Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Cahaya

2,551 views

Published on

MATERI FISIKA UNTUK SISWA SMP KELAS VIII DALAM BENTUK PDF. SUDAH SAYA SUSUN RUNTUT, MENARIK DAN DETAIL. SEMOGA BERMAMFAAT UNTUK KALIAN, SISWA-SIWA SMP. KUNJUNGI SAYA PADA "http://aguspurnomosite.blogspot.com"

Published in: Education
  • Be the first to comment

Cahaya

  1. 1. CAHAYA 2012Optika Geometris adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari sifat-sifat perambatan cahaya seperti pemantulan,pembiasan, serta prinsip jalannya sinar-sinar pada cermin atau lensa.Cahaya merupakan gelombang elektromagnetik yang mempunyai frekuensi dan panjang tertentu.Sifat-sifat cahaya :  Dalam perambatannya, tanpa memerlukan medium perantara karena cahaya adalah gelombang elektromagnetik  Panjang gelombangnya 4000 Angstrom – 7600 Angstrom ( 1 A = 10-10 meter )  Frekuensi gelombangnya 3,9.10 14 Hz – 7,5.10 14 Hz  Cepat rambatnya dalam ruang hampa sebesar 3.108 m/s  Merambat lures pads medium yang sama  Dapat mengalami peristiwa pemantulan  Dapat mengalami peristiwa pembiasan  Dapat mengalami peristiwa penguraian, dan sebagainyaI. Pemantulan Cahaya Yaitu proses / peristiwa pengembalian arah rambat cahaya bila dalam perambatannya cahaya mengenai dinding pemantul atau penghalang. Ada 2 jenis pemantulan cahaya : Pemantulan Baur / Diffus / Tak teratur  Permukaan dinding pemantul tidak rata atau kasar  Permukaan dinding pemantul tidak rata atau kasar  Memberi kesan teduh Pemantulan Teratur  Arah sinar pantul teratur, menuju ke arah tertentu DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS SISWA SMPN 3 TAMAN 1
  2. 2. CAHAYA 2012  Permukaan dinding pemantul rata atau halus  Memberi kesan menyilaukan. Hukum Pemantulan Snellius : N Keterangan : Sinar Datang Sinar Pantul  Garis Normal (N) adalah garis yang tegak lurus terhadap bidang pantul.  Sudut datang (i) adalah sudut yang dibentuk oleh sinar datang terhadap garis normal.  Sudut pantul (r) adalah sudut yang dibentuk i r oleh sinar pantul terhadap garis normal. Berlaku : i = r i + r = 90 Bidang Pantul CONTOH SOALSeberkas sinar datang membentuk sudut 30 terhadap garis normal bidang pantul. Hitunglah besarnya : a. Sudut pantul yang dihasilkan b. Sudut antara sinar datang dengan sinar pantul c. Sudut antara sinar pantul dengan bidang pantulDiket : i = 30°Ditanya : r = ...? i+r ...? r ...?Jawab : a. r= i = 300 b. r+ i = 300 + 300 = 600 c. r = 90° - r = 90° - 30° = 60° LATIHAN SOAL1. Seberkas sinar datang membentuk sudut 70 terhadap garis bidang pantul. Hitunglah besarnya : a. Sudut datang sinar b. Sudut antara sinar datang dengan sinar pantul c. Sudut antara sinar pantul dengan bidang pantul2. Seberkas sinar datang pada bidang pantul dan membentuk sudut 50 antara sinar datng dengan sinar pantul. Hitunglah besarnya : a. Sudut datang dan sudut pantulnya b. Sudut antara sinar datang dengan bidang pantul c. Sudut antara sinar pantul dengan bidang pantul yang melalui garis normal3. Seberkas sinar datang membentuk sudut 24,5 terhadap garis normal bidang pantul. Hitunglah besarnya : a. Sudut pantul yang dihasilkan b. Sudut antara sinar datang dengan sinar pantul c. Sudut antara sinar pantul dengan bidang pantul DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS SISWA SMPN 3 TAMAN 2
  3. 3. CAHAYA 2012 PEMANTULAN PADA CERMIN Cermin adalah benda yang permukaannya dapat memantulkan seluruh cahaya yang diterimanya, dan dapat membentuk bayangan. Cermin terbuat dari kaca yang bagian belakangnya dilapisi dengan Perak Amalgam ( Perak yang dicampur dengan air Raksa ). Macam-macam cermin Berdasarkan bentuk permukaan bidang pantulnya, cermin dibedakan menjadi 3 macam, yaitu :  Cermin Datar  Cermin Cekung  Cermin CembungI. Pemantulan Oleh Cermin Datar Sifat-sifat bayangan pads cermin datar :  Bayangan mays, clan terletak di belakang cermin  Bayangan tegak  Ukuran bayangan sama besar  Jarak bayangan sama dengan jarak benda ke cermin  Bertukar sisi dengan bendanya Panjang minimal cermin datar agar dapat melihat seluruh tinggi benda adalah : L= Dengan : h = tinggi benda ( cm atau m ) L = panjang cermin datar ( cm atau m ) DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS SISWA SMPN 3 TAMAN 3
  4. 4. CAHAYA 2012 Pemantulan pada 2 cermin datar. Jika sebuah benda diletakkan didepan 2 cermin datar yang membentuk sudut tertentu, ternyata jumlah bayangan yang dihasilkan lebih dari satu dan jumlahnya ditentukan oleh besar sudut apitnya, yang secara geometris dapat ditentukan dari persamaan : Berlaku : n = jumlah bayangan yang dihasilkan (buah) α = sudut apit kedua cermin datar (c) NB : jika nilai n tidak bulat, maka harus dibulatkan ke atas! CONTOH SOAL1. Sebuah benda diletakkan di depan dua cermin datar yang membentuk sudut 30°. Tentukan jumlah bayangan yang dihasilkan oleh cermin tersebut! Diket : α = 30 Ditanya : N = …? Jawab : = 12 – 1 = 11 Buah2. Jumlah bayangan yang dihasilkan dari sebuah benda yang berada di depan dua cermin datar yang dibentuk sudut, ternyata 5 buah. Tentukan besar sudut apit kedua cermin datar tersebut! Diket : N = 5 buah Ditanya : α = …? Jawab : = 60 CONTOH SOAL1. Sebuah benda diletakkan di depan dua cermin datar yang saling membentuk sudut tertentu. Tentukan jumlah bayangan yang dihasilkan, jika kedua cermin datar membentuk sudut : a. 20° e. 72° DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS SISWA SMPN 3 TAMAN 4
  5. 5. CAHAYA 2012 b. 40° f. 100° c. 45° g. 120° d. 60° h. 200°2. Tentukan besar sudut apit kedua cermin datar jika jumlah bayangan yang dihasilkan dari sebuah benda yang terletak di depan kedua cermin datar tersebut adalah : a. 2 buah e. 14 buah b. 5 buah f. 19 buah c. 7 buah g. 49 buah d. 11 buah h. 99 buah3. Sebuah benda diletakkan didepan dua buah cermin datar yang membentuk sudut tertentu. Jika besar sudut apit kedua cermin datar diperkecil 10°, ternyata jumlah bayangan yang dihasilkan bertambah 3 buah. Tentukan besarnya sudut apit kedua cermin datar tersebut!4. Sebuah benda diletakkan didepan dua buah cermin datar yang membentuk sudut tertentu. Jika besar sudut apit kedua cermin datar diperbesar 20°, ternyata jumlah bayangan yang dihasilkan berkurang 3 buah. Tentukan besarnya sudut apit kedua cermin datar tersebut!5. Dua buah cermin datar membentuk sudut 120°. Jika seberkas sinar dijatuhkan pada cermin datar pertama dengan sudut datang 30°, tentukan besarnya sudut pantul yang dihasilkan oleh cermin datar kedua!II. Pemantulan Pada Cermin CekungCermin Cekung adalah cermin yang permukaan bidang pantulnya merupakan bidang lengkung fang cekung.Sifat-sifat Cermin Cekung  Cermin cekung disebut juga dengan cermin Konkaf (lengkung yang cekung),  Cermin cekung disebut juga dengan cermin Konvergen (bersifat mengumpulkan berkas sinar),  Cermin cekung disebut juga dengan cermin Positif (nilai f dan R selalu positif). Bagian-bagian Cermin Cekung Ruang NYATA Ruang MAYA R. III R. II R. I R. IV X X’ M F O f R DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS SISWA SMPN 3 TAMAN 5
  6. 6. CAHAYA 2012Keterangan : x – x = sumbu utama cermin, yaitu garis yang membagi cermin menjadi 2 bagian yang sama besar 0 = titik Verteks cermin, yaitu titik tempat perpotongan bidang pantul cermin dengan sumbu utama cermin F = titik fokus atau titik api cermin, yaitu titik tempat berkumpulnya sinar-sinar datang jauh pada cermin cekung M = titik pusat kelengkungan cermin f = jarak fokus cermin R = jari-jari kelengkungan cermin Ruang Nyata ruang letak benda atau bayangan yang bersifat nyata Ruang Maya ruang letak benda atau bayangan yang bersifat maya Ruang I terletak antara 0 sampai F Ruang II terletak antara F sampai M Ruang III terletak antara M sampai tak terhingga ( ) Ruang IV terletak antara 0 sampai tak terhingga ( )Sinar-sinar Istimewa Pada Cermin Cekung I IIIII M F OSinar-sinar istimewa pads cermin cekung :  Berkas sinar datang sejajar sumbu utama, dipantulkan melalui titik fokus cermin.  Berkas sinar datang melalui titik fokus cermin, dipantulkan sejajar sumbu utama cermin.  Berkas sinar datang melalui titik pusat kelengkungan cermin, dipantulkan melalui titik itu juga.NB : Untuk membentuk bayangan benda melalui gambar minimal diperlukan dua buah sinar istimewa.Pembentukkan Bayangan Pada Cermin Cekung DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS SISWA SMPN 3 TAMAN 6
  7. 7. CAHAYA 2012 Hukum Penjumlahan RuangFungsi : Untuk menentukan sifat-sifat bayangan yang dihasilkan cermin cekung tanpa melalui perhitungan. Hanyadengan mengamati posisi benda terhadap cermin cekung.Berlaku : Keterangan : RBENDA + RBAYANGAN = 5  RO = ruang letak benda Ro + R I = 5  RI = ruang letak bayangan benda Sifat-sifat bayangan benda pada cermin cekung berdasarkan hukum Penjumlahan Ruang :No Be n da B a ya n ga n S i fa t b a ya n ga n 1 I IV M a y a , tega k, diper besa r 2 II III Ny a ta, ter ba lik, diper besa r 3 III II Nyata, terba lik, diperkecil 4 IV - - 5 F - - 6 M M Nyata, terbalik, sama besarRumus – rumus Pada Cermin Cekung 1) f = ½.R atau R = 2.f 2) 3) Ini penting POL!!! Jadi diingat-ingat terus 4) atau atau f karena berlaku juga nanti pada Cermin Cembung, 5) dan S’ = (m +1).f Lensa Cekung dan lensa Cembung Catatan :  S’ > 0 bayangan bersifat Nyata  S’ < 0 bayangan bersifat Maya  m > 1 bayangan Diperbesar  M < 1 bayangan DiperkecilKeterangan :  S = jarak benda ke cermin ( cm )  S = jarak bayangan benda ke cermin ( cm )  f = jarak fokus cermin ( cm )  R = jari-jari kelengkungan cermin ( cm )  M = perbesaran bayangan yang terjadi ( kali )  h = tinggi benda ( cm )  h = tinggi bayangan yang terjadi ( cm ) DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS SISWA SMPN 3 TAMAN 7
  8. 8. CAHAYA 2012 CONTOH SOAL Sebuah benda yang tinnginya 5 cm diletakkan pada jarak 30 cm di depan cermin sebuah cekung yang jari-jari kelengkungannya 40 cm. Tentukan : a. Fokus cermin b. Jarak bayangan terhadap cermin c. Perbesarannya d. Tinggi bayangan e. Sifat-sifat bayangan yang dihasilkan Diket : R = 40 cm (+ = karena cermin cekung ) S=30 cm h = 5 cm Ditanya : f, S, M, h’, dan Sifat bayangan ...? Jawab : a. F = ½.R = ½. 40 = 20 cm b. c. d. h’ = M.h = 2 . 5 = 10 cm e. Sifat-sifat bayangan : Nyata, Terbalik, dan Diperbesar LATIHAN SOAL1. Sebuah benda yang tinnginya 4 cm diletakkan pada jarak 40 cm di depan cermin sebuah cekung yang jari-jari kelengkungannya 100 cm. Tentukan : a. Fokus cermin b. Jarak bayangan terhadap cermin c. Perbesarannya d. Tinggi bayangan e. Sifat-sifat bayangan yang dihasilkan2. Sebuah benda yang tinnginya 6 cm diletakkan pada jarak 50 cm di depan cermin sebuah cekung yang jari-jari kelengkungannya 80 cm. Tentukan : a. Fokus cermin b. Jarak bayangan terhadap cermin c. Perbesarannya d. Tinggi bayangan e. Sifat-sifat bayangan yang dihasilkan3. Sebuah benda yang tinnginya 20 cm diletakkan pada jarak 100 cm di depan cermin sebuah cekung yang jari-jari kelengkungannya 60 cm. Tentukan : a. Fokus cermin b. Jarak bayangan terhadap cermin c. Perbesarannya d. Tinggi bayangan e. Sifat-sifat bayangan yang dihasilkan4. Sebuah benda diletakkan didepan cermin cekung yang radius kelengkungannya 40 cm. Dimanakah benda harus diletakkan agar mengalami perbesaran 2 kali dan bayangannya bersifat : a. Nyata b. Maya DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS SISWA SMPN 3 TAMAN 8
  9. 9. CAHAYA 2012III. Pemantulan Pada Cermin CembungCermin Cembung adalah cermin yang permukaan bidang pantulnya merupakan bidang lengkung cembung.Bayangan yang dibentuk oleh cermin cembung selalu : Maya, Tegak, dan Diperkecil. Untuk itu cermincembung banyak digunakan sebagai kaca spion pada mobil atau sepeda motor. Sifat-sifat cermin cembung :  Cermin Cembung disebut juga dengan cermin konvek (lengkung yang cembung),  Cermin Cembung disebut juga dengan cermin Divergen (bersifat menyebarkan berkas sinar),  Cermin Cembung disebut juga dengan cermin negatif (nilai f dan R selau negatif). Bagian-bagian Cermin Cembung Ruang NYATA Ruang MAYA R. IV R. I R. II R. III X X’ O F M f R Keterangan :  x – x = sumbu utama cermin, yaitu garis yang membagi cermin menjadi 2 bagian yang sama besar  0 = titik Verteks cermin, yaitu titik tempat perpotongan bidang pantul cermin dengan sumbu utama cermin  F = titik fokus atau titik api cermin, yaitu titik tempat berkumpulnya sinar-sinar datang jauh pada cermin cekung  M = titik pusat kelengkungan cermin  f = jarak fokus cermin  R = jari-jari kelengkungan cermin  Ruang Nyata ruang letak benda atau bayangan yang bersifat nyata  Ruang Maya ruang letak benda atau bayangan yang bersifat maya  Ruang I terletak antara 0 sampai F  Ruang II terletak antara F sampai M  Ruang III terletak antara M sampai tak terhingga ( )  Ruang IV terletak antara 0 sampai tak terhingga (  ) Sinar-sinar istimewa pada cermin cembung :  Berkas sinar datang sejajar sumbu utama, dipantulkan seolah-olah berasal dad titik fokus cermin. DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS SISWA SMPN 3 TAMAN 9
  10. 10. CAHAYA 2012  Berkas sinar datang menuju titik fokus cermin, dipantulkan sejajar sumbu utama cermin.  Berkas sinar datang menuju titik pusat kelengkungan- cermin, dipantulkan melalui titik itu juga. I R. IV R. I R. II R. III X X’ O F M II III NB : rumus-rumus yang berlaku pada cermin cekung, juga berlaku pada cermin cembung dengan nilai f dan R selalu negatif! Pembentukkan Bayangan Pada Cermin Cembung CONTOH SOALSebuah benda yang tinnginya 5 cm diletakkan pada jarak 30 cm di depan sebuah cermin cembung yang jari-jarikelengkungannya 40 cm. Tentukan : a. Fokus cermin b. Jarak bayangan terhadap cermin c. Perbesarannya d. Tinggi bayangan e. Sifat-sifat bayangan yang dihasilkanDiket : R = 40 cm (- = karena cermin cembung ) S=30 cm h = 5 cmDitanya : f, S, M, h’, dan Sifat bayangan ...?Jawab : a. F = ½.R = ½. (- 40) = - 20 cm c. d. h’ = M.h = 0,4 . 5 = 2 cm e. Sifat-sifat bayangan : Maya, Tegak, dan Diperkecil DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS SISWA SMPN 3 TAMAN 10
  11. 11. CAHAYA 2012 LATIHAN SOAL1. Sebuah benda yang tinnginya 10 cm diletakkan pada jarak 40 cm di depan cermin sebuah cembung yang jari-jari kelengkungannya 100 cm. Tentukan : a. Fokus cermin b. Jarak bayangan terhadap cermin c. Perbesarannya d. Tinggi bayangan e. Sifat-sifat bayangan yang dihasilkan2. Sebuah benda yang tinnginya 20 cm diletakkan pada jarak 100 cm di depan cermin sebuah cekung yang jari-jari kelengkungannya 60 cm. Tentukan : a. Fokus cermin b. Jarak bayangan terhadap cermin c. Perbesarannya d. Tinggi bayangan e. Sifat-sifat bayangan yang dihasilkan3. Sebuah benda diletakkan didepan cermin cembung yang radius kelengkungannya 40 cm. Dimanakah benda harus diletakkan agar mengalami perbesaran 0,5 kali dari bendanya?4. Sebuah benda diletakkan didepan cermin cembung, ternyata mengalami perbesaran ¼ kali dari bendanya. Tentukan besar fokus dam jari-jari kelengkungan cermin cembung tersebut! PEMBIASAN CAHAYAPembiasan cahaya adalah proses pembelokkan arah rambat cahaya, bila cahaya merambat melalui dua mediumyang secara optik kerapatannya berbeda. Pembiasan cahaya disebabkan oleh besar cepat rambat cahaya untukmedium yang berbeda nilainya juga berbeda-beda. Semakin rapat medium tersebut, cepat rambat cahaya di dalamnyasemakin kecil.Peristiwa pembiasan cahaya dapat disaksikan pada peristiwa :  Dasar kolam yang airnya jernih, terlihat lebih dangkal dari kedalaman sesungguhnya.  Sebatang lidi tampak bengkok atau patah ketika dimasukkan ke dalam gelas yang berisi air.  Bintang yang terlihat di langit tidak berada pada posisi yang sebenarnya.  Dan sebagainya DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS SISWA SMPN 3 TAMAN 11
  12. 12. CAHAYA 2012 Hukum Pembiasan Snellius Bunyinya : (1) Sinar datang, sinar bias, dan garis normal terletak pada satu bidang datar. (2) Perbandingan antara proyeksi sinar datang dengan proyeksi sinar bias pada bidang batas medium, merupakan bilangan tetap (indeks bias zat)Kesimpulan :  Sinar datang dari medium yang kurang rapat ke medium yang lebih rapat, dibiaskan mendekati garis normal  Sinar datang dari medium yang lebih rapat ke medium yang kurang rapat, dibiaskan menjauhi garis normal  Sinar datang tegak lurus permukaan bidang batas medium, tidak dibiaskan melainkan diteruskan Perbedaan antara Pemantulan dengan Pembiasan : PEMANTULAN PEMBIASAN 1. Sudut datang sama dengan sudut pantul 1. Sudut datang tidak sama dengan sudut bias 2. Berkas-berkas sinar datang dan sinar pantul 2. Berkas-berkas sinar datang dan sinar bias merambat merambat dalam medium yang sama. dalam medium yang tidak sama. 3. Berkas-berkas sinar datang dan sinar pantul 3. Berkas-berkas sinar datang dan sinar pantul merambat merambat dengan kecepatan yang sama. dengan kecepatan yang tidak sama. Indeks Bias Mutlak Yaitu : perbandingan antara cepat rambat cahaya di ruang hampa terhadap cepat rambat cahaya di dalam DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS SISWA SMPN 3 TAMAN 12
  13. 13. CAHAYA 2012 medium tersebut. Persamaan : Keterangan : n indeks bias zat V cepat rambat cahaya dalam medium ( m/s ) C cepat rambat cahaya di ruang hampa atau udara (m/s) C = 3.108 m/s Indeks Bias RelatifYaitu : perbandingan antara indeks bias mutlak suatu medium dengan indeks bias mutlak medium lainnya. Dengan :  n1 = indeks bias butlak medium pertama  n2 = indeks bias butlak medium kedua  V1 = cepat rambat cahaya di dalam medium pertama (m/s)  V2 = cepat rambat cahaya di dalam medium kedua (m/s)  1 = panjang gelombang cahaya di dalam medium pertama (m)  2 = panjang gelombang cahaya di dalam medium kedua (m) Pemantulan Sempurna DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS SISWA SMPN 3 TAMAN 13
  14. 14. CAHAYA 2012 Yaitu : proses pembiasan cahaya yang menghasilkan sudut bias sebesar 90°. Syarat terjadinya : 1. Sinar datang dari medium yang lebih rapat menuju ke medium yang kurang rapat 2. Sudut datang lebih besar dari sudut kritis (O K ) yaitu sudut datang yang menghasilkan sudut bias sebesar 90°. Contoh Pemanatulan Sempurna :  Berlian tampak berkilauan  Pada siang hari jalan beraspal tampak berair (Fatamorgana) CONTOH SOAL(1) Seberkas cahaya merambat dari udara menuju gelas yang indeks biasnya 1,5. Tentukan besar cepat rambat cahaya dalam gelas tersebut! Diket :n=1,5 8 C = 3.10 m/s Ditanya :V=...? Jawab : V = 2.108 m/s(2) Seberkas cahaya merambat dari udara menuju air yang indeks biasnya 4/3. Jika panjang gelombang cahaya di udara 5000 Angstrom, tentukan besar panjang gelombang cahaya dalam air tersebut! Diket : n = 4/3 U = 5000 Ditanya : A = …? Jawab : LATIHAN SOAL 1. Jika cepat rambat cahaya didalam suatu zat cair adalah 2,25.108 m/s, berapakah indeks bias zat cair tersebut? 2. Cepat rambat cahaya dalam suatu zat sebesar 2/5.108 m/s. Berapkah indeks bias zat tersebut? 3. Bila indeks bias udara, air, kaca dan intan berturut-turut 1, 4/3, 1,5 dan 1,6. Tentukan indeks bisa relatif : a. Kaca terhadap air b. Air terhadap intan c. Intan terhadap udara d. Kaca terhadap intan DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS SISWA SMPN 3 TAMAN 14
  15. 15. CAHAYA 2012 4. Seberkas cahaya merambat dari udara menuju kaca yang indeks biasnya 1,5. Jika panjang gelombang cahaya di udara 6000 Angstrom, tentukan besar panjang gelombang cahaya dalam kaca tersebut! 5. Seberkas cahaya merambat dari udara menuju intan yang indeks biasnya 1,6. Jika panjang gelombang cahaya di udara 4000 Angstrom, tentukan besar panjang gelombang cahaya dalam intan tersebut! PEMBIASAN CAHAYA PADA LENSALensa adalah benda bening yang dibatasi oleh dua permukaan atau lebih dengan paling tidak salah satupermukaannya merupakan bidang lengkung. Lensa tipis adalah lensa yang ketebalannya dapat diabaikan. LENSA CEMBUNG L ensa Cem b ung a da la h l en sa ya n g p erm uk aa n bi da ng bi a sn ya me ru pa k a n bi da n g le n gk u ng ya ng cem b un g. D ise b ut j ug a de ng a n l ens a k onv ek ( le ngk un g ya ng cem b un g), l en s a Konvergen (bersifat mengumpulkan berkas sinar), atau lensa positif (nilai f dan R selau positif). Ada 3 macam lensa cembung : DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS SISWA SMPN 3 TAMAN 15
  16. 16. CAHAYA 2012  Lenca cembung rangkap (Bikonveks)  Lenca cembung datar (Plankonvek)  Lenca cembung cekung (Konkaf konvek) Simbol Lensa Cembung :  Bikonvek Cembung Cekung Plankonvek Bagian-bagian Lensa Cembung  R. III R.II R.I R.I R.II R.III x M1 F1 O F2 M2 x’ f1 f2 R1 R2Keterangan :  x – x = sumbu utama lensa, yaitu garis yang membagi lensa menjadi 2 bagian yang same besar  0 = titik pusat optik lensa, yaitu titik tempat perpotongan bidang bias lensa dengan sumbu utama lensa  F = titik fokus atau titik api lensa, yaitu titik tempat berkumpulnya sinar-sinar datang jauh pada lensa  M = titik pusat kelengkungan lensa  f = jarak fokus lensa  R = jari-jari kelengkungan lensa Sinar-sinar istimewa pada Lensa Cembung  I x M1 F1 O F2 M2 x’ II III (1) Berkas sinar sejajar sumbu utama dibiaskan melalui titik fokus lensa. (2) Berkas sinar melalui titik fokus lensa, dibiaskan sejajar sumbu utama. (3) Berkas sinar melalui titik pusat optik lensa tidak dibiaskan. DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS SISWA SMPN 3 TAMAN 16
  17. 17. CAHAYA 2012 NB : Rumus-rumus yang berlaku pada cermin cekung juga berlaku pada lensa cembung, begitu juga hukum penjumlahan ruang yang menghasilkan sifat bayangan yang sama. Pada lensa cembung f dan R selalu bernilai positif. Pembentukkan Bayangan Pada Lensa Cembung CONTOH SOALSebuah benda yang tinnginya 5 cm diletakkan pada jarak 30 cm di depan lensa sebuah cembung yang jari-jarikelengkungannya 40 cm. Tentukan : a. Fokus lensa Cembung b. Jarak bayangan terhadap lensa c. Perbesarannya d. Tinggi bayangan e. Sifat-sifat bayangan yang dihasilkanDiket : R = 40 cm (+ = karena lensa cembung ) S=30 cm h = 5 cmDitanya : f, S, M, h’, dan Sifat bayangan ...?Jawab : c. F = ½.R = ½. 40 = 20 cm d. c. d. h’ = M.h = 2 . 5 = 10 cm e. Sifat-sifat bayangan : Nyata, Terbalik, dan Diperbesar LATIHAN SOAL DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS SISWA SMPN 3 TAMAN 17
  18. 18. CAHAYA 2012 LENSA CEKUNGL ensa Cek ung a da la h l en sa ya n g p er muk aa n b i da ng bi a sn ya me ru pa k a n b i da n g le n gk u ngya ng cek un g. D is eb ut j ug a de ng a n le ns a k o nk af (l en gk u n g y an g c ek u n g), l ens a Divergen(bersifat menyebarkan berkas sinar), atau lensa negatif (nilai f dan R selau negatif).Ada 3 macam lensa cekung :  Lenca cekung rangkap (Bikonkafs)  Lenca cekung datar (Plankonkaf)  Lenca cekung cembung (Konvek konkaf)Simbol Lensa Cekung :  Bikonkaf Cekung Cembung PlankonkafBagian-bagian Lensa Cekung  R. III R.II R.I R.I R.II R.III x M1 F1 O F2 M2 x’ f1 f2 R1 R2 DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS SISWA SMPN 3 TAMAN 18
  19. 19. CAHAYA 2012Keterangan :  x – x = sumbu utama lensa, yaitu garis yang membagi lensa menjadi 2 bagian yang same besar  0 = titik pusat optik lensa, yaitu titik tempat perpotongan bidang bias lensa dengan sumbu utama lensa  F = titik fokus atau titik api lensa, yaitu titik tempat berkumpulnya sinar-sinar datang jauh pada lensa  M = titik pusat kelengkungan lensa  f = jarak fokus lensa  R = jari-jari kelengkungan lensa Sinar-sinar istimewa pada Lensa Cekung  I x M1 F1 O F2 M2 x’ II III (1) Berkas sinar sejajar sumbu utama dibiaskan seolah-olah berasal dari titik fokus. (2) Berkas sinar menuju titik fokus, dibiaskan sejajar sumbu utama. (3) Berkas sinar melalui titik pusat optik lensa tidak dibiaskan. NB : Rumus-rumus yang berlaku pada cermin cekung juga berlaku pada lensa cekung, begitu juga hukum penjumlahan ruang yang menghasilkan sifat bayangan yang sama. Pada lensa cekung f dan R selalu bernilai negatif. CONTOH SOALSebuah benda yang tinnginya 5 cm diletakkan pada jarak 30 cm di depan sebuah lensa cekung yang jari-jarikelengkungannya 40 cm. Tentukan : a. Fokus lensa b. Jarak bayangan terhadap lensa c. Perbesarannya d. Tinggi bayangan e. Sifat-sifat bayangan yang dihasilkan DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS SISWA SMPN 3 TAMAN 19
  20. 20. CAHAYA 2012 Diket : R = 40 cm (- = karena lensa cekung ) S=30 cm h = 5 cm Ditanya : f, S, M, h’, dan Sifat bayangan ...? Jawab : b. F = ½.R = ½. (- 40) = - 20 cm c. d. h’ = M.h = 0,4 . 5 = 2 cm e. Sifat-sifat bayangan : Maya, Tegak, dan Diperkecil Kekuatan Lensa Yaitu kemampuan lensa untuk dapat mengumpulkan atau menyebarkan berkas sinar yang diterimanya.  Lensa Cembung mengumpulkan berkas cahaya  Lensa Cekung menyebarkan berkas cahaya  Nilainya :  Jika Fokus lensa Satuannya meter, maka :  Jika Fokus lensa Satuannya cm, maka :  Untuk lensa Cembung P bernilai Positif  Untuk lensa Cekung P bernilai Negatif CONTOH SOALSebuah lensa mempunyai jari-jari kelengkungan 40 cm. tentukan besar kekuatan lensa tersebut, jika permukaan bidangbiasnya cembung dan cekung!Diket : R = 40 cmDitanya : P = … ?Jawab : F = ½. R = ½. 40 = 20 cm Untuk lensa Cembung : Untuk lensa Cekung P = - 5 Dioptri DISUSUN OLEH Drs. AGUS PURNOMO KHUSUS SISWA SMPN 3 TAMAN 20

×