Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Ppt. ekonomi uang dan bank (moneter)

4,166 views

Published on

Published in: Education
  • Be the first to comment

Ppt. ekonomi uang dan bank (moneter)

  1. 1. UANG DAN BANK (MONETER) DI SUSUN OLEH : KELOMPOK 3
  2. 2. UANG 1. Tahap sebelum barter adalah setiap orang belum mengenal pertukaran dan berusaha memenuhi kebutuhan dengan usaha sendiri. 2. Tahap barter yaitu barang ditukar dengan barang. 3. Tahap uang barang. Benda-benda yang ditetapkan sebagai alat pertukaran adalah benda-benda yang diterima oleh umum (generaly accepted). 4. Tahap uang kertas, masyarakat tidak lagi menggunakan emas – secara langsung – sebagai alat pertukaran. Sebagai gantinya mereka menjadikan kertas bukti tersebut sebagai alat tukar. Sejarah uang
  3. 3. Pengertian Uang ►Uang dalam ilmu ekonomi tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum. ►ilmu ekonomi modern, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran hutang.
  4. 4. Definisi dari uang menurut para ahli ►Menurut Robertson : uang adalah segala sesuatu yang umum diterima dalam pembayaran barang-barang. ►Menurut R.S Sayers : uang adalah segala sesuatu yang umum diterima sebagai pembayar hutang. ►Menurut A.C Pigou : uang adalah segala sesuatu yang umum dipergunakan sebagai alat penukar. ►Menurut Albert Gailort Hart : uang adalah suatu kekayaan yang dapat melunaskan hutangnya dalam jumlah tertentu pada waktu itu juga diterima umum dalam pembayaran pembelian barang-barang dan jasa untuk pembayaran hutang.
  5. 5. Fungsi Uang 1. Fungsi asli Sebagai penyimpan nilai Sebagai satuan hitung Sebagai alat tukar 2. Fungsi turunan Alat pendorong kegiatan ekonomi Alat pemindah kkekayaan Alat penimbun kekayaan sebagai alat pembayaran hutang Sebagai alat pembayaran yang sah
  6. 6. Jenis Uang 1. Uang menurut bahan pembuatannya terbagi menjadi dua, yaitu : a. Uang logam Uang logam memiliki tiga macam nilai : ►Nilai intrinsik, yaitu nilai bahan untuk membuat mata uang, misalnya berapa nilai emas dan perak yang digunakan untuk mata uang. ►Nilai nominal, yaitu nilai yang tercantum pada mata uang atau cap harga yang tertera pada mata uang. Misalnya seratus rupiah (Rp. 100,00), atau lima ratus rupiah (Rp. 500,00). ►Nilai tukar, nilai tukar adalah kemampuan uang untuk dapat ditukarkan dengan suatu barang (daya beli uang). Misalnya uang Rp. 500,00 hanya dapat ditukarkan dengan sebuah permen b.Uang kertas uang kertas adalah uang yang terbuat dari kertas dengan gambar dan cap tertentu dan merupakan alat pembayaran yang sah.
  7. 7. Jenis Uang 2. Menurut nilainya, uang dibedakan menjadi : a. Uang Penuh (full bodied money) Nilai uang dikatakan sebagai uang penuh apabila nilai yang tertera di atas uang tersebut sama nilainya dengan bahan yang digunakan. b. Uang Tanda (token money) uang tanda adalah apabila nilai yang tertera diatas uang lebih tinggi dari nilai bahan yang digunakan untuk membuat uang atau dengan kata lain nilai nominal lebih besar dari nilai intrinsik uang tersebut.
  8. 8. Jenis Uang 3 .Mata uang virtual Transaksi jual beli di Internet belakangan ini memang telah berkembang dengan begitu pesat. Tidak hanya dalam proses transaksinya yang semakin beragam, kini juga telah muncul sebuah mata uang virtual baru yang bernama BitCoin. Bitcoin adalah sebuah mata uang virtual yang dapat digunakan untuk bertransaksi online. Jika ditanya bagaimanakah bentuk mata uang ini, yang jelas bentuknya bukan seperti mata uang fisik yang dikeluarkan oleh sebuah bank dan bukan pula mata uang dari sebuah negara. Bentuk dari mata uang unik ini adalah hanya sebuah file layaknya file-file umum biasa. File tersebut merupakan enskripsi dari kode-kode unik yang menjadikannya tak sama satu dengan yang lain.
  9. 9. Syarat-Syarat Uang Disukai oleh umum Harus ada konduitas Mudah diangkut atau mudah dibawa Harus bisa mencukupi kebutuhan perekonomian Mudah disimpan Mempunyai kestabilan nilai Mudah dibagi-bagi
  10. 10. Peranan Uang Tanpa adanya uang yang berfungsi sebagai alat penukar, maka tidak mungkin pula adanya pekerjaan seperti sekarang ini.Uang mengambil peranan yang sangat penting dalam proses terciptanya spesialisasi yang sangat jauh. Dengan demikian nyata pula bahwa uang bukan saja telah memungkinkan terciptanya spesialisasi yang jauh tetapi pula memberikan paranannya baik terhadap arah produksi maupun kearah konsumsi.
  11. 11. Permintaan dan Penawaran Uang 1. Permintaan Uang Permintaan uang diartikan sebagai suatu kebutuhan masyarakat terhadap sejumlah uang tertentu yang dibutuhkan untuk melakukan transaksi dalam perdagangan atau tujuan tertentu. ♦Menurut John Maynard Keynes ada 3 motif yang mempengaruhi permintaan uang tunai oleh masyarakat. ►Motif Transaksi (Transaction motive) ►Motif Berjaga-jaga (Precautionary motive) ►Motif Spekulasi (Specualtive motive)
  12. 12. ♦Dalam analisis J.M keyness masyrakat memegang uang atau permintaan uang untuk memenuhi tiga keinginan yaitu : 1)Permintaan uang untuk transasksi (dipengaruhi oleh tingkat pendapatan ) 2)Permintaan uang untuk berjaga – jaga (dipengaruhi oleh tingkat pendapatan) 3)Permintaan uang untuk spekulasi (dipengaruhi oleh tingkat bunga) ♦Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan uang adalah sebagai berikut. 1.Besar-kecilnya pembelanjaan negara yang berkaitan dengan pendapatan nasional. 2.Cepat atau lambatnya laju peredaran uang. 3.Motif-motif masyarakat dalam memiliki uang.
  13. 13. 2. Penawaran Uang Penawaran uang lebih populer dinyatakan dengan istilah jumlah uang yang beredar. ♦Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran uang adalah sbb : a. Semakin tinggi tingkat bunga, semakin sedikit jumlah uang yang beredar. b. Semakin tinggi pendapatan masyarakat, semakin banyak uang yang beredar c. Semakin banyak (padat) jumlah penduduk, semakin banyak dan semakin cepat uang beredar. d. Keadaan geografis di perkotaan lebih cepat dan lebih banyak jumlah uang yang beredar dibanding di pedesaan. e. Struktur ekonomi, negara agraris berbeda dengan negara industri, negara industri peredaran uang lebih cepat dan lebih banyak. f. Penguasaan IPTEK penduduk. g. Globalisasi industri di lingkungan dunia usaha. h. Selera masyarakat. i. Harga barang. j. Fasilitas kredit.
  14. 14. Teori Uang 1. Teori barang ►Teori logam (katalistik) ►Teori nilai batas 2.Teori nominalisme ► Teori perjanjian (konvensi) ► Teori kebiasaan ► Teori kenegaraan ► Teori tuntutan (klaim) ► Teori realisme (fungsi) 3. Teori internal ► Teori kuantitas (quantity theory ) ► Teori transaksi (e change equation) ► Teori persediaan kas (cash balance theory )
  15. 15. Beberapa istilah tentang uang : a. Inflasi adalah suatu keadaan dimana harga barang secara umum mengalami kenaikan secara terus menerus atau terjadi penurunan nilai uang dalam negeri. b. Deflasi adalah suatu keadaan dimana terdapat peristiwa penurunan harga barang umum secara terus menerus atau terjadi peningkatan nilai uang. c. Devaluasi adalah kebijaksanaan yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk menurunkan nilai mata uang dalam negeri terhadap mata uang asing, tujuannya adalah untuk meningkatkan jumlah ekspor ke luar negeri dan membatasi jumlah impor serta menambah devisa Negara. d. Revaluasi adalah kebijaksanaan yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk meningkatkan nilai mata uang di dalam negeri terhadap mata uang asing. e. Apresial adalah suatu proses peningkatan nilai mata uang dalam negeri yang disebabkan oleh adanya mekanisme perdagangan. f. Depresiasi adalah suatu proses penurunan nilai mata uang dalam negeri yang disebabkan adanya mekanisme perdagangan. g. Sanering adalah kebijaksanaan pemerintah untuk mengurangi jumlah uang yang beredar dalam masyrakat dengan cara memotong uang (nilai mata uang). Cara ini dilakukan apabila berbagai cara untuk menjaga kestabilan nilai mata uang tidak membawa hasil.
  16. 16. BANK Bank pertama kali muncul di Italia sekitar tahun 1200-1600. Pada awal kemunculannya fungsi bank hanya sekadar melayani penukaran uang yang dibutuhkan para pedagang besar untuk melakukan transaksi perdagangan internasional. Di indonesia sendiri, sejarah bank dapat di bank (perbankan) dapat di bagi ke dalam beberapa periode, yakni : a.Periode zaman penjajahan belanda sampai zaman(masa) pendudukan Jepang (1827-8 Maret 1942). b.Periode zaman pendudukan Jepang hingga priklamasi kemerdekaan (8 Maret 1942-17 Agustus 1945). c.Periode masa merdeka hingga tahun orde baru (proklamasi 17 Agustus 1945- dikeluarkannya UUD perbankan 1967). d.Periode keadaan perbankan setelah 31 Desember 1967. Sejarah Bank
  17. 17. Pengertian Bank Bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote. Kata bank berasal dari bahasa italia “banca” berarti tempat penukaran uang. Sedangkan menurut undang- undang perbankan bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.
  18. 18. Inilah beberapa manfaat perbankan dalam kehidupan: Fungsi manajemen produksi berjalan dengan baik dan efisien Fungsi spekulatif Sebagai cara lindung nilai Informasi harga Sebagai model investasi
  19. 19. Tujuan Bank 1.Sebagai penyedia mekanisme dan alat pembayaran yang efesien bagi nasabah. 2.Menerima tabungan dari nasabah dan meminjamkannya kepada pihak yang membutuhkan dana
  20. 20. Fungsi Bank 1. Secara umum fungsi bank adalah menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali kepada masyarakat untuk berbagai tujuan atau sebagai financial intermediary. 2. Secara lebih spesifik bank dapat berfungsi sebagai agent of trust, agen of development, dan agen of servies.
  21. 21. Macam –Macam Bank 1. Bank sentral Bank sentral adalah bank yang didirikan berdasarkan Undang-undang nomor 13 tahun 1968 yang memiliki tugas untuk mengatur peredaran uang, mengatur pengerahan dana-dana, mengatur perbankan, mengatur perkreditan, menjaga stabilitas mata uang, mengajukan pencetakan / penambahan mata uang rupiah dan lain sebagainya. 2. Bank umum Bank umum adalah lembaga keuangan yang menawarkan berbagai layanan produk dan jasa kepada masyarakat dengan fungsi seperti menghimpun dana secara langsung dari masyarakat dalam berbagai bentuk, member kredit pinjaman kepada masyarakat yang membutuhkan, jual beli valuta asing / valas, menjual jasa asuransi, jasa giro, jasa cek, dll 3. BPR (Bank Perkreditan Rakyat) BPR adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.
  22. 22. KEBIJAKAN MONETER Pengertian Kebijakan moneter merupakan salah satu kebijakan di bidang ekonomi yang sangat berperan untuk mengatur dan menjaga stabilitas ekonomi suatu negara.
  23. 23. Tujuan kebijakan moneter Adapun tujuan khusus dari kebijakan moneter adalah : a. Menjaga stabilitas ekonomi b. Menjaga kestabilan harga c. Meningkatkan kesempatan kerja d. Memperbaiki neraca perdagangan luar negeri
  24. 24. Macam-Macam kebijakan moneter a. Politik diskonto b. Politik pasar terbuka (open market policy) c. Kebijakan cadangan kas (cash policy) d. Kebijakan kredit selektif e. Kebijakan sanering f. Kebijakan devaluasi dan revaluasi
  25. 25. Peranan kebijakan moneter Bank sentral diberi hak oleh pemerintah untuk mencetak dan mengedarkan uang kartal. Bank sentral melalui kebijakan moneternya seperti : politik diskonto, politik pasar terbuka, kebijakan cash rasio dan kebijakan kredit selektif dapat mengatur serta mengendalikan jumlah uang yang beredar. Jadi peranan kebijakan moneter adalah mengendalikan jumlah uang yang beredar.
  26. 26. THANKS FOR YOUR ATTENTION Anyquestion?

×