Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
SIAPA GURU??????
Menurut undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen :
“Guru adalah pendidik profesional deng...
PENGEMBANGAN PROFESIONALITAS GURU
Tugas seorang guru profesional meliputi tiga bidang utama:
1) Dalam bidang profesi
2) Da...
KODE ETIK PROFESI GURU
Secara harfiah, “kode” artinya aturan, dan ”etik” artinya kesopanan (tata susila),
atau hal- hal ya...
KODE ETIK PROFESI GURU
Fungsi kode etik profesi dibuat dalam suatu profesi itu antara lain sebagai berikut :
1) Untuk meli...
ETIKA KARYA DAN ETIKA KERJA
Etika adalah suatu sistem tindakan atau perilaku, suatu
prinsip-prinsip moral, atau suatu stan...
ETOS KERJA GURU
Etos berasal dari bahasa Yunani (ethos) yang memberikan arti sikap, kepribadian, watak,
karakter, serta ke...
KESIMPULAN
Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik,
mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menil...
Profesi pendidikan
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Profesi pendidikan

598 views

Published on

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Profesi pendidikan

  1. 1. SIAPA GURU?????? Menurut undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen : “Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. (Pasal 1 ayat 1)” Pendapat lain menyatakan bahwa guru adalah orang yang mengajarkan ilmunya kepada murid.
  2. 2. PENGEMBANGAN PROFESIONALITAS GURU Tugas seorang guru profesional meliputi tiga bidang utama: 1) Dalam bidang profesi 2) Dalam bidang kemanusiaan 3) Dalam bidang kemasyarakatan Menurut Castetter, lima model pengembangan untuk guru yaitu : 1) Individual guided staff development (pengembangan guru yang dipadu secara individual) 2) Observation/assessment (observasi atau penilaian) 3) Involvement in a development/ improvement process (keterlibatan dalam suatu proses pengembangan/ peningkatan ) 4) Training (pelatihan) 5) Inquiry
  3. 3. KODE ETIK PROFESI GURU Secara harfiah, “kode” artinya aturan, dan ”etik” artinya kesopanan (tata susila), atau hal- hal yang berhubungan dengan kesusilaan dalam mengerjakan suatu pekerjaan. Pada hakekatnya, kode etik guru merupakan suatu sistem peraturan atau perangkat prinsip-prinsip keprilakukan yang telah diterima oleh kelompok orang-orang yang tergabung dalam himpunan organisasi keprofesian tertentu. Sedangkan pengertian kode etik guru Indonesia adalah norma dan asas yang disepakati dan diterima oleh guru-guru Indonesia sebagai pedoman sikap dan perilaku dalam melaksanakan tugas profesi sebagai pendidik, anggota masyarakat, dan warga negara. Maksud dan tujuan diadakannya kode etik ialah untuk menjamin agar tugas- pekerjaan keprofesian itu terwujud sebagaimana mestinya dan kepentingan semua pihak terlindungi sebagaimana layaknya.
  4. 4. KODE ETIK PROFESI GURU Fungsi kode etik profesi dibuat dalam suatu profesi itu antara lain sebagai berikut : 1) Untuk melindungi pekerjaan sesuai dengan ketentuan dankebijakan yang telah ditetapkan berdasarkan perundang-undanganyang berlaku. 2) Untuk mengontrol terjadinya ketidakpuasan dan persengketaan dari para pelaksana, sehingga dapat menjaga dan meningkatkanstabilitas internal dan eksternal pekerjaan. 3) Melindungi para praktisi dimasyarakat, terutama dalam haladanya kasus- kasus penyimpangan tindakan. 4) Melindungi anggota masyarakat dari praktek-praktek yangmenyimpang dari ketentuan yang berlaku. 5) Untuk menjaga dan memelihara kesejahteraan anggotanya. 6) Untuk meningkatkan mutu dan pengabdian anggota profesi.
  5. 5. ETIKA KARYA DAN ETIKA KERJA Etika adalah suatu sistem tindakan atau perilaku, suatu prinsip-prinsip moral, atau suatu standar tentang yang benar dan salah. Etika karya dan etika kerja yang baik mengandung hal-hal sebagai berikut : 1) Menjunjung tinggi kejujuran 2) Loyalitas dan 3) Tanggung jawab dalam mengemban amanah di dunia pendidikan.
  6. 6. ETOS KERJA GURU Etos berasal dari bahasa Yunani (ethos) yang memberikan arti sikap, kepribadian, watak, karakter, serta keyakinan. Menurut Mochtar Buchori, etos berarti ciri, sifat atau kebiasaan, adat istiadat, atau juga kecenderungan moral, pandangan hidup yang dimiliki oleh seseorang, suatu golongan atau suatu bangsa. Fungsi dan Manfaat Etos Kerja Guru antara lain : 1) Sebagai landasan untuk meningkatkan unjuk kerja guru yang tinggi 2) Untuk mencapai produktivitas kerja guru yang lebih tinggi 3) Menjadikan tingkat efisiensi guru yang tinggi 4) Meningkatkan kepuasan kerja, pergaulan yang lebih akrab, dan kedisplinan guru “Barometer sikap mental seorang guru yang dapat meningkatkan etos kerjanya sangat terkait dengan seberapa besar pengorbanannya dalam melakukan upaya-upaya perbaikan dalam pelaksanaan tugasnya”
  7. 7. KESIMPULAN Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru yang profesional adalah guru yang menguasai karakteristik bahan ajar dan karakteristik pesreta didik. Seorang guru yang telah mengetahui segala ketentuan etos kerja serta etika-etikanya dapat diterapkan demi peningkatan dalam keseharian tugasnya merupakan cerminan guru yang professional sempurna demi tercapainya tujuan pebdidikan nasional di Indonesia. Jadilah guru berkualitas demi terbentuknya manusia berkualitas.

×