Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Moh. Arifin Purwakananta  www.gerakanzakatindonesia.blogspot.com
<ul><li>Baru-baru ini gerakan zakat dikejutkan dengan beredarnya draft amandemen UU No 38 tentang pengelolaan zakat versi ...
<ul><li>UNDANG UNDANG REPUBLIK INDONESIA </li></ul><ul><li>NOMOR………TAHUN 2008 </li></ul><ul><li>TENTANG </li></ul><ul><li>...
<ul><li>Point d </li></ul><ul><li>bahwa organisasi pengelolaan Zakat sebagaimana diatur dalam  undang-undang  nomor 38 Tah...
<ul><li>Pasal 3 </li></ul><ul><li>Pemerintah berkewajiban melakukan  bimbingan,pembinaa dan pelayanan kepada Muzaki,Mustah...
<ul><li>Pasal 6 ayat 1 dan 2 </li></ul><ul><li>Pengelolaan zakat dilakukan oleh  badan amil zakat yang dibentuk oleh pemer...
<ul><li>Pasal 7 ayat 2 dan 3 </li></ul><ul><li>Lembaga amil zakat yang telah dikukuhkan di instansi pemerintah dan swasta ...
<ul><li>Pasal 14 ayat 1 dan 2 </li></ul><ul><li>muzaki melakukan penghiyungan sendiri hjartanya dan kewajiban zakatnya ber...
<ul><li>Pasal 14 ayat 3 </li></ul><ul><li>Zakat yang telah dibayarkan kepada badan amil zakat dapat dikurangkan dari pajak...
<ul><li>Pasl 16 Ayat 2 </li></ul><ul><li>Pendayagunaan hasil pengumpulan zakat dilakukan berdasarkan skala prioritas kebut...
<ul><li>Pasal 19 ayat 1 dan2  </li></ul><ul><li>Badan amil zakat memberikan laporan tahunan pelaksanaan tugasnya kepada pe...
<ul><li>Pasal 20 ayat 1 dan 2 </li></ul><ul><li>Aparatur pengawasan pemerintah melakukan pengawasan terhadap badan amil za...
<ul><li>Pasal 23 ayat  </li></ul><ul><li>Dalam menunjang pelaksanaan tugas badan amil zakat sebagai mana dimaksud dalam Pa...
<ul><li>Pasal 24 ayat 3 dan 4 </li></ul><ul><li>Selambat-lambatnya dua bulan sejak diundangkannya Undang-Undang ini setiap...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Pandangan Atas Draft Amandemen Uu Zakat

3,791 views

Published on

Published in: Technology, Spiritual
  • Be the first to comment

Pandangan Atas Draft Amandemen Uu Zakat

  1. 1. Moh. Arifin Purwakananta www.gerakanzakatindonesia.blogspot.com
  2. 2. <ul><li>Baru-baru ini gerakan zakat dikejutkan dengan beredarnya draft amandemen UU No 38 tentang pengelolaan zakat versi Depag. </li></ul><ul><li>Berikut hal-hal yang perlu dicermati oleh masyarakat sebelum draft ini akhirnya dikietuk menjadu UU. </li></ul><ul><li>Silakan memberikan komentar atas pointer yang saya cermati dan silakan juga memberi komentar secara umum. </li></ul>
  3. 3. <ul><li>UNDANG UNDANG REPUBLIK INDONESIA </li></ul><ul><li>NOMOR………TAHUN 2008 </li></ul><ul><li>TENTANG </li></ul><ul><li>PERUBAHAN ATAS UNGANG UNDANG </li></ul><ul><li>NOMOR 38 TAHUN 1999 TENTANG PENGELOLAAN ZAKAT </li></ul><ul><li>Pandangan saya sebaiknya diubah menjadi : </li></ul><ul><li>UNDANG UNDANG REPUBLIK INDONESIA No…..Tentang ZAKAT SEBAGAI PERUBAHAN ATAS UNGANG UNDANG </li></ul><ul><li>NOMOR 38 TAHUN 1999 TENTANG PENGELOLAAN ZAKAT </li></ul>
  4. 4. <ul><li>Point d </li></ul><ul><li>bahwa organisasi pengelolaan Zakat sebagaimana diatur dalam undang-undang nomor 38 Tahun 1999 tentang pengelolaan Zakat tidak sesuai dengan ketentuan agama dan beberapa ketentuan lain dalam Undang-Undang tersebut sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan kebutuhan pengelolaan Zakat dalam memaksimalkan potensi Zakat untuk membantu mengentaskan kemiskinan di Indonesia </li></ul>
  5. 5. <ul><li>Pasal 3 </li></ul><ul><li>Pemerintah berkewajiban melakukan bimbingan,pembinaa dan pelayanan kepada Muzaki,Mustahik,dan amil Zakat. </li></ul><ul><li>  </li></ul><ul><li>  </li></ul>
  6. 6. <ul><li>Pasal 6 ayat 1 dan 2 </li></ul><ul><li>Pengelolaan zakat dilakukan oleh badan amil zakat yang dibentuk oleh pemerintah di semua tingkatan pemerintahan </li></ul><ul><li>Pembentukan badan amil zakat: </li></ul><ul><ul><li>nasional oleh Presiden atas usul Mentri; </li></ul></ul><ul><ul><li>Propinsi oleh gubernur atas usul kepala kantor wilayah departement Agama propisi ; </li></ul></ul><ul><ul><li>kabupaten/kota oleh bupati/wali kota atas usul kepala kantor departement agama kabupaten/kota; </li></ul></ul><ul><ul><li>Kecamatan oleh camat atas usul kepalakantor urusan agama kecamatan, </li></ul></ul><ul><ul><li>desa/kelurahan oleh kepala desa /lurah atas usul musyawarah dewan desa/kelurahan dengan wakil-wakil organisasi islam dan tokoh-tokoh Islam setempat. </li></ul></ul>
  7. 7. <ul><li>Pasal 7 ayat 2 dan 3 </li></ul><ul><li>Lembaga amil zakat yang telah dikukuhkan di instansi pemerintah dan swasta diubah statusnya menjadi unit pengumpul zakat dari badan amil zakat setempat. </li></ul><ul><li>Lembaga amil zakat yang telah dilakukuhkan selain yang tersebut pada ayat (2) Pasal ini diintegrasikan ke dalam badan amil zakat setempat sebagai unsur masyarakat dan pengelolaan zakat hanya dilakukan oleh badan amil zakat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6. </li></ul>
  8. 8. <ul><li>Pasal 14 ayat 1 dan 2 </li></ul><ul><li>muzaki melakukan penghiyungan sendiri hjartanya dan kewajiban zakatnya berdasarkan hukum agama. </li></ul><ul><li>Dalam hal tidak dapat menghitung sendiri lantaran dan kewajiban zakatnya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) muzaki dapat meminta bantuan kepada badan amil zakat atau badan amil zakat memberikan bantuan kepada muzaki untuk menghitung hartanya </li></ul>
  9. 9. <ul><li>Pasal 14 ayat 3 </li></ul><ul><li>Zakat yang telah dibayarkan kepada badan amil zakat dapat dikurangkan dari pajak yang harus di bayar oleh muzakki/wajib pajak </li></ul>
  10. 10. <ul><li>Pasl 16 Ayat 2 </li></ul><ul><li>Pendayagunaan hasil pengumpulan zakat dilakukan berdasarkan skala prioritas kebutuhan mustahikq dan dapat dimaanfaatkan untuk usaha yang Produktif; </li></ul>
  11. 11. <ul><li>Pasal 19 ayat 1 dan2 </li></ul><ul><li>Badan amil zakat memberikan laporan tahunan pelaksanaan tugasnya kepada pemerintah dan dewan perwakilan rakyat sesuai dengan tinggkatannya. </li></ul><ul><li>Untuk kepentingan kordinasi pengumpulan ,pendistribusian dan pendayagunaan zakat badan amil zakat memberikan laporan berkala kepada badan amil zakat setingkat lebih tinggi yang diatur lebih lanjut dalam peraturan pemerintah. </li></ul>
  12. 12. <ul><li>Pasal 20 ayat 1 dan 2 </li></ul><ul><li>Aparatur pengawasan pemerintah melakukan pengawasan terhadap badan amil zakat sesuai tingkatnya; </li></ul><ul><li>Masyarakat dapat berperan serta dalam pengawasan badan amil zakat </li></ul>
  13. 13. <ul><li>Pasal 23 ayat </li></ul><ul><li>Dalam menunjang pelaksanaan tugas badan amil zakat sebagai mana dimaksud dalam Pasal 8, pemerintah wajib membiayai operasional badan amil zakat </li></ul>
  14. 14. <ul><li>Pasal 24 ayat 3 dan 4 </li></ul><ul><li>Selambat-lambatnya dua bulan sejak diundangkannya Undang-Undang ini setiap lembaga amil zakat sebagaimana dimaksud dalam pasal 7 ayat (2) telah mengubah statusnya menjadi unit pengumpul zakat dari badan amil zakat setempat. </li></ul><ul><li>  Selambat-lambatnya enam bulan sejak diundangkanya undang-undang ini, setiap lembaga amil zakat sebagaimana dimaksud dalam pasal 7 ayat (3) telah mengintegrasikan diri kedalam badan amil zakat setempat. </li></ul>

×