Makalah karburator_www.r-automotif.blogspot.com

25,432 views

Published on

Makalah tentang sistem "KARBURATOR" pada mobil. www.r-automotif.blogspot.com

Published in: Automotive
3 Comments
9 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
25,432
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3,815
Actions
Shares
0
Downloads
612
Comments
3
Likes
9
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Makalah karburator_www.r-automotif.blogspot.com

  1. 1. MAKALAH KARBURATORNAMA SISWA :KELAS :PROGRAM KEAHLIAN :
  2. 2. KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul “KARBURATOR” Makalah ini berisikan tentang informasi Pengertian KARBURATOR atau yang lebih khususnya membahas KARBURATOR.Diharapkan Makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang KARBURATOR. Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karenaitu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kamiharapkan demi kesempurnaan makalah ini.Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin. KOTA 22 Oktober 2012
  3. 3. DAFTAR ISI i. Halaman Judul ii. Kata Pengantar iii. Daftar isiBAB I Sejarah Dan Pengembangan KarburatorBAB II Karburator a. Pengertian Karburator b. Type Karburator c. Cara kerja Karburator d. Tingkat Kecepatan Karburator e. Operasional Karburator f. Dasar Karburator g. Komponen-Komponen Karburator h. Komponen Karburator Dan FungsinyaBAB III Penutup
  4. 4. BAB ISEJARAH DAN PENGEMBANGAN KARBURATOR Karburator pertama kali ditemukan oleh Karl Benz pada tahun 1885 dan dipatenkanpada tahun 1886. Pada tahun 1893 insinyur kebangsaan Hungaria bernama János Csonka danDonát Bánki juga mendesain alat yang serupa. Adalah Frederick William Lanchester dariBirmingham, Inggris yang pertama kali bereksperimen menggunakan karburator pada mobil.Pada tahun 1896 Frederick dan saudaranya membangun mobil pertama yang menggunakanbahan bakar bensin di Inggris, bersilinder tunggal bertenaga 5 hp (4 kW), dan merupakanmesin pembakaran dalam (internal combution). Tidak puas dengan hasil akhir yang didapat,terutama karena kecilnya tenaga yang dihasilkan, mereka membangun ulang mesin tersebut,kali ini mereka menggunakan dua silinder horisontal dan juga mendisain ulang karburatormereka. Kali ini mobil mereka mampu menyelesaikan tur sepanjang 1.000 mil (1600 km)pada tahun 1900. Hal ini merupakan langkah maju penggunaan karburator dalam bidangotomotif. Karburator umum digunakan untuk mobil berhahan bakar bensin sampai akhir 1980-an. Setelah banyak kontrol elektronik digunakan pada mobil, penggunaan karburator mulaidigantikan oleh sistem injeksi bahan bakar karena lebih mudah terintegrasi dengan sistemyang lain untuk mencapai efisiensi bahan bakar.
  5. 5. BAB II KARBURATOR a. PENGERTIAN KARBURATOR Karburator adalah sebuah komponen dari motor yang berfungsi untuk mencampurkan ataumemadukan bahan bakar dan udara untuk sebuah mesin pembakaran dalam ( Internal Combusion ). karburator yang baik harus mampu membuat gas yang sempurna dan sesuai dengan kebutuhanmesin pada setiap tingkat penggunaan dan kecepatan putaran mesin. Untuk mendapatkan pembakaranyang sempurna dibutuhkan perbanbingan bensin dan udara dalam percampuran gas, menurut teoritisadalah 1:15. Artinya 1 gram bensin harus dicampur dengan 15 gram udara.Apabila perbandingancampurannya lebih dari 1:15 maka biasanya dikatakan campuran miskin, contoh 1:18. Apabilaperbandingan campuran kurang dari 1:15 maka dikatakan campuran kaya contoh, 1:12. Didalampraktek pada umumnya digunakan campuran kaya, ini untuk mendapatkan daya mesin yang lebihbesar (boros mesin). Dan dengan sebaliknya apabila menghendaki bahan bakar yang ekonomis makabisa digunakan campuran miskin. Untuk campuran miskin ini biasa digunakan pada mesin 4 takkarena gerakan motor ini tak secepat kerja motor 2 tak.
  6. 6. b. TYPE KARBURATOR Type karburator yang digunakan pada mesin motor ada 2 macam yaitu : 1. Karburator Arus Data yaitu karburator yang arah masuknya gas kedalam motor dengan arah datar, biasanya banyak digunakan pada motor buatan jepang. 2. Karburator Arus Turun yaitu karburator yang arah masuknya gas kedalam motor dengan arah turun, biasanya banyak digunakan pada motor vespa, Lambretta, Bajay dan sebagian pada motor jepang type SUZUKI FD 110 XC. c. CARA KERJA KARBURATOR Pada waktu mesin di hidupkan silinder mengadakan gerak isap maka isapan tersebut mengisapudara luar masuk ke dalam motor melalui spoeyer/jet, maka tekanan udara di permukaan jet rendahdan dari dalam spoeyer tadi memancarkan bensin. Sedangkan pancaran tersebut berupa kabutbensin/atomisasi yang disebabkan oleh adanya udara yang mengalir melalui saluran udara ke masing-masing spoeyer. Baik itu merupakan slow jet atau main jet. Sehingga dengan mudah bercampur udaramenjadi gas yang diperlukan oleh motor dan pencampuran ini disebut venture. Dan inilah cara kerjakarburator pada umumnya baik pada putaran mesin rendah maupun tinggi. d. TINGKAT KECEPATAN KARBURATOR Tingkat kecepatan karburator terbagi 4 yaitu : 1. Putaran Stasioner (langsam) Posisi handle gas = 0 / lepas gas pada tingkatan ini bagian yang berpengaruh ialah sekrup udara (air screw) dan sekrup gas (throttle stop sore), apabila terjadi ketidak normalan didalam hidupnya mesin maka yang diperlukan di setel hanya dua bagian ini. 2. Putaran Rendah Diatas stasioner gas = 0 / 1/8. Pada tingkatan ini alat komponen karburator yang berpengaruh ialah sekrup udara dan coakan pada katup gas atau coak sekrup (cut away). 3. Putaran Menengah Diatas 1/8 sampai 3/4 gas, dan pada tingkatan ini komponen yang berpengaruh hanyalah coakan skep dan posisi tinggi jarum skepnya. 4. Putaran Tinggi Diatas 3/4 gas sampai dengan full yang berpengaruh pada tingkatan ini hanyalah besarnya lubang main jet.
  7. 7. e. OPERASIONAL KARBURATOR Pada setiap saat beroperasinya, karburator harus mampu : a. a.Mengatur besarnya aliran udara yang masuk kedalam ruang bakar b. b.Menyalurkan bahan bakar dengan jumlah yang tepat sesuai dengan aliran udara yang masuk kedalam ruang bakar sehingga rasio bahan bakar/udara tetap terjaga. c. Mencampur airan udara dan bahan bakar dengan rata dan sempurna Hal diatas bakal mudah dilakukan jika saja bensin dan udara adalah fluida ideal; tapikenyataannya, dengan sifat alami mereka, yaitu adanya viskositas, gaya gesek fluida, inersia fluida,dan sebagainya karbrator menjadi sangat kompleks dalam mengatasi keadaan tidak ideal ini. Jugakarburator harus tetap mampu memproduksi campuran bensin/udara yang tepat dalam kondisi apapun,karena karburator harus beroperasi dalam temperatur, tekanan udara, putaran mesin, dan gayasentrifugal yang sangat beragam. Karburator harus mampu beroperasi dalam keadaan: a. Start mesin dalam keadaan dingin b. Start dalam keadaan panas c. Langsam atau berjalan pada putaran rendah d. Akselarasi ketika tiba-tiba membuka gas e. Kecepatan tinggi dengan gas terbuka penuh f. Kecepatan stabil dengan gas sebagian terbuka dalam jangka waktu yang lamaKarburator modern juga harus mampu menekan jumlah emisi kendaraan. f. DASAR KARBURATOR Karburator pada dasarnya merupakan pipa terbuka dikedua ujungnya, dalam pipa ini udarabergerak menuju intake mainfold menuju kedalam mesin/ruang bakar. Pipa ini berbentuk venturi,yaitu dari satu ujung permukaannya lebar lalu menyempit dibagian tengah kemudian melebar lagi diujung satunya. Bentuk ini menyebabkan kecepatan aliran udara meningkat ketika melewati bagianyang sempit.
  8. 8. Pada tipe venturi tetap, diujung karburator dilengkapi dengan katup udara berbentuk kupu-kupu yang disebut sebagai throttle valve (katup gas), yaitu semacam cakram yang dapat berputaruntuk menutup dan membuka pergerakan aliran udara sehingga dapat mengatur banyaknya campuranudara/bahan bakar yang masuk dalam ruang bakar. Banyaknya campuran udara/bahan bakar inilahyang menentukan besar tenaga dan/atau kecepatan gerak mesin. Pedal gas, atau pada sepeda motor,grip gas dihubungkan langsung dengan katup ini melalui kabel. Namun pada tipe venturi bergerak,keberadaan katup ini tidak ditemukan karena yang mengatur besarnya aliran udara/bahan bakar adalahukuran venturi itu sendiri yang dapat berubah-ubah. Pedal atau grip gas dihubungkan dengan pistonyang mengatur celah sempit dalam venturiBahan bakar disemburkan kepada aliran udara melalui saluran-saluran kecil yang terdapat dalam ruangsempit dalam venturi. Tekanan rendah dari udara yang bergerak dalam venturi menarik bahan bakardari mangkuk karburator sehingga bahan bakar ini tersembur dan ikut aliran udara. Saluran-saluran inidisebut jet.Buka gas dari langsam Ketika handle gas dibuka sedikit dari posisi tertutup penuh, ada bagian venturi yang memilikitekanan lebih rendah akibat tertutup katup yang sedang berputar. Pada bagian ini karburatormenyediakan jet yang lebih banyak dari bagian lainnya untuk meratakan distribusi bahan bakar dalamaliran udara. g. KOMPONEN-KOMPONEN KARBURATOR
  9. 9. 1. Power Piston 13. Pelampung2. Slow Jet 14. Power Valve (katup tenaga)3. Katup Solenoid 15. Jet Utama Primer4. Breaker Cuk 16. Power Jet (jet penambah tenaga)5. Nozel Utama Primer 17. Sekrup Penyetel Campuran Idle6. Katup Cuk 18. Sumbat7. Jet Pompa 19. Slow Port8. Nozel Utama Sekunder 20. Idle Port9. Pemberat (discharge weight) 21. Katup Trotel Primer10. Pluyer Pompa 22. Katup Trotel Sekunder11. Katup Termostat 23. Katup Putaran Tinggi12. Katup Jarum 24. Jet Utama Sekunder
  10. 10. 1. Slang & Katup Termostat2. Sekrup Lengan Pompa3. Penghubung Pompa4. Penghubung Idle Tinggi5. Corong Udara (air horn) 8. Pelampung & Pen Pivot Pelampung 9. Katup Jarum 10. Pluyer Pompa 11. Power Piston & Pegas 12. Sekrup Katup 13. Katup Cuk 14. Poros Katup Cuk 15. Pegas Pembebas Katup Cuk
  11. 11. 1. Pemberat & Bola Baja Pompa Akselerasi 6. Jet Utama Sekunder2. Pegas Penahan Pompa & Bola Baja 7. Venturi Kecil Primer3. Slow Jet 8. Venturi Kecil Sekunder4. Katup Power & Power Jet 9. Tutup Katup Termostat5. Jet Utama Primer 10. Katup Solenoid 1. Sekrup Penyetel Campuran Idle 2. Baut 3. Baut Saluran Vakum
  12. 12. h. KOMPONEN KARBURATOR DAN FUNGSINYA Di bawah ini adalah beberapa komponen karburator berikut dengan fungsinya :1. Mangkok karburator ( float chamber ) Berfungsi untuk menyimpan bensin pada waktu belum digunakan.2. Klep / Jarum Pelampung Berfungsi untuk mengatur masuknya bensin kedalam mangkok karburator.3. Pelampung ( float ) Berfungsi untuk mengatur agar tetapnya bahan bakar didalam mangkok karburator.4. Skep / Katup Gas Berfungsi untuk mengatur banyaknya gas yang masuk kedalam silinder.5. Pemancar Jarum ( main jet / needle jet ) Berfungsi untuk memancarkan bensin waktu motor di gas besarnya diatur oleh terangkatnya jarum skep.6. Jarum Skep / Jarum Gas ( jet needle ) Berfungsi untuk mengatur besarnya semprotan bensin dari main nozzle pada waktu motor di gas.7. Pemancar besar / induk ( main jet ) Berfungsi untuk memancarkan bensin waktu motor di gas full ( tinggi ).8. Pemancar kecil / stasioner ( slow jet ). Berfungsi untuk memancarkan bensin waktu langsam / stationer.9. Sekrup Gas / Baut Gas ( throttle screw ) Berfungsi untuk setelan posisi skep sebelum di gas.10. Skrup udara / baut udara ( air Screw ) Berfungsi untuk mengatur banyaknya udara yang akan dicampur dengan bahan bakar.11. Katup Cuk ( choke valve ) Berfungsi untuk menutup udara luar yang masuk ke karburator sehingga gas menjadi kaya digunakan pada waktu start.
  13. 13. BAB III PENUTUP Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalammakalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuandan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini. Penulis banyak berharap para pembaca yang budiman bersedia memberikan kritik dan saranyang membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dan dan penulisan makalah dikesempatan-kesempatan berikutnya. Semoga makalah ini berguna bagi penulis pada khususnya jugapara pembaca yang budiman pada umumnya.

×