Hand UotHand Uot
ILMU SOSIAL BUDAYA DASARILMU SOSIAL BUDAYA DASAR
OLEHOLEH
SUKARDI, SST, M.PdSUKARDI, SST, M.Pd
DEPARTEMEN...
A.A. Latar BelakangLatar Belakang
1. Rapat seluruh rektor –rektor universitas/1. Rapat seluruh rektor –rektor universitas/...
2. Surat keputusan Direktur Pendidikan Tinggi N02. Surat keputusan Direktur Pendidikan Tinggi N0
1338/DPT /A/71 bahwa ISD ...
3. Dari segi politis ; Indonesia adalah sesuatu yang utuh3. Dari segi politis ; Indonesia adalah sesuatu yang utuh
akan te...
Melainkan teori budaya yang dikembangkan untukMelainkan teori budaya yang dikembangkan untuk
mengkaji masalah-masalah kebu...
Adapun yang menjadi sasaran perhatian adalah :Adapun yang menjadi sasaran perhatian adalah :
1. Berbagai kenyataan secara ...
C. Pokok BahasanC. Pokok Bahasan
Menurut Sudjatmiko ( 1984 : 35 ) Pokok bahasanMenurut Sudjatmiko ( 1984 : 35 ) Pokok baha...
3. Manusia dan penderitaan3. Manusia dan penderitaan
. Nasib buruk. Nasib buruk
. Penyesalan. Penyesalan
. kehilangan yang...
7. Manusia dan kegelisahan7. Manusia dan kegelisahan
. Keterasingan. Keterasingan
. Kesepian. Kesepian
. Ketidak pastian. ...
D. Masalah pada sosial Budaya DasarD. Masalah pada sosial Budaya Dasar
Masalah budaya adalah segala sistem atau tataMasala...
2. Hakekat manusia Universal : akan tetapi perwujudannya2. Hakekat manusia Universal : akan tetapi perwujudannya
beraneka ...
Berpijak dari Temuan Itu makaBerpijak dari Temuan Itu maka BIDANBIDAN salah satu timsalah satu tim
anggota kesehatan khusu...
d. Membina kelompok dasawisma di bidang kesehatand. Membina kelompok dasawisma di bidang kesehatan
e. Membina kerjasama li...
1.1. Menghubungi pamong desa untuk mendapatkan petaMenghubungi pamong desa untuk mendapatkan peta
desa , serta pembagian w...
E. Kebudayaan :E. Kebudayaan :
Pengertian :Pengertian :
Kebudayaan atau yang disebut peradapan ; adalahKebudayaan atau yan...
TujuanTujuan
1.1. Mengusahakan penajaman kepekaanMengusahakan penajaman kepekaan
mahasiswa terhadap lingkup budaya, sehing...
Konsep KebudayaanKonsep Kebudayaan
Kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta “Kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta “
...
c. Wujud sebagai benda ( sistem konkrit ) hasil daya ciptac. Wujud sebagai benda ( sistem konkrit ) hasil daya cipta
manus...
1). Kebudayaan dan Unsur-unsurnya1). Kebudayaan dan Unsur-unsurnya
a. Peraturan dan perlengkapan hidup manusia :a. Peratur...
2). Wujud Kebudayaan2). Wujud Kebudayaan
a.a. Wujud kebudayaan mempunyai sifat yang abstrak :Wujud kebudayaan mempunyai si...
3). Sistem Sosial dan Sistem Budaya3). Sistem Sosial dan Sistem Budaya
a. Sistem sosiala. Sistem sosial dan sistem budaya ...
4 Hal yang harus berada dalam sistem sosial4 Hal yang harus berada dalam sistem sosial
@. Ada 2 orang atau lebih@. Ada 2 o...
Berbagai Kebudayaan Di IndonesiaBerbagai Kebudayaan Di Indonesia
Pola Pikir Budaya BaratPola Pikir Budaya Barat
* Pikiran ...
Ket :Ket :
**ManusiaManusia adalah ukuran segala-galanyaadalah ukuran segala-galanya
manusia mempunyai kemampuan menyempur...
Pola Pikir Budaya TimurPola Pikir Budaya Timur
Pada intinya bersumber dari agama, menyukaiPada intinya bersumber dari agam...
Rumusan Kebudayaan Nasional IndonesiaRumusan Kebudayaan Nasional Indonesia
Menurut hasil rapat Kebudayaan NasionalMenurut ...
Jenis Kebudayaan Di IndonesiaJenis Kebudayaan Di Indonesia
a.a. Kebudayaan ModernKebudayaan Modern
Kebudayaan modern biasa...
Dan petunjuk tentang kehidupan manusia. KebudayaanDan petunjuk tentang kehidupan manusia. Kebudayaan
tradisional kurang me...
Perubahan KebudayaanPerubahan Kebudayaan
Kebudayaan berubah dengan cara :Kebudayaan berubah dengan cara :
1.1. Defusi :Def...
c. Penetration symbolik : masuknya kebudayaan secarac. Penetration symbolik : masuknya kebudayaan secara
berdampingan sali...
Timbulnya KebudayaanTimbulnya Kebudayaan
Kebudayaan bisa timbul secara :Kebudayaan bisa timbul secara :
a.a. Discavery ; a...
Kelompok SosialKelompok Sosial
1.1. PengertianPengertian
Suatu kesatuan yang terdiri dari 2 (dua ) atauSuatu kesatuan yang...
Ciri-ciri Kelompok Primer :Ciri-ciri Kelompok Primer :
1). Mengindahkan norma1). Mengindahkan norma
2). Mengutamakan kelom...
3. Kelompok Formal & Informal3. Kelompok Formal & Informal
Formal = ResmiFormal = Resmi Informal = Tidak ResmiInformal = T...
2. Terdapat interaksi yang berlainan dari individu yang2. Terdapat interaksi yang berlainan dari individu yang
berbeda den...
Bentuk –bentuk KelompokBentuk –bentuk Kelompok
1.1. Crowd ( Kumpulan Orang Banyak) MerupakanCrowd ( Kumpulan Orang Banyak)...
2. Golongan2. Golongan
Terjadi karena suatu ciri yang dapat ditentukan adaTerjadi karena suatu ciri yang dapat ditentukan ...
c. Warga kolektif mempunyai kesadaran kepribadianc. Warga kolektif mempunyai kesadaran kepribadian
sebagai kesatuan kemasy...
Contoh :Contoh :
* Kelompok yang terikat hubungan keturunan , mis warga* Kelompok yang terikat hubungan keturunan , mis wa...
•Himpunan berdasarkan kelompok ilmu pengetahuan ; misHimpunan berdasarkan kelompok ilmu pengetahuan ; mis
organisasi profe...
2. Mengatur imbalan jasa sebagai pendorong agar individu2. Mengatur imbalan jasa sebagai pendorong agar individu
bersedia ...
1). Ekonomi1). Ekonomi
@. Uper class ( Tingkat atas ) adalah kelompok klas yang@. Uper class ( Tingkat atas ) adalah kelom...
2) Politis2) Politis
Stratifikasi sosial yang dimaksud adalah pembedaanStratifikasi sosial yang dimaksud adalah pembedaan
...
Aspek Sosial Budaya Yang Mempengaruhi Hidup SehatAspek Sosial Budaya Yang Mempengaruhi Hidup Sehat
PendahuluanPendahuluan
...
Di negara maju terdapat unsur kebudayaan yang dapatDi negara maju terdapat unsur kebudayaan yang dapat
menunjang peningkat...
Serta penyebaran yang tidak merata. TingkatSerta penyebaran yang tidak merata. Tingkat
pengetahuan dan pendidikan yang ren...
Aspek Sosial Budaya yang berhubungan dengan :Aspek Sosial Budaya yang berhubungan dengan :
a.a. Kesehatan IbuKesehatan Ibu...
# Kurangnya pengetahuan ibu tentang cara pemilihan# Kurangnya pengetahuan ibu tentang cara pemilihan
jenis/ bahan makanan,...
b. Terhadap Kesehatan Anakb. Terhadap Kesehatan Anak
Angka kematian bayi masih tinggi yaitu 58/1000Angka kematian bayi mas...
# Pandangan sebagian masyarakat bahwa kelahiran anak# Pandangan sebagian masyarakat bahwa kelahiran anak
adalah merupakan ...
#. Pelayanan di Posyandu tidak / kurang tersedia ruangan#. Pelayanan di Posyandu tidak / kurang tersedia ruangan
yang tert...
Pembangunan KesehatanPembangunan Kesehatan
Pembangunan kesehatan adalah merupakanPembangunan kesehatan adalah merupakan
ba...
Pengertian SKNPengertian SKN
SKN adalah suatu tatanan yang menghimpunSKN adalah suatu tatanan yang menghimpun
berbagai upa...
Nilai-nilai Filosofi dalam PembangunanNilai-nilai Filosofi dalam Pembangunan
1.1. Dasar PijakanDasar Pijakan
a. Kesehatan ...
c. Pasal 28 C ayat ( 1 )c. Pasal 28 C ayat ( 1 )
Setiap orang berhak mengembangkan diri melaluiSetiap orang berhak mengemb...
Pembangunan kesehatan di Indonesia dirasionalkanPembangunan kesehatan di Indonesia dirasionalkan
dalam wujud PKMD ( Pemban...
Tujuan KhususTujuan Khusus
1.1. Menumbuhkan kesadaran masyarakat akanMenumbuhkan kesadaran masyarakat akan
potensi yang di...
INTERAKSI SOSIALINTERAKSI SOSIAL
Hubungan Timbal BalikHubungan Timbal Balik
Merupakan hubungan vitalMerupakan hubungan vit...
PengertianPengertian
Beberapa pendapat tentang interaksiBeberapa pendapat tentang interaksi
1.1. VEWCOMB : interaksi sosia...
BENTUK-BENTUK INTERAKSI SOSIALBENTUK-BENTUK INTERAKSI SOSIAL
Hubungan interaksi meliputiHubungan interaksi meliputi
Fisik ...
Klasifikasi bentuk interaksiKlasifikasi bentuk interaksi
( WOOD WORTH )( WOOD WORTH )
1.1. Individu bertentangan denganInd...
4. Individu menyesuaikan dengan4. Individu menyesuaikan dengan
lingkunganlingkungan
auto plastic allo plastikauto plastic ...
SISTEM NILAISISTEM NILAI
PENGERTIANPENGERTIAN
1.1. Gambaran mengenai apa yang diinginkan yang pantas, atauGambaran mengena...
•Susunan nilai hidup itu berubah dari waktu kewaktu dan dari tempat ketempatSusunan nilai hidup itu berubah dari waktu kew...
Nilai semacam iniNilai semacam ini membentuk landasan bagi hati nuranimembentuk landasan bagi hati nurani dapat mengakibat...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Budaya dasar

826 views

Published on

ilmu budaya dasar

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
826
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
14
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Budaya dasar

  1. 1. Hand UotHand Uot ILMU SOSIAL BUDAYA DASARILMU SOSIAL BUDAYA DASAR OLEHOLEH SUKARDI, SST, M.PdSUKARDI, SST, M.Pd DEPARTEMEN KESEHATANDEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIAREPUBLIK INDONESIA POLTEKKES DEPKES SURABAYAPOLTEKKES DEPKES SURABAYA JURUSAN KEBIDANANJURUSAN KEBIDANAN PROGRAM STUDI KEBIDANAN MAGETANPROGRAM STUDI KEBIDANAN MAGETAN
  2. 2. A.A. Latar BelakangLatar Belakang 1. Rapat seluruh rektor –rektor universitas/1. Rapat seluruh rektor –rektor universitas/ instittut negeri seluruh Indonesia tanggal 11instittut negeri seluruh Indonesia tanggal 11 s/d 13 Oktober 1971 di Semarang dengans/d 13 Oktober 1971 di Semarang dengan kesimpulan pentingnya pemberian mata kuliahkesimpulan pentingnya pemberian mata kuliah Basic Social science ( Ilmu Sosial Budaya dasar)Basic Social science ( Ilmu Sosial Budaya dasar) dan Basic Humanites ( Ilmu Budaya dasar )dan Basic Humanites ( Ilmu Budaya dasar ) dalam rangka pembentukan sarjanadalam rangka pembentukan sarjana
  3. 3. 2. Surat keputusan Direktur Pendidikan Tinggi N02. Surat keputusan Direktur Pendidikan Tinggi N0 1338/DPT /A/71 bahwa ISD dan IBD harus diberikan ke1338/DPT /A/71 bahwa ISD dan IBD harus diberikan ke semua fakultas dalam lingkungan Universitas / institutsemua fakultas dalam lingkungan Universitas / institut negeri seluruh Indonesianegeri seluruh Indonesia Latar belakang tersebut berkaitan dengan permasalahan :Latar belakang tersebut berkaitan dengan permasalahan : a.a. Kenyataan bahwa bangsa Indonesia terdiri dari berbagaiKenyataan bahwa bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa dan keanekaragaman budayasuku bangsa dan keanekaragaman budaya b.b. Proses pembangunan yang terus menerus akan meninProses pembangunan yang terus menerus akan menin bulkan dampak yang positif dan negatif berupabulkan dampak yang positif dan negatif berupa pergeseran nilai budaya yang memungkinkan timbulnyapergeseran nilai budaya yang memungkinkan timbulnya konflik dalam kehidupankonflik dalam kehidupan c.c. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologiKemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi meninmbulkan perubahan kondisi kehidupan manusia,meninmbulkan perubahan kondisi kehidupan manusia, kemajuan merupakan akibat sifat ambivalen positif/negkemajuan merupakan akibat sifat ambivalen positif/neg
  4. 4. 3. Dari segi politis ; Indonesia adalah sesuatu yang utuh3. Dari segi politis ; Indonesia adalah sesuatu yang utuh akan tetapi dalam keanekaragaman budaya : suku,akan tetapi dalam keanekaragaman budaya : suku, tempat tinggal yang menyebar diseluruh Indonesiatempat tinggal yang menyebar diseluruh Indonesia yang sering terdapat perbedaan satu sama lainyang sering terdapat perbedaan satu sama lain sehingga menimbulkan konfliksehingga menimbulkan konflik B. Lingkup Ilmu Sosial Budaya DasarB. Lingkup Ilmu Sosial Budaya Dasar 1.1. Ilmu budaya dasarIlmu budaya dasar identik denganidentik dengan BasicBasic HumanitiesHumanities Humanities berasal dari kata latinHumanities berasal dari kata latin Human yang berarti manusiawi, yangHuman yang berarti manusiawi, yang berbudaya dan berbudi halusberbudaya dan berbudi halus ( refined)( refined) diharap seseorang mempelajaridiharap seseorang mempelajari Basic Humanities tidaklah sama denganBasic Humanities tidaklah sama dengan thethe humanitieshumanities ( pengetahuan budaya ) yang( pengetahuan budaya ) yang menyangkut keahlian filsafat dan seni : senimenyangkut keahlian filsafat dan seni : seni pahat, seni tari dllpahat, seni tari dll
  5. 5. Melainkan teori budaya yang dikembangkan untukMelainkan teori budaya yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah kebudayaan :( norma , adat,mengkaji masalah-masalah kebudayaan :( norma , adat, saling menghormati, saling menghargai, intuisi, sikap ) dllsaling menghormati, saling menghargai, intuisi, sikap ) dll 2. Ilmu Sosuial Dasar : adalah2. Ilmu Sosuial Dasar : adalah Sebagai organisasi pengetahuan tentang pokokSebagai organisasi pengetahuan tentang pokok masalah sosial , tidak merupakan penggabunganmasalah sosial , tidak merupakan penggabungan beberapa ilmu sosial ( siswanto 1988 )beberapa ilmu sosial ( siswanto 1988 ) Fakta sosial merupakan abstraksi kejadian sosialFakta sosial merupakan abstraksi kejadian sosial yang konkrit yang dinyatakan dengan pernyataanyang konkrit yang dinyatakan dengan pernyataan diskriptif ( Koentjoronigrat ) 1971diskriptif ( Koentjoronigrat ) 1971
  6. 6. Adapun yang menjadi sasaran perhatian adalah :Adapun yang menjadi sasaran perhatian adalah : 1. Berbagai kenyataan secara bersama-sama merupakan1. Berbagai kenyataan secara bersama-sama merupakan masalah sosialmasalah sosial 2.2. Adanya keanekaragaman golongan- golonganAdanya keanekaragaman golongan- golongan dan kesatuan sosial lain didalam masyarakatdan kesatuan sosial lain didalam masyarakat yang masing-masing mempunyai kepentinganyang masing-masing mempunyai kepentingan dan kebutuhan serta pola pikir dan tingkah lakudan kebutuhan serta pola pikir dan tingkah laku sendiri-sendiri yang berbeda sehinggasendiri-sendiri yang berbeda sehingga menyebabkan pertentangan ( M. Moenandarmenyebabkan pertentangan ( M. Moenandar Soelaiman 1987 )Soelaiman 1987 )
  7. 7. C. Pokok BahasanC. Pokok Bahasan Menurut Sudjatmiko ( 1984 : 35 ) Pokok bahasanMenurut Sudjatmiko ( 1984 : 35 ) Pokok bahasan materi dapat dirumuskan menurut kepentinganmateri dapat dirumuskan menurut kepentingan pengamatannya dan masalah yang dialaminyapengamatannya dan masalah yang dialaminya mulai lahir sampai mati. Rumusan tersebut dirincimulai lahir sampai mati. Rumusan tersebut dirinci oleh Tim Ilmu Budaya Dasar menjadi 8 topikoleh Tim Ilmu Budaya Dasar menjadi 8 topik bahasan ( 19880 ) a.lbahasan ( 19880 ) a.l 1.1.Manusia dan cinta kasih,Manusia dan cinta kasih, cinta antara pria dan wanita ( seks )cinta antara pria dan wanita ( seks ) KekeluargaanKekeluargaan PersaudaraanPersaudaraan 2. Manusia dan keindahan2. Manusia dan keindahan KontemplasiKontemplasi EksistensiEksistensi
  8. 8. 3. Manusia dan penderitaan3. Manusia dan penderitaan . Nasib buruk. Nasib buruk . Penyesalan. Penyesalan . kehilangan yang dicintai. kehilangan yang dicintai 4. Manusia dan keadilan4. Manusia dan keadilan . Rasa keadilan. Rasa keadilan . Perlakuan yang tidak adil. Perlakuan yang tidak adil 5. Manusia dan pandangan hidup5. Manusia dan pandangan hidup . Cita-cita. Cita-cita . Kebajikan. Kebajikan 6. Manusia dan tanggung jawab serta pengabdian6. Manusia dan tanggung jawab serta pengabdian . Kesadaran. Kesadaran . pengorbanan. pengorbanan . kewajiban. kewajiban
  9. 9. 7. Manusia dan kegelisahan7. Manusia dan kegelisahan . Keterasingan. Keterasingan . Kesepian. Kesepian . Ketidak pastian. Ketidak pastian 8. Manusia dan harapan8. Manusia dan harapan . Kepercayaan diri. Kepercayaan diri . Gairah mengatasi kesulitan. Gairah mengatasi kesulitan Selain topik-topik tersebut dapat pula dikelompokanSelain topik-topik tersebut dapat pula dikelompokan secara berbeda diubah formulasinya sesuaisecara berbeda diubah formulasinya sesuai dengan pandangan seseorang terhadap hidupnyadengan pandangan seseorang terhadap hidupnya : misalnya: misalnya 1. seks1. seks 4. keadilan4. keadilan 7.keyakinan7.keyakinan 2. kegelisahan2. kegelisahan 5. pengabdian5. pengabdian 8. maut8. maut 3. derita3. derita 6. kasih sayang6. kasih sayang
  10. 10. D. Masalah pada sosial Budaya DasarD. Masalah pada sosial Budaya Dasar Masalah budaya adalah segala sistem atau tataMasalah budaya adalah segala sistem atau tata nilai atau sikap mental, pola pikir, pola tingkahnilai atau sikap mental, pola pikir, pola tingkah laku dalam berbagai aspek kehidupan yang tidaklaku dalam berbagai aspek kehidupan yang tidak memuaskan bagi masyarakat secaramemuaskan bagi masyarakat secara keseluruhan, atau dapat dikatakan bahwakeseluruhan, atau dapat dikatakan bahwa masalah budaya adalah tata nilai yang daatmasalah budaya adalah tata nilai yang daat menimbulkan krisis-krisis kemasayrakatan yangmenimbulkan krisis-krisis kemasayrakatan yang akan menyebabkanakan menyebabkan “ dehumanisasi“ dehumanisasi “ atau“ atau terjadi pengurungan terhadap seseorang.terjadi pengurungan terhadap seseorang. Masalah tersebut mencakup :Masalah tersebut mencakup : 1. Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya1. Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan danmerupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budayabudaya
  11. 11. 2. Hakekat manusia Universal : akan tetapi perwujudannya2. Hakekat manusia Universal : akan tetapi perwujudannya beraneka ragam, ada persamaan tapi ada pula perbedaan,beraneka ragam, ada persamaan tapi ada pula perbedaan, ada kelemahan akan tetapi ada keunggulan yangada kelemahan akan tetapi ada keunggulan yang diungkapkan secara tidak seragam. Sebagaimana yangdiungkapkan secara tidak seragam. Sebagaimana yang terlihat ekspresinya dalam berbagai bentuk corakterlihat ekspresinya dalam berbagai bentuk corak ungkapan pikiran dan perasaan tiingkah laku al :ungkapan pikiran dan perasaan tiingkah laku al : Masyarakat masih cenderung minta pertolonganMasyarakat masih cenderung minta pertolongan ke dukun bayi karena dukun dianggap masihke dukun bayi karena dukun dianggap masih kharismatik, lebih diterima sebagai anggotakharismatik, lebih diterima sebagai anggota keluarga, imbalan jasa diltakan padsa nilaikeluarga, imbalan jasa diltakan padsa nilai gotong royong/ kekeluargaan dan biasanya lebihgotong royong/ kekeluargaan dan biasanya lebih murahmurah Faktor yang lain lokasi Puskesmas yang lebihFaktor yang lain lokasi Puskesmas yang lebih jauh dari temapat tinggal masyarakatjauh dari temapat tinggal masyarakat
  12. 12. Berpijak dari Temuan Itu makaBerpijak dari Temuan Itu maka BIDANBIDAN salah satu timsalah satu tim anggota kesehatan khususnya kesehatan Ibu dan anakanggota kesehatan khususnya kesehatan Ibu dan anak mempunyai peran yang sangat penting dalammempunyai peran yang sangat penting dalam meningkatkan status kesehatan ibu dan anak dalammeningkatkan status kesehatan ibu dan anak dalam wilayah kerjanya : oleh karena itu FUNGSI BIDANwilayah kerjanya : oleh karena itu FUNGSI BIDAN ADALAH :ADALAH : a.a. Memberikan pelayanan persalianan , KB,Memberikan pelayanan persalianan , KB, pelayanan medis kontrasepsipelayanan medis kontrasepsi b.b. Menggerakan dan membina masyarakat,Menggerakan dan membina masyarakat, termasuk peran serta masyarakat memberikantermasuk peran serta masyarakat memberikan penyuluhan kesehatan yang sesuai denganpenyuluhan kesehatan yang sesuai dengan masalah kesehatan setempatmasalah kesehatan setempat c.c. Membina dan memberikan bimbingan teknisMembina dan memberikan bimbingan teknis kepada kader kesehatan , serta dukun bayikepada kader kesehatan , serta dukun bayi
  13. 13. d. Membina kelompok dasawisma di bidang kesehatand. Membina kelompok dasawisma di bidang kesehatan e. Membina kerjasama lintas program dan lintas sektore. Membina kerjasama lintas program dan lintas sektor f. Melakuikan rujukan medis maupun rujukanf. Melakuikan rujukan medis maupun rujukan kesehatan ke fasilitas kesehatan lainnyakesehatan ke fasilitas kesehatan lainnya g. Mendeteksi dini adanya efek samping dang. Mendeteksi dini adanya efek samping dan komplikasi baik kontrsepsi ataupun penyakitkomplikasi baik kontrsepsi ataupun penyakit sesuai dengan kemampuan dan kewenangannya.sesuai dengan kemampuan dan kewenangannya. Sedangkan PERMENKES No 363/ Menkes/ 1980Sedangkan PERMENKES No 363/ Menkes/ 1980 mengatur tentang aspek sosial budaya dasarmengatur tentang aspek sosial budaya dasar tugas dan kewenangan bidan yaitu : mengenaltugas dan kewenangan bidan yaitu : mengenal wilayah, struktur pemerintahan & komposisiwilayah, struktur pemerintahan & komposisi penduduk serta sistem pemerintahan desapenduduk serta sistem pemerintahan desa dengan cara :dengan cara :
  14. 14. 1.1. Menghubungi pamong desa untuk mendapatkan petaMenghubungi pamong desa untuk mendapatkan peta desa , serta pembagian wilayahdesa , serta pembagian wilayah 2. mengenal struktur kemasayarakatan seperti LKMD,2. mengenal struktur kemasayarakatan seperti LKMD, PKK, karang taruna, tokoh masyarakatPKK, karang taruna, tokoh masyarakat 3. Mempelajari geografi penduduk3. Mempelajari geografi penduduk 4. Mencatat jumlah KK, Pus, jenis kelamin4. Mencatat jumlah KK, Pus, jenis kelamin Untuk itu bidan harus mengadakan hubungan yangUntuk itu bidan harus mengadakan hubungan yang efektif dengan masyarakat utamanya key personefektif dengan masyarakat utamanya key person yang pertama kali harus dipelajari adalahyang pertama kali harus dipelajari adalah bahasabahasa Langkah selanjutnya adalahLangkah selanjutnya adalah mempromosikan dirimempromosikan diri dengan menampilkan kepribadian yang sesuaidengan menampilkan kepribadian yang sesuai dan dianut oleh masyarakat dengan tujuan akhirdan dianut oleh masyarakat dengan tujuan akhir adalah : produk kebidanan diminati masyarakatadalah : produk kebidanan diminati masyarakat
  15. 15. E. Kebudayaan :E. Kebudayaan : Pengertian :Pengertian : Kebudayaan atau yang disebut peradapan ; adalahKebudayaan atau yang disebut peradapan ; adalah pemahaman yang meliputi : pengetahuan,pemahaman yang meliputi : pengetahuan, kepercayaan , seni, moral, hukum, adat istiadatkepercayaan , seni, moral, hukum, adat istiadat yang diperoleh dari anggota masyarakat ( Tayloryang diperoleh dari anggota masyarakat ( Taylor 1997 )1997 ) Pendapat umum sesuatu yang baik dan berhargaPendapat umum sesuatu yang baik dan berharga dalam kehidupan masyarakat. ( Bakker 1984 )dalam kehidupan masyarakat. ( Bakker 1984 ) Pola tingkah laku mantap : pikiran, perasaan, danPola tingkah laku mantap : pikiran, perasaan, dan reaksi yang diperoleh dan terutama diwujudkanreaksi yang diperoleh dan terutama diwujudkan oleh simbul-simbul pada pencapaian tersendirioleh simbul-simbul pada pencapaian tersendiri dari kelompok manusia yang bersifat universaldari kelompok manusia yang bersifat universal ( Kroeber & klukhon 1950 )( Kroeber & klukhon 1950 )
  16. 16. TujuanTujuan 1.1. Mengusahakan penajaman kepekaanMengusahakan penajaman kepekaan mahasiswa terhadap lingkup budaya, sehinggamahasiswa terhadap lingkup budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri denganmereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru terutama untuklingkungan yang baru terutama untuk kepentingan profesinya.kepentingan profesinya. 2.2. Memberi kesempatan mahasiswa untuk dapatMemberi kesempatan mahasiswa untuk dapat memperluas pandangan tentang masalahmemperluas pandangan tentang masalah kemanusiaan serta mengembangkan daya kritiskemanusiaan serta mengembangkan daya kritis terhadap persoaslan.terhadap persoaslan. 3.3. Mengusahakan agar para mahasiswa sebagaiMengusahakan agar para mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa dan ahli disiplin ilmucalon pemimpin bangsa dan ahli disiplin ilmu masing-,asing tidak jatuh dalam sifatmasing-,asing tidak jatuh dalam sifat kedaerahankedaerahan 4.4. Menjembatani para akademisi agar merekaMenjembatani para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain secaralebih mampu berdialog satu sama lain secara
  17. 17. Konsep KebudayaanKonsep Kebudayaan Kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta “Kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta “ budayah “ / “ bodhi “ yang berarti budi akalbudayah “ / “ bodhi “ yang berarti budi akal atau segala sesuatu yang berkaitan dengan akal.atau segala sesuatu yang berkaitan dengan akal. Budaya dapat dipisahkan sebagai kata majemukBudaya dapat dipisahkan sebagai kata majemuk Budi & Daya yang berupa : cipta , rasa, karsa,Budi & Daya yang berupa : cipta , rasa, karsa, karya ( kuncoroningrat 1980 )karya ( kuncoroningrat 1980 ) 3. Dimensi wujud kebudayaan3. Dimensi wujud kebudayaan a. Dimensi gagasan , konsep, pikiran manusia.a. Dimensi gagasan , konsep, pikiran manusia. WujudWujud ini disebut “ sistem budaya “ sifatnyaini disebut “ sistem budaya “ sifatnya abstrak, tidakabstrak, tidak dapat dilihat berpusat pada kepala.dapat dilihat berpusat pada kepala. b. Dimensi aktifitas : disebut sistem sosial ;b. Dimensi aktifitas : disebut sistem sosial ; berupaberupa aktifitas manusia yang saling berinteraksi,aktifitas manusia yang saling berinteraksi,
  18. 18. c. Wujud sebagai benda ( sistem konkrit ) hasil daya ciptac. Wujud sebagai benda ( sistem konkrit ) hasil daya cipta manusia yang berwujud bendamanusia yang berwujud benda F. Kerangka KebudayaanF. Kerangka Kebudayaan 1.1. Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnyaBerbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan &merupakan ungkapan masalah kemanusiaan & budaya yang dapat didekati denganbudaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya ( themenggunakan pengetahuan budaya ( the humanistik ) dari berbagai disiplin ilmuhumanistik ) dari berbagai disiplin ilmu 2.2. Hakekat manusia sebagai kesatuan atauHakekat manusia sebagai kesatuan atau universal akan membentuk beraneka ragamuniversal akan membentuk beraneka ragam kebudayaan yang masing-masing sesuaikebudayaan yang masing-masing sesuai dengan masa dan zamannyadengan masa dan zamannya Kedua masalah pokok tersebut memerlukanKedua masalah pokok tersebut memerlukan penjabaran lebih lanjut dengan beberapapenjabaran lebih lanjut dengan beberapa unsur: alunsur: al
  19. 19. 1). Kebudayaan dan Unsur-unsurnya1). Kebudayaan dan Unsur-unsurnya a. Peraturan dan perlengkapan hidup manusia :a. Peraturan dan perlengkapan hidup manusia : ( pakaian, perumahan, transportasi) dsb( pakaian, perumahan, transportasi) dsb b. Mata pencaharian hidup dan sistem –sistemb. Mata pencaharian hidup dan sistem –sistem ekonomi (pertanian, peternakan, sistem produksi,ekonomi (pertanian, peternakan, sistem produksi, distribusi) dlldistribusi) dll c. Sistem kemasyarakatan ( system kekerabatan,c. Sistem kemasyarakatan ( system kekerabatan, orpol, sistem hukum, sistem perkawinan ) dllorpol, sistem hukum, sistem perkawinan ) dll d. Bahas ( lesan maupun tertulis)d. Bahas ( lesan maupun tertulis) e. Kesenian ( seni rupa, seni suara, seni gerak, senie. Kesenian ( seni rupa, seni suara, seni gerak, seni pahat ) dllpahat ) dll f. Sistem pengetahuan ( pengathuan alam, fisika dllf. Sistem pengetahuan ( pengathuan alam, fisika dll )) g. Religi ( sistem kepercayaan )g. Religi ( sistem kepercayaan )
  20. 20. 2). Wujud Kebudayaan2). Wujud Kebudayaan a.a. Wujud kebudayaan mempunyai sifat yang abstrak :Wujud kebudayaan mempunyai sifat yang abstrak : artinya tidak dapat dilihat tidak dapat diraba, hanya bisaartinya tidak dapat dilihat tidak dapat diraba, hanya bisa diyakini keberadaannya. Bertempat di alam pikiran/ didiyakini keberadaannya. Bertempat di alam pikiran/ di kepala. Misal : adat istiadat setempatkepala. Misal : adat istiadat setempat bersih desabersih desa b.b. Wujud kebudayaan yang bersifat sosial ( sosial system)Wujud kebudayaan yang bersifat sosial ( sosial system) adalah merupakan tindakan yang terpola dari manusia ituadalah merupakan tindakan yang terpola dari manusia itu sendiri. Sistem ini merupakan kegiatan setiap harisendiri. Sistem ini merupakan kegiatan setiap hari manusia itu sendiri ( kegiatan pasar, kegiatanmanusia itu sendiri ( kegiatan pasar, kegiatan perkantoran) dllperkantoran) dll c.c. Wujud kegiatan fisik : adalah merupakan seluruh hasilWujud kegiatan fisik : adalah merupakan seluruh hasil fisik dari perbuatan manusia dalam masyarakat, bersifatfisik dari perbuatan manusia dalam masyarakat, bersifat konkrit , mis bangunan , komputer, OHP dllkonkrit , mis bangunan , komputer, OHP dll
  21. 21. 3). Sistem Sosial dan Sistem Budaya3). Sistem Sosial dan Sistem Budaya a. Sistem sosiala. Sistem sosial dan sistem budaya merupakan sistem-dan sistem budaya merupakan sistem- sistem yang secara analissis dapat dibedakan:sistem yang secara analissis dapat dibedakan: * Sisterm sosial : sistem ini lebih banyak mengkaji pada* Sisterm sosial : sistem ini lebih banyak mengkaji pada kajian sosiologi yang mengarah kepada konsepkajian sosiologi yang mengarah kepada konsep relasionalrelasional (hubungan manusia ) sebagai pengganti pengganti(hubungan manusia ) sebagai pengganti pengganti konsep perilaku sosial.konsep perilaku sosial. Sistem sosial menjadi suatu model analisis bagiSistem sosial menjadi suatu model analisis bagi terhadap organisasi sosial ( Talkot . Peron )terhadap organisasi sosial ( Talkot . Peron ) sebagai sistem sosial mempunyai bagian yangsebagai sistem sosial mempunyai bagian yang saling menguntungkan, saling ketergantungansaling menguntungkan, saling ketergantungan termasuk hubungan berdua kelompok kecil .termasuk hubungan berdua kelompok kecil .
  22. 22. 4 Hal yang harus berada dalam sistem sosial4 Hal yang harus berada dalam sistem sosial @. Ada 2 orang atau lebih@. Ada 2 orang atau lebih @ Terjadi interaksi diantara mereka@ Terjadi interaksi diantara mereka @ Mempunyai tujuan yang sama@ Mempunyai tujuan yang sama @. Memiliki struktur simbul & harapan yang sama(Person)@. Memiliki struktur simbul & harapan yang sama(Person) b. Sistem budayab. Sistem budaya ( cultural system )( cultural system ) Merupakan ide –ide dan gagasan manusia hidupMerupakan ide –ide dan gagasan manusia hidup bersama dalam suatu masyarakat. Sistembersama dalam suatu masyarakat. Sistem budaya bagian dari kebudayaan dalam pola adatbudaya bagian dari kebudayaan dalam pola adat istiadat, sistem norma, pranata yang ada diistiadat, sistem norma, pranata yang ada di masyarakat. Proses budaya ini dilakukan melaluimasyarakat. Proses budaya ini dilakukan melalui pembudayaan ( institutionalization) pelembagaanpembudayaan ( institutionalization) pelembagaan yang dimulai dengan meniru kemudianyang dimulai dengan meniru kemudian diinternalisasikan.diinternalisasikan.
  23. 23. Berbagai Kebudayaan Di IndonesiaBerbagai Kebudayaan Di Indonesia Pola Pikir Budaya BaratPola Pikir Budaya Barat * Pikiran cenderung menekankan dunia obyektif* Pikiran cenderung menekankan dunia obyektif daridari pada rasa sehingga membuahkan ilmu danpada rasa sehingga membuahkan ilmu dan teknologiteknologi * Filsafat dipusatkan pada ujud dunia rasio* Filsafat dipusatkan pada ujud dunia rasio * Cara berpikir dalam hidup lebih terpikat oleh* Cara berpikir dalam hidup lebih terpikat oleh kemajuankemajuan material, serta teknis & ilmiah analisismaterial, serta teknis & ilmiah analisis * Dasar kehidupan adalah : martabat manusia* Dasar kehidupan adalah : martabat manusia kebebasan & teknologikebebasan & teknologi
  24. 24. Ket :Ket : **ManusiaManusia adalah ukuran segala-galanyaadalah ukuran segala-galanya manusia mempunyai kemampuan menyempurnakanmanusia mempunyai kemampuan menyempurnakan diri yang bertitik tolak rasio , intelek , pengalaman,diri yang bertitik tolak rasio , intelek , pengalaman, kemampuan sebagai ukuran dan bukan kebijakankemampuan sebagai ukuran dan bukan kebijakan hati. Kepuasan diperoleh lewat usaha keras sehinggahati. Kepuasan diperoleh lewat usaha keras sehingga persaingan keraspersaingan keras ** KebebasanKebebasan dimulai daridimulai dari sosialisasi anak dengansosialisasi anak dengan membiarkan membentuk dirinya sendiri dalammembiarkan membentuk dirinya sendiri dalam mengembangkan bakat , bebas dari campurmengembangkan bakat , bebas dari campur tangan orang tua dan mengarah spesialisasitangan orang tua dan mengarah spesialisasi ** TeknologiTeknologi merupakan kebutuhan manusia,merupakan kebutuhan manusia, teknologi menghasilkan dinamisme tentangteknologi menghasilkan dinamisme tentang manajemen keberanian berusaha, danmanajemen keberanian berusaha, dan penguasaan materipenguasaan materi
  25. 25. Pola Pikir Budaya TimurPola Pikir Budaya Timur Pada intinya bersumber dari agama, menyukaiPada intinya bersumber dari agama, menyukai intuisi dari pada akal budi. Pemikir timur lebihintuisi dari pada akal budi. Pemikir timur lebih menekankan segi dalam jiwa, bersifat khayalan.menekankan segi dalam jiwa, bersifat khayalan. Timur lebih disiplin mengendalikan diri,Timur lebih disiplin mengendalikan diri, mengedepankan keharmonisan dengan alam sebabmengedepankan keharmonisan dengan alam sebab alam memberikan makan, tempat berteduh,alam memberikan makan, tempat berteduh, Keberhasilan diperoleh dengan cara meditasi,Keberhasilan diperoleh dengan cara meditasi, terikat dengan mistik. Menegakan normaterikat dengan mistik. Menegakan norma bersumber dari ajaran agama. Nilai kehidupanbersumber dari ajaran agama. Nilai kehidupan tertinggi datang dari dalam nurani seperti nrimotertinggi datang dari dalam nurani seperti nrimo karena takdir, pepesten, pasrah.karena takdir, pepesten, pasrah.
  26. 26. Rumusan Kebudayaan Nasional IndonesiaRumusan Kebudayaan Nasional Indonesia Menurut hasil rapat Kebudayaan NasionalMenurut hasil rapat Kebudayaan Nasional Indonesia 1936 oleh Sutan Takdir Alisabana Cs dengan KiIndonesia 1936 oleh Sutan Takdir Alisabana Cs dengan Ki Hajar Dewantoro & Dr Soetomo merumuskan sebagaiHajar Dewantoro & Dr Soetomo merumuskan sebagai berikut :berikut : Kebudayaan bangsa Indonesia adalahKebudayaan bangsa Indonesia adalah kebudayaan yang timbul dari sebuah usahakebudayaan yang timbul dari sebuah usaha budinya rakyat Indonesiasendiri dengan rumusan :budinya rakyat Indonesiasendiri dengan rumusan : BHINEKA TUNGGAL IKA “ dan bertumpau padaBHINEKA TUNGGAL IKA “ dan bertumpau pada kebudayaan lama dan asli terdapat sebagai puncakkebudayaan lama dan asli terdapat sebagai puncak kebudayaan di daerah –daerah diseluruh Indonesiakebudayaan di daerah –daerah diseluruh Indonesia yang ber idiologi PANCASILAyang ber idiologi PANCASILA Puncak kebudayaan daerah bersifat universalPuncak kebudayaan daerah bersifat universal
  27. 27. Jenis Kebudayaan Di IndonesiaJenis Kebudayaan Di Indonesia a.a. Kebudayaan ModernKebudayaan Modern Kebudayaan modern biasanya berasal dariKebudayaan modern biasanya berasal dari manca negara datang di Indonesia merupakanmanca negara datang di Indonesia merupakan budaya/ kesenian import. Budaya modernbudaya/ kesenian import. Budaya modern akting, penampilan, dan kemampuanakting, penampilan, dan kemampuan meragakan diri didasari sifat komersial.meragakan diri didasari sifat komersial. Budaya modern lebih mengesampingkanBudaya modern lebih mengesampingkan norma , gaya menjadi idola masyarakat dannorma , gaya menjadi idola masyarakat dan merupakan target sasaran Contoh : film, musikmerupakan target sasaran Contoh : film, musik jazzjazz b. Kebudayaan Tradisionalb. Kebudayaan Tradisional Bersumber dan berkembang dari daerahBersumber dan berkembang dari daerah setempat. Penampilan mengutamakan normasetempat. Penampilan mengutamakan norma dengan mengedepankan intuisi bahkan bersifatdengan mengedepankan intuisi bahkan bersifat bimbinganbimbingan
  28. 28. Dan petunjuk tentang kehidupan manusia. KebudayaanDan petunjuk tentang kehidupan manusia. Kebudayaan tradisional kurang mengutamakan komersial dan seringtradisional kurang mengutamakan komersial dan sering dilandasi sifat kekeluargaan. Contoh : Ketoprak, wayangdilandasi sifat kekeluargaan. Contoh : Ketoprak, wayang orang, keroncong, ludrukorang, keroncong, ludruk c. Budaya Campuranc. Budaya Campuran Budaya campuran pada hakekatnya merupakanBudaya campuran pada hakekatnya merupakan campuran budaya modern dengan budayacampuran budaya modern dengan budaya tradisional yang berkembang dengan caratradisional yang berkembang dengan cara asimilasi ataupun defusi. Kebudayaan campuranasimilasi ataupun defusi. Kebudayaan campuran sudah memperhitungkan komersiel tapi masihsudah memperhitungkan komersiel tapi masih mengindahkan norma dan adat setempat. Contohmengindahkan norma dan adat setempat. Contoh : Musik dangdut, orkes gambus, campur sari: Musik dangdut, orkes gambus, campur sari
  29. 29. Perubahan KebudayaanPerubahan Kebudayaan Kebudayaan berubah dengan cara :Kebudayaan berubah dengan cara : 1.1. Defusi :Defusi : adalah penyebaran unsur kebudayaanadalah penyebaran unsur kebudayaan dari suatu masyarakat ke masyarakat laindari suatu masyarakat ke masyarakat lain antar individu antar keluarga ataupunantar individu antar keluarga ataupun golongan.golongan. Difusi ini dapat menyebar dengan cara :Difusi ini dapat menyebar dengan cara : a. Penetration Pacifiqua : masuknya unsura. Penetration Pacifiqua : masuknya unsur kebudayaan dari masyarakat satukebudayaan dari masyarakat satu kemasyarakatkemasyarakat lain tanpa adanya paksaan : mis listriklain tanpa adanya paksaan : mis listrik masuk desamasuk desa b. Penetration Hard : masuknya unsurb. Penetration Hard : masuknya unsur kebudayaankebudayaan dari masyarakat satu kemasyarakat laindari masyarakat satu kemasyarakat lain
  30. 30. c. Penetration symbolik : masuknya kebudayaan secarac. Penetration symbolik : masuknya kebudayaan secara berdampingan saling menguntungkan dan tidakberdampingan saling menguntungkan dan tidak merugikan contoh koperasimerugikan contoh koperasi 2. Akulturasi2. Akulturasi : adalah diterimanya kebudayaan: adalah diterimanya kebudayaan lain/luar kemudian diolah menjadi kebudayaanlain/luar kemudian diolah menjadi kebudayaan sendiri . Mis : politik dakwah, pendidikan. Musiksendiri . Mis : politik dakwah, pendidikan. Musik padang pasir menjadi musik gambus.padang pasir menjadi musik gambus. 3. Asimilasi3. Asimilasi : Terjadi pada kelompok masyarakat: Terjadi pada kelompok masyarakat yang tidak sama kebudayaannya tapi dapat hidupyang tidak sama kebudayaannya tapi dapat hidup secara berdampingan dengan damai salingsecara berdampingan dengan damai saling mendekat lambat laun menjadi sama bahkanmendekat lambat laun menjadi sama bahkan menjadi model kebudayaan yang baru.menjadi model kebudayaan yang baru. Kebudayaan ini dibentuk dari unsur yangKebudayaan ini dibentuk dari unsur yang berbeda-beda oleh mobilitas pendudukberbeda-beda oleh mobilitas penduduk Contoh : keroncong dan langgam menjadiContoh : keroncong dan langgam menjadi campur saricampur sari
  31. 31. Timbulnya KebudayaanTimbulnya Kebudayaan Kebudayaan bisa timbul secara :Kebudayaan bisa timbul secara : a.a. Discavery ; adalah penemuan sesuatu yangDiscavery ; adalah penemuan sesuatu yang baru yang terjadi denganbaru yang terjadi dengan tidak sengajatidak sengaja dandan secara kebetulan serta tidak direncanakan.secara kebetulan serta tidak direncanakan. Contoh penemuan obat kinaContoh penemuan obat kina b.b. Invention : kebudayaan tercipta karena suatuInvention : kebudayaan tercipta karena suatu rancangan/ perencanaan kebudayaan denganrancangan/ perencanaan kebudayaan dengan melalui suatu proses. Contoh model pakaian,melalui suatu proses. Contoh model pakaian, komputer. OHP dllkomputer. OHP dll
  32. 32. Kelompok SosialKelompok Sosial 1.1. PengertianPengertian Suatu kesatuan yang terdiri dari 2 (dua ) atauSuatu kesatuan yang terdiri dari 2 (dua ) atau lebih individu yang mengadakan interaksi yanglebih individu yang mengadakan interaksi yang cukup intensif dan teratur sehingga diantaracukup intensif dan teratur sehingga diantara individu sudah ada pembagian tugasindividu sudah ada pembagian tugas berdasarkan norma yang berlakuberdasarkan norma yang berlaku 2.2. Jenis-jenis kelompokJenis-jenis kelompok a. Kelompok primer ( Face to face Group )a. Kelompok primer ( Face to face Group ) terjadinya kelompok sosial yang anggota-terjadinya kelompok sosial yang anggota- anggota sering berhadapan muka, salinganggota sering berhadapan muka, saling mengenal dari dekat, dan berhubungan secaramengenal dari dekat, dan berhubungan secara erat.erat.
  33. 33. Ciri-ciri Kelompok Primer :Ciri-ciri Kelompok Primer : 1). Mengindahkan norma1). Mengindahkan norma 2). Mengutamakan kelompok2). Mengutamakan kelompok 3). Mengembangkan kecakapan demi3). Mengembangkan kecakapan demi kepentingankepentingan kelompokkelompok contoh : Dalam masyarakat ( RT ), kelompokcontoh : Dalam masyarakat ( RT ), kelompok kawan sepermainankawan sepermainan 2. Kelompok Skunder2. Kelompok Skunder Interaksi yang langsung berhubungan, tapiInteraksi yang langsung berhubungan, tapi saling berjauhan walaupun bersifat formil,saling berjauhan walaupun bersifat formil, kurang bersifat kekeluargaan, pasif tapi lebihkurang bersifat kekeluargaan, pasif tapi lebih bersifat obyektif. Berperan untuk tujuanbersifat obyektif. Berperan untuk tujuan rasionalrasional Contoh : Kelompok studi bandingContoh : Kelompok studi banding
  34. 34. 3. Kelompok Formal & Informal3. Kelompok Formal & Informal Formal = ResmiFormal = Resmi Informal = Tidak ResmiInformal = Tidak Resmi InformalInformal Tidak didukung peraturan secara tertulis ( AD.Tidak didukung peraturan secara tertulis ( AD. ART)ART) Penbagian tugas, peranan, Norma, tingkah lakuPenbagian tugas, peranan, Norma, tingkah laku para anggotanya tidak dirumuskan secarapara anggotanya tidak dirumuskan secara tegas.tegas. Ciri Utama KelompokCiri Utama Kelompok 1.1. Terdapatnya dorongan yang sama antarTerdapatnya dorongan yang sama antar individu untuk mencapai tujuan yang samaindividu untuk mencapai tujuan yang sama
  35. 35. 2. Terdapat interaksi yang berlainan dari individu yang2. Terdapat interaksi yang berlainan dari individu yang berbeda dengan kecakapan yang berbeda sehinggaberbeda dengan kecakapan yang berbeda sehingga pembagian tugas disesuaikan dengan keahlian masing-pembagian tugas disesuaikan dengan keahlian masing- masing anggotamasing anggota 3. Pembentukan dan penegasan struktur3. Pembentukan dan penegasan struktur organisasi :organisasi : Peranan –peranan dan kedudukan herarki yangPeranan –peranan dan kedudukan herarki yang lambat laun berkembang dengan sendiri, strukturlambat laun berkembang dengan sendiri, struktur dalam kelompok terdiri dari susunan yangdalam kelompok terdiri dari susunan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuandisesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan 4. Terjadi penegasan-penegasan, norma-norma4. Terjadi penegasan-penegasan, norma-norma kelompok, tingkah laku yang diharapkan seluruhkelompok, tingkah laku yang diharapkan seluruh anggota kelompokanggota kelompok
  36. 36. Bentuk –bentuk KelompokBentuk –bentuk Kelompok 1.1. Crowd ( Kumpulan Orang Banyak) MerupakanCrowd ( Kumpulan Orang Banyak) Merupakan kesatuan kemasyarakatan ketika ada suatukesatuan kemasyarakatan ketika ada suatu pengumuman atau adanya kumpulan individupengumuman atau adanya kumpulan individu pada suatu tempat tertentu.pada suatu tempat tertentu. Ciri-ciriCiri-ciri a. Terdapatnya orang banyak terjadi karenaa. Terdapatnya orang banyak terjadi karena adanyaadanya suatu pengumuman, pada suatu tempatsuatu pengumuman, pada suatu tempat tertentutertentu b. Ada interaksi, biasanya berupa komentar-b. Ada interaksi, biasanya berupa komentar- komentarkomentar c. Merupakan kesatuan dengan kepentinganc. Merupakan kesatuan dengan kepentingan dalamdalam waktu singkatwaktu singkat
  37. 37. 2. Golongan2. Golongan Terjadi karena suatu ciri yang dapat ditentukan adaTerjadi karena suatu ciri yang dapat ditentukan ada pada sejumlah masyarakat secara obyektif.pada sejumlah masyarakat secara obyektif. Penggolongan itun biasanya untuk keperluanPenggolongan itun biasanya untuk keperluan tertentutertentu Misalnya : Golongan Balita, golongan wanita,Misalnya : Golongan Balita, golongan wanita, golongan priagolongan pria 3. Kolektiv3. Kolektiv a. Terjadi karena sejumlah warga dari suatua. Terjadi karena sejumlah warga dari suatu masyarakatmasyarakat tampak sebagai kesatuan masyarakattampak sebagai kesatuan masyarakat berdasarkanberdasarkan suatu komplek ciri-ciri yang mencoloksuatu komplek ciri-ciri yang mencolok b. Terjadi adanya kebudayaan dengan adatb. Terjadi adanya kebudayaan dengan adat istiadat sertaistiadat serta sistem norma dan kadang-kadng dengansistem norma dan kadang-kadng dengan
  38. 38. c. Warga kolektif mempunyai kesadaran kepribadianc. Warga kolektif mempunyai kesadaran kepribadian sebagai kesatuan kemasyarakatan karena ciri –ciri yangsebagai kesatuan kemasyarakatan karena ciri –ciri yang mencolok dari kesatuan kebudayaan tadimencolok dari kesatuan kebudayaan tadi contoh : Warga Negro, Indian, orang islam di Amerikacontoh : Warga Negro, Indian, orang islam di Amerika Bentuk lain dari KelompokBentuk lain dari Kelompok 1.1. KelompokKelompok Merupakan sekumpulan kelompok yangMerupakan sekumpulan kelompok yang berinteraksi antar anggotanya mempunyai adatberinteraksi antar anggotanya mempunyai adat istiadat tertentu , norma-norma secaraistiadat tertentu , norma-norma secara berkesinambungan. Rasa identitas yang samaberkesinambungan. Rasa identitas yang sama serta mempunyai organisasi dan sistemserta mempunyai organisasi dan sistem pimpinan. Sifat kepemimpinannya berdasarkanpimpinan. Sifat kepemimpinannya berdasarkan kewibawaan dan kharisma, serta hubungannyakewibawaan dan kharisma, serta hubungannya berdasarkan perorangan.berdasarkan perorangan.
  39. 39. Contoh :Contoh : * Kelompok yang terikat hubungan keturunan , mis warga* Kelompok yang terikat hubungan keturunan , mis warga batakbatak * Kelompok remaja, kelompok dasa wisma* Kelompok remaja, kelompok dasa wisma * Kelompok organisasi adat* Kelompok organisasi adat 2. Himpunan2. Himpunan Merupakan kesatuan manusia yang berdasarkanMerupakan kesatuan manusia yang berdasarkan sifat tugas guna, sifat hubungan berdasarkansifat tugas guna, sifat hubungan berdasarkan kontrak. Dasar organisasinya secara formal.kontrak. Dasar organisasinya secara formal. Pimpinan berdasarkan wewenang dan hukumPimpinan berdasarkan wewenang dan hukum Contoh :Contoh : * Himpunan berdasarkan pendidikan, yayasan* Himpunan berdasarkan pendidikan, yayasan pendidikan : mis perkumpulan pemberantasanpendidikan : mis perkumpulan pemberantasan butabuta hurufhuruf
  40. 40. •Himpunan berdasarkan kelompok ilmu pengetahuan ; misHimpunan berdasarkan kelompok ilmu pengetahuan ; mis organisasi profesi : IDI, PPNI, IBI dllorganisasi profesi : IDI, PPNI, IBI dll * Himpunan untuk kegiatan agama : mis organisasi gereja,* Himpunan untuk kegiatan agama : mis organisasi gereja, muhamadiyah, NU dsbmuhamadiyah, NU dsb Stratifikasi SosialStratifikasi Sosial Pengertian :Pengertian : Berasal dari bahasa “STRUM “ = “ Strata “ yangBerasal dari bahasa “STRUM “ = “ Strata “ yang berarti perbedaan penduduk / masyarakat keberarti perbedaan penduduk / masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat ataudalam kelas-kelas secara bertingkat atau herarkisherarkis Fungsi StratifikasiFungsi Stratifikasi 1.1. Membagi mengatur pembagian kerja sesuaiMembagi mengatur pembagian kerja sesuai dengan kemampuan atau keahliannyadengan kemampuan atau keahliannya
  41. 41. 2. Mengatur imbalan jasa sebagai pendorong agar individu2. Mengatur imbalan jasa sebagai pendorong agar individu bersedia melakukan kewajibannya sesuai denganbersedia melakukan kewajibannya sesuai dengan tingkat kedudukannyatingkat kedudukannya 3. Membantu masyarakat memecahkan persoalan yang3. Membantu masyarakat memecahkan persoalan yang dihadapinyadihadapinya Penggolongan Lapisan dalam MasyarakatPenggolongan Lapisan dalam Masyarakat Dengan ukuran sebagai berikutDengan ukuran sebagai berikut a.a. Ukuran kekayaanUkuran kekayaan b.b. Ukuran kepangkatanUkuran kepangkatan c.c. Ukuran kehormatanUkuran kehormatan Secara lapisan masyarakat diklasifikasikan keSecara lapisan masyarakat diklasifikasikan ke dalam 3 kelasdalam 3 kelas 1. Ekonomi, Politis. Keturunan1. Ekonomi, Politis. Keturunan
  42. 42. 1). Ekonomi1). Ekonomi @. Uper class ( Tingkat atas ) adalah kelompok klas yang@. Uper class ( Tingkat atas ) adalah kelompok klas yang mempunyai tingkat penghasilan tinggi, mereka yangmempunyai tingkat penghasilan tinggi, mereka yang mempunyai barang yang berharga. Seperti tanah,mempunyai barang yang berharga. Seperti tanah, emas mobil misal sebagai direktur, pengusaha sukses.emas mobil misal sebagai direktur, pengusaha sukses. @. Midle class ( Klas menengah )@. Midle class ( Klas menengah ) Mereka berada pada tingkat pendapatan yangMereka berada pada tingkat pendapatan yang cukup –cukup – cukup saja untuk memenuhi kebutuhan hidupcukup saja untuk memenuhi kebutuhan hidup contoh : pegawai negeri, pedagangcontoh : pegawai negeri, pedagang @. Low Class ( klas bawah )@. Low Class ( klas bawah ) Mereka yang berada pada tingkat pendapatanMereka yang berada pada tingkat pendapatan yangyang rendah : mis kaum buruh, pedagang asonganrendah : mis kaum buruh, pedagang asongan
  43. 43. 2) Politis2) Politis Stratifikasi sosial yang dimaksud adalah pembedaanStratifikasi sosial yang dimaksud adalah pembedaan cara pandang terhadap lapisan sosial yang dibedakancara pandang terhadap lapisan sosial yang dibedakan pribumi dan atau non pribumipribumi dan atau non pribumi 3) Jabatan3) Jabatan Didasarkan pada jabatan anggota dimasyarakatDidasarkan pada jabatan anggota dimasyarakat Mis : Gubernur, Direktur perusahaan, Bupati dllMis : Gubernur, Direktur perusahaan, Bupati dll
  44. 44. Aspek Sosial Budaya Yang Mempengaruhi Hidup SehatAspek Sosial Budaya Yang Mempengaruhi Hidup Sehat PendahuluanPendahuluan Kesehatan mencakup seluruh aspek kehidupan.Kesehatan mencakup seluruh aspek kehidupan. Konsep kesehatan tidak saja berorientasi padaKonsep kesehatan tidak saja berorientasi pada aspek klinis saja, tetapi lebih berorientasi padaaspek klinis saja, tetapi lebih berorientasi pada ilmu-ilmu lain yang ada kaitannya denganilmu-ilmu lain yang ada kaitannya dengan kesehatan & kemasyarakatan , a.l :kesehatan & kemasyarakatan , a.l : IlmuIlmu Sosiologi, Psikologi, Perilaku dllSosiologi, Psikologi, Perilaku dll yangyang kegunaannya sebagai penunjang yang sekaliguskegunaannya sebagai penunjang yang sekaligus sebagai faktor yang mempengaruhi derajatsebagai faktor yang mempengaruhi derajat kesehatan.kesehatan. Salah satu cabang sosiologi yang membahasSalah satu cabang sosiologi yang membahas kebudayaan termasuk didalamnya adalah :kebudayaan termasuk didalamnya adalah : Pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral,Pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat-istiadathukum, adat-istiadat yang dilakukan olehyang dilakukan oleh masyarakatmasyarakat
  45. 45. Di negara maju terdapat unsur kebudayaan yang dapatDi negara maju terdapat unsur kebudayaan yang dapat menunjang peningkatan status kesehatan seperti tingkatmenunjang peningkatan status kesehatan seperti tingkat pendidikan yang optimal sosial ekonomi yang tinggi,pendidikan yang optimal sosial ekonomi yang tinggi, lingkungan hidup yang baiklingkungan hidup yang baik Di Negara berkembang terjadi sebaliknya.Di Negara berkembang terjadi sebaliknya. Melihat luasnya masalah tersebut maka BIDANMelihat luasnya masalah tersebut maka BIDAN sebagai salah satu petugas kesehatan harussebagai salah satu petugas kesehatan harus mempelajari ilmu tersebut diatas agar mengenalmempelajari ilmu tersebut diatas agar mengenal pengaruh dari masing-masing faktor. Faktorpengaruh dari masing-masing faktor. Faktor tersebut a.l :tersebut a.l : 1.1.Pengaruh Sosial Budaya Terhadap KesehatanPengaruh Sosial Budaya Terhadap Kesehatan Masyarakat :Masyarakat : Masalah yang kita hadapi adalah jumlahMasalah yang kita hadapi adalah jumlah pendudukpenduduk yang besar dengan pertumbuhan yang cukupyang besar dengan pertumbuhan yang cukup
  46. 46. Serta penyebaran yang tidak merata. TingkatSerta penyebaran yang tidak merata. Tingkat pengetahuan dan pendidikan yang rendah terutama padapengetahuan dan pendidikan yang rendah terutama pada golongan wanita, kebiasaan yang negatif yang berlaku digolongan wanita, kebiasaan yang negatif yang berlaku di masyarakat serta adat istiadat & kepercayaan yangmasyarakat serta adat istiadat & kepercayaan yang kurangnya peran serta masyarakat terhadap pembangunankurangnya peran serta masyarakat terhadap pembangunan kesehatankesehatan Kondisi sosial budaya masyarakat yang mendukungKondisi sosial budaya masyarakat yang mendukung adalah semangat gotong royong dan kekeluargaan sertaadalah semangat gotong royong dan kekeluargaan serta bermusyawarah dalam mengambil keputusanbermusyawarah dalam mengambil keputusan Masalah lain yang sering muncul adalah dampak dariMasalah lain yang sering muncul adalah dampak dari industrialisasi adalah timbulnya kawasan kumuh ( SLUMPindustrialisasi adalah timbulnya kawasan kumuh ( SLUMP AREA) serta Ibu-Ibu karier tidak/ kurang memberi ASIAREA) serta Ibu-Ibu karier tidak/ kurang memberi ASI pada bayinya secara optimalpada bayinya secara optimal
  47. 47. Aspek Sosial Budaya yang berhubungan dengan :Aspek Sosial Budaya yang berhubungan dengan : a.a. Kesehatan IbuKesehatan Ibu # Angka kematian ibu yang tinggi, menurut# Angka kematian ibu yang tinggi, menurut sensussensus kesehatan rumah tangga. ( SKRT ) angkakesehatan rumah tangga. ( SKRT ) angka kematiankematian Ibu maternal 450 / 100 000 kelahiran hidup.Ibu maternal 450 / 100 000 kelahiran hidup. KematianKematian ibu merupakan salah satu indikator derajatibu merupakan salah satu indikator derajat kesehatankesehatan dimana jumlah yang banyak adalah Ibudimana jumlah yang banyak adalah Ibu masa hamil,masa hamil, partus dan nifas.partus dan nifas. # Tingkat pendidikan wanita yang rendah,# Tingkat pendidikan wanita yang rendah, terutamaterutama pada wanita dewasa muda masih berkisarpada wanita dewasa muda masih berkisar
  48. 48. # Kurangnya pengetahuan ibu tentang cara pemilihan# Kurangnya pengetahuan ibu tentang cara pemilihan jenis/ bahan makanan, cara memasak dan carajenis/ bahan makanan, cara memasak dan cara penyajian secara serasipenyajian secara serasi # Sebagian besar ibu-ibu masih berpandangan “ makan “# Sebagian besar ibu-ibu masih berpandangan “ makan “ itu yang penting kenyang tanpa memperhatikan nilai giziitu yang penting kenyang tanpa memperhatikan nilai gizi # Pengaruh pola makan terhadap timbulnya penyakit mis :# Pengaruh pola makan terhadap timbulnya penyakit mis : anaemi, pre eklamsi, Diabites melitus dllanaemi, pre eklamsi, Diabites melitus dll # Budaya pantang terhadap makan makanan# Budaya pantang terhadap makan makanan tertentu yang mestinya sangat dibutuhkantertentu yang mestinya sangat dibutuhkan # Proses kehamilan & persalinan merupakan# Proses kehamilan & persalinan merupakan penyebab kematian tertinggi pada wanita yangpenyebab kematian tertinggi pada wanita yang berkisar 94,4% disebabkan perdarahan, infeksi,berkisar 94,4% disebabkan perdarahan, infeksi, toxemia, dan anaemi.toxemia, dan anaemi.
  49. 49. b. Terhadap Kesehatan Anakb. Terhadap Kesehatan Anak Angka kematian bayi masih tinggi yaitu 58/1000Angka kematian bayi masih tinggi yaitu 58/1000 kelahiran hidup. Jenis kematian adalah jeniskelahiran hidup. Jenis kematian adalah jenis penyakit D.3 I antara lain Tetanus, campak,penyakit D.3 I antara lain Tetanus, campak, pertusis, dan sebab lain yaitu BBLRpertusis, dan sebab lain yaitu BBLR Angka kematian balita masih 10,6/1000 31%Angka kematian balita masih 10,6/1000 31% dari jumlah tersebut disebabkan PD3I dan foliodari jumlah tersebut disebabkan PD3I dan folio Angka kelahiran dan angka kesuburan dirasaAngka kelahiran dan angka kesuburan dirasa masih cukup tinggi, angka kelahiran kasar berkisarmasih cukup tinggi, angka kelahiran kasar berkisar antara 26-32/ 1000 pendudukantara 26-32/ 1000 penduduk Kematian tersebut berkaitan erat dengan faktorKematian tersebut berkaitan erat dengan faktor sosial budaya dimasyarakat seperti halnya tingkatsosial budaya dimasyarakat seperti halnya tingkat pendidikan yang rendah pada wanita, sosek,pendidikan yang rendah pada wanita, sosek, kepercayaan pada pelayanan tenaga kesehatankepercayaan pada pelayanan tenaga kesehatan masih rendahmasih rendah
  50. 50. # Pandangan sebagian masyarakat bahwa kelahiran anak# Pandangan sebagian masyarakat bahwa kelahiran anak adalah merupakan sumber rezeki, sehingga tambahadalah merupakan sumber rezeki, sehingga tambah anak akan tambah rezeki. Anak itu tumpuhan dihari tuaanak akan tambah rezeki. Anak itu tumpuhan dihari tua # Kurangnya pemenuhan nutrisi bagi anak & bayi karena# Kurangnya pemenuhan nutrisi bagi anak & bayi karena mempreoritaskan ayah sebab ayah adalah pencarimempreoritaskan ayah sebab ayah adalah pencari nafkahnafkah C. Terhadap Pelayanan KesehatanC. Terhadap Pelayanan Kesehatan Tingkat kepercayaan masyarakat terhadapTingkat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan masih rendah ini terterapelayanan kesehatan masih rendah ini tertera padapada Bumil dengan ANC frekuensi kunjungan berkisarBumil dengan ANC frekuensi kunjungan berkisar 3.17 kali sebasar 54 %3.17 kali sebasar 54 % Masyarakat yang memeriksakan diri keMasyarakat yang memeriksakan diri ke Puskesmas 59,7% swasta 28,9% PosyanduPuskesmas 59,7% swasta 28,9% Posyandu 11,2% .11,2% .
  51. 51. #. Pelayanan di Posyandu tidak / kurang tersedia ruangan#. Pelayanan di Posyandu tidak / kurang tersedia ruangan yang tertutup dan memadai untuk menjaga privacyyang tertutup dan memadai untuk menjaga privacy # Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap petugas# Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap petugas kesehatan masih rendah , yang disebabkan karenakesehatan masih rendah , yang disebabkan karena relasi interpersonal yang dirasa masih ada batas.relasi interpersonal yang dirasa masih ada batas. Petugas kesehatan pada umumnya pendatangPetugas kesehatan pada umumnya pendatang sehingga ada perbedaan pengakuan dan penerimaansehingga ada perbedaan pengakuan dan penerimaan sebagai keluarga, Imbalan jasa kepada petugassebagai keluarga, Imbalan jasa kepada petugas kesehatan relatif mahal serta dibatasi dengan tarifkesehatan relatif mahal serta dibatasi dengan tarif
  52. 52. Pembangunan KesehatanPembangunan Kesehatan Pembangunan kesehatan adalah merupakanPembangunan kesehatan adalah merupakan bagian dari pembangunan nasional yangbertujuanbagian dari pembangunan nasional yangbertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan, danmeningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agarkemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi –terwujud derajat kesehatan yang setinggi – tingginya.Wujud pembangunan kesehatan ditingginya.Wujud pembangunan kesehatan di Indonesia adalah SKN ( Sistem KesehatanIndonesia adalah SKN ( Sistem Kesehatan Nasional )yang diatur dalam Undang-undang No 23Nasional )yang diatur dalam Undang-undang No 23 Th 1982 tentang kesehatan. Undang-undang iniTh 1982 tentang kesehatan. Undang-undang ini merupakan acuan dalam penyusunan berbagaimerupakan acuan dalam penyusunan berbagai kebijakan pedoman dan arah pelaksanaankebijakan pedoman dan arah pelaksanaan pembangunan kesehatan.pembangunan kesehatan.
  53. 53. Pengertian SKNPengertian SKN SKN adalah suatu tatanan yang menghimpunSKN adalah suatu tatanan yang menghimpun berbagai upaya bangsa Indonesia secara terpaduberbagai upaya bangsa Indonesia secara terpadu dan saling mendukung guna menjamin derajatdan saling mendukung guna menjamin derajat kesehatan yang setinggi-tingginya sebagaikesehatan yang setinggi-tingginya sebagai perwujudan kesejahteraan umum sepertiperwujudan kesejahteraan umum seperti dimaksud dalam Pembukaan UUD 1945dimaksud dalam Pembukaan UUD 1945 Tujuan SKNTujuan SKN Tujuan SKN adalah terselenggaranyaTujuan SKN adalah terselenggaranya pembangunan kesehatan oleh semua potensipembangunan kesehatan oleh semua potensi bangsa baik masyarakat, swasta maupunbangsa baik masyarakat, swasta maupun pemerintah secara synergis, berhasil guna danpemerintah secara synergis, berhasil guna dan berdaya guna sehingga tercapai derajatberdaya guna sehingga tercapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginyakesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya
  54. 54. Nilai-nilai Filosofi dalam PembangunanNilai-nilai Filosofi dalam Pembangunan 1.1. Dasar PijakanDasar Pijakan a. Kesehatan adalah hak azasi bangsaa. Kesehatan adalah hak azasi bangsa b. Kesehatan sebagai investasi bangsab. Kesehatan sebagai investasi bangsa c. Kesehatan menjadi titik sentralc. Kesehatan menjadi titik sentral pembangunan kesehatanpembangunan kesehatan 2.2. Landasan Idiil : PancasilaLandasan Idiil : Pancasila 3.3. Landasan Konstitusionil : UUD 1945 al :Landasan Konstitusionil : UUD 1945 al : a. Pasal 28 A berbunyi : setiap orang berhaka. Pasal 28 A berbunyi : setiap orang berhak hidup serta berhak mempertahankanhidup serta berhak mempertahankan kehidupannya.kehidupannya. b. Pasal 28 B ayat ( 2 ) setiap anak berhakb. Pasal 28 B ayat ( 2 ) setiap anak berhak atas kelangsungan, tumbuh dan berkembangatas kelangsungan, tumbuh dan berkembang
  55. 55. c. Pasal 28 C ayat ( 1 )c. Pasal 28 C ayat ( 1 ) Setiap orang berhak mengembangkan diri melaluiSetiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya,berhakpemenuhan kebutuhan dasarnya,berhak mendapatkan pendidikan dan memperoleh manfaat darimendapatkan pendidikan dan memperoleh manfaat dari pendidikan dimaksudpendidikan dimaksud 4. Prinsip Dasar Pembangunan ( SKN )4. Prinsip Dasar Pembangunan ( SKN ) PerikemanusiaanPerikemanusiaan Penyelanggaraan pembangunan didasarkan padaPenyelanggaraan pembangunan didasarkan pada prinsip kemanusiaan yang dijiwai, digerakan danprinsip kemanusiaan yang dijiwai, digerakan dan dikendalikan oleh keimanan dan ketaqwaandikendalikan oleh keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esaterhadap Tuhan Yang Maha Esa
  56. 56. Pembangunan kesehatan di Indonesia dirasionalkanPembangunan kesehatan di Indonesia dirasionalkan dalam wujud PKMD ( Pembangunan Kesehatandalam wujud PKMD ( Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa )Masyarakat Desa ) Tujuan PKMDTujuan PKMD Tujuan UmumTujuan Umum Meningkatkan kemampuan masyarakat untukMeningkatkan kemampuan masyarakat untuk menolong diri sendiri di bidang kesehatan dalammenolong diri sendiri di bidang kesehatan dalam rangka meningkatkan mutu hiduprangka meningkatkan mutu hidup
  57. 57. Tujuan KhususTujuan Khusus 1.1. Menumbuhkan kesadaran masyarakat akanMenumbuhkan kesadaran masyarakat akan potensi yang dimiliki untuk menolong dirinyapotensi yang dimiliki untuk menolong dirinya sendirisendiri 2.2. Mengembangkan kemampuan dan prakarsaMengembangkan kemampuan dan prakarsa masyarakat untuk berpartisipasi dalammasyarakat untuk berpartisipasi dalam berswadayaberswadaya 3.3. Menghasilkan lebih banyak tenaga masyarakatMenghasilkan lebih banyak tenaga masyarakat untuk berperan dalam LKMDuntuk berperan dalam LKMD 4.4. Meningkatkan kesehatan masyarakat dalamMeningkatkan kesehatan masyarakat dalam memenuhi beberapa indikator kesehatan al :memenuhi beberapa indikator kesehatan al : a. Menurunkan angka kematian bayi dan ibua. Menurunkan angka kematian bayi dan ibu bersalinbersalin b. menurunnya angka kesakitan umumb. menurunnya angka kesakitan umum c. Menurunnya angka kematian bayi dan anakc. Menurunnya angka kematian bayi dan anak
  58. 58. INTERAKSI SOSIALINTERAKSI SOSIAL Hubungan Timbal BalikHubungan Timbal Balik Merupakan hubungan vitalMerupakan hubungan vital Menentukan wujudMenentukan wujud Pergaulan kearah kemajuanPergaulan kearah kemajuan Keuntungan dari interaksiKeuntungan dari interaksi
  59. 59. PengertianPengertian Beberapa pendapat tentang interaksiBeberapa pendapat tentang interaksi 1.1. VEWCOMB : interaksi sosialadalahVEWCOMB : interaksi sosialadalah pedoman masyarakatpedoman masyarakat 2.2. GERUNGAN: Hub 2 orang / lebih yangGERUNGAN: Hub 2 orang / lebih yang saling mempengaruhi untuk menujusaling mempengaruhi untuk menuju perbaikan dan kemajuanperbaikan dan kemajuan 3.3. ASTRID’ S. SUTANTO : prosesASTRID’ S. SUTANTO : proses komunikasi yang saling mempengaruhikomunikasi yang saling mempengaruhi dalam masyarakat dengan akibatdalam masyarakat dengan akibat terjadinya perubahan ataupun prosesterjadinya perubahan ataupun proses sosialsosial
  60. 60. BENTUK-BENTUK INTERAKSI SOSIALBENTUK-BENTUK INTERAKSI SOSIAL Hubungan interaksi meliputiHubungan interaksi meliputi Fisik psikis rohaniFisik psikis rohani Kegiatan fisik kegiatanKegiatan fisik kegiatan rerligiusrerligius rasa empatirasa empati
  61. 61. Klasifikasi bentuk interaksiKlasifikasi bentuk interaksi ( WOOD WORTH )( WOOD WORTH ) 1.1. Individu bertentangan denganIndividu bertentangan dengan linkunganlinkungan Contoh : Penduduk urbanContoh : Penduduk urban 2.2. Individu memanfaatkan lingkunganIndividu memanfaatkan lingkungan Contoh : Bidan memanfaatkanContoh : Bidan memanfaatkan organisasi masyarakat yang sudahorganisasi masyarakat yang sudah mantabmantab 3.3. Individu berpartisipasi dalamIndividu berpartisipasi dalam lingkunganlingkungan Contoh : bidan ikut dalamContoh : bidan ikut dalam
  62. 62. 4. Individu menyesuaikan dengan4. Individu menyesuaikan dengan lingkunganlingkungan auto plastic allo plastikauto plastic allo plastik ( pasif ) ( aktif )( pasif ) ( aktif )
  63. 63. SISTEM NILAISISTEM NILAI PENGERTIANPENGERTIAN 1.1. Gambaran mengenai apa yang diinginkan yang pantas, atauGambaran mengenai apa yang diinginkan yang pantas, atau berharga yang mempengaruhi pola perilaku sosial dari yangberharga yang mempengaruhi pola perilaku sosial dari yang memiliki nilai dimaksudmemiliki nilai dimaksud ( Drs, Robert . M )( Drs, Robert . M ) 2.2. Konsep-konsep yang hidup yang muncul dari alam pikiranKonsep-konsep yang hidup yang muncul dari alam pikiran sebagain masyarakat mengenai hal-hal yang harus merekasebagain masyarakat mengenai hal-hal yang harus mereka anggap amat bernilai daam hidupanggap amat bernilai daam hidup ( Kuncoro Ningrat )( Kuncoro Ningrat ) 3.3. Suatu kesadaran plus emosi yang relatif lama hilangnya terhadapSuatu kesadaran plus emosi yang relatif lama hilangnya terhadap suatu obyek atau gagasan seseoarang. Nilai hidup jugasuatu obyek atau gagasan seseoarang. Nilai hidup juga seringdisebut pandangan atau orientasi hidup yang tercerminseringdisebut pandangan atau orientasi hidup yang tercermin pada tingkah laku seseorangpada tingkah laku seseorang ( Para Sosiolog )( Para Sosiolog ) Kesadaran itu tersusun sebagai berikut :Kesadaran itu tersusun sebagai berikut :
  64. 64. •Susunan nilai hidup itu berubah dari waktu kewaktu dan dari tempat ketempatSusunan nilai hidup itu berubah dari waktu kewaktu dan dari tempat ketempat * Nilai hidup seseorang ada yang berdasarkan angan-angan atau idealisme namun* Nilai hidup seseorang ada yang berdasarkan angan-angan atau idealisme namun juga ada yang rasional dan praktisjuga ada yang rasional dan praktis Nilai hidup rasional : misalkan upaya demokrasi dalam pengambilanNilai hidup rasional : misalkan upaya demokrasi dalam pengambilan keputusan. Sedangkan praktis atau rasional adalah upay yang ditempuh secarakeputusan. Sedangkan praktis atau rasional adalah upay yang ditempuh secara pintas tapi bisa mengakomodasi berbagai kepentingan atau dan disetujui berbagaipintas tapi bisa mengakomodasi berbagai kepentingan atau dan disetujui berbagai pihakpihak Ciri-Ciri NilaiCiri-Ciri Nilai Ada beberapa macam jenis Nilai anatar lain :Ada beberapa macam jenis Nilai anatar lain : 1.1. Nilai yang tercernakanNilai yang tercernakan ( Internalized Vallue )( Internalized Vallue ) Internalized vallue merupakan bagian dari kepribadian bawah sadarInternalized vallue merupakan bagian dari kepribadian bawah sadar ( Subcocious Personality ) Pada tingkatan ini nilai merupakan suatu landasan( Subcocious Personality ) Pada tingkatan ini nilai merupakan suatu landasan bagi suatu teori yang diberikan secara otomatis terhadap situasi-situasibagi suatu teori yang diberikan secara otomatis terhadap situasi-situasi tingkah laku. Misalkan potensi / kemampuan yang ada pada seseorangtingkah laku. Misalkan potensi / kemampuan yang ada pada seseorang merupakan eksistensi pada individu tersebut secara bawah sadar.merupakan eksistensi pada individu tersebut secara bawah sadar.
  65. 65. Nilai semacam iniNilai semacam ini membentuk landasan bagi hati nuranimembentuk landasan bagi hati nurani dapat mengakibatkandapat mengakibatkan timbulnya perasaan malu atau bersalah yang yang sulit untuk dihilangkan.timbulnya perasaan malu atau bersalah yang yang sulit untuk dihilangkan. Nilai – nilai yang tercernakan sering kali berfungsi untuk menutupi perasaan hatiNilai – nilai yang tercernakan sering kali berfungsi untuk menutupi perasaan hati seseoarng untuk mengahadapi konflik. Contoh : Orang tua menyuruh anaknya untukseseoarng untuk mengahadapi konflik. Contoh : Orang tua menyuruh anaknya untuk betindak pasif dalam suatu perkelehaian di wilayahnya agar tidak terjadi konflik yangbetindak pasif dalam suatu perkelehaian di wilayahnya agar tidak terjadi konflik yang meluas. Walaupun perasaan orang tua yang sebenarnya juga tidakmeluas. Walaupun perasaan orang tua yang sebenarnya juga tidak terima aliasterima alias mendongkolmendongkol 2.2. Nilai DominanNilai Dominan Adakah kegiatan yang dilakukan yang harus ditempuh dalamAdakah kegiatan yang dilakukan yang harus ditempuh dalam menentukan pilihan-pilihan pada kegiatan sehari-hari dalammenentukan pilihan-pilihan pada kegiatan sehari-hari dalam memenuhi kebutuhan pokok sehingga harus dilakukan. Nilaimemenuhi kebutuhan pokok sehingga harus dilakukan. Nilai dominan ini dianggap sebagai menjadi lebih pokok dan sebagaidominan ini dianggap sebagai menjadi lebih pokok dan sebagai nilai ayng lebih baik.nilai ayng lebih baik. Pada hakekatnya nilai- nilai dominan ini berfungsi sebagaiPada hakekatnya nilai- nilai dominan ini berfungsi sebagai suatu latar belakang atau kerangka patokan bagi tingkah lakusuatu latar belakang atau kerangka patokan bagi tingkah laku sehari-harisehari-hari

×