SlideShare a Scribd company logo

Makalah pengantar bisnis

R
R

makalah pengantar bisnis

Makalah pengantar bisnis

1 of 5
Download to read offline
Makalah Pengantar Bisnis 
(Budaya Perusahaan) 
BAB I 
PENDAHULUAN 
1.1 Latar Belakang 
Budaya perusahaan atau budaya organisasi, berakar dari kata budaya yang berarti hasil 
interaksi antara aka budi manusia sebagai makhluk sosial dengan alam sekelilingnya, dalam 
upaya mencapai kesejahteraannya. Interaksi manusia di dalam organisasi akan membentuk 
Budaya Organisasi,yang akan mencerminkan tingkah laku dan tindakan organisasi dalam 
menghadapi persoalan baik internal maupun ekternal organisasi. 
1.2 Permasalahan 
1.2.1 Apa itu Budaya Perusahaan ? 
1.2.2 Apa fungsi dari Budaya Perusahaan ? 
1.3 Tujuan 
1.3.1 Untuk mengetahui tentang Budaya Perusahaan. 
1.3.2 Untuk mengetahui fungsi dari Budaya Perusahaan. 
BAB II 
TEORI DAN ISI 
2.1 Budaya Perusahaan 
Budaya Perusahaan adalah budaya organisasi yang berlaku di sebuah perusahaan. Apa 
yang dimaksud dengan budaya organisai dinyatakan oleh Kotler (2000:42) sebagai berikut : A 
company’s organization consist of its structures, policies, and corporate culture, all of which can
become dysfunctional in a rapidly changing business environmment. Sebuah organisasi 
perusahaan terdiri dari atas struktur, kebijakan, dan budaya perusahaan, semuanya bisa tidak 
berfungsi dalam lingkungan perusahaan yang cepat berubah. Struktur perusahaan serta 
kebijakannya dapat berubah mengikuti situasi, namun budaya perusahaan agak sulit mengikuti. 
Kemampuan merubah budaya perusahan merupakan kunci keberhasilan menyusun dan 
melaksanakan strategi perusahaan untuk masa depan. Biasanya budaya sebuah perusahaan atau 
organisasi sudah terbentuk sejak lama, sudah terbiasa, sudah mendarah daging, jadi kadang-kadang 
sulit untuk dirubah. Apanya yang sulit berubah ? Inilah yang dikatakan budaya, yang 
sulit dikatakan, tapi dapat dirasakan dna dilihat, yaitu semacam cerita, kepercayaan, keyakinan, 
pengalaman, norma, yang merupakan ciri khas sebuah perusahaan. Misalnya jika kita memasuki 
sebuah area perusahaan maka akan terasa dan terlihat bagaimana suasana, bagaimana cara 
karyawan, atau lingungan perusahaan menyambut tamu, cara mereka berpakaian, memberi 
salam, cara bicara, cara kerja sibuk, santai dsb. Dalam hal ini contoh dari pimpinan akn ditiru 
langsung oleh karyawan. Jadi faktor pemimpin sangat berpengaruh terhadap pembentukan 
budaya perusahaan. 
Budaya organisasi yang terbentuk dalam sebuah perusahaan sangat tergantung pada visi 
dan misi organisasi dan ini melekat pada pimpinan organisasi itu sendiri. Budaya ini akan 
membentuk perilaku keseluruhan personal perusahaan, yang dapat memperkuat nilai-nilai atau 
memperlemah nilai-nilai dalam bekerja. Nilai-nilai ini akan digunakan sebagai pedoman dalam 
organisasi yang kelak dapat membuat sebuah organisasi tampil beda dengan organisasi yang lain. 
Budaya organisasi dapat membuat karyawan gairah, disiplin, suka, memiliki moral 
tinggi atau sebaliknya, tidak bergairah, tidak disiplin, santai, atau malas, selalu mengharap 
imbalan dsb. Perbedaan latar belakang budaya dari setiap orang akan membuat perbedaan pula 
dalam cara mereka berperilaku. Adakalanya budaya organisasi merupakan sesuatu kekuatan 
yang tidak tampak, tapi sangat berpengaruh terhadap pikira, perasaan, dan tindakan seseorang 
dalam bekerja. 
Dalam organisasi bisa dilihat perangkat keras dari sebuah budaya seperi adanya 
struktur, kebijakan, peraturan, teknologi, keuangan, yang dapat diawasi dan di ukur. Namun ada 
pula perangkat lunak yang tidak tampak, yang bersifat kejiwaan menyangkut sisi kemanusiaan 
dari organisasi, seperti nilai, kepercayaan, keyakinan, norma-norma, kebiasaan yang sudah 
mendarah daging, yang sulit dikuantifisir, sulit diawasi, dan sulit dirubah. 
Robbins (1996:206) menyatakan : Organzation culture refers to a system of shared 
meaning held by members that distinguishes the organization from other organizations. Budaya 
organisaisi berarti sistem nilai dan kepercayaan yang dianut bersama oleh anggota organisasi 
yang membedakan organisasi itu dengan organisasi lainnya. 
Budaya organisasi berarti sistem nilai dan kepercayaan yang dianut bersama oleh 
anggotaa organisasi yang membedakan organisasi itu dengan organisasi lainnya. Dalam berbagai 
literatur banyak dikemukakan pengertian budaya organisasi, yang secara umum dapat 
disimpulkan bahwa budaya organisasi ialah keteraturan perilaku yang dapat dilihat, pada saat 
orang berinteraksi, seperti menggunakan kata-kata, simbol-simbol, mimik, kualitas kerja, 
penghargaan terhadap atasan atau bawahan. 
Contoh simbol-simbol misalnya seperti yang sering diceramahkan oleh Dai kondang Aa 
Gym yaitu hendaklah kita melaksanakan simbol berikut dalam pergaulan : SENYUM, SALAM, 
SAPA, SOPAN, SANTUN.
Simbol – simbol tersebut dapat pula dijadikan budaya pada sebuah perusahaan, bila 
akan melayani tamu yang berkunjung keperusahaan. Lontarkan senyum terlebih dahulu, ucapkan 
salam dan sapa. Kemudian diikuti dengan tatacara yang sopan dan santun. 
Ada pula sebuah perusahaan yang mengutamakan simbol-simbol Keamanan, 
Kebersihan, Keinahan, Kesopanan dan Kepribadian dalam tata interaksi di perusahaannya. 
Manajemen sebuah perusahaan dapat saja menciptakan simbol-simbol lain yang harus 
dibudidayakan agar diikuti dan dibiasakan secara umum, misalnya simbol-simbol kerja keras, 
efisien, ikhlas, ihsan, kaizen (Jepang = unending improvement) tepat waktu, akurat, dsb. 
Pusdik Pertamina dalam Aan Komariah, (2004:191) menyatakan bahwa secara tipologis 
budaya organisasi dapat dibedakan : 
1) Academy, yaitu budaya organisasi yang menekankan pada spesialisasi jabatan. Tipe ini 
menghendaki karyawn berasal dari suatu Perguruan Tinggi yang terkenal yang akan dididik dan 
ditempatkan pada suatu bidang kerja yang profesional; 
2) Club, dalam hal ini budaya organisasi menjadi senioritas, loyalitas, komitmen dan pengalaman 
sebagai ciri khas budaya organisasi; 
3) Baseball Team, mencari bakat-bakat muda yang dapat memberikan sumbanga yang cemerlang 
bagi kemajuan organisasi, tidak mementingkan umur, tapi yang penting adalah individu yang 
memiliki jiwa “entrepreneur” dan inovatif; 
4) Fortress, menekankan pada kelangsungan hidup organisasi, survive melalui kepekaan terhadap 
tantagan-tantangan baru. 
Luthans dalam Aan Komariah (2004:25) mengemukakan ciri budaya organisasi sebagai 
berikut : 
1) Peraturan yang berlaku yang harus dipenuhi 
2) Norma-norma 
3) Nilai-nilai yang dominan 
4) Filosofi 
5) Aturan-aturan 
6) Iklim organisasi 
Ciri utama yang dominan dalam budaya organisasi diatas adanya pereturan, norma, 
aturan-aturan dan nilai-nilai. Kemudian dilihat pula iklim organisasi, suasana hubungan interaktif 
antar personil, atasan – bawahan, dan antara karyawan sendiri. Sedangka landasan filosofis 
adalah dasar hakiki yang dianut oleh para pemilik/ pendiri perusahaan tentang pandangan 
hidupnya, masa depan perusahaan, visi dan misi yang melandasi perilaku organisasi sebuah 
lembaga. 
Iskandar Kasim (2004;3) menyatakan bahwa paling penting sedikit ada sepuluh aspek 
organisasi yang akan membentuk Budaya Organisasi, baik itu merupakan Badan Usaha, Instansi 
Pemerintah atau lembaga lainnya yaitu: 
1) Peraturan dan Kebijakan 
2) Tujuan dan Ukuran 
3) Kebiasaan dan Norma 
4) Pelatihan 
5) Perilaku Manajemen 
6) Upacara dan Kejadian
7) Penghargaan dan Pengakuan 
8) Komunikas 
9) Lingkungan 
10) Struktur Organisasi 
Kesepuluhan komponen ini, tidak perlu semuanya ada, tapi tergantung pada 
organisasinya, namun juga tidak satu komponenpun yang dapat berdiri sendiri membentuk 
Budaya Organisasi. Budaya Organisasi merupakan campuran dari aspek-aspek diatas. 
Melalui peraturan dan kebijaksanaan, Kebiasaan dan Norma serta Pelatihan, akan dapat 
membentuk suatu sikap dari seluruh personalyang ada diperusahaan. Demikian pula perilaku 
manajemen, upacara dan kejadian, penghargaan dan pengakuan, merupkan kebisasaan-kebiasaan 
yang diberlakukan dalam perusahaan akan menjadi panutan bagi seluruh karyawan yang 
kejadiannya akan berulang setiap periode tertentu. 
Komunikasi, Lingkungan, serta Struktur organisasi akan memperlihatkan bagaimana 
organisasi berhubungan dengan orang-orang baik internal maupun publik eksternal. Kebiasaan 
yang dilakukan dalam omunikasi ini akan menimbulkan kesan pada publik yang akan membuat 
image terhadap budaya organisasi itu sendiri. 
2.1 Fungsi Budaya Organisasi 
Beach dalam Aan Komariah, (2004:192) menyatakan ada 7 fungsi sebagai berikut : 
1) Memberi spesifikasi apa yang utama yang harus dilakukuan buat organisasi, sehingga ada 
standar pengurukuran baik terhadap keberhasilan ataupun kegagalan ; 
2) Memberi pedoman bagaimana cara menggunakan resources, dan untuk apa digunakan ; 
3) Menetapkan apa yang dapat diharapkan oleh organisasi dari karyawan, dan sebaliknya ; 
4) Membuat metode pengawasan perilaku dalam organisasi, mana yang sah, dan mana yang tidak 
sah, dimana letak kekuasaan dan bagaimana menggunakan kekeuasaan ; 
5) Menetapkan mana perilaku yang boleh dilakukana dan mana yang tidak, dan menetapkan 
hukuman atau penghargaan ; 
6) Menentukan suatu tatanan bagaimana anggota harus menciptakan kebersamaan sesama anggota 
dan bagaimana menghadapi non anggota, dalam hal berkompetisi, bekerjasama, berlaku sopan, 
dsb ; 
7) Memberi petunjuk kepada anggota bagaimana memperlakukan lingkungan 
eksternal, aggresively, exploitatively, responsibly or proactively. 
Sedangkan Robins (1996:253) menyatakan lima fungsi budaya organisasi, yaitu : 
1) Membedakan satu organisasi dengan organisasi lainnya. 
2) Meningkatkan sense of identity anggota. 
3) Meningkatkan komitmen bersama. 
4) Menciptakan stabilitas sistem sosial. 
5) Membuat mekanisme pengendalian yang memandu dan membentuk sikap dan perilaku 
karyawan.
Perusahaan yang ingin maju harus memiliki budaya organisasi, yang sudah tertata 
dnegan baik, serta diikuti oleh seluruh personal organisasi. Kelemahan-kelemahan yang terdapat 
dalam salah satu elemen budaya, harus segera diperbaiki, agar anggota organisasi tidak terlanjur 
membiasan diri dalam kelemahan yang ada. 
BAB III 
KESIMPULAN 
Jadi, Budaya Perusahaan adalah budaya organisasi yang berlaku di sebuah 
perusahaan. Biasanya budaya sebuah perusahaan atau organisasi sudah terbentuk sejak lama, 
sudah terbiasa, sudah mendarah daging, jadi kadang-kadang sulit untuk dirubah. 
Perbedaan latar belakang budaya dari setiap orang akan membuat perbedaan pula 
dalam cara mereka berperilaku. Adakalanya budaya organisasi merupakan sesuatu kekuatan 
yang tidak tampak, tapi sangat berpengaruh terhadap pikira, perasaan, dan tindakan seseorang 
dalam bekerja. 
Fungsi budaya organisasi adalah Membedakan satu organisasi dengan organisasi 
lainnya, meningkatkan sense of identity anggota, meningkatkan komitmen bersama, menciptakan 
stabilitas sistem sosial, membuat mekanisme pengendalian yang memandu dan membentuk sikap 
dan perilaku karyawan.

Recommended

More Related Content

What's hot

Budaya organisasi dan budaya kerja
Budaya organisasi dan budaya kerjaBudaya organisasi dan budaya kerja
Budaya organisasi dan budaya kerjaFitriana Jinne
 
Budaya Organisasi, STIE GANESHA
Budaya Organisasi, STIE GANESHABudaya Organisasi, STIE GANESHA
Budaya Organisasi, STIE GANESHAEkky Noviar
 
Budaya Kreativitas dan Inovasi
Budaya Kreativitas dan InovasiBudaya Kreativitas dan Inovasi
Budaya Kreativitas dan InovasiRidho D'vhavoline
 
Bab i pendahuluan
Bab i pendahuluanBab i pendahuluan
Bab i pendahuluanLulu Nurul
 
Nunik kurniasih akhir
Nunik kurniasih akhirNunik kurniasih akhir
Nunik kurniasih akhirNunik21
 
Organizational Cultures & Innovation
Organizational Cultures & InnovationOrganizational Cultures & Innovation
Organizational Cultures & InnovationDenisaRamandhaDewi
 
3. pengertian budaya organisasi dan perusahaan, hubungan budaya
3. pengertian budaya organisasi dan perusahaan, hubungan budaya3. pengertian budaya organisasi dan perusahaan, hubungan budaya
3. pengertian budaya organisasi dan perusahaan, hubungan budayaesafsl
 
Ob2013 chapter 16 budaya organisasi
Ob2013   chapter 16 budaya organisasiOb2013   chapter 16 budaya organisasi
Ob2013 chapter 16 budaya organisasiAndi Iswoyo
 
Etika Dan Budaya Organisasi
Etika Dan Budaya OrganisasiEtika Dan Budaya Organisasi
Etika Dan Budaya Organisasimuhammad faizal
 
Budaya, kreativitas dan inovasi
Budaya, kreativitas dan inovasiBudaya, kreativitas dan inovasi
Budaya, kreativitas dan inovasiRiski Nurfatimah
 
Budaya kreativitas dan inovasi
Budaya kreativitas dan inovasiBudaya kreativitas dan inovasi
Budaya kreativitas dan inovasiRevano Pm
 
Mengelola budaya dan etika dalam organisasi
Mengelola budaya dan etika dalam organisasiMengelola budaya dan etika dalam organisasi
Mengelola budaya dan etika dalam organisasiWahyu Seno
 
Teori Budaya Organisasi
Teori Budaya OrganisasiTeori Budaya Organisasi
Teori Budaya Organisasimankoma2013
 

What's hot (20)

Budaya organisasi dan budaya kerja
Budaya organisasi dan budaya kerjaBudaya organisasi dan budaya kerja
Budaya organisasi dan budaya kerja
 
Budaya Organisasi, STIE GANESHA
Budaya Organisasi, STIE GANESHABudaya Organisasi, STIE GANESHA
Budaya Organisasi, STIE GANESHA
 
Budaya Kreativitas dan Inovasi
Budaya Kreativitas dan InovasiBudaya Kreativitas dan Inovasi
Budaya Kreativitas dan Inovasi
 
Bab i pendahuluan
Bab i pendahuluanBab i pendahuluan
Bab i pendahuluan
 
Nunik kurniasih akhir
Nunik kurniasih akhirNunik kurniasih akhir
Nunik kurniasih akhir
 
PENGANTAR MANAJEMEN - PERBEDAAN BUDAYA
PENGANTAR MANAJEMEN - PERBEDAAN BUDAYAPENGANTAR MANAJEMEN - PERBEDAAN BUDAYA
PENGANTAR MANAJEMEN - PERBEDAAN BUDAYA
 
Budaya organisasi
Budaya organisasiBudaya organisasi
Budaya organisasi
 
Organizational Cultures & Innovation
Organizational Cultures & InnovationOrganizational Cultures & Innovation
Organizational Cultures & Innovation
 
Budaya Organisasi
Budaya OrganisasiBudaya Organisasi
Budaya Organisasi
 
3. pengertian budaya organisasi dan perusahaan, hubungan budaya
3. pengertian budaya organisasi dan perusahaan, hubungan budaya3. pengertian budaya organisasi dan perusahaan, hubungan budaya
3. pengertian budaya organisasi dan perusahaan, hubungan budaya
 
Ob2013 chapter 16 budaya organisasi
Ob2013   chapter 16 budaya organisasiOb2013   chapter 16 budaya organisasi
Ob2013 chapter 16 budaya organisasi
 
Etika Dan Budaya Organisasi
Etika Dan Budaya OrganisasiEtika Dan Budaya Organisasi
Etika Dan Budaya Organisasi
 
Bab 17 Kultur Organisasi
Bab 17 Kultur OrganisasiBab 17 Kultur Organisasi
Bab 17 Kultur Organisasi
 
budaya organisasi
budaya organisasibudaya organisasi
budaya organisasi
 
Budaya, kreativitas dan inovasi
Budaya, kreativitas dan inovasiBudaya, kreativitas dan inovasi
Budaya, kreativitas dan inovasi
 
Organizational Culture
Organizational CultureOrganizational Culture
Organizational Culture
 
Budaya kreativitas dan inovasi
Budaya kreativitas dan inovasiBudaya kreativitas dan inovasi
Budaya kreativitas dan inovasi
 
Mengelola budaya dan etika dalam organisasi
Mengelola budaya dan etika dalam organisasiMengelola budaya dan etika dalam organisasi
Mengelola budaya dan etika dalam organisasi
 
Teori Budaya Organisasi
Teori Budaya OrganisasiTeori Budaya Organisasi
Teori Budaya Organisasi
 
Budaya organisasi
Budaya organisasiBudaya organisasi
Budaya organisasi
 

Viewers also liked

Contoh makalah pengantar bisnis nn
Contoh makalah pengantar bisnis nnContoh makalah pengantar bisnis nn
Contoh makalah pengantar bisnis nnAJIIRAWAN AJI
 
Tugas Pengantar Bisnis | Mendistribusikan Produk
Tugas Pengantar Bisnis | Mendistribusikan ProdukTugas Pengantar Bisnis | Mendistribusikan Produk
Tugas Pengantar Bisnis | Mendistribusikan Produkandi asrul zani
 
Makalah pengantar-bisnis-kel2
Makalah pengantar-bisnis-kel2Makalah pengantar-bisnis-kel2
Makalah pengantar-bisnis-kel2Haidar Bashofi
 
Makalah pengantar bisnis
Makalah pengantar bisnisMakalah pengantar bisnis
Makalah pengantar bisnissofianomis
 
Bab x memahami proses pemasaran dan perilaku konsumen
Bab x memahami proses pemasaran dan perilaku konsumenBab x memahami proses pemasaran dan perilaku konsumen
Bab x memahami proses pemasaran dan perilaku konsumenShelly Intan Permatasari
 
Bab xi mengembangkan dan menetapkan harga produk
Bab xi mengembangkan dan menetapkan harga produkBab xi mengembangkan dan menetapkan harga produk
Bab xi mengembangkan dan menetapkan harga produkShelly Intan Permatasari
 
Ruang Lingkup Bisnis International
Ruang Lingkup Bisnis InternationalRuang Lingkup Bisnis International
Ruang Lingkup Bisnis Internationalshinta rahmani
 
Sistem Akuntansi Bab 10 - Sistem Akuntansi Utang
Sistem Akuntansi Bab 10 - Sistem Akuntansi UtangSistem Akuntansi Bab 10 - Sistem Akuntansi Utang
Sistem Akuntansi Bab 10 - Sistem Akuntansi UtangShelly Intan Permatasari
 
Bab xi mengembangkan dan menetapkan harga produk
Bab xi mengembangkan dan menetapkan harga produkBab xi mengembangkan dan menetapkan harga produk
Bab xi mengembangkan dan menetapkan harga produkShelly Intan Permatasari
 
Makalah kelompok pengantar bisnis
Makalah kelompok pengantar bisnisMakalah kelompok pengantar bisnis
Makalah kelompok pengantar bisnisLan Mouri
 
Tugas Pengantar Bisnis
Tugas Pengantar BisnisTugas Pengantar Bisnis
Tugas Pengantar BisnisRiky Obicha
 
pengantar bisnis
pengantar bisnispengantar bisnis
pengantar bisnisbubblechie
 
Perkembangan bisnis di indonesia tugas awal pengbis - STEPHANIE AKUN A UNJ 2016
Perkembangan bisnis di indonesia tugas awal pengbis - STEPHANIE AKUN A UNJ 2016Perkembangan bisnis di indonesia tugas awal pengbis - STEPHANIE AKUN A UNJ 2016
Perkembangan bisnis di indonesia tugas awal pengbis - STEPHANIE AKUN A UNJ 2016stephaniejessey
 
BAB 3 sistem informasi sumber daya manusia
BAB 3   sistem informasi sumber daya manusiaBAB 3   sistem informasi sumber daya manusia
BAB 3 sistem informasi sumber daya manusiaShelly Intan Permatasari
 
Pb1 pendahuluan pengantar bisnis.ppt
Pb1  pendahuluan pengantar bisnis.pptPb1  pendahuluan pengantar bisnis.ppt
Pb1 pendahuluan pengantar bisnis.pptDeby Andriana
 
Pengantar Bisnis - Materi perkuliahan oleh ARS
Pengantar Bisnis - Materi perkuliahan oleh ARSPengantar Bisnis - Materi perkuliahan oleh ARS
Pengantar Bisnis - Materi perkuliahan oleh ARS Andry R Sukma
 

Viewers also liked (20)

Contoh makalah pengantar bisnis nn
Contoh makalah pengantar bisnis nnContoh makalah pengantar bisnis nn
Contoh makalah pengantar bisnis nn
 
pengantar bisnis
pengantar bisnispengantar bisnis
pengantar bisnis
 
Tugas Pengantar Bisnis | Mendistribusikan Produk
Tugas Pengantar Bisnis | Mendistribusikan ProdukTugas Pengantar Bisnis | Mendistribusikan Produk
Tugas Pengantar Bisnis | Mendistribusikan Produk
 
Makalah pengantar-bisnis-kel2
Makalah pengantar-bisnis-kel2Makalah pengantar-bisnis-kel2
Makalah pengantar-bisnis-kel2
 
Bab vii perlindungan konsumen
Bab vii perlindungan konsumenBab vii perlindungan konsumen
Bab vii perlindungan konsumen
 
Makalah pengantar bisnis
Makalah pengantar bisnisMakalah pengantar bisnis
Makalah pengantar bisnis
 
Bab x memahami proses pemasaran dan perilaku konsumen
Bab x memahami proses pemasaran dan perilaku konsumenBab x memahami proses pemasaran dan perilaku konsumen
Bab x memahami proses pemasaran dan perilaku konsumen
 
Bab xiv memproduksi barang dan jasa
Bab xiv memproduksi barang dan jasaBab xiv memproduksi barang dan jasa
Bab xiv memproduksi barang dan jasa
 
Bab xi mengembangkan dan menetapkan harga produk
Bab xi mengembangkan dan menetapkan harga produkBab xi mengembangkan dan menetapkan harga produk
Bab xi mengembangkan dan menetapkan harga produk
 
Ruang Lingkup Bisnis International
Ruang Lingkup Bisnis InternationalRuang Lingkup Bisnis International
Ruang Lingkup Bisnis International
 
Sistem Akuntansi Bab 10 - Sistem Akuntansi Utang
Sistem Akuntansi Bab 10 - Sistem Akuntansi UtangSistem Akuntansi Bab 10 - Sistem Akuntansi Utang
Sistem Akuntansi Bab 10 - Sistem Akuntansi Utang
 
Bab xi mengembangkan dan menetapkan harga produk
Bab xi mengembangkan dan menetapkan harga produkBab xi mengembangkan dan menetapkan harga produk
Bab xi mengembangkan dan menetapkan harga produk
 
Makalah kelompok pengantar bisnis
Makalah kelompok pengantar bisnisMakalah kelompok pengantar bisnis
Makalah kelompok pengantar bisnis
 
Tugas Pengantar Bisnis
Tugas Pengantar BisnisTugas Pengantar Bisnis
Tugas Pengantar Bisnis
 
pengantar bisnis
pengantar bisnispengantar bisnis
pengantar bisnis
 
Perkembangan bisnis di indonesia tugas awal pengbis - STEPHANIE AKUN A UNJ 2016
Perkembangan bisnis di indonesia tugas awal pengbis - STEPHANIE AKUN A UNJ 2016Perkembangan bisnis di indonesia tugas awal pengbis - STEPHANIE AKUN A UNJ 2016
Perkembangan bisnis di indonesia tugas awal pengbis - STEPHANIE AKUN A UNJ 2016
 
BAB 3 sistem informasi sumber daya manusia
BAB 3   sistem informasi sumber daya manusiaBAB 3   sistem informasi sumber daya manusia
BAB 3 sistem informasi sumber daya manusia
 
Pb1 pendahuluan pengantar bisnis.ppt
Pb1  pendahuluan pengantar bisnis.pptPb1  pendahuluan pengantar bisnis.ppt
Pb1 pendahuluan pengantar bisnis.ppt
 
Makalah Rencana Usaha
Makalah Rencana UsahaMakalah Rencana Usaha
Makalah Rencana Usaha
 
Pengantar Bisnis - Materi perkuliahan oleh ARS
Pengantar Bisnis - Materi perkuliahan oleh ARSPengantar Bisnis - Materi perkuliahan oleh ARS
Pengantar Bisnis - Materi perkuliahan oleh ARS
 

Similar to Makalah pengantar bisnis

423234726-budaya-dan-etika-ini-ppt.ppt
423234726-budaya-dan-etika-ini-ppt.ppt423234726-budaya-dan-etika-ini-ppt.ppt
423234726-budaya-dan-etika-ini-ppt.pptNurmaOktavia
 
UNIVA BAB I Memahami Budaya Organisasi.pptx
UNIVA BAB I Memahami Budaya Organisasi.pptxUNIVA BAB I Memahami Budaya Organisasi.pptx
UNIVA BAB I Memahami Budaya Organisasi.pptxYuniAndri3
 
Budaya,kreativitas dan inovasi
Budaya,kreativitas dan inovasiBudaya,kreativitas dan inovasi
Budaya,kreativitas dan inovasiLutfiyand
 
Peran Budaya Organisasi dalam Mewujudkan Kinerja Organisasi
Peran Budaya Organisasi dalam Mewujudkan Kinerja OrganisasiPeran Budaya Organisasi dalam Mewujudkan Kinerja Organisasi
Peran Budaya Organisasi dalam Mewujudkan Kinerja OrganisasiMira Veranita
 
Sistem dan Proses Manajemen (Lanjutan)
Sistem dan Proses Manajemen (Lanjutan)Sistem dan Proses Manajemen (Lanjutan)
Sistem dan Proses Manajemen (Lanjutan)Angely Putry
 
M13 budaya organisasi
M13 budaya  organisasiM13 budaya  organisasi
M13 budaya organisasiJosua Sitorus
 
Budaya, Kreativitas, dan Inovasi
Budaya, Kreativitas, dan InovasiBudaya, Kreativitas, dan Inovasi
Budaya, Kreativitas, dan InovasiArum Puspitarini
 
Budaya, kreatifitas dan inovasi (Teori Organisasi Umum 2)
Budaya, kreatifitas dan inovasi (Teori Organisasi Umum 2)Budaya, kreatifitas dan inovasi (Teori Organisasi Umum 2)
Budaya, kreatifitas dan inovasi (Teori Organisasi Umum 2)dulkarin26
 
Pertemuan 2 Konsep dasar Budaya Organisasi.pptx
Pertemuan 2 Konsep dasar Budaya Organisasi.pptxPertemuan 2 Konsep dasar Budaya Organisasi.pptx
Pertemuan 2 Konsep dasar Budaya Organisasi.pptxMira Veranita
 
Budaya, Kreatifitas dan Inovasi
Budaya, Kreatifitas dan InovasiBudaya, Kreatifitas dan Inovasi
Budaya, Kreatifitas dan Inovasidevinadh
 
Budaya Organisasi - OS.pptx
Budaya Organisasi - OS.pptxBudaya Organisasi - OS.pptx
Budaya Organisasi - OS.pptxilalc
 
PRESENTASI_BUDAYA_ORGANISASI.pptx
PRESENTASI_BUDAYA_ORGANISASI.pptxPRESENTASI_BUDAYA_ORGANISASI.pptx
PRESENTASI_BUDAYA_ORGANISASI.pptxRaffiRamli
 
Artikel publikasi bo2
Artikel publikasi bo2Artikel publikasi bo2
Artikel publikasi bo2Rio Nugroho
 
PRESENTASI BUDAYA ORGANISASI (AZHAR ALIZA PUTRA) NPM 2120110103.pptx
PRESENTASI BUDAYA ORGANISASI (AZHAR ALIZA PUTRA) NPM 2120110103.pptxPRESENTASI BUDAYA ORGANISASI (AZHAR ALIZA PUTRA) NPM 2120110103.pptx
PRESENTASI BUDAYA ORGANISASI (AZHAR ALIZA PUTRA) NPM 2120110103.pptxssuserad6bfd
 
Budaya,kerativitas dan inovasi
Budaya,kerativitas dan inovasiBudaya,kerativitas dan inovasi
Budaya,kerativitas dan inovasiHarry Oktavianus
 
Bab ii tinjauan pustaka
Bab ii tinjauan pustakaBab ii tinjauan pustaka
Bab ii tinjauan pustakaLulu Nurul
 

Similar to Makalah pengantar bisnis (20)

423234726-budaya-dan-etika-ini-ppt.ppt
423234726-budaya-dan-etika-ini-ppt.ppt423234726-budaya-dan-etika-ini-ppt.ppt
423234726-budaya-dan-etika-ini-ppt.ppt
 
BUDAYA ORGANISASI
BUDAYA ORGANISASIBUDAYA ORGANISASI
BUDAYA ORGANISASI
 
UNIVA BAB I Memahami Budaya Organisasi.pptx
UNIVA BAB I Memahami Budaya Organisasi.pptxUNIVA BAB I Memahami Budaya Organisasi.pptx
UNIVA BAB I Memahami Budaya Organisasi.pptx
 
Budaya,kreativitas dan inovasi
Budaya,kreativitas dan inovasiBudaya,kreativitas dan inovasi
Budaya,kreativitas dan inovasi
 
Peran Budaya Organisasi dalam Mewujudkan Kinerja Organisasi
Peran Budaya Organisasi dalam Mewujudkan Kinerja OrganisasiPeran Budaya Organisasi dalam Mewujudkan Kinerja Organisasi
Peran Budaya Organisasi dalam Mewujudkan Kinerja Organisasi
 
Sistem dan Proses Manajemen (Lanjutan)
Sistem dan Proses Manajemen (Lanjutan)Sistem dan Proses Manajemen (Lanjutan)
Sistem dan Proses Manajemen (Lanjutan)
 
M13 budaya organisasi
M13 budaya  organisasiM13 budaya  organisasi
M13 budaya organisasi
 
Budaya, Kreativitas, dan Inovasi
Budaya, Kreativitas, dan InovasiBudaya, Kreativitas, dan Inovasi
Budaya, Kreativitas, dan Inovasi
 
Budaya, kreatifitas dan inovasi (Teori Organisasi Umum 2)
Budaya, kreatifitas dan inovasi (Teori Organisasi Umum 2)Budaya, kreatifitas dan inovasi (Teori Organisasi Umum 2)
Budaya, kreatifitas dan inovasi (Teori Organisasi Umum 2)
 
Pertemuan 2 Konsep dasar Budaya Organisasi.pptx
Pertemuan 2 Konsep dasar Budaya Organisasi.pptxPertemuan 2 Konsep dasar Budaya Organisasi.pptx
Pertemuan 2 Konsep dasar Budaya Organisasi.pptx
 
Budaya, Kreatifitas dan Inovasi
Budaya, Kreatifitas dan InovasiBudaya, Kreatifitas dan Inovasi
Budaya, Kreatifitas dan Inovasi
 
Budaya Organisasi - OS.pptx
Budaya Organisasi - OS.pptxBudaya Organisasi - OS.pptx
Budaya Organisasi - OS.pptx
 
PRESENTASI_BUDAYA_ORGANISASI.pptx
PRESENTASI_BUDAYA_ORGANISASI.pptxPRESENTASI_BUDAYA_ORGANISASI.pptx
PRESENTASI_BUDAYA_ORGANISASI.pptx
 
budaya organisasi
budaya organisasibudaya organisasi
budaya organisasi
 
Artikel publikasi bo2
Artikel publikasi bo2Artikel publikasi bo2
Artikel publikasi bo2
 
Eb bab 4
Eb bab 4Eb bab 4
Eb bab 4
 
Modul07_Budaya Organisasi
Modul07_Budaya OrganisasiModul07_Budaya Organisasi
Modul07_Budaya Organisasi
 
PRESENTASI BUDAYA ORGANISASI (AZHAR ALIZA PUTRA) NPM 2120110103.pptx
PRESENTASI BUDAYA ORGANISASI (AZHAR ALIZA PUTRA) NPM 2120110103.pptxPRESENTASI BUDAYA ORGANISASI (AZHAR ALIZA PUTRA) NPM 2120110103.pptx
PRESENTASI BUDAYA ORGANISASI (AZHAR ALIZA PUTRA) NPM 2120110103.pptx
 
Budaya,kerativitas dan inovasi
Budaya,kerativitas dan inovasiBudaya,kerativitas dan inovasi
Budaya,kerativitas dan inovasi
 
Bab ii tinjauan pustaka
Bab ii tinjauan pustakaBab ii tinjauan pustaka
Bab ii tinjauan pustaka
 

Makalah pengantar bisnis

  • 1. Makalah Pengantar Bisnis (Budaya Perusahaan) BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Budaya perusahaan atau budaya organisasi, berakar dari kata budaya yang berarti hasil interaksi antara aka budi manusia sebagai makhluk sosial dengan alam sekelilingnya, dalam upaya mencapai kesejahteraannya. Interaksi manusia di dalam organisasi akan membentuk Budaya Organisasi,yang akan mencerminkan tingkah laku dan tindakan organisasi dalam menghadapi persoalan baik internal maupun ekternal organisasi. 1.2 Permasalahan 1.2.1 Apa itu Budaya Perusahaan ? 1.2.2 Apa fungsi dari Budaya Perusahaan ? 1.3 Tujuan 1.3.1 Untuk mengetahui tentang Budaya Perusahaan. 1.3.2 Untuk mengetahui fungsi dari Budaya Perusahaan. BAB II TEORI DAN ISI 2.1 Budaya Perusahaan Budaya Perusahaan adalah budaya organisasi yang berlaku di sebuah perusahaan. Apa yang dimaksud dengan budaya organisai dinyatakan oleh Kotler (2000:42) sebagai berikut : A company’s organization consist of its structures, policies, and corporate culture, all of which can
  • 2. become dysfunctional in a rapidly changing business environmment. Sebuah organisasi perusahaan terdiri dari atas struktur, kebijakan, dan budaya perusahaan, semuanya bisa tidak berfungsi dalam lingkungan perusahaan yang cepat berubah. Struktur perusahaan serta kebijakannya dapat berubah mengikuti situasi, namun budaya perusahaan agak sulit mengikuti. Kemampuan merubah budaya perusahan merupakan kunci keberhasilan menyusun dan melaksanakan strategi perusahaan untuk masa depan. Biasanya budaya sebuah perusahaan atau organisasi sudah terbentuk sejak lama, sudah terbiasa, sudah mendarah daging, jadi kadang-kadang sulit untuk dirubah. Apanya yang sulit berubah ? Inilah yang dikatakan budaya, yang sulit dikatakan, tapi dapat dirasakan dna dilihat, yaitu semacam cerita, kepercayaan, keyakinan, pengalaman, norma, yang merupakan ciri khas sebuah perusahaan. Misalnya jika kita memasuki sebuah area perusahaan maka akan terasa dan terlihat bagaimana suasana, bagaimana cara karyawan, atau lingungan perusahaan menyambut tamu, cara mereka berpakaian, memberi salam, cara bicara, cara kerja sibuk, santai dsb. Dalam hal ini contoh dari pimpinan akn ditiru langsung oleh karyawan. Jadi faktor pemimpin sangat berpengaruh terhadap pembentukan budaya perusahaan. Budaya organisasi yang terbentuk dalam sebuah perusahaan sangat tergantung pada visi dan misi organisasi dan ini melekat pada pimpinan organisasi itu sendiri. Budaya ini akan membentuk perilaku keseluruhan personal perusahaan, yang dapat memperkuat nilai-nilai atau memperlemah nilai-nilai dalam bekerja. Nilai-nilai ini akan digunakan sebagai pedoman dalam organisasi yang kelak dapat membuat sebuah organisasi tampil beda dengan organisasi yang lain. Budaya organisasi dapat membuat karyawan gairah, disiplin, suka, memiliki moral tinggi atau sebaliknya, tidak bergairah, tidak disiplin, santai, atau malas, selalu mengharap imbalan dsb. Perbedaan latar belakang budaya dari setiap orang akan membuat perbedaan pula dalam cara mereka berperilaku. Adakalanya budaya organisasi merupakan sesuatu kekuatan yang tidak tampak, tapi sangat berpengaruh terhadap pikira, perasaan, dan tindakan seseorang dalam bekerja. Dalam organisasi bisa dilihat perangkat keras dari sebuah budaya seperi adanya struktur, kebijakan, peraturan, teknologi, keuangan, yang dapat diawasi dan di ukur. Namun ada pula perangkat lunak yang tidak tampak, yang bersifat kejiwaan menyangkut sisi kemanusiaan dari organisasi, seperti nilai, kepercayaan, keyakinan, norma-norma, kebiasaan yang sudah mendarah daging, yang sulit dikuantifisir, sulit diawasi, dan sulit dirubah. Robbins (1996:206) menyatakan : Organzation culture refers to a system of shared meaning held by members that distinguishes the organization from other organizations. Budaya organisaisi berarti sistem nilai dan kepercayaan yang dianut bersama oleh anggota organisasi yang membedakan organisasi itu dengan organisasi lainnya. Budaya organisasi berarti sistem nilai dan kepercayaan yang dianut bersama oleh anggotaa organisasi yang membedakan organisasi itu dengan organisasi lainnya. Dalam berbagai literatur banyak dikemukakan pengertian budaya organisasi, yang secara umum dapat disimpulkan bahwa budaya organisasi ialah keteraturan perilaku yang dapat dilihat, pada saat orang berinteraksi, seperti menggunakan kata-kata, simbol-simbol, mimik, kualitas kerja, penghargaan terhadap atasan atau bawahan. Contoh simbol-simbol misalnya seperti yang sering diceramahkan oleh Dai kondang Aa Gym yaitu hendaklah kita melaksanakan simbol berikut dalam pergaulan : SENYUM, SALAM, SAPA, SOPAN, SANTUN.
  • 3. Simbol – simbol tersebut dapat pula dijadikan budaya pada sebuah perusahaan, bila akan melayani tamu yang berkunjung keperusahaan. Lontarkan senyum terlebih dahulu, ucapkan salam dan sapa. Kemudian diikuti dengan tatacara yang sopan dan santun. Ada pula sebuah perusahaan yang mengutamakan simbol-simbol Keamanan, Kebersihan, Keinahan, Kesopanan dan Kepribadian dalam tata interaksi di perusahaannya. Manajemen sebuah perusahaan dapat saja menciptakan simbol-simbol lain yang harus dibudidayakan agar diikuti dan dibiasakan secara umum, misalnya simbol-simbol kerja keras, efisien, ikhlas, ihsan, kaizen (Jepang = unending improvement) tepat waktu, akurat, dsb. Pusdik Pertamina dalam Aan Komariah, (2004:191) menyatakan bahwa secara tipologis budaya organisasi dapat dibedakan : 1) Academy, yaitu budaya organisasi yang menekankan pada spesialisasi jabatan. Tipe ini menghendaki karyawn berasal dari suatu Perguruan Tinggi yang terkenal yang akan dididik dan ditempatkan pada suatu bidang kerja yang profesional; 2) Club, dalam hal ini budaya organisasi menjadi senioritas, loyalitas, komitmen dan pengalaman sebagai ciri khas budaya organisasi; 3) Baseball Team, mencari bakat-bakat muda yang dapat memberikan sumbanga yang cemerlang bagi kemajuan organisasi, tidak mementingkan umur, tapi yang penting adalah individu yang memiliki jiwa “entrepreneur” dan inovatif; 4) Fortress, menekankan pada kelangsungan hidup organisasi, survive melalui kepekaan terhadap tantagan-tantangan baru. Luthans dalam Aan Komariah (2004:25) mengemukakan ciri budaya organisasi sebagai berikut : 1) Peraturan yang berlaku yang harus dipenuhi 2) Norma-norma 3) Nilai-nilai yang dominan 4) Filosofi 5) Aturan-aturan 6) Iklim organisasi Ciri utama yang dominan dalam budaya organisasi diatas adanya pereturan, norma, aturan-aturan dan nilai-nilai. Kemudian dilihat pula iklim organisasi, suasana hubungan interaktif antar personil, atasan – bawahan, dan antara karyawan sendiri. Sedangka landasan filosofis adalah dasar hakiki yang dianut oleh para pemilik/ pendiri perusahaan tentang pandangan hidupnya, masa depan perusahaan, visi dan misi yang melandasi perilaku organisasi sebuah lembaga. Iskandar Kasim (2004;3) menyatakan bahwa paling penting sedikit ada sepuluh aspek organisasi yang akan membentuk Budaya Organisasi, baik itu merupakan Badan Usaha, Instansi Pemerintah atau lembaga lainnya yaitu: 1) Peraturan dan Kebijakan 2) Tujuan dan Ukuran 3) Kebiasaan dan Norma 4) Pelatihan 5) Perilaku Manajemen 6) Upacara dan Kejadian
  • 4. 7) Penghargaan dan Pengakuan 8) Komunikas 9) Lingkungan 10) Struktur Organisasi Kesepuluhan komponen ini, tidak perlu semuanya ada, tapi tergantung pada organisasinya, namun juga tidak satu komponenpun yang dapat berdiri sendiri membentuk Budaya Organisasi. Budaya Organisasi merupakan campuran dari aspek-aspek diatas. Melalui peraturan dan kebijaksanaan, Kebiasaan dan Norma serta Pelatihan, akan dapat membentuk suatu sikap dari seluruh personalyang ada diperusahaan. Demikian pula perilaku manajemen, upacara dan kejadian, penghargaan dan pengakuan, merupkan kebisasaan-kebiasaan yang diberlakukan dalam perusahaan akan menjadi panutan bagi seluruh karyawan yang kejadiannya akan berulang setiap periode tertentu. Komunikasi, Lingkungan, serta Struktur organisasi akan memperlihatkan bagaimana organisasi berhubungan dengan orang-orang baik internal maupun publik eksternal. Kebiasaan yang dilakukan dalam omunikasi ini akan menimbulkan kesan pada publik yang akan membuat image terhadap budaya organisasi itu sendiri. 2.1 Fungsi Budaya Organisasi Beach dalam Aan Komariah, (2004:192) menyatakan ada 7 fungsi sebagai berikut : 1) Memberi spesifikasi apa yang utama yang harus dilakukuan buat organisasi, sehingga ada standar pengurukuran baik terhadap keberhasilan ataupun kegagalan ; 2) Memberi pedoman bagaimana cara menggunakan resources, dan untuk apa digunakan ; 3) Menetapkan apa yang dapat diharapkan oleh organisasi dari karyawan, dan sebaliknya ; 4) Membuat metode pengawasan perilaku dalam organisasi, mana yang sah, dan mana yang tidak sah, dimana letak kekuasaan dan bagaimana menggunakan kekeuasaan ; 5) Menetapkan mana perilaku yang boleh dilakukana dan mana yang tidak, dan menetapkan hukuman atau penghargaan ; 6) Menentukan suatu tatanan bagaimana anggota harus menciptakan kebersamaan sesama anggota dan bagaimana menghadapi non anggota, dalam hal berkompetisi, bekerjasama, berlaku sopan, dsb ; 7) Memberi petunjuk kepada anggota bagaimana memperlakukan lingkungan eksternal, aggresively, exploitatively, responsibly or proactively. Sedangkan Robins (1996:253) menyatakan lima fungsi budaya organisasi, yaitu : 1) Membedakan satu organisasi dengan organisasi lainnya. 2) Meningkatkan sense of identity anggota. 3) Meningkatkan komitmen bersama. 4) Menciptakan stabilitas sistem sosial. 5) Membuat mekanisme pengendalian yang memandu dan membentuk sikap dan perilaku karyawan.
  • 5. Perusahaan yang ingin maju harus memiliki budaya organisasi, yang sudah tertata dnegan baik, serta diikuti oleh seluruh personal organisasi. Kelemahan-kelemahan yang terdapat dalam salah satu elemen budaya, harus segera diperbaiki, agar anggota organisasi tidak terlanjur membiasan diri dalam kelemahan yang ada. BAB III KESIMPULAN Jadi, Budaya Perusahaan adalah budaya organisasi yang berlaku di sebuah perusahaan. Biasanya budaya sebuah perusahaan atau organisasi sudah terbentuk sejak lama, sudah terbiasa, sudah mendarah daging, jadi kadang-kadang sulit untuk dirubah. Perbedaan latar belakang budaya dari setiap orang akan membuat perbedaan pula dalam cara mereka berperilaku. Adakalanya budaya organisasi merupakan sesuatu kekuatan yang tidak tampak, tapi sangat berpengaruh terhadap pikira, perasaan, dan tindakan seseorang dalam bekerja. Fungsi budaya organisasi adalah Membedakan satu organisasi dengan organisasi lainnya, meningkatkan sense of identity anggota, meningkatkan komitmen bersama, menciptakan stabilitas sistem sosial, membuat mekanisme pengendalian yang memandu dan membentuk sikap dan perilaku karyawan.