Permasalahan Pendidikan di Indonesia

35,289 views

Published on

Mata Kuliah Pengantar Pendidikan

Published in: Business, News & Politics

Permasalahan Pendidikan di Indonesia

  1. 1. Permasalahan Pendidikan di Indonesia Nurul Fadillah Diyan Fitria Arini Auliatika Arif Rachmanto
  2. 2. Identifikasi Masalah <ul><li>Permasalahan pendidikan di Indonesia </li></ul><ul><li>Mutu Pendidikan di Indonesia </li></ul><ul><li>rel e vansi pendidikan </li></ul><ul><li>pemerataan dan kesempatan </li></ul>
  3. 3. Permasalahan Pendidikan <ul><li>Mutu / Kualitas </li></ul><ul><li>Menurut hasil survei Competitiveness Year Book </li></ul><ul><li>kualitas pendidikan Indonesia berada di urutan 109 dunia dari 174 negara . </li></ul><ul><li>Indonesia berada pada urutan ke 17 dari 17 negara di Asia dibawah Vietnam. (Survei Political and Economic Risk Consultant (PERC). </li></ul>
  4. 4. <ul><li>Lalu, apa yang menjadi penyebab kualitas pendidikan di Indonesia rendah? </li></ul>
  5. 5. <ul><li>R endahnya kualitas sarana fisik </li></ul><ul><li>rendahnya sarana dan prasarana pendidikan </li></ul><ul><li>b. R endahnya kualitas dan kesejahteraan guru </li></ul><ul><li>Kebanyakan guru belum memiliki profesionalisme yang memadai </li></ul><ul><li>c. P restasi siswa </li></ul><ul><li>Anak-anak Indonesia ternyata hanya mampu menguasai 30% dari materi bacaan dan ternyata mereka sulit sekalimenjawab soal-soal berbentuk uraian yang memerlukan penalaran. Hal ini mungkin karena mereka sangat terbiasa menghafal dan mengerjakan soal pilihan ganda </li></ul><ul><li>d. M ahalnya biaya pendidikan </li></ul><ul><li>Pendidikan berkualitas itu mahal </li></ul>
  6. 6. 2. Relevansi Pendidikan Indonesia <ul><li>Masalah ini berkenaan dengan rasio antara tamatan yang dihasilkan satuan pendidikan dengan yang diharapkan satuan pendidikan di atasnya atau intitusi yang membutuhkan tenaga kerja, </li></ul><ul><li>banyaknya lulusan dari satuan pendidikan tertentu, yaitu sekolah kejuruan dan pendidikan tinggi yang belum atau bahkan tidak siap untuk bekerja. </li></ul><ul><li> </li></ul>
  7. 7. Masalah relevansi Berkaitan dengan: <ul><li>Efisiensi pengajaran di Indonesia </li></ul><ul><li>Efisien adalah bagaimana menghasilkan efektifitas dari suatu tujuan dengan proses yang lebih ‘murah’ </li></ul><ul><li>Beberapa masalah efisiensi pendidikan: </li></ul><ul><li>- Mahalnya biaya pendidikan </li></ul><ul><li>- Sistem pendidikan yang berubah-ubah </li></ul><ul><li>- Waktu pengajaran </li></ul>
  8. 8. Efektifitas Pendidikan di Indonesia <ul><li>B erkenaan dengan rasio antara tujuan pendidikan dengan dengan hasil pendidikan (output), artinya sejauh mana tingkat kesesuaian antara apa yang diharapkan dengan apa yang dihasilkan, baik dalam hal kuantitas maupun kualitas. </li></ul><ul><li>Pendidikan yang efektif adalah suatu pendidikan yang memungkinkan peserta didik untuk dapat belajar dengan mudah, menyenangkan dan dapat tercapai tujuan sesuai dengan yang diharapkan. </li></ul>
  9. 9. <ul><li>Efektifitas pendidikan di Indonesia masih rendah. Salah satu penyebabnya adalah tidak adanya tujuan pendidikan yang jelas sebelum kegiatan pembelajaran dilaksanakan. </li></ul><ul><li>Selama ini, anggapan pendidikan formal dinilai hanya menjadi formalitas saja untuk membentuk SDM Indonesia. Tidak peduli bagaimana hasil pembelajaran formal tsb yang terpenting adalah telah melaksanakan jenjang yang tinggi. </li></ul><ul><li>Setiap orang mempunyai kelebihan dibidangnya masing-masing. </li></ul>
  10. 10. 3. Pemerataan dan Kesempatan <ul><li>Pemerataan pendidikan mencakup dua aspek penting yaitu Equality dan Equity. Equality atau persamaan mengandung arti persamaan kesempatan untuk memperoleh pendidikan , sedangkan equity bermakna keadilan dalam memperoleh kesempatan pendidikan yang sama diantara berbagai kelompok dalam masyarakat. </li></ul>
  11. 11. Beberapa permasalahan yang dihadapi sektor pendidikan <ul><li>Keterbatasan daya tampung </li></ul><ul><li>Kerusakan sarana dan prasarana </li></ul><ul><li>Kurangnya tenaga pengajar </li></ul><ul><li>Proses pembelajaran yang konvensional (tradisional) </li></ul><ul><li>Keterbatasan anggaran </li></ul>
  12. 12. <ul><li>Masalah kesempatan pendidikan adalah rasio jumlah penduduk yang tertampung dalam satuan-satuan pendidikan. </li></ul><ul><li>Banyaknya individu lulusan SMA yang tidak melanjutkan pendidikan pada perguruan tinggi. Untuk bekerja mereka belum memiliki bekal yang memadai </li></ul>
  13. 13. Solusi dari Permasalahan Pendidikan <ul><li>Solusi sistemik, yakni solusi dengan mengubah sistem-sistem sosial yang berkaitan dengan sistem pendidikan. </li></ul><ul><li>Solusi teknis, yakni solusi yang menyangkut hal-hal teknis yang berkait langsung dengan pendidikan. Misalnya menyelesaikan masalah kualitas guru dan prestasi siswa </li></ul>
  14. 14. Beberapa Langkah Pemerintah <ul><li>Meningkatkan akses terhadap masyarakat untuk bisa menikmati pendidikan di Indonesia. Tolak ukurnya dari angka partisipasi </li></ul><ul><li>Menghilangkan ketidakmerataan di desa dan dikota, serta gender </li></ul><ul><li>Meningkatkan mutu pendidikan dengan meningkatkan kualifikasi guru dan dosen </li></ul><ul><li>Menambah jumlah jenis pendidikan di bidang kompetensi dan profesi sekolah kejuruan. Untuk menyiapkan tenaga siap pakai yang dibutuhkan </li></ul>
  15. 15. <ul><li>Berencana membangun infrastruktur seperti menambah jumlah komputer dan perpustakaan di sekolah-sekolah </li></ul><ul><li>Meningkatkan anggaran pendidikan. Untuk tahun ini dianggarkan 44 triliun rupiah </li></ul><ul><li>Penggunaan teknologi informasi dalam aplikasi pendidikan </li></ul><ul><li>Pembiayaann bagi masyarakat miskin untuk bisa menikmati fasilitas pendidikan. </li></ul>
  16. 16. <ul><li>TERIMA KASIH </li></ul>

×