN SEMENTARA  Pelarian  Penenangan instan (Instant calming sequence)  Gerak badan untuk kesenangan KESEHATAN BADAN JANGKA-PANJANG  Pemeriksaan kesehatan  Nutrisi yang baik  Gerak badan untuk kekuatan
  121. 121. KESIMPULAN  Akhirnya dapat disimpulkan bahwa, proses komunikasi merupakan bagian penting kerana memiliki pengaruh yang erat dengan perlakuan individu dalam organisasi. Sangat penting bagi organisasi untuk melakukan proses-proses komunikasi yang sesuai untuk meningkatkan kepuasan kerja, produktivitas kerja, prestasi kerja dan komitmen pekerja dengan organisasi perusahaan.
  122. 122. Thank you! Goodbye!!
  123. 123. KOMUNIKASI : Memahami komunikasi & keahlian berkomunikasi
  124. 124. PENGERTIAN KOMUNIKASI  Adalah proses pengiriman ide atau pikiran, dari satu orang kepada orang lain dengan tujuan untuk menciptakan pengertian dalam diri orang yang menerimanya ( C.A.Brown)  Adalah proses penyaluran informasi dan pengertian dari satu orang ke orang lain (K.Davis)
  125. 125. MODEL PROSES KOMUNIKASI KONTEKS FEEDFORWARD Encoding Decoding PENGIRIM PESAN PENERIMA (Saluran) FEEDBACK NOISE
  126. 126. KOMPONEN KOMUNIKASI  PENGIRIM / PENERIMA  PESAN  PENGKODEAN / PENAFSIRAN KODE  SALURAN  UMPAN BALIK/ UMPAN DEPAN  GANGGUAN  KONTEKS
  127. 127. KOMUNIKASI YANG EFEKTIF  Pendengar (penerima pesan) menginterpretasikan dan menangkap berita (ide) yang disampaikan tepat seperti apa yang dimaksud oleh pembicara (pengirim pesan)  Sumber Kesalahan dalam Komunikasi : 1. Orang / Individu 2. Timing / Waktu 3. Proses Encoding / Decoding
  128. 128. PENTINGNYA KOMUNIKASI YANG EFEKTIF  Komunikasi adalah proses dimana fungsi- fungsi Management (Planning, Organizing, Actuiting, Leading, Controlling) dilaksanakan.  Komunikasi adalah sarana /media untuk mengaktualisasikan segala pengetahuan dan keterampilan seorang manager.  Komunikasi adalah kegiatan dimana manajer mencurahkan sebagian besar dari waktunya.
  129. 129. THE MANAGER’S ROLE (BY HENRY MINTZBERG) 1. Interpersonal Figurehead 2. Leader 3. Liaison 4. Informational Monitor 5. Disseminator 6. Spokesperson 7. Decision Making Entrepreneur 8. Disturbance handler 9. Resource Allocator 10. Negotiator
  130. 130. JENIS KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI  KOMUNIKASI FORMAL Komunikasi yang berjalan secara formal melalui kerangka Struktur Organisasi.  KOMUNIKASI INFORMAL Komunikasi yang berjalan melalui “jalur tersembunyi” dalam organisasi.
  131. 131. KOMUNIKASI FORMAL  Komunikasi Superior-Subordinate (Atasan- Bawahan)  Komunikasi Subordinate- Superior (Bawahan-Atasan)  Komunikasi antara orang-orang yang setingkat : Interaktif
  132. 132. MEDIA KOMUNIKASI MANAGER- SUBORDINATE  ORAL COMMUNICATION ( Komunikasi Lisan)  WRITTEN COMMUNICATION (Komunikasi Tertulis)  NON-VERBAL COMMUNICATION (Komunikasi Non-Verbal)
  133. 133. UPAYA MANAGER UNTUK BERKOMUNIKASI EFEKTIF  Sensitivity to receiver  Awareness of symbolic meaning  Careful timing  Feedback  Face to face communication  Nonverbal cues  Reinforcing words with action  Simple language  Redundancy
  134. 134. MASALAH KOMUNIKASI FORMAL  Terlalu banyaknya jumlah informasi dalam aliran informasi: 1. Overload 2. Distortion & Omission  Lingkungan Kerja yang menimbulkan kesulitan dalam komunikasi.  “Mata Rantai” terlalu panjang.
  135. 135. KOMUNIKASI INFORMAL Ciri : Penyebarannya cepat sekali, sebab :  Terjadi secara berantai  Tidak dibatasi oleh Struktur Organisasi Bentuk Jaringan : 1. Single Strand 2. Gossip (semua) 3. Probability (acak) 4. Cluster (pilih-pilih)
  136. 136. STRATEGI MENGATASI RUMOR  REFUTATION  RETRIEVAL CUE  STORAGE CUE  NO RESPONSE
  137. 137. MENINGKATKAN COMMUNICATION SKILLS  Keterampilan Menyimak  Keterampilan Melakukan Wawancara  Keterampilan Memimpin Rapat  Keterampilan Melakukan Presentasi
  138. 138. MENYIMAK & MASALAHNYA  Merupakan proses mendengar, mengikuti, memahami, mengevaluasi dan menanggapi pesan-pesan yang disampaikan.  Sebab Penyimakan yang tidak Efektif : 1. Lebih Banyak Bicara 2. Sindrom Hiburan 3. Mengutamakan Prasangka 4. Tidak Kritis 5. “Hard Subject” Phobias 6. Terpengaruh Gangguan
  139. 139. CARA MENYIMAK YANG EFEKTIF  Berhenti berbicara  Hilangkan Ketegangan  Tunjukkan Perhatian Anda  Singkirkan Hal-hal yang mengganggu Perhatian.  Tunjukkan Empathy  Bersikaplah Sabar  Tidak Bersikap Emosional  Ajukan pertanyaan secara kritis
  140. 140. FUNGSI WAWANCARA BAGI SEORANG MANAGER  Pengumpulan Informasi dari bawahan  Penerapan Empowerment dalam Pengambilan Keputusan.  Membantu bawahan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam pekerjaan.  Pembinaan Disiplin Bawahan  Evaluasi Hasil Pekerjaan  Penilaian calon pegawai
  141. 141. KESALAHAN DALAM WAWANCARA  EFEK HALO  PERTANYAAN YANG MENGARAHKAN  BIAS INDIVIDUAL  DOMINASI PEWAWANCARA
  142. 142. CARA WAWANCARA YANG EFEKTIF  Active Listening terhadap apa dan bagaimana yang diwawancarai berkomunikasi.  Teliti memperhatikan sinyal /tanda-tanda non verbal.  Selalu ingat akan tujuan wawancara.  Memberikan pertanyaan terstruktur dan tidak terstruktur secara seimbang.  Menghindari kesimpulan yang tergesa-gesa.
  143. 143. MEMBERI FEEDBACK YG EFEKTIF BAGI BAWAHAN  Berikan feedback secara khusus (spesifik).  Feedback pertama kali sebaiknya dilakukan melalui face to face.  Berikan feedback secara terus terang  Berikan feedback pada saat yang tepat (timing)  Feedback berhubungan dengan perilaku bukan “personal”.  Berikan Feedback secara interaktif  Berikan Feedback secara seimbang : verbal- non verbal.
  144. 144. MASALAH RAPAT YANG PALING UMUM  Tidak ada tujuan atau agenda pokok  Tidak ada kesiapan dari peserta rapat.  Rapat sering terlambat dimulai.  Persiapan tempat rapat yang buruk.  Rapat terlalu lama  Rapat didominasi peserta tertentu.  Tidak ada hasil atau tindak lanjut dari rapat
  145. 145. PENYEBAB RAPAT YANG TERLALU LAMA  Kepemimpinan tidak efektif  Banyak interupsi  Membiarkan diskusi bertele-tele dan menyimpang
  146. 146. “DOSA” PEMIMPIN RAPAT  Mendominasi rapat  Persiapan yang buruk  Membiarkan rapat menyimpang  Membenci pertanyaan-pertanyaan  Membiarkan selingan humor yang berlebihan.  Melecehkan anggota kelompok  Mentoleransi interupsi.
  147. 147. MEMIMPIN RAPAT YANG EFEKTIF  Mengendalikan keaktifan berbicara yang berlebihan.  Mendesak orang yang pendiam untuk berbicara.  Melindungi anggota baru yang yunior  Mendorong pernyataan gagasan.  Menekan kecenderungan mematikan gagasan.  Meningkatkan jenjang senioritas.  Menutup rapat dengan nada yang positif.
  148. 148. PENGENDALIAN DIRI PEMIMPIN RAPAT  Jangan mendominasi rapat.  Mempersiapkan rapat dengan baik.  Mengendalikan rapat yang menyimpang.  Jangan membenci pertanyaan-pertanyaan.  Jangan biarkan gangguan humor yang berlebihan.  Jangan pernah melecehkan anggota kelompok.  Hindarkan interupsi.
  149. 149. KOMUNIKASI BISNIS  BENTUK KOMUNIKASI BISNIS : 1. Public Speaking 2. Presentation Speaking  PENTINGNYA PRESENTASI 1. Efisiensi 2. Efektivitas 3. Pengaruh
  150. 150. MERENCANAKAN PRESENTASI  MENGKAJI TUJUAN  MENGANALISIS AUDIENCE  MENGORGANISASIKAN PESAN  MERENCANAKAN DUKUNGAN MULTIMEDIA.
  151. 151. MELAKSANAKAN PRESENTASI  MEMBANGUN PERHATIAN PERTAMA YANG MENYENANGKAN  MENYAMPAIKAN PESAN: 1. Pemilihan Kata 2. Penggunaan Gaya Bahasa 3. Menggunakan Kiasan  PENGGUNAAN KOMUNIKASI NON VERBAL
  152. 152. KOMUNIKASI NON VERBAL DALAM PRESENTASI  SIKAP TUBUH  GERAKAN  GERAK ISYARAT  KONTAK MATA  EKSPRESI WAJAH  PENAMPILAN PRIBADI  SUARA
  153. 153.  Pengertian stres  Komponen stress  Pengertian konflik  Pandangan terhadap konflik  Segi positif dan negatif  Ciri dan tingkatan konflik  Konflik dan prestasi kerja
  154. 154. STRES
  155. 155. STRES  Adalah respon adaptif terhadap situasi eksternal yang menghasilkan penyimpangan fisik, psikologis, dan atau perilaku pada anggota organisasi. • Stres bukan hanya masalah kecemasan. Kecemasan hanya berada pada lingkup emosional dan psikologis. Sedang Stres selain berada pada lingkup emosional dan psikologis dan juga pada lingkup fisik • Stres bukan hanya ketegangan saraf • Stres bukan sesuatu yang selalu merusak, buruk atau dihindari (Luthans;2005:441)
  156. 156.  Distres, stres yang disebabkan sesuatu yang buruk, seperti sanksi, orang yang dikasihi menderita sakit parah, karir yang terhambat  Eustres, stres yang disebabkan oleh sesuatu yang baik, seperti promosi jabatan, tanggung jawab yang meningkat, tekanan waktu, tugas yang berkualitas.
  157. 157. KOMPONEN STRES DALAM ORGANISASI RESPON • Frustrasi • Kegelisahan • Ketertekan STIMULUS/PEMICU • Lingkungan • Organisasi • Kelompok • Individu TRANSAKSI Interaksi antara stimulus dan respon STRES distres Eustres=stres baik
  158. 158. Stresor Ekstraorganisasi Stresor organisasi Stresor kelompok Stresor individual PENYEBAB STRES Stres Kerja
  159. 159. STRESOR EKSTRAORGANISASI Stresor di luar organisasi berhubungan dengan efek dan perasaan negatif pada pekerjaan mencakup:  Perubahan sosial /teknologi mempunyai efek yang besar pada gaya hidup yang terbawa pada pekerjaan  Keluarga, seperti; hubungan yang buruk, sakitnya anggota keluarga, pertengkaran, krisis keluarga  Pindah tempat (relokasi) sekeluarga karena promosi  Perubahan hidup , seperti menjadi lebih tua, kehilangan pasangankarena kematian atau perceraian.  Variabel sosiologis spt; ras, jenis kelamin, kelas sosial
  160. 160. STRESOR ORGANISASI Stresor organisasi yang potensial mencakup:  Kebijakan dan Strategi Organisasi Contoh; penyusutan karyawan, rotasi shift kerja, aturan birokrasi, teknologi canggih  Struktur dan Desain Organisasi Contoh: sentralisasi dan formalisasi, konflik lini-staf, ambiguitas peran, tidak ada kesempatan maju  Proses Organisasi Contoh: pengawasan yang ketat, komunikasi satu arah, sedikit umpan balik , kurangnya partisipasi  Kondisi Kerja Contoh: area kerja bising, panas, dingin, bau , tidak aman, tidak sehat, penerangan kurang
  161. 161. STRESOR KELOMPOK Stresor kelompok dikategorikan menjadi;  Kurangnya kohesivitas / kebersamaan kelompok  Kurangnya dukungan sosial Jika dukungan sosial kurang pada individu, maka situasi ini akan membuat stres.
  162. 162. STRESOR INDIVIDU  Pada level individu, dimensi situasi dan disposisi individu dapat mempengaruhi stres • Ciri kepribadian • Persepsi kontrol personal, seperti perasaan orang mengenai kemampuan mengontrol situasi • Ketidakberdayaan yang dipelajari, orang yang menyerah pada situasi walaupun sebenarnya ia dapat melawannya, • Daya tahan psikologis, daya tahan terhadap provokasi, tekanan.
  163. 163. KONFLIK
  164. 164. KONFLIK  Suatu proses yang mulai bila satu pihak merasakan bahwa pihak lain akan atau telah mempengaruhi secara negatif, sesuatu yang diperhatikan pihak pertama  Konflik (organisasi) dapat terjadi karena perbedaan pendapat, pandangan, interpretasi, persepsi serta kepentingan antar individu atau antar kelompok dalam organisasi, yang menimbulkan bertentangan atau perselisihan
  165. 165. PANDANGAN TERHADAP KONFLIK  Pandangan Tradisional Menganggap bahwa konflik itu buruk dan merugikan. Oleh karena itu konflik harus dihindarkan  Pandangan Perilaku Menganggap bahwa konflik itu wajar dalam setiap hubung-an manusia. Oleh karena itu konflik tidak dapat dihindarkan bahkan diperlukan dalam mendorong kinerja kelompok  Pandangan Interaksionis Menganggap bahwa konflik memiliki kekuatan positif dalam suatu kelompok kerja dan mutlak diperlukan untuk mencapai kinerja yang efektif.Ketiadaan konflik cenderung tidak tanggap terhadap perubahan dan inovasi
  166. 166. Gambar: Ciri dan Tingkatan Konflik Konflik ORGANISASI (Antarkelompo k)KELOMPOK (Antarpribad i)INDIVIDU (Intraindivid u) Makro Mikro PADA INDIVIDU konflik intra individu menunjuk adanya pertentangan, ketidak pastian atau emosi-emosi dan dorongan yang antagonistik di dalam diri seseorang. PADA KELOMPOK, konflik antar pribadi ditimbulkan dari perbedaan personal, defisiensi informasi (kegagalan komunikasi), ketidak sesuaian peran, tekanan lingkungan. PADA ORGANISASI konflik antar kelompok bersumber pada kompetisi untuk sumber daya,kesaling tergantungan tugas, ambiguitas yurisdiksional (wilayah kekuasaan atau tanggung jawab), pengejaran status.
  167. 167. Gambar: Model Frustasi dalam konflik intraindividu Mekanisme pertahanan (1)Agresi (2)Menarik diri (3)Fiksasi (4)Kompromi Frustasi Tujuan /insentif (reduksi dorongan dan pemenuhan defisiensi) Rintangan (1)Jelas (2)Tersembunyi Dorongan (defisiensi berarah) Kebutuhan (defisiensi) Luthans
  168. 168. CONTOH FRUSTRASI Kebutuhan Membayar SPP Di Bank Berjalan Menuju Bank Antrian panjang Panas Janji dg pacar ? Frustrasi Mekanisme Pertahanan: 1. Menyerobot antrian 2. Kembali dari pintu dan/atau keluar 3. Meneruskan untuk ikut antri 4. Minum kopi di kantin sampai antrian sepi
  169. 169. EMPAT SUMBER KONFLIK ANTAR PRIBADI 1.Perbedaan personal • Perbedaan antar individu seperti pendidikan, tradisi keluarga, dan budaya dapat menjadi sumber konflik. 2.Defisiensi informasi • Kegagalan komunikasi karena menggunakan informasi yang beda atau salah informasi. 3.Ketidaksesuaian peran • Tugas dan fungsi antar pribadi berbeda dan saling tergantung, namun perannyaq mungkin tidak sesuai , misanya antar manajer produksi dan manajer penjualan 4.Tekanan lingkungan • Dalam lingkungan dengan sumber daya yang langka atau menyusut terdapat tekanan kompetitif atau ketidakpastian yang tinggi merupakan sumber konflik.
  170. 170. KONFLIK ANTAR KELOMPOK  Perilaku antar kelompok terjadi bila individu dalam sebuah kelompok berinteraksi secara kolektif maupun secara individu dengan kelompok atau anggota lain dalam konteks kelompok referensi.
  171. 171. SEGI POSITIF KONFLIK  Meningkatkan kohesivitas/keterpaduan / kebersamaan kelompok  Meningkatkan loyalitas  Meningkatkan orientasi aktivitas berbasis kinerja yang menjadi tanggungjawabnya
  172. 172. SEGI NEGATIF KONFLIK  Meningkatnya kepemimpinan otokratis  Penilaian yang berlebihan  Menurunnya komunikasi organisasi  Meningkatnya penyimpangan persepsi/serba curiga  Stereo type yang negatif
  173. 173. Tingkat Prestasi Kerja Tingkat Konflik Tinggi Rendah Tinggi A C Titik optimal tentatif HUBUNGAN KONFLIK DENGAN PRESTASI KERJA
  174. 174. KONDISI TINGKAT KONFLIK KARAKTERISTIK PERILAKU SIFAT KONFLIK Kinerja Unit A B C Tidak ada Atau Rendah Optimal Tinggi • Apatis • Stagnasi/macet • Tidak responsif thd perubahan • Kurangnya ide baru • Bersemangat • Inovatif • Dorongan untuk perubahan • Mencari cara pemecahan masalah • Kekacauan • Kacau balau • Tidak kooperatif Disfungsional Fungsional Disfungsional Rendah Tinggi Rendah
  175. 175. DEFINISI KOMUNIKASI  Proses yang berlangsung dimana terjadi penyampaian pesan-pesan verbal maupun nonverbal yang berasal dari sumber (komunikator) selaku pihak yang memprakarsai komunikasi kepada lawan bicara atau khalayak dengan menggunakan media tertentu (koran, majalah TV, radio dsb) atau melalui pidato dan pertemuan tatap muka secara langsung dengan menggunakan teknik tertentu (lobby, opini, agitasi, propaganda, dsb) untuk mencapai suatu tujuan atau efek tertentu atau umpan balik pada sasaran yang dituju (komunikan atau khalayak)
  176. 176. DEFINISI ORGANISASI  sesuatu yang bersifat fisik dan konkret dan merupakan subuah struktur dengan batas-batas yang pasti. Istilah ”organisasi” mengisyaratkan bahwa sesuatu yang nyata merangkum orang-orang, hubungan-hubungan, dan tujuan-tujuan.
  177. 177. DEFINISI KOMUNIKASI ORGANISASI  pertunjukan dan penafsiran pesan diantara unit-unit komunikasi yang merupakan bagian dari suatu organisasi tersebut
  178. 178. IKLIM KOMUNIKASI ORHANISASI  situasi dengan tujuan untuk menyataukan suatu kemiripan,  menggambarkan suatu kiasan bagi iklim fisik  cara seseorang bereaksi terhadap aspek organisasi menciptakan suatu iklim komunikasi  gabungan dari persepsi-persepsi –suatu evaluasi- makro- mengenai peristiwa komunikasi, perilaku manusia, respons pegawai terhadap pegawai lainnya, harapan-harapan, konflik-konflik antar persona dan kesempatan pertumbuhan dalam organisasi tersebut.
  179. 179. PENTINGNYA IKLIM  Apakah iklim suatu daerah mempunyai arti penting?  Blumenstock (1970) menerangkan bahwa iklim fisik ”mempengaruhi cara hidup kita” pakaian yang kita kenakan, makanan yang kita perlukan, rumah yang kita bangun, alat transportasi yang kita gunakan, jenis tumbuhan dan hewan yang hidup di lingkungan kita dapat mempengaruhi cara hidup kita.
  180. 180. PENTINGNYA IKLIM  iklim komunikasi sebuah organisasi mempengaruhi cara hidup kita:  kepada siapa kita berbicara, siapa yang kita sukai, bagaimana perasaan kita, bagaimana kegiatan kerja kita, bagaimana perkembangan kita, apa yang ingin kita capai, dan bagaiman cara kita menyesuaikan diri dengan organisasi
  181. 181. PENTINGNYA IKLIM  Redding (1972) menyaakan bahwa, ”iklim (komunikasi) organisasi jauh lebih penting daripada keterampilan atau teknik-teknik komunikasi semata-mata dalam menciptakan suatu organisasi yang efektif”
  182. 182. AREA OF CONSIDERATIONS HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI ORGANISASI DENGAN KEPUASAN KERJA Kepuasan adalah konsep yang berkenaan dengan kenyamanan; jadi kepuasan dalam komunikasi berarti anda merasa nyaman dengan pesan-pesan, media dan hubungan- hubungan dalam organisasi
  183. 183. AREA OF CONSIDERATIONS  Kepuasan atas komunikasi dapat mempengaruhi kepuasan kerja, ”kepuasan atas komunikasi” kadang-kadang dikacaukan dengan ”iklim komunikasi”  Alasanya adalah iklim merupakan fungsi dari bagaimana kepuasan anggota terhadap komunikasi dalam organisasi (Litwin & Stringer, 1968; Pritchard & Karasick, 1973)
  184. 184. INTERNAL  Kepuasan menggambarkan evaluasi atas keadaan internal afektif, kepuasan menggambarkan reaksi afektif individu atas hasil-hasil yang diinginkan yang berasal dari komunikasi yang terjadi dalam organisasi; kepuasan menggambarkan evaluasi pribadi atas keadaan internal.
  185. 185. EKSTERNAL  Iklim merupakan deskriptif kondisi eksternal bagi individu-individu (Schneider, 1975; Dillard, Wigand, & Boster, 1986).  Iklim terdiri dari suatu citra gabungan entitas atau fenomena global, seperti komunikasi atau organisasi. Iklim disini merupaan istilah yang menandai beberapa sifat keseluruhan organisasi atau salah satu sifat unit bagiannya yang lengkap.
  186. 186. STATEMENT OF PROBLEM  stres!  Menurut Ray (1991)  stres menimbulkan pengaruh yang merusak dan berbahaya bagi kesehatan jasmani dan rohani pekerja  Heaney dan Van Ryn (1990)  efek jangka pendek seperti kecemasan kerja, ketegangan kerja dan efek jangka panjang seperti depresi, borok, penyakit kardiovaskular dan kematian.
  187. 187. stres dan hubungannya dengan komunikasi  Albrecht, Irey, & Mundy 1982; Ray 1983a, 1983b; Albrecht & Adelman, 1984; Albrecht & Adelman, 1987; Miller, zook, Ellis, 1989; Miller et al., 1990; Ray, 1991  cara orang lain berkomunikasi dapat menimbulkan stres pada diri mereka dan orang lain, dan stres boleh jadi mempengaruhi cara orang berkomunikasi
  188. 188. WANT  Setiap perusahaan ingin agar hubungan komunikasi antara unit-unit yang ada dalam sebuah organisasi berjalan secara baik sehingga dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap kesejahteraan perusahaan tersebut.  Apabila suatu komunikasi dalam organisasi itu berjalan smoothly dan efektif maka hal ini akan menjadi faktor penting dalam keberhasilan perusahaan.
  189. 189. MUST  Banyak sekali cara untuk mencapai keberhasilan perusahaan, diantaranya adalah:  Bila terjadi masalah internal, segera selesaikan  Bila ada komplain, segera minta maaf  Internal, menjadikan semua staff sebagai marketing, sehingga tanpa sengaja mempronosikan produk/jasa perusahannya.  Eksternal, menjalin hubungan baik dengan perusahaan lain.  Untuk staff, ajak mereka melihat, bergerak & menyelesaikan.  Perlakukan staff secara baik dan adil.  Gunakan mereka dengan kreatif dan berdaya guna.  Bayar mereka dengan layak, sehingga tercipta motivasi dalam diri staff untuk memberi hasil yang prima.
  190. 190. ALTERNATIVE COURSE OF ACTIONS STRATEGI MENGHINDARI STRES KELEGAAN SEMENTARA  Pelarian  Penenangan instan (Instant calming sequence)  Gerak badan untuk kesenangan KESEHATAN BADAN JANGKA-PANJANG  Pemeriksaan kesehatan  Nutrisi yang baik  Gerak badan untuk kekuatan
  191. 191. KESIMPULAN  Akhirnya dapat disimpulkan bahwa, proses komunikasi merupakan bagian penting kerana memiliki pengaruh yang erat dengan perlakuan individu dalam organisasi. Sangat penting bagi organisasi untuk melakukan proses-proses komunikasi yang sesuai untuk meningkatkan kepuasan kerja, produktivitas kerja, prestasi kerja dan komitmen pekerja dengan organisasi perusahaan.
  192. 192. Thank you! Goodbye!!

×