Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Penerapan Layanan
Integrasi (Direct Service)
untuk Transjakarta BRT
Photo : Adjie Triwibowo
Outline
Penerapan Direct Service Fase 1
Desain Infrastruktur
BRT sebagai Angkutan Massal
2
Desain Infrastruktur
Perbaikan ...
Volume Penumpang Jam Puncak (Pnp/Jam/Arah)
3
Frekuensi Bus (Bus/Jam/Arah
4
Jumlah Station BRT
5
Ilustrasi Biaya BRT dengan moda lain
426 Km BRT 40 Km Monorail
MRT Jakarta dengan
Biaya 17 Triliun
Untuk Membangun
14 km.
...
Jaringan “Trunk-Line” Transjakarta
7
Rute Angkutan Umum Jakarta Per Juli 2013
KOTA
P GADUNG
KALIDERES
ANCOL
PRIOK
PLUIT
Transjakarta dengan 12
Koridor berlaku ...
Berbagai Konsep BRT yang ada di dunia
9
Trunk-Feeder selain memaksa penumpang untuk melakukan transfer, juga memerlukan lahan
terminal yang luas, seperti di Bogota
Americas Terminal, Bogota – Memerlukan Lahan yang besar di terminal (65.000 m2)
Direct Service di Guangzhou
Direct Service BRT di Guangzhou hanya memiliki panjang BRT Corridor 23 km, namun
mencakup 31 r...
Gangding BRT Station (Before) – Konflik Sesama Pengguna Jalan
Gangding BRT Station – Kecepatan semua pengguna Jalan Lambat
Karl Fjellstrom, itdp-china.org
Gangding BRT Station, Kecepatan Meningkat bagi Bus dan Kendaraan Pribadi
Karl Fjellstrom, itdp-china.org
Gangding BRT station – 3 stopping areas or ‘sub-stops’
Karl Fjellstrom, itdp-china.org
Bus BRT yang beroperasi diluar koridor BRT
Keuntungan Integrasi Direct Service
Transjakarta
• Meningkatkan Kecepatan Bus pada
saat di jalur Busway
• Memperluas Netwo...
Kriteria Pemilihan Rute
• Pemilihan Rute berdasarkan
Jumlah Frekuensi Bus dan %
Singgungan dengan BRT
Corridor
• Kriteria ...
Ilustrasi Dampak Direct Service Terhadap Kapasitas
Lajur BRT
BRT Station Route
Regular Bus TRANSJAKARTA Direct Service + T...
Fase 1 Direct Service : Koridor 1&6
Frekuensi/ Overlap
21
• Integrasi 9 Rute Kopaja & Metromini dengan koridor 1 dan 6
• M...
Contoh Rute yang dilayani Direct Service
22
P-15 (Overlap dengan 6 BRT Stations koridor 1) S-75 (overlap dengan 8 BRT stat...
Revenue Sharing
Model - Alternative
•Pendapatan Tiket Dapat
dibagi antara Off-BRT
dan dalam BRT segmen
• Untuk Tarif Penum...
Pengelolaan Sistem Direct Service
Guangzhou
Mayor
Transportation
Commission
KGC (transit planning
agency)
BRT operators
TS...
Menawarkan Layanan‘Direct Service’Ke
operatordi rute eksisting (Kopaja – Metromini)
TenderLayanandan KontrakOperator
Baru ...
Estimasi Jumlah Penumpang
Rute
Penumpang/Hari Pendapatan Perhari setelah Direct Service
Pembayaran Km Per hari
dari Transj...
Pilot Project Kopaja AC P.20
25 Armada Baru
Frekuensi 11 bus/jam
Penumpang yang naik dari
Halte BRT 2,600/hari (11%
dari p...
Dampak Positif dari P.20 AC
Parameter Sebelum Setelah Integrasi % Perbedaan
Frekuensi Bus
(Bus/Jam/Arah)
23 33 43%
Volume ...
Desain Infrastruktur – Ukuran Halte
• Karena tingginya Frekuensi dan Jumlah
Penumpang dalam Halte, maka halte perlu
diperl...
Konsep Sub-Stop
Ilustrasi Sub-Stop
30
Application of Sub-stop in Guangzhou BRT Sub-stop in Transmilenio BRT
SubStop in Bogota
31
SubStop in Guangzhou
SubStop in Lima
34
Sub Stop in Cali (Colombia) 35
Lima BRT on Highway
BRT Design in KL – Highway
Koridor 1
Desain Station 3 Substop
Overtaking Lane
39
Sebagian besar Halte di Koridor 1 diperpanjang dari 30
meter menjadi...
Koridor 1 - Tosari Menara
BCA
40
Station Tosari Diperpanjang ke utara
mendekati Bundaran HI
Jembatan di 2 sisi (UOB dan Me...
TOSARI STATION – CORRIDOR 1
TOSARI BRT STATION – CORRIDOR 1 DESIGN
Koridor 1 – Bendungan Hilir
Lokasi Penempatan Halte
43
Potongan Melintang
44
• Jumlah Lajur di jalur cepat tidak mengalami perubahan (tetap 3 lajur)
• Jalur hijau antara jalur c...
Tampak Atas – Bendungan Hilir
Jalur Hijau
BendunganHilirRaya
45
Jalur Hijau
Garnisun
46
47
48
Contoh Modifikasi Jalur sekitar station - Guangzhou
Sarinah Station – 2+1 Sub Stop
Rusun Kebon Kacang
49
Sarinah Dept Store
• Station Sarinah dibagi menjadi sisi Utara (1 Sub...
Potongan Melintang Sarinah
50
Sisi Selatan Sisi Utara
SARINAH BRT STATION– CORRIDOR 1
52
SARINAH BRT STATION– CORRIDOR 1 DESIGN
53
54
Masjid Agung 55
Bundaran Senayan
Gelora Bung Karno
Polda Metro
Bendungan Hilir
Karet
Setiabudi
Dukuh Atas
Sudirman BRT – Railway Station
Tosari
Bundaran HI
Sarinah
Koridor 6
Desain Station 1 Sub-Stop+
BRT
BRT
67
Pintu 1 Pintu 2
• Diaplikasikan pada Station Koridor 6 dari mulai Deptan h...
1 Sub-Stop Station - Imigrasi
Kantor Imigrasi
Jaksel
Eksisting
68
Desain
At-Grade Access dengan 1 Akses Masuk & 2 akses Ke...
Potongan Melintang – Imigrasi
69
Desain Station Offset – Duren Tiga
Beberapa Segmen di Koridor 6 memerlukan 2 sub-stop,
namun lebar jalan hanya 28.4 meter....
Lokasi Penempatan Halte – Duren Tiga
71
72
73
74
75
76
Motif Betawi di Station sebagai Ciri khas kota Jakarta
Offset Station - Lima 77
Koridor 6
2 Sub Stop (Kuningan – Setiabudi)
MonorelMonorel
78
• Segmen Kuningan – Setiabudi desain Station dengan 2 sub-st...
Layout Station
Karet Kuningan
Eksisting Desain
KPK
Wisma
Bakrie
79
Eksisting Desain
80
81
Deptan
82
SMK57
Jatipadang
Pejaten Village
Pejaten Village
Buncit Indah
RS JMC
JMC (NEW)
Warung Jati Barat (NEW)
Warung Jati
Imigrasi
Mampang Prapatan 4 (New)
Mampang Prapatan
Kuningan Timur
Patra Kuningan
Graha Irama
Depkes
Ariobimo
Sentral
GOR Sumantri
Pasar Festival / GOR Sumantri
Kunigan Madya
Wisma
Bakrie
Karet Kuningan
Gedung Lina
Setiabudi Utara
Menara
Imporium
Connecting Bridge – Medan
100
Simpang Gatot
Subroto
101
• Perubahan menjadi 2 fase
• Right Turn Traffic dari Pancoran menuju
Kuningan dialihkan untuk me...
New U-Turn Tendean
102
New U-Turn
Kuningan Timur
Simpang Tendean
103
• Perubahan menjadi 3 fase
• Right Turn Traffic untuk Mobil dari
Tendean menuju Buncit dialihkan untuk...
Traffic Management
di sekitar Kawasan
Blok M
Pengalihan Arus menjadi 1 arah di
• Trunojoyo & Kyai Maja (arah Barat)
• Hang...
Off-Corridor Bus Stop
• Di beberapa titik-titik penumpang yang
berada diluar koridor BRT, perlu
disediakan Bus Stop/Bus Po...
MRT-BRT Connection
106
Model Integrasi BRT – MRT
Integrasi BRT – MRT dan Shopping
centre di Guangzhou
(Dengan Tunnel)
107
Beberapa Stasiun MRT ak...
BRT Station
Area
Integrasi KRL - BRT
Sudirman New BRT Station
Layout
Tunnel Access
Saat ini
walking
distance dari
Stasiun ...
At Grade Crossing & Tunnel – JL BLORA
Sudirman New BRT Station
Sudirman New BRT Station
Tunnel Access
111
112
113
114
SUDIRMAN NEW BRT STATION– CORRIDOR 1
115
SUDIRMAN NEW BRT STATION– CORRIDOR 1 DESIGN
Fase Pengembangan Selanjutnya
Untuk pengembangan Direct
Service Fase Berikutnya,
Seleksi dilakukan untuk
seluruh rute angk...
No Rute Operator
Overlap
Koridor
Frekue
nsi
%Overlap
1 43b_Tj.Priok-Cililitan PPD 7 12 100%
2
T.502_Tn.Abang-
Cawang
Kopaj...
Fase 3 : Koridor 3,8 & 9
118
No Rute Operator
Overlap
Koridor
Frekuensi %Overlap
1 B.88_Slipi-Kalideres Kopaja 3 30 75%
2 ...
Jarak yang ditempuh penumpang untuk mengakses halte BRT saat ini cukup panjang (sekitar 100 meter
dengan Ramp), sehingga t...
4m
Assafa Sufiani@ITDP
30 m
4m
20
Stairs
6 m
Untuk Station yang tidak masuk pengembangan Fase 1, Solusi jangka pendek yang...
121
Untuk Fase 1 Direct service sepanjang Sudirman Thamrin, disediakan 2 akses (Ramp dan Tangga) sehingga
dapat menghemat ...
Route Alternatif Kombinasi Armada
Hanya
bus 9
meter
Bus 9 &
10 meter
Bus 9 &
12 meter
Bus 9 &
18 meter
Bus 10 &
12 meter
B...
Bike Sharing
• Public Bike (Sepeda Umum) yang
disediakan untuk digunakan sebagai
akses Angkutan Umum
• Tarif Penggunaan Mu...
JAKARTA BIKE SHARING
• 100 lokasi di kawasan Sudirman-Thamrin-
Kuningan-Senayan
• 2000 Sepeda
• Terintegrasi dengan Statio...
Konsep Greenways
Lingkungan Pemukiman Yang
Aman dan Nyaman
Sebagai lingkungan pemukiman,
maka wilayah Kampung Bali
Lingkun...
Kampung Bali
Abdul Muis
Monas
126
Waduk Melati
Kebon Kacang
Konektivitas Greenways
untuk Meningkatkan
Konektivitas dari Ar...
Greenways Kebon Kacang 9
127
Greenways Kebon Kacang 30
128
•Greenways fase satu berakhir pada
Waduk Kebon Melati, Tanah Abang.
• Sebagai water frontage di sekeliling
waduk untuk rek...
Waduk MelatiWaduk Melati
130
Estimasi Biaya Konstruksi Stasiun & Koridor
No Komponen Biaya Koridor 1 Biaya Koridor 6 Total
I REKAYASA JALAN Rp 48,240,7...
Implementasi Fase 1
• Dengan Target pengadaan Armada bus sedang selesai
akhir 2013, maka Rekonstruksi sudah harus dimulai
...
133
Terima Kasih
ITDP TRANSJAKARTA DIRECT SERVICE FINAL DESIGN PRESENTATION
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

ITDP TRANSJAKARTA DIRECT SERVICE FINAL DESIGN PRESENTATION

1,766 views

Published on

  • Be the first to comment

ITDP TRANSJAKARTA DIRECT SERVICE FINAL DESIGN PRESENTATION

  1. 1. Penerapan Layanan Integrasi (Direct Service) untuk Transjakarta BRT Photo : Adjie Triwibowo
  2. 2. Outline Penerapan Direct Service Fase 1 Desain Infrastruktur BRT sebagai Angkutan Massal 2 Desain Infrastruktur Perbaikan Aksesibilitas Desain Simpang
  3. 3. Volume Penumpang Jam Puncak (Pnp/Jam/Arah) 3
  4. 4. Frekuensi Bus (Bus/Jam/Arah 4
  5. 5. Jumlah Station BRT 5
  6. 6. Ilustrasi Biaya BRT dengan moda lain 426 Km BRT 40 Km Monorail MRT Jakarta dengan Biaya 17 Triliun Untuk Membangun 14 km. Pemprov DKI selama 7 Tahun menghabiskan 5 40 Km Monorail 14 Km Elevated Rail 7 Km Subway MRT menghabiskan 5 Triliun Rupiah Untuk Infrastruktur dan Subsidi Transjakarta
  7. 7. Jaringan “Trunk-Line” Transjakarta 7
  8. 8. Rute Angkutan Umum Jakarta Per Juli 2013 KOTA P GADUNG KALIDERES ANCOL PRIOK PLUIT Transjakarta dengan 12 Koridor berlaku sebagai Tulang Punggung, namun tidak ada integrasi dengan rute bus yang lain (250 rute) BLOK M RAGUNAN KP RAMBUTAN P GEBANG L BULUS
  9. 9. Berbagai Konsep BRT yang ada di dunia 9
  10. 10. Trunk-Feeder selain memaksa penumpang untuk melakukan transfer, juga memerlukan lahan terminal yang luas, seperti di Bogota
  11. 11. Americas Terminal, Bogota – Memerlukan Lahan yang besar di terminal (65.000 m2)
  12. 12. Direct Service di Guangzhou Direct Service BRT di Guangzhou hanya memiliki panjang BRT Corridor 23 km, namun mencakup 31 rute bus dan jaringan jalan sepanjang 273 km BRT Corridor
  13. 13. Gangding BRT Station (Before) – Konflik Sesama Pengguna Jalan
  14. 14. Gangding BRT Station – Kecepatan semua pengguna Jalan Lambat Karl Fjellstrom, itdp-china.org
  15. 15. Gangding BRT Station, Kecepatan Meningkat bagi Bus dan Kendaraan Pribadi Karl Fjellstrom, itdp-china.org
  16. 16. Gangding BRT station – 3 stopping areas or ‘sub-stops’ Karl Fjellstrom, itdp-china.org
  17. 17. Bus BRT yang beroperasi diluar koridor BRT
  18. 18. Keuntungan Integrasi Direct Service Transjakarta • Meningkatkan Kecepatan Bus pada saat di jalur Busway • Memperluas Network dan rute BRT • Meminimalisir Transfer bagi penumpang • Upaya memperbaiki angkutan umum “Non-Transjakarta” saat ini Kondisi Angkutan Saat ini “Non-Transjakarta” saat ini • Meningkatkan Kapasitas Jalur Busway dan memperkecil Headway • Meningkatkan Jumlah Penumpang yang menggunakan BRT secara Keseluruhan Non-BRT buses running outside BRT Lane High Passenger Demand Peningkatan Kapasitas dan Pengembangan Transjakarta paling cepat dan Efektif adalah melalui sistem Direct Service
  19. 19. Kriteria Pemilihan Rute • Pemilihan Rute berdasarkan Jumlah Frekuensi Bus dan % Singgungan dengan BRT Corridor • Kriteria pemilihan rute Frekuensi >12 bus/jam 40% overlap dengan BRT Corridor 19
  20. 20. Ilustrasi Dampak Direct Service Terhadap Kapasitas Lajur BRT BRT Station Route Regular Bus TRANSJAKARTA Direct Service + Transjakarta Lane Cap- acity Incr- ease Freq/ Hr Occu/ Hr Freq/ Hr Occu/ Hr Headway (Minute) Capacity (Pax/Hr) Freq/ Hr Occu/ Hr Headway (Minute) Capacity (Pax/Hr) Bunderan HI S.640 26 410 40 3,884 1.5 6,400 108 4,596 0.56 9,120 43% P.19 42 302 40 3,884 Depkes S.66 19 687 33 2,246 1.82 2,805 71 3,447 0.66 4,325 54% P.20 19 514 33 2,246 Gatsu Jamsostek S.66 19 943 32 1,862 1.88 4,480 84 4,091 0.44 7,200 61% S.640 33 1,286 32 1,862 Halimun S.66 19 1,013 42 2,659 1.43 3,570 61 3,672 0.8 4,425 24% Mampang S.75 33 355 26 2,230 2.31 2,210 96 3,365 0.61 5,010 127%P.20 19 455 26 2,230 Mampang Prapatan 2.31 2,210 96 3,365 0.61 5,010 127%P.20 19 455 26 2,230 T.57 18 325 26 2,230 Pasar Induk T.57 18 520 12 790 5 1,020 30 1,310 1.76 1,830 79% Ps Cempaka Putih P.07 24 730 29 2,045 2.07 2,465 53 2,775 0.95 3,545 44% Setiabudi S.640 33 1,294 40 3,884 1.5 6,400 133 5,178 0.45 10,585 65%P.15 18 1,294 40 3,884 P.19 42 1,571 40 3,884 Slamet Riyadi T.502 14 977 40 3,035 1.5 3,400 54 4,012 0.87 4,030 19% SMK 57 P.20 19 375 25 1,735 2.4 2,125 44 2,110 1.46 2,980 40% Sunter Klp Gading P.07 24 485 15 670 4 1,275 39 1,155 1.54 2,355 85% Dengan Direct service, Kapasitas Lajur Meningkat dan Headway berkurang secara drastis
  21. 21. Fase 1 Direct Service : Koridor 1&6 Frekuensi/ Overlap 21 • Integrasi 9 Rute Kopaja & Metromini dengan koridor 1 dan 6 • Menambah cakupan area yang dilayani BRT sepanjang 55 km diluar koridor BRT • Meningkatkan pengguna Transjakarta hampir 2 kali lipat No Trayek Rute Frekuensi/ Jam Overlap (%) 1 MM-S 640 Ps. Minggu - Tn Abang 33 62% 2 MM-S 75 Ps. Minggu - Blok M 33 45% 3 KPJ-P 19 Ragunan - Tn Abang 42 50% 4 KPJ-S 66 Manggarai - Blok M 19 88% 5 KPJ-P 20 Lebak Bulus - Senen 19 49% 6 KPJ-T 57 Kp Rambutan - Blok M 18 67% 7 MM-P 15 Semanggi – Senen 11 78% 8 KPJ-S 620 Manggarai – Blok M 13 42% 9 KPJ-S 612 Ragunan – Melayu 10 41%
  22. 22. Contoh Rute yang dilayani Direct Service 22 P-15 (Overlap dengan 6 BRT Stations koridor 1) S-75 (overlap dengan 8 BRT stations koridor 6)
  23. 23. Revenue Sharing Model - Alternative •Pendapatan Tiket Dapat dibagi antara Off-BRT dan dalam BRT segmen • Untuk Tarif Penumpang dari Luar koridor, pendapatan diambil oleh Operator 23 •Untuk Tarif penumpang dari Halte Busway, Pendapatan diambil oleh Transjakarta • Selama Berjalan di Koridor BRT, Operator Dibayar per-km sesuai panjang overlap dengan Koridor BRT Untuk Menjaga Kualitas Pelayanan Maka Perlu ada Kontrak Kerjasama antara Transjakarta dengan operator direct service untuk mengatur hal- hal berikut: - Headway dan Frekuensi Bus - Standar Kualitas Pelayanan - Pembayaran Rp/Km dan pendapatan tiket - Sanksi dan Penalti Penting Untuk Dicatat
  24. 24. Pengelolaan Sistem Direct Service Guangzhou Mayor Transportation Commission KGC (transit planning agency) BRT operators TSCAC (bus stop & terminal manag’t agency) BRT management Bike sharing YCT (smart card company)² 24 BRT operators (3 groups, 7 companies)³ BRT management company BRT Control Center¹ No. 3 Bus Company (station fare collection – cash & card pay) Clearing House Station cleaning and maintenance company Bike sharing company 1. Control Centre menyediakan data Bu-km, yang telah disesuaikan dengan penalti , komplain dan kesesuaian dengan kontrak. Data ini menjadi dasar pembayaran pendapatan untuk operator 2. Smart Card Company menyetorkan uang ke Clearing House berdasarkan jumlah penggunaan smart Card di bus dan di Station 3. Operator bus menyetorkan pendapatan yang didapat dari luar koridor kepada Clearing House. Pembukaan kotak uang (Fare Box) dari bus dilakukan didepan seluruh perwakilan operator bus dan BRT Management
  25. 25. Menawarkan Layanan‘Direct Service’Ke operatordi rute eksisting (Kopaja – Metromini) TenderLayanandan KontrakOperator Baru untuksisa layanan di rute yang sama atau untukbeberaparute Mekanisme Pemilihan Operator 25 KontrakLayanan Baru untukOperator Ex Kopaja-Metromini untukInvestasi, Operasi dan Perawatanbus layanan‘Direct Service’ Penghapusan Izin Trayeksecara Gradual untuk Operatoryang tidak bergabung ke sistem “Direct Service’ KontrakLayanan Baru untukInvestasi, Operasi dan Perawatanbus layanan‘Direct Service’ Kontrak Layanan Dengan UP/BUMD Transjakarta Opsi untukScrap Armada Lama
  26. 26. Estimasi Jumlah Penumpang Rute Penumpang/Hari Pendapatan Perhari setelah Direct Service Pembayaran Km Per hari dari Transjakarta ke Operator per rute Off-BRT Segment BRT Segment Off-BRT Segment (Untuk Operator) BRT Segment (Untuk Transjakarta) S75 6,284 3,230 Rp 33,080,000 Rp 17,000,000 Rp 10,745,000 S620 2,275 1,248 Rp 11,970,000 Rp 6,570,000 Rp 4,930,000 S66 13,735 4,397 Rp 72,290,000 Rp 23,140,000 Rp 34,690,000 Estimasi Penumpang Direct Service Koridor 6 • Jumlah penumpang per hari Koridor 6 saat ini 26,000 penumpang • Integrasi 4 rute di koridor 6 akan menambah jumlah penumpang BRT koridor 6 sebanyak 24,500 (kenaikan ~100% ) • Jika ditambahkan dengan penumpang yang naik dari segmen OFF-BRT maka ada tambahan 55,000 penumpang yang menggunakan sistem direct service ini per harinya di koridor 6 • Estimasi ini tidak memperhitungkan dampak shifting dari kendaraan pribadi 26 S66 13,735 4,397 Rp 72,290,000 Rp 23,140,000 Rp 34,690,000 P20 33,466 15,687 Rp 176,130,000 Rp 82,560,000 Rp 57, 450,000 Total 55,760 24,562 Rp 293,470,000 Rp 129,280,000 Rp 114,520,000
  27. 27. Pilot Project Kopaja AC P.20 25 Armada Baru Frekuensi 11 bus/jam Penumpang yang naik dari Halte BRT 2,600/hari (11% dari penumpang Koridor 6) Peningkatan kapasitas lajur 24% 27 lajur 24% Memperkecil headway 34%
  28. 28. Dampak Positif dari P.20 AC Parameter Sebelum Setelah Integrasi % Perbedaan Frekuensi Bus (Bus/Jam/Arah) 23 33 43% Volume Penumpang (Pnp/Jam/Arah) 1370 1750 24% Headway 2.6 Menit 1.8 Menit -30% Kecepatan bus Kota di Segmen BRT (arah Utara) 5.0 (km/h) 15.1 (km/h) 202% 28 15.9 9.9 15.1 10.3 16.8 15.5 16.8 14.1 0.00 2.00 4.00 6.00 8.00 10.00 12.00 14.00 16.00 18.00 20.00 Pre-Peak AM Peak off-Peak PM-Peak Speed(km/h) Kecepatan Rata-rata P.20 Sebelum dan Sesudah Trial (Northbound) 2011 Trial Beberapa Rekomendasi Perbaikan • Perlu ada Ikatan kerjasama antara Kopaja dengan Transjakarta • Tingkat layanan Kopaja perlu diatur • Kemungkinan untuk pembayaran per km selama di Koridor busway perlu dipertimbangkan (Revenue Sharing)
  29. 29. Desain Infrastruktur – Ukuran Halte • Karena tingginya Frekuensi dan Jumlah Penumpang dalam Halte, maka halte perlu diperluas dan diperpanjang • Ukuran Halte ditentukan dari kepadatan halte • Untuk Kepadatan >40%, diperlukan 2 sub-stops • Untuk Kepadatan >80%, diperlukan 3 sub-stops Station Penumpang/ jam (Pax) Frequency Saturation Substop Blok M 3,216 78 0.76 2 Masjid Agung 1374 97 0.5 2 Bundaran Senayan 2,405 141 0.82 3 29 Jumlah Sub-Stop Tiap Station Bundaran Senayan 2,405 141 0.82 3 Gelora Bung Karno 1,968 141 0.78 2 Polda Metro Jaya 1,863 141 0.73 2 Bendungan Hilir 3,416 174 0.97 3 Karet 3,384 174 0.97 3 Setiabudi 3,175 174 0.91 3 Dukuh Atas 1 3,950 174 1.05 3 Sudirman 2710 124 0.79 2 Tosari/HI New 2,629 174 0.99 3 Bundaran HI 2,762 162 0.93 3 Sarinah 2,661 162 0.9 3 Saturation dan Jumlah Substop Koridor 1
  30. 30. Konsep Sub-Stop Ilustrasi Sub-Stop 30 Application of Sub-stop in Guangzhou BRT Sub-stop in Transmilenio BRT
  31. 31. SubStop in Bogota 31
  32. 32. SubStop in Guangzhou
  33. 33. SubStop in Lima
  34. 34. 34
  35. 35. Sub Stop in Cali (Colombia) 35
  36. 36. Lima BRT on Highway
  37. 37. BRT Design in KL – Highway
  38. 38. Koridor 1 Desain Station 3 Substop Overtaking Lane 39 Sebagian besar Halte di Koridor 1 diperpanjang dari 30 meter menjadi 130 meter dengan 3 sub-stop Frekuensi Bus di Koridor 1 (Benhil – HI) meningkat dari saat ini 40 Bus/Jam/Arah menjadi 130 Bus/Jam/Arah Tiap Sub-Stop dapat mengakomodir tipe bus yang berbeda (18-m, 12-m dan 9-m) Overtaking Lane
  39. 39. Koridor 1 - Tosari Menara BCA 40 Station Tosari Diperpanjang ke utara mendekati Bundaran HI Jembatan di 2 sisi (UOB dan Menara BCA) untuk mempermudah Akses Panjang Station menjadi 130 meter dengan 3 sub-stop Fare Collection (Gate & Ticket Office) berada diatas jembatan selebar 5 meter UOB
  40. 40. TOSARI STATION – CORRIDOR 1
  41. 41. TOSARI BRT STATION – CORRIDOR 1 DESIGN
  42. 42. Koridor 1 – Bendungan Hilir Lokasi Penempatan Halte 43
  43. 43. Potongan Melintang 44 • Jumlah Lajur di jalur cepat tidak mengalami perubahan (tetap 3 lajur) • Jalur hijau antara jalur cepat dan lambat dikurangi menjadi 1.5 meter, Tidak mengurangi jumlah pohon • Lebar Jalur Lambat berkurang 90 cm menjadi 8.7 meter
  44. 44. Tampak Atas – Bendungan Hilir Jalur Hijau BendunganHilirRaya 45 Jalur Hijau Garnisun
  45. 45. 46
  46. 46. 47
  47. 47. 48 Contoh Modifikasi Jalur sekitar station - Guangzhou
  48. 48. Sarinah Station – 2+1 Sub Stop Rusun Kebon Kacang 49 Sarinah Dept Store • Station Sarinah dibagi menjadi sisi Utara (1 Sub-Stop) dan Sisi Selatan (2 Sub-Stop) untuk menyebar akses penumpang dari utara dan selatan • Station diletakkan mendekati Intersection untuk memudahkan akses penumpang melalui Zebra Cross
  49. 49. Potongan Melintang Sarinah 50 Sisi Selatan Sisi Utara
  50. 50. SARINAH BRT STATION– CORRIDOR 1
  51. 51. 52 SARINAH BRT STATION– CORRIDOR 1 DESIGN
  52. 52. 53
  53. 53. 54
  54. 54. Masjid Agung 55
  55. 55. Bundaran Senayan
  56. 56. Gelora Bung Karno
  57. 57. Polda Metro
  58. 58. Bendungan Hilir
  59. 59. Karet
  60. 60. Setiabudi
  61. 61. Dukuh Atas
  62. 62. Sudirman BRT – Railway Station
  63. 63. Tosari
  64. 64. Bundaran HI
  65. 65. Sarinah
  66. 66. Koridor 6 Desain Station 1 Sub-Stop+ BRT BRT 67 Pintu 1 Pintu 2 • Diaplikasikan pada Station Koridor 6 dari mulai Deptan hingga Imigrasi • Desain Station 1 Sub-stop namun dengan 2 set Pintu, untuk memperkecil waktu tunda bus • Tidak memerlukan Overtaking Lane, Frekuensi bus tidak terlalu banyak • Panjang Station menjadi 50 m dari saat ini hanya 25 meter BRT
  67. 67. 1 Sub-Stop Station - Imigrasi Kantor Imigrasi Jaksel Eksisting 68 Desain At-Grade Access dengan 1 Akses Masuk & 2 akses Keluar
  68. 68. Potongan Melintang – Imigrasi 69
  69. 69. Desain Station Offset – Duren Tiga Beberapa Segmen di Koridor 6 memerlukan 2 sub-stop, namun lebar jalan hanya 28.4 meter. Station didesain Off-set agar idak mengurangi jumlah lajur reguler Ukuran Station : 175m x 4m At-Grade Access dari kedua sisi Jalur Regular Traffic diperkecil menjadi 2,9 meter per lajur 70 BRT Lane BRT Lane 175 meter
  70. 70. Lokasi Penempatan Halte – Duren Tiga 71
  71. 71. 72
  72. 72. 73
  73. 73. 74
  74. 74. 75
  75. 75. 76 Motif Betawi di Station sebagai Ciri khas kota Jakarta
  76. 76. Offset Station - Lima 77
  77. 77. Koridor 6 2 Sub Stop (Kuningan – Setiabudi) MonorelMonorel 78 • Segmen Kuningan – Setiabudi desain Station dengan 2 sub-stop • Panjang Station 90 meter • 2 station (kuningan Timur dan Depkes) menggunakan Akses Jembatan dan Zebra Cross dimasing-masing sisi • Tiang Monorel tetap dipertahankan di sisi timur, Sementara di sisi barat, median jalur lambat-cepat dihilangkan BRT Lane BRT Lane BRT Lane BRT Lane
  78. 78. Layout Station Karet Kuningan Eksisting Desain KPK Wisma Bakrie 79 Eksisting Desain
  79. 79. 80
  80. 80. 81
  81. 81. Deptan 82
  82. 82. SMK57
  83. 83. Jatipadang
  84. 84. Pejaten Village Pejaten Village
  85. 85. Buncit Indah
  86. 86. RS JMC JMC (NEW)
  87. 87. Warung Jati Barat (NEW)
  88. 88. Warung Jati
  89. 89. Imigrasi
  90. 90. Mampang Prapatan 4 (New)
  91. 91. Mampang Prapatan
  92. 92. Kuningan Timur
  93. 93. Patra Kuningan Graha Irama
  94. 94. Depkes Ariobimo Sentral
  95. 95. GOR Sumantri Pasar Festival / GOR Sumantri
  96. 96. Kunigan Madya
  97. 97. Wisma Bakrie Karet Kuningan
  98. 98. Gedung Lina Setiabudi Utara Menara Imporium
  99. 99. Connecting Bridge – Medan 100
  100. 100. Simpang Gatot Subroto 101 • Perubahan menjadi 2 fase • Right Turn Traffic dari Pancoran menuju Kuningan dialihkan untuk memutar balik sebelum simpang Tendean • Right Turn Traffic dari Semanggi menuju Tendean dialihkan untuk memutar balik setelah halte Kuningan Timur • Derajat kejenuhan simpang berkurang dari 144% menjadi 79%
  101. 101. New U-Turn Tendean 102 New U-Turn Kuningan Timur
  102. 102. Simpang Tendean 103 • Perubahan menjadi 3 fase • Right Turn Traffic untuk Mobil dari Tendean menuju Buncit dialihkan untuk memutar balik sebelum simpang Gatot Subroto • Right Turn Traffic untuk Motor Tetap diperbolehkan belok kanan dari Tendean • Derajat kejenuhan Simpang menurun dari 183% menjadi 79%
  103. 103. Traffic Management di sekitar Kawasan Blok M Pengalihan Arus menjadi 1 arah di • Trunojoyo & Kyai Maja (arah Barat) • Hang Tuah (arah Timur) • Raden Patah (arah Utara) Perubahan Fase di beberapa simpang Hang Tuah Raden Patah Patimura 104 Kyai Maja Trunojoyo
  104. 104. Off-Corridor Bus Stop • Di beberapa titik-titik penumpang yang berada diluar koridor BRT, perlu disediakan Bus Stop/Bus Pole • Pemilihan lokasi Bus Stop berdasarkan lokasi eksisting naik dan turun penumpang • Studi awal menunjukkan jumlah off- corridor bus stop yang diperlukan untuk 9 rute adalah 83 stop 105 Off-Corridor Bus Stop BRT Corridor Direct Service Routes Contoh beberapa Bus Stop / Bus Pole
  105. 105. MRT-BRT Connection 106
  106. 106. Model Integrasi BRT – MRT Integrasi BRT – MRT dan Shopping centre di Guangzhou (Dengan Tunnel) 107 Beberapa Stasiun MRT akan overlap dengan halte BRT (Senayan, Polda, Benhil, Setiabudi) sehingga integrasi sangat diperlukan (Dengan Tunnel) Integrasi BRT – MRT di Bangkok (dengan Bridge)
  107. 107. BRT Station Area Integrasi KRL - BRT Sudirman New BRT Station Layout Tunnel Access Saat ini walking distance dari Stasiun Kereta Sudirman ke Halte Dukuh Atas adalah 550 meter Ticketing Tunnel Station Entrance Access SUDIRMAN RAILWAY STATION Dengan membangun Halte BRT baru yang lebih dekat dengan stasiun kereta (100 meter)– dan mengintegrasikan Kopaja/Metromini dengan TJ,penumpang kereta dapat terkoneksi langsung dengan Transjakarta 550 meter
  108. 108. At Grade Crossing & Tunnel – JL BLORA Sudirman New BRT Station
  109. 109. Sudirman New BRT Station Tunnel Access
  110. 110. 111
  111. 111. 112
  112. 112. 113
  113. 113. 114 SUDIRMAN NEW BRT STATION– CORRIDOR 1
  114. 114. 115 SUDIRMAN NEW BRT STATION– CORRIDOR 1 DESIGN
  115. 115. Fase Pengembangan Selanjutnya Untuk pengembangan Direct Service Fase Berikutnya, Seleksi dilakukan untuk seluruh rute angkutan umum (Angkot, Bus Sedang, Bus Besar) yang masuk ke kriteria dibawah ini: Frekuensi > 10 bus/jam Overlap BRT > 30% Dari hasil pemetaan, maka 116 Dari hasil pemetaan, maka fase pengembangan berikutnya dibagi menjadi dua Tahap Fase 2 : Koridor 2,5,7 Fase 3 : Koridor 3,8,9
  116. 116. No Rute Operator Overlap Koridor Frekue nsi %Overlap 1 43b_Tj.Priok-Cililitan PPD 7 12 100% 2 T.502_Tn.Abang- Cawang Kopaja 5 31.5 38% 3 P.02_Senen-Muara karang Kopami 5 24 68% 4 P.03_senen- rawamangun Metromini 2 29 83% 5 T.47_senen-pd. kopi Metromini 2 24 51% 6 P.07_Senen-semper Metromini 2 34 59% 7 T.15A_Cililitan- Arundina KWK 7 13.5 33% 8 M.01A_Kp.Melayu- Senen Mikrolet 5 64.5 100% 9 M.01_Kp.Melayu- Senen Mikrolet 5 15 84% 10 M.28_Kp.Melayu- Pd.Gede Mikrolet 7 22.5 40% M.06_Kp.Melayu- Fase 2 : Koridor 2,5 dan 7 117 11 M.06_Kp.Melayu- Gandaria Mikrolet 7 115.5 47% 12 M.06A_Matraman- Gandaria Mikrolet 7 84 54% 13 M.31_K.Melayu- PdkKlp Mikrolet 5 52 31%
  117. 117. Fase 3 : Koridor 3,8 & 9 118 No Rute Operator Overlap Koridor Frekuensi %Overlap 1 B.88_Slipi-Kalideres Kopaja 3 30 75% 2 B.86_Lebak Bulus-Kota Kopaja 8 11 65% 3 B.93_Tn Abang-Kalideres Kopaja 3 15 80% 4 P.12_Senen-Kalideres Kopami 3 15 69% 5 S.72_lb. bulus-blok m Metromini 8 19 54% 6 B.80_kalideres-jemb.lima Metromini 3 10.5 54% 7 B.91_roxy-batusari Metromini 3 21 51% 8 B.92_grogol-ciledug Metromini 8 10 35% 9 B.02_Cengkareng-Kota KWK 3 51 45% 10 B.01_Grogol-Muara Angke KWK 3 57 61%
  118. 118. Jarak yang ditempuh penumpang untuk mengakses halte BRT saat ini cukup panjang (sekitar 100 meter dengan Ramp), sehingga tidak efisien
  119. 119. 4m Assafa Sufiani@ITDP 30 m 4m 20 Stairs 6 m Untuk Station yang tidak masuk pengembangan Fase 1, Solusi jangka pendek yang dapat dilakukan adalah dengan menambahkan tangga pendek/kecil di pertengahan Ramp (contoh di Harmoni dapat menghemat sekitar 30 meter)
  120. 120. 121 Untuk Fase 1 Direct service sepanjang Sudirman Thamrin, disediakan 2 akses (Ramp dan Tangga) sehingga dapat menghemat jarak tempuh dari 155 meter menjadi 43 meter
  121. 121. Route Alternatif Kombinasi Armada Hanya bus 9 meter Bus 9 & 10 meter Bus 9 & 12 meter Bus 9 & 18 meter Bus 10 & 12 meter Bus 10 & 18 meter P20 51 51 51 51 41 41 S66 56 45 28 14 28 14 S75 48 48 48 48 39 39 Kebutuhan Armada Fase 1 122 S640 (long) 67 54 34 17 34 17 S640 (short) 34 28 17 9 17 9 T57 67 67 67 67 54 54 S612 35 35 35 35 28 28 S620 19 16 10 5 10 5 P19 49 40 25 13 25 13 P15 26 21 13 7 13 7 TOTAL 452 405 328 266 289 227 Beberapa Kombinasi, seperti menggunakan bus 12-meter atau 18-meter dapat dilakukan untuk beberapa rute
  122. 122. Bike Sharing • Public Bike (Sepeda Umum) yang disediakan untuk digunakan sebagai akses Angkutan Umum • Tarif Penggunaan Murah atau gratis untuk jarak pendek • Untuk menjangkau radius 1-2 km • Meningkatkan penggunaan Sepeda di Suatu Kota • Banyak Contoh sukses di Eropa, Amerika dan Asia 123
  123. 123. JAKARTA BIKE SHARING • 100 lokasi di kawasan Sudirman-Thamrin- Kuningan-Senayan • 2000 Sepeda • Terintegrasi dengan Station Transjakarta • Total Investasi Rp 40 Miliar • Dapat dikerjasamakan dengan Program CSR ataupun Advertising 124
  124. 124. Konsep Greenways Lingkungan Pemukiman Yang Aman dan Nyaman Sebagai lingkungan pemukiman, maka wilayah Kampung Bali Lingkungan Yang Mempromosikan Jalan Kaki Faktor terpenting yang mempengaruhi kenyamanan berjalan kaki adalah pemisahan dengan kendaraan bermotor. (Kiri: Sidney; Tengah: Nantes; Kanan: Tokyo) dengan kendaraan bermotor. Ruang Terbuka Publik Sebagai Sarana Rekreasi Syarat pemukiman yang sehat adalah tersedianya ruang terbuka publik. Ruang publik yang paling mudah ditemui adalah jalan. Penggunaan ruang jalan sebagai ruang interaksi sosial tentunya harus didukung oleh kenyamanan dan keamanan. (Kiri: New York; Kanan: Barcelona) (Kiri: Hong Kong; Tengah: Amsterdam; Kanan: Guangzhou)
  125. 125. Kampung Bali Abdul Muis Monas 126 Waduk Melati Kebon Kacang Konektivitas Greenways untuk Meningkatkan Konektivitas dari Area Pemukiman menuju Station Transjakarta
  126. 126. Greenways Kebon Kacang 9 127
  127. 127. Greenways Kebon Kacang 30 128
  128. 128. •Greenways fase satu berakhir pada Waduk Kebon Melati, Tanah Abang. • Sebagai water frontage di sekeliling waduk untuk rekreasi dan aktivitas sosial. •Dibangun jembatan khusus pejalan kaki dan pesepeda melintang di atas Konsep Pengembangan Greenways Waduk Melati kaki dan pesepeda melintang di atas waduk yang menghubungkan Sisi kiri waduk dengan sisi kanan •Greenway untuk peningkatan aksesibilitas menuju angkutan umum. Stasiun KRL Halte TransjakartaKoneksi Greenways Greenways Perumahan Padat High Rise Building
  129. 129. Waduk MelatiWaduk Melati 130
  130. 130. Estimasi Biaya Konstruksi Stasiun & Koridor No Komponen Biaya Koridor 1 Biaya Koridor 6 Total I REKAYASA JALAN Rp 48,240,727,500 Rp 93,790,824,000 Rp 142,031,551,500 II JPO Rp 278,980,500,000 Rp 204,459,000,000 Rp 483,439,500,000 III TEROWONGAN AKSES Stasiun BRT Sudirman Rp 6,225,000,000 Rp - Rp 6,225,000,000 IV PENGHIJAUAN Rp 1,255,713,810 Rp 257,643,260 Rp 1,513,357,070 V PENERANGAN JALAN Rp 1,438,500,000 Rp 336,000,000 Rp 1,774,500,000 VI DRAINASE Rp 1,012,200,000 Rp 3,437,250,000 Rp 4,449,450,000 VII REKAYASA LALU LINTAS (marka dan persinyalan) Rp 3,429,366,000 Rp 3,572,580,000 Rp 7,001,946,000 VIII Stasiun BRT Rp 55,029,918,619 Rp 55,154,707,279 Rp 110,184,625,898 Power supply dan penerangan Stasiun 131 IX Power supply dan penerangan Stasiun BRT Rp 14,085,570,000 Rp 4,835,775,000 Rp 18,921,345,000 X Drainase dan perlindungan kebakaran Stasiun BRT Rp 166,740,000 Rp 4,835,775,000 Rp 5,002,515,000 XI Ventilasi dan penyejuk ruangan Stasiun BRT Rp 202,470,000 Rp 192,525,000 Rp 394,995,000 XII On-Station BRT ITS Rp 53,601,646,092 Rp46,543,534,461 Rp 100,145,180,553 XIII Passenger Information System Rp 1,800,000,000 Rp 2,850,000,000 Rp 4,650,000,000 XIV Rekayasa Lalu Lintas selama Konstruksi Rp 3,750,000,000 Rp 3,750,000,000 Rp 7,500,000,000 XV Resiko & Eskalasi Rp 102,996,330,407 Rp 111,137,840,124 Rp 214,134,170,531 Total Rp 572,214,682,428 Rp 535,153,454,124 Rp 1,107,368,136,552
  131. 131. Implementasi Fase 1 • Dengan Target pengadaan Armada bus sedang selesai akhir 2013, maka Rekonstruksi sudah harus dimulai paling lambat akhir 2013 • Selama 18 bulan masa rekonstruksi, Pemilihan dan persiapan operator dapat dilakukan untuk mempercepat proses • Total Biaya untuk rekonstruksi 31 stations sepanjang 19• Total Biaya untuk rekonstruksi 31 stations sepanjang 19 km di koridor 1& 6 termasuk ITS, greenways dan bikesharing adalah Rp 1,28 Triliun ( Rp 67 Miliar/Km) Total Biaya Investasi untuk Koridor 1 & 6 Komponen Biaya Investasi Infrastruktur Stasiun dan Koridor Rp 1,107,368,136,552 Control Center Rp 55,902,178,275 Greenways Access Rp 80,433,375,000 Sistem Sepeda Publik Rp 40,296,700,000 Total Rp 1,284,000,389,827
  132. 132. 133 Terima Kasih

×