Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Eksistensi Mahasiswa sebagai Warga Negara

2,533 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Eksistensi Mahasiswa sebagai Warga Negara

  1. 1. EKSISTENSI MAHASISWA SEBAGAI WARGA NEGARA (Suara Mahasiswa Menyalurkan Aspirasi Rakyat)MAKALAH INI DISUSUN GUNA MEMENUHI TUGAS MATA KULIAH “IAD/IBD/ISD” DOSEN PENGAMPU SITTI SYAHAR INAYAH, M.Sip DISUSUN OLEH: ARMAD KHOIRUL MUNDIR NURLISA QHUSNUL PRAMITA SARI SYAIFUDDIN JURUSAN DAKWAH PROGRAM STUDI MANAGEMENT DAKWAH SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI SAMARINDA 2011
  2. 2. KATA PENGANTAR Segala puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, karena atas limpahankarunianya kami dapat menyelesaikan tugas yang berjudul “Pertentangan-pertentangan sosial dan integrasi masyarakat” ini dengan baik dan lancar. Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah “IAD/IBD/ISD” dalammakalah ini akan membahas hal-hal yang menyangkut tentang faktor-faktorterjadinya pertentangan-pertentangan sosial, konflik dalam masyarakat sertaintegrasi masyarakat. Makalah ini disusun oleh kami dengan berbagai rintangan baik itu yang datangdari kami maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran danperjuangan kami terutama pertolongan dari Allah SWT akhirnya makalah ini dapatterselesaikanKami juga menyampaikan banyak terima kasih kepada teman-teman kelompok yangtelah sama-sama menyelesaikan makalah ini, terutama kepada ibu sitti syaharinayah sebagai dosen mata kuliah yang telah memberikan materi “IAD/IBD/ISD”. Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini tidak luput darikekurangan. Oleh sebab itu kami sangat berharap dapat menerima kritik dan sarandari semua pihak untuk kesempurnaan makalah. Semoga makalah ini memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca danbermanfaat kepada semuanyaSamarinda, 9 Oktober 2011
  3. 3. DAFTAR ISIHALAMAN SAMPULKATA PENGANTAR . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . iDAFTAR ISI . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . iiBAB I PENDAHULUAN1.A. Latar Belakang . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .11.B. Rumus Masalah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .21.C. Tujuan penelitian . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . .31.D. Kegunaan penelitian . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ..4BAB II PEMBAHASANSuara Mahasiswa Menyalurkan Aspirasi Rakyat2.A. Mahasiswa Menyalurkan Aspirasi Rakyat . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 52.B. Demonstrasi Bisa Menjadi Anarki . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . 62.C. Aksi Mahasiswa Dalam Dunia Pemerintahan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . 72.D. Cara Terbaik Mahasiswa Dalam Berkarya Untuk Bangsa . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 8BAB III KESIMPULAN . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 9DAFTAR PUSTAKA . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .10
  4. 4. A. Latar belakang masalah Di indonesia mahasiswa sangatlah berpengaruh dalam tatanan pemerintahannegara dimana para mahasiswa dan pemerintah terkadang terjadi pro dan kontra.Pemerintah terkadang juga tidak mendengarkan keinginan para mahasiswa sehinggaterjadi hal-hal yang negatif di negara ini, tetapi perlu diketahui bahwa sebagaimahasiswa mana saja tindakan kita yang benar atau salah. Dalam hal lain sering sekaliterjadi masalah antara mahasiswa dan pemerintah yang terkadang tidak sepahamsehingga menyebabakan keruntuhan kericuhan diberbagai wilayah, dimana dapatmerugikan kelangsungan hidup masyarakat dan merugikan nagara. Berapa miliyarkerugian dinegara kita, dan perlu berapa lama lagi untuk memperbaikinya dan butuhberapa miliyar lagi biaya yang dibutuhkan untuk memperbaikinya? Itu semuamerupakan hak yang dimiliki oleh rakyat, dan ini dari rakyat untuk rakyat,yangmembbantu rakyat, dan yang merusakpun juga rakyat. Sebagai mahasiswa kita berpikiritu semua merugikan diri sendiri akan tetapi tak dapat dipungkiri bahwa pemerintahjuga harus berpikir akan kemauan mahasiswa yang positif. Perlu kita ketahui bahwaadanya tindakan mahasiswa seperti itu dikarenakan pemerintah tidak mendengarkansuara mahasiswa, dan dari hal itulah mahasiswa mempunyai pikiran serta perilakuyang negatif dimana mahsiswa-mahasiswa telah bertindak kepada hal yang negativebarulah pemerintah mau menghiraukannya, dari latar belakang inilah bagaimanacaranya antara mahasiswa dan pemerintah bisa pro untuk maju dan membangunnegara indonesia ini, dimana mahasiswa merasakan suaranya didengar danpemerintah juga merasa nyaman dalam menjalankan tugasnya dinegaraini, melaksanakan musyawarah untuk mencari jalan terbaik demi kemajuan nagara iniserta saling menghargai dan saling menghormati antara mahasiswa dan pemerintahitu sendiri sehingga terjadi kerukunan.
  5. 5. B.Rumusan masalah Dari latar belakang yang telah disinggung diawal,maka rumusan masalahnya adalahsebagai berikut : 1. Bagaimana caranya antara mahasiswa dan pemerintahbisa maju bersama untuk mengembangkan bangsa ini? 2. Bagaimana cara terbaik agar tidak terjadi perdebatan dan kerusuhan antara mahasiswa dan pemerintah? 3. Langkah-langkah dan strategi apa yang dilakukan pemerintah untuk menjadikan kelangsungan hidup hidup dimasyarakat tentram aman dan damai?
  6. 6. C. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian secara umum dari penelitian secara umum dari penelitian iniadalah untuk mengetahui solusi terbaik seperti apakah yang tepat digunakan untukmengetahui kesatuan dan persatuan antara mahasiswa dan pemerintah? Dan langkahapa saja yang harus diambil agar terbaik untuk semuanya? Hal ini menjadi tanda tanya bagi kita semua karena masalah antara pemerintahdan mahasiswa sering terjadi, sehingga apabila terjadi tindakan yang negatif semuasemua kalangan masyarakat akan resah.
  7. 7. D. Kegunaan Penelitian Adapun kegunaan penelitian yaitu menjadi harapan kami dari pelitian ini adalah: 1. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan alternatif dan solusi terbaik bagi mahasiswa dan pemerintah agar terjadi kelangsungan hidup yang nyaman dan tentram. 2. Penelitian ini juga diharapkan dapat menambah kesadaran kita untuk saling menghargai, tukar pendapat, dan musyawarah setiap ada persoalan kehidupan masyarakat.
  8. 8. Suara Mahasiswa Menyalurkan Aspirasi RakyatA. Mahasiswa menyalurkan aspirasi masyarakat Dengan melihat kenyataan yang ada mahasiswa sebagai salah satu wadah penyaluraspirasi rakyat yang terkadang dalam pemerintahan dimana pemerintah tidakmemikirkan hidup rakyat, tetapi jika pemerintah memberikan yang terbaik danmemikirkan nasib rakyat kecil ada kemungkinan bahwa mahasiswa tidak akan unjukrasa. Didalam pemeritahan jika ada penyelewengan, koruptor, kecurangan dalampemilu, harga BBM semakin meningkat, disinilah mahasiswa bergerak danmenyampaikan keinginan masyarakat, dimana mahasiswa berperan dalam membanturakyat kecil. Dari inilah terbukti bahwa mahasiswa merangkul rakyat akan bermaknapositif karena memang rakyat membutuhkan pendidikan politik agar sadar akan hak-hak asasi mereka. Sayangnya mahasiswa tidak ikut memberikan pernyataan-pernyataanyang malah membingungkan mereka saja, akan tetapi mahasiswa memberika politikyang positif. Setiap kali informasi yang telihat di media televisi dan tidak dapat dipungkiri lagigedung DPR atau MPR acap kali kita melihat sejumlah demonstran dan sejumlah polisiyang berjaga-jaga. Jika situasi meningkat, tanpa penjagaan oleh angggota ABRI yanglain. Dalam hati terbisik, untuk apa semua itu, mengapa kedua belah pihak harus lelah-lelah dan bersitegang ? Bukankan aneh juga, gedung tempat wakil-wakil rakyat bersidang harus dijaga ketatdan tidak bisa didatangi oleh wakil rakyat, dalam hal ini pengunjuk rasa ? Menurutkenyataannya, memang tidak bisa karena orang khawatir gedung DPR akan didudukimenjelang 21 MEI 1998. perangkat keamanan sibuk, tedengar komentar bernadapertanyaan dimana suara pemerintah dan pimpinan MPR ? Mengapa tidak mengambilprakasa untuk ikut menentramkan suasana ? Mengapa tidak memberikan ketegasandan jaminan bahwa istimewa ini aspiratif seperti yang menjadi harapan dan tuntunanorang banyak ?
  9. 9. B. Demonstrasi bisa menjadi Anarkis Dalam hal ini semua bisa melihat ekstensi mahasiswa sebagai warga Negara , bahwamahasiswa juga bisa menilai yang tebaik untuk semuanya, dimana kelangsungan hidupyang tentram, damai, dan tidak ada rasa diabaikan, dalam buku fisafat Paul sartrebahwa eksistensi mahasiswa diedintikan dengan pilihannya, keputusan sertakebebasannya. Karena tanggung jawab yang banyak digambarkan dengan istilah rasatakut, kesedihan yang mendalam dan diabaikan (filasafat hal 35) . Oleh karena ituhubungan mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah harus baik, dan dapat pula jikamahasiswa yang sering bahkan setiap hari unjuk rasa mengakibatkan anarki danBalkanisah. Robert D. Koplan dalam tulisannya berjudul the coming anarchy to ourplanet, the atlantic mouthly 1994, menampilkan bahwa negara-negara yang dilandakonflik dan anarkhi serta kekacauan : negara yang mengalami kemelaratan massaldiantara tanda-tandanya ketakutan dan kegamangan yang semakin mencengkram, rasapercya diri yang goyah, kesatuan bangsa diperuntuhkan, batal antara keamanan yangsemakin rumit, kesenjangan kaya-miskin menajam, prustasi yang meluas, demokrasisemu, hukum, dan peradilan baik, HAM diabaikan. Kalau dengan hal itu, Indonesiaterakhir ini menunjukkan tanda-tanda itu semua. Dalam The International Heralolhibuna 4 desember 1998 sampai sekarang, disamping mengungkap fenomena itu,menggaris bawahi ; bahaya anarkhi dalam tngkat paling ekstrim telah mengintai negaraberpenduduk yang kurang lebih 200 juta. Istilah Balkanisah diambil dari sejarah Balkan, yang merupakan bahasa diplomasiuntuk satu Negara yang tidak pernah mengalami kedamaian. Bahkan dikenal sebagiajang kekacauan, kekerasan, keresahan, kerusuhan, konflik, perang, anarkhi,pembantaian yang hampir tiada lagi tertolong. Bahkan dikenal dengan “Tong Mesin”eropa darri sana awal dunia perang pertama terjadi
  10. 10. C. Aksi Mahasiswa dalam Dunia Pemerintahan Apakah Indonesia akan mengalami anarkhi dan Balkanisah ini ? Itulah PR bagi kitasemua termasuk mahasiswa ! Pemerintah tidak dipercaya dan tidak menunjukkaninstitusi tertiinggi yang mampu menjadikan keamanan, menjamin ketertiban dankesejahteraan sungguh suatu tugas yang sangat berat. Perbuatan mahasiswa akhir-akhirini yang dianggap menampilkan sikap anarkhi : * Tidur-tiduran dijalan tol dan membiarkan seluruh jaringan lalu lintas macet * Menduduki bandara. Ini sangat memalukan secara international. Tidak itu saja, orang yang mau datang dari airport telah dijalah habis, tidak pandang bulu, orang asing maupun domestic, seharusnya mahasiswa dapat berpikir jauh tentang nilai strategis bandara secara international * Mahasiswa merusak kapal tanker didunia, hal-hal itu konotasinya bukan lagi demonstran tetapi anarkhi dan perampokan * Dan penjara dimana-mana Dari hal itu kita dapat menilai. Mari kita hilangkan pertikaian dan kerusuhan dimanabahaya itu semua dapat merugikan pihak manapun! Kita lakukan silaturahmi yang baikantar masyarakat dan pemerintah, yang bermakna bertabatan, penyesalan,keprihatinan, kesedihan dan berdoa agar tindakan yang dekstruktif, provokatif dapatterhapuskan dan tidak terulang lagi. Kemajemukan adalah Sunnatullah yang tidak dapatdiubah oleh manusia, yang penting bagaimana caranya membuat kemajemukan itukebersamaan yang benar-benar sejuk, saling menghormati, menghormati berbagaiperbedaan dan pertikaian.
  11. 11. D. Cara terbaik Mahasiswa dalm Berkarya untuk Bangsa Dalam kaitan itu, mahasiswa berbuat yang terpuji, mahasiswa juga ikutmenyumbang dan mengisi kemerdekaan Indonesia ini dengan hal-hal yang terusmembangun Negara ini dalam bentuk apapun dalam hal positif, partisipasi mahasiswadalam menyalurkan aspirasi sangatlah besar, bahkan nyawa taruhannya. Tetapialangkah baiknya dengan cara yang begitu baik sehingga tidak ada yang rugi dandirugikan. Dengan ini kita semua dapat belajar untuk mempererat dalam kelangsungantatanan dinegara indonesia ini dengan positif, kita semua aset-aset milik rakyat bukanuntuk dihancurkan atau dirusak karena itu aset rakyat. Jika melihat kebelakang, begitubesar pengorbanan para mahasiswa ikut berperan untuk tatanan pemerintahan dinegara Indonesia ini. Dengan musyawarah dari komunikasi yang baik, salingmenghargai, menghormati antar mahasiswa dengan pemerintah agar terjalin kehidupanyang baik.
  12. 12. Kesimpulan Sebenarnya dalam musyawarah kita dapat menyelesaikan masalah-masalah yangada masalah kontroversi anatara mahasiswa dan pemerintah. Kita bisa menilai semuaitu merugikan kita sendiri, gedung-gedung yang dirusak, kerusuhan dimana-mana,jalanan ditutup yang melibatkan kerugian Negara kita sendiri. Musyawarah jalan terbaikdalam segala persoalan dan mahasiswa juga ikut serta dalam tatanan di negaraindonesia ini, walaupun dengan caranya yang masih kurang terpuji, tetapi pemerintahjuga harus mendengarkan aspirasi masyarakat mahasiswa / rakyat dan kelangsunganhidup di masyarakat. Dan dari hal itu semua kita belajar agar semua menjadi yang terbaik : bisa dikatakanpemerintah (pemimpin / khalifah) sebenarnya adalah jembatan penghubung dimanaagar tercipta kelangsungan hidup yang aman, dan adil. Mungkin berbagai masalahantara mahasiswa dan pemerintah belum bertemu titik permasalahannya sertaberbagai solusi dan cara yang tebaik untuk semuanya. Kita sebagai mahasiswa perlusadar bahwa mengatur berjuta-juta jumlah orang tidak semudah kita membolak-balikkan telapak tangan, tetapi perlu juga diingat oleh pemerintah yang terbaik buatrakyat bukan seenaknya saja dalam melakukan perbuatan dalam artian kelangsunganpemerintahan. Disilah kita bisa menilai begitu berharganya persatuan dan kesatuan,saling menghormati dan bermusyawarah untuk menyelesaikan masalah.5
  13. 13. Daftar pustakaMartin Vincent O.P. 2011. “Filsafat Eksistensialisme.” Jogjakarta : Pustaka Pelajar.Kunarto, 1999. “Mahasiswa Menuntut.” Jakarta : Cipta manunggal

×