Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Kesetimbangan Benda Tegar  Drs. Agus Purnomo  aguspurnomosite.blogspot.com
KESEIMBANGAN PARTIKEL
PartikelAdalah benda yang ukurannya dapat            diabaikan
Syarat partikel seimbang  Resultan gaya yang bekerja pada partikel adalah nol (Hukum pertama               Newton)        ...
Untuk satu dimensiΣ Fx = 0Untuk dua dimensiΣ Fx = 0          Σ Fy = 0Untuk tiga dimensiΣ Fx = 0       Σ Fy = 0      Σ Fz = 0
Contoh untuk satu dimensi                             T                                    ΣF   =    0       25 N         ...
Contoh untuk dua dimensi          370           530                400 N
Kesetimbangan Partikel                 T2                           T2                                  T2y               ...
Untuk sumbu x                    Σ Fx   = 0               T2x – T1x   = 0 T2 cos 530 – T1 cos 370   = 0          0.6 T2 – ...
Dengan Persamaan Sinus                                F2F1                ά3           ά2                     ά1    F1    ...
KESEIMBANGAN BENDA       TEGAR
Benda TegarAdalah benda yang tidak berubah bentuknya bila diberi gaya luar
KESETIMBANGAN BENDA TEGAR “Benda tegar dikatakan berada dalam kesetimbangan statik jika jumlah gaya yang bekerja pada bend...
Benda tegar yaitu benda yang jika dikenai gaya dan kemudian gayanya  dihilangkan bentuk dan ukurannya tidak berubah. Tentu...
Partikel yaitu ukuran atau bentuk kecil dari benda, misalkan sajapartikel itu kita gambarkan berupa             benda titi...
Jika jumlah gaya yang bekerja padapartikel sama dengan nol makapartikel itu kemungkinan yaitu :1. Benda dalam keadaan diam...
Kesetimbangan statik dapat dibedakan menjadi tiga, yatu sebagai berikut.• Kesetimbangan Stabil  Kesetimbangan stabil ditan...
• Kesetimbangan LabilKesetimbangan labil ditandai denganturunnya letak titik berat benda jikadberi gaya pengganggu. Biasan...
• Kesetimbangan Indiferen (Netral)Kesetimbangan netral ditandai dengantidak berubahnya posisi titik beratbenda sebelum dan...
Syarat benda tegar     seimbang   ΣF = 0   Σ = 0
Contoh Soal1. Tentukan tegangan tali pengikat beban di bawah       300                  600        T2                 T1  ...
Jawab.Nilai tegangan tali T1 = ?        Nilai tegangan tali T2 =?         W cos                     W cosT1               ...
2. Tentukan besar gaya F agar sistem setimbang                300                         600                  F          ...
Sumbu x                           Sumbu y.       F x             0                  F y             0T2 x     – T1x =     ...
Contoh:                    300 A                          B                           8NPada ujung batang AB digantungkan ...
T sin 300                    T                        300A                              B    T cos 300                L   ...
Contoh :Batang BC bersandar pada dinding licin dan bertumpupada lantai kasar. Hitung koefisien gesekan di B pada saatbatan...
Fx = 0C            Nc                                Nc - f = 0                                     Nc = f4m           5m ...
Contoh:       10 N       O                  40 N   A                                        B          X=…  Batang AB panj...
Σ O = 040 (1 –x) - 10 x = 040 – 40 x – 10 x = 0             40 = 50 x              x = 0.8 m
Latihan 1Dua orang bersaudara hendak memikul sebuah beban denganmenggunakan tongkat pemikul. Keduanya memikul pada ujung-u...
TITIK BERAT
MENENTUKAN TITIK BERAT DENGAN         PERCOBAAN                    Buat tiga lubang Titik berat …….?     C           A    ...
8                             JAWAB:                                                                                      ...
LETAK TITIK BERAT BENDA                                                                              Z                    ...
Dengan perhitungan :y                           (x3,y3    (x1,y1                   )      )       (x0,y0                ) ...
Menghitung titik berat dari massa partikel                        x1m1g+x2m2g+x3m3g+ …w = mg        x0 =                  ...
Menghitung titik berat benda homogenberdimensi tiga                       x1V1 +x2V2 +x3V3 + …m= V          x0 =          ...
Menghitung titik berat benda homogenberdimensi dua                      x1A1t+x2A2t+x3A3t+ …V = At        x0 =            ...
Menghitung titik berat benda homogenberdimensi dua                      x1pl1+x2pl2+x3pl3+ …A=pl          x0 =            ...
aguspurnomosite.blogspot.com     SEKIANDAN TERIMA KASIH
Kesetimbangan Benda Tegar
Kesetimbangan Benda Tegar
Kesetimbangan Benda Tegar
Kesetimbangan Benda Tegar
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Kesetimbangan Benda Tegar

10,080 views

Published on

MATERI PRESENTASI FISIKA UNTUK ANAK SMA KELAS XI PADA SEMESTER GENAP. SUDAH SAYA SUSUN DENGAN RINCI, MENARIK DAN DETAIL, SEHINGGA MEMUDAHKAN ANDA UNTUK MEMPELAJARINYA. Kunjungi saya di http://aguspurnomosite.blogspot.com

Published in: Education
  • Be the first to comment

Kesetimbangan Benda Tegar

  1. 1. Kesetimbangan Benda Tegar Drs. Agus Purnomo aguspurnomosite.blogspot.com
  2. 2. KESEIMBANGAN PARTIKEL
  3. 3. PartikelAdalah benda yang ukurannya dapat diabaikan
  4. 4. Syarat partikel seimbang Resultan gaya yang bekerja pada partikel adalah nol (Hukum pertama Newton) ΣF = 0
  5. 5. Untuk satu dimensiΣ Fx = 0Untuk dua dimensiΣ Fx = 0 Σ Fy = 0Untuk tiga dimensiΣ Fx = 0 Σ Fy = 0 Σ Fz = 0
  6. 6. Contoh untuk satu dimensi T ΣF = 0 25 N 25 N T-w = 0 T = w T = 25 N w
  7. 7. Contoh untuk dua dimensi 370 530 400 N
  8. 8. Kesetimbangan Partikel T2 T2 T2y T1T1 T1y 370 530 T1x 370 530 T2x w
  9. 9. Untuk sumbu x Σ Fx = 0 T2x – T1x = 0 T2 cos 530 – T1 cos 370 = 0 0.6 T2 – 0.8T1 = 0 0.75T2 = T1 Dengan memasukan T2 0.75T2 = T1Untuk sumbu y 0.75(320) = T1 Σ Fy = 0 240 = T1 T1y + T2y - w = 0T1 sin 370 + T2 sin 530 = w 0.6 T1 + 0.8T2 = 400 0.6(0.75T2) + 0.8T2 = 400 400/1.25 = T2 320 = T2
  10. 10. Dengan Persamaan Sinus F2F1 ά3 ά2 ά1 F1 F2 F3 = = sin ά1 sin ά2 sin ά3 F3
  11. 11. KESEIMBANGAN BENDA TEGAR
  12. 12. Benda TegarAdalah benda yang tidak berubah bentuknya bila diberi gaya luar
  13. 13. KESETIMBANGAN BENDA TEGAR “Benda tegar dikatakan berada dalam kesetimbangan statik jika jumlah gaya yang bekerja pada benda itu sama dengan nol danjumlah torsi terhadap sembarang titik pada benda tegar itu sama dengan nol.”
  14. 14. Benda tegar yaitu benda yang jika dikenai gaya dan kemudian gayanya dihilangkan bentuk dan ukurannya tidak berubah. Tentu saja gaya yangbekerja pada benda tersebut besarnya dalam batas kewajaran sehingga pengaruh gaya tersebut tidakmengakibatkan kerusakan pada benda yang dikenainya, dan perlu untuk diingat bahwa benda itu sendiri tersusun atas partikel-partikel kecil.
  15. 15. Partikel yaitu ukuran atau bentuk kecil dari benda, misalkan sajapartikel itu kita gambarkan berupa benda titik.Partikel dikatakan setimbang jika jumlah gaya yang bekerja padapartikel sama dengan nol, dan jika ditulis dalam bentuk persamaan akan didapat seperti di bawah. F 0 ( Hkm I Newton )
  16. 16. Jika jumlah gaya yang bekerja padapartikel sama dengan nol makapartikel itu kemungkinan yaitu :1. Benda dalam keadaan diam.2. Benda bergerak lurus beraturan(glb)
  17. 17. Kesetimbangan statik dapat dibedakan menjadi tiga, yatu sebagai berikut.• Kesetimbangan Stabil Kesetimbangan stabil ditandai dengan naiknya letak titik berat benda jika dberi gaya pengganggu. Setelah gaya pengganggunya hilang, benda akan kembali pada keadaan semula. Contoh benda yang memiliki ketimbangan stabil itu adalah kursi
  18. 18. • Kesetimbangan LabilKesetimbangan labil ditandai denganturunnya letak titik berat benda jikadberi gaya pengganggu. Biasanya,setelah gaya pengganggunya hilang,benda tidak kembali pada kedudukansemula. Contoh benda yang memilikiketimbangan labil adalah sebuahbatang kayu yang berdiri tegak.
  19. 19. • Kesetimbangan Indiferen (Netral)Kesetimbangan netral ditandai dengantidak berubahnya posisi titik beratbenda sebelum dan sesudah diberigaya pengganggu. Biasanya, setelahgaya pengganggunya hilang, bendatidak kembali pada kedudukan semula.Contoh benda yang memilikiketimbangan netral adalah sebuahsilinder yang diletakkan di lanta datar.
  20. 20. Syarat benda tegar seimbang ΣF = 0 Σ = 0
  21. 21. Contoh Soal1. Tentukan tegangan tali pengikat beban di bawah 300 600 T2 T1 8 kg
  22. 22. Jawab.Nilai tegangan tali T1 = ? Nilai tegangan tali T2 =? W cos W cosT1 T2 sin ( ) sin ( ) 8.10 cos 30 80 cos 60T1 T2 sin ( 30 60 ) sin (30 60 ) 1 1 80 . 3 80.T1 2 T2 2 1 1T1 40 3 T2 40 N
  23. 23. 2. Tentukan besar gaya F agar sistem setimbang 300 600 F 60 kg
  24. 24. Sumbu x Sumbu y. F x 0 F y 0T2 x – T1x = 0 T1 y + T2 y – F = 0T2 sin 60 = T1 sin 30 T1 cos 30 + T2 cos 60 =F 3 3T2 . ½ = T1 ½ ½ T1 + ½ T 2 = F 3 3T1 = 600 N …..1 F = ½ T1 + ½ T 2 3 3 3T1 = T2 F = . 600 + 600 F = 3. 600 + 600 F = 2400 N
  25. 25. Contoh: 300 A B 8NPada ujung batang AB digantungkan sebuah beban 8N. Bila massa batang AB diabaikan hitung tegangantali?
  26. 26. T sin 300 T 300A B T cos 300 L 8N Σ A = 0L 8 – L T sin 300 = 0 8 L = L T sin 300 8 = 0.5 T T = 16 N
  27. 27. Contoh :Batang BC bersandar pada dinding licin dan bertumpupada lantai kasar. Hitung koefisien gesekan di B pada saatbatang tepat akan bergeser?C4m 5mAA B
  28. 28. Fx = 0C Nc Nc - f = 0 Nc = f4m 5m Σ A = 0 4 NC + 1.5 w – 3 NB = 0 w NB 4 NC + 1.5 w – 3 w = 0 4 NC = 1.5 w NC = 0.375 w fA B NC = f 0.375 w = w 0.375 =
  29. 29. Contoh: 10 N O 40 N A B X=… Batang AB panjangnya 1 m. Agar batang AB horisontal , hitunglah jarak x.?
  30. 30. Σ O = 040 (1 –x) - 10 x = 040 – 40 x – 10 x = 0 40 = 50 x x = 0.8 m
  31. 31. Latihan 1Dua orang bersaudara hendak memikul sebuah beban denganmenggunakan tongkat pemikul. Keduanya memikul pada ujung-ujung tongkat yang berlawanan. Kakak harus memikul 50%lebih berat benda dari adiknya. Jika panjang tongkat pemikulpanjang 2 meter, dimanakah benda tersebut digantungkan?Latihan 2 Batang homogen beratnya 50 N, seperti tampak pada 37 Gambar, berada dalam keadaan seimbang. Hitunglah 100 cm 40 cm tegangan kabel pendukung dan komponen-komponen gaya 100 N yang dikerjakan oleh engsel pada batang.
  32. 32. TITIK BERAT
  33. 33. MENENTUKAN TITIK BERAT DENGAN PERCOBAAN Buat tiga lubang Titik berat …….? C A B
  34. 34. 8 JAWAB: Z 3Perhatikan bentuk y Z1bangun 4yang dibuat dari kawat y1 Z 2 yseperti gambar berikut 3 Z1 . y 2 y1 Z2 4 x x 6 8 8 . . Z 3 1 2 x 8 4 y2=y3 x 34 x1 .Z 4 4 No. Luas(A) x y x2 A.x A.y 2 2 x3= 1 4x8 = 32 -2 4 x4 -64 6x4 128 2 = 24 3 2 72 3 4x8 48 32 = 4 6 128 192 No. Panjang (l) x y 88 l.x l.y 136 368 1 8 4 4 32 1232 2 6 4 ( A.x ) 136 72 3 48 8 12 4 xo = = 1,55 = 96 4 32 4 12 0 48 0 A 88 32 248 112 ( A.y ) 368 yo = = = 4,18 A 88 Z = ( 7,75,3,5) Z = ( 1,55,4,18)
  35. 35. LETAK TITIK BERAT BENDA Z Z = (Xo , Yo) Benda terdiri dari Yo sekumpulan partikelTitik berat benda masing-masing memiliki titik berat dan gaya Xo berat W = gaya berat benda A. BENDA BERBENTUK GARIS Masing-masing gaya ( l .x ) ( l .y ) berat partikel jika Xo = Yo = W1 dijumlah menjadi gaya l l berat benda dan titik tangkap gaya beratnya merupakan titik berat B. BENDA BERBENTUK BIDANG benda (Z) W4 W2 ( A .x ) ( A .y ) W3 Titik tangkap Xo = Yo = Resultan = Titik berat A A benda (Z) W1 C. BENDA BERBENTUK RUANG W2 W3 W4 ( V .x ) ( V .y ) Xo = Yo = V V W = W1 + W 2 + W 3 + W 4
  36. 36. Dengan perhitungan :y (x3,y3 (x1,y1 ) ) (x0,y0 ) (x2,y2 w3 w1 ) w2 w x0 x1w1 + x2w2 + x3w3 + … x0 = w1 + w2 + w3 + … y1w1 + y2w2 + y3w3 + … y0 = w1 + w2 + w3 + …
  37. 37. Menghitung titik berat dari massa partikel x1m1g+x2m2g+x3m3g+ …w = mg x0 = m1g+m2g+m3g + … x1m1+x2m2+x3m3+ … x0 = m1+m2+m3 + … y1m1 + y2m2 + y3m3 + … y0 = m1 + m2 + m3 + …
  38. 38. Menghitung titik berat benda homogenberdimensi tiga x1V1 +x2V2 +x3V3 + …m= V x0 = V1 +V2 +V3 + … x1V1+x2V2+x3V3+ … x0 = V1+V2+V3+ … y1V1 + y2V2 + y3V3 + … y0 = V1 + V2 + V3 + …
  39. 39. Menghitung titik berat benda homogenberdimensi dua x1A1t+x2A2t+x3A3t+ …V = At x0 = A1t+A2t+A3t+ … x1A1+x2A2+x3A3+ … x0 = A1+A2+A3+ … y1A1 + y2A2 + y3A3 + … y0 = A1 + A2 + A3 + …
  40. 40. Menghitung titik berat benda homogenberdimensi dua x1pl1+x2pl2+x3pl3+ …A=pl x0 = pl1+pl2+pl3+ … x1l1+x2l2+x3l3+ … x0 = l1+l2+l3+ … y1l1 + y2l2 + y3l3 + … y0 = l1 + l2 + l 3 + …
  41. 41. aguspurnomosite.blogspot.com SEKIANDAN TERIMA KASIH

×