Sistem presidensial
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Belum Diperiksa

Bagian dari seri artikel tentang
...
Sistem presidensial (presidensial), atau disebut juga dengan sistem kongresional, merupakan sistem
pemerintahan negara rep...
Republik konstitusional
Pendalaman teori

Presidensia
l

Semipresidensi
al

Eksekutif tanggungjawab kepada
legislatif

tid...
Presiden memiliki hak prerogratif (hak istimewa) untuk mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri
yang memimpin departe...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Sistem presidensial

2,203 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,203
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
52
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Sistem presidensial

  1. 1. Sistem presidensial Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Bagian dari seri artikel tentang Politik Topik utama[tampilkan] Sistem politik[tampilkan] Disipilin akademik[tampilkan] Administrasi publik[tampilkan] Kebijakan[tampilkan] Organ pemerintahan[tampilkan] Topik lain[tampilkan] Subseri[tampilkan] Portal politik L B S
  2. 2. Sistem presidensial (presidensial), atau disebut juga dengan sistem kongresional, merupakan sistem pemerintahan negara republik di mana kekuasan eksekutif dipilih melalui pemilu dan terpisah dengan kekuasan legislatif. Menurut Rod Hague, pemerintahan presidensiil terdiri dari 3 unsur yaitu: Presiden yang dipilih rakyat memimpin pemerintahan dan mengangkat pejabat-pejabat pemerintahan yang terkait. Presiden dengan dewan perwakilan memiliki masa jabatan yang tetap, tidak bisa saling menjatuhkan. Tidak ada status yang tumpang tindih antara badan eksekutif dan badan legislatif. Dalam sistem presidensial, presiden memiliki posisi yang relatif kuat dan tidak dapat dijatuhkan karena rendah subjektif seperti rendahnya dukungan politik. Namun masih ada mekanisme untuk mengontrol presiden. Jika presiden melakukan pelanggaran konstitusi, pengkhianatan terhadap negara, dan terlibat masalah kriminal, posisi presiden bisa dijatuhkan. Bila ia diberhentikan karena pelanggaran-pelanggaran tertentu, biasanya seorang wakil presiden akan menggantikan posisinya. Model ini dianut oleh Amerika Serikat, Filipina, Indonesia dan sebagian besar negara-negara Amerika Latin dan Amerika Tengah. Ciri-ciri sistem presidensial[sunting] Republik konstitusional Pendalaman teori Presidensia l Semipresidensi al Parlemente r Monarki konstitusional Parlementer Kepala negara Presiden Kepala pemerintahan Presiden Kekuasaan kepala negara tidak tak terbatas terbatas Masa jabatan kepala negara ditentukan jangka waktu seumur hidup Masa jabatan kepala pemerintahan ditentukan jangka waktu Kekuasaan negara Pemisahan atau pembagian Hak prerogratif untuk eksekutif Presiden Perdana Menteri Hak kekuasaan wilayah negara Presiden Perdana Menteri Hak pendapat menurut Presiden UUD/UU/peraturan diberlakukan/dicabut Perdana Menteri Tampilan kepala negara dalam kabinet Raja/Ratu Perdana Menteri (maksimal 2 periode) (maksimal 2 periode) ya tidak ditentukan jangka waktu Hanya pemisahan tidak (kecuali ada undangan Perdana Menteri)
  3. 3. Republik konstitusional Pendalaman teori Presidensia l Semipresidensi al Eksekutif tanggungjawab kepada legislatif tidak ya Eksekutif dijatuhkan legislatif tidak ya Posisi eksekutif Partai politik dan profesional Hanya Partai Berkuasa Pembubaran legislatif oleh eksekutif tidak ya Keputusan kepala negara tidak dapat diganggu gugat (keputusan mutlak) dapat diubah melalui legislatif Keterlibatan kepala negara untuk hak partai politik/hak pemilih ya tidak Keterlibatan anggota keluarga kepala negara untuk hak partai politik/hak pemilih/anggota eksekutif ya tidak Jumlah keturunan dalam posisi kepala negara tidak tentu hanya satu Rangkap jabatan kepala negara ya tidak Pengusulan/Pengubah/Pengganti/Perbaik an UUD/UU/peraturan Presiden bersama dengan legislatif Parlemente r Monarki konstitusional Parlementer Mayoritas Parlemen (termasuk partai koalisi) Perdana Menteri diwariskan turun temurun menurut UU Pemilihan kepala negara dipilih rakyat (langsung) atau parlemen (tidak langsung) Pemilihan kepala pemerintahan dipilih rakyat (langsung) atau parlemen ditunjuk Presiden (tidak langsung) Hukuman kepada kepala negara Pemakzulan Hukuman kepada kepala pemerintahan Pemakzulan Lingkungan Istana Negara kalangan umum pribadi Posisi elite/orang kaya setara dianggap bangsawan/feoda l dipilih rakyat (langsung) atau parlemen (tidak langsung) ? Mosi tak percaya Ciri-ciri pemerintahan presidensial yaitu : Dikepalai oleh seorang presiden sebagai kepala pemerintahan sekaligus kepala negara. Kekuasaan eksekutif presiden diangkat berdasarkan demokrasi rakyat dan dipilih langsung oleh mereka atau melalui badan perwakilan rakyat.
  4. 4. Presiden memiliki hak prerogratif (hak istimewa) untuk mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri yang memimpin departemen dan non-departemen. Menteri-menteri hanya bertanggung jawab kepada kekuasaan eksekutif (bukan kepada kekuasaan legislatif). Kekuasaan eksekutif tidak bertanggung jawab kepada kekuasaan legislatif. Kekuasaan eksekutif tidak dapat dijatuhkan oleh legislatif. Kelebihan dan kelemahan sistem presidensial[sunting] Kelebihan Sistem Pemerintahan Presidensial: Badan eksekutif lebih stabil kedudukannya karena tidak tergantung pada parlemen. Masa jabatan badan eksekutif lebih jelas dengan jangka waktu tertentu. Misalnya, masa jabatan Presiden Amerika Serikat adalah empat tahun, Presiden Filipina adalah enam tahun dan Presiden Indonesia adalah lima tahun. Penyusun program kerja kabinet mudah disesuaikan dengan jangka waktu masa jabatannya. Legislatif bukan tempat kaderisasi untuk jabatan-jabatan eksekutif karena dapat diisi oleh orang luar termasuk anggota parlemen sendiri. Kekurangan Sistem Pemerintahan Presidensial: Kekuasaan eksekutif diluar pengawasan langsung legislatif sehingga dapat menciptakan kekuasaan mutlak. Sistem pertanggungjawaban kurang jelas. Pembuatan keputusan atau kebijakan publik umumnya hasil tawar-menawar antara eksekutif dan legislatif sehingga dapat terjadi keputusan tidak tegas Pembuatan keputusan memakan waktu yang lama.

×