Penyembahan yang benar

8,607 views

Published on

Penyembah Yang Berkenan

Published in: Spiritual, Sports, Education
1 Comment
4 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
8,607
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
5
Actions
Shares
0
Downloads
232
Comments
1
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Penyembahan yang benar

  1. 1. PENGERTIAN PENYEMBAHAN (JACK MCALISTER)  Mempersembahkan kepada ALLAH kelayakanNYA  Sujudkan diri dihadapan Allah  Diwujudkan secara praktis dengan:  Perayaan meriah tentang Kebaikan dan Keangungan Allah.  Penghormatan dan pemujaan yang diarah kepada Allah.  Pelayanan kepada Allah, memberikan sesuatu kepada Allah dari diri anda sendiri.  Berbuat bagi Allah untuk apa yang IA tidak dapat lakukan bagi diriNYA.
  2. 2. MENGAPA AKU MENYEMBAH  Aku menyembah BUKAN karena disuruh atau harus melainkan KARENA aku INGIN / rindu menyembah  Mzm 42:2; Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikian juga jiwaku merindukan Engkau ya Allah.  Mzm 68:19. Engkau telah naik ke tempat tinggi...telah membawa tawanan-tawanan ...menerima persembahan ...dari pemberontak.  A.W. Tozer. Kita diciptakan untuk menyembah Allah.
  3. 3. BAGAIMANA MENYEMBAH  Dalam Roh dan kebenaran  Dengan sukacita  Dengan sepenuhnya  Melibatkan jasmani.  Menyanyi  Kepala terangkat  Sorakan sukacita  Tepuk tangan dan tarian  Tangan terangkat  Dengan bersuara  Dengan Alat musik  Hening  Dengan saling melayani  Dengan pemberian / persembahan Bagian dalam Bagian Luar
  4. 4. PENYEMBAHAN DALAM ROH DAN KEBENARAN ( BAGIAN DALAM)  Orang Samaria memiliki banyak roh-sedikit kebenaran.  Orang Yahudi memiliki banyak kebenaran tetapi sedikit atau tiada roh.  Tiap kebenaran seharusnya akan mengilhami Anda untuk menyembah.  Hambatan kebenaran:  Prasangka  Kesombongan
  5. 5. KESEIMBANGAN ROH DAN KEBENARAN DIANTARANYA:  Firman / Alkitab (Mzm119:105), spritual / Roh Kudus (Yoh 16:13)  Hal-hal yang berhubungan dengan “Akal” dan “Perayaan”  Rasa kagum dan hubungan intim dengan Tuhan.  Liturgi dan Kebebasan.  Meditasi dan Misi.
  6. 6. PENYEMBAHAN JASMANI KELUAR DARI DALAM HATI.  Rm 12:1-2, “...........supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidupm yang kudus dan berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.”  Dasar pijakan penyembahan jasmani.  Menyembah dengan roh yang sudah diciptakan kembali. Rm 1:9.  Menyembah dengan pikiran yang sudah diperbaharui. Flp2:3-5.  Menyembah dengan emosi yang sudah dihidupkan kembali. Rm 12:11-15.
  7. 7. HAL-HAL YANG MENGHAMBAT PENYEMBAHAN  Setan menentang penyembahan.  Dosa menghambat pujian.  Rasa bersalah menghambat pujian dan sembah  Ketakutan menghambat penyembahan.  Citra diri yang salah menghambat penyembahan  Konsep salah mengenai Allah menghambat penyembahan
  8. 8. PERUBAHAN TATKALA MENYEMBAH. (WILLIAM TEMPLE)  Menghidupkan nurani oleh kekudusan Allah.  Memberi makanan pikiran dengan kebenaran Allah.  Mencuci bersih khhayalan oleh keindahan Allah.  Membuka hati terhadap kasih Allah.  Mengabdikan kehendak kepada maksud-maksud Allah.
  9. 9. PERUBAHAN TATKALA MENYEMBAH  Menjadi makin seperti / serupa dengan Allah yang kita sembah.  Menjadi lebih benar dalam hubungan dengan Allah.  Mengalami kelepasan.  Menjadi sama dengan orang saleh dalam kekekalan.  Allah mendatangi kita dengan keuntungan- keuntungan tertentu.  Kuasa Allah dilepaskan.  Membawa kesukaan kepada Allah
  10. 10. PERUBAHAN TATKALA MENYEMBAH  Menjadi makin seperti / serupa dengan Allah yang kita sembah.  Menjadi lebih benar dalam hubungan dengan Allah.  Mengalami kelepasan.  Menjadi sama dengan orang saleh dalam kekekalan.  Allah mendatangi kita dengan keuntungan- keuntungan tertentu.  Kuasa Allah dilepaskan.  Membawa kesukaan kepada Allah

×