Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Aksiologi pba kelompok 3

523 views

Published on

aksiologi

Published in: Data & Analytics
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Aksiologi pba kelompok 3

  1. 1. Created By: 1. Raghib Azri K 2. Sarah Rahmawati 3. Rimayani 4. Rahmirini Datau 5. Rizka Amalia 6. Salma Nuramalina 7. Septika Augis U. K. 8. Wahyu Amin P 9. Sonia Ervina 10. Rahma Hanifah
  2. 2. Pendahuluan aksiologi Axio = nilai Logos = ilmu
  3. 3. Pendahuluan Latar Belakang Sebagai bagian dari filsafat, aksiologi secara formal baru muncul pada sekitar abad ke-19. Aksiologi mempunyai kaitan dengan axia yang berarti nilai atau berharga. sebagai bagian tak terpisahkan setelah mempelajari tentang ontologi dan epistemologi
  4. 4. Pengertian Aksiologi Kattsoff : ilmu pengetahuan yang menyelediki hakekat nilai yang umumnya ditinjau dari sudut pandang kefilsafatan. Suriasumantri : aksiologi adalah teori nilai yang berkaitan dengan kegunaan dari pengetahuan yang diperoleh. Bramel : aksiologi terdiri atas tiga bagian 1. Moral Conduct 2. Estetic Expression 3. Sosio-political life Aksiologi
  5. 5. Sifat ingin tahu Ilmu pengetahuan Dikembangkan Diterapkan dalam kehidupan manusia Aksiologi
  6. 6. Aksiologi berkaitan dgn “ NILAI “  Etika Masalah Kebaikan  Estetika Masalah Keindahan  Nilai Mempunyai pengertian yang lebih luas 1. Nilai merupakan kualitas empiris yang tidak dapat didefenisikan  Kualitas Empiris : • Kualitas yang dapat diketahui melalui Pengalaman  Nilai Tidak dapat dedefenisikan tapi, dapat dipahami
  7. 7. Lanjutan… 2. Nilai dipandang sbg pragmatis  Nilai terjadi sebagai akibat sesuatu hal 3. Nilai sebagai essensi  Nilai tidak selalu dapat ditangkap melalui indrawi seperti memahami warna
  8. 8. Makna dari suatu “NILAI” 1. Mengandung Nilai ( Berguna) 2. Merupakan Nilai ( Baik , Benar ) 3. Mempunyai Nilai ( Kualitas Nilai ) 4. Memberi Nilai ( Mengambarkan Nilai Tertentu )
  9. 9. Being (ada) EPISTEMOLOGI AKSIOLOGI
  10. 10. 1. Nilai – Etika/ Moral Etika cabang aksiologi yang membahas masalah predikat  Betul atau Salah  Susila atau Asusila  Kebajikan atau Kejahatan Pengetahuan mengenai penilaian terhadap perbuatan manusia. Merupakan suatu predikat yang dipakai untuk membedakan perbuatan manusia. Ilmu Pengetahuan untuk menetapkan ukuran- ukuran atau kaidah – kaidah bagi penilaian perbuatan manusia.
  11. 11. 2. Nilai – Estetika Sesuatu yang mengambarkan hakikat keindahan 1. Penyelidikan tentang keindahan 2. Penyelidikan mengenai prinsip-prinsip seni 3. Pengalaman berkaitan dengan seni  Merupakan seni sebagai kegiatan intuisi & pengungkapan perasaan.  Merupakan rasa nikmat yang diobjektivasikan  Seni Estetika Sebagai Pengalaman
  12. 12. CONTOH :Aksiologi Matematika Terdiri dari:  Etika yang membahas aspek kebenaran  Tanggungjawab dan peran matematika dalam kehidupan  Estetika yang membahas mengenai keindahan matematika dan implikasinya pada kehidupan
  13. 13. Manfaat Matematika Terhadap Ilmu Lain  1. Kombinasi (Statistika) bisa digunakan untuk mengetahui banyaknya formasi tim bola voli yang bisa dibentuk.  2. Aritmatika hampir digunakan setiap hari, yaitu untuk hitung- menghitung.  3. Geometri bisa digunakan para ahli sipil karena geometri salah satunya adalah membahas tentang bangun dan keruangan.  4. Aljabar bisa digunakan untuk memecahkan masalah bagaimana memperoleh laba sebanyak mungkin dengan biaya sesedikit mungkin.  5. Mungkin dengan logika Matematika juga bisa membantu untuk berpikir logis.
  14. 14. Tujuan mempelajari matematika  Melatih cara berfikir dan benalar dalam menarik kesimpulan  Mengembangkan aktivitas kreatif yang melibatkan imajinasi, intuisi, dan penemuan dengan mengembangkan pemikiran divergen, orisinil, rasa ingin tahu, membuat prediksi dan dugaan, serta mencoba-coba  Mengembangkan kemampuan pemecahan masalah  Mengembangkan kemampuan menyampaikan informasi atau memgkomunikasikan gagasan melalui pembicaraan lisan, catatan, grafik, peta, dalam menjelaskan gagasan.
  15. 15. Azas Moral Dari Aksiologi  Ilmu sejak awal berkembangnya selalu terkait thd moral ( Etika ) & Estetika  Semakin Cerdas nalar semakin pandai menemukan kebenaran apakah semakin berbudi para orang berilmu tsb  Akibat ada ilmu : • Semakin mudah hidup manusia • Menimbulkan malapetaka & sengsara
  16. 16. VII. Kesimpulan • Dalam menerapkan ilmu ada unsur etika & Estetika • Ilmu untuk meningkatkan taraf hidup bukan membuat malapetaka • Ilmu perlu dijaga dengan azas moral
  17. 17. Terima Kasih

×